Jurnal Manajemen Bisnis ISSN: 2302-3449 I e-ISSN: 2580-9490 Vol. 10 I No. 2, hal 177-186 Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Tangerang PENGARUH CITRA MEREK. HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP MINAT PEMBELIAN ULANG KOSMETIK PT. PARAGON TECHNOLOGY AND INNOVATION Desi Sari Fatmalawati1. Ana Noor Andriana2 1,2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Mulawarman desisari2818@gmail. Keyword Abstract Brand image. Price. Product Quality. The Influence of brand image, price and product quality on PT. Paragon Repurchase Interest Technoogy and Innovation. This research was conducted on a business administration student at Mulawarman University who had purchased This study aims to examine the effect of brand image, price and product quality on cosmetic repurchase interests. Data distributing questionnaires to 116 respondents. The sampling technique used is non probability sampling . ccidental samplin. The data obtained were analyzed using multiple linear regression techniques with the help of statistical software SPSS version 23. The brand image variable partially has no effect and is insignificant to the repurchase interest. Price partially has a negative and not significant effect on repurchase interest and the quality product variable partially has a significant effect on repurchase interest and is the most powerful or dominant variable. Suggestions to increase repurchase interest is to maintain product quality. A 2021 JMB. All right reserved PENDAHULUAN Hal yang mempengaruhi minat pembelian ulang salah satunya Citra Merek menurut (Tjiptono 2015,. dapat dijabarkan sebagai keyakinan atau kepercayaan yang digenggam konsumen terhadap merek tertentu dalam ingatan konsumen. Selain citra merek,harga juga turut mempengaruhi keputusan pembelian agar produk dapat dipilih masyarakat. Harga yaitu jumlah total nominal atau nilai uang yang ditagihkan atas suatu produk atau jasa untuk ditukarkan agar memperoleh manfaat, memiliki atau menggunakan produk dan jasa yang disepakati (Kotler dalam Abdurrahman 2015. Harga mempunyai pengaruh langsung bagi laba perusahaan. Harga juga mempunyai peran utama dalam menciptakan nilai pelanggan dan membangun hubungan dengan pelanggan. Faktor lain dimana dirasa dapat mempengaruhi pembelian ulang pada kosmetik adalah kualitas produk. (Assauri 2010, . kualitas produk bertujuan utuk memperlihatkan tahan lamanya produk itu, dipercayainya produk, ketepatan produk, mudah digunakan dan dipeliharanya produk serta atribut lain yang Apabila suatu produk dinilai berkualitas tinggi maka konsumen akan puas dan memutuskan untuk terus menggunakan produk Hal ini berpotensi untuk mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Minat pembelian ulang juga pernah dilakukan penelitian pada tahun 2018 oleh Redivan Aulia dengan judul Pengaruh Gaya Hidup dan Ekuitas Merek terhadap Minat Pembelian Uang Starbucks Big Mall Di Kota Samarinda dimana diperoleh hasil yaitu variabel dependen gaya hidup dan ekuitas merek secara parsial berpengaruh positif dan signifikan kemudian secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian ulang Startbucks Big Mall di Kota Samarinda. Alasan peneliti memilih judul penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana PT. Paragon Technology and Innovation dapat menjadikan seluruh merek yang diluncurkan menjadi primadona merek kosmetik lokal di Indonesia peneliti menduga adanya keterkaitan diantara variabel citra merek, harga dan kualitas produk terhadap minat pembelian ulang konsumen Rumusan masalah penelitiani ini: Apakah variabel dependen citra merek secara Parsial berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovation? Apakah variabel dependen harga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovation? Apakah variabel dependen kualitas produk secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovation? Apakah variabel citra merek, harga dan kualitas produk secara simultan bepengaruh signifkan terhadap minat pembelian ulang? Diantara variabel citra merek,harga dan kualitas produk manakah variabel yang berpengaruh dominan terhadap minat pembelian ulang? Tujuan penelitian ini adalah sebagai Apakah variabel dependen citra merek secara Parsial berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovation? Apakah variabel dependen harga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovation? Apakah variabel dependen kualitas produk secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovation? Apakah variabel citra merek, harga dan kualitas produk secara simultan bepengaruh signifkan terhadap minat pembelian ulang? Diantara variabel citra merek,harga dan kualitas produk manakah variabel yang berpengaruh dominan terhadap minat pembelian ulang? II. TINJAUAN PUSTAKA Citra Merk Menurut (Tjiptono 2015,. citra merek deskripsi asosiasi dan keyakinan konsumen terhadap merek tertentu. Citra merek (Brand Imag. adalah pengamatan dan kepercayaan yang digenggam konsumen, seperti yang dicerminkan di asosiasi atau diingatan konsumen. Harga Menurut Kotler dan Amstrong . didalam variabel harga terdapat beberapa unsur kegiatan utama yang meliputi daftar harga, diskon, potongan harga, dan periode pembayaran Kualitas Produk Menurut (Assauri 2010,. kualitas produk menunjukkan ukuran tahan lamanya produk itu, dapat dipercayai produk tersebut, . mengoperasikan dan memeliharanya serta atribut lain yang dinilai. Kualitas Produk Menurut Sukmawati dan Suyono dalam Pramono dikutip dari Annafik dan Rahardjo . , minat beli merupakan bagian dari komponen perilaku dalam sikap mengkonsumsi. Dari uraian di atas hipotesis penelitian Hipotesis ke 1 : Variabel citra merek secara Parsial berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovation Hipotesis ke 2 : Terdapat pengaruh etos kerja UMKM di Pasar Induk Kota Tangerang Hipotesis ke 3 : Variabel secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovation. Hipotesis ke 4 : Variabel secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovation. Teknik Analisis Data i. METODE PENELITIAN Metode analisis data yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode analisis data secara deskriptif kuantitatif, yaitu penelitian dimana mendeskripsikan variabel-variabel yang diteliti secara kuantitatif. Dengan pengumpulkan data yang berisi uraian, tentang objek yang dilakukan dengan cara meneliti setiap variabel dan membahas hasil penelitian ini kemudian menghubungkan antara variabel dengan tujuan untuk memberikan uraian yang jelas dalam melakukan penelitian menganalisis pengaruh citra merek, harga dan kualitas produk terhadap minat pembelian ulang. Penelitian ini bersifat sebab akibat . Untuk mendapatkan penelitian yang akurat, maka penelitian ini dilakukan dengan cara administrasi bisnis Universitas Mulawarman angkatan 2017-2019 yang pernah membeli lebih dari 2 kali merek kosmetik dai PT. Paragon Technology and Innovation, untuk memperoleh data primer yang digunakan melalui metode Dalam penelitian ini media yang digunakan yaitu dengan pengumpulkan data menggunakan angket tertutup yang berupa pernyataan tertulis, kemudian diberikan kepada responden lalu diisi dengan keadaan sebenarnya. Populasi dan Sampel Penelitian Untuk mendapatkan jumlah responden yang diinginkan, maka dilakukan sampel dalam penelitian ini. Sampel yang diambil yaitu mahasiswi administrasi bisnis Universitas Mulawarman angkatan 2017-2019. Dalam menentukan jumlah sampel yang digunakan, maka peneliti menggunakan perhitungan dengan rumus matchin (Machin dan Champbell 1987:. agar mendapatkan jumlah sampel yang diperlukan. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswi administrasi bisnis Universitas Mulawarman angkatan 2017-2019 yang pernah membeli lebih dari 2 kali merek kosmetik dai PT. Paragon Technology and Innovation dengan jumlah yang tidak diketahui. Ukuran sampel dengan menggunakan perhitungan dengan rumus matchin (Machin dan Champbell 1987:. maka didapat sampel sejumlah 116 responden. Uji Persyaratan Data Uji Validitas dan Reliabilitas Menurut Ghozali dalam Suwarjeni . 5, . uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu Suatu kuisioner dikatakan sah atau valid jika pertanyaan pada kuisioner tersebut mampu mengungkapkan sesuatu yang akan duikur oleh kuisiner tersebut. Jadi jika uji validitas dapat diketahui dengan melihat r hitung, apabila r hitung sig < 0,05 = valid dan r hitung > 0,05 = tidak valid Menurut Ghozali dalam Suwarjeni . uji reliabilitas dilakukan terhadap item pernyataan yang dinyatakan valid. Uji ini digunakan untuk mengatur suatu kuisioner yang merupakan indikator dari variabel atau Suatu kuisioner dapat dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Suatu variabel dikatakan reliabel jika memiliki Cronback Alpha (I. > 0,60. Uji Asumsi Klasik Uji asumsi klasik dilakukan sebagai syarat untuk analisis regresi berganda yang muliputi uji normalitas, multikolinieritas, dan uji heteroskedastisitas. Uji Hipotesis Uji Regresi Menurut (Suwarjeni 2015,. model persamaan regresi yang digunakan dalam analisis linear berganda adalah sebagai = a b1X1 b2X2 b3X3 e Keterangan : = Minat Pembelian Ulang = Citra Merk = Harga = Kualitas Produk = Nilai Konstanta = Standar Error Uji Koefisien Korelasi Menurut (Sugiyono 2014,. menyatakan bahwa dalam menentukan menggunakan metode analisis korelasi pearson product moment dengan rumus ycycuyc = r = Koefisien Korelasi n = banyaknya sampel r2 = koefisien determinasi Uji F Dalam penelitian ini, uji F digunakan untuk membuktikan ada pengaruh antar variabel independen terhadap variabel dependen secara simultan. Untuk mengetahui hasil uji F ini, maka digunakan rumus (Sugiyono 2012,. Sebagai n Ocycuycnycycn Oe (Ocycuycn )(Ocycyc. Oo. cu Ocycuycn 2 Oe (Ocycuycn ). Oe . cu Ocycycn 2 Oe (Ocycycn ). Dimana: = Koefisien korelasi pearson = Variabel independen = Variabel dependen = Banyak sampel Uji Koefisien Determinasi Menurut (Suwajeni 2015,. koefisiensi determinasi digunakan untuk mengetahui prosentase berubah variabel tidak bebas (Y) yang disebabkan oleh Variabel bebas (X). Jika R2 semakin besar,maka prosentase berubah variabel tidak bebas (Y) yang disebabkan oleh variabel bebas (X) semakin tinggi. Jika R2 semakin kecil, maka prosentase berubah variabel tidak bebeas (Y) yang disebabkan oleh variabel bebas (X) semakin rendah. Uji t (Uji Parsia. Menurut Ghozali dalalm Suwarjeni . uji t menunjukkan seberapa independen secara individual dalam menerangkan variabel dependen. Uji t ini (Sugiyono,2012,. yc= yaEaycnycycycuyci = Dimana: K= Jumlah Variabel Independent n = Jumlah Anggota Sampel R2 = Koefisien korelasi ganda Uji Dominan Untuk mengetahui variabel yang paling berpengaruh atau variabel yang paling dominan yang terdiri dari citra merek, harga dan kualitas produk terhadap minat pembelian ulang yaitu dengan melihat nilai standar koefisien yang Dalam mempermudah dan mempercepat proses analisis ini, maka digunakan sistem komputerisasi dari program IBM SPSS (Stasistical Product Services Solutio. IV. r Ooycu Oe 2 Oo1 Oe yc 2 ycI 2 /yco ( 1 Oe ycI 2 )/ . Oe k Oe . HASIL PENELITIAN PEMBAHASAN Uji Validitas Dimana: t = statistik uji korelasi . Tabel 1. Uji r Hitung Variabel Penelitian Citra Merek (X. Item Pertannyaan Rhitung Rtabel Keterangan 0,656 0,182 Valid 0,687 0,182 Valid 0,669 0,182 Valid 0,803 0,182 Valid 0,790 0,182 Valid DAN Harga (X. Kualitas Produk (X. Minat Pembelian Ulang (Y) 0,703 0,182 Valid 0,729 0,182 Valid 0,729 0,182 Valid 0,761 0,182 Valid 0,671 0,182 Valid 0,610 0,182 Valid 0,585 0,182 Valid 0,423 0,182 Valid 0,610 0,182 Valid 0,674 0,182 Valid 0,471 0,182 Valid 0,565 0,182 Valid 0,594 0,182 Valid 0,669 0,182 Valid 0,493 0,182 Valid 0,567 0,182 Valid 0,726 0,182 Valid 0,592 0,182 Valid 0,682 0,182 Valid 0,838 0,182 Valid 0,785 0,182 Valid 0,670 0,182 Valid Sumber : Output SPSS data diolah, 2020. Berdasarkan data dari tabel 1. menunjukkan bahwa 27 item pernyataan pada kuesioner penelitan ini memiliki r hitung dari item-item tersebut lebh besar dari nilai r tabel senilai 0,182. Maka seluruh pernyataan indkator pada kuisioner dapat dinyatakan valid. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas dalam penelitian ini menggunakan rumus Cronbach Alpha karena angket atau kuesioner yang dipergunakan dalam penelitian ini tidak terdapat jawaban yang bernilai salah atau Berikut diperoleh Cronbach Alpha seperti yang tertera pada tabel berikut: Tabel 2. Uji Reliabilitas Instrumen Variabel Citra Merek (X. Harga (X. Kualitas Produk (X. Minat Pembelian Ulang (Y) CronbachAos Alpha 0,770 0,707 0, 835 Keterangan 0, 729 Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Sumber : Data diolah, 2020. Berdasarkan hasil perhitungan tabel 2 dapat dketahui uji reliabilitas terhadap item pernyataan dapat dinyatakan reliabel karena koefisien alpha melebihi 0,60 sehingga disimpulkan semua variabel yang diteliti dinyatakan reliabel. Uji Normalitas Untuk menguji normalitas data dalam penelitian ini digunakan uji Kolmogorov Sminorv-Test. Hasil output SPSS untuk uji normalitas dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 3. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Most Extreme Differences Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Unstandardize d Residual Test distribution is Normal. Calculated from data. (Sumber : Data diolah, 2. Berdasarkan tabel 3 dapat dilnilai bahwa nilai sig. Kolmogorov-smirnov hitung sebesar 0,70 > Alpha 0,05 dimana menunjukkan data tersebut terdistribusi dengan normal. Uji Mulitikolinieritas Dari hasil perhitungan sebagai berikut: Tabel 4. Hasil Uji Multikolinieritas Unstandardized Coefficients Model Std. Error 1(Constan. Citra Merek Harga Kualitas Produk Dependent Variable: Minat Pembelian Ulang Sumber : Data Diolah 2020 Coefficientsa Standardized Coefficients Beta Berdasarkan tabel 4. 31, menunjukkan bahwa nilai tolerance dan variance inflantion factor (VIF) pada variabel citra merek senilai 0,668 dan 1,497, variabel harga senilai 0,595 dan 1,682, variabel kualitas produk sebesar 0,609 dan Sig. Collinearity Statistics Tolerance VIF 1,641. Oleh karena itu, dalam penelitian ini tidak terjadi multikolinearitas. Uji Heteroskedastisitas Gambar 1. Uji Heteroskedastisitas Melalui grafik scatterplot pada gambar 1. Pola penyebaran data berupa titik titik pada scatterplot menyebar diatas dan dibawah dan tidak membentuk pola tertentu, sehingga pola ini dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastitas. Uji Hipotesis Regresi Berganda Tabel 5. Hasil Pengujian Regresi Linier Y atas X1. X2, dan X3 Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. Citra Merek Harga Kualitas Produk Dependent Variable: Minat Pembelian Ulang Sumber : Data Diolah 2020 Pada tabel 5, didapat persamaan regresi linear berganda variabel citra merek (X. , harga (X. dan kualitas produk (X. tehadap minat pembelian ulang adalah sebagai berikut (Sujarweni 2015, . Y = 2. 842 0,041 X1 - 0,009 X2 0,244 X3 Persamaan regresi yang memiliki arti sebagai Standardized Coefficients Beta Sig. poin maka nilai minat pembelian ulang akan meningkat sebesar 0,041 poin. Koefisien Harga . = -0,009. Pengaruh harga terhadap minat pembelian ulang, didapatkan hasil regresi sebesar - 0,009, ini mempunyai arti apabila kenaikan bukti langsung sebesar 1 poin maka nilai minat pembelian ulang akan turun sebesar 0,009 Koefisien Empati . = 0,244. Pengaruh kualitas produk terhadap minat pembelian ulang, didapatkan hasil regresi sebesar 0,244, ini mempunyai arti apabila kenaikan empati sebesar 1 poin maka nilai minat pembelian ulang meningkat sebesar 0,244 Uji Signifikansi Hipotesis Konstanta . = 2. 842 Artinya jika citra merek tidak ada, maka minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and innovation sebesar 2. Koefisien Citra merek . = 0,041. Pengaruh citra merek terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Uji t Technology and Innovation, didapatkan hasil regresi sebesar 0,041, ini mempunyai arti apabila kenaikan kehandalan sebesar 1 Tabel 6. Hasil Uji t Model (Constan. Citra Merek Harga Kualitas Produk Coefficientsa Unstandardized Coefficients Std. Error Sumber : Data Diolah, 2020 Berdasarkan hasil perhitungan tabel 6 dijelaskan pengaruh variabel citra merek, harga dan kualitas produk terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovation adalah sebagai berikut: Pengaruh Citra Merek terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovation pada mahasiswi Administrasi Bisnis Universitas Mulawarman angkatan 2017-2019. Standardized Coefficients Beta Sig. Diperoleh hasil variabel citra merek secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovatian. Diperoleh nilai thitung sebesar 0,464 < ttabel 1,658 dan nilai tingkat signifikansi 643 > 0,05. Dimana hipotesis dalam penelitian ini yang menyatakan bahwa variabel citra merek secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovatian pada Mahasiswi Administrasi Bisnis Universitas Mulawarman Angkatan 2017-2019 ditolak. Citra Merek merupakan penilaian dari konsumen mengenai apakah baik ataupun buruknya suatu merek. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa Citra Merek yang baik ataupun buruk di mata konsumen kurang berpengaruh terhadap tingkat Loyalitas Merek dalam membeli ulang sebuah kosmetik, hal ini terjadi karena tanggapan responden mengenai pernyataan bahwa citra merek dapat meningkatakan minat beli ulang seseorang dimana sebagai mahasiswi yang telah cukup mengenal berbagai merek kosmetik mereka tidak terlalu memikirkan merek selama kosmetik tersebut tidak menimbulkan masalah pada kulit mereka dan dalam masa penggunaannya kinerja dari produk tersebut terlihat maka tidak ragu untuk membeli kosmetik tersebut hal ini sesuai dengan teori menurut teori (Tjiptono 2015,. citra merek adalah deskripsi asosiasi dan keyakinan konsumen terhadap merek tertentu. Citra merek (Brand Imag. adalah pengamatan dan kepercayaan yang dicerminkan di asosiasi atau diingatan Secara lebih luas dapat disimpulkan pengertian citra merek adalah keyakinan konsumen dari keseluruhan persepsi terhadap merek dan bentuk dari informasi dan pengalaman masa lalu terhadap merek tertentu. Pengaruh Harga terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovation pada mahasiswi Administrasi Bisnis Di Universitas Mulawarman angkatan Dari hasil penelitian diperoleh hasil variabel harga secara parsial memiliki pengaruh negatif terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovatian pada Mahasiswi Administrasi Bisnis Universitas Mulawarman Angkatan Diperoleh nilai thitung sebesar - 0,101 < ttabel 1,658 dan nilai tingkat signifikansi 920 > 0,05 yang bearti dimana bila harga turun maka minat pembelian ulang akan naik begitu juga sebaliknya dengan kata lain jika harga turun maka semakin tinggi minat pembelian ulang hasil ini sesuai dengan temuan Kim et al . dan Alfred . dalam jurnal (Murwatiningsih dan Apriliani 2. , dimana harga yang berpengaruh negatif terhadap keputusan pembelian hal ini dapat menyebabkan konsumen akan memilih produk yang menawarkan harga lebih terjangkau sebelum mengambil keputusan Harga diukur dengan empat indikator, yaitu keterjangkauan harga, daya saing harga, kesesuaian harga dengan manfaat dan kesesuaian harga dengan kualitas. Maka Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa harga dalam minat pembelian ulang dimana memikirkan harga karena sudah pernah membeli sebelumnya dan jika dibandingkan dengan kosmetik dari perusahaan lain harga dari dari produk PT. Paragon Technology and Innovation ini sendiri memiliki variasi harga yang kurang lebih sama dengan produk kosmetik lain sehingga konsumen tidak merasa perlu untuk mempertimbangkan harga sebagai dasar dalam pembelian ulang dan selama produk kosmetik tersebut dapat bekerja dan tidak menimbulkan masalah pada wajah maka konsumen akan melakukan pembelian ulang untuk produk tersebut. Hipotesis dalam penelitian ini menyatakan bahwa variabel harga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovatian pada Mahasiswi Administrasi Bisnis Universitas Mulawarman Angkatan 2017-2019 ditolak. Pengaruh Kualitas Produk terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovation pada mahasiswi Administrasi Bisnis Universitas Mulawarman angkatan 2017-2019. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa fungsinya, hal ini termasuk kegunaan produk, variabel kualitas produk secara parsial kendala, kemudahan, penggunaan dan berpengaruh signifikan terhadap minat perbaikan dan nilai lainnya. Semakin baik pembelian ulang kosmetik PT. Paragon kualitas produk yang dihasilkan maka akan Technology and Innovatian pada Mahasiswi memberi kesempatan pada konsumen untuk Administrasi Bisnis Universitas Mulawarman melakukan pembelian. Secara lebih luas dapat Angkatan 2017-2019. Diperoleh nilai thitung 694 < ttabel 1,658 dan nilai tingkat merupakan kemampuan produk dalam signifikansi 0,00 < 0,05 hasil ini menunjukka menjalankan fungsi sebagaimana mestinya, bahwa variabel harga (X. secara parsial dimana juga harus memberikan suatu nilai berpengaruh signifikan terhadap minat terhadap produk tersebut yang sesuai pembelian ulang (Y). Sehingga Ho ditolak dan dengan keinginan konsumen agar mencapai kepuasan pada konsumen. Ha diterima. Hasil Penelitian ini juga didukung denga teori menurut (Kotler & Uji F Amstrong 2011, . kualitas produk adalah kemampuan produk untuk menampilkan Tabel 7. Hasil Uji t ANOVAa Sum of Squares Model Regressio Residual Total Sumber : Data Diolah 2020 Berdasarkan tabel diatas diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X1X2 dan X3 secara simultan terhadap Y sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai Fhitung 18. 841 > Ftabel 2,680 disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima yang bearti terdapat pengaruh yang signifikan antara X1X2 dan X3 secara simultan terhadap Y. PENUTUP Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka peneliti dapat menyimpulkan beberapa hal yaitu citra merek secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian ulang, harga berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap minat pembelian ulan dan kualitas produk yang merupakan satu-satunya variabel yang secara parsial berpengaruh signifikan sekaligus menjadi variabel yang dominan berpengaruh terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovtion dikalangan mahasiswi administrasi bisnis Universitas Mulawarman. Adapun saran yang diberikan yaitu mengingat bahwa variabel kualitas produk yang paling kuat berpengaruh terhadap minat pembelian ulang kosmetik PT. Paragon Technology and Innovatian. Maka sangat penting bagi perusahaan PT. Paragon Mean Square Sig. Technology and Innovatian hendaknya menjaga dan meningkatkan kualitas produk sehingga dapat mempertahankan keunggulan. DAFTAR PUSTAKA Abdullah. Thamrin dan Francis Tantri. Manajemen Pemasaran. II. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. Abdurrahman. , 2015. Manajemen strategi Pemasaran penyunt. Bandung: CV. Pustaka