Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 2022, hal 643-650 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety Analisis Kinerja PT. Bank Sumut Kantor Cabang Pembantu Syariah Karya dengan Menggunakan Metode Performance Prism Sarah Zalfiana Zein1. Muhammad Yafiz2. Atika3 1,2,3 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan. Indonesia Email : sarahzalfiana07@gmail. com1, muhammadyafiz@uinsu. id2, atika@uinsu. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja PT. Bank Sumut KCP Syariah Karya dengan menggunakan metode performance prism. Metode Performance Prism merupakan suatu model yang digunakan untuk pengukuran kinerja yang menggambarkan kinerja organisasi sebagai bangun 3 dimensi . yang memiliki 5 bidang sisi. Model ini tidak hanya didasari oleh strategi tetapi juga memperhatikan kepuasan, kontribusi stakeholder, proses dan kapabilitas perusahaan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja PT. Bank Sumut KCP Syariah Karya sudah baik, hal itu dapat dilihat dari Total Index keseluruhan bernilai 6,2331. Di mana menurut ketetapan Target Pencapaian OMAX skor 6-7 disebutkan kinerja yang dihasilkan baik. Kata kunci: Bank Syariah. Metode Performance Prism. Performance Analysis of PT. Bank Sumut Sharia Karya Sub-Branch Office Using the Performance Prism Method Abstract This study aims to determine and analyze the performance of PT. Bank Sumut KCP Syariah Karya using the performance prism method. The Performance Prism method is a model used for performance measurement that describes organizational performance as a 3-dimensional shape . which has 5 side areas. This model is not only based on strategy but also pays attention to satisfaction, stakeholder contributions, processes and company capabilities. This type of research is quantitative with a descriptive approach. The results showed that the performance of PT. Bank Sumut KCP Syariah Karya is good, it can be seen from the overall Total Index of 6. Where according to the provisions of the OMAX Achievement Target, a score of 6-7 states that the resulting performance is good. Keywords: Islamic Bank. Performance Prism Method. PENDAHULUAN Pengukuran kinerja perusahaan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan perusahaan tersebut telah tercapai. Pengetahuan mengenai kondisi yang terjadi sekarang adalah dasar perusahaan untuk melakukan perbaikan dan melakukan langkah-langkah yang akan diambil pada tahap berikutnya (Bahrul, 2018: 146-. Penilaian kinerja memegang peranan penting dalam dunia usaha, dikarenakan dengan dilakukannya penilaian kinerja dapat diketahui efektivitas dari penetapan suatu strategi (Neely, 2. Penilaian kinerja dapat mendeteksi kelemahan dan kekurangan yang masih terdapat dalam perusahaan, untuk selanjutnya dilakukan perbaikan di masa mendatang (Agustina & Riana, || Sarah Zalfiana Zain, et. || Analisis Kinerja PT. Bank Sumut Kantor Cabang. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 2022, hal 643-650 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety Bank SUMUT Syariah adalah salah satu Unit Usaha Syariah (UUS) yang menjadi tujuan masyarakat untuk membuka rekening tabungan syariah. Hadirnya Bank SUMUT Syariah sebagai bank yang menggabungkan antara nilai rohani dan idealisme usaha, dan merupakan solusi baru bagi perbankan di Indonesia (Wibisono, 2. Pengukuran kinerja yang pada Bank SUMUT Syariah masih menggunakan pengukuran kinerja konvensional, yaitu melihat dari perspektif keuangan berupa laporan laba- rugi, aliran kas dan sebaginya (Neely, 2. Berikut ini merupakan data mengenai pencapaian laba perusahaan seperti pada Tabel 1 Tabel 1. Uraian Tabel Kinerja Laba/Rugi Perusahaan Tahun Pendapatan Beban Laba Sumber: Bank Sumut Syariah Berdasarkan Tabel 1 dapat dilihat bahwa pada tahun 2019 pendapatan perusahaan mengalami peningkatan yang tidak diikuti dengan keuntungan perusahaan mengalami penurunan, begitu juga untuk tahun 2020 keuntungan perusahaan mengalami penurunan, dikarenakan pendapatan perusahaan yang juga ikut mengalami penurunan, hal ini menunjukkan bahwa kinerja Bank SUMUT Syariah selama 2019 sampai tahun 2020 jauh dari yang diharapkan. Saat ini sistem pengukuran kinerja di Bank SUMUT Syariah dilakukan hanya dengan menggunakan sistem pengukuran kinerja tradisional yang umumnya digunakan oleh manajemen tradisional untuk melakukan pengukuran kinerja. Selama ini Bank SUMUT Syariah hanya menekankan pada aspek keuangan sebagai tolak ukur pengukuran kinerja, karena lebih mudah diterapkan. Memang tujuan daripada sebuah perusahaan didirikan adalah untuk menjadi usaha yang dalam proses berjalannya usaha tersebut menghasilkan keuntungan yang diukur dalam nominal uang (Bahrul, 2018: 146-. Akan tetapi pengukuran kinerja yang hanya menitikberatkan pada aspek keuangan dianggap tidak mampu menginformasikan upaya-upaya apa yang harus diambil di masa depan. Perubahan pada lingkungan bisnis yang semakin cepat dan persaingan yang semakin kuat, maka perlunya pengukuran kinerja secara menyeluruh baik dari aspek keuangan maupun non keuangan. Model sistem pengukuran kinerja terintegrasi yang popular digunakan secara luas di dunia industri yaitu Balanced Scorecard. Integrated Performance Measurement System (IPMS) dan Performance Prism (Nurcahyanie, 2008: 44-. Performance Prism merupakan suatu model yang digunakan untuk pengukuran kinerja yang menggambarkan kinerja organisasi sebagai bangun 3 dimensi . yang memiliki 5 bidang sisi. Sistem pengukuran kinerja model Performance Prism berupaya menyempurnakan model-model sebelumnya di antaranya Balanced Scorecard (Zusan & Pratiwi, 2. Model ini tidak hanya didasari oleh strategi tetapi juga memperhatikan kepuasan dan kontribusi stakeholder, proses dan kapabilitas perusahaan. || Sarah Zalfiana Zain, et. || Analisis Kinerja PT. Bank Sumut Kantor Cabang. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 2022, hal 643-650 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety METODE Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif. Di mana penelitian kuantitatif adalah penelitian yang banyak dituntut menguakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut, serta penampilan hasilnya. Metode deskriptif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah metode wawancara dan penyebaran Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif. Teknik ini digunakan untuk mengetahui bagaimana analisis kinerja PT. Bank Sumut KCP Syariah Karya dengan menggunakan metode performance prism melalui data-data yang penulis dapatkan dari hasil observasi, wawancara, dan dokumen-dokumen yang mendukung selama penelitian (Ningsih, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Untuk mengukur kinerja dengan menggunakan metode performance prism, maka diperlukan langkah-langkah sebagai berikut: . Tahap identifikasi stakeholder beserta kebutuhan dan kontribusinya. Tahap identifikasi strategi, proses, kapabilitas, kepuasan dan kontribusi stakeholder. Tahap identifikasi Key Performance Indicator (KPI). Tahap ini dilakukan dengan cara brainstorming tentang strategi, proses, kapabilitas, kepuasan dan kontribusi stakeholder yang telah diidentifikasi sebelumnya. Dari hasil identifikasi Dari hasil identifikasi diperoleh 38 KPI yang terdiri dari: Pertama. Stakeholder Pemegang Saham, terdapat 13 KPI, terdiri dari 2 KPI kepuasan, 2 KPI kontribusi, 3 KPI strategi, 3 KPI proses, dan 3 KPI kapabilitas. Kedua. Stakeholder Karyawan, terdapat 14 KPI, terdiri dari 2 KPI kepuasan, 2 KPI kontribusi, 4 KPI strategi, 3 KPI proses, dan 3 KPI kapabilitas. Ketiga. Stakeholder Nasabah, terdapat 11 KPI, terdiri dari 2 KPI kepuasan, 2 KPI kontribusi, 3 KPI strategi, 2 KPI proses, dan 2 KPI kapabilitas. Keempat. Stakeholder Pemerintah/ Masyarakat, terdapat 13 KPI, terdiri dari 3 KPI kepuasan, 2 KPI kontribusi, 3 KPI strategi, 2 KPI proses, dan 3 KPI kapabilitas. Analisis Pembobotan antar Stakeholder Hasil perhitungan dalam matriks perbandingan berpasangan tersebut akan didapat bobot setiap stakeholder yang terlihat pada tabel 2 di bawah ini: Tabel 2. Hasil Bobot Perbandingan Berpasangan antar Stakeholder Perusahaan. Bobot Stakeholder Consistency Ratio Pemegang Saham 0,2630 Karyawan 0,2316 0,0293 Nasabah 0,3203 Pemerintah/ Masyarakat 0,1851 Berdasarkan tabel di atas, maka diperoleh bobot yang tertinggi yaitu pada stakeholder nasabah dengan nilai 0,3203. Dari hasil pembobotan tersebut, diperoleh nilai consistency ratio sebesar 0,0293, dimana nilai tersebut O 0,1 yang berarti bahwa pada perbandingan berpasangan yang telah dilakukan tidak terjadi ketidak-konsistenan. Stakeholder nasabah memiliki bobot tertinggi yang mengindikasikan pihak PT. Bank Sumut KCP Syariah Karya || Sarah Zalfiana Zain, et. || Analisis Kinerja PT. Bank Sumut Kantor Cabang. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 2022, hal 643-650 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety sangat mementingkan nasabah dalam menjalankan strategi, proses, kapabilitas, kontribusi dan kepuasan nasabah yang ada. Analisis Nilai Performansi Perolehan nilai performansi PT. Bank Sumut KCP Syariah Karya yang diukur dengan menggunakan metode performance prism dari skala 10 sebesar 6,2331. Jadi, dapat dikatakan kondisi kinerja perusahaan perbankan ini sudah baik, namun ada beberapa yang belum begitu maksimal sesuai target dan harus ditingkatkan. Tabel 2. Identifikasi Key Performance Indicator (KPI) Strategi. Proses. Kapabilitas. Kepuasan dan Kontribusi Stakeholder Stakeholder Satisfaction Stakeholder Pemegang Saham Indikator ROA ROE Karyawan Jaminan asuransi kesehatan Tingkat kesejahteraan tenaga Nasabah Tingkat kepuasan nasabah Jumlah keluhan nasabah Peningkatan kecepatan pelayanan teller kepada nasabah Pemerintah/Masyarakat Tingkat penciptaan lapangan Jumlah kegiatan sosial yang dilakukan perusahaan Stakeholder Contribution Stakeholder Indikator Pemegang Saham Ide/ saran pemegang saham yang Tingkat pertambahan investasi Karyawan Tingkat kedisiplinan karyawan Rasio loyalitas karyawan Nasabah Jumlah nasabah yang memakai jasa Kritik dan saran dari nasabah Pemerintah/Masyarakat Ide/ saran dari pemerintah Jumlah masyarakat yang mengikuti || Sarah Zalfiana Zain, et. || Analisis Kinerja PT. Bank Sumut Kantor Cabang. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 2022, hal 643-650 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety sosialisasi untuk program UMKM Stakeholder Strategy Indikator Stakeholder Tingkat kepatuhan dan kesehatan Pemegang Saham Peningkatan keuntungan Tercapainya Praktek Good Corporate Governance Tingkat produktivitas karyawan ketika menghadapi pekerjaan Karyawan Tingkat kesejahteraan tenaga kerja Kebijakan promosi bagi karyawan Tingkat pertumbuhan kualitas SDM Peningkatan penerapan layanan sesuai Budaya kerja Perusahaan Nasabah Peningkatan kepuasan nasabah Peningkatan kecepatan pelayanan teller kepada nasabah Tingkat pengembangan fasilitas dan layanan unggulan bagi nasabah Peningkatan jumlah penghargaan yang diterima Bank dari pemerintah Pemerintah/Masyarakat Meningkatkan kerjasama yang baik dengan akademisi Tingkat aktivitas sosial melalui program CSR Stakeholder Process Stakeholder Indikator Pemegang Saham Pemecatan karyawan yang tidak sesuai Peningkatan kualitas pelayanan Peningkatan || Sarah Zalfiana Zain, et. || Analisis Kinerja PT. Bank Sumut Kantor Cabang. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 2022, hal 643-650 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety Penilaian kinerja dalam satu tahun Karyawan Pemberian promosi berdasarkan kinerja karyawan itu sendiri Perencanaan training atau pelatihan di bidang usaha perbankan Nasabah Monitoring terhadap nasabah Kemudahan pemakaian layanan yang ada Pemerintah/Masyarakat Pelaporan aktivitas ketenagakerjaan Jumlah peserta magang yang diterima magang PT. Bank Sumut Syariah Kantor Cabang Pembantu Syariah Karya Stakeholder Capability Stakeholder Indikator Pemegang Saham Peraturan kinerja perusahaan yang jelas dan ditaati seluruh karyawan Adanya jumlah nasabah baru Pengoptimalan pemahaman dan kesadaran pentingya integritas dan tanggung jawab pekerja PT. Bank Sumut Syariah Kantor Cabang Pembantu Syariah Karya Prosentase kenaikan karyawan berprestasi Karyawan Anggaran pensiun yang disediakan Jumlah training yang diikuti karyawan dalam bidang usaha perbankan Nasabah Rasio keluhan nasabah terlayani Efektivitas online service Adanya rencana program perekrutan dengan realisasinya Pemerintah/Masyarakat Adanya staf ahli penanganan terkait peserta magang Donasi sosial dan sponsorsip yang diberikan untuk kegiatan masyarakat || Sarah Zalfiana Zain, et. || Analisis Kinerja PT. Bank Sumut Kantor Cabang. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 2022, hal 643-650 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety Tabel 3. Scoring OMAX Stakeholder Pemegang Saham Tabel 4. Scoring OMAX Stakeholder Nasabah Dari value scoring OMAX tiap stakeholder didapatkan nilai indeks total kinerja sebesar 6,2331 melalui Traffic Light System maka dapat dilihat secara keseluruhan bahwa kinerja perusahaan dalam kategori baik, perusahaan telah memiliki keahlian yang dibutuhkan dalam melaksanakan kinerja sehingga dapat bekerja dengan efektif. SIMPULAN Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis dengan judul penelitian Analisis Kinerja PT. Bank Sumut Syariah Kantor Cabang Pembantu Syariah Karya dengan Menggunakan Metode Performance Prism yang telah dilakukan dapat diambil beberapa kesimpulan bahwa hasil perancangan pengukuran kinerja pada PT. Bank Sumut Syariah Kantor Cabang Pembantu Syariah Karya dengan Performance Prism berupa 49 KPI meliputi 13 KPI pada perspektif Pemegang Saham, 13 KPI pada perspektif Karyawan, 11 KPI pada perspektif Nasabah, 12 KPI pada perspektif Pemerintah/Masyarakat. Dari hasil analisa pengukuran kinerja dengan metode performance prism, maka dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan PT. Bank Sumut Syariah Kantor Cabang Pembantu Syariah Karya telah mencapai performa yang baik dengan total indeks sebesar 6,2331 yang mana menunjukkan perusahaan telah mencapai target realistis dan diharapkan dapat tetap dipertahankan dan memiliki inisiatif untuk meningkatkan kinerjanya. || Sarah Zalfiana Zain, et. || Analisis Kinerja PT. Bank Sumut Kantor Cabang. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 2022, hal 643-650 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety DAFTAR PUSTAKA