https://myjurnal. poltekkes-kdi. id/index. php/HIJP p-ISSN: 2083-0. e-ISSN: 2622-5905 Volume 12. Nomor 1. Juni 2020 HIJP : HEALTH INFORMATION JURNAL PENELITIAN Implementasi Jenjang Karir Perawat Klinik terhadap Kepuasan Pasien: studi rumah sakit Pertamina Cirebon Nevi Kuspiana Lesmana 1*. Asep Setiawan 2. Murtiningsih 3 Magister Keperawatan. STIKes Jenderal Achmad Yani. Indonesia: nevilesmana@gmail. Departemen Keperawatan. Poltekkes Kemenkes Bandung. Indonesia Magister Keperawatan. STIKes Jenderal Achmad Yani. Indonesia *(Korespondensi e-mail: nevilesmana@gmail. ABSTRAK Pelaksanaan jenjang karir perawat dimulai sejak adanya regulasi yang mengatur sistem jenjang karir perawat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor individu pasien dan implementasi jenjang karir perawat klinik terhadap kepuasan di Rumah Sakit Pertamina Cirebon. Desain penelitian cross-sectional dengan jenis Jumlah sampel sebanyak 96 responden sebagai pasien rawat inap. Pengumpulan data penelitian menggunakan intrumen kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan uji SpearmanAos dan t-Independent. Hasil penelitian membuktikan bahwa implementasi jenjang karir perawat klinik memberikan pengaruh terhadap dimensi kepuasan pasien dengan p value 0. Oleh sebab itu direkomendasikan kepada manajemen Rumah Sakit dalam menerapkan jenjang karir perawat klinik perlu adanya komitmen pimpinan, alokasi biaya, sumber daya perawat yang memadai, peningkatan kesejahteraan perawat dan melengkapi sarana serta pra sarana. Kata kunci: Jenjang karir. Kepuasan pasien. Perawat Abstract The nurse career level started since the regulation governing nurse career system in Indonesia. This research aims to determine the influence of individual factors of the patient and the implementation of the nursing clinic career path to satisfaction in hospital Pertamina Cirebon. Design of cross-sectional research with correlational type. The sample number is 96 respondents as an inpatient. Collection of research data using the Intrument questionnaire and interviews. Data analysis using Spearman's and T-Independent trials. The results proved that the implementation of the nurse's career level has an influence on the dimensions of patient satisfaction with P value 0. Therefore it is recommended to hospital management in applying the career path of clinic nurses need to be a commitment to leadership, cost allocation, adequate nursing resources, improving the welfare of nurses and completing the facilities. Keywords: Career path. Nursing. Patient satisfaction https://myjurnal. poltekkes-kdi. id/index. php/HIJP PENDAHULUAN p-ISSN: 2083-0. e-ISSN: 2622-5905 Volume 12. Nomor 1. Juni 2020 Hasil wawancara dengan Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) RS Pertamina Cirebon bahwa penerapan jenjang karir dibarengi dengan pemberian insentif yang sesuai terhadap level jenjang karirnya. Namun, semenjak diterapkannya jenjang karir tersebut, bidang SDM RS Pertamina Cirebon belum melakukan survey terkait kepuasan pasien. Perawat merupakan tenaga kesehatan yang bertanggung jawab pada perawatan pasien berdasarkan kompetensi dan kewenangan, baik dilakukan mandiri atau kolaborasi dengan tim kesehatan lain, yang terpenting dari pekerjaan ini adalah komunikasi yang efektif (Boykins, 2. Perawat dituntut bekerja kepada pasien batas-batas pengetahuan, serta keterampilan (Priharjo. Hal ini sangat penting karena dengan pengetahuan, keterampilan dan perilaku perawat dapat meningkatkan perlindungan kepada masyarakat sebagai pengguna (Bekri et al. , 2. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pengaruh jenjang karir perawat klinik terhadap kepuasan pasien di RS Pertamina Cirebon. METODE Jenis Penelitian Penelitian korelasional dengan desain cross-sectional. Pasien mengharapkan sikap yang baik dari perawat, sarana prasana memadai dan lingkungan yang nyaman. Salah satu hal yang mempengaruhi sikap yang diberikan perawat selama memberikan pelayanan adalah motivasi yang dimiliki oleh perawat (Nugroho et al. , 2. Dan sikap tersebut tentusaja dinilai sebagai indikator yang kualitas pelayanan keperawatan. Lokasi dan Waktu Penelitian Tempat dilaksanakannya penelitian adalah di RS Pertamina Cirebon dan waktu pelaksanaannya bulan November 2019 Ae Januari 2020. Populasi dan Sampel Pasien yang dijadikan sebagai populasi penelitian adalah yang dirawat di ruang Tulip dan Sakura. dari bulan November 2019 Ae Januari 2020 dan untuk menentukan banyaknya sampel penelitian, digunakan rumus berikut: Indikator keperawatan menjadi modal utama yang membuat masyarakat kembali menggunakan fasilitas kesehatan tersebut (Ernawati & Supriyanto, 2. Kemudian timbul hal-hal mempengaruhi perawat sehingga mereka dapat bersikap baik saat pelayanan atau bersikap tidak baik. Dan apakah jenjang karir mempengaruhi sikap ini = 0,05, maka Z0,05 = 1,96 Z /2E n = (-------------) . = (-----------------------) 0,05 = 96,04 Situasi di lapangan menggambarkan bahwa jenjang karir perawat di Rumah Sakit (RS) Pertamina Cirebon dibedakan menjadi dua berdasarkan pada posisi lama dan barunya perawat. Jenjang karir perawat baru diawali dengan proses rekrutmen dan kompetensi, pemberian kredensial dan tugas Sedangkan jenjang karir perawat lama yaitu pemetaan, asesmen kompetensi, pemberian kredensial, penugasan klinis, dan pendidikan berkelanjutan. Hasil perhitungan di atas didapatkan banyaknya sampel penelitian adalah 96 Pemilihan berdasarkan kriteria inklusi . pasien dengan jenis kelamin laki-laki, . berusia lebih dari 15 tahun, . dapat berkomunikasi dengan baik, membaca dan menulis, . bersedia menjadi responden. https://myjurnal. poltekkes-kdi. id/index. php/HIJP p-ISSN: 2083-0. e-ISSN: 2622-5905 Volume 12. Nomor 1. Juni 2020 Pengumpulan Data HASIL Pengumpulan data menggunakan keusioner yang diisi langsung oleh Tabel 1. Kepuasan Pasien di RS Pertamina Cirebon Variable Skor Kesesuaian Kenyataan Harapan Sumber data: data penelitian 2020 Kuesioner penelitian diuji validitasnya product-moment menggunakan CronbachAos alpha. Terdapat 75 butir pertanyaan, pada uji validitas, hanya 41 butir pertanyaan yang valid, sedangkan sisanya tidak valid. Pertanyaan dinyatakan valid bila nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel . Ke 41 butir pertanyaan diuji reliabilitas dan menghasilkan 38 butir pertanyaan yang reliabel dimana nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel . Tingkat kesesuaian antara kenyataan dan harapan sebesar 93 persen. Diagram 1. Kepuasan Pasien di RS Pertamina Cirebon Tema penelitian ini telah lolos uji etik yang dilakukan oleh Komisi Etik STIKes Achmad Yani, 03/KEPK/XI/2019. Pengolahan dan Analisis Data Peneliti menggunakan uji normalitas, uji SpearmanAos, uji t-independent dan penyajiannya menggunakan Cartesian Coordinate System. Sumber data: hasil uji statistik data penelitian Kuadran B menyajikan dimensi empathy dan assurance dan pada kuadran C terlihat dimensi tangibles, reliablitiy, dan Tabel 2. Hasil Uji Hubungan Faktor Individu terhadap Dimensi Kepuasan p-value Faktor Individu Tangibles Empathy Reliability Responsiveness Assurance Umur 0,213 0,648 0,39 0,108 0,532 Pendidikan 0,117 0,292 0,149 0,324 0,217 Jenis kelamin 0,455 0,502 0,181 0,587 0,933 0,901 0,659 0,979 0,814 Sumber data: hasil uji statistik data penelitian 2020 0,754 Ekonomi Semua faktor individu yang dapat mempengaruhi kepuasan diuji dengan hasil bahwa kelima dimensi kepuasan tidak secara statistik dipengaruhi oleh faktor individu. Tabel 3. Hasil Uji Hubungan Jenjang Karir dengan Dimensi Kepuasan p-value Dimensi Kepuasan Variabel Kepuasan Pasien Tangibles Empathy Reliability Responsiveness Jenjang karir 0,000 0,000 0,000 0,001 Sumber data: hasil uji statistic data penelitian 2020 0,000 https://myjurnal. poltekkes-kdi. id/index. php/HIJP Hasil memperlihatkan adanya keterkaitan antara pelaksanaan jenjang karir dengan seluruh dimensi kepuasan. p-ISSN: 2083-0. e-ISSN: 2622-5905 Volume 12. Nomor 1. Juni 2020 Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2017 Tentang Pengembangan Jenjang Karir Profesional Perawat Klinis, 2. Upaya kompetensi perawat salah satunya dengan sistem jenjang karir. PEMBAHASAN Lima dimensi kepuasan yang dijadikan tolok ukur pada penelitian ini, yaitu tangibles, empathy, realibility, responsiveness dan Assurance. Perawat mendapat pengakuan dan penghargaan dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan melalui sistem jenjang karir perawat, hal tersebut dapat memberikan hasil yang positif terhadap kepuasan pasien (Burket et al. , 2. Pengembangan sistem jenjang karir profesional perawat sebagai pekerjaan dan Hasil uji statistik memperlihatkan bahwa variable umur, tingkat pendidikan, jenis kelamin, dan status ekonomi responden tidak memberikan pengaruh terhadap kepuasan yang didapatkannya. Hasil kajian yang mendukung temuan ini adalah penelitian yang dilakukan (Yulianti 2. bahwa memang tingkat pendidikan tidak memberikan pengaruh terhadap kepuasan. Adanya pembagian tahapan jenjang karir perawat yang sesuai dengan PMK No. 40 Tahun 2017, yaitu tahap penerimaan dan penetapan tugas dan peningkatan karir untuk perawat baru, dan tahap pemetaan sesuai memberikan tugas kerja untuk perawat lama (Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2017 Tentang Pengembangan Jenjang Karir Profesional Perawat Klinis, 2. Siklus ini berlangsung secara berkesinambungan pada proses sistem jenjang karir perawat. Lain halnya dengan kajian yang menyatakan bahwa umur, jenis kelamin, dan status ekonomi memiliki pengaruh pada tercapainya kepuasan (MP Hutabarat et al. Bahkan pasien jenis kelamin perempuan lebih bisa dipengaruhi tingkat kepuasannya dari pada pasien jenis kelamin laki-laki (Baros, 2012. MP Hutabarat et al. Naidu, 2. Terdapat faktor dimensi lain yang sebenarnya berpengaruh terhadap kepuasan, faktor tersebut adalah harga, situasi pelanggan (Rangkuti, 2. dampak positif pelaksanaan sistem jenjang karir ini tidak hanya meningkatkan memberikan kemandirian dalam melakukan asuhan keperawatan serta adanya kepuasan dalam bekerja. Motivasi perawat akan menurun apabila jenjang karir tidak diterapkan sehingga dukungan pimpinan keperawatan, manajemen, staf keperawatan dan komite keperawatan akan menentukan keberhasilan sistem jenjang karir perawat (Wahju Hardjanti et al. , 2. Adapun kunci keberhasilannya yaitu mengikuti pembelajaran dengan identifikasi tujuan, perubahan rencana, pelaksanaan dan Kepentingan kepuasan perlu diperhatikan sebab kepuasan merupakan kesesuaian harapan dengan kenyataan (Yanti, 2. Oleh sebab itu, informasi terkait faktor-faktor yang saling berkaitan dengan tercapainya kepuasan perlu diusahakan pelaksanaanya oleh Sistem jenjang karir perawat klinik mempunyai pengaruh terhadap kepuasan pasien (Nelson & Cook, 2. Aspek penting sistem jenjang karir profesional yang mampu menghasilkan kinerja profesional (Peraturan Menteri Kesehatan Pengembangan jenjang karir perawat dipengaruhi gaya kepemimpinan dalam https://myjurnal. poltekkes-kdi. id/index. php/HIJP p-ISSN: 2083-0. e-ISSN: 2622-5905 Volume 12. Nomor 1. Juni 2020 melakukan suatu perubahan (Staniland et al. kurangnya dukungan dari manajemen yang menyebabkan tidak tercapainya harapan perawat terhadap jalur karir yang jelas menyebabkan kepuasan yang rendah (Duffield et al. , 2. Implikasi penerapan jenjang karir perawat klinik terhadap rumah sakit adalah hal ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan, sehingga mampu meningkatkan kepuasan pasien selama menjalani perawatan. Dasar pertimbangan rumah sakit dalam pemberian sistem penghargaan pada perawat adalah sistem jenjang karir (Royani et al. , 2. Indonesia, penerapan sistem jenjang karir terbukti meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan, sehingga perlu diimbangi dengan penghargaan yang sesuai (Suroso. KESIMPULAN DAN SARAN Pasien merasa puas dengan pelayanan keperawatan, tidak ada pengaruh faktor individu pasien terhadap kepuasan pasien dan ada pengaruh implementasi jenjang karir perawat klinik terhadap kepuasan pasien. Rekomendasi dari hasil penelitian ini adalah semua lini manajemen RS perlu membuat komitmen untuk menyiapkan sumber daya perawat yang memadai, kesejahteraan perawat dan lengkapi sarana serta pra sarana. Selama pasien menjalani proses perawatan, persepsi pasien dapat terkikis dan hal ini disebabkan oleh kurangnya kepercayaan terhadap perawat dan dokter (Aiken et al. , 2. Indikator kualitas pelayanan kesehatan adalah yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien, adalah hubungan interpersonal yang berkualitas selama perawatan, dan hal itu adalah penentu paling penting terhadap kepuasan pasien. Pengaruh kualitas pelayanan pada dimensi tangibles, empathy, reliability, responsiveness dan assurance memberikan pengaruh positif terhadap kepuasan pasien (Arifin et al. , 2. Kita dapat menyimpulkan bahwa kepuasan pasien ditentukan oleh kualitas pelayanan keperawatan pada saat pasien dalam DAFTAR PUSTAKA Aiken. Sloane. Ball. Bruyneel. Rafferty. , & Griffiths. Patient satisfaction with hospital care and nurses in England: An observational study. BMJ Open, 8. https://doi. org/10. 1136/bmjopen-2017019189 Arifin. Sutomo. , & Wahyudi. Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Partisipasi Pria Dalam Program Keluarga Berencana Di Kabupaten Jember (Studi Pada Peserta Kb Metode Operasi Pria Di Dinas Pemberdayaan Perempuan. Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana Kabupaten Jembe. Majalah Ilmiah DIAN ILMU, 17. https://doi. org/10. 37849/midi. Baros. Kontribusi pengetahuan peserta ASKES sosial terhadap kepuasan layanan rawat jalan tingkat lanjut dan rawat inap PT Askes tahun 2011. Repositori Bekri. Ruhizan. Norazah. Norman. Nur. , & Ashikin. The Formation of an E-portfolio Indicator for Malaysia Pelaksanaan jenjang karir sebagai sumber daya yang kuat akan mengarah ke pertumbuhan profesional sehingga dapat dimanfaatkan sebagai program untuk mempromosikan karir secara klinis dan akhirnya bisa memotivasi pelayanan keperawatan berkualitas tinggi. Kurangnya dukungan dari manajemen, dan tidak mencapai harapan adanya jalur karir menyebabkan kepuasan rendah. Dukungan hasil penelitian sebelumnya bahwa negara perlu untuk mendukung manajemen dalam pengembangan sistem perawat klinis (Duffield et al. , 2. https://myjurnal. poltekkes-kdi. id/index. php/HIJP Skills Certificate: A Modified Delphi Survey. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 174, 290Ae297. https://doi. org/10. 1016/j. Boykins. Core communication competencies in patient-centered care. The ABNF Journal : Official Journal of the Association of Black Nursing Faculty in Higher Education. Inc, 25. , 40Ae45. Pubmed Burket. Felmlee. Greider. Hippensteel. Rohrer. , & Shay. Clinical ladder program evolution: Journey from novice to expert to enhancing Journal of Continuing Education in Nursing, 41. , 369Ae374. https://doi. org/10. 3928/0022012420100503-07 Duffield. Baldwin. Roche. , & Wise. Job enrichment: Creating development opportunities for nurses. Journal of Nursing Management, 22. , 697Ae706. https://doi. org/10. 1111/jonm. Ernawati, & Supriyanto. Pemasaran industri jasa kesehatan. Andi. Indonesia Onesearch Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2017 Tentang Pengembangan Jenjang Karir Profesional Perawat Klinis. Pub. No. Tahun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia . Website MP Hutabarat. Kusumayati. , & WS Simanjuntak. Kepuasan Pasien Pengguna Kartu Jakarta Sehat di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit. Kesmas: National Public Health Journal, 8. , https://doi. org/10. 21109/kesmas. Naidu. Factors affecting patient satisfaction and healthcare quality. International Journal of Health Care Quality Assurance, 22. , 366Ae381. https://doi. org/10. 1108/095268609109 p-ISSN: 2083-0. e-ISSN: 2622-5905 Volume 12. Nomor 1. Juni 2020 Nelson. , & Cook. Evaluation of a career ladder program in an ambulatory care environment. | Paper | Microsoft Academic. Nursing Economics, 26. , 353Ae360. Pubmed Nugroho. Widodo. , & Kartinah. Hubungan Motivasi Kerja Perawat Dengan Pemberian Pelayanan Keperawatan Pada Pasien Keluarga Miskin (Jamkesma. Di Rsui Kustati Surakarta. Repositori Priharjo. Konsep &. Pespektif Praktik Keperawatan Profesional (Ed. EGC. Indonesia Onesearch Rangkuti. Teknik Membedah Kasus Bisnis Analisis Swot : Cara Perhitungan Bobot. Rating dan OCAI. Gramedia Pustaka Utama. Indonesia Onesearch Royani. Sahar. , & Mustikasari. Sistem Penghargaan Terhadap Kinerja Perawat Melaksanakan Asuhan Keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 15. , 129Ae136. https://doi. org/10. 7454/jki. Staniland. Rosen. , & Wild. Staff support in continuing professional Nursing Management, 18. , 33Ae37. https://doi. org/10. 7748/nm2011. Suroso. Penataan Sistem Jenjang Karir Berdasar Kompetensi untuk Meningkatkan Kepuasan Kerja dan Kinerja Perawat di Rumah Sakit. Ekplanasi, 6. , 123Ae131. Website Wahju Hardjanti. Ika Faramita. , & Hartojo. Pengembangan Jenjang Karir sebagai Strategi Mengelola Ketidakpuasan Kerja Perawat di Rumah Sakit. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 29. , 285Ae https://doi. org/10. 21776/ub. Yanti. Gambaran Kepuasan Pasien Terhadap Fasilitas dan Pelayanan Keperawatan di Ruang https://myjurnal. poltekkes-kdi. id/index. php/HIJP p-ISSN: 2083-0. e-ISSN: 2622-5905 Volume 12. Nomor 1. Juni 2020 Rawat Inap RSUD Andi Djemma Masamba Kabupaten Luwu Utara. Repositori Yulianti. Analisis kepuasan pasien unit rawat jalan Rumah Sakit Bhakti Yudha Depok tahun 2012 = Patient satisfaction analysis at the outpatient unit of the Depok Bhakti Yudha Hospital in 2012. Repositori UCAPAN TERIMAKASIH