Jurnal Syntax Admiration p-ISSN : 2722-7782 e-ISSN : 2722-5356 Vol. 3 No. 12 Desember 2022 Sosial Teknik PENGARUH PERAN PERANGKAT DESA DAN KOMPETENSI APARAT DESA TERHADAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DANA DESA Lidia M. Mawikere. Jenny Morasa Fakultas Ekonomi dan Bisnis . Universitas Sam Ratulangi. Sulawesi Utara. Indonesia Email: jennymorasa@unsrat. id, peterkapojos@unsrat. INFO ARTIKEL Diterima 15 November 2022 Direvisi 6 Desember 2022 Disetujui 20 Desember 2022 Kata kunci: Perangkat Desa. Kompetensi. Akuntabilitas. Dana Desa Keywords: Village Competence. Accountability. Village Fund ABSTRAK Kompetensi dimana seseorang menghadapi situasi dan keadaan di dalam pekerjaannya memiliki kreativitas dan kemampuan yang inovatif dalam menyelesaikan suatu masalah. Azas pengelolaan keuangan Dana Desa yang akuntabel, partisipatif dana transparan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran perangkat desa dan kompetensi aparat pengeloaan dana desa terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan dana desa. Penelitian ini prinsip dasar mengenai Dana Desa yang harus dilaksanakan oleh para aparat pengelolah terkait pengelolaan keuangan yang melibatkan unsur masyarakat, disusun secara jujur, disajikan secara terbuka, capaian yang optimal dengan biaya minimal, dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, aparat memahami siklus akuntansi, memahami tugas pokoknya, penggunaan teknologi informasi dalam bekerja, catatan untuk setiap transaksi dibuat dengan benar, dapat Menyusun laporan keuangan, dapat menyajikan laporan keuangan, kemampuan memecahkan masalah terkait pekerjaannya, kegiatan dasa desa ada tanggung jawab social untuk kepentingan masyarakat, memiliki kemampuan untuk belajar dan pekerjaan yang dihasilkan sudah ABSTRACT Abilities in solving a problem. Principles of accountable, participatory and transparent village fund financial management. This study aims to determine the effect of the role of village officials and the competence of village fund management officials on the accountability of village fund financial management. This research is based on the basic principles regarding Village Funds that must be implemented by management officials related to financial management involving elements of the community, prepared honestly, presented openly, optimal results with minimal costs, accountable to the community, officials understand the accounting cycle, understand their main tasks, use information technology at work, records for each transaction are made correctly, can prepare financial reports, can present financial reports, the ability to solve problems related to work, dasa desa activities have social responsibility for the benefit of society, have the ability to learn and the work produced is already quality. Pendahuluan Dana Desa merupakan Amanah dari Undang-Undang No. 6 tahun 2014 (Indonesia, 2. dimana desa berwewenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentinganmasyarakat setempat. Yang membuat pemerintah pusat memiliki kewajiban untuk How to cite: E-ISSN: Published by: Mawikire. & Morasa. Pengaruh Peran Perangkat Desa dan Kompetensi Aparat Desa Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa. Jurnal Syntax Admiration, 3. https://doi. org/10. 46799/jsa. Ridwan Institute Lidia M. Mawikere. Jenny Morasa mengalokasikan dana desa di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Kebijakan pengalokasian untuk menyalurkan dana desa harus memperhatikan karakteristik desa dan kinerja desa (Desa, n. Tahun 2020 dikeluarkannya Permendesa PDTT 13 tahun 2020 (Kementerian Desa, 2. , dimana memberikan orioritas dana desa pada tahun 2021 yang seluruh dunia dilanda pandemic Covid-19 diharapakmegurangi damapak social ekonomi masyarakat serta adanya hambatan pembangunan desa akibat pandemic Covid-19, sehingga dianggap perlu untuk melakukan adaptasi kebiasan baru di desa. Pandemi ini mengancam dan membahayakan system perekonomian negara, karena desa adalah tempat penghasil pertanian yang menyangga Kesehatan masyarat (Mathis & Jackson, 2. Pembangunan di desa ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, memiliki kualitas hidupmanusia yang baik, menanggulangi kemiskinan di desa, potensi ekonomi didesa harus dimaksimalkan dengan memanfaatkan sumber daya alam dengan baik (Mada et al. , 2. Diharapkan tujuan pengembangan berkelanjutan untuk desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, ekonomi desa tumbuh merata, peduli kesehatan, peduli lingkungan, peduli Pendidikan, ramah perempuan, mengembangkan kemitraan untuk pembangunan desa dan tanggap budaya. Dibutuhkan pengelolah yang handal untuk menghasilkan laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan. Laporan pertanggungjawaban desa diwujudkan dalam laporan keuangan desa yang memadai atau sudah sesuai dengan standar akuntansi pemerintah Desa. Kemampuan aparat dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Peran aparat yang merupakan unsur penting diharapkan mampu memajukan pengelolaan keuangan desa. Penelitian Riset Dasar Unggulan Terapan yang dilakukan ini dapat memberikan kontribusi penting dalam pengelolaan keuangan dana desa. Karena transfer dana desa dari pemerintah pusat yang bervariasi. Tahun 2015 8,6%, 2016 14. 0%, 2017 4,5%, 2018 7,3%, 2020 -6%, 2021 4,2%, membuat penelitian ini penting dilakukan. Mengukur para aparat yang terkait dengan pengelolaan dana desa. Menerpakan TKT pada level riset dasar dengan menerapkan prinsip dasar pengelolaan keuangan desa pemahaman pentingnya peran perangkat dan kompensi perangkat desa laporan yang dihasilkan transparan, dapat diandalkan (Kementerian Keuangan RI, 2. Pemerintah pusat (Kementerian Keuangan RI, 2. mendukung pemulihan perekonomian desa dengan Penguatan program padat karya tunai dan jarring pengaman sosial berupa Bantuan Langsung Tunai, pemberdayaan UKM dan sector usaha pertanian di desa, peningkatan produktifitas dan trasnformasi ekonomi desa melalui desa digital, pengembangan potensi antara lain pengembangan potensi desa wisata, produk unggulan desa, pengembangan Kawasan perdesaan melalui peningkatan peran BUMDes. Pemerintah Pusat mendukung pengembangangan sector Prioritas. Teknologi informasi dan komunikasi melalui pengembangan Desa Digital, program ketahanan pangan dan ketahanan hewani sesuai dengan karakteristik desa melalui pengembangan usaha budidya pertanian, perikanan dan peternakan di desa, termasuk peternakan sapi, pengembangan pariwisata melalui pembangunan dan pengembangan infrastruktur desa yang pelaksanaannya diprioritaskan dengan padat karya tunai, program Kesehatan nasional melalui perbaikian fasilitas poskesdas dan polindes, pencegahan penyakit menular, peningkatan gizi masyarakat dan penurunan stunting desa. Syntax Admiration: Vol. No. 12 Desember 2022 Pengaruh Peran Perangkat Desa dan Kompetensi Aparat Desa Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa Pengeloaan Dana Desa PMK no. 190 tahun 2021 (Peraturan Menteri Keuangan, 2. dengan tegas menyebutkan terkait penganggaran, pengalokasian, penyaluran, penatausahaan, pertanggungjawaban dan pelaporan, penggunaan, pemantauan dan evaluasi dan saknsi. Hal ini yang membuat pentingnya peneltian ini dilakukan kepada para Para pengelola keuangan yang akan dijadikan subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Desa. Sekretaris Desa. Kaur Pembangunan. Kaur Umum. Kaur Pemerintahan. Kepala Dusun. Ketua RT. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dan lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Kemampuan dan peran mereka dalam mengelola dana desa apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah pusat atau tidak. Metode Penelitian Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan daftar pernyataan tertulis dengan kolom jawaban yang disediakan yakni berbentuk kuesioner yang akan diisi oleh responden yang telah ditetapkan. Kemudian kuesioner yang telah terkumpul diperiksa terlebih dahulu sebelum dianalisis supaya data yang diolah merupakan data yang Metode survei menjadi acuan dalam penelitian ini dalam pengumpulan data penelitian. Metode survei merupakan penelitian dengan mengumpulkan informasi dari suatu sampel dengan menanyakan melalui angket atau interview supaya nantinya menggambarkan berbagai aspek dari populasi (Hardani, 2. Hasil dan Pembahasan Gambaran Umum Objek Penelitian Kawangkoan Barat adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Minahasa Kecamatan Kawangkoan Barat. Ibukota Kecamatan Kawangkoan Barat adalah desa Kayuuwi, berjarak sekitar 28 km dari Tondano, ibukota Kabupaten Minahasa. Luas Kecamatan Kawangkoan Barat adalah 19,27 km2 atau 1,87% dari luas Kabupaten Minahasa. Letak Geografi Kecamatan Kawangkoan Barat terletak antara 1o19638"N (Lintang utar. dan 124o7734"E (Bujur Timu. Akhir tahun 2017, wilayah administrasi Kecamatan Kawangkoan Barat terdiri dari 10 wilayah desa, luas daratan masing-masing desa, yaitu:Ranolambot . ,71 km. Tombasian Atas . ,1 km. Kanonang Dua . ,713 km. ,Kanonang Empat . ,718 km. Kanonang Lima . ,729 km. Kanonang Satu . ,2 km. ,Tombasian Atas Satu . ,21 km. Tombasian Bawah . ,93 km. Kayuuwi Satu . ,44 km. , dan Kayuuwi . ,52 km. Kecamatan Kawangkoan Barat sebelumnya merupakan bagian dari Kecamatan Kawangkoan. Pada tahun 2008 sesuai dengan SK Bupati no 213 Kecamatan Kawangkoan dimekarkan menjadi Kecamatan Kawangkoan Barat dan Kecamatan Kawangkoan Utara. Struktur pemerintahan Kecamatan Kawangkoan Barat terdiri dari seorang camat, sekretaris kecamatan, dan dibantu oleh 10 orang kepala desa. Syntax Admiration: Vol. No. 12 Desember 2022 Lidia M. Mawikere. Jenny Morasa Tabel 1. Nama-nama Desa di Kecamatan Kawangkoan Barat Nama Desa Jumlah Jaga Kanonang Satu Kanonang Dua Kanonang Empat Kanonang Lima Kayuuwi Kayuuwi Satu Tombasian Atas Tombasian Atas Satu Tombasian Bawah Ranolambot Sumber: Data Primer yang diolah, 2022 Kuisioner disebarkan ke 85 orang yang terdiri dari Kepala Desa. Sekretaris Desa. Kaur Pembangunan. Kaur Umum. Kaur Pemerintahan. Kepala Dusun. Ketua RT. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dan lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Kuisioner yang layak dioleh sebanyak 82 kuisioner. Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik deskriptif merupakan analisis yang memberikan gambaran umum mengenai variabel penelitian agar memudahkan proses analisis data selanjutnya . alam Sugiyono, 2. Berikut ini merupakan hasil analisis statistik deskriptif pada penelitian ini: Tabel 2. Hasil Uji Statistik Deskriptif Mean Std. Deviation 27,51 2,038 32,46 2,456 38,32 2,367 Sumber: Data olahan output SPSS versi 26, 2022 Berdasarkan tabel 2, menunjukkan bahwa nilai N pada setiap variabel valid Peran Perangkat Desa (X. memiliki nilai rata-rata . sebesar 28,2162 dengan standar deviasi sebesar 2,439. Pada variabel Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa(X. menunjukan nilai rata-rata . sebesar 27,3514 dan nilai standar deviasi sebesar 2,263. Untuk variabel Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa (Y) nilai rata-rata . yang diperoleh adalah sebesar 32,9459 dengan nilai standar deviasi sebesar 2,613. Semua variabel menunjukkan bahwa standar deviasi memiliki nilai yang lebih rendah daripada nilai mean, yang berarti bahwa penyimpangan yang bisa saja terjadi bersifatrendah. Penyimpangan data rendah berarti nilai data telah terdistribusi secara merata. Syntax Admiration: Vol. No. 12 Desember 2022 Pengaruh Peran Perangkat Desa dan Kompetensi Aparat Desa Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa Uji Validitas dan Reliabilitas . Uji Validitas Validitas suatu instrumen yaitu seberapa jauh instrumen itu benar-benar mengukur suatu objek yang hendak diukur (Yusuf, 2. Uji Validitas pada penelitian ini menggunakan uji Pearson Correlation dengan signifikasi sebesar 0,05. Jika nilai uji <0,05, maka instrument atau kuesioner dinyatakan valid. Kemudian nilai r hitung harus lebih besar dari nilai r tabel agar kuesioner dianggap valid. Penelitian ini terdiri dari 37 responden, maka N=37 pada tingkat signifikansi 0,05 didapat nilai r tabel sebesar 0,325. Tabel 3. Hasil Uji Validitas Variabel Perangkat Perangkat Desa Pearson Variabel Item Pertanyaan Sig. -taile. Keterangan Correlat X1. Valid X1. Valid Valid Peran Perangkat X1. Desa(XI) X1. Valid X1. Valid X1. Valid Sumber: Data olahan output SPSS versi 26, 2022 Hasil uji validitas pada tabel 3 menunjukkan bahwa Peran Perangkat Desa (X. yangmemiliki 7 pernyataan dinyatakan memenuhi kriteria valid dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 dan nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel. Dengan demikian pernyataan kuesioner variabel dependen Peran Perangkat Desa dinyatakan valid. Tabel 4. Hasil Uji Validitas Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa Variabe Kompetensi Pengelolaan Desa (X. Item Pertanyaan X2. X2. Aparat X2. Dana X2. X2. X2. Pearson Correlatio Sig. -taile. Keteranga Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: Data olahan output SPSS versi 26, 2022 Syntax Admiration: Vol. No. 12 Desember 2022 Lidia M. Mawikere. Jenny Morasa Hasil uji validitas pada tabel 4 menunjukkan bahwa variabel Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa yang terdiri atas 6 pernyataan kuesioner telah memenuhi kriteria validasi. Terlihat bahwa nilai signifikansi yang diperoleh tidak lebih besar dari 0,05 dan nilair hitung lebih besar dari nilai r tabel. Dengan demikian kuesioner variabel dependen Kompetensi Peran Aparat Pengelolaan Dana Desa dinyatakan valid. Tabel 5. Hasil Uji Validitas Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa Variabel Item Pertanyaan Pearson Correlation Sig. -taile. X3. X3. Akuntabilitas X3. Pengelolaan Keuangan Dana Desa X3. (X. X3. X3. X3. Sumber: Data olahan output SPSS versi 26, 2022 Keterang Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Hasil uji validitas pada tabel 5 menunjukkan bahwa variabel Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa yang terdiri atas 8 pernyataan kuesioner telah memenuhi kriteria validasi dengan nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 dan nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel. Dengan demikian kuesioner variabel independen Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa dinyatakan Valid. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas dilakukan untuk melihat kekonsistenan jawaban responden terhadap pernyataan kuesioner. Satu kuesioner dinyatakan reliabel jika jawaban responden terhadap pernyataan kuesioner konsisten dan stabil. Untuk melihat instrument atau variabel bersifat reliabel maka nilai Cronbach Alpha > 0,7 (Purnomo, 2. Berikut ini merupakan hasil uji reliabilitas masing-masing instrument. Tabel 6. Hasil Uji Reliabilitas Cronbach Alpha Variabel Keterangan Peran Perangkat Desa Reliabel Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa Reliabel Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa 0. Reliabel Sumber: Data olahan output SPSS versi 26, 2022 Syntax Admiration: Vol. No. 12 Desember 2022 Pengaruh Peran Perangkat Desa dan Kompetensi Aparat Desa Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa Berdasarkan tabel 6 menunjukkan bahwa semua instrumen variabel penelitian telah memenuhi kriteria realibilitas. Dapat dilihat bahwa nilai Cronbach Alpha ketiga variabel lebih dari 0,7, dan dapat dinyatakan bahwa variabel Peran Perangkat Desa. Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa, dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa bersifat reliabel. Uji Asumsi Klasik . Uji Normalitas Uji normalitas yaitu suatu prosedur yang digunakan untuk mengetahui apakah data berasal dari populasi yang terdistribusi normal atau tidak (Nuryadi et al. , 2. Berdistribusi normal, dan jika nilai signifikansi < 0,05 maka data tersebut dinyatakan tidak berdistribusi Berikut ini merupakan hasil uji normalitas instrumen variabel pada penelitian ini: Tabel 7. Data Uji Normalitas Variabel Kolmogrov Sig. Smirnov Unstandardized Residual 0,158 0,281 Sumber: Data olahan output SPSS versi 26, 2022 Keterangan Normal Berdasarkan hasil uji normalitas dengan menggunakan KolmogrovSmirnov diperoleh hasil signifikan sebesar 0,281 yang menunjukkan nilai yang lebih besar dari 0,05. Hal ini berarti bahwa setiap variabel berdistribusi normal. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas yaitu pengujian yang dilakukan untuk mengetahui apakah ada korelasi yang terjadi antara variabel independen atau variabel bebas dalam model regresi. Pada model regresi yang baik seharusnya tidak terdapat korelasi antara variabel independen atau variabel bebas (Mulyono & SE, 2. Uji Multikolinearitas pada penelitian ini menggunakan kriteria jika nilai tolerance < 0,10 atau nilai VIF > 10 maka dinyatakan adanya multikolineritas, namun jika nilai tolerance > 0,10 atau nilai VIF < 10 maka dinyatakan tidak adanya atau tidak terjadinya multikolinearitas. Berikut ini merupakan hasil pengujian multikolinearitas yang dilakukan pada setiap variable. Syntax Admiration: Vol. No. 12 Desember 2022 Lidia M. Mawikere. Jenny Morasa Tabel 8. Hasil Uji Multikolinearitas VIF Tolerance 0,997 1,003 Variabel Peran Perangkat Desa Kompetensi Aparatur Pengelola Dana Desa 0,997 Keterangan 1,003 Non Multikolinieritas Non Multikolinieritas Sumber: Data olahan output SPSS versi 26, 2022 Berdasarkan hasil uji multikolinearitas pada tabel 8 menunjukkan bahwa semua variabel dependen memiliki nilai tolerance > 0,10 dan nilai VIF < 10 sehingga dapat disimpulkan bahwa semua variabel dependen tidak memiliki atau tidak terjadi multikolinearitas. Heteroskedastisitas Model regresi dikatakan baik apabila terdapat kesamaan atau tidak terjadi perbedaan . Uji Heteroskedastisitas pada penelitian ini menggunakan kriteria apabila nilai signifikansinya > 0,05 maka dinyatakan bahwa tidak ada heterokedastisitas pada model regresi Sebaliknya apabila nilai signifikansinya < 0,05 maka dinyatakan bahwa adanya/terjadinya perbedaan . Berikut ini merupakan hasil uji heteroskedastisitas pada penelitian ini: Tabel 9. Hasil Uji Heterokedastisitas Variabel Peran Perangkat Desa Sig . -taile. Keterangan Non Heterokedastisitas Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa 0. Non Heterokedastisitas Sumber: Data olahan output SPSS versi 26, 2022 Analisis Regresi Linear Berganda Berdasarkan hasil pengolahan data, maka hasil regresi linear berganda sebagai berikut: Tabel 10. Hasil Analisis Linear Berganda Coefficientsa Model 1 (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error 4,034 4,015 Peran Perangkat 0,541 Desa 0,124 Standardized Coefficients Beta 0,505 1,005 Sig. 0,322 4,347 0,000 Syntax Admiration: Vol. No. 12 Desember 2022 Pengaruh Peran Perangkat Desa dan Kompetensi Aparat Desa Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa 0,499 0,134 0,432 3,720 0,001 Dependent Variable: Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa Uji Hipotesis . Koefisien Determinan (R. Koefisien determinan atau yang dinyatakan dengan R2 digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel independen (Ghozali, 2. Tabel 11. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summary Model R Square 779a0,607 Adjusted Square 0,584 Std. Error of Estimate 1,68622 Predictors: (Constan. Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa. Peran Perangkat Desa Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26, 2022 Berdasarkan Tabel 11 menunjukkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,584 atau 58,4%. Hal ini menunjukkan bahwa varibel independen pada penelitian ini yaitu Peran Perangkat Desa dan Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa memberikan kontribusi atau pengaruh terhadap variabel dependen yaitu Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa sebesar 58,4%, dan sisanya sebesar 41,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini. Uji Simultan (Uji F) Tabel 11. Hasil uji simultan ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square 74,609 2,843 Sig. 1 Regression 149,218 26,240 Residual 96,673 Total 245,892 Dependent Variable: Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa Syntax Admiration: Vol. No. 12 Desember 2022 Lidia M. Mawikere. Jenny Morasa Predictors: (Constan. Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa. Peran Perangkat Desa Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26, 2022 Berdasarkan Tabel 11 diketahui bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 dan nilai F hitung sebesar 26,240. Nilai signifikan yang dihasilkan menunjukan angka yang lebih kecil dari 0,05 dan nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel yaitu 3,28. Artinya tedapat pengaruh dari variabel Peran Perangkat Desa, dan Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa secara signifikan. Uji Parsial (Uji . Tabel 12. Hasil Uji t Coefficientsa Standardized Coefficients Unstandardized Coefficients Model (Constan. 4,034 Std. Error 4,015 Peran Perangkat Desa 0,541 0,124 Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa 0,499 0,134 Beta 1,005 Sig. 0,322 0,505 4,347 0,000 0,432 3,720 0,001 Dependent Variable: Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa Sumber: Data Olahan SPSS Versi 26, 2022 Untuk melihat apakah variabel independen berpengaruh secara parsial terhadap variabel dependen, maka tingkat signifikansi harus kurang dari 0,05 dan nilai t hitung harus besar dari t tabel . Berdasarkan Tabel 12 yang menunjukkan bahwa: Hasil uji t variabel independen Peran Perangkat Desa (X. memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05 dan nilai t hitung 4,347 yang artinya lebih besar dari nilai t tabel 2,032. Hal ini berarti hipotesis pertama dalam penelitian ini yang menyatakan bahwa Peran Perangkat Desa berpengaruh terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa dapat diterima. Hasil uji t variabel independen Kompetensi Aparat Pengelola Dana Desa (X. memiliki nilai signifikansi sebesar 0,001 yang berarti lebih kecil dari 0,05. Diperoleh juga t hitung sebesar 3,720 yang berarti lebih besar dari nilai t tabel 2,032. Hal ini berarti hipotesis kedua dalam penelitian ini yang menyatakan bahwa Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa (X. dapat diterima. Syntax Admiration: Vol. No. 12 Desember 2022 Pengaruh Peran Perangkat Desa dan Kompetensi Aparat Desa Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa Pembahasan Pengaruh Peran Perangkat Desa terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini ditemukan bahwa Peran Perangkat Desaberpengaruh terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa, hal ini terbukti dengan hasil uji t variabel memiliki nilai signifikansi 0,000 atau tidak lebih besar dari 0,05 dan nilai t hitung 4,347 yang artinya lebih besar dari nilai t tabel 2,032. Hal ini menyatakan bahwa hipotesis adanya pengaruh peran perangkat desa terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa dapat diterima. Hasil analisis ini sejalan dengan penelitian Purba . dan Anggreni . yang memperoleh hasil adanya pengaruh yang positif dan signifikan peran perangkat desa terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Kemudian didukung oleh penelitian Ramadhan & Arza . yang menyatakan bahwa adanya pengaruh positif peran perangkatdesa terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan dana desa yang berarti semakin tinggi peran perangkat desa maka akan semakin meningkatkan akuntabilitas pemerintah desa tersebut. Hasil analisis membuktikan bahwa Peran Perangkat Desa berpengaruh terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa yang ada di Kecamatan Kawangkoan Barat Kabupaten Minahasa. Hal ini disebabkan oleh kebanyakan perangkat desa telah diberi ruanguntuk ikut serta ambil bagian dalam pengelolaan dana desa. Sehingga pada saat pengisian kuesioner dominan menjawab Ausangat setujuAy pada kolom pertanyaan mengenai keterlibatanperangkat desa dalam pengelolaan dana desa. Pengaruh Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa memiliki pengaruh terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa. Hal ini dibuktikan dengan nilai siginifikansi hasil uji t variabel senilai 0,001 tidak lebih besar dari 0,05 dan nilai t hitung yang diperoleh yaitu 3,720 lebih besar dari nilai t tabel 2,032. Hal ini menyatakan bahwa hipotesis adanya pengaruh Kompentensi Aparat Pengelolaan Dana Desa terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa dapat diterima. Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa memiliki pengaruh terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa yang ada di Kecamatan Kawangkoan Barat Kabupaten Minahasa. Hal ini disebabkan oleh kemampuan, kecakapan, dan keterampilan serta sikap dari aparatur pengelolaan dana desa sudah memadai dan sesuai. Meskipun perangkat desa didominasi oleh tingkatan pendidikan SMA/sederajat tidak membuat perangkat desa tidak memiliki kecukupan dan kejelasan informasi mengenai pengelolaan dana desa. Hasil analisis ini sejalan dengan penelitian Marlina . dan Atiningsih . yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kompetensi aparat pengelolaan dana desa terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan dana desa. Sama hal nya dengan penelitian Ramdhan dan Arza . Syntax Admiration: Vol. No. 12 Desember 2022 Lidia M. Mawikere. Jenny Morasa yang memperoleh hasil kompetensi aparat pengelolaan dana desa memiliki pengaruh terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan dana desa. Sehingga dapat dikatakan bahwa responden setuju bahwa kompetensi sangat berpengaruh kepada akuntabilitas pemerintah desa dalam mengelola alokasi dana desa. Terlihat dari respon kuesioner perangkat desa dominan telah memahami tugas, pokok, fungsi, dan uraian tugas sebagai penyusun laporan keuangan, dan memahami Peraturan Menteri Keuangan Nomor 222/PMK. 07/2020 tentang Pengelolaan Dana Desa. Perangkat desa juga sering mengikuti pelatihan teknis untuk meningkatkan kemampuan menyusun laporan keuangan, sehingga perangkat desa mampu melakukan pembukuan mendasar pada Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), mampu bekerja dengan inisiatif dengan selalu mengedepankan etika dan kode etik sebagai aparatur desa. Hal tersebut dapat menjadi penyebab kompetensi aparatur pengelolaan dana desa berpengaruh terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kecamatan Kawangkoan Barat Kabupaten Minahasa. Pengaruh Peran Perangkat Desa. Kompetensi Aparatur Pengelolaan Dana Desa terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Berdasarkan hasil analisis melalui uji F menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 atau lebih kecil dari 0,05 dan F hitung sebesar 26,240 lebih besar dari nilai F tabel sebesar 3,28. Hal ini menunjukkan bahwa Peran Perangkat Desa. Kompetensi Aparatur Pengelolaan Dana Desa secara simultan berpengaruh terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa. Halini berarti hipotesis pada penelitian ini yang menyatakan bahwa Peran Perangkat Desa dan Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa berpengaruh secara simultan terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa dapat Pernyataan tersebut juga didukungoleh hasil uji koefisien determinan (R. yang menunjukkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,584 atau 58,4%, yang artinya Peran Perangkat Desa dan Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa memberikan kontribusi atau pengaruh terhadap variabel dependen yaitu Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa sebesar 58,4%. Hal tersebut menunjukkan bahwa ternyata Peran Perangkat Desa Kecamatan Kawangkoan Barat tidak terlepas dari Kompetensi Aparat Pengelolaan Keuangan Dana Desa untuk meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa. Begitupun dengan Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa tidak terlepas dari Peran Perangkat Desa untuk meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa, disimpulkan bahwa semua saling berkesinambungan. Maka dapat dikatakan bahwa dengan ditingkatkannya Peran Perangkat Desa, dan Kompetensi Aparatur Pengelolaan Dana Desa dapat meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa secara posiif dan signifikan (Wardana, 2. Syntax Admiration: Vol. No. 12 Desember 2022 Pengaruh Peran Perangkat Desa dan Kompetensi Aparat Desa Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini ditemukan bahwa Peran Perangkat Desa berpengaruh terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa, hal ini terbukti dengan hasil uji t variabel memiliki nilai signifikansi 0,000 atau tidak lebih besar dari 0,05 dan nilai t hitung 4,347 yang artinya lebih besar dari nilai t tabel 2,032. Kemudian Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa memiliki pengaruh terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa. Hal ini dibuktikan dengan nilai siginifikansi hasil uji t variabel senilai 0,001 tidak lebih besar dari 0,05 dan nilai t hitung yang diperoleh yaitu 3,720 lebih besar dari nilai t tabel 2,032. Selanjutnya. Berdasarkan hasil analisis melalui uji F menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 atau lebih kecil dari 0,05 dan F hitung sebesar 26,240 lebih besar dari nilai F tabel sebesar 3,28. Hal ini menunjukkan bahwa Peran Perangkat Desa. Kompetensi Aparatur Pengelolaan Dana Desa secara simultan berpengaruh terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa. Hal ini berarti hipotesis pada penelitian ini yang menyatakan bahwa Peran Perangkat Desa dan Kompetensi Aparat Pengelolaan Dana Desa berpengaruh secara simultan terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa dapat BIBLIOGRAFI Desa. Pemerintah Pusat. Undang-undang (UU) No. 6 Tentang Dana Desa. LN. 2014/No. 7 TLN No. LL SETNEG. Ghozali. Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Google Scholar Hardani. Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. CV. Pustaka Ilmu Grou. Tersedia pada: https://w. net/publication/34002154 Google Scholar Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Jakarta: Kementerian Sekretariat Negara. Kementerian Desa. Peraturan Menteri Desa. Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021. Kementerian Keuangan RI. Kebijakan Dana Desa Tahun 2021. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. DJPK. Mada. Kalangi. , & Gamaliel. Pengaruh kompetensi aparat pengelola dana desa, komitmen organisasi pemerintah desa, dan partisipasi masyarakat terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kabupaten Gorontalo. Jurnal Riset Akuntansi Dan Auditing" GoodwilL", 8. Google Scholar Mathis. , & Jackson. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Pertama. Jakarta: Salemba Empat, 41. Google Scholar Syntax Admiration: Vol. No. 12 Desember 2022 Lidia M. Mawikere. Jenny Morasa Mulyono. , & SE. Analisis Uji Asumsi Klasik. Binus. Google Scholar Nuryadi. Astuti. Sri Utami. , & Budiantara. Dasar-Dasar Statstk Penelitan. Sibuku Media. Google Scholar Peraturan Menteri Keuangan. Pengelolaan Dana Desa. Purnomo. Analisis statistik ekonomi dan bisnis dengan SPSS. CV. Wade Group bekerjasama dengan UNMUH Ponorogo Press. Google Scholar Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. CV. Google Scholar Wardana. Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi. Peran Perangkat Desa Dan Kejelasan Sasaran Anggaran Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Di Kecamatan Kerambitan. Universitas Pendidikan Ganesha. Google Scholar Yusuf. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan Penelitian. Gabungan. Jakarta: KENCANA (Https://Books. Google. Co. Id/Books. Google Scholar Copyright holder : Lidia M. Mawikere. Jenny Morasa . First publication right : Jurnal Syntax Admiration This article is licensed under: Syntax Admiration: Vol. No. 12 Desember 2022