Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pengaruh Green Accounting. Kinerja Lingkungan. Ukuran Perusahaan dan Likuiditas terhadap Profitabilitas: Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022 Nailil Fitrifatun1. Dianita Meirini2 1,2 UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung fitrinailil98@gmail. ABSTRACT This research is useful for identifying the effect of implementing green accounting, environmental performance, firm size and liquidity on company profitability in mining sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) from 2018 to 2022. The method used in this research is a quantitative method with using purposive sampling as a sample collection technique, according to predetermined criteria. This resulted in a sample of 24 mining sector companies listed on the IDX from 2018 to 2022. This research uses secondary data obtained from company annual reports. The variables used in this research are the independent variables, namely green accounting (X. , environmental performance (X. , firm size (X. , liquidity (X. , and the dependent variable, namely profitability (Y). The data analysis technique in this research is a panel data regression test using Eviews 12 software. Simultaneously (F tes. the results show that green accounting, environmental performance, firm size and liquidity have a significant effect on company profitability. Partially (T tes. the results showed that green accounting had a significant negative effect on profitability, environmental performance had no significant effect on company profitability. Meanwhile, firm size and liquidity have a significant positive effect on company profitability. Keywords: Environmental performance, firm size, green accounting. ABSTRAK Penelitian ini berguna untuk mengidentifikasi pengaruh dari penerapan green accounting, kinerja lingkungan, ukuran perusahaan dan likuiditas terhadap profitabilitas perusahaan pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018 hingga tahun 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan purposive sampling sebagai teknik pengambilan sempel, sesuai kriteria yang telah ditentukan. Sehingga diperoleh sempel sebanyak 24 perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2018 hingga 2022. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel independen yaitu green accounting(X. , kinerja lingkungan (X. , ukuran perusahaan (X. , likuiditas (X. , dan variabel dependen yaitu profitabilitas (Y). Teknik analisis data pada penelitian ini berupa uji regresi data panel dengan menggunakan perangkat lunak Eviews 12. Secara simultan . ji F) diperoleh hasil bahwa green accounting, kinerja lingkungan, ukuran perusahaan dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Secara parsial . ji T) diperoleh hasil bahwa green accounting berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas. Kinerja lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Sedangkan ukuran perusahaan, dan likuiditas berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Kata Kunci: Green accounting, kinerja lingkungan, likuiditas, profitabilitas, ukuran 809 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. PENDAHULUAN Profitabilitas merupakan ukuran kinerja perusahaan yang dibuktikan menggunakan perolehan profit yang dihasilkan oleh perusahaan. Profitabilitas dapat menggambarkan kesuksesan dan menunjukkan efektifitas dalam penggunaan sumber daya yang optimal yang dapat dilihat dari pencapaian laba dan pertumbuhan ekonomi perusahaan. Dalam mencapai keuntungan yang tinggi, manajemen yang efektif memegang peranan yang krusial, karena tingkat profit perusahaan menjadi pertimbangan utama bagi investor dalam mengambil keputusan investasi mereka (Pranaditya. Andini, & Andika, 2. Profitabilitas dinilai penting karena guna melangsungkan hidupnya perusahaan harus dalam keadaan yang baik. Tanpa profitabilitas, sulit bagi sebuah bisnis untuk menarik modal dari luar. Direktur atau pemilik perusahaan dan manajemen perusahaan terus berupaya meningkatkan laba karena arti laba penting bagi masa depan perusahaan (Patmawati & Harahap, 2. Profitabilitas juga merupakan prestasi yang menunjukkan bahwa suatu perusahaan telah berhasil memperoleh laba pada tingkat penjualan, ekuitas, dan aset selama periode waktu tertentu. Semakin besar profit menunjukkan tingginya perusahaan, karena dengan banyaknya profit kemakmuran dan citra perusahaan dapat meningkat (Handoyo. Akram, & Nurabiah. Fenomena penurunan profit yang terjadi pada PT. Bukit Asam Tbk. tahun 2019 perolehan laba PT. Bukit Asam Tbk. sejumlah Rp. 4,1 triliun, terjadi 18% dibandingkan tahun 2018 sejumlah Rp. 5,02 triliun. Hal ini disebabkan oleh turunya harga batu bara di tahun 2019, penurunan rata-rata harga jual batu bara sebesar Untuk mengatasi penurunan laba, perusahaan melakukan optimasi biaya angkut, sehingga mampu menekan biaya operasional perusahaan (Ramli, 2. Berdasarkan fenomena di atas, pertumbuhan profitabilitas pada sebagian perusahaan pertambangan juga mengalami naik turun. Berikut merupakan grafik pertumbuhan profitabilitas sebagian perusahaan pertambangan pada tahun 2018 Gambar 1. Tingkat Profitabilitas Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Profitabilitas (ROA) BYAN ADRO BUMI ITMG GEMS DSSA HRUM INDY -0,5 810 | Volume 6 Nomor 3 2024 BSSR MBAP Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Sumber: Olahan data penelitian, 2023. Gambar 1 memperlihatkan tingkat profitabilitas sebagian perusahaan pertambangan yang terdaftar BEI tahun 2018-2022, yang diukur menggunakan ROA. Gambar tersebut mengindikasikan bahwa secara umum perusahaan pertambangan yang terdaftar BEI mengalami penurunan profitabilitas di tahun Tinggi rendahnya profitabilitas perusahaan juga dapat mempengaruhi para pemegang saham untuk menanamkan modalnya di perusahaan tersebut, sehingga perusahaan dapat dipandang baik oleh investor. Hal ini sejalan dengan stakeholder theory yang mengemukakan bahwa perusahaan bukan hanya entitas yang beroperasi untuk kepentingannya sendiri, akan tetapi harus memberikan manfaat bagi stakeholder-nya . emegang saham, kreditor, konsumen, pemasok, masyarakat, pemerintah, dan pihak lai. , karena keberadaan perusahaan sangat dipengaruhi oleh dukungan yang diberikan stakeholder kepada perusahaan tersebut (Wati. Manajemen perusahaan harus dapat melakukan aktivitas sesuai dengan harapan stakeholder dan melaporkannya kepada stakeholder. Teori ini menyatakan bahwa para stakeholder memiliki hak untuk mengetahui informasi baik informasi keuangan maupun non keuangan perusahaan. Dampak aktivitas perusahaan kepada stakeholder dapat diketahui melalui pertanggungjawaban yang diberikan perusahaan berupa informasi keuangan dan non keuangan . Informasi yang baik terkait aktivitas perusahaan dapat meningkatkan citra perusahaan sehingga dapat meningkatkan keuntungan perusahaan (Oktavia, 2. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi penurunan profitabilitas perusahaan yaitu informasi terkait biaya lingkungan. Perusahaan yang melaporkan biaya lingkungan dengan baik, maka dapat mempengaruhi peningkatan terhadap profitabilitas perusahaan. Green accounting merupakan langkah awal untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan cara mengeluarkan biaya lingkungan. Penerapan green accounting dapat mendorong perusahaan untuk mengurangi permasalahan lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas perusahaan (Hamidi, 2. Penerapan green accounting bagi pelaku bisnis memiliki potensi untuk memicu kemajuan positif dan mampu meningkatkan citra perusahaan di mata stakeholder, sehingga dapat menarik perhatian investor (Sundari & Sulfitri, 2. Semakin besar pengungkapan green accounting dapat mempengaruhi investor untuk meningkatkan penanaman modalnya, sehingga profit yang diterima perusahaan semakin besar. Tingginya profitabilitas perusahaan dapat mempengaruhi besarnya tuntutan publik ke perusahaan dengan tujuan melakukan kontribusi sosial dan lingkungan (Meiriani. Dunakhir, & Samsinar, 2. Hal tersebut diperkuat oleh penelitian yang dilakukan oleh Ni Luh Intan Hadriyani dan Ni Wayan Yulianita Dewi tahun 2022 yang berjudul AuPengaruh aspek green accounting terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek IndonesiaAy, penelitian tersebut menjelaskan bahwa kinerja lingkungan, pengungkapan lingkungan, produk ramah lingkungan, biaya lingkungan dan aktivitas lingkungan mempengaruhi profitabilitas yang diukur dengan ROA maupun ROE. Hal tersebut menunjukkan bahwa ketika perusahaan tersebut mengeluarkan biaya lingkungan, maka secara tidak langsung 811 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. perusahaan akan menerima imbalan positif dari stakeholder berupa profitabilitas (Hadriyani & Dewi, 2. Faktor lain yang mempengaruhi profitabilitas perusahaan ialah kinerja Kinerja lingkungan adalah penilaian terhadap perusahaan yang peduli dan berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Upaya peningktan kinerja lingkungan akan berdampak pada operasional yang lebih efisien, peningkatan produktivitas, terhindarnya biaya complain dari masyarakat atas pencemaran lingkungan dan memunculkan peluang di pasar baru. Kinerja lingkungan dapat mempengaruhi kinerja perusahaan serta memiliki potensi untuk menciptakan nilai perusahaan (Dita & Ervina, 2. Kinerja lingkungan yang buruk berpengaruh negatif terhadap nilai pasar perusahaan, yang dapat berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan. Di Indonesia platform praktek ekonomi berbasis lingkungan yang digunakan sebagai patokan kalangan industri berupa program pemeringkatan yang dicantumkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia yang disebut PROPER. PROPER adalah program penilaian kinerja perusahaan dalam mengelola lingkungan hidup. Permasalahan lingkungan yang muncul akibat kelalaian perusahaan akan berpengaruh pada reputasi perusahaan di mata investor dan masyarakat sekitar. Ketika kepercayaan dan reputasi perusahaan rusak di mata masyarakat, sebagai konsekuensinya perusahaan harus siap untuk menghadapi krisis kepercayaan yang dapat berpengaruh kepada penurunan profitabilitas perusahaan (Utomo, 2. Hal tersebut didukung dengan penelitian yang dilakukan oleh Anggi Choirun Nisa. Anik Malikah dan Siti Aminah Anwar pada tahun 2020 dengan judul AuAnalisis penerapan Green Accounting sesuai PSAK 57 dan kinerja lingkungan terhadap profitabilitas perusahaan pertambanganAy, yang menyatakan bahwa kinerja lingkungan yang diukur menggunakan PROPER berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Semakin baik citra perusahaan di mata stakeholder maka tingkat profitabilitas perusahaan juga akan semakin meningkat (Nisa. Malikah, & Anwar, 2. Ukuran perusahaan juga merupakan faktor yang dapat mempengaruhi profitabilitas perusahaan. Keuntungan yang besar dapat mencerminkan bahwa perusahaan memiliki kinerja keuangan dan kinerja lingkungan yang baik. Hal ini dapat berdampak pada ukuran perusahaan, karena investor lebih tertarik berinvestasi kepada perusahan yang mempunyai keuntungan yang besar sehingga dapat meningkatkan kemampuan operasional perusahaan. Klasifikasi ukuran perusahaan dapat didasarkan pada beberapa skala, yaitu total pendapatan, total aset, dan modal. Semakin tinggi total pendapatan, modal, dan aset perusahaan, maka akan mengidentifikasikan kekuatan perusahaan yang semakin besar. Variabel ukuran perusahaan juga dapat dikaitkan dengan proporsi aktivitas yang dimiliki Besarnya pertumbuhan total aset dan aset tetap perusahaan akan sejalan dengan pertumbuhan ukuran perusahaan. Semakin besar suatu perusahaan, maka perusahaan akan dituntut untuk lebih transparan dalam pengungkapan informasi kondisi perusahaan. Pengungkapan informasi yang baik bertujuan agar stakeholder mengetahui gambaran mengenai kondisi dan aktivitas oprasional perusahaan tersebut. Ukuran perusahaan menjadi pertimbangan bagi stakeholder 812 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. dalam melihat prospek perusahaan ke depannya. Perusahaan dengan ukuran perusahaan yang besar dipandang sebagai perusahaan yang lebih mampu bertahan di dunia bisnis karena mempunyai kekuatan lebih dalam mendapatkan keuntungan atau profit. (Aghnitama. Aufa, & Hersugondo, 2. Selain itu likuiditas juga merupakan faktor lain yang dapat mempengaruhi profitabilitas perusahaan. Likuiditas merupakan ukuran yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Semakin tinggi likuiditas, maka semakin tinggi kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Kurangnya likuiditas dapat menghambat perusahaan untuk memperoleh keuntungan (Wijayanti, 2. Hubungan antara likuiditas terhadap terhadap profitabilitas dengan teori stakeholders yaitu likuiditas yang tinggi dapat meningkatkan kinerja perusahaan dengan baik, karena perusahaan memiliki kelebihan uang kas yang mampu melunasi hutangnya. Kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek akan mempengaruhi image perusahaan di mata stakeholder, image perusahaan yang baik dapat berdampak pada profitabilitas perusahaan (Yunan. Kadir, & Anwar, 2. Dalam penelitian ini ukuran perusahaan dan likuiditas ditambahkan sebagai variabel pembeda dengan penelitian terdahulu yang digunakan sebagai acuan. Berdasarkan hal tersebut peneliti berkeinginan untuk mengetahui jika perusahaan mengeluarkan biaya lingkungan . reen accountin. , kinerja lingkungan . itandai dengan peringkat prope. , ukuraan perusahaan, dan likuiditas perusahaan apakah perusahaan tersebut memperoleh imbal balik berupa profitabilitas yang akan menguntungkan perusahaan dan stakeholder-nya. Dengan demikian maka penulis melakukan penelitian yang berjudul AuPengaruh Green Accounting. Kinerja Lingkungan. Ukuran Perusahaan dan Likuiditas terhadap Profitabilitas (Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2. Ay. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Pendekatan asosiatif digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara dua variabel atau lebih. Dengan pendekatan asosiatif dapat dibangun teori yang berfungsi untuk menjelaskan, meramalkan, dan mengendalikan suatu fenomena (Siregar, 2. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan studi pustaka, dengan melihat laporan tahunan dari masingmasing perusahaan sampel dari tahun 2018-2022 yang berkaitan dengan variabel penelitian, kemudian data tersebut diolah sesuai kebutuhan penelitian. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan mengikuti PROPER tahun 2018 hingga 2022. Metode penarikan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan kriteria: 813 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Tabel 1. Rangkaian Pengambilan Sampel NO. Keterangan Jumlah Populasi sempel perusahaan sektor pertambangan Perusahaan pertambangan yang tidak terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018 sampai 2022. Perusahaan pertambangan yang tidak mempublikasi laporan tahunan secara berturut-turut selama periode 2018 sampai Perusahaan pertambangan yang tidak mengikuti PROPER dan perusahaan yang tidak memiliki data lengkap terkait variabel yang digunakan. Jumlah perusahan yang memenuhi kriteria Jumlah data yang akan diamati = 24 x 5 Sumber: Olahan data penelitian, 2023. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 24 perusahaan, dengan kurun waktu 5 tahun, sehingga data yang akan diamati ialah 120 data penelitian. Berikut merupakan tabel definisi operasional dan skala pengukuran Terdapat dua macam variabel dalam penelitian ini yaitu variabel independent dan variabel dependent. Variabel independent yaitu green accounting (X. , kinerja lingkungan (X. , ukuran perusahaan (X. , likuiditas (X. , dan variabel dependent yaitu profitabilitas (Y). Tabel 2. Definisi Operasional dan Skala Pengukuran Variabel Definisi Pengukuran Skala Sumber Green Menggunakan Metode Data (Almunawwaroh Dummy et al. , 2022:. accounting yang (X. memasukkan dengan perusahaan yang diteliti manfaat tidak mempunyai salah satu langsung dari komponen lingkungan, pemulihan rehabilitasi lingkungan dalam laporan tahunan atau dalam laporan pemindahan, reklamasi, atau restorasi maka akan diberi score 1, namun 814 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Kinerja n (X. Ukuran (X. Penilaian atau besarnya total aktiva. Likuiditas kemampuan (X. Profitabilit hasil bersih as (Y) dari seluruh yang dipilih jika tidak mempunyai dalam laporan tahunan maka diberi score 0. Peringkat PROPER Data 5. (Sukatin et al. dikelompokkan dalam interval 2022:. lima peringkat warna. Emas: sangat baik . Hijau: baik . Biru: cukup . Merah: buruh . Hitam: sangat buruk . Ln= Total Aset Data (Utama, 2. Sumber: Olahan data penelitian, 2023. 815 | Volume 6 Nomor 3 2024 Data (Pearce Robinson, 2. Data (Pearce Robinson, 2. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Hubungan antara green accounting, kinerja lingkungan, ukuran perusahaan dan likuiditas terhadap profitabilitas pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018 hingga 2022 dijelaskan dalam skema kerangka konseptual sebagai berikut: Gambar 2. Skema kerangka konseptual Green accounting sesuai (X. Kinerja Lingkungan (X. Ukuran Perusahaan (X. Profitabilitas (Y) Likuiditas (X. Sumber: Olahan data penelitian, 2023. Berdasarkan skema kerangka konseptual di atas, penelitian ini menggunakan hipotesis sebagai berikut: Hipotesis pertama H0 : Green accounting tidak memberi pengaruh signifikan kepada profitabilitas. H1 : Green accounting memberi pengaruh signifikan kepada profitabilitas. Hipotesis kedua H0 : Kinerja lingkungan tidak berpengaruh signifikan kepada profitabilitas. H2 : Kinerja lingkungan berpengaruh signifikan kepada profitabilitas. Hipotesis ketiga H0 : Ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan kepada profitabilitas. H3 : Ukuran perusahaan berpengaruh signifikan kepada profitabilitas. Hipotesis keempat H0 : Likuiditas tidak berpengaruh signifikan kepada profitabilitas. H4 : Likuiditas berpengaruh signifikan kepada profitabilitas. Hipotesis kelima H0 : Variabel green accounting, kinerja lingkungan, ukuran perusahaan dan likuiditas tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. H5 : Variabel green accounting, kinerja lingkungan, ukuran perusahaan dan likuiditas berpengaruh terhadap profitabilitas. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel. Alat analisis data dilakukan menggunakan bantuan software Eviews 12. Alat analisis data dengan program Eviews 12 meliput, uji multikolinearitas, uji model, uji regresi data panel, uji R Square (R. , uji F, uji T, uji heteroskedastisitas. 816 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. HASIL DAN PEMBAHASAN Terdapat 120 data yang dipakai dalam penelitian ini, dengan 24 sampel perusahaan selama rentang waktu 5 tahun. Adapun variabel independent yang terasuk dalam sempel ini, yaitu green accounting, kinerja lingkungan, ukuran perusahaan, likuiditas yang akan dianalisis pengaruhnya terhadap profitabilitas. Uji Multikolinearitas Tabel 3. Hasil Uji Multikolinearitas Sumber: Olahan data penelitian, 2023. Hasil pengujian multikolinearitas pada table 3, memperlihatkan nilai hubungan korelasi antar variabel independen > 0. 8, hal ini berarti data dalam penelitian dapat diidentifikasikan tidak terjadi multikolinearitas antar variabel. Uji Model Uji Chow Tabel 4. Hasil Uji Chow Cross-section Chi-square 161. Sumber: Data penelitian diolah, 2023. Berdasarkan table 4, hasil uji chow nilai probability dari cross section 0000 < 0. 05 artinya model terbaik yang digunakan adalah fixed effect model, selanjutnya akan dilakukan uji hausman guna menetapkan model yang tepat antara fixed effect model dengan random effect model. Uji Hausman Tabel 5. Hasil Uji Hausman Cross-section random 76. Sumber: Olahan data penelitian, 2023. Dari pemaparan tabel di atas, berdasarkan nilai cross section random yaitu sebesar 0. 0000 < 0. 05 menunjukkan bahwa model terbaik yang digunakan adalah fixed effect model. Berdasarkan uji model . ji chow dan uji hausma. sudah dapat ditarik kesimpulan bahwa model terbaik yang dipilih dalam penelitian ini adalah fixed effect model. Persamaan Regresi Data Panel Tabel 6. Hasil Persamaan Regresi Data Panel Y = -7. 155*X1 0. 023*X2 0. 330*X3 0. 021*X4 Sumber: Olahan data penelitian, 2023. Hasil persamaan regresi data panel menunjukkan nilai konstanta negatif 329 artinya apabila green accounting, kinerja lingkungan, ukuran perusahaan, dan likuiditas sama dengan nol . maka nilai koefisien regresi green 817 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. accounting (X. 155 berarti green accounting berpengaruh negatif terhadap profitabilitas. Nilai koefisien regresi variabel kinerja lingkungan (X. 023 artinya kinerja lingkungan berpengaruh positif terhadap Nilai koefisien variabel ukuran perusahaan (X. 330 artinya ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap profitabilitas. Nilai koefisien likuiditas (X. 021 artinya likuiditas berpengaruh positif terhadap Uji R Square (R. Table 7. Hasil Uji R2 R-squared Sumber: Olahan data penelitian, 2023 Hasil uji R Square (R. pada tabel 7 mengungkapkan bahwa nilai R2 adalah Jika nilai koefisien determinasi menyatakan skor yang mendekati 1, maka pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent akan semakin Berdasarkan uji di atas menunjukkan bahwa variabel profitabilitas yang menggunakan variabel bebas berupa green accounting, kinerja lingkungan, ukuran perusahaan, dan likuiditas memiliki kontribusi model sejumlah 76,2% dan sisanya ditentukan oleh variabel independent selain variabel yang dipakai Uji F Tabel 8. Hasil Uji F F-statistic Prob (F-statisti. Sumber: Olahan data penelitian, 2023. Hasil uji F menunjukkan nilai signifikannya adalah 0. 000000 artinya lebih kecil dari taraf signifikansi 0. 000000 < 0. dan diperoleh nilai F-hitung 91310 lebih besar dar F table yaitu 2,90. Hal tersebut menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H5 diterima, artinya variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa green accounting, kinerja lingkungan, ukuran perusahaan, likuiditas berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Uji T Tabel 9. Hasil Uji T (Parsia. Variable t-Statistic Prob. Sumber: Olahan data penelitian, 2023. Berdasarkan tabel 9, hasil uji t-hitung atau t-statistic dari variabel green accounting (X. yaitu memiliki nilai -2. Nilai t-table diperoleh dari df=n-k yaitu df = 24-5 = 19 dengan tingkat signifikansi () =0,05 maka nilai t-tabel Perbandingan antara t-hitung dengan t-table yaitu -2. 818 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. 09302 serta nilai probabilitas dari variabel green accounting senilai 0. Perbandingan antara nilai probabilitas dan nilai signifikan adalah 0. 0193 < 0,05, artinya H1 diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa green accounting berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas. Sedangkan perbandingan antara t hitung dengan t table variabel kinerja lingkungan (X. 666484 < 2. 09302 dan perbandingan antara nilai probabilitas dengan nilai signifikan adalah 0. 0990 > 0,05, artinya H0 diterima dan H2 ditolak, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa kinerja lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Hasil uji T hitung atau t-statistic variabel ukuran perusahaan (X. Perbandingan antara t-hitung dengan t-table yaitu 8. 574003 > 2. 09302 dan perbandingan nilai probabilitas dengan nilai signifikan ialah 0. 0000 < 0,05, artinya H3 diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Hasil uji T hitung atau t-statistic variabel likuiditas (X. diperoleh nilai 2. Perbandingan antara t-hitung dengan ttable ialah 2. 234399 > 2. 09302 serta perbandingan antara nilai probabilitas dan nilai signifikan yakni 0. 0279 < 0,05 artinya H4 diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa likuiditas berpengaruh signifikan terhadap Uji Heteroskedastisitas Tabel 10. Hasil Uji Heteroskedastisitas 19 - 18 20 - 19 21 - 20 22 - 21 23 - 22 1 - 18 2 - 19 3 - 20 4 - 21 5 - 22 7 - 18 8 - 19 9 - 20 10 - 21 11 - 22 13 - 18 14 - 19 15 - 20 16 - 21 17 - 22 Y Residuals Sumber: Olahan data penelitian, 2023. Hasil dari uji heteroskedastisitas pada table 11 diketahui bahwa garis residual tidak melewati batas 500 dan -500, artinya tidak terjadi gejala heteroskedastisitas atau dalam model regresi penelitian tidak terdapat indikasi terjadinya heteroskedastisitas. Pembahasan 819 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pengaruh Green Accounting. Kinerja Lingkungan. Ukuran Perusahaan, dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas Berdasarkan uji F, diperoleh nilai F-hitung sebesar 10. 91310 lebih besar dari F-table yaitu 2,90 jadi dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H5 diterima, artinya variabel green accounting, kinerja lingkungan, ukuran perusahaan, dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Hal ini sesuai dengan teori stakeholder (Wati, 2. bahwa penerapan green accounting, kinerja lingkungan, ukuran perusahaan, dan likuiditas dapat berpengaruh terhadap profitabilitas karena adanya keterkaitan dan interaksi antara faktor-faktor tersebut. Pengelolaan risiko kerusakan lingkungan yang baik dapat memenuhi tuntutan stakeholder dan menghasilkan keuntungan kompetitif, kinerja lingkungan yang baik juga dapat meningkatkan reputasi perusahaan, ukuran perusahaan dapat mempengaruhi keunggulan kompetitif, dan likuiditas yang baik memastikan kelangsungan operasional dan membangun kepercayaan stakeholder untuk keberhasilan jangka panjang . Pengaruh Green Accounting Terhadap Profitabilitas Hasil uji T variabel green accounting bernilai -2. 380708 < 2,09302, maka H1 diterima dan H0 ditolak, dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel green accounting secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas, jadi apabila biaya lingkungan yang dikeluarkan perusahaan naik maka profitabilitas akan semakin turun. Mendukung teori stakeholder (Wati, 2. bahwa perusahaan yang menerapkan akuntansi hijau tidak akan langsung berpengaruh terhadap profitabilitas, karena biaya awal yang tinggi seperti investasi biaya teknologi ramah lingkungan, perubahan proses produksi atau pelatihan karyawan untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan akan memberikan tekanan pada laba perusahaan dalam jangka pendek sebelum manfaat jangka panjang terwujud. Dengan kata lain perusahaan yang menerapkan praktik akuntansi hijau atau green accounting tidak akan langsung mempengaruhi profitabilitas perusahaan. Penelitian yang dilakukan oleh (Widyowati & Damayanti, 2. menyatakan bahwa variabel biaya lingkungan atau green accounting berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur peserta PROPER yang listing di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini juga sejalan dengan (Ratusasi & Prastiwi, 2. yang menyatakan bahwa green accounting berpengaruh negatif signifikan terhadap Pengaruh Kinerja Lingkungan Terhadap Profitabilitas Berdasarkan hasil uji T variabel kinerja lingkungan mendapatkan nilai 1. < 2,09302, maka H0 diterima dan H2 ditolak. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel kinerja lingkungan secara parsial tidak berpengaruh signifikan kepada profitabilitas. Hal ini menunjukkan bahwa PROPER yang didapat perusahaan pertambangan dari kegiatan kementerian lingkungan hidup tidak dapat menjamin adanya peningkatan profitabilitas tahun 2018-2022. Berdasarkan annual report perusahaan-perusahaan tersebut, rata-rata menunjukkan peringkat PROPER 820 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. biru yang artinya tergolong kategori cukup baik dalam pengelolaan lingkungan yang sesuai dengan undang-undang. Sehingga belum dapat dikatakan baik maupun sangat baik yang akan berpengaruh pada citra perusahaan. Konsumen atau masyarakat tertarik untuk membeli produk perusahaan yang memiliki citra yang tinggi sebagai apresiasi bagi perusahaan karena telah menerapkan kinerja lingkungan yang baik. Oleh sebab itu perusahaan yang mendapatkan peringkat PROPER dari kementrian lingkungan hidup dengan rata-rata batas minimal tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Peringkat PROPER yang baik dapat meningkatkan citra perusahaan di hadapan stakeholder (Handoyo et al. , 2. Penelitian yang dilakukan oleh (Asjuwita & Agustin, 2. menyatakan bahwa kinerja lingkungan tidak berpengaruh terhadap profitabilitas Adapun penelitian serupa yang dilakukan oleh (Kusuma & Anggraini, 2. juga menyatakan bahwa kinerja lingkungan tidak berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan. Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas Berdasarkan uji T, ukuran perusahaan mendapatkan nilai 8. 574003 > 2,09302, maka H0 ditolak dan H3 diterima. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel ukuran perusahaan secara parsial berpengaruh positif signifikan kepada Ukuran perusahaan dapat mempengaruhi nilai perusahaan, karena semakin maju dan besar perusahaan maka sistem pendanaannya juga semakin baik, dengan pendanaan yang baik dan aset yang besar maka perusahaan memiliki modal yang cukup untuk meningkatkan produksi. Semakin tinggi produksi, maka perusahaan akan lebih banyak menjual dan kemungkinan mendapat keuntungan akan semakin besar (Hery, 2017:. Mendukung teori stakeholder (Wati, 2. bahwa perusahaan yang lebih besar sering memiliki reputasi yang lebih kuat dan lebih diakui pasar dari pada perusahaan yang kecil. Reputasi yang baik dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan . , yang dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan sehingga penjualan akan meningkat dan profit perusahaan juga akan meningkat. Selain itu perusahaan yang besar memiliki dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas pada masyarakat tempat mereka beroperasi. Penelitian yang dilakukan oleh (Octaviany. Hidayat, & Miftahudin, 2. juga menyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas Adapun penelitian lainnya yang dilakukan oleh (Adria & Susanto, 2. juga menyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap Pengaruh Likuiditas Terhadap Profitabilitas Berdasarkan uji T, likuiditas mendapatkan nilai 2. 234399 > 2,09302 maka H0 ditolak dan H4 diterima. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa likuiditas berpengaruh positif signifikan kepada profitabilitas. Semakin besar likuiditas, maka semakin besar kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka Kurangnya likuiditas dapat menghalangi perusahaan untuk memperoleh keuntungan (Wijayanti, 2. Mendukung teori stakeholders (Wati, 2. bahwa 821 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. likuiditas yang memadai dapat membantu perusahaan untuk memenuhi kewajiban financial dengan tepat waktu. Hal ini dapat mendukung kelancaran operasional perusahaan, termasuk memenuhi permintaan pelanggan dengan baik. Dalam teori stakeholder, kepuasan pelanggan dianggap sebagai faktor penting untuk mencapai keberhasilan jangka panjang perusahaan . Jika perusahaan tidak dapat memenuhi kewajiban financial, maka dapat mempengaruhi layanan dan kualitas produk yang ditawarkan kepada pelanggan dan dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan dan profitabilitas. Selain itu perusahaan yang memiliki likuiditas yang memadai dan mampu membayar pemasok tepat waktu, membangun hubungan kerja sama yang kuat, dan memperoleh kondisi pembelian yang menguntungkan, juga dapat menguntungkan perusahaan. Karena perusahaan yang telah menjalin hubungan baik dengan stakeholder . eperti pemaso. dapat mempengaruhi ketersediaan bahan baku yang dibutuhkan, biaya produksi, dan kualitas produk yang akhirnya dapat mempengaruhi profitabilitas perusahaan. Penelitian yang dilakukan oleh (Nainggolan & Abdullah, 2. menyatakan bahwa likuiditas berpengaruh terhadap profitabilitas bank milik pemerintah tahun 2015 Adapun penelitian lainnya yang dilakukan oleh (Yuniari & Badjra, 2. juga menyatakan bahwa likuiditas berpengaruh positif signifikan terhadap KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Dari hasil temuan analisis data dan uji hipotesis terhadap permasalahan yang diangkat, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa secara simultan diperoleh hasil bahwa variabel green accounting (X. , kinerja lingkungan (X. , ukuran perusahaan (X. , dan likuiditas (X. berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (Y). Sedangkan secara parsial variabel green accounting, berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Variabel kinerja lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Sedangkan variabel ukuran perusahaan dan likuiditas secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Hal tersebut dapat dikatakan bahwa apabila perusahaan mengeluarkan biaya terkait lingkungan . reen accountin. , maka perusahaan tidak secara langsung mendapatkan imbal balik dari biaya yang telah dikeluarkannya. Kinerja lingkungan yang dikeluarkan oleh kementrian lingkungan hidup berupa peringkat PROPER tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan profitabilitas Sedangkan apabila perusahaan memiliki ukuran perusahaan yang besar atau kecil dan perusahaan mampu untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya, maka hal ini dapat mempengaruhi profitabilitas perusahaan. Saran Implementasi penelitian diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi perusahaan dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan biaya lingkungan, ukuran perusahaan dan likuiditas yang dapat mempengaruhi profitabilitas Perusahaan juga disarankan untuk memperhatikan masalah lingkungan 822 | Volume 6 Nomor 3 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 3 . 809 - 827 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. yang ditimbulkan akibat operasional perusahaan, karena secara tidak langsung masalah lingkungan dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan. Saran bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat memperluas penelitian tentang profitabilitas dengan memasukkan variabel lainnya seperti audit lingkungan, perpajakan, dan lain sebagainya. Selain itu peneliti selanjutnya dapat meningkatkan jumlah periode pengamatan sehingga dapat diperoleh sampel yang lebih banyak dan penelitian menjadi lebih akurat. DAFTAR PUSTAKA