e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL SIZE PROFITABILITAS DAN GROWTH TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE DI BURSA EFEK INDONESIA Oleh Fice Handayani Gusti Novia Widiastuti. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan fice@stiebalikpapan. gustiwidia363@gmail. Abstract This research aims to determine the influence of managerial ownership (KM), size . ompany siz. , profitability (ROA), and growth . ompany growt. on company value . rice to book valu. in the property & real estate sector listed on the Indonesia Stock Exchange the 20172022 period, either partially or simultaneously. The population in this study are property & real estate sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2017-2022 period. The sampling technique uses purposive sampling. This research is quantitative research using secondary data. The method used in this research is multiple linear regression analysis. The partial results of this research are that managerial ownership has no positive and insignificant effect, company size has no negative and insignificant effect, return on assets has a positive and significant effect, company growth has a positive and significant effect on price to book Meanwhile, simultaneously managerial ownership, company size, return on assets, and company growth have a significant effect on price to book value. Keywords: managerial ownership, company size, return on assets, company growth, price to book value. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial (KM), size . kuran perusahaa. , profitabilitas (ROA), dan growth . ertumbuhan perusahaa. terhadap nilai perusahaan . rice to book valu. pada sektor property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2022 baik secara parsial maupun simultan. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan data sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini secara parsial adalah kepemilikan manajerial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan, ukuran perusahan tidak berpengaruh negatif dan tidak signifikan, return on assets berpengaruh positif dan signifikan, pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif dan signifkan terhadap price to book value. Sedangkan, secara simultan kepemilikan manajerial, ukuran perusahaan, return on assets, dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh dan signifikan terhadap price to book value. Kata kunci: kepemilikan manajerial, ukuran perusahaan, return on assets, pertumbuhan perusahaan, price to book value. Visioner: Jurnal Manajemen dan Bisnis | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 PENDAHULUAN Situasi belakangan ini. Indonesia memiliki beberapa tantangan yang sangat Salah satu tantangan yang ada ialah dampak dari pandemi Corona Virus Deseases atau dikenal dengan istilah (COVID-. yang hadir pada pertengahan tahun 2018 dan makin mewabah di tahun 2020 (Nurmalasari and Maradesa 2. Munculnya tantangan tersebut menimbulkan dampak negatif ke berbagai sektor, termasuk sektor property dan real estate. Sebagian besar harga property dan real estate seperti rumah, apartemen, hingga kendaraan bermotor mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh menurunnya permintaan meningkatnya kehati-hatian masyarakat dalam melakukan pengeluaran di tengah maupun pasca pandemi. Namun adanya dampak tersebut juga mendorong setiap sektor bisnis untuk mengembangkan sebanyak mungkin strategi baru guna menghindari kebangkrutan perusahaan, sehingga perusahaan dapat bertahan dan memberikan manfaat bagi pemegang saham dan pemilik perusahaan. Dalam teori sinyal . ignaling theor. yang dikembangkan oleh Spence 1973, menjelaskan bahwa pihak pengirim . emilik informas. memberikan suatu sinyal berupa informasi yang mencerminkan kondisi suatu perusahaan yang bermanfaat bagi pihak Pihak pengirim, yang biasanya pemiliknya, dapat memberikan sinyal informasi melalui laporan keuangan kepada pihak eksternal yaitu investor. Menurut (Brigham dan Houston 2019:. teori sinyal adalah suatu aksi yang dilakukan oleh manajemen perusahaan yang memberikan petunjuk kepada investor tentang bagaimana perusahaan memandang prospek perusahaan. Menurut (Dewi & Abundanti 2. , teori sinyal menjelaskan tentang bagaimana seharusnya sebuah perusahaan memberikan sinyal kepada pengguna laporan keuangan. Perusahaan berupaya memberikan sinyal positif kepada pihak eksternal atau investor berupa informasi mengenai kondisi dan masa depan suatu perusahaan. Investor akan menafsirkan laporan keuangan tersebut sebagai informasi baik atau buruk, sehingga mereka dapat mengambil keputusan untuk Keputusan yang diambil investor akan berpengaruh pada masa depan suatu perusahaan karena dari investasi yang ditanamkan investor, perusahaan dapat berupaya untuk mencapai tujuannya. Tujuan memakmurkan para investor, hal ini dapat dilakukan dengan cara meningkatkan nilai Perusahaan memiliki tujuan utama yaitu memaksimumkan kemakmuran pemegang saham yang dapat dicapai apabila perusahaan mampu mengoptimalkan tingkat pengembalian terhadap investasi yang telah maksimisasi nilai perusahaan (Husna & Rahayu 2. Memaksimalkan nilai perusahaan dinilai lebih tepat sebagai tujuan suatu perusahaan sebab memaksimalkan nilai perusahaan berarti memaksimalkan nilai sekarang dari semua keuntungan yang akan diterima oleh pemegang saham dimasa yang akan datang (Muharramah & Hakim 2. Dengan memaksimalkan nilai perusahaan berarti memaksimalkan keuntungan jangka panjang dan pertumbuhan perusahaan. Sehingga, keuntungan yang diterima oleh para pemegang saham juga akan meningkat. Hal ini akan menciptakan peluang lebih besar untuk menarik investor lain. Menurut (Indrarirni 2019:. , nilai perusahaan adalah persepsi investor terhadap mengelola sumber daya perusahaan yang dipercayakan kepadanya yang sering dihubungkan dengan harga saham. Bagi investor, nilai perusahaan sebagai tolok ukur untuk keputusan investasi mereka. Jika perusahaan memiliki nilai perusahaan yang baik, maka investor akan tertarik dalam menanamkan modalnya di perusahaan Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Nilai berpengaruh dalam keputusan investor dalam berinvestasi pada perusahaan. Menurut (Sugiono 2016:. , perusahaan yang memiliki manajemen baik maka diharapkan PBV dari perusahaan setidaknya 1 atau diatas dari nilai buku . , dan jika angka PBV dibawah 1 maka dapat dipastikan bahwa harga pasar saham tersebut lebih rendah daripada nilai bukunya . Harga saham yang rendah daripada nilai bukunya membuat investor mundur untuk berinvestasi sebab pada perusahaan yang berkapasitas besar seperti sektor property & real estate membutuhkan saham yang tinggi pula guna mendanai fasilitas, pemeliharaan dan biaya-biaya lainnya untuk menunjang keberlangsungan Tolok ukur yang sering digunakan untuk mengukur nilai perusahaan adalah Price to Book Value (PBV), yang merupakan hasil dari perbandingan antara harga saham dengan nilai buku ekuitas perusahaan (Dewi & Abundanti 2. estate menunjukkan angka sebesar 0. Tahun 2018 dengan rata-rata sebesar 0. Pada tahun 2019 dengan rata-rata sebesar Pada tahun 2020 dengan rata 1. Tahun 2021 dengan rata-rata sebesar 0. Tahun 2022 dengan rata-rata sebesar 0. Salah satu penyebab penurunan nilai perusahaan pada tahun 2020-2021 yaitu adanya pandemi Covid-19 yang makin mewabah di tahun 2020 dan 2021. Rata-rata Price to Book Value pada Sektor Property dan Real Estate di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2022 Gambar 1. Jumlah Perusahaan yang Mengalami Price to Book Value di Bawah 1. Sumber: Bursa Efek Indonesia, diolah Gambar 1. Grafik Rata-rata pada Perhitungan Price to Book Value (PBV) Tahun 2017-2022 Berdasarkan perhitungan rata-rata nilai Price to Book Value (PBV) pada tabel dan grafik di atas, dapat disimpulkan bahwa nilai perusahaan pada sektor property dan real peningkatan yang fluktuatif selama tahun Pada tahun 2017, rata-rata nilai perusahaan pada sektor property dan real Jumlah Perusahaan yang Mengalami Price to Book Value di Bawah 1. Sumber: Bursa Efek Indonesia, diolah Berdasarkan gambar di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa perusahaan yang mengalami undervalued dimana harga pasar saham tersebut lebih rendah daripada nilai bukunya, yaitu pada tahun 2017 sebanyak 31 perusahaan. Kemudian, tahun 2018 sebanyak 34 Tahun 2019 sebanyak 41 Tahun 2020 sebanyak 38 Tahun 2021 sebanyak 41 Dan, tahun 2022 sebanyak 42 Saham yang terus-menerus dihargai di bawah nilai bukunya dapat menciptakan persepsi negatif di pasar terkait kinerja atau prospek perusahaan. Ini dapat mempengaruhi nilai perusahaan dan kepercayaan investor. Sehingga menjadi tantangan bagi perusahaan sektor property & real estate di Indonesia agar semakin meningkatkan kinerja perusahaan untuk Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 bangkit guna mencapai tujuan perusahaan dan mengatasi dampak dari pandemi Covid19 yang mempengaruhi sektor tersebut. II. KAJIAN LITERATUR Teori Signal (Brigham dan Houston 2019:. menyatakan bahwa teori sinyal adalah suatu aksi yang dilakukan oleh manajemen perusahaan yang memberikan petunjuk perusahaan memandang prospek perusahaan. Menurut PSAK No 1 . , laporan keuangan bertujuan untuk memberikan informasi yang berguna bagi sebagian besar pengguna laporan keuangan dalam membuat keputusan ekonomi. Teori sinyal memberikan informasi kepada pihak eksternal mengenai kondisi perusahaan kedepannya (Scott 2014:. Akuntansi (Sucipto 2014:. menyatakan bahwa akuntansi dianggap sebagai the language of business yang bermakna bahasa dunia usaha. Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), transaksi atau kejadian ekonomi suatu entitas bisnis, yang bertujuan untuk menghasilkan dan melaporkan informasi yang relevan bagi berbagai pihak yang berkepentingan dalam mengambil keputusan. Akuntansi Keuangan (Sujarweni 2015:. , akuntansi keuangan adalah satu bidang ilmu akuntansi yang mempelajari bagaimana cara untuk membuat laporan keuangan yang berguna bagi pihak internal maupun eksternal perusahaan. (Harrison 2013:. , akuntansi keuangan merupakan peranan penting yang dibutuhkan perusahaan, karena menyediakan informasi bagi pengambil keputusan di luar entitas, seperti investor, kreditor, agen pemerintahan, dan publik. Laporan Keuangan PSAK No 1 . , laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas. e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 (Hery 2016:. menyatakan bahwa laporan keuangan merupakan hasil dari proses akuntansi yang berguna untuk melaporkan data keuangan atau aktivitas perusahaan kepada pihak-pihak yang (Kasmir 2019:. menyatakan bahwa laporan keuangan adalah laporan yang menunjukkan kondisi keuangan pada saat ini atau dalam satu periode tertentu. Analisis Laporan Keuangan (Febrianto 2015:. , analisis laporan keuangan merupakan penelaahan terhadap hubungan-hubungan dan kecenderungan terhadap laporan keuangan untuk menilai apakah porsi, keuangan, hasil operasi dan perkembangan perusahaan itu memuaskan atau tidak. (Prihadi 2020:. , analisis laporan keuangan merupakan perhitungan rasio keuangan yang memerlukan bahan baku mengevaluasi kelangsungan bisnis, subbisnis, stabilitas hingga profitabilitas. Analisis Rasio Keuangan (Hery 2018:. , analisis rasio keuangan dapat mengungkapkan hubungan yang penting antar perkiraan laporan keuangan dan dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi keuangan dan kinerja perusahaan. (Kasmir 2019:. berdasarkan pendapat ahli J. Fred Weston, bentuk-bentuk rasio keuangan sebagai berikut: Rasio Likuiditas, yaitu rasio yang membiayai dan memenuhi kewajiban . pada saat ditagih. Yang termasuk dalam rasio likuiditas adalah Current Ratio & Quick Ratio. Rasio Solvabilitas, yaitu rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan utang. Yang termasuk rasio solvabilitas adalah Debt Ratio. Times Interest Earned. Fixed Charge Coverage, & Cash Flow Coverage. Rasio Aktivitas, yaitu rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 efisiensi pemanfaatan sumber daya . enjualan, penagihan piutang, dan lain-lai. Yang termasuk dalam rasio aktivitas adalah Inventory Turn Over. Average Collection Period. Fixed Assets Turn Over, & Total Assets Turn Over. Rasio Profitabilitas, yaitu untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan atau laba dalam suatu periode Yang termasuk dalam rasio profitabilitas adalah Profit Margin on Sales. Basic Earning Power. Return on Total Assets, & Return on Total Equity. Pasar Modal (Capital Marke. (Yulia 2022:. menyatakan bahwa pasar modal merupakan sebuah kegiatan yang berhubungan dengan permintaan dan penawaran surat berharga berasal dari lembaga profesional yang ada hubungannya dengan surat berharga dan perusahaan publik yang ada hubungannya dengan surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), definisi pasar modal sesuai dengan Undang-undang No. 8 Tahun 1995 adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. Nilai Perusahaan (Price to Book Valu. (Indrarirni 2019:. , nilai perusahaan adalah persepsi investor terhadap tingkat keberhasilan manajer dalam mengelola sumber daya perusahaan yang dipercayakan kepadanya yang sering dihubungkan dengan harga saham. (Prawesti 2022:. menyatakan bahwa nilai perusahaan sangat penting karena menggambarkan kondisi perusahaan yang dapat mempengaruhi pandangan investor terhadap perusahaan. (Murhadi 2018:. menyatakan bahwa salah satu metode untuk mengukur nilai perusahaan adalah melalui penggunaan Price Book Value (PBV) membandingkan antara harga pasar saham dengan nilai buku per lembar saham . ook e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 value per shar. sesuai nominal saldo yang tercantum di laporan keuangan. Kepemilikan Manajerial (Indrarirni 2019:. menyatakan bahwa kepemilikan manajerial yaitu kepemilikan saham oleh manajemen yang secara aktif ikut mengambil keputusan perusahaan. (Effendi 2016:. menyatakan bahwa kepemilikan manajerial adalah jumlah saham yang dimiliki oleh pihak manajemen perusahaan yang secara aktif ikut dalam pengambilan keputusan suatu perusahaan. (Hanafi & Halim 2014:. menyatakan bahwa kepemilikan manajerial adalah besarnya jumlah saham yang dimiliki oleh para manajer dalam suatu perusahaan, sehingga mereka juga menjadi pemilik saham dan memiliki kepentingan langsung dalam keputusan perusahaan. Ukuran Perusahaan (Siz. (Effendi 2021:. mendefinisikan size . kuran perusahaa. merupakan besar kecilnya suatu perusahaan yang dapat dinilai dari total aset, total penjualan dan jumlah tenaga kerja. (Riyanto 2018:. mendefinisikan ukuran perusahaan adalah besar kecilnya perusahaan dilihat dari besarnya nilai equity, nilai perusahaan ataupun hasil total aset dari suatu perusahaan. (Brigham & Houston 2015:. , ukuran perusahaan merupakan besar kecilnya sebuah perusahaan yang dapat dilihat dari total aset, total penjualan, jumlah laba, beban pajak dan lain-lain. Profitabilitas (Return on Asset. Menurut (Kasmir 2019:. menyatakan bahwa profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan. Menurut (Murhadi 2013:. menyatakan bahwa rasio profitabilitas dapat memberikan perusahaan menghasilkan keuntungan. Menurut (Syaifullah 2017:. menyatakan bahwa return on assets atau ROA merupakan salah satu rasio keuangan yang membandingkan antara laba bersih setelah pajak dengan total aset, dimana jika Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 rasio ini tinggi maka semakin tinggi laba yang dihasilkan oleh perusahaan. Menurut (Thian 2022:. , return on asset merupakan rasio yang mampu mengukur kemampuan suatu perusahaan menggunakan total aset perusahaan Pertumbuhan Perusahaan (Growt. (Lim 2018:. menyatakan bahwa growth . merupakan sebuah alat dan test case untuk menguji competitiveness: apakah perseroan masih punya keunggulan daya saing dibandingkan dengan produser lainnya, dalam arena pertandingan bebas dan (Mulyadi 2021:. menyatakan bahwa pertambahan nilai yang terukur baik yang bersifat bertambah maupun berkurang dari suatu periode tertentu dibandingkan dengan periode sebelumnya. (Sudarno. menyatakan bahwa . ertumbuhan perusahaa. adalah gambaran dari nilai perusahaan, yang berhubungan dengan kelangsungan hidup perusahaan. Hubungan Antara Variabel Penelitian dan Perumusan Hipotesis Pengaruh Kepemilikan Manajerial terhadap Nilai Perusahaan Menurut (Effendi 2016:. menyatakan bahwa kepemilikan manajerial adalah jumlah saham yang dimiliki oleh pihak manajemen perusahaan yang secara aktif ikut dalam pengambilan keputusan suatu perusahaan. Menurut (Hanafi & Halim 2014:. menyatakan bahwa kepemilikan manajerial adalah besarnya jumlah saham yang dimiliki oleh para manajer dalam suatu perusahaan, sehingga mereka juga menjadi pemilik saham dan memiliki kepentingan langsung dalam keputusan perusahaan. Performa manajer dalam memberikan pelayanan terbaik pada perusahan akan memberikan nilai tambah perusahaan yang dapat diihat dari peningkatan harga saham. Kepemilikan manajerial dapat menunjukkan kesetaraan antara manajer dan pemegang saham, sehingga mendorong manajer untuk lebih berusaha memenuhi kepentingan pemegang saham termasuk dirinya sendiri. Oleh karena itu, ketika kepemilikan manajerial semakin tinggi, maka konflik kepentingan antara agent dan principal dikatakan semakin berkurang sehingga meningkatkan nilai perusahaan di mata Hal ini sejalan dengan penelitian (Dewi & Abundanti 2. mendukung bahwa kepemilikan manajerial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai H1: Kepemilikan parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pengaruh Size Nilai Perusahaan Menurut (Effendi 2021:. mendefinisikan size . kuran perusahaa. merupakan besar kecilnya suatu perusahaan yang dapat dinilai dari total aset, total penjualan dan jumlah tenaga kerja. Menurut (Brigham & Houston 2015:. , ukuran perusahaan merupakan besar kecilnya sebuah perusahaan yang dapat dilihat dari total asset, total penjualan, jumlah laba, beban pajak dan lain-lain. Ukuran perusahaan merupakan faktor penting dalam pengambilan keputusan investasi atau bisnis. Perusahaan yang lebih besar cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi karena lebih banyak memiliki sumber daya dan aset yang dapat digunakan untuk menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan pelanggan, serta meningkatkan nilai perusahaan. Hal ini sejalan dengan penelitian (Muharramah & Hakim 2. menyatakan bahwa ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai H2: Size secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 perusahaan pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pengaruh Return on Assets terhadap Nilai Perusahaan. Menurut (Hery, 2016, p. memaparkan bahwa salah satu jenis rasio digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba yaitu Return on Assets (ROA). Menurut (Syaifullah, 2017, p. menyatakan bahwa return on assets atau ROA merupakan salah satu rasio keuangan yang membandingkan antara laba bersih setelah pajak dengan total aset, dimana jika rasio ini tinggi maka semakin tinggi laba yang dihasilkan oleh perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan dengan profitabilitas yang kuat dan tinggi dapat menarik minat investor yang lebih besar dan meningkatkan nilai perusahaan secara Semakin tinggi ROA, semakin besar jumlah laba bersih yang dihasilkan dari setiap dana yang diinvestasikan dalam aset. Hal ini sejalan dengan penelitian (Dewi & Abundanti 2. mendukung bahwa profitabilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. H3: Return on Assets secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pengaruh Growth terhadap Nilai Perusahaan Menurut (Lim 2018:. menyatakan bahwa growth . merupakan sebuah alat dan test case untuk menguji competitiveness: apakah perseroan masih punya keunggulan daya saing dibandingkan dengan produser lainnya, dalam arena pertandingan bebas dan global. Menurut (Mulyadi 2021:. menyatakan bahwa pertambahan nilai yang terukur baik yang bersifat bertambah maupun berkurang dari suatu periode tertentu dibandingkan dengan periode sebelumnya. Pertumbuhan perusahaan di masa depan dapat memperlihatkan nilai perusahaan yang potensial dan kelangsungan hidupnya yang lebih baik. Semakin tinggi tingkat pertumbuhan perusahaan, semakin besar minat investor untuk membeli sahamnya. Dalam persaingan global yang semakin ketat, pertumbuhan menjadi kunci utama bagi perusahaan untuk memenangkan pasar dan tetap bertahan dalam jangka panjang. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Husna & Rahayu 2. mengatakan bahwa pertumbuhan perusahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. H4: Growth secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pengaruh Kepemilikan Manajerial. Size. Profitabilitas, dan Growth terhadap Nilai Perusahaan Menurut (Indrarirni 2019:. , nilai perusahaan adalah persepsi investor terhadap mengelola sumber daya perusahaan yang dipercayakan kepadanya yang sering dihubungkan dengan harga saham. Nilai menggambarkan kondisi perusahaan yang dapat mempengaruhi pandangan investor terhadap perusahaan. Menurut (Murhadi 2018:. menyatakan bahwa salah satu metode untuk mengukur nilai perusahaan adalah melalui penggunaan Price to Book Value (PBV) dengan membandingkan antara harga pasar saham dengan nilai buku per lembar saham . ook value per shar. sesuai nominal saldo yang tercantum di laporan Perusahaan yang memiliki manajemen baik maka diharapkan PBV dari perusahaan setidaknya 1 atau diatas dari nilai buku . , dan jika angka PBV dibawah 1 maka dapat dipastikan bahwa harga pasar saham tersebut lebih rendah daripada nilai bukunya . Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Sehingga, perusahaan harus meningkatkan lagi kinerja perusahaan. Semakin tinggi nilai Price to Book Value (PBV), maka semakin dianggap berhasil perusahaan dalam menciptakan nilai bagi para investor. H5: Kepemilikan manajerial, size, return on assets, dan growth secara simultan berpengaruh dan signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kerangka Berpikir i. METODOLOGI PENELITIAN Definisi Operasional (Sugiyono 2020:. , definisi operasional yaitu gambaran mengenai definisi dari semua variabel yang dipilih oleh peneliti. Price to Book Value (Y) Menurut (Indrarirni 2019:. , nilai perusahaan adalah persepsi investor terhadap mengelola sumber daya perusahaan yang dipercayakan kepadanya yang sering dihubungkan dengan harga saham. Adapun rumus yang digunakan (Husna & Rahayu 2. , (Muharramah & Hakim 2. , (Dewi & Abundanti 2. , (Purba 2. , (Salsa & Nugraha 2. , & (Nurachma 2. Nilai buku per lembar saham = jumlah ekuitas y jumlah saham beredar Kepemilikan Manajerial (X. Menurut (Hanafi & Halim 2014:. menyatakan bahwa kepemilikan manajerial adalah besarnya jumlah saham yang dimiliki oleh para manajer dalam suatu perusahaan, sehingga mereka juga menjadi pemilik saham dan memiliki kepentingan langsung dalam keputusan perusahaan. Adapun rumus yang digunakan (Dewi & Abundanti 2. & (Purba 2. Kepemilikan Saham Manajerial Jumlah Saham Beredar Adapun manajerial adalah sebagai berikut: Kepemilikan saham manajerial Jumlah saham beredar Ukuran Perusahaan / Size (X. Menurut (Effendi 2021:. merupakan besar kecilnya suatu perusahaan yang dapat dinilai dari total aset, total penjualan dan jumlah tenaga kerja. Adapun rumus yang digunakan (Muharramah & Hakim 2. & (Nurachma 2. Size = Ln (Total Ase. Adapun indikator size adalah sebagai berikut: Logaritma natural dari total aset Return on Assets (X. Menurut (Kasmir 2019:. menyatakan bahwa profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan. Adapun rumus Return on Assets yang digunakan oleh (Husna & Rahayu 2. , (Muharramah & Hakim 2. , (Dewi & Abundanti 2. , (Salsa & Nugraha 2. , & (Nurachma 2. Harga per Lembar Saham Nilai Buku Per Lembar Saham Laba Bersih Total Aset Adapun indikator price to book value adalah sebagai berikut: Harga per lembar saham Pertumbuhan Perusahaan/Growth (X. Menurut (Lim 2018:. menyatakan bahwa growth . merupakan sebuah alat dan test case untuk menguji Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 competitiveness: apakah perseroan masih punya keunggulan daya saing dibandingkan dengan produser lainnya, dalam arena pertandingan bebas dan global. Adapun rumus yang digunakan (Husna & Rahayu 2. , (Salsa & Nugraha 2. & (Nurachma 2. Total Aset1 Ae Total Aset2 Total Aset2 Adapun perusahaan adalah sebagai berikut: Total aset1 = total aset tahun ini . Total aset2 = total aset tahun sebelumnya Populasi dan Sampel Populasi Populasi yang terdapat dalam penelitian ini yaitu perusahaan sub sektor property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2017-2022 sebanyak 87 Sampel Sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria sebagai berikut: . perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada 2017-2022, . perusahaan sektor property & real estate yang memiliki tahun IPO di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2017, . perusahaan sektor property & real estate yang mempublikasikan secara lengkap laporan keuangan tahun 2017-2022, . perusahaan sektor property & real estate yang menyajikan laporan keuangannya dalam mata uang rupiah, . perusahaan sektor property & real estate yang memiliki rata-rata nilai price to book value dibawah 00, . perusahaan sektor property & real estate yang memiliki kepemilikan saham Sehingga total perusahaan yang diteliti sebanyak 6 perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan jumlah sampel sebanyak 36 laporan keuangan selama 6 tahun penelitian, yakni sejak tahun 2017 Data dan Metode Pengumpulan Data e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sub sektor property & real estate yang telah diaudit dan memenuhi kriteria https://w. id/id. Teknik Pengumpulan data Dalam penelitian ini tekni pengumpulan data menggunakan Studi keputusan . ibrary researc. , observasi dan dokumentasi. Teknik Analisis Data Analisis Deskriptif (Sugiyono 2019:. Statistik deskriptif atau analisis deskriptif adalah metode statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan tujuan mendeskripsikan atau dikumpulkan sebagaimana adanya, tanpa bermaksud membuat kesimpulan atau generalisasi yng berlaku secara umum. Asumsi Klasik Dalam penelitian ini, uji asumsi klasik yang digunakan meliputi uji normalitas data, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Analisis Regresi Berganda (Ghozali 2018:. , analisis regresi linear berganda adalah sebuah metode yang digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel independen, yang jumlahnya lebih dari satu terhadap suatu variabel dependen. Persamaan regresi linear berganda adalah sebagai berikut: Y = a 1X1 CCXCC CEXCE CEXCE e Keterangan: : Nilai perusahaan : Konstanta CAcECE Koefisien : Kepemilikan manajerial : Size : Return on assets : Growth : Standar eror Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Uji Koefisien Determinasi Parsial . (Afiffudin 2017:. menyatakan bahwa uji koefisien determinasi parsial digunakan untuk mengetahui sejauh mana sumbangan dari setiap variabel independen, jika variabelnya konstan terhadap variabel sumbangannya terhadap variabel dependen. Uji Koefisien Determinasi Ganda (R. (Ghozali 2018:. , menyatakan bahwa uji koefisien determinasi ganda (R. yaitu mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel Nilai R2 adalah antara nol dan satu . < R2<. Pengujian Hipotesis (Sugiyono 2019:. , merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, di mana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kelimat pertanyaan. Pengujian hipotesis terdiri dari uji ekonometrika yakni uji parsial . dan uji simultan . ji F). HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Deskriptif Uji ini dapat memberikan penjelasan dan gambaran variabel dependen yaitu price to book value dan variabel independen yaitu: Tabel 4. Statistik Deskriptif Sumber: diolah SPSS versi 26, 2023 Kepemilikan manajerial (KM) memiliki nilai minimum sebesar 0. 001 dari Metropolitan Land Tbk tahun 2018 dan nilai maksimum sebesar 5. 371 dari Trimitra Propertindo Tbk tahun 2017 & Nilai rata-rata . variabel kepemilikan manajerial sebesar 0. Nilai standar deviasi sebesar 1. artinya lebih besar dari nilai mean 0. berarti data kepemilikan manajerial bersifat heterogen. e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Ukuran perusahaan . memiliki nilai minimum sebesar 26. 731 dari Trimitra Propertindo Tbk tahun 2017 dan nilai maksimum sebesar 30. 432 dari Intiland Development Tbk tahun 2021. Nilai ratarata . variabel ukuran perusahaan Nilai standar deviasi 036 artinya lebih kecil dari nilai 327 berarti data ukuran perusahaan bersifat homogen. Return on assets (ROA) memiliki nilai minimum sebesar -0. 065 dari Duta Anggada Realty Tbk tahun 2022 dan nilai Metropolitan Land Tbk tahun 2019. Nilai rata-rata . variabel return on assets Nilai standar deviasi 0457 artinya lebih besar dari nilai mean 0. 0183 berarti data return on assets bersifat heterogen. Pertumbuhan . memiliki nilai minimum sebesar -0. dari Metropolitan Land Tbk tahun 2019 dan nilai maksimum sebesar 1. 218 dari Trimitra Propertindo Tbk tahun 2017. Nilai rata-rata . pertumbuhan perusahaan sebesar 0. Nilai standar deviasi sebesar 0. artinya lebih besar dari nilai mean 0. berarti data pertumbuhan perusahaan bersifat heterogen. Price to book value (PBV) memiliki nilai minimum sebesar 0. 208 dari Intiland Development Tbk tahun 2022 dan nilai maksimum sebesar 2. 304 dari Trimitra Propertindo Tbk tahun 2017. Nilai ratarata . variabel price to book value Nilai standar deviasi 407 artinya lebih kecil dari nilai 568 berarti data price to book value bersifat homogen. Uji Asumsi Klasik Tidak terjadi masalah dari hasil uji asumsi klasik yang sudah dilakukan. Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Uji Analisis Regresi Berganda Tabel 4. Hasil Uji Regresi Linear Berganda Sumber: diolah SPSS versi 26, 2023. Berdasarkan tabel di atas dari hasil data tersebut, maka diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut: PBV = 2. 023KM -0. 064SIZE 245ROA 0. 881GROWTH e Uji Koefisien Determinasi Parsial . Tabel 4. Sumber: diolah SPSS versi 26, 2023 Dapat disimpulkan hasil persentase paling rendah sebesar 0. 37% variabel kepemilikan manajerial secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini dapat menjadikan variabel lain atau menambah variabel yang lebih mendukung terhadap pengaruh nilai perusahaan. Uji Koefisien Determinasi Ganda (R. Tabel 4. Sumber: diolah SPSS versi 26, 2023 Berdasarkan menginterprestasikan bahwa nilai koefisien determinasi ganda (Adjusted R. sebesar Dapat disimpulkan bahwa hal ini menunjukkan variabel nilai perusahaan pada e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di BEI periode 2017-2022 yang dapat dikaitkan dengan variabel kepemilikan manajerial, ukuran perusahaan, return on assets, dan pertumbuhan perusahaan senilai 63. 1% dan sisanya 36. dikaitkan dengan variabel lain diluar model yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Pengujian Hipotesis Uji Parsial (Uji . Berdasarkan table 4. 2 di atas diketahui bahwa hasil analisis dari uji t dapat dijelaskan sebagai berikut: Nilai thitung pada variabel kepemilikan manajerial (KM) adalah sebesar 0. dan ttable sebesar 1. Sehingga nilai 342 < nilai ttabel 1. Dapat juga dilihat dari nilai signifikansinya variabel KM memiliki nilai 0. 735 > 0. 05 yang artinya H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kepemilikan manajerial secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan PBV. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini tidak mendukung hipotesis pertama sehingga H1 ditolak. Nilai thitung pada variabel ukuran perusahaan . adalah-1,331. Nilai 331 < nilai ttabel 1. 695, juga dapat dilihat dari nilai signifikansinya variabel SIZE memiliki nilai 0. 193 > 0. 05 yang artinya H0 diterima dan Ha ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel ukuran perusahaan secara parsial tidak berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan PBV. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini tidak mendukung hipotesis kedua sehingga H2 ditolak. Nilai thitung pada variabel return on assets (ROA) adalah sebesar 3. Sehingga nilai thitung 3. 391 > nilai ttabel 1. 695, juga dapat dilihat dari nilai signifikansinya variabel ROA memiliki nilai 0. 002 < 0. yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 variabel return on assets secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan PBV. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini mendukung hipotesis ketiga sehingga H3 Nilai thitung pada variabel pertumbuhan perusahaan . adalah sebesar Sehingga nilai thitung 2. 918 > nilai 695,juga dapat dilihat dari nilai variabel GROWTH memiliki nilai 0. 007 < 0. 05 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel pertumbuhan perusahaan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan PBV. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini mendukung hipotesis keempat sehingga H4 diterima. Uji Simultan (Uji F) Tabel 4. Hasil Uji Simultan (Uji F) Sumber: diolah SPSS versi 26, 2023 Berdasarkan hasil uji simultan (Uji F) di atas dapat diketahui nilai Fhitung adalah 975,dan Ftabel yang diperoleh senilai 2. sehingga dapat disimpulkan bahwa Fhitung 975 > Ftabel 2. 67 yang artinya bahwa H0 ditolak dan Ha diterima dan nilai signifikansi Hal ini menunjukan bahwa kepemilikan manajerial, size, return on assets, dan growth secara simultan berpengaruh dan signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan PBV. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini mendukung hipotesis kelima sehingga H5 diterima. Pembahasan Hipotesis Kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Hasil dari penelitian yang dilakukan dengan uji parsial . menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV). Hal ini dikarenakan seorang manajer yang memiliki saham perusahaan tidak selalu menjamin bahwa manajer akan bertindak semata-mata untuk kepentingan pemegang saham. Konflik kepentingan bisa menjadi perhatian penting dalam situasi kepemilikan manajerial. Manajer yang memiliki saham atau opsi saham berpeluang dapat tergoda untuk mengambil risiko yang lebih tinggi dalam upaya untuk mencapai keuntungan yang lebih besar atau pertumbuhan yang cepat. Namun, tindakan semacam ini bisa merugikan pemegang saham jika risiko yang diambil tidak sebanding dengan potensi imbal hasilnya. Dengan demikian, hasil penelitian ini mendukung penelitian dari (Purba 2. bahwa kepemilikan manajerial secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun, menolak penelitian dari (Dewi & Abundanti 2. bahwa kepemilikan manajerial secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Ukuran perusahaan . terhadap nilai perusahaan Hasil dari penelitian yang dilakukan dengan uji parsial . menunjukkan bahwa ukuran perusahaan . secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV). Hal ini dikarenakan nilai dari ukuran perusahaan . yang diukur dengan total aset tidak cukup untuk memberikan gambaran yang lengkap kepada investor kemampuannya dalam mengelola aset. Meskipun total aset dapat memberikan gambaran mengenai skala operasi suatu perusahaan, hal tersebut tidak selalu mencerminkan efisiensi atau kemampuan Besar kemungkinan bahwa perusahaan kecil yang sangat efisien dalam Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 mengelola asetnya dan menghasilkan keuntungan yang tinggi lebih menarik bagi investor dibandingkan perusahaan besar yang tidak efisien dalam pengelolaan asetnya. Dengan demikian, hasil penelitian ini mendukung penelitian dari (Nurachma 2. bahwa ukuran perusahaan secara parsial tidak berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun, menolak penelitian (Muharramah & Hakim 2. bahwa ukuran perusahaan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dan hasil penelitian (Salsa & Nugraha 2. bahwa ukuran perusahaan secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Return on asset terhadap nilai Hasil dari penelitian yang dilakukan dengan uji parsial . menunjukkan bahwa profitabilitas yang diukur dengan return on assets secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV). Hal ini dikarenakan nilai dari profitabilitas yang diukur dengan return on assets, merupakan hasil akhir dari sejumlah kebijakan dan keputusan manajemen Kebijakan dalam meningkatkan keuntungan bersih sangat diperlukan agar dapat mengurangi penggunaan utang perusahaan, karena perusahaan memiliki sumber internal yang lebih besar untuk pembiayaan operasional dan investasi. Utang yang rendah dengan profitabilitas yang tinggi maka perusahaan dapat menarik minat investor dalam menanamkan modalnya. Hasil penelitian ini mendukung teori dari (Murhadi 2013:. menyatakan bahwa rasio profitabilitas dapat memberikan gambaran menghasilkan keuntungan, diharapkan makin tinggi hasil rasio maka akan baik terhadap nilai perusahaan. Penelitian dari (Nurachma 2. , (Dewi & Abundanti 2. dan (Husna & Rahayu 2. membuktikan bahwa return on assets secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun, e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 (Muharramah & Hakim 2. dan (Salsa & Nugraha 2. bahwa return on assets secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Pertumbuhan perusahaan . terhadap nilai perusahaan Hasil dari penelitian yang dilakukan dengan uji parsial . menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV). Hal dikarenakan nilai pertumbuhan perusahaan yang diukur dengan rasio pertumbuhan aset mengacu pada perubahan proporsional dalam jumlah aset perusahaan dari waktu ke waktu. Ini dapat memberikan gambaran tentang seberapa cepat atau lambat aset perusahaan berkembang dalam suatu periode tertentu. Melalui rasio pertumbuhan aset ini, investor dapat memperoleh informasi . tentang kesehatan finansial perusahaan, strategi pertumbuhan yang diterapkan, dan seberapa efektifnya pengelolaan aset. Dengan demikian, penelitian ini mendukung teori dari (Sudarno. menyatakan bahwa growth opportunities . ertumbuhan perusahaa. adalah gambaran dari nilai perusahaan, yang berhubungan dengan kelangsungan hidup perusahaan. Penelitian dari (Husna & Rahayu 2. perusahaan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun, menolak penelitian (Nurachma 2. dan (Salsa & Nugraha 2. bahwa pertumbuhan perusahaan secara parsial tidak berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Kepemilikan manajerial, ukuran perusahaan . , return on assets, dan . terhadap nilai perusahaan Hasil hasil pengujian secara simultan . ji F) menunjukkan bahwa variabel independen dalam penelitian ini yaitu kepemilikan manajerial (X. , ukuran perusahaan (X. , profitabilitas yang diukur dengan return on assets (X. , dan pertumbuhan perusahaan Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 (X. secara bersama-sama pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan (Y) pada perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di BEI periode 2017-2022. Hal ini berarti bahwa variabel independen yaitu kepemilikan manajerial, ukuran perusahaan, return on assets, dan pertumbuhan perusahaan secara bersama-sama berpengaruh dan signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan PBV pada perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di BEI periode 2017-2022. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil pengujian yang diperoleh pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan sebagai berikut . kepemilikan manajerial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2022, ukuran perusahaan . tidak berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 20172022, return on assets berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 20172022, pertumbuhan perusahaan . berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2022, kepemilikan manajerial, size, profitabilitas, dan growth berpengaruh dan signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2022. Batasan Penelitian Penelitian Penelitian ini memiliki keterbatasan, adapun keterbatasan dalam penelitian ini yaitu kekeliruan dalam menetapkan kriteria sampel, sehingga kurang dalam mendapatkan sampel perusahaan e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Saran Berdasarkan simpulan dan keterbatasan penelitian ini maka peneliti memberikan saran sebagai berikut: Bagi Penulis Penulis harus lebih teliti lagi dalam mengerjakan penelitian ini, terutama pada pemilihan kriteria sampel. Sehingga seharusnya sampel yang didapat bisa lebih banyak. Bagi Investor Calon ataupun investor menyeluruh pada kondisi perusahaan yang menjadi sampel pada penelitian ini, yaitu BEST. DART. DILD. KIJA. LAND, dan MTLA termasuk pada kinerja keuangan, posisi pasar, dan faktor-faktor internal serta eksternal lainnya yang dapat memengaruhi nilai Hal ini terbukti pada nilai kepemilikan manajerial dan ukuran perusahaan bahwa kedua variabel tersebut tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan, dan hanya dua yang memiliki pengaruh yaitu return on assets dan pertumbuhan perusahaan. Bagi Perkembangan Akademik Akademis diharapkan dapat: . Memperluas sektor penelitian pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, . Menambah variabel lain yang diduga berpengaruh terhadap nilai perusahaan, misalnya likuiditas, leverage, kebijakan deviden, kepemilikan institusional, dan struktur modal, . Menggunakan proksi lain variabel independen yang diduga berpengaruh terhadap nilai perusahaan. DAFTAR RUJUKAN Afiffudin. Lestar &. Determinasi Parsial (R). Koefisien Anon. PSAK No 1. Brigham & Houston. Perusahaan. Ukuran Brigham dan Houston. Fundamentals Of Financial Management. Jurnal Manajemen dan Bisnis Visioner | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan JMBV Volume 13 No. 01 Tahun 2024 Dewi & Abundanti. AuPengaruh Profitabilitas. Likuiditas. Kepemilikan Institusional Dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Nilai Perusahaan. Ay E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana 8. :6099. 24843/ejmunud. Effendi. Kepemilikan Manajerial-3. Effendi. Erfan. Pengaruh Audit Tenur. Reputasi Auditor. Ukuran Perusahaan Dan Komite Audit. edited by Abdul. Indramayu: CV. Adanu Abimata. Febrianto. 2015 Analisis Laporan Keuangan I Ghozali. Uji Data. Hanafi & Halim. Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta. Harrison. Akuntansi Keuangan. Hery. Analisis Laporan Keuangan. Grasindo. e-ISSN 2597 Ae 7474 p-ISSN 2252 Ae 4835 Pertumbuhan Perusahaan Dan Strategi. Murhadi. Profitabilitas. Murhadi. Analisis Laporan Keuangan Proyeksi Dan Valuasi Saham. Salemba Empat70. Nurachma. Dwi P. AuPengaruh Profitabilitas. Keputusan Pendanaan. Pertumbuhan. Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan(Studi Kasus Pada Perusahaan Property & Real Estate Yang Pada Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2. Ay 1Ae12. Nurmalasari. Pratiwi, and Djeini Maradesa. AuPengaruh Agency Cost Terhadap Nilai Perusahaan Pada Subsektor Property Dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020. Ay Jurnal Riset Akuntansi Universitas Sam Ratulangi 16. :355Ae65. Hery. Analisis Rasio Keuangan 1. Prawesti. Endah. Nilai Perusahaan : Konsep Dan Aplikasi. Hidayat. Petty Aprilia &. Imam. Analisis Laporan Keuangan 3. Prihadi. Analisis Laporan Keuangan 2. Husna & Rahayu. AuSekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya. Ay Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi 9. :1Ae16. Indrarirni. Silvia. Nilai Perusahaan Melalui Kualitas Laba. edited by N. Azizah. Malang: Scopindo Media Pustaka.