Seminar & Call for Economic Paper (SCPE) UKMC 04 Juli 2025 E-ISSN: 2963-153X Peran Akuntansi Manajemen Dalam Pemanfaatan Teknologi Dan Pengambilan Keputusan Strategis Terhadap Kinerja Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) Ricky Saputra1. Rudy Hansen2,King Man Bun3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Katolik Musi Charitas . udypro123@gmail. Abstrak Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia sebagai penyerap tenaga kerja dan penggerak ekonomi lokal. Namun, tantangan yang dihadapi UMKM, seperti lemahnya pengelolaan keuangan dan rendahnya adopsi teknologi, menghambat kinerja usaha secara keseluruhan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing UMKM (Farina & Opti, 2. Akuntansi manajemen menyediakan informasi relevan dan akurat untuk pengambilan keputusan strategis, terutama di tengah dinamika ekonomi yang tinggi. Namun, banyak UMKM belum memanfaatkan sistem akuntansi dan teknologi secara optimal, sehingga pengambilan keputusan cenderung bersifat intuitif dan kurang berbasis data (Cahyadi & Pradnyani, 2. Dalam konteks ini, integrasi antara akuntansi manajemen, teknologi, dan pengambilan keputusan strategis menjadi kunci dalam mendorong kinerja UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran faktor-faktor tersebut terhadap kinerja UMKM di Palembang Kata kunci: Peran Akuntansi dalam Pemanfaatan Teknologi. Pengambilan Keputusan Strategis. Kinerja UMKM Abstract Small and medium-sized enterprises (SME. play an important role in the Indonesian economy as employers and drivers of the local economy. However, the challenges faced by SMEs, such as weak financial management and low technology adoption, hamper overall business Previous research shows that accounting information systems play an important role in improving the efficiency and competitiveness of SMEs (Farina & Opti, 2. Management accounting provides relevant and accurate information for strategic decision-making, especially in the face of high economic dynamics. However, many SMEs have not yet optimally utilized accounting systems and technology, resulting in decision-making that tends to be intuitive and less data-driven (Cahyadi & Pradnyani. In this context, the integration of management accounting, technology, and strategic decision-making is key to driving SME performance. This study aims to examine the role of these factors in SME performance in Palembang. Keyword:the role of accounting in the use of technology, strategic decision making. UMKM performance 203 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 PENDAHULUAN Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) memegang peran penting dalam perekonomian Indonesia, baik sebagai penyumbang besar sebagai penyerap tenaga kerja terbesar (Farina & Opti. Persebarannya yang luas menjadikan UMKM sebagai penopang ketahanan ekonomi nasional, terlebih saat menghadapi tantangan global seperti krisis ekonomi atau pandemi. Meski demikian. UMKM masih dihadapkan pada sejumlah hambatan struktural yang menghambat peningkatan kinerja dan daya saingnya. Salah satu kendala utama adalah lemahnya pengelolaan manajerial dan sistem informasi keuangan. Banyak UMKM belum menerapkan akuntansi manajemen secara optimal, padahal sistem ini penting dalam membantu pelaku usaha merencanakan, mengendalikan, dan mengambil keputusan yang tepat. Tanpa informasi yang akurat dan relevan. UMKM kerap mengandalkan intuisi, yang berisiko menimbulkan keputusan keliru dalam pengelolaan usaha. Adapun kemajuan teknologi digital membuka peluang besar bagi UMKM untuk mengadopsi sistem pencatatan dan analisis keuangan yang lebih efisien. Aplikasi berbasis cloud, software akuntansi, dan sistem informasi kini tersedia dengan harga terjangkau. Namun, tingkat adopsi teknologi ini masih rendah, karena keterbatasan pengetahuan, sumber daya manusia, dan dukungan teknis. Pengambilan keputusan strategis dalam UMKM sering bersifat jangka pendek dan tidak berbasis data. Hal ini berdampak pada efisiensi, ketahanan bisnis, dan peluang berkembang di tengah persaingan pasar. Oleh karena itu, penting bagi UMKM untuk mengintegrasikan akuntansi manajemen, pemanfaatan teknologi, dan kemampuan mengambil keputusan strategis guna meningkatkan kinerja secara berkelanjutan. dalam mengambil keputusan strategis menjadi sangat penting untuk meningkatkan kinerja UMKM secara menyeluruh. Menurut (Safrizal, 2. kinerja hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Kinerja usaha yang tinggi umumnya ditopang oleh sistem informasi yang handal dan keputusan manajerial yang tepat. Akuntansi manajemen berperan penting dalam menyediakan informasi yang relevan, akurat, dan tepat waktu untuk mendukung pengambilan keputusan strategis. Ketika kinerja UMKM menunjukkan perbaikan, kebutuhan akan informasi yang lebih kompleks dan terstruktur pun meningkat. Sebaliknya. UMKM dengan kinerja yang rendah sering kali belum memiliki sistem akuntansi yang memadai dan enggan berinvestasi dalam Hal ini menyebabkan pengambilan keputusan strategis menjadi kurang tepat karena tidak didasarkan pada data dan analisis yang kuat. Akuntansi manajemen adalah bagian dari sistem informasi internal perusahaan yang dimaksudkan untuk membantu manajemen dalam merencanakan, mengawasi, dan mengambil keputusan bisnis yang lebih baik. Peran akuntansi manajemen semakin penting di era digital saat ini karena kemajuan dalam teknologi informasi yang memungkinkan proses akuntansi menjadi lebih efektif, akurat, dan berbasis data secara real-time. (Kamal et al. , 2. Aplikasi teknologi informasi,sistem akuntansi manajemen dapat menyediakan informasi kebutuhan manajemen. Disamping itu penggunaan teknologi informasi yang menggabungkan antara teknologi komputer dengan komunikasi dapat membantu sistem akuntansi manajemen untuk menyajikan informasi yang cukup luas. Hal ini dimungkinkan karena dengan menggunakan jaringan informasi yang berhubungan dengan lingkungan eksternal dan internal dapat diperoleh dengan mudah dan cepat. Menurut (Cahyadi & Pradnyani, 2. Proses pengambilan Keputusan strategis diperlukan karena. UMKM akan terkena financial distress sehingga diperlukan mengambil langkah strategis untuk mempertahankan usahanya pada masa krisis dan melakukan recovery. Salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh UMKM agar dapat bertahan pada masa krisis adalah strategi rentrenchment. Pada penelitian sebelumnya, strategi retrenchment yang umumnya dilakukan oleh perusahaan adalah dengan mengurangi sebagian aset perusahaan untuk 204 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 penghematan biaya dan menanggulangi menurunnya keuntungan. Pada umumnya langkah konkritnya berupa pengurangan biaya . ost reductio. dan pengurangan aset . sset reductio. Pengurangan biaya antara lain: pengurangan tenaga kerja dengan pensiun dini atau pemberhentian sementara pada pegawai, tidak membeli peralatan . ukup menyew. , pemakaian peralatan selama mungkin, menurunkan volume produksi, dan mengurangi intensitas kegiatan promosi. Sedangkan pengurangan aset perusahaan, antara lain: dengan menjual aset perusahaan seperti tanah, bangunan, dan atau peralatan yang tidak penting, dan menghilangkan atau mengurangi fasilitas yang dinikmati kelompok tertentu Kinerja Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan cerminan dari efektivitas dan efisiensi seluruh aktivitas bisnis yang dijalankan. Kinerja yang baik tidak hanya terlihat dari pencapaian target keuangan, tetapi juga dari kemampuan dalam mengelola sumber daya, mempertahankan keberlanjutan usaha, serta menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan Tingginya kinerja UMKM akan menciptakan kebutuhan yang lebih besar terhadap sistem informasi yang mendukung proses perencanaan dan pengambilan keputusan bisnis yang lebih kompleks. Dalam konteks ini, peningkatan kinerja UMKM secara langsung mendorong kebutuhan terhadap sistem akuntansi manajemen yang lebih baik dan terstruktur. Ketika skala usaha tumbuh dan aktivitas bisnis semakin beragam, pelaku UMKM akan memerlukan informasi yang akurat dan relevan untuk mengelola biaya, menentukan harga, serta mengevaluasi profitabilitas secara berkala. Akuntansi manajemen menjadi alat penting untuk membantu pemilik usaha dalam memahami kondisi keuangan internal dan mengantisipasi risiko, sehingga mendukung pengambilan keputusan strategis yang lebih tepat dan terukur. Kinerja UMKM yang meningkat menandakan bahwa usaha berjalan dengan baik, memiliki pertumbuhan yang stabil, dan menghadapi aktivitas operasional yang semakin kompleks. Seiring dengan meningkatnya kinerja, pelaku usaha membutuhkan sistem yang lebih terstruktur untuk mengelola bisnis secara efisien. Dalam situasi ini, akuntansi manajemen menjadi penting karena membantu pemilik usaha dalam merencanakan, mengendalikan, dan mengevaluasi kegiatan usaha. Informasi yang dihasilkan dari akuntansi manajemen sangat dibutuhkan untuk mengambil keputusan yang tepat, seperti menentukan harga jual, mengevaluasi biaya, dan mengelola keuntungan. Selain itu, kinerja yang baik juga mendorong UMKM untuk memanfaatkan teknologi, seperti aplikasi keuangan digital dan sistem pencatatan berbasis cloud. Teknologi ini membuat proses pencatatan dan analisis data menjadi lebih cepat, akurat, dan mudah diakses. Dengan demikian, teknologi membantu pelaku UMKM untuk mengambil keputusan strategis berdasarkan data yang valid. Oleh karena itu, semakin tinggi kinerja suatu UMKM, semakin besar pula kebutuhan untuk menggunakan akuntansi manajemen dan teknologi sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan usaha secara profesional. Fenomena penilitian bahwa meskipun sistem informasi akuntansi (SIA) berperan penting dalam meningkatkan kinerja UMKM, banyak pelaku usaha di Pusat Grosir Cililitan Jakarta yang belum menerapkan praktik akuntansi secara optimal dan tidakmemanfaatkan informasi akuntansi dengan baik. Kesulitan dalam menyusun laporan keuangan dan kurangnya pemahaman terhadap informasi keuangan menjadi hambatan utama bagi UMKM dalam meningkatkan kinerja mereka. Selain itu, meskipun teknologi informasi dianggap dapat meningkatkan daya saing dan efisiensi bisnis, penelitian ini menemukan bahwa penggunaan teknologi informasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM. Hal ini menunjukkan bahwa faktor lain, seperti keterampilan penggunaan teknologi dan pemahaman akuntansi, dapat menjadi faktor yang lebih menentukan dalam keberhasilan bisnis UMKM Karena itu Peran Akuntasi Manajemen dalam Pemanfaatan Teknologi dan Pengambilan Keputusan Strategis sangatlah penting untuk mewujudkan tujuan yang sudah ditetapkan berdasarkan hasil riset yang telah ditetapkan terhadap kinerja UMKM. Hasil penelitian akan 205 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM (Hanif & Kurniawati, 2. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran akuntansi manajemen dalam pemanfaatan teknologi dan pengambilan keputusan strategis terhadap kinerja Usaha Kecil dan Menengah (UMKM). Berdasarkan fenomena dan informasi di atas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul: AuPeran Akuntansi Manajemen dalam Pemanfaatan Teknologi dan Pengambilan Keputusan Strategis terhadap Kinerja Usaha Kecil dan Menengah (UMKM). KAJIAN PUSTAKA Peran akuntansi manajemen dalam pemanfaatan teknologi memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja UMKM. Dengan penggunaan teknologi dalam sistem akuntansi. UMKM dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi kesalahan pencatatan keuangan, serta mempercepat proses pengambilan keputusan yang berbasis data. Menurut Otley . dalam Teori Kontinjensi, efektivitas sistem akuntansi sangat bergantung pada sejauh mana sistem tersebut disesuaikan dengan lingkungan bisnis dan kebutuhan organisasi. Dengan penerapan teknologi. UMKM dapat memiliki informasi keuangan yang lebih akurat, sehingga meningkatkan pengelolaan bisnis secara keseluruhan. Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Farina & Opti . menunjukkan bahwa pemanfaatan sistem informasi akuntansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM. Oleh karena itu, hipotesis yang dapat diajukan adalah: H1: Peran akuntansi manajemen dalam pemanfaatan teknologi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja UMKM. Keputusan strategis yang diambil oleh pemilik UMKM sangat menentukan kelangsungan dan perkembangan usaha mereka. Keputusan yang berbasis data akuntansi yang akurat dapat membantu UMKM dalam mengalokasikan sumber daya secara lebih efisien, mengurangi risiko keuangan, serta meningkatkan daya saing di pasar. Menurut Simon . dalam Teori Pengambilan Keputusan Rasional, keputusan yang baik harus didasarkan pada analisis informasi yang tepat. Dalam konteks UMKM, informasi keuangan yang akurat dari sistem akuntansi dapat membantu pemilik usaha membuat keputusan yang lebih rasional dan efektif. Hasil penelitian oleh Febriana . membuktikan bahwa pengambilan keputusan yang berbasis data akuntansi memiliki pengaruh positif terhadap efektivitas strategi bisnis UMKM. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan adalah: H2: Pengambilan keputusan strategis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain kausal-komparatif. Data diperoleh dari 100 responden pelaku UMKM di Kota Palembang menggunakan kuesioner skala Likert. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Variabel independen terdiri dari: . Akuntansi manajemen dalam pemanfaatan teknologi dan . Pengambilan keputusan strategis. Variabel dependen adalah kinerja UMKM. Teknik pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode non-probability sampling, yaitu teknik sampling yang tidak memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Adapun pendekatan yang digunakan adalah convenience Convenience sampling merupakan teknik penentuan sampel berdasarkan kemudahan akses dan ketersediaan responden untuk berpartisipasi dalam penelitian. Teknik ini dipilih karena 206 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 mempertimbangkan keterbatasan waktu, biaya, dan kemudahan dalam memperoleh data dari pelaku UMKM yang bersedia memberikan informasi yang dibutuhkan. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari pelaku UMKM yang aktif menjalankan usahanya dan memiliki pengalaman dalam mengelola aspek keuangan, teknologi, dan pengambilan keputusan dalam operasional bisnis. Kriteria ini dipilih agar informasi yang diperoleh dapat menggambarkan secara relevan keterkaitan antara akuntansi manajemen, pemanfaatan teknologi, pengambilan keputusan strategis, dan kinerja UMKM. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk memastikan kualitas instrumen. Uji asumsi klasik . ormalitas, multikolinearitas, heteroskedastisita. digunakan sebelum regresi linier Pengolahan data menggunakan SPSS. HASIL DAN PEMBAHASAN Teknik Analisis Data Uji Instrumen Penelitian Uji Validitas Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu kuesioner. Kuesioner dapat dikatakan valid jika suatu pertanyaan atau pernyataan pada kuesioner mampu mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut (Ghozali, 2016:. Uji validitas dilakukan pada setiap pernyataan dan hasilnya dilihat pada hasil sig. -taile. dengan membandingkan taraf signifikansi 0,05. Jika nilai sig. -taile. < 0,05 maka butir pernyataan tersebut dikatakan valid. Tabel 1 Uji Validitas Variabel Pertanyaan Pearson Correlation Sig. Akuntansi Manajemen MA1 Pemanfaatan MA2 Teknologi MA3 MA4 MA5 Pengambilan Keputusan PKS1 Strategis PKS2 PKS3 PKS4 PKS5 Kinerja UMKM Keterangan Valid 207 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 Hasil uji validitas dapat dilihat pada Tabel 1 yang menunjukkan bahwa nilai Corrected Item-Total Correlation untuk setiap pernyataan pada variabel Akuntansi Manajemen dalam Pemanfaatan Teknologi (X. Pengambilan Keputusan Strategis (X. , dan Kinerja UMKM (Y) berada di atas nilai minimum yang disyaratkan. Berdasarkan output SPSS, seluruh item memiliki nilai signifikansi (Sig. 2-taile. < 0,05, yang berarti seluruh pernyataan dalam kuesioner dinyatakan valid. Artinya, instrumen penelitian ini layak digunakan karena dapat mengukur konstruk masing-masing variabel secara tepat. Uji Reliabilitas Menurut Ghozali . uji reliabilitas merupakan alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari suatu variabel. Suatu kuesioner dapat dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke Dalam mengukur reliabilitas dengan uji statistik Cronbach Alpha (), suatu variabel dinyatakan reliabel jika memberikan nilai > 0,70 (Nunnally dalam Ghozali, 2016:. Tabel 2 Uji Realibilitas CronbachAos Alpha Variabel Akuntansi Manajemen Pemanfaatan Teknologi Standar CA Keterangan Pengambilan Keputusan Strategis Kinerja UMKM Reliabel Variabel yang dianggap reliabel jika nilai variabel tersebut lebih besar dari >0,600 jika lebih kecil maka variabel yang diteliti tidak bisa dikatakan reliabel karena <0,600. Hasil dari pengujian reliabilitas bahwa hasil <0,600 maka reliabel Uji Asumsi Klasik Uji asumsi klasik dilakukan untuk menguji asumsi yang ada dalam pemodelan regresi linear berganda sehingga data dapat dianalisa lebih lanjut tanpa menghasilkan data yang bias. Uji Normalitas Menurut Ghozali . , uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Data dinyatakan berdistribusi normal jika nilai signifikansi kolmogorov smirnov di atas 0. Jika nilai signifikansinya Ou 0,05 maka data terdistribusi normal Jika nilai signifikansinya O 0,05 maka data tidak terdistribusi normal Tabel 3 Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual 208 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Berdasarkan tabel 4 dapat diketahui bahwa signifikansi 0,104 . ,85 > 0,. yaitu dengan hasil lebih dari 0,05 yang berarti data residu terdistribusi normal sehingga layak untuk digunakan. Uji Multikolinearitas Data dikatakan terdapat kolinieritas tinggi apabila nilai VIF yang dihasilkan lebih besar dari 10,00 dan nilai TOL yang dihasilkan lebih kecil dari 0,10 Tabel 4 Uji Multikolinearitas Coefficientsa Variabel Collinearity Statistics Tolerance VIF Pengambilan Keputusan Strategis Kinerja UMKM Akuntansi Manajemen Pemanfaatan Teknologi Berdasarkan tabel 4 dapat diketahui bahwa nilai VIF < 10 dan nilai tolerance >10 maka dapat dikatakan terbebas dari multikolinearitas. Uji Heteroskedasitas 209 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 Gambar 1 Uji Heterokedastisitas Menurut Ghozali . uji heteroskedastisitas yaitu untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang Model penelitian dinyatakan bebas gejala heteroskedastisitas jika probabilitas signifikansinya diatas 0,05. Pengujian Hipotesis Uji Statistik T Uji statistik ini pada dasarnya menunjukkan pengaruh satu variabel independen secara individual . dalam menjelaskan variabel dependen (Ghozal, 2016:. Uji statistik t dilakukan pada tingkat signifikansi 5% dengan kriteria sebagai berikut: Bila nilai signifikan <0,05 maka hipotesis diterima . Bila nilai signifikan >0,05 maka hipotesis ditolak Tabel 5 Uji T Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Std. Error Sig. Beta (Constan. Akuntansi Teknologi Manajemen . Pemanfaatan Pengambilan Strategis Keputusan . Variabel Akuntansi Manajemen dalam Pemanfaatan Teknologi (X. berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja UMKM (Y) karena nilai Sig. = 0. 000 < 0. Variabel Pengambilan Keputusan Strategis (X. juga berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja UMKM (Y) karena nilai Sig. = 0. 000 < 0. Uji F Uji statistik F digunakan untuk menguji hipotesis apakah variabel independen memiliki hubungan terhadap variabel dependen secara simultan atau secara bersama-sama. Uji statistik F yang didapat terhadap standar signifikannya (Ghozali, 2016:. Jika nilai signifikan < 0,05 maka variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen secara simultan. Jika nilai signifikan > 0,05 maka variabel independen tidak berpengaruh terhadap variabel dependen secara Tabel 6 Uji F ANOVAa 210 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Didapat kan hasil F hitung sebesar 140. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model penelitian ini dapat digunakan untuk dilakukan pengujian lebih lanjut. Sedangkan jika dilihat dari nilai sig hitung adalah 0,01 yaitu < 0,05 yang berarti hal ini menunjukan bahwa Kedua variabel berpengaruh terhadap Y Uji Koefisien determinasi (R. Menurut Ghozali . koefisien determinasi (R. berfungsi untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai yang mendekati satu berarti variabel-variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen. Tabel 7 Uji Koefisien Determinasi (R. Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi yang diperoleh dari Tabel 8, nilai RA sebesar 0,743 menunjukkan bahwa 74,3% Kinerja UMKM dapat dijelaskan oleh variabel bebas dalam penelitian ini, yaitu Pengambilan keputusan strategis (X. , dan Akuntasi manajemen dalam pemanfaatan teknologi (X. Artinya, variabel-variabel tersebut memberikan kontribusi yang Sisanya sebesar 25,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ketiga variabel tersebut mempengaruhi kinerja umkm, masih banyak variabel lain yang juga dapat mempengaruhi kinerja umkm, yang tidak diteliti dalam penelitian ini. SIMPULAN Penelitian ini membuktikan bahwa akuntansi manajemen yang terintegrasi dengan pemanfaatan teknologi serta pengambilan keputusan strategis memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja Usaha Kecil dan Menengah (UMKM). Temuan ini menggarisbawahi pentingnya sistem informasi yang andal dan berbasis data dalam mendukung operasional serta arah strategis UMKM di tengah tantangan kompetitif dan dinamika ekonomi. Secara khusus, akuntansi manajemen membantu UMKM dalam menyusun laporan keuangan, menganalisis biaya, serta merencanakan dan mengevaluasi kegiatan bisnis secara lebih Ketika dikombinasikan dengan teknologi informasi, informasi akuntansi dapat diakses lebih cepat, akurat, dan relevan, sehingga mendukung efisiensi dan pengambilan keputusan yang lebih tepat. Sementara itu, pengambilan keputusan strategis yang didasarkan pada data manajerial terbukti mendorong kinerja yang lebih tinggi, terutama dalam situasi yang memerlukan respons cepat terhadap perubahan pasar. Keputusan yang berbasis analisis data memungkinkan UMKM 211 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 untuk menekan risiko, mengalokasikan sumber daya secara optimal, serta menyusun strategi pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Dari sisi teoritis, hasil ini mendukung Teori Kontinjensi yang menyatakan bahwa efektivitas sistem akuntansi tergantung pada kecocokannya dengan konteks organisasi, serta Teori Pengambilan Keputusan Rasional yang menekankan pentingnya informasi yang valid dan sistematis dalam proses pengambilan keputusan. DAFTAR PUSTAKA