Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2008 -2020 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pengaruh Label Halal. Kualitas Produk dan Merk terhadap Minat Pembelian Skincare Artha Suyyinah. Firman Setiawan Universitas Trunojoyo Madura suyyinah2409@gmail. com, firman. setiawan@trunojoyo. ABSTRACT Cosmetic products are one of the growing halal beauty products in Indonesia. Currently, the use of cosmetics is almost a primary need for women. The existence of opportunities in the cosmetics industry encourages various halal-labeled cosmetic manufacturers to innovate. This is done by producers to attract interest or meet consumer needs. Based on observations made in Robatal District. Sampang Regency, there is quite a lot of public interest in Skincare Artha, so this research will examine the aspects that influence public interest in Robatal District. Sampang Regency as consumers of Skincare Artha which includes aspects of halal labeling, product quality and brand. This study aims to determine the effect of halal labeling, quality and brand on purchasing Skincare Artha in Robatal District. Sampang Regency, while the independent variables are halal labeling, quality and brand. The data in this study were collected through questionnaires distributed to consumers who have bought and used Artha skincare in Robatal District. Sampang Regency. The research method used is quantitative. The population in this study are people in Robatal District. Sampang Regency who have bought or used Artha's skincare. With the data collected totaling 100 respondents. The data analysis tool used in this study uses multiple linear regression. The results of this study indicate that the halal label, quality and brand variables have a positive and significant effect on the purchase of Artha skincare in Robatal District. Sampang Regency. Keywords: Halal Label. Quality. Brand and Purchase. ABSTRAK Produk kosmetik merupakan salah satu produk kecantikan halal yang sedang berkembang di Indonesia. Saat ini pemakaian kosmetik hampir menjadi kebutuhan primer bagi para wanita. Adanya peluang pada industri kosmetik mendorong berbagai produsen kosmetik berlabel halal untuk melakukan inovasi. Hal tersebut dilakukan oleh produsen untuk menarik minat atau memenuhi kebutuhan konsumen. Berdasarkan observasi yang dilakukan pada Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang minat masyarakat terhadap Skincare Artha cukup banyak, maka riset ini akan mengkaji tentang aspekAeaspek yang mempengaruhi minat masyarakat di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang sebagai konsumen Skincare Artha yang meliputi segi label halal, kualitas produk dan merk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh label halal, kualitas dan merk terhadap pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang, sedangkan variabel independennya adalah label halal, kualitas dan merk. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui kuisioner yang disebar kepada konsumen yang pernah membeli dan menggunakan skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang yang pernah membeli atau menggunakan Skincare Artha. Dengan data yang terkumpul berjumlah 100 Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi linier 2008 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2008 -2020 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel label halal, kualitas dan merk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Kata kunci: Label Halal. Kualitas. Merk dan Pembelian. PENDAHULUAN Produk kosmetik merupakan salah satu produk kecantikan halal yang sedang berkembang di Indonesia. Saat ini pemakaian kosmetik hampir menjadi kebutuhan primer bagi para wanita. Adanya peluang pada industri kosmetik mendorong berbagai produsen kosmetik berlabel halal untuk melakukan inovasi. Hal tersebut dilakukan oleh produsen untuk menarik minat atau memenuhi kebutuhan konsumen (Muhammad Yusuf Saleh, 2019: . Pada saat konsumen ingin memutuskan membeli suatu produk, sebenarnya mereka memiliki berbagai alasan tertentu dan ada juga yang tanpa alasan (Agustina Shinta, 2011: . Hal ini disebabkan karena begitu banyaknya produk kosmetik yang beraneka ragam, mulai dari yang terdaftar BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makana. sampai yang tidak terdaftar BPOM. Tindakan seseorang sesungguhnya dipengaruhi oleh minat dari masing-masing individu. Hal tersebut terjadi karena tertarik terhadap label halal, kualitas produk, atau merk suatu produk itu sendiri. Seperti yang telah diketahui bahwa mayoritas penduduk Indonesia adalah Bagi umat muslim, kehalalan dari suatu produk adalah suatu hal yang penting dan utama (Farid Wajdi & Diana Susianti, 2021: . Oleh sebab itu hal pertama yang harus diteliti sebelum memilih dan memutuskan untuk membeli suatu produk adalah dengan melihat label halal pada produk tersebut. Suatu produk bisa jadi memberikan manfaat positif bagi tubuh kita. Namun, ketika produk tersebut mengandung bahanbahan yang tidak halal, maka pilihan terbaik adalah menghindari penggunaan produk tersebut tidak terkecuali pada produk kosmetik (Fiska Silvia et al. , 2019: . Sekalipun kosmetik adalah produk yang digunakan anggota tubuh bagian luar, namun sebagai muslim yang baik tetaplah harus mempertimbangkan kehalalannya (K N Sofyan Hasan, 2014: . Karena beberapa bahan yang digunakan untuk memproduksi kosmetik disinyalir tidak halal atau diragukan kehalalannya. Hal tersebut dapat dilihat dari beraneka ragam produk kosmetik di pasaran nyatanya masih banyak yang belum jelas kehalalannya. Menurut Sahir . label halal adalah jaminan yang diberikan oleh suatu lembaga yang berwenang seperti lembaga pengkajian pangan obat-obatan dan kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) untuk memastikan bahwa produk tersebut sudah lolos pengujian kehalalan sesuai syariat Islam. Pencantuman label halal bertujuan agar konsumen mendapatkan perlindungan kehalalan dan kenyamanan atas pemakaian produk tersebut. Label halal dapat diperoleh setelah mendapatkan sertifikat halal. Sertifikat halal merupakan dokumen yang diterbitkan berdasarkan fatwa tertulis Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan kehalalan suatu produk sesuai dengan syariAoat Islam. Oleh karena itu, saat ini labelisasi halal sangat penting, karena untuk memastikan bahwa produk tersebut aman untuk digunakan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Serta 2009 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2008 -2020 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. menjadi alasan bagi konsumen dalam keputusan pembelian produk kosmetik halal. Selain mengedepankan akan jaminan halal juga terdapat kualitas suatu Kualitas dapat dilihat dari bahan-bahan atau kandungan dalam produk yang akan digunakan (Meithiana Indrasari, 2019: . Hal ini juga berlaku dalam menentukan produk kosmetik seperti apa yang akan dipilih sebagai kebutuhan bagi seorang perempuan dalam kehidupan sehari-hari. Kualitas produk sangatlah penting sehingga memerlukan pertimbangan diawal. Dimana dapat kita ketahui bahwa jenis kulit tiap individu memiliki perbedaan maka selain memilih jenis kosmetik yang halal juga diperlukan untuk melihat kualitas produk yang terdapat kandungan sesuai jenis kulit masing-masing individu itu sendiri. Merk atau brand image yang membuatnya produk menjadi unik dan berbeda. Menurut Kolter dan Amstrong dalam Anang Firmansyah . 9: . AuMerk merupakan seperangkat keyakinan konsumen mengenai merk tertentuAy. Hal tersebut dapat mempengaruhi konsumen terhadap merk secara menyeluruh yang dibentuk oleh informasi yang diterima serta pengalaman konsumen atas merk tersebut. Ketika konsumen ditanya perihal merk, mereka akan mengungkapkan kesan dan keyakinan terhadap merk tertentu. Merk mempunyai peran yang penting dalam mempengaruhi keputusan pembelian. Konsumen yang memiliki sikap positif terhadap merk cenderung memilih merk tersebut dalam pembelian. Di dalam merk suatu produk terkandung janji perusahaan kepada konsumen untuk memberikan manfaat, keistimewaan dan layanan tertentu. Merk sangat bernilai karena dapat mempengaruhi minat konsumen. Merk yang baik dapat memberikan dampak positif terhadap konsumen yang mengarah pada sikap konsumen yang menguntungkan dan membawa kinerja penjualan serta keuangan yang lebih baik bagi perusahaan. Label halal merupakan tanda kehalalan produk yang telah teruji kualitas Selain label halal dan kualitas produk, merk juga faktor utama yang mempengaruhi minat pembelian konsumen. Skincare Artha merupakan salah satu produk kosmetik yang berlabel halal dan telah teruji kualitas produknya dengan merk yang unik. Berdasarkan observasi yang dilakukan pada Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang minat masyarakat terhadap Skincare Artha cukup banyak. Selain itu. Skincare Artha memiliki harga terjangkau dengan kualitas yang baik, sehingga Skincare Artha banyak diminati masyarakat khususnya masyarakat di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Pada tahun 2020, jumlah penduduk Sampang mencapai 667 jiwa. Komposisi penduduk perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki, yang masing-masing jumlahnya 488. 027 jiwa dan 481. 667 jiwa (Liputan 6, 2. Sehingga jumlah penduduk perempuan di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang yang berminat untuk menggunakan produk kosmetik racikan dokter dapat meningkatkan pertumbuhan industri kosmetik (Wijayanto, 2. Berdasarkan uraian potensi kekuatan merk Skincare Artha yang tinggi dan fenomena masyarakat yang peduli akan perawatan kulit, maka riset ini akan mengkaji tentang aspekAeaspek yang mempengaruhi minat masyarakat di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang sebagai konsumen Skincare Artha yang meliputi segi label halal, kualitas produk dan merk. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh label halal, kualitas produk dan merk terhadap minat pembelian skincare Artha. 2010 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2008 -2020 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Label Halal Label halal merupakan tanda kehalalan sebuah produk (Undang-undang Jaminan Produk Halal, 2. Sehingga label halal adalah arti tanda atau simbol yang menyatakan bahwa produk tersebut halal untuk dikonsumsi. Dengan sertifikat Halal ini, maka dapat menjamin keamanan produk untuk dikonsumsi umat Islam (Amaliatus & Firman, 2. Adanya label halal, penting sebagai penjaminan kehalalan produk sehingga konsumen tidak perlu ragu dalam mengonsumsinya (Rini & Ali, 2. Label halal dapat dilihat melalui beberapa indikator di antaranya: ilustrasi, penulisan, atau gabungan keduanya, serta melekat pada kemasan (Ahmad et , 2. Dalam penelitian Sahidillah & Pika . dan Afifah & Tanzil . menyebutkan indikator label halal meliputi. gambar, tulisan, kombinasi gambar dan tulisan serta menempel pada kemasan. Kualitas Produk Kualitas produk merupakan sifat atau spesifikasi sebuah produk yang berkaitan dengan kapasitasnya dalam memberikan kepuasan pada kebutuhan pelanggan (P Kotler & Amstrong, 2001: . Adanya kualitas produk yang baik berperan penting untuk memenuhi kebutuhan konsumen serta profit bagi industri yang menciptakan produk (Prihartono & Ali, 2020: . Sehingga dapat diartikan bahwa kualitas produk adalah sifat atau ciri khas dari sebuah produk yang kerap dikaitkan dengan harapan atau kepuasan konsumen. Dalam penelitian ini kualitas produk diukur menggunakan Performance. Reliability & Conformance (Tjiptono, 2003: . Sedangkan penelitian menyebutkan indikator kualitas produk menyebutkan. reabilitas, daya tahan dan kesesuaian dengan spesifikasi (Mahira et al. , 2. Dalam penelitian Nurmin & Sabta . indikator kualitas produk diataranya. Conformance. Performance & Reliability & Packaging. Merk Merk merupakan penilaian dari kesan total sebuah brand (Nugroho J, 2007: Dalam dunia industri untuk menciptakan rasa puas pada konsumen sebuah industri harus meningkatkan nilai atau merknya. Dapat disimpulkan merk merupakan persepsi konsumen yang baik terhadap suatu produk (Novrita & Darwanto, 2. Sedangkan untuk indikator dalam merk diukur menggunakan Corporate image. User image, dan Product image (Sutisna & Pawitra, 2001: . dan (Nadhril, 2. Sedangkan menurut Dendy et al. indikator merk diantaranya. mudah ditemui, merk terkenal dan mengetahui perusahaan. Minat Pembelian Minat pembelian adalah keinginan yang timbul setelah menimbang kemampuan sebuah produk dengan harapan yang akan didapat (Philip Kotler, 2002: Sunyoto . 3: . , memberikan definisi minat sebagai perasaan konsumen untuk merasakan hasil ataupun kemampuan produk yang akan dibeli. Dengan fokus utama pada konsumen, sebuah industri lebih dapat menarik minat konsumen. Dalam penelitian ini minat diukur menggunakan pembelian ulang, mengetahui kualitas produk, terciptanya kesan kebaikan merk, dan adanya informasi terkait produk (Philip Kotler, 2011 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2008 -2020 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. 2017: . Dalam penelitian Dendy et al. indikator minat pembelian yaitu. melakukan pembelian ulang, kualitas produk dan mengetahui tentang produk Dalam penelitian lain disebutkan bahwa indikator minat pembelian minat transaksional atau kecenderungan untuk membeli suatu produk, terdapat pengetahuan mengenai produk, memiliki merek yang bagus (Kohar, 2. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, karena data penelitian berupa angka-angka dan analisisnya menggunakan statistika (Abdillah, 2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang Madura yang pernah membeli dan menggunakan skincare Artha. Dalam penelitian ini pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik pemilihan sampel yang disesuaikan dengan tujuan penelitian (I Ketut Swarjana, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan pendahuluan dan metode penelitian di atas berikut hasil yang diperoleh menggunakan SPSS 16: Uji Regresi Linier Berganda Tabel 1. Hasil Uji Regresi Linier Berganda Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Model 1 (Constan. Label. Halal Std. Error Beta Kualitas. Produk Merk Sig. Dependent Variable: Minat. Pembelian Berdasarkan hasil output pada tabel di atas, didapatkan hasil persamaan regresi sebagai berikut: Y= 2. 188 X1 0. 309 X2 0. 407 X3 Nilai konstanta sebesar 2. 003, artinya jika nilai variabel dengan koefisien variabel Label Halal (X. Kualitas Produk (X. dan Merk (X. bernilai konstan atau nol, maka variabel Minat Pembelian (Y) tetap sebesar 2. Berdasarkan persamaan regresi variabel Label Halal (X. , mempunyai arah koefisien regresi positif dengan 2012 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2008 -2020 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Minat Pembelian yaitu b= 0. 188 yang berarti bahwa apabila label halal mengalami peningkatan 1% maka variabel Y akan meningkat sebesar 18,8% dengan asumsi variabel independen yang lain konstan. Pada persamaan regresi variabel Kualitas Produk (X. , mempunyai arah koefisien regresi positif dengan Minat Pembelian yaitu b= 309 yang berarti bahwa apabila Kualitas Produk mengalami peningkatan 1% maka Minat Pembelian akan meningkat sebesar 30,9% dengan asumsi variabel yang lain Sedangkan persamaan regresi pada variabel Merk (X. , mempunyai arah koefisien regresi positif dengan Minat Pembelian yaitu b= 0,407 yang berarti bahwa apabila Merk mengalami peningkatan 1% maka pembelian akan meningkat sebesar 40,7% dengan asumsi variabel independen tidak berubah. Uji Hipotesis Uji T (Parsia. Tabel 2. Hasil Uji T Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model (Constan. Label. Halal Standardized Coefficients Std. Error Beta Kualitas. Produk Merk Sig. Dependent Variable: Minat. Pembelian Berdasarkan hasil tabel di atas, maka dapat digambarkan pengaruh variabel independen secara parsial . terhadap variabel dependen adalah sebagai berikut: Variabel Label Halal (X. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan bahwa Thitung sebesar 2,209 > Ttabel sebesar 1,985, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho1 di tolak dan Ha1 diterima, yang artinya variabel Label Halal berpengaruh signifikan terhadap variabel Minat Pembelian. Variabel Kualitas Produk (X. diperoleh hasil perhitungan yang menunjukkan Thitung sebesar 2,861 > Ttabel sebesar 1,985, dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 = 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho2 di tolak dan Ha2 diterima, yang artinya variabel Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap variabel Minat Pembelian. Sedangkan pada variabel Merk (X. diperoleh Thitung sebesar 3,721 > Ttabel sebesar 1,985, dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 < 0,00. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho3 ditolak dan Ha3 diterima, yang artinya variabel Merk berpengaruh signifikan terhadap variabel Minat Pembelian. Pada tabel di atas menunjukkan bahwa variabel Merk memiliki nilai beta yang paling tinggi yaitu sebesar 0,402. Artinya variabel Minat Pembelian (Y) paling banyak dipengaruhi oleh variabel Merk (X. , dibandingkan dengan nilai variabel Label 2013 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2008 -2020 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Halal (X. dan Kualitas Produk (X. koefisien yang dimiliki oleh variabel X3 memiliki nilai yang lebih besar, hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai Merk yang dibangun maka semakin tinggi pula minat pembelian terhadap produk Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Uji F (Simulta. Tabel 3. Hasil Uji F ANOVAb Sum of Squares Model Mean Square Regression Residual Total Sig. Predictors: (Constan. Merk. Label. Halal. Kualitas. Produk Dependent Variable: Minat Pembelian Berdasarkan output di atas dalam model ANOVA diketahui Fhitung sebesar 41,087 sedangkan Ftabel = F. = F . F=. menghasilkan nilai Ftabel sebesar 2,70. Nilai tersebut menjelaskan bahwa Fhitung 41,087 > Ftabel 2,70 dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho4 ditolak dan Ha4 diterima yang berarti Label Halal. Kualitas Produk dan Merk berpengaruh secara simultan terhadap minat pembelian skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Uji Koefisian Determinasi Tabel 4. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summary Model R Square Adjusted R Std. Error of the Square Estimate Predictors: (Constan. Merk. Label Halal. Kualitas. Produk Diketahui nilai R square sebesar 0,577, hal ini menjelaskan bahwa pengaruh variabel Label Halal (X. Kualitas Produk (X. dan Merk (X. terhadap pembelian (Y) sebesar 57,7%. sedangkan sisanya 42,3% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian Pengaruh Label Halal Terhadap Pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Berdasarkan dari hasil pengujian hipotesa menunjukkan bahwa Thitung sebesar 2,209 > Ttabel sebesar 1,985, dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho1 di tolak dan Ha1 diterima, yang artinya variabel Label Halal berpengaruh signifikan terhadap variabel minat pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Dari hasil analisis regresi linier berganda 2014 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2008 -2020 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. menunjukkan bahwa secara parsial variabel Label Halal berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Adanya label halal pada suatu produk dapat menarik minat pembelian masyarakat hal tersebut sangat umum terjadi di Indonesia, seperti yang telah kita ketahui masyarakat Indonesia beragama Islam dimana perlu mempertimbangkan jika memilih produk yang tidak halal. Penelitian ini didukung oleh Dinda Astuty . yang menyatakan bahwa labelisasi halal berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian kosmetik Purbasari di wilayah binjai dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Penelitian yang dilakukan oleh Hidayat . hasil penelitian bahwa label halal secara parsial dan simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen produk kosmetik di toko Ririnis Shop. Selain itu penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Sarasi et al. dimana terdapat pengaruh labelisasi halal terhadap pembelian Mie Instan. Pada penelitian yang dilakukan oleh Yanti & Darwanto . menunjukkan bahwa labelisasi halal tidak memiliki pengaruh secara positif dan tidak signifikan terhadap variabel minat beli. Dengan simpulan variabel labelisasi halal tidak memiliki pengaruh positif terhadap minat beli mahasiswi muslim Universitas Diponegoro. Penelitian yang tidak sejalan juga dilakukan oleh Rahayu & Handayani . yang menyatakan bahwa label halal tidak mempengaruhi pembelian. Konsumen lebih mempertimbangkan kualitas produk, citra merek, promosi yang melibatkan selebrity endoser dan sebagainya. Hal serupa terjadi pada penelitian Asbahul . yang menunjukkan label halal tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Kopi dengan pengetahuan sebagai variabel moderanting. Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Dari hasil hipotesa pada penelitian ini menunjukkan bahwa Thitung sebesar 2,861 > Ttabel sebesar 1,985, dengan nilai signifikansi sebesar 0,05 = 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho1 di tolak dan Ha1 diterima, yang artinya variabel kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap variabel minat pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa secara parsial variabel Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Dengan adanya kualitas produk yang baik tentu akan minat masyarakat untuk melakukan pembelian sebab dengan kualitas produk yang baik maka akan memberikan hasil yang baik pula. Penelitian ini didukung oleh Aniek Putri & Wahyuati . yang menyatakan bahwa kualitas berpengaruh signifikan terhadap loyalitas dengan nilai signifikasi sebesar 0,000 < 0,05. Pada penelitian yang dilakukan oleh Geraldine . menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen pada produk brand Wardah. Dimana kualitas produk sudah mempengaruhi calon konsumen untuk tertarik membeli kosmetik bermerek Wardah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh secara parsial terhadap konsumen minat beli, sehingga kualitas produk secara simultan berpengaruh positif terhadap pembelian konsumen 2015 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2008 -2020 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. (Rizki, 2. Penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nadiya & Wahyuningsih . tentang pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian Fashion 3second di Marketplace, bahwa kualitas produk tidak berpengaruh signifikan terhadap pembelian. Pada penelitian Asbahul . menunjukkan hal serupa dimana kualitas produk tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Kopi dengan pengetahuan sebagai variabel moderanting. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Desi . menunjukkan bahwa kualitas produk tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen di Pusat Oleh-oleh Kampoeng Kopi Banaran/Banaran 9 Mart. Pengaruh Merk Terhadap Pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Pada hasil hipotesa penelitian menunjukkan bahwa Thitung sebesar 3,721 > Ttabel sebesar 1,985, dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho1 di tolak dan Ha1 diterima, yang artinya variabel Merk berpengaruh signifikan terhadap variabel minat pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Dari hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa secara parsial variabel Merk berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Dalam penelitian ini berarti semakin baik merk yang diciptakan oleh perusahaan maka tingkat pembelian konsumen akan meningkat. Penelitian ini didukung oleh Ninda Sulistyani . yang menyatakan bahwa merk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap rencana keputusan pembelian dengan signifikansi sebesar 0,002 < 0,05. Selain itu pada penelitian yang dilakukan oleh Desi . menunjukkan bahwa Citra Merek berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen di Pusat Oleh-oleh Kampoeng Kopi Banaran/Banaran 9 Mart. Pada penelitian Asbahul . menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Kopi dengan pengetahuan sebagai variabel Berbeda dari penelitian sebelumnya, pada penelitian yang dilakukan oleh Ninda . menyatakan bahwa Merek tidak berpengaruh signifikan terhadap pembelian kosmetik halal dengan religiusitas sebagai variabel intervening. Hasil serupa juga ditemukan pada penelitian Rizky . dimana citra merek tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pada produk kosmetik, sebab terdapat faktor lain yang dapat mempengaruhi pembelian produk kosmetik seperti label halal, kualitas produk kosmetik dan lain sebagainya. Pada penelitian Ninda . menunjukkan bahwa citra merek tidak berpengaruh signifikan terhadap rencana keputusan pembelian konsumen di Salwa Bakery Trenggalek. Pengaruh Label Halal. Kualitas Produk, dan Merk Terhadap Pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Fhitung sebesar 41,087 sedangkan Ftabel = F. = F . F=. menghasilkan nilai Ftabel sebesar 2,70. Nilai tersebut menjelaskan bahwa Fhitung 41,087 > Ftabel 2,70 dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho4 ditolak dan Ha4 diterima 2016 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2008 -2020 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. yang berarti Label Halal. Kualitas Produk dan Merk berpengaruh secara simultan terhadap minat pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Berdasarkan nilai Adjusted R-squared diperoleh nilai 0,577 atau 57,7%, artinya bahwa pengaruh variabel Label Halal (X. Kualitas Produk (X. dan Merk (X. terhadap Minat Pembelian (Y) sebesar 57,7%, sedangkan sisanya 42,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian terdahulu yang diteliti oleh Rahmawati Rahman, . dengan judul AuPengaruh Labelisasi Halal dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Ponds White Beauty di Kecamatan Tamalate Kota Makasar (Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Isla. Ay. Dan penelitian yang dilakukan oleh Aniek Putri & Wahyuati . dengan judul AuPengaruh persepsi konsumen, kualitas pelayanan dan citra merek terhadap loyalitasAy. Dimana pada hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa variabel persepsi konsumen, labelisasi halal dan citra merek mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan KESIMPULAN Hasil penelitian mengenai pengaruh label halal, kualitas dan merk terhadap pembelian skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang dan analisis data yang telah dilakukan pada 100 sampel responden, dapat diambil kesimpulan bahwa secara parsial, variabel Label Halal berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Dengan adanya label halal pada Skincare Artha maka dapat menarik minat pembelian oleh masyarakat di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang untuk menggunakan produk tersebut. Sedangkan secara parsial pada variabel Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Semakin baik kualitas yang diciptakan maka akan mempengaruhi minat pembelian Skincare Artha oleh masyarakat di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Adapun secara parsial pada variabel Merk berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Hal ini menunjukkan bahwa semakin bagus merk yang dibangun maka semakin tinggi pula minat pembelian Skincare Artha oleh masyarakat di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Adapun secara simultan variabel independen (Label Halal. Kualitas Produk dan Mer. secara bersama-sama atau simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen minat pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Hal ini dapat diartikan bahwa variabel independen baik dan sesuai dengan yang diharapkan. SARAN Saran bagi penelitian selanjutnya untuk menganalisis faktor lain yang menyebabkan minat pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Sebab pada penelitian ini muncul faktor lain yang mempengaruhi minat pembelian Skincare Artha di Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. 2017 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 2008 -2020 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. DAFTAR PUSTAKA