SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS IKLAN BARIS DAN SIKAP KEMANDIRIAN MENGGUNAKAN MEDIA IKLAN KODEK (KORAN LOMBOK POST) PADA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKS KELAS Vi SMPN 1 SELONG TAHUN 2018/2019 Islahuddin SMPN 1 Selong Posel: islahuddin17@gmail. Abstract The purpose of this study was to improve the ability to write classified ads and attitudes of independence by using small advertisement media for class Vi students of SMPN 1 Selong in the learning year 2018/2019. This research is classroom action research (CAR) which consists of 2 Each cycle consists of 4 stages, namely . planning stage, . implementation, . Observation and reflection. The instrument of this research is in the form of tests and observation guidelines. The success of the action is determined by seeing an increase in the average value of the ability to write classified ads in cycle I to cycle II. The results showed an increase in the average value of writing classified ads in the first cycle of 75 to 81 in the second cycle, the score of the independent attitude 76 in the first cycle, to 88 in the second cycle. These results indicate that the use of codec advertisement media can improve the ability to write classified ads and independence in class Vi SMPN l Selong Academic Year 2018/2019. Keywords: writing, classified ads. small advertising. Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis iklan baris dan sikap kemandirian dengan menggunakan media iklan kodek pada siswa kelas Vi SMPN 1 Selong tahun pembelajaran 2018/2019. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu . tahap perencanaan, . pelaksanaan, . Observasi dan Instrumen penelitian ini adalah berupa tes dan pedoman observasi. Keberhasilan tindakan ditentukan dengan melihat peningkatan nilai rata-rata kemampuan menulis iklan baris pada siklus I ke siklus II. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan nilai rata-rata menulis iklan baris pada siklus I sebesar 75 menjadi 81 pada siklus II, skor sikap mandiri 76 pada siklus I, menjadi 88 pada siklus II. Hasil tersebut menunjukkan penggunaan media iklan kodek dapat meningkatkan kemampuan menulis iklan baris dan sikap kemandirian pada siswa kelas Vi SMPN 1 Selong Tahun Pelajaran 2018/2019. Kata Kunci: menulis. iklan baris. sikap kemandirian. iklan kodek. PENDAHULUAN Menteri pendidikan dan kebudayaan sesuai dengan permen Nomor 160 tahun 2014 menargetkan bahwa pada tahun 2019 semua SMP di seluruh Indonesia 100% menggunakan kurikulum 2013. Menyikapi harapan tersebut kabupaten Lombok Timur pada awal tahun pembelajaran 2018/2019 menetapkan semua SMP baik negeri maupun swasta di daerah tersebut menggunakan kurikulum 2013. Hal yang paling lekat dengan nama kurikulum 2013 dari sejak pertama diberlakukan sampai sekarang adalah saintifik learning walaupun pada tahap perkembangan terakhir ini disamping metode saintifik sudah terdapat beberapa metode tambahan sebagai alternatif metode yang lain, seperti inquiry discoveri, problem based learning, project based learning dan pembelajaran pedagogie genre. ISSN (Onlin. : 2621-0851 Volume 2. Nomor 1. Mei 2019 Guru-guru Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah yang baru melaksanakan tentu mengalami banyak kendala dalam melaksanakan metode saintifik learnig, termasuk langkah pelaksanaannya yang pertama yaitu mengamati. Tentang apa yang diamati, di mana mengamati, siapa yang mengamati merupakan pertanyaan pertanyaan yang sulit diinplikasikan dalam kegiatan pembelajaran. Tidak heran ada guru yang menyatakan bahwa jika siswa sedang diajak keluar kelas itulah kurikulum 2013, karena sedang melakukan Menurut Lengkanawati . proses belajar mengajar sangat erat kaiatannya dengan apa, siapa, dimana. apa yang diajar, dalam konteks apa, siapa yang diajar, dan dimana Hal ini dijadikan dasar untuk memilih pendekatan, metode, bahan ajar, dan teknik yang digunakan dalam pembelajaran bahasa. Seorang guru yang menerapkan strategi pembelajarannya hendaknya harus kreatif dalam menerjemahkan kegiatan pengamatan, guru hendaknya mengembangkan objek yang diamati dan proses pengamatan agar dapat menolong siswa mencapai tujuan Dalam pengamatan ini hendaknya dapat menolong siswa untuk dapat mencapai tujuan pembelajaranya. Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP/MTs Berdasarkan kurikulum 2013 berbasis teks, dalam pembelajaran disajikan berbagai jenis teks baik lisan atau tulisan. Pemahaman terhadap jenis teks, kaidah dan konteks suatu teks ditekankan sehingga memudahkan peserta didik menangkap makna yang terkandung dalam suatu teks maupun menyajikan gagasan dalam bentuk teks yang sesuai sehingga memudahkan orang lain memahami gagasan yang ingin disampaikan ( Mendikbud RI, 2013: . Pembelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan kurikulum 2013 menekankan pentingnya keseimbangan kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan, kemampuan berbahasa yang dituntut tersebut dibentuk melalui pembelajaran berkelanjutan. Dalam pembelajaran berbasis teks pembelajaran bahasa Indonesia biasanya secara bertahap dilakukan hal-hal sebagai berikut: memahami teks, memahami struktur teks, menganalisis unsur kebahasan teks, membandingkan teks yang satu dengan yang lain merevisi teks, dan membuat teks. Dalam membuat teks biasanya siswa mengarang atau menulis teks. Dalam menulis jenis teks tertentu inilah diharapkan siswa mampu menghasilkan jenis teks tertentu dengan ketentuan-ketentuan yang sudah dipelajari Tujuan akhir pembelajaran teks ialah menjadikan pembelajar memahami serta mampu menggunakan teks ialah menjadikan pembelajar memahami serta mampu menggunakan teks sesuai dengan tujuan sosial teks-teks yang dipelajarinya. Untuk mencapai kompetensi itu pembelajaran berbasis teks hendaknya diberikan dengan tahapan yang kompleks, mulai dari memberi contoh dan menguraikan struktur serta satuan-satuan kebahasaan yang menjadi penanda keberadaan teks tersebut ( pemodela. sampai kepada upaya menciptakan kemampuan siswa untuk memproduksi teks yang diajarkan ( Mahsun, 2014 : . Menurut Mafrukhi ( 2018: 32 ) suatu media cetak yang sangat efektif dalam menyampaikan pesan yang pada umumnya berupa penawaran barang dan jasa. Iklan yang berisi pesan berupa imbauan disebut iklan layanan masyarakat. SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Iklan kodek . adalah kolom dalam harian Lombok post yang berisi sejumlah iklan-iklan baris yang berisi penawaran dan perkenalan barang dan jasa. Kolom iklan kodek dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan untuk memeromosikan barang dan jasanya dengan biaya yang murah. Satu penerbitan terdiri atas berpuluh-puluh iklan kodek. Iklan dapat ditemukan setiap hari penerbitan Koran Lombok Post. Struktur iklan baris sangat mudah dikenali, berupa . penawaran barang dan jasa, . ciri atau kelebihan barang dan jasa, . Alamat barang dan jasa. Sedangkan unsur kebahasaannya berupa, kalimat berita, dan kalimat seru. Berupa opini dan fakta. Ciri-cirinya tersaji dalam kotak persegi rata-rata 4 x 5 cm, berisi singkatan kata, djl. Hub. Hrg ng. Hp. Kntrk dan lainnya. Dengan media yang murah, mudah didapat serta memiliki ciri, struktur, serta unsur kebahasaan yang sederhana. Guru dapat menggunakannya dalam pembelajaran yang efektif dan menyenangkan untuk membantu siswa memahami, menggunakan dan memproduksi teks sesuai dengan kebutuhan yang bermanfaat dan realistis. Iklan termasuk jenis teks yang dipelajari oleh siswa di kelas Vi. Dalam pembelajaran iklan siswa dituntut memahami jenis iklan, memahami isi iklan, dapat membandingkan ciri teks iklan dengan teks yang lain seperti slogan dan foster. setelah membandingkannya siswa juga dapat mengidentifikasi isinya. Menyimpulkan isi teks merupakan langkah yang penting setelah mengidentifikasi isi iklan. Langkah yang penting dilakukan dalam pembelajaran iklan adalah menelaah pola penyajian dan kebahasaan teks iklan. Langkah terakhir yang dilakukan adalah menyajikan gagasan, pesan, dan ajakan dalam bentuk iklan. Dalam langkah inilah siswa dapat membuat /menulis iklan yang berisi gagasan, pesan, dan ajakan sesuai dengan jenis dan karakter iklan yang dibuat. Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) menuntut guru untuk melakukan penguatan karakter siswa yang menginternalisasikan nilai-nilai utama PPK yaitu religius, nasionalis, kemandirian, gotong-royang kegaiatan pembelajaran yang Selain itu, untuk membangun generasi emas Indonesia, maka perlu dipersiapkan peserta didik yang memiliki keterampilan Abad 21 seperti khususnya keterampilan berpikir kritis dan memecahkan masalah (Critical Thinking and Problem Solving Skill. , keterampilan untuk bekerjasama (Collaboration kemampuan untuk berkreativitas (Creativit. , dan kemampuan untuk berkomunikasi (Commnicatio. Di SMPN 1 Selong khususnya di kelas Vi pembelajaran iklan belum diperlakukan sesuai kurikulum dan paradigma pembelajaran terkini. Siswa diberikan konsep dan contoh iklan secara umum lalu siswa diarahkan untuk menulis iklan. Siswa kurang aktif dan kreatif karena tidak ada pembimbingan, pembelajaran tidak terarah karena tidak umpan balik yang Produk iklan yang dibuat oleh siswa dinilai berdasarkan aspek yang belum tepat. Media terbatas hanya satu iklan foster yang diambil dari internet atau disuruh membayangkan iklan-iklan niaga berupa baliho yang terpampang di jalan-jalan. Pemahaman secara detail tentang satu jenis iklan sangat diperlukan. Bimbingan dan pendampingan dalam bekerja menulis iklan perlu dilakukan. Adanya sebuah pembelajaran yang dapat memacu kreatifitas dengan pemahaman konsep dan bimbingan yang menyenangkan sangat ISSN (Onlin. : 2621-0851 Volume 2. Nomor 1. Mei 2019 mendesak untuk diterapkan. Penelitian ini merupakan suatu alternatif dalam mendeskripsikan pembelajaran iklan dengan media yang sederhana, namun menonjolkan pembelajaran saintifik yang berorientasi pada produk dan mengintegrasikan aspek pengetahuan, keterampilan, sikap kemandirian sesuai dengan visi abad 21 membangun generasi emas Indonesia. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas ( Classroom Action Researc. Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) adalah suatu bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan tertentu untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja kelas agar lebih berkualitas, sehingga siswa dapat memperoleh hasil belajar yang lebih baik (Asrori, 2008:. Untuk membuktikan bahwa. Penggunaan Media Iklan kodek pada pembelajaran berbasis teks dapat meningkatkan kemampuan siswa membuat iklan dan meningkatkan sikap kemandirian siswa kelas Vi SMPN 1 Selong Tahun 2018/2019. Penelitian ini diselenggarakan dalam 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi di akhir tindakan secara secara sederhana prosedur dapat digambarkan sebagai berikut: Dari perencanaan sampai refleksi disebut satu siklus, jika diperlukan siklus II, bahkan siklus i. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah kemampuan siswa untuk membuat iklan baris, yang diukur menggunakan test. Sedangkan untuk mengetahui penggunaan media iklan kodek dan sikap kemandirian peneliti mengobservasi aktivitas dan sikap mandiri pembelajaran siswa dan guru dilakukan dengan menggunakan pedoman observasi kegiatan guru dan siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis statistik deskriptif dengan menganalisis hasil belajar . ata-rata kelas ketuntasan belajar individu dan klasikal, serta analisis aktivitas guru dan sikap mandiri Analisis ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membuat iklan baris, aktifitas guru dan sikap mandiri siswa setelah data diperoleh pada setiap siklus. Nilai kemampuan membuat iklan baris diperoleh dengan rumus Nilai = skor yang diperoleh: skor maksimum X 100. Ketuntasan belajar individu tercapai apabila setiap siswa mencapai Ou 75,00 dan ketuntasan klasikal tercapai apabila siswa tuntas belajar mencapai Ou Analisis aktivitas dan sikap mandiri siswa diperoleh dengan melihat nilai yang diperoleh siswa dengan mengkategorikannya berdasarkan tabel berikut : NILAI KATEGORI N>75 5080 60