Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 Perencanaan Waktu dan Penjadwalan Pelaksanaan Proyek Pembangunan Rusun TNI di Minahasa Utara Estrellita V. Waney. ShellaM. Ruitan. Program Studi D-4 Konstruksi Bangunan Gedung. Jurusan Teknik Sipil. Politeknik Negeri Manado. Kota Manado1,2 E-mail: ewaney@ymail. com shellaruitan06@gmail. Abstrak Manajemen proyek adalah proses penerapan fungsi-fungsi manajemen . erencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan koordinas. secara sistematis pada suatu proyek dengan menggunakan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien agar tercapai tujuan proyek secara optimal. Keberhasilan dalam mencapai tujuan proyek harus melalui proses penyelesaian proyek yang berpegang pada tiga kendala . riple constrai. , yaitu: sesuai spesifikasi, sesuai waktu dan sesuai biaya yang telah ditetapkan. Keterkaitan waktu dalam pelaksanaan proyek konstruksi gedung perlu mendapat perhatian serius untuk menghindari keterlambatan proyek, sehingga diperlukan pengkajian khusus dalam proses pelaksanaan konstruksi. Keterlambatan pada proyek konstruksi bisa saja disebabkan oleh kesalahan dalam melakukan estimasi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek dalam tahap perencanaan, ataupun bermacammacam kemungkinan misalnya disebabkan oleh manajemen yang tidak tepat, masalah bahan material, tenaga kerja, peralatan, keuangan, dan lingkungan yang tidak mendukung sehingga terhambatnya pelaksanaan proyek. Hal ini secara pasti mengakibatkan keterlambatan pekerjaan. Keterlambatan proyek bagi Kontraktor akan mengalami kerugian waktu dan biaya, karena keuntungan yang diharapkan oleh Kontraktor akan berkurang, atau bahkan tidak mendapat keuntungan sama sekali. Selanjutnya, penelitian ini dengan judul Perencanaan Waktu Pelaksanaan Proyek pada Pembangunan Rusun TNI AD ZIDAM/Xi MDK Yonzipur 19/YKN 1A Minahasa Utara dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut: perhitungan volume, analisa harga satuan dan perhitungan durasi pekerjaan. Akhirnya, hasil perhitungan dengan menggunakan metode Bar Chart dan kurva S, didapatkan waktu pelaksanaan proyek ini selama 252 hari . Kata Kunci : Barchart. Manajemen Proyek. Waktu Pelaksanaan Abstract Project management is the process of systematically implementing management functions . ontrolling, controlling and coordinatin. on a project by using existing resources effectively and efficiently so that project objectives can be achieved optimally. Success in achieving project goals must go through a project completion process that adheres to triple constraint, namely: according to specifications, time and predetermined costs. The time linkage in the implementation of building construction projects need serious attention to avoid project delays, so a special assessment is needed in the construction implementation process. Delays ini construction project can caused by errors in estimating the time planning stage, or various possibilities, such as improper management, problems with materials, labor, equipment, finances, and the environment that are not support so that project implementation is hampered. This inevitably results in work delays. Project delays for the Contractor will result in a loss of time and cost, because the profits expected by the Contractor will be reduced, or even no profit Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 will be made at all. Furthermore, this research with the title Project Implementation Time Planning on the Construction of the AD ZIDAM/Xi MDK Yonzipur 19/YKN 1A North Minahasa Flats was carried out with the following stages: volume calculation, unit price analysis and work duration calculation. Finally, the results of calculations using the Bar Chart method and the S curve found, that the implementation time of this project was 252 days . Keywords: Barchart. Project Management. Time Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 PENDAHULUAN Latar Belakang Permasalahan Manajemen proyek adalah upaya untuk menggunakan sumber daya yang terbatas secara efisien, efektif dan tepat waktu dalam menyelesaikan proyek yang dijadwalkan/direncanakan. Fungsi dasar dari manajemen proyek meliputi perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian. Dari ketiga aktivitas tersebut, pengendalian sumber daya suatu proyek meliputi tenaga kerja, peralatan . , bahan . , uang . , dan metode . Dengan perencanaan yang baik, diharapkan waktu penyelesaian suatu proyek dapat sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan. Karena dalam proses pelaksanaan proyek, akibat perencanaan proyek yang belum matang, seringkali terjadi pemborosan biaya, baik dalam penggunaan tenaga kerja, maupun dalam pengadaan bahan baku. Oleh karena itu, manajemen proyek yang baik merupakan langkah awal yang sangat berpengaruh untuk mencapai tujuan Rumusan Masalah Berapa lama durasi waktu dan penjadwalan perencanaan proyek pembangunan Rusun TNI ZIDAM Xi/MDK YONZIPUR 19/YKN 1A Minahasa Utara menggunakan metode bar Tujuan dan Manfaat Penelitian Tujuan Penelitian Tujuan dari pelitian ini adalah untuk merencanakan waktu dan penjadwalan pada Pembangunan Rusun TNI ZIDAM Xi/MDK YONZIPUR 19/YKN 1A Minahasa Utara. Manfaat Penelitian Dapat merencanakan waktu dan penjadwalan pada Pembanguanan Rusun TNI AD ZIDAM Xi/MDK YONZIPUR 19/YKN 1A Minahasa Utara. Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 DASAR TEORI Pengertian Manajemen Proyek Menurut Soehendradjati, . Manajemen Konstruksi adalah kelompok yang menjalankan fungsi manajemen dalam proses konstruksi . ahap pelaksanaa. , suatu fungsi yang akan terjadi dalam setiap pro (Soehendradjati, 1. yek konstruksi. Manajemen proyek konstruksi adalah proses penerapan fungsi-fungsi manajemen . erencanaan, pelaksanaan dan penerapa. secara sistimatis pada suatu proyek dengan menggunakan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien agar tercapai tujuan proyek secara optimal. Manajemen proyek adalah aplikasi pengetahuan . Keterampilan . , alat . dan teknik . dalam aktifitas-aktifitas proyek untuk memenuhi kebutuhankebutuhan proyek (PMBOK, 2. Manajemen proyek dilaksanakan melalui aplikasi dan integrasi tahapan proses manajeman proyek yaitu initiating, planning, executing, monitoring dan controlling serta akhirnya closing keseluruhan proses proyek tersebut. Dalam pelaksanaannya, setiap proyek selalu dibatasi oleh kendala-kendala yang sifatnya saling mempengaruhi dan biasa disebut sebagai segitiga project constraint yaitu lingkup pekerjaan . , waktu dan biaya. Dimana keseimbangan ketiga konstrain tersebut akan menentukan kualitas suatu proyek. Perubahan salah satu atau lebih faktor tersebut akan mempengaruhi setidaknya satu faktor lainnya (Santosa, 2. Dalam proses mencapai tujuan dari kegiatan pelaksanaan proyek, ada batasan yang harus dipenuhi yaitu besar biaya . yang dialokasikan, jadwal . aktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu proye. , serta mutu yang harus dipenuhi. Ketiga hal tersebut merupakan parameter penting bagi penyelenggara proyek sebagai sasaran pelaksanaan proyek. Ketiga batasan tersebut disebut tiga kendala . riple constrain. (Soeharto, 1. Gambar 2. 1 Sasaran Proyek Hubungan Triple Constraint (Soeharto, 1. Ketiga batasan di atas disebut tiga kendala . riple constrain. , merupakan parameter penting bagi penyelenggara proyek yang sering diasosiasikan sebagai sasaran proyek yaitu : Biaya Proyek harus diselesaikan dengan biaya yang tidak melebihi anggaran. Untuk proyekproyek yang melibatkan dana dalam jumlah besar dan jadwal bertahun-tahun, anggarannya bukan hanya ditentukan untuk total proyek tetapi dipecah dalam setiap komponen-komponen atau per periode tertentu yang jumlahnya disesuaikan dengan keperluan. Dengan demikian, penyelesaian bagian-bagian proyek juga harus memenuhi sasaran anggaran per periode (Soeharto, 1. Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 Waktu Proses harus dikerjakan sesuai dengan kurun waktu yang telah ditentukan. Bila hasil akhir yang diperoleh berupa produk baru, maka penyerahannya tidak boleh melebihi batas waktu yang telah ditentukan (Soeharto, 1. Mutu Produk atau hasil dari kegiatan proyek harus memenuhi spesifikasi dan kriteria yang Sebagai contoh, apabila hasil kegiatan proyek tersebut berupa instalasi pabrik, maka kriteria yang harus dipenuhi adalah pabrik harus mampu beroperasi secara memuaskan dalam kurun waktu yang telah ditentukan (Soeharto, 1. Perhitungan Volume Volume pekerjaan sering disebut juga Bill Of Quantity (BQ), adalah salah satu proses dalam perhitungan Renacana Anggaran Biaya (RAB), sebagaimana lingkup proyek yang telah dijabarkan sampai dengan suatu paket pekerjaan, maka perhitungan volume dari masing-masing Paket Pekerjaan (Work Package {WP}) sesuai dengan karakteristik jenis pekerjaannya. Analisis Harga Satuan Pekerjaan Analisa harga satuan pekerjaan adalah suatu cara perhitungan harga satuan pekerjaan konstruksi yang dijabarkan dalam perkalian kebutuhan bahan bangunan, upah kerja, dan peralatan dengan harga bahan bangunan, standart pengupahan pekerja dan harga sewa / beli peralatan untuk menyelesaikan per satuan pekerjaan konstruksi. Analisa harga satuan pekerjaan ini dipengaruhi oleh angka koefisien yang menunjukkan nilai satuan bahan/material, nilai satuan alat, dan nilai satuan upah tenaga kerja ataupun satuan pekerjaan yang dapat digunakan sebagai acuan/panduan untuk merencanakan atau mengendalikan biaya suatu pekerjaan. Time Schedule (Rencana Waktu Kerj. Time berarti waktu, schedule ialah memasukkan ke dalam daftar. Time Schedule atau Scheduled Time ialah waktu yang telah ditentukan. Jadi yang dimaksud dengan Time Schedule ialah, mengatur rencana kerja dan satu bagian atau unit pekerjaan. Time schedule meliputi kegiatan antara lain sebagai berikut : Kebutuhan tenaga kerja. Kebutuhan material/bahan. Kebutuhan waktu. Dan transportasi / pengangkutan. Dari time schedule/rencana kerja, kita akan mendapatkan gambaran lama pekerjaan dapat diselesaikan, serta bagian-bagian pekerjaan yang saling terkait antara satu dan lainnya. Sebelum menyusun rencana kerja, harus diperhatikan bagian-bagian pekerjaan yang terkait satu sama lain tersebut, serta pekerjaan yang dapat dimulai tanpa menunggu pekejaanyang lain selesai (Ibrahim. Uraian Rencana Kerja Uraian rencana kerja ialah menyusun program kerja sesuai dengan urutan dan kelompok pekerjaan. Sebelum menyusun rancana kerja, harus diperhatikan beberapa hal di bawah ini : Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 Urutan langkah kerja tidak boleh terbalik. Setiap bagian pekerjaan dilukiskan dengan garis lurus sebagai garis kegiatan. Panjang garis kegiatan ditentukan oleh jumlah hari atau jurnlah minggu Jumlah hari atau minggu dapat dihitung berdasarkan jumlah tenaga kerja. Bagian-bagian pekerjaan dapat digabungkan menjadi satu garis kegiatan. Untuk menyusun rencana kerja, waktu yang dipergunakan dalam bentuk hari atau minggu (Ibrahim, 1. Metode Analisis Data Ada 2 metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu Metode Bar Chart dan Metode Kurva S . Bar Chart Bar Chart adalah sekumpulan aktivitas yang ditempatkan dalam kolom vertikal, sementara waktu ditempatkan dalam baris horizontal. Waktu mulai dan selesai setiap kegiatan beserta durasinya ditunjukkan dengan menempatkan balok horizontal dibagian sebelah kanan dari setiap aktivitas. Perkiraan waktu mulai dan selesai dapat ditentukan dari skala waktu horizontal pada bagian atas bagan. Panjang dari balok menunjukkan durasi dari aktivitas dan biasanya aktivitas-aktivitas tersebut disusun berdasarkan kronologi pekerjaan. (Novel & Farhan. Barchart memberikan manfaat sebagai berikut : Melukiskan proyek dalam urutan tahap-tahap kegiatan pokok disertai waktunya, merencanakan penggunaan sumber daya proyek secara mangkus, dan sebagai alat komunikasi rencana proyek kepada pihak-pihak yang terkait. Dapat digunakan untuk memonitor kemajuan-kemajuan yang dapat dicapai, dibandingkan dengan hasil karya kegiatan-kegiatan pokok yang direncanakan. Memperlihatkan jadwal waktu yang menunjukkan bagaimana kegitan-kegiatan proyek akan menuju pada setiap keluaran. Bar Chart digunakan secara luas sebagai teknik penjadwalan dalam konstruksi. Hal ini karena Bar Chart memiliki ciri-ciri sebagai berikut : Mudah dalam pembuatan dan persiapannya. Memiliki bentuk yang mudah dimengerti. Bila digabungkan dengan metode lain, seperti Kurva S, dapat dipakai lebih jauh sebagai pengendali biaya. Penggunaan Bar Chart bertujuan untuk mengidentifikasi unsur waktu dan urutan dalam merencanakan suatu kegiatan, terdiri dari waktu mulai, waktu selesai dan pada saat pelaporan. Penggambaran Bar Chart terdiri dari kolom dan baris. Pada kolom tersusun urutan kegiatan yang disusun secara berurutan, sedangkan baris menunjukkan periode waktuyang dapat berupa hari, minggu ataupun bulan. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan pada proyek Pembangunan Rusun TNI AD ZIDAM Xi/MDK Yonzipur 19/YKN 1A Minahasa Utara dan waktu pelaksanaan penelitian mulai dari tanggal 19 Juli 2021 sampai tanggal 13 Desember 2021. Metode penelitian dengan menggunakan Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 penelitian kuantitatif yaitu penelitian yang menggunakan format tersturuktur seperti matematika dan statistik jika kita melakukan penelitian kuantitatif maka kemungkinan besar kita akan menganalisis data-data mentah dengan bantuan program software seperti vcvcv Microsoft exel, atau program statistic lainnya untuk mengelola jenis analisis ini, maka data perlu di kumpulkan dalam format terstruktur. Untuk merencanakan lama waktu Pembangunan Rusun TNI AD ZIDAM Xi/MDK Yonzipur 19/YKN 1A Minahasa Utara data yang diperlukan berupa data gambar kerja struktur dan arsitektur. Untuk merencanakan waktu dimulai dengan perhitungan volume. Analisa harga satuan pekerjaan, lalu menghitung durasi waktu. Perhitungan volume dilakukan pada item pekerjaan persiapan, struktur bawah, struktur atas, dan arsitektur. Untuk menghitung lama waktu digunakan persamaan : HASIL DAN PEMBAHASAN Pada proyek pembangunan Rusu TNI AD ZIDAM Xi/MDK Yonzipur 19/YKN 1A Minahasa Utara untuk merencanakan waktu dan penjadawalan harus dihitung volume setiap item pekerjaan. Adapun Uraian Item pekerjaan pada proyek pembangunan Rusu TNI AD ZIDAM Xi/MDK Yonzipur 19/YKN 1A Minahasa Utara : Pekerjaan persiapan Pekerjan Struktur Bawah - Pondasi - Pilecap - Sloof Pekerjaan Struktur Atas - Kolom - Balok - Pelat - Tangga - Atap Pekerjaan Arsitektur - Dinding - Plafond - Lantai - Pengecetan Rumus perhitungan volume pekerjaan: A Volume untuk luasan item pekerjaan . = Panjang x Lebar A Volume untuk kubikasi item pekerjaan . = Panjang x Lebar x Tinggi A Volume panjang item pekerjaan . = Panjang atau Tinggi Setelah mendapatkan volume dari setiap item pekerjaan, selanjutnya menganalisa harga satuan pekerjaan sesuai Peraturan Bupati No. 51 Tahun 2021 tentang harga satuan pokok kegiatan dilingkungan pemerintahan kabupaten minahasa utara tahun anggaran 2022. Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 Berdasarkan volume dan koefisien yang diambil dari Analisa harga satuan pekerjaan, maka dapat ditentukan lama waktu pembangunan Rusun TNI AD ZIDAM Xi/MDK Yonzipur 19/YKN 1A Minahasa Utara. Pemasangan 1 MA Dinding Bata Ringan Tebal 7. 5 Cm Dengan Mortar Siap Pakai Volume = 3,502. 77 mA Tabel 4. 1 Koefisien Pemasangan 1 m2 dinding bata ringan URAIAN SATUAN KOEFISIEN Pekerja Tukang batu Kepala tukang Pekerja A Tukang batu 0,6710 1,3000 0,1300 0,0030 93 hari A Kepala Tukang Mandor Maka dari perhitungan diatas dapat ditentukan lama waktu pemasangan 1m2 dinding bata ringan adalah 93 hari . Tabel 4. 2 perhitungan durasi waktu Uraian Pe ke rjaan Volume A PEKERJAAN PERSIAPAN Pematangan Lahan Pengukuran dan Pas. Bouwplank B PEKERJAAN STRUKTUR B AWAH (SUB STURCTURE) B1 Pe ke rjaan B ore pile Pengeboran bore pile 1,104. Besi ulir 26,382. Beton K-350 Readymixed handling besi 26,382. Pembuangan tanah hasil pengeboran Potong kepala borepile Duras i Te naga Koe fis ie n Jumlah Te naga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga d=koe f x V/te naga Pe mbulatan ke atas Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 B2 Pile cap & tie be am Beton K-350 Readymixed Bekisting Besi ulir B7 Pe ke rjaan Galian Tanah Cadas B8 Urugan Pas ir te bal 10 cm B9 Pe ke rjaan Lantai Ke rja te bal 5 cm : B 10 Urugan tanah ke mbali be kas galian 21,576. C PEKERJAAN STRUKTUR ATAS (UPPER STURCTURE) C1 Lantai 1 Kolom Beton K-350 Readymixed Besi ulir 10,384. Bekisting Pe lat Lantai t=12 Beton K-350 Readymixed Wiremesh M8 Tangga Beton K-350 Readymixed Bekisting Besi ulir C2 Lantai 2 Kolom K1 Beton K-350 Readymixed Besi ulir 9,995. Bekisting Kompone n B alok Beton K-350 Readymixed Bekisting Besi ulir 15,870. Plat Beton K-350 Readymixed Wiremesh M8 Bekisting Pe ke rjaan Tangga Beton K-350 Readymixed Bekisting Besi ulir C3 Lantai 3 Kolom K1 Beton K-350 Readymixed Besi ulir 10,354. Bekisting Kompone n B alok Beton K-350 Readymixed Bekisting Besi ulir 12,944. Plat Beton K-350 Readymixed Wiremesh M8 Bekisting Tangga 3 Beton K-350 Readymixed Bekisting Besi ulir C4 Lantai DAK Kolom K-2 Beton K-350 Readymixed Besi ulir 1,113. Bekisting Kompone n B alok Beton K-350 Readymixed Bekisting Besi ulir 8,787. Plat Beton K-350 Readymixed Wiremesh M8 Bekisting D PEKERJAAN ARSITEKTUR D1 PEKERJAAN DINDING Pas. Dinding batu bata ringan Plesteran dinding 1 : 4 Acian 3,502. 6,091. 7,477. Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 Pas. Keramik dinding KM D2 PEKERJAAN PLAFON KUSEN Pas. Plafond gypsum rangka hollow Pas. List Plafond gypsum Pek. Plafond Expose Pas. Kusen pintu jendela alumunium D3 PEKERJAAN ATAP Pas. Rangka atap baja ringan tbl. Pas. Penutup Atap Alumunium Foil Pek. Nok Pas. Listplank D4 PEKERJAAN LANTAI Pas. HT 60x60 F1 Pas. granit 60x60 F2 Pas. granit 30x30 F3 Pas. Plint 10/60 Pas. Finishing tangga Pas. Meja Dapur Fin. Keramik Pas. Keramik dinding dapur D5 PEKERJAAN PENGECATAN Cat plafond Cat lisplank Cat dinding Interior Cat dinding Exterior Tenaga 1,176. 2,385. 1,640. Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga 1,339. 1,202. Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga 1,376. 2,385. Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga 2,111. 7,477. Tenaga Tenaga Tenaga Tenaga Barchart Dari perhitungan durasi waktu maka dapat direncanakan menggunakan barchart lama waktu pembangunan Rusun TNI AD ZIDAM Xi/MDK Yonzipur 19/YKN 1A Minahasa Utara selama 252 hari . Tabel 4. 3 Bar Chart Uraian Pekerjaan Bulan ke-1 Bulan ke-2 Bulan ke-3 KURVA S Bulan ke-4 Bulan ke-5 Bulan ke-6 Bulan ke-7 Bulan ke-8 Bulan ke-8 Rusun TNIAD ZIDAMXi/MDKYonzipur 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 A Pekerjaan Persiapan B Pekerjaan Pondasi H Lantai 1 I Lantai2 J Lantai3 K LantaiDAK L Pekerjaan Dindi ng N Pekerjaan Atap M Pekerjaan Plafond & Kusen O Pekerjaan Lantai Total Harga P Pekerjaan Pengecatan Rencana kemajuan perminggu (%) 0. Rencana kemajuan komulatif (%) 0. 49 95 96. Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 KESIMPULAN Dari perhitungan durasi pekerjaan menggunakan barchart Pembangunan Rusun TNI AD ZIDAM Xi/MDK Yonzipur 19/YKN 1A membutuhkan waktu selama 36 minggu. SARAN Merencanakan jadwal waktu penyelesaian proyek, menentukan jadwal tenaga kerja serta menganalisis kebutuhan pekerja tidak hanya dengan perhitungan saja, akan tetapi sangat dipengaruhi juga oleh pengalaman agar dalam merencanakan penjadwalan waktu penyelesaian lebih efektif. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibu Hellen G. Mantiri. SST. MT. , sebagai Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Konstruksi Bangunan Gedung. Jurusan Teknik Sipil. Juga kepada Ibu Seska Nicolaas. ST. MT. , sebagai Ketua Jurusan Teknik Sipil dan semua unsur yang sudah turut berkontribusi dalam penulisan artikel ini. DAFTAR PUSTAKA