Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 1 Nomor 1 Juni 2018 P-ISSN 2622 Ae 0105 Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Rancangan Program Robotika Marsheller di Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Makassar Marsheller Robotics Program Design at the Makassar Aviation Safety and Engineering Academy Indrawan1. Rudy Prihatin2. La Ode Muhammad Makmun3 indrawan@gmail. com, rudyprihatin@gmail. com, laodemuhammadd@gmail. Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Makassar ABSTRAK Bandar udara sebagai titik simpul pergerakan pesawat membutuhkan berbagai sarana dan prasarana penunjang demi kelancaran operasional penerbangan berdasarkan regulasi yang ditetapkan pada Annex 14 tentang Aerodrome. Apron merupakan sarana pada bandar udara yang berfungsi tempat parkir pesawat, naik turun penumpang, bongkar muat barang, dan perpindahan intra dan antramoda transportasi. Sumber daya yang ahli sangat dibutuhkan agar bisa menghandling pesawat yang berada di Apron agar aktifitas pergerakan menjadi efektif dan efisien. Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar membuka Program Diklat Marshalling untuk mencetak sumber daya yang diharapkan Kementrian Perhubungan. Tujuan perancangan ini adalah menghasilkan rancangan Robotika marshaller dalam pemanduan parkir pesawat sebagai media pembelajaran untuk memudahkan peserta diklat Marshalling ATKP Makassar dalam proses perparkiran pesawat udara pada saat menunju parkir stand hingga berhenti. Perancangan ini merupakan aplikasi Arduino Mega 2560 untuk menghasilkan simulasi kegiatan marshaller dalam pemanduan parkir pesawat sesuai dengan annex 2 tentang rule of the air. Hasil rancangan ini memberikan prespektif yang lebih mudah dipahami oleh peserta diklat dibandingkan sekedar materi yang dipaparkan di papan tulis atau powerpoint. Selain itu prespektif simulasi ini bisa dilihat dari berbagai sisi dimana posisi pesawat udara, marshaller dan marka yang ada pada Bandar udara secara sekaligus. Maka dengan rancangan ini ATKP Makassar bisa meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya manusia para peserta diklat marshalling. Kata kunci: robotika. ABSTRACT Aerodrome plays the role as the node movement of aircraft which needs a various kind of facility and infrastuctureAos contributor for the aviation operationalAos flowliness based on regulation and provision which is listed on annex 14 telling about aerodrome. Apron is facility in aerodrome that has a lot of function such as for the aircraft parking, loading/unloading the passangger and stuff, and movement intra and antarmoda transportation. Qualified human resources are needed in order to be able to handle the aircraft on the apron so that movementAos activity would be efficient and effective. Civil Aviation Safety and Engginering of Academi (CASEA) Makassar opens Marshalling shortcourse program to produce human resource which is wanted by Ministry fof Transportation. The objective of Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 1 Nomor 1 Juni 2018 P-ISSN 2622 Ae 0105 this design was producing robotic marshallerAos design for guidance of aircraftAos parking as the learning media to easify the student of marshalling shortcourse CASEA Makassar on process to park the aircraft to parking stand until it stops. This design was application of Arduino Mega 2560 to produe narshaller activityAos simulation for aiecraftAos parking guidance in accordance with Annex 2 telling about Rule of the air. The result of this design was to give an understandable perspective for the shortcourseAos student instead of using material which was written down on whiteboard or slide in Besides that, this simulationAos persepetive can be seen from various aircraftAos position, marshaller and the sign on airport simultaneously. So, by using this design. CASEA MAKASSAR can improve the quality of the marshalling shortourseAos student. Keyword : robotic. PENDAHULUAN Pertumbuhan permintaan transportasi udara secara nasional berdasarkan statistik mencapai dua digit artinya kesiapan terhadap fasilitas operasional dibandar udara tentu memberikan pelayanan kepada pihak pemangku kepentingan khususnya penumpang dan operator penerbangan. Bandar udara sebagai titik simpul pergerakan pesawat membutuhkan berbagai sarana dan prasarana penunjang demi berdasarkan regulasi yang ditetapkan pada Annex 14 tentang Aerodrome. Apron merupakan sarana pada bandar udara yang berfungsi tempat parkir pesawat, naik turun penumpang, bongkar muat barang, dan perpindahan intra dan antramoda transportasi. Sumber daya yang ahli sangat dibutuhkan agar bisa menghandling pesawat yang berada di Apron agar aktifitas pergerakan menjadi efektif dan efisien. Marshaller merupakan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan . , apron dan peraturan penempatan pesawat yang akan parkir dan pergerakan pesawat di apron. Pendidikan dan pelatihan yang baik dan berintegritas dapat menghasilkan marshaller yang bersertifikat dan berstandar Direktorat Keselamatan Penerbangan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar melaksanakan Program Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Marshalling untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) sistem perparkiran pesawat berdasarakan SKEP 302/V/2009 Tentang petunjuk dan tata cara peraturan keselamatan penerbangan sipil bagian 139 Ae 11 . dvisory circular casr part 139-. , lisensi personel bandar udara. Pada program DIKLAT tersebut peserta diklat belum memiliki suatu fasilitas automation yang dapat digunakan sebagai penunjang pembelajaran guna meningkatkan pemahaman kondisi yang sebenarnya akan terjadi di Bandar Udara. ATKP Makassar merupakan perguruan tinggi vokasi dengan keahlian terapan dibidang penerbangan dimana terdapat diklat pembentukan Diploma i Telekomunikasi dan Navigasi Udara (TNU). Taruna Program Studi Di Teknik Navigasi Udara dididik dan dilatih dengan mata kuliah mikrokontroler, automation, dan lain-lain penerbangan dan menghasilkan karya untuk insan penerbangan baik dilapangan kerja maupun sebagai media sosialisasi pada pameran Tujuan perancangan adalah menghasilkan program dan robot dalam bentuk simulasi kegiatan marshaling secara automasi sehingga dapat digunakan sebagai salah satu media pembelajaran DIKLAT marshalling yang saat ini belum tersedia dan dapat pula ditampilkan pada pameran transportasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan. METODE PERANCANGAN Perancangan ini menggunakan metode aplikasi Arduino Mega 2560. Waktu perancangan ini dimulai pada 10 oktober 2016 sampai 10 Juli 2017 bertempat di Laboratorium Eloktronika dan komponen Akademi Teknik dan Keselamatan Makassar. Komponen komponen yang dibutuhkan dalam menunjang kelancaraan perancangan ini yaitu : Alat tulis. Laptop Lenovo Flex-2. Arduino Mega 2560. Kabel Serial. Arduino IDE. Bahasa Program C. Teknik dan Tahapan Rancangan ini terbagi 2 Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 1 Nomor 1 Juni 2018 P-ISSN 2622 Ae 0105 yaitu Tahapan hardware adalah menyiapkan alat tulis untuk melakukan penulisan rancangan alat mengenai dimensi yang dibuat, merakit dan menyambung komponen-komponen prototype marshaller berbentuk seorang marshaller yang sebenarnya sehingga prototype marshaller tersebut bisa bergerak dan seimbang dalam melakukan pergerakan marshalling dalam memandu parkir pesawat. Tahap Programing adalah melakukan pemberian instruksi perintah melalui bahasa program C melalui jendela Arduino IDE, kemudian di upload pada Arduino mega 2560 melalui Laptop Lenovo Flex-2 dengan perantara kabel serial. Output yang dihasilkan berupa gerakan isyarat tangan untuk memandu pesawat dalam parkir di Apron hingga pesawat berhenti di parking stand. Flowchart Perancangan Pemprograman HASIL RANCANGAN Rancangan robot marshaller terbagi atas 2 yaitu robot marshaller 1 dan robot marshaller Dalam pemograman rancangan robot marshaller 1 menggunakan 6 buah servo. Pada Pemograman rancangan robot marshaller 2 juga menggunakan 6 buah servo. Masing Ae masing servo diletakan pada pergerakan tubuh Masing-masing Motor servo digunakan sebagai penggerak pada sistem servo mekanis untuk menggerakan kontrol posisi lengan robot marshaller. Motor servo ini mampu bergerak 2 arah yaitu Clock Wise dan Conter Clock Wise (CW dan CCW) atau searah jarum jam dan berlawanan jarum jam. Motor servo ini memiliki sudut perputaran 180 derajat. Robot Marshaller 1 diprogram untuk memandu pesawat udara 1 dan Robot Marshaller 2 diprogram untuk memandu pesawat udara 2 dalam parking pesawat, dalam memberikan aba Ae aba belok kiri, belok kanan, maju, dan berhenti berupa isyarat tangan. Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 1 Nomor 1 Juni 2018 P-ISSN 2622 Ae 0105 Cara Pengoperasian Rancangan Pada komunikasi ini Bluetooth master akan mengirimkan sinyal posisi pesawat udara kepada Bluetooth slave, informasi yang dikirimkan berupa posisi pesawat udara dari landing sampai berhenti di parking stand. Pada table 1 menjelaskan sinyal yang dikirim dan posisi pesawat. Table 1. Informasi Bluetooth master Tahap State Ao1Ao State Ao2Ao State Ao3Ao State Ao4Ao State Ao5Ao State1 Ao1Ao State1 Ao2Ao State1 Ao3Ao State1 Ao4Ao State1 Ao5Ao Posisi Pesawat Udara Pesawat udara 1 berada di runway menuju taxi Bravo Pesawat udara 1 berada di taxi Bravo menuju apron Pesawat udara 1 berada di apron menuju parking stand Pesawat udara 1 berada di jalur center line parking stand Pesawat udara 1 berada pada tetap di ujung parking stand Pesawat udara 2 berada di runway menuju taxi Alpha Pesawat udara 2 berada di taxi Alpha menuju apron Pesawat udara 2 berada di apron menuju parking stand Pesawat udara 2 berada di jalur center line parking stand Pesawat udara 2 berada pada tetap di ujung parking stand (Sumber: Hasil Rancanga. Informasi tersebut akan diterima oleh Bluetooth slave, kemudian dibaca oleh arduino Program akan mengeksekusi gerakan yang akan diberikan oleh marshaller untuk memandu pesawat udara berdasarkan posisi pesawat tersebut komunikasi ini akan terus berlangsung dimana pesawat memberikan informasi posisi dan robot marshaller akan memberikan gerakan pemanduan sampai pesawat berhenti diparking stand. Gambar 1. Flowchart Perancangan (Sumber: Hasil Rancanga. Uji Coba Rancangan Pada Program pemanduan pesawat udara, pesawat udara akan landing pada runway kemudian mulai berkomunikasi dengan robot Robot marshaller akan membaca sinyal dari pesawat bahwa pesawat berada pada state1 Ao1Ao dimana pesawat sedang dalam wilayah runway menuju taxiway alpha. Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 1 Nomor 1 Juni 2018 P-ISSN 2622 Ae 0105 Kemudian pesawat udara akan mengirim sinyal kepada robot marshaller dimana pesawat berada pada taxiway alpha dan menuju apron, pada saat mendekati di Apron robot marshaller akan membaca sinyal state1 Ao2Ao sehingga robot marshaller memberikan panduan kekiri kepada Sesampainya di apron robot marshaller akan membaca sinyal state1 Ao3Ao jika pesawat sudah berada di depan parking stand maka robot marshaller akan memberikan aba-aba belok Terakhir robot marshaller akan membaca sinyal state1 Ao4Ao dimana pesawat berada pada lintasan parking stand sehingga robot marshaller akan memberikan panduan kepada pesawat untuk belok kiri jika pesawat terlalu condong kekiri dari garis tengah atau belok kanan jika pesawat terlalu condong kekanan, dan pada state ini robot marshaller aba-aba maju dan mempertahankan posisi bila pesawat sudah pada garis tengah parking stand. setelah tepat berada pada ujung garis tengah parking stand maka robot marshaller akan membaca sinyal dari pesawat udara bahwa pesawat berada pada state1 Ao5Ao maka robot marshaller akan memberikan pemanduan untuk berhenti. Untuk lebih jelas dapat diperhatikan pada gambar robot marshaller berikut dari pesawat udara landing sampai robot marshaller memberikan aba-aba berhenti. Gambar 4. Pesawat di depan Parking Stand (Sumber: Hasil Rancanga. Gambar 5. Pesawat di center Parking Stand (Sumber: Hasil Rancanga. Gambar 2. Pesawat Landing Gambar 6. Pesawat diujung Parking (Sumber: Hasil Rancanga. Pada simulasi rancangan robotika marshaller dalam pemanduan parkir pesawat udara untuk waktu pengiriman Bluetooth master ke Bluetooth slave masing Ae masing pengukuran terlihat pada tebel 2 dan table 3 dibawah ini. Gambar 3. Pesawat di ujung TWY A (Sumber: Hasil Rancanga. Airman: Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi Volume 1 Nomor 1 Juni 2018 P-ISSN 2622 Ae 0105 Tabel 2. Waktu Kesesuaian Robot Marshaller 1 Pembacaan Kondisi state Ao1Ao Time Record . Pesawat Robot marshaller 1 Membantu pengajar/dosen marshalling dalam penyampaian materi melalui simulasi untuk meningkatkan pemahaman peserta diklat. DAFTAR PUSTAKA