Jurnal Abdimas Prakasa Dakara https://doi. org/10. 37640/japd. e-ISSN 2776-768X Penyuluhan Literasi Media untuk Bijak di Media Sosial dan Pemanfaatan Media Digital Dwiza Riana*. Agus Subekti. Hilman F. Pardede. Zico Pratama Putra. Faruq Aziz Ilmu Komputer. Fakultas Teknologi Informasi. Universitas Nusa Mandiri *dwiza@nusamandiri. Abstract Understanding the power of media must be promoted at all levels. Efforts to develop media literacy, both in the form of thoughts and in conducting outreach activities, need to be carried out and supported by various stakeholders. Especially in the current era of digital media, people are used to and easily access social media. There is also growing concern about the negative impact of social media use on young Therefore, it is necessary to teach the younger generation media skills to use social media. This is the basis for making joint activities aimed at educating the younger generation to be wise in using social media and being able to use digital media well. This activity took place on April 3, 2022 with a total of 15 participants. Based on the results of the activities carried out, the application of positive communication resulted in positive changes in the insights, knowledge, skills, values, and attitudes of adolescents, and this activity has important benefits for community to successfully achieve the goals and benefit the community, especially the partners of the SIGMA Foundation. Keywords: community service, digital literacy, social media. Abstrak Memahami kekuatan media harus dipromosikan pada semua tingkatan. Upaya pengembangan literasi media, baik dalam bentuk pemikiran maupun dalam melakukan kegiatan penyuluhan, perlu dilakukan dan didukung oleh berbagai pemangku kepentingan. Apalagi di era media digital saat ini, masyarakat sudah terbiasa dan mudah mengakses media sosial. Ada juga kekhawatiran yang berkembang tentang dampak negatif penggunaan media sosial pada generasi muda. Oleh karena itu, perlu mengajarkan generasi muda keterampilan media untuk menggunakan media sosial. Hal ini menjadi dasar untuk membuat kegiatan bersama yang bertujuan untuk mengedukasi generasi muda agar bijak dalam menggunakan media sosial serta mampu memanfaatkan media digital dengan baik. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 3 April 2022 dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang. Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan, penerapan komunikasi positif menghasilkan perubahan positif dalam wawasan, pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap remaja, dan kegiatan ini memiliki manfaat penting bagi kegiatan untuk berhasil mencapai tujuan dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya mitra Yayasan SIGMA. Kata kunci: literasi digital, media sosial, pengabdian masyarakat. Dikirim: 23 Agustus 2022 Direvisi: 29 Agustus 2022 Diterima: 12 September 2022 PENDAHULUAN Saat ini penggunaan media sosial nampaknya telah menjadi bagian dari sebagian besar masyarakat Indonesia (Adinda & Pangestuti, 2. termasuk anak-anak dan Kemudahan akses media sosial memudahkan pengguna untuk berinteraksi dengan banyak orang, memperluas pergaulan, jarak dan waktu bukan lagi masalah. Content from this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. International License. Penyuluhan Literasi Media untuk Bijak di A | 84 Hal ini membuat lebih mudah dalam mengekspresikan diri, penyebaran informasi dapat berlangsung secara cepat serta biaya lebih murah. Namun dibalik kemudahan dan manfaat lainnya dengan penggunaan media sosial jika tidak digunakan dengan bijak maka akan berdampak negatif seperti menyebabkan seseorang menjadi individualis, kecanduan hingga lupa waktu, pemalas dan acuh dengan lingkungan sekitar (Sindang, 2. Akibat kecanduan media sosial bisa menyebabkan remaja mengabaikan tugas sekolah karena sibuk mengakses media sosial, merasa tidak bahagia apabila harus mengurangi atau menghentikan penggunaan media sosial, hubungan dengan keluarga menjadi tidak baik, tidak menyadari timbulnya rasa lapar dan haus karena terlalu asik mengakses media sosial serta timbulnya masalah fisik pada remaja (Ruth & Candraningrum, 2. Berdasarkan latar belakang tersebut, program pengabdian masyarakat ini mengajak generasi muda untuk memahami tentang literasi media. Mitra dalam program ini adalah Yayasan Sinergi Generasi Muda Indonesia (SIGMA) Foundation merupakan lembaga nirlaba milik bangsa Indonesia yang bercita-cita mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia, sehingga tercipta bangsa yang besar, maju, modern damai dan toleran. Yayasan SIGMA beralamat di Jalan Swadaya Raya No 105 RT 05/03 Kelurahan Bambu Apus Kecamatan Cipayung Jakarta Timur. SIGMA Foundation merupakan Yayasan yang bergerak dalam bidang sosial, pendidikan, keagamaan dan kemanusiaan yang terlahir dari bentuk kepedulian generasi muda di Indonesia terhadap berbagai macam permasalahan di masyarakat terutama secara finansial dan pendidikan anak yatim dan dhuafa yang kurang mampu. Masyarakat mandiri adalah bentuk aktual pembangunan masyarakat yang diwujudkan sebagai program pendampingan kejasama antara yayasan dengan instansi/masyarakat setempat dengan mengadakan dan melengkapi infrastruktur pendidikan, ekonomi, sosial, dan keagamaan (Hartini. Nuraeni. Hayuningtyas, & Serli, 2. Dalam rangka mewujudkan masyarakat mandiri maka mitra memiliki kegiatan dan program seperti program wakaf produktif, yaitu: . Istana Yatim, . Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), . Pertanian dan Pekebunan Terpadu, . Sarana Ibadah, . Klinik Kesehatan, . Taman Bahagia. Selama ini mitra telah berusaha memberikan santunan dan membangun fasilitas-fasilitas yang diharapkan mampu mendampingi pemerintah dalam meningkatkan pendidikan, mengurangi angka pengangguran, mengurangi angka kemiskinan dan mengatasi masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat. Gambar 1 adalah contoh kegiatan santunan yang dilakukan oleh mitra. Dukungan lingkungan akademik terhadap upaya-upaya yang dilakukan oleh masyarakat seperti Yayasan Sigma ini sangat diperlukan. Dukungan berupa peningkatan mutu SDM dengan melakukan kegiatan-kegiatan bersama. Kegiatan dapat dilakukan melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat memungkinkan mitra menambah wawasan dan pengetahuan bagi pengurus dan anak-anak didik pada Yayasan SIGMA dalam pemanfaatan media sosial agar lebih terarah karena disinilah anak-anak dan remaja 'bermain' di dunia maya. Menggunakan media sosial memudahkan untuk berinteraksi dengan banyak orang, memperluas hubungan, menghilangkan masalah jarak dan waktu, memudahkan untuk mengekspresikan diri, mempercepat transmisi informasi, dan mengurangi biaya, tetapi nyaman di balik layar. Jika tidak, kembali 85 | Riana. Subekti. Pardede. Putra & Aziz dan manfaat lain menggunakan media sosial. Ini memiliki efek negatif jika tidak digunakan dengan bijak. Orang menjadi individualistis, terobsesi dengan membuang-buang waktu, malas, dan acuh tak acuh terhadap lingkungannya. Hal inilah yang dikhawatirkan oleh mitra yang akan terjadi pada anak-anak didik Yayasan SIGMA. Gambar 1. Kegiatan Santunan Mitra Permasalahan yang selama ini dihadapi oleh mitra adalah kesulitan dalam memberikan pengarahan kepada anak didik terkait penggunaan media sosial dengan bijak agar terhindar dari pengaruh negatif media sosial, dan juga kesulitan dalam memberikan pemahaman tentang pemanfaatan media digital dan masih rendahnya pemahaman tentang literasi digital. METODE PELAKSANAAN Adapun bentuk kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan pendampingan dan memberikan penyuluhan penggunaan media sosial dengan bijak, pemanfaatan media digital dan penggunaan literasi digital berbasis media sosial. Skema dalam metode ini dapat dilihat pada Gambar 2. Gambar 2. Tahapan Kegiatan Pengabdian Penyuluhan Literasi Media untuk Bijak di A | 86 Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan 5 tahapan (Serhan, 2. , mulai dari pencarian mitra, dalam kegiatan ini mitra SIGMA Foundation, kemudian setelah menjalin kerjasama, dilakukan identifikasi masalah pada mitra beberapa permasalahan yang berhasil ditemukan sebagai berikut. Pertama, mitra mengalami kesulitan dalam memberikan pengarahan kepada anak didik terkait penggunaan media sosial dengan bijak agar terhindar dari pengaruh negatif media sosial. Kedua, mitra mengalami kesulitan dalam memberikan pemahaman kepada anak didik tentang pemanfaatan media digital. Ketiga, mitra mengalami kesulitan memberikan pemahaman kepada anak didik tentang penggunaan literasi digital berbasis media Solusi yang ditawarkan pada masalah di atas yaitu memberikan pelatihan atau pemaparan materi yang disertai dengan tutorial dan modul elektronik yang berisi pembahasan mengenai penggunaan media sosial yang bijak dan bermanfaat. Setelah masalah teridentifikasi dengan solusi yang ditawarkan mendapat persetujuan dari mitra. Kemudian dilakukan persiapan materi yang disertai dengan penyusunan rencana tanggal dan konsep kegiatan. Kegiatan pelatihan dan pemaparan materi dilaksanakan secara hybrid dikarenakan masih adanya Covid-19 (Aziz dkk. , 2. sehingga diberlakukan PPKM level 3 (Wibowo, 2. yang mana pemberi materi melakukan pemaparan materi secara daring via aplikasi Zoom (Haqien & Rahman, 2. dan pewakilan panitia berkunjung ke dalam mitra untuk mempersiapkan ruangan khusus selama kegiatan kemudian peserta yang disepakati hadir yaitu sebanyak 15 peserta dari Setelah kegiatan dilakukan kemudian dilakukan evaluasi (Ratnawulan & Rusdiana, 2. , pada evaluasi kegiatan ini meliputi: Pertama, kegiatan peserta selama pelatihan. Keberhasilan dalam hal ini terlihat dari kehadiran peserta dan kegiatan melalui tanya jawab dan diskusi. Suatu acara dianggap sukses jika setidaknya 85% dari peserta hadir dan setidaknya 85% dari peserta berpartisipasi dalam acara penuh. Kedua, aspek penilaian adalah penguasaan materi. Keberhasilan di bidang ini diukur dalam hal diklasifikasikan sebagai perolehan nilai lengkap dalam sistem penilaian, yaitu dengan hasil rata-rata minimal 75 dan setidaknya 85% dari peserta hasil di atas 75 (Simarmata & Ahzan, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pelaksanaan dengan mitra yaitu SIGMA Foundation ini yaitu melakukan pendampingan dan memberikan penyuluhan penggunaan media sosial dengan bijak, pemanfaatan media digital dan penggunaan literasi digital berbasis media Peserta yang dijadikan objek pengabdian masyarakat adalah pengurus dan anak-anak didik pada Yayasan SIGMA dengan jumlah peserta 15 orang. Kegiatan dilakukan pada hari minggu, 03 April 2022 pukul 08. 00 Ae 12. 00 WIB melalui aplikasi Zoom dengan panitia yang dilibatkan yaitu para pengajar atau dosen program studi ilmu komputer. Universitas Nusa Mandiri yang mana pemaparan materi disampaikan oleh bapak Dr. Agus Subekti. selaku pemberi materi yang berjudul AuLiterasi Digital untuk Bijak di Media Sosial: Mencegah HoaxAy seperti telihat pada Gambar 3. 87 | Riana. Subekti. Pardede. Putra & Aziz Gambar 3. Pembukaan Materi Pembahasan yang diangkat mulai dari definisi literasi digital sampai kepada pentingnya mencegah hoax dengan cara bijak dalm menggunakan media sosial seperti terlihat pada Gambar 4. Gambar 4. Pembahasan Materi Literasi Digital Literasi Digital merupakan kemampuan untuk menjalankan berbagai platform digital serta memahami, menilai, dan berkomunikasi melalui platform digital Terdapat 7 elemen dalam literasi digital, sebagai berikut. Information Literacy Literasi informasi ini berkaitan dengan kemampuan untuk mengelola, menemukan, menerjemahkan, sampai memberi informasi. Digital Scholarship Beasiswa digital adalah bagian penting dari literasi digital. Pengguna dapat berpartisipasi dalam pembelajaran akademik dan berpartisipasi aktif dalam praktik pembelajaran. Learning Skills Keterampilan Belajar Literasi Digital menambah keterampilan belajar baru. Memanfaatkan proses pendidikan dan pembelajaran formal dan informal yang terkait dengan teknologi pembelajaran, yang merupakan prasyarat untuk bekerja di industri teknologi. ICT Literacy Berkaitan tentang berpikir kreatif, kritis, dan inovatif tentang teknologi. Fokus literasi ini untuk mengadopsi dan memakai perangkat digital. Penyuluhan Literasi Media untuk Bijak di A | 88 Career and Identity Management Karir dan identitas ini dibutuhkan untuk mengelola identitas online. Communication and Collaboration Menjelaskan tentang partisipasi seseorang dalam kelompok jaringan pembelajaran dan penelitian. Media Literacy Literasi media ini mencakup kemampuan untuk membaca dan berpikir kreatif komunikasi akademik dan profesional. Menguasai literasi digital merupakan hal yang penting, sebagai alat untuk menyaring informasi dari internet dengan baik dari web maupun media sosial. Tidak menjadi korban dan terlibat menyebarkan hoax dan fake news. Dapat menjadi agen untuk berbagi hal-hal yang benar, positif dan memberikan manfaat. Serta dengan menguasai literasi digital dapat memaksimalkan media digital untuk hal yang positif seperti untuk keperluan studi dan karir. Apa itu Hoax? Arti hoax adalah informasi yang direkayasa untuk menutupi informasi sebenarnya. Hoax adalah salah satu tren terburuk yang pernah ada dalam sejarah penggunaan media sosial. Dalam KBBI disebutkan bahwa arti hoax adalah berita bohong. Hoax (Penipua. adalah informasi yang dirancang untuk menyamarkan informasi yang Dengan kata lain, arti hoax juga dapat didefinisikan sebagai upaya untuk memberikan gambaran yang salah tentang fakta dengan menggunakan informasi yang tampaknya persuasif tetapi tidak dapat diverifikasi. Berita palsu mengacu pada ketidakbenaran yang disengaja, atau cerita yang mengandung beberapa kebenaran tetapi tidak sepenuhnya akurat secara tidak sengaja atau disengaja. Ada 2 macam berita palsu, yaitu: . isi yang tidak benar, dan . isi mengandung kebenaran meski tidak 100% akurat Gambar 5. Peserta secara Luring Salah satu contoh pemberitaan palsu yang paling umum adalah mengklaim sesuatu barang atau kejadian dengan suatu sebutan yang berbeda dengan barang/ kejadian sejatinya. Dalam sosial media terdapat beberapa berita palsu yang disebarkan melalui cara seperti Clickbait. Judul yang menyesatkan. Propaganda. Satir. Dalam pelaksanaan peserta yang hadir sebanyak 15 peserta dengan beberapa 89 | Riana. Subekti. Pardede. Putra & Aziz daring dari rumah dan sebagian ada di ruang yang disediakan mitra dan sudah disesuaikan oleh panitia seperti terlihat pada Gambar 5. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan baik meskipun sempat terkendala suara yang muncul namun berhasil diselesaikan. Peserta yang hadir sebanyak 15 peserta sesuai dengan rencana kegiatan serta selama kegiatan juga terdapat tanya jawab dan diskusi yang mana terdapat beberapa pertanyaan dari peserta yang kemudian terselesaikan dan terjawab oleh pemateri dengan baik. Setelah kegiatan juga dilakukan pembagian kuesioner guna sebagai bahan evaluasi kegiatan. Manfaat yang dapat dirasakan oleh mitra dengan adanya pengabdian masyarakat berupa penyuluhan literasi media untuk bijak di media sosial dan pemanfaatan media digital adalah pemahaman dan wawasan peserta tentang penggunaan media sosial dengan bijak meningkat sehingga mereka lebih terarah dalam memanfaatkan media sosial, pemahaman dan wawasan peserta tentang pemanfaatan media digital meningkat, pengetahuan dan kemampuan peserta dalam memanfaatkan media sosial untuk literasi digital meningkat. Tabel 1. Penilaian Kegiatan 1 a. Penilaian Wawasan Pengetahuan Keterampilan Nilai Sikap Hasil Melalui kegiatan Abdimas yang ini mendapat penilaian antara lain: Wawasan baru terkait pentingnya memanfaatkan sosial media dengan bijak. Pengetahuan baru terkait keterampilan apa saja yang harus dipahami dan diterapkan daalam bersosial Keterampilan dalam mengoptimalkan media sosial. Nilai baru yang akan menjadi rujukan yaitu AuLiterasi Digital untuk Bijak di Media Sosial: Mencegah HoaxAy dan agar bisa melakukannya maka dimulai dengan membuat tujuan, membiasakan diri dengan terus berlatih, berani mencoba, dan terus belajar dari Sikap baru yang dimunculkan setelah mengikuti kegiatan ini bersama dengan Tim pelaksana yaitu memulai untuk dapat memaksimalkan sosial media dengan bijak dan bermanfaat. Persentase kebermanfaatan layanan Abdimas 95%-100% 75%-94% 50%-74% 30%-49% 10%-29% Saran dan Tanggapan Dapat dilakukan kembali kegiatan serupa dengan tema yang lain dan diharapkan kegiatan berikutnya dapat dilakukan secara luring sepenuhnya. Berdasarkan data kuesioner yang didapat, sebagian besar responden menyatakan sangat puas terhadap pelaksanaan pengabdian masyarakat baik dari sisi Penyuluhan Literasi Media untuk Bijak di A | 90 layanan panitia, susunan acara, materi/modul pelatihan, penyampaian materi oleh tutor/pemateri, manfaat yang diperoleh oleh peserta dari kegiatan yang telah dilakukan, serta keinginan untuk melaksanakan kegiatan kembali, sebagian responden merespon dengan sangat positif terhadap semua pertanyaan yang diajukan pada kuesioner. Respon kuesioner pengabdian masyarakat dapat dilihat pada Tabel 1. Yayasan SIGMA sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki kontribusi yang sangat penting sehingga program ini bisa berjalan dengan baik, yaitu: menyetujui kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan oleh civitas akademik Universitas Nusa Mandiri, melakukan sosialisasi kepada peserta pengabdian masyarakat tentang kegiatan pengabdian yang akan dilakukan, memberikan masukan terhadap kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan. SIMPULAN Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil memenuhi sasaran dan memiliki pembinaan keterampilan agar mampu mengoptimalkan penggunaan sosial media dengan baik dan bijak serta pemahaman literasi media untuk bijak di media sosial dan pemanfaatan media digital sangat bermanfaat bagi mitra yaitu pemahaman dan wawasan peserta tentang penggunaan media sosial dengan bijak meningkat sehingga mereka lebih terarah dalam memanfaatkan media sosial, pemahaman dan wawasan peserta tentang pemanfaatan media digital meningkat, pengetahuan dan kemampuan peserta dalam memanfaatkan media sosial untuk literasi digital Terkait dengan masih pandemi COVID-19 sehingga kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan secara online, dimana ada beberapa orang peserta yang terkendala dengan koneksi internet yang tidak stabil sehingga menyebabkan proses pelatihan tidak maksimal. Agar peserta pengabdian masyarakat yaitu pengurus dan siswa-siswa pada Yayasan SIGMA pengetahuan dan keterampilan teknologi semakin meningkat khususnya penyuluhan literasi media untuk bijak di media sosial dan pemanfaatan media digital maka disarankan melakukan pelatihan secara luring jika kondisi sudah memungkinkan, sehingga peserta bisa langsung diskusi denga tutor jika ada masalah dalam proses pelatihan. DAFTAR PUSTAKA Adinda. , & Pangestuti. Pengaruh Media Sosial Instagram @Exploremalang Terhadap Minat Berkunjung Followers Ke Suatu Destinasi (Survei Padafollowers @exploremalan. Jurnal Administrasi Bisnis, 72. , 176Ae183. Aziz. Riana. Mulyanto. Nurrahman. , & Tabrani. Usability Evaluation of the Website Services Using the WEBUSE Method (A Case Study: covid19. In Journal of Physics: Conference Series, 1641. , https://doi. org/10. 1088/1742-6596/1641/1/012103 91 | Riana. Subekti. Pardede. Putra & Aziz Haqien. , & Rahman. Pemanfaatan Zoom Meeting untuk Proses Pembelajaran pada Masa Pandemi Covid-19. SAP (Susunan Artikel Pendidika. , 5. https://doi. org/10. 30998/sap. Hartini. Nuraeni. Hayuningtyas. , & Serli. Aksi Peduli COVID-19 Berupa Sosialisasi dan Gerakan Kepedulian STMIK Nusa Mandiri Bersama Lawan COVID-19. Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri, 2. , 1-6. Ratnawulan. , & Rusdiana. Evaluasi pembelajaran. Pustaka Setia