Economos :Jurnal Ekonomi dan Bisnis Volume 8. Nomor 2. Agustus 2025 p-ISSN. e-ISSN. 2655-321X PENGARUH DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PT. ASTRA DAIHATSU ALAUDDIN The Influence of Organizational Support on Employee Job Performance at PT. Astra Daihatsu Alauddin Muhammad Ansar. Yusuf Alfian Rendra Anggoro. Firman Syah. Email: ma5254960@gmail. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar Abstract Employee performance is a critical determinant of organizational success and is strongly influenced by the extent of organizational support. Perceived Organizational Support (POS) has received significant attention in organizational behavior research, as it represents employeesAo perceptions of the extent to which the organization values their contributions and cares about their well-being. This study aims to investigate the effect of POS on employee performance at PT Astra Daihatsu Alauddin. A quantitative research design was employed, with data collected through questionnaires distributed to employees. Responses were measured using a Likert scale and analyzed with the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 21 to examine the relationships between variables. The findings indicate that organizational support has a positive and significant impact on employee performance. Employees who perceive higher levels of support from the organization demonstrate greater job achievement, stronger commitment, and increased These results highlight the importance of organizational strategies that cultivate supportive environments, including recognition, fair treatment, and adequate resource provision. Enhancing POS not only improves individual performance but also strengthens long-term organizational effectiveness. Therefore, managerial attention to employee needs and well-being is essential for maintaining competitiveness and achieving organizational objectives. Keywords: Organizational Support. Employee Performance PENDAHULUAN Pengalaman berbagai organisasi di Indonesia menunjukkan bahwa hanya organisasi yang secara konsisten melakukan pengembangan berkelanjutan yang mampu bertahan menghadapi perubahan. Globalisasi telah membawa Indonesia memasuki era revolusi industri 4. 0, di mana perkembangan teknologi digital berlangsung sangat pesat. Kondisi ini menuntut kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi unggul, kreatif, dan inovatif untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi (News, 2. Sumber Daya Manusia merupakan aset strategis yang berperan penting dalam menggerakkan sumber daya lainnya dan menentukan efektivitas organisasi (Awwal. Asiyah, & Rachmadi, 2. Hal ini sejalan dengan pendapat Nur et al. bahwa keberhasilan organisasi dalam mewujudkan visi dan misi sangat bergantung pada kualitas SDM yang dimiliki. Oleh karena itu, manajemen sumber daya manusia (MSDM) berfungsi untuk mengembangkan karakter, perilaku, serta kinerja karyawan agar lebih efektif dan efisien (Sedarmayanti, 2017. Asih, 2. Salah satu faktor penting dalam MSDM adalah dukungan organisasi. Dukungan organisasi mencerminkan sejauh mana perusahaan menghargai kontribusi karyawan serta memperhatikan kesejahteraan mereka (Untari et al. Dukungan yang tinggi dapat meningkatkan motivasi, komitmen, dan prestasi kerja (Supriadi et al. , 2021. Ekowati & Finthariasari, 2. Sebaliknya, kurangnya dukungan dapat menimbulkan ketidakpuasan, rendahnya motivasi, serta penurunan kinerja. Hasil observasi pada PT Astra Daihatsu Alauddin menunjukkan adanya masalah terkait dukungan organisasi. Dari 94 karyawan, sekitar 15% menyatakan keluhan, seperti tunjangan yang belum layak, kurangnya interaksi antara atasan dan bawahan, serta keterlambatan pemberian reward. Kondisi ini berdampak pada kinerja yang kurang optimal dan pencapaian target yang memerlukan waktu lebih lama. Berdasarkan fenomena tersebut, salah satu solusi yang dapat diterapkan perusahaan adalah pemberian kompensasi yang layak, penguatan hubungan atasan-bawahan, penyediaan fasilitas memadai, serta pemberian penghargaan yang adil. Dukungan organisasi yang optimal diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan prestasi kerja karyawan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan organisasi terhadap prestasi kerja karyawan PT Astra Daihatsu Alauddin. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan Penelitian deskriptif bertujuan untuk memberikan gambaran secara sistematis mengenai fenomena yang diteliti, serta menguji hipotesis melalui pengukuran variabel dengan instrumen berskala Likert. Fokus penelitian ini adalah menganalisis pengaruh dukungan organisasi terhadap prestasi kerja karyawan pada PT Astra Daihatsu Alauddin. Lokasi penelitian ditetapkan di PT Astra Daihatsu Alauddin yang beralamat di Jl. Sultan Alauddin No. 242Ae244. Mangasa. Kec. Tamalate. Kota Makassar. Sulawesi Selatan. Populasi penelitian mencakup seluruh karyawan perusahaan yang berjumlah 94 orang. Mengingat jumlah populasi relatif kecil, penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Jenis data yang digunakan terdiri atas : . Data primer, diperoleh langsung dari responden melalui penyebaran kuesioner mengenai dukungan organisasi dan prestasi kerja, . Data sekunder, berupa dokumen, laporan, dan literatur terkait dari perusahaan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, penyebaran kuesioner, serta Variabel penelitian terdiri dari dukungan organisasi (X) sebagai variabel independen dan prestasi kerja (Y) sebagai variabel dependen, yang diukur menggunakan skala Likert lima poin, mulai dari "Sangat Setuju" (SS) hingga "Sangat Tidak Setuju" (STS). Analisis data dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu : . Uji validitas dan reliabilitas untuk mengukur keabsahan dan konsistensi instrumen penelitian. Analisis regresi sederhana untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Uji hipotesis . untuk melihat signifikansi pengaruh, serta analisis koefisien determinasi (RA) untuk mengetahui kontribusi dukungan organisasi terhadap prestasi kerja. Seluruh pengolahan data dilakukan dengan bantuan SPSS (Statistical Package for the Social Science. versi 21 guna meningkatkan akurasi hasil HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Analisis Deskriptif Variabel Hasil analisis deskriptif pada variabel pada penelitian ini diperoleh dari hasil sumber data interpretasi dari responden, selanjutnya hasil data tersebut disajikan peneliti secara sistematis sebagai berikut: Analisis Deskriptif Variabel Dukungan Organisasi Menurut Hayati . indikator dukungan organisasi terdiri atas penghargaan, dukungan atasan, kondisi kerja dan kesejahteraan masyarakat. Peneliti mengambil acuan kuesioner berdasarkan indikator tersebut. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan hasil kuesioner sebagai berikut: Tabel 1 Penilaian Responden Pada Variabel Dukungan Organisasi (X) No Indikator KS TS STS TOTAL X1. X1. X2. X2. X3. X3. X4. X4. Sumber: Olahan SPSS 21, tahun 2024 MEAN 4,25 4,29 4,33 4,17 3,77 4,50 4,50 4,69 Berdasarkan tabel 1 diatas mengenai tanggapan responden yang menunjukkan nilai tetinggi ada pada indikator kesejahteraan masyarakat (X4. dengan pemilihan sangat setuju sebanyak 35 orang, setuju 11 orang, kurang setuju 2 orang dan tidak ada karyawan yang milih opsi tidak setuju serta sangat tidak setuju. Sehingga rata-rata pada indikator ini sebesar 4,58. Analisis Deskriptif Variabel Prestasi Kerja Menurut Imron dan Suardi . indikator prestasi kerja terdiri atas hasil kerja, pengetahuan pekerjaan, insiatif dan sikap. Peneliti mengambil acuan kuesioner berdasarkan indikator tersebut. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan hasil kuesioner sebagai Tabel 2 Penilaian Responden Pada Variabel Prestasi Kerja (Y) Indikator SS S KS TS STS TOTAL MEAN Y1. 4,48 Y1. 4,54 Y2. 4,58 Y2. 4,40 Y3. Y3. 4,42 Y4. 4,38 Y4. 4,44 Sumber: Olahan SPSS 21, tahun 2024 Berdasarkan tabel 2 diatas mengenai tanggapan responden yang menunjukkan nilai tetinggi ada pada indikator pengetahuan pekerjaan (Y4. dengan pemilihan sangat setuju sebanyak 28 orang, setuju 20 orang, dan tidak ada karyawan yang milih opsi kurang setuju, tidak setuju serta sangat tidak setuju. Sehingga rata Ae rata pada indikator ini sebesar 4. Analisis Deskriptif Analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan atau memberikan gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data sampel atau populasi. Penjelasan data melalui statistik deskriptif diharapkan memberikan gambaran awal tentang masalah yang diteliti oleh peneliti. Hasil analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini : Tabel 3 Analisis Deskriptif Dukungan Organisasi Prestasi Kerja Valid N . Minimum Maximum Mean Std. Deviation 34,50 3,235 35,67 2,816 Sumber: Olahan SPSS 21, tahun 2024 Berdasarkan tabel diatas dapat disimpulkan nilai N pada penelitian ini berjumlah 48, dimana nilai minimum dukungan organisasi senilai 26, nilai maximum senilai 40 dan mean sebesar 34,50 serta Std. Deviation sebesar 3,235. Sedangkan pada variabel prestasi kerja nilai minimumnya sebesar 30, nilai maximum 40, mean 35,67 dan nilai Std. Deviation Uji Validitas Menurut Ghozali . uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu kuesioner. Valid atau tidaknya suatu data di ukur dengan membandingkan nilai r tabel dan r hitung. Jika nilai r hitung > r tabel maka data tersebut dikatakan valid, begitupun sebaliknya. Uji Validasi Variabel Dukungan Organisasi (X) Tabel 4 Uji validitas Dukungan Organisasi Variabel Pernyataan R Hitung R Tabel X1. 0,553 0,2845 X1. 0,599 0,2845 X2. 0,481 0,2845 Dukungan X2. 0,300 0,2845 Organisasi X3. 0,377 0,2845 (X) X3. 0,586 0,2845 X4. 0,683 0,2845 X4. 0,506 0,2845 Sumber: Olahan SPSS 21, tahun 2024 Status Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan data di atas, diperoleh nilai r hitung indikator X1. sebesar 0,553. X1. 2 sebesar 0,559. X2. 1 sebesaar 0,481. X2. sebesar 0,300. X3. 1 sebesar 0,377. X3. 2 sebesar 0,586. X4. 1 sebesar 0,683 dan X4. 2 sebesar 0,506. Hasil olahan data menunjukkan bahwa semua indikator valid karena nilai r hitung > nilai r tabel sebesar 0,2845. Uji Validasi Variabel Prestasi Kerja (Y) Tabel 5 Uji validitas Prestasi Kerja (Y) Variabel Pernyataan R Hitung R Tabel Y1. 0,566 0,2845 Y1. 0,481 0,2845 Y2. 0,354 0,2845 Y2. 0,442 0,2845 Prestasi Kerja (Y) Y3. 0,638 0,2845 Y3. 0,600 0,2845 Y4. 0,720 0,2845 Y4. 0,663 0,2845 Sumber: Olahan SPSS 21, tahun 2024 Status Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan data di atas, diperoleh nilai r hitung indikator Y 1. sebesar 0,566. Y1. 2 sebesar 0,481. Y2. 1 sebesaar 0,354. Y2. sebesar 0,442. Y3. 1 sebesar 0,638. Y3. 2 sebesar 0,600. Y4. 1 sebesar 0,720 dan Y4. 2 sebesar 0,663. Hasil olahan data menunjukkan bahwa semua indikator valid karena nilai r hitung > nilai r tabel sebesar 0,2845. Uji Reliabilitas Menurut Ghozali . Reliabilitas sebenarnya adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau Nilai reliabilitas dinyatakan dengan koefisien. Cronbach alpha berdasarkan kriteria batas terendah reliabilitas adalah 0,6 bila kriteria pengujian terpenuhi maka kuesioner dinyatakan reliabel. Tabel 6 Uji Reliabilitas Cronbach Indikator Alpha Dukungan Organisasi (X) 0,701 Prestasi Kerja (Y) 0,732 Sumber: Olahan SPSS 21, tahun 2024 Keterangan Reliabilitas Reliabilitas Dari tabel 6 diatas dapat disimpulkan bahwa hasil perhitungan masing Ae masing variabel dukungan organisasi dan prestasi kerja memiliki nilai Cronbach`s Alpha lebih besar dari 0,60. Sehingga dapat dikatakan bahwa seluruh variabel pada penelitian ini berstatus Analisis Regresi Liniear Sederhana Analisis regresi sederhana adalah suatu alat analisis yang di gunakan untuk mengukur pengaruh antara variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y) menurut sugiyono . Dalam penelitian ini hanya memiliki satu variabel bebas dan terikat, maka dari itu digunakannya model persamaan regresi linear sederhana. Adapun persamaanya sebagai berikut : Tabel 7 Analisis Regresi Linear Sederhana Coefficientsa Model (Constan. Dukungan Organisasi Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Beta Std. Error Sig. Dependent Variable: Prestasi Kerja Sumber: Olahan SPSS 21, tahun 2024 Bentuk umum persamaan regresi linear sederhana dapat dirumuskan sebagai berikut: Y = bx e Y = 28. 195 e Dari persamaan regresi linear sederhana diatas maka dapat dianalisis sebagai berikut: Berdasarkan hasil uji persamaan linear di atas maka diperoleh nilai constanta sebesar 28. 935, artinya jika X . ukungan organisas. tidak mengalami perubahan atau bernilai nol . , maka variabel Y . restasi kerj. tetap yaitu 28. Nilai koefisien variabel dukungan organisasi sebesar 0,195. Artinya menunjukkan bahwa dukungan organisasi berpengaruh positif terhadap prestasi kerja. Nilai ini juga menunjukkan bahwa setiap adanya upaya penambahan sebesar satuan pada dukungan organisasi, maka prestasi kerja akan meningkat sebesar 0,195. Uji Hipotesis Uji Parsial (Uji . Uji statistik t pada dasarnya menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel independent secara individual dalam menerangkan variabel dependen. Dasar pengambilan keputusan . Jika t hitung > t tabel maka terdapat pengaruh antara variabel bebas . ukungan organisas. dengan variabel terkait . Jika t hitung < t tabel maka tidak memiliki pengaruh antara variabel bebas . ukungan organisas. dengan variabel terkait . restasi kerj. T tabel = (A/2 : n Ae k Ae . T tabel = . ,05/2 : 48 Ae 1 -1 ) T tabel = ( 0,025 : . T tabel = 2. T tabel = 2. Tabel 8 Uji Parsial (Uji . Coefficientsa Model (Constan. Dukungan Organisasi Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: Prestasi Kerja Sumber: Olahan SPSS 21, tahun 2024 Berdasarkan tabel 8 diatas menunjukkan bahwa pada variabel dukungan organisasi nilai t hitung > ttabel . 121 > 2. dan nilai signifikansi untuk variabel dukungan organisasi < 0,05 . ,003 < 0,. , maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja karyawan pada PT. Astra Daihatsu Alauddin. Uji R2 (Koefisien Determinas. Tabel 9 Koefisien Determinasi Model Summary Adjusted R Model R Square Square Predictors: (Constan. Dukungan Organisasi Sumber: Olahan SPSS 21, tahun 2024 Std. Error of the Estimate Dari hasil pengelolaan regresi linear sederhana diketahui bahwa besarnya nilai koefisien determinasi (R . sebesar 0,175 artinya bahwa variabel dukungan organisasi mampu menjelaskan variasi variabel prestasi kerja yaitu sebesar 17,5% dan sisanya sebesar 82,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak di teliti dalam model penelitian ini. Pembahasan Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja karyawan di PT Astra Daihatsu Alauddin. Temuan ini sejalan dengan teori Perceived Organizational Support (POS) yang menyatakan bahwa ketika karyawan merasa diperhatikan, dihargai, dan didukung oleh organisasi, mereka akan menunjukkan komitmen yang lebih tinggi dan meningkatkan kinerja (Eisenberger et al. , 1. Dukungan organisasi memberikan rasa aman, motivasi, serta meningkatkan loyalitas karyawan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan prestasi kerja. Secara praktis, hal ini terlihat dari hasil kuesioner di mana indikator penghargaan, dukungan atasan, kesejahteraan, dan kondisi kerja mendapat tanggapan positif dari mayoritas karyawan. Dukungan dalam bentuk penghargaan dan pengakuan meningkatkan motivasi intrinsik, sedangkan dukungan kesejahteraan dan kondisi kerja yang baik menumbuhkan kenyamanan dalam Hal ini menjelaskan mengapa peningkatan dukungan organisasi berkontribusi pada peningkatan prestasi kerja. Penelitian ini juga sejalan dengan temuan Jaenab et al. yang menunjukkan bahwa dukungan organisasi berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan. Demikian pula. Prastyo . menegaskan bahwa persepsi dukungan organisasi memiliki dampak positif pada prestasi kerja melalui keterikatan karyawan . mployee engagemen. Artinya, semakin tinggi persepsi karyawan terhadap dukungan organisasi, semakin kuat rasa keterikatan mereka, yang pada akhirnya meningkatkan prestasi kerja. Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan bahwa perusahaan perlu memberikan perhatian lebih pada indikator dukungan organisasi, terutama dalam hal penghargaan dan dukungan atasan, untuk memastikan karyawan termotivasi dan berprestasi optimal. Jika aspek ini terabaikan, prestasi kerja berpotensi menurun karena karyawan merasa kurang dihargai dan didukung. SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan organisasi terhadap prestasi kerja karyawan pada PT Astra Daihatsu Alauddin. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai thitung > ttabel . 121 > 2. dan tingkat signifikansi 0,003 < 0,05. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi persepsi karyawan terhadap dukungan organisasi, semakin baik pula prestasi kerja yang ditunjukkan. Indikator dukungan organisasiAi penghargaan, dukungan atasan, kondisi kerja, dan kesejahteraanAimemiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi, komitmen, dan produktivitas Secara praktis, hasil penelitian ini menekankan pentingnya strategi manajerial yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan karyawan sebagai upaya untuk mempertahankan serta meningkatkan Dari sisi teoritis, penelitian ini mendukung konsep Perceived Organizational Support (POS) yang menyatakan bahwa perhatian organisasi terhadap karyawan akan mendorong timbal balik positif berupa peningkatan kinerja. Saran Berdasarkan hasil penelitian terkait pengaruh dukungan organisasi terhadap prestasi kerja PT. Astra Daihatsu Alauddin, maka: Bagi pimpinan PT. Astra Daihatsu Alauddin agar kiranya lebih meningkatkan dan memperhatikan dukungan organisasi terhadap Sebab dukungan organisasi yang diberikan perusahan kepada karyawan menjadi salah satu faktor terjadinya peningkatan prestasi kerja karyawan yang tentunya akan berdampak baik bagi kehidupan perusahaan. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat lebih mengembangkan dan memperkaya bahasan dengan mengkaji lebih banyak teori yang terdapat dalam dukungan organisasi dan prestasi kerja. Sebab, peneliti sangat menyadari penelitian ini masih jauh dari kesempurnaan. DAFTAR PUSTAKA