JURNAL ILMIAH SYIAR Jurusan Dakwah. FUAD. IAIN Bengkulu https://ejournal. id/index. php/syiar Vol. No. JanuariAeJuni 2021. hlm 33 Ae 44 Peran dan Fungsi Komunikasi Keluarga dalam Adaptasi Pranata Keluarga Islami di Tengah Pandemi Covid-19 Robeet Thadi1 . Adisel2. Depi Putri3 Institut Agama Islam Negeri Bengkulu. Indonesia1,2 Institut Agama Islam Al-Azhaar Lubuklinggau. Indonesia3 Korespodensi dengan Penulis: Robeet Thadi: Telp: 085267034449 E-mail: robeet@iainbengkulu. Abstract Keywords: Family of roles and pandemic, covid19 The intensity of communication between parents and children in the midst of the covid-19 pandemic is getting higher, the intensity of this communication will form a new cultural structure and culture in the family. This paper aims to explain how the role and function of family communication in the adaptation of Islamic family institutions. This research is a qualitative study, using library research as a data collection technique. That the family is indeed the smallest unit in society, but the family has a big role in successfully suppressing the impact of the covid-19 pandemic and success towards a new normal era. The function of family communication in the adaptation of Islamic family institutions in the midst of the covid-19 pandemic, through the functions of affective communication, socialization communication, and health care Abstrak Kata kunci: Komunikasi keluarga, peran dan fungsi. Intensitas komunikasi antara orang tua dan anak di tengah pandemi covid-19 semakin tinggi, intensitas komunikasi ini akan membentuk struktur dan kultur budaya baru di tengah keluarga. Tulisan ini bertujuan menjelaskan bagaimana peran dan fungsi komunikasi keluarga dalam adaptasi pranata keluarga Islami. Penelitian ini merupakan studi kualitatif, menggunakan metode penelitian perpustakaan . ibrary researc. sebagai teknik pengumpulan datanya. Bahwa keluarga memang unit terkecil dalam masyarakat, tetapi keluarga memiliki peran besar dalam keberhasilan menekan dampak pandemi covid-19 dan kesuksesan menuju era normal baru. Fungsi komunikasi keluarga dalam adaptasi pranata keluarga islami di tengah pandemi covid-19, melalui fungsi komunikasi afeksi, komunikasi sosialisasi, dan komunikasi pemeliharaan kesehatan. JURNAL ILMIAH SYIAR Jurusan Dakwah. FUAD. IAIN Bengkulu https://ejournal. id/index. php/syiar Vol. No. JanuariAeJuni 2021. hlm 33 Ae 44 PENDAHULUAN Sampai awal tahun 2021 pandemi covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, bahkan terjadi penambahan kasus positif perharinya. Pandemi covid-19 berdampak besar dalam kehidupan sehari-hari, baik sistem sosial mapuan subsistem terkecil dalam masyarakat yaitu keluarga. Aktivitas-aktivitas yang biasanya dilakukan di luar rumah kini sebagian besar hanya dilakukan di rumah saja, sehingga keluarga harus beradaptasi dengan perubahan yang ada, hal ini bisa jadi menjadi sebuah hambatan maupun tantangan. Isu keluarga menjadi perbincangan kembali sehingga banyak pihak yang tertarik melakukan penelitian-penelitian terkait kehidupan keluarga di masa pandemi covid-19. Permatasari, dkk melakukan penelitian tentang keintiman komunikasi keluarga yang dibangun pada masa social and physical distancing akibat pandemi covid-19, menjelaskan bahwa kuantitas waktu yang dimiliki untuk keluarga karena kebijakan social and physical distancing menjadi lebih banyak jika dibandingkan sebelum social and physical distancing. Waktu belajar dan bermain dengan anak lebih banyak. Namun, sering juga terjadi bentrok antara orang tua dengan anak. Keintiman dibangun oleh durasi waktu yang panjang. Dari hasil penelitian diperoleh informasi bahwa keintiman keluarga dibangun dari kemampuan memahami peran masing-masing, memahami diri sendiri, dan menyampaikan serta menerjemahkan pesan dengan baik. Selanjutnya, studi Kaddi, dkk tentang komunikasi keluarga dalam pencegahan coronavirus disease 2019, bahwa transmisi coronavirus disease 2019 . mulai mengancam unit sosial terkecil, yaitu klaster keluarga. Komunikasi keluarga yang digunakan oleh orangtua dan anak sangat bermanfaat dalam mencegah terjadinya penyebaran covid-19, proses penyampaian pesan terkait dengan bahaya covid-19 yang dilakukan orang tua dapat mengubah pemahaman dan perilaku anak sehingga terjadilah tindakan pencegahan. Penelitian ini menyosialisasikan berbagai hal positif dalam pengurangan risiko covid-19 dengan cara buka aliran udara, atur interaksi bermasker, dan jaga jarak. Andalusia Neneng Permatasari and others. AoKeintiman Komunikasi Keluarga Saat Social Distancing Pandemi Covid-19Ao. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5. , 346Ae59