EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TERHADAP PERILAKU BELAJAR SISWA (Studi Multi Situs di SDN Bungah dan SDN Sidomukti Kec. Bungah Kab. Gresi. Oleh : Fichrul Efendi NIM. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah, . Untuk mendiskripsikan sejauhmana efektifitas implementasasi Kurikulum 2013 di SDN Bungah dan SDN Sidomukti. Untuk mendiskripsikan pengaruh efektifitas implementasasi Kurikulum 2013 terhadap perilaku belajar siswa di SDN Bungah dan SDN Sidomukti. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, berdasarkan pembahasannya termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan studi multi situs. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisa data kasus tunggal dilakukan mulai dari reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan, serta analisis data lintas situs. Untuk menguji keabsahan data dilakukan perpanjangan kehadiran, triangulasi dan pengecekan sejawat. Hasil penelitiannya adalah . Implementasi Kurikulum 2013 di SDN Bungah dan SDN Sidomukti berjalan cukup efektif. Kepala sekolah telah membuat kebijakan yang strategis untuk mempersiapkan semua dewan guru untuk dapat mengimplementasikan Kurikulum 2013. Semua guru berusaha semaksimal mungkin mengimplementasikan dengan membuat rancangan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang efektif. Implementasi Kurikulum 2013, mampu mengubah perilaku belajar siswa yang selama ini kurang aktif ketika mengikuti pembelajaran dengan kurikulum KTSP 2006. Perilaku belajar siswa sangat dipengaruhi oleh sejauhmana efektifitas implementasi Kurikulum yang diterapkan dan juga akan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci : Efektifitas. Implementasi Kurikulum 2013. Perilaku Belajar Siswa PENDAHULUAN Pendidikan adalah proses dimana seseorang mengembangkan kemampuan, sikap, dan bentukbentuk lainnya di dalam masyarakat dimana ia hidup, proses sosial dimana orang diharapkan pada pengaruh lingkungan yang terpilih dan terkontrol sehingga ia dapat perkembangan kemampuan sosial dan kemampuan individu yang (A. Malik Fajar, 1999:. Menyadari peran penting pendidikan, pemerintah berusaha meningkatkan mutu pendidikan. Bagian yang tidak terpisahkan penyempurnaan kurikulum, namun betapa pun baiknya kurikulum belum tentu menjamin keberhasiln kegiatan pendidikan dan pengajaran yang sesuai dengan tuntutan kurikulum, sangatlah besar peranannya dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran yang telah digariskan. Dalam perjalanan sejarah sejak tahun 1945, kurikulum pendidikan nasional telah mengalami 10 kali perubahan, yaitu pada tahun 1947, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, 2004, 2006, dan 2013. Perubahan konsekuensi logis dari terjadinya perubahan sistem politik, sosial, budaya, ekonomi dan iptek dalam Sebab kurikulum sebagai seperangkat rencana pendidikan perlu dikembangkan secara dinamis (Moch. Mahfud, 2013:. Dengan kurikulum setiap tahunnya maka diharapkan kualitas atau mutu pendidikan nasional ini meningkat Indikator meningkatnya mutu pendidikan ini dapat dilihat dari out put-out put yang dihasilkan. Dalam proses pembelajaran misalnya dapat dilihat bagaimana hasil belajar setiap peserta didik. Dengan begitu dapat sebelum dan sesudah itu dapat atau kah tidak memberikan efek positif baik dalam ranah pengetahuan, kecapakan atau keterampilan. Pengembangan dari KTSP 2006 menjadi Kurikulum 2013 menjadi salah satu bentuk harapan agar mampu mengubah perilaku belajar siswa. SD Negeri Bungah dan SD Negeri Sidomukti adalah dua sekolah percobaan dan juga percontohan di kecamatan Bungah untuk penerapan Kurikulum 2013, yaitu sejak tahun pelajaran 2014/2015. Dan secara bertahap diikuti oleh semua lembaga di kecamatan Bungah. Hal inilah yang mendorong peneliti untuk meneliti lebih dalam lagi terkait implementasi kurikulum 2013 terutama dalam hal proses terhadap perubahan perilaku belajar siswa di kedua sekolah tersebut. Oleh karena itu penulis mengambil judul Tesis AuEfektifitas Implementasi Kurikulum 2013 Terhadap Perilaku Belajar Siswa (Studi Multi Situs di SDN Bungah dan SDN Sidomukti Kec. Bungah Kab. Gresi. II. LANDASAN TEORI Efektivitas Efektivitas adalah efektivitas suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target . uantitas, kualitas dan wakt. telah tercapai, atau makin besar presentase target . enurut Moore Kenneth dalam Moh. Syarif Implementasi Kurikulum Implementasi Kurikulum adalah upaya pelaksanaan atau penerapan kurikulum yang telah dirancang/didesain. (Kurinasih. Imas, dan Sani. Berlian, 2014 : . Sedangkan Hamalik mengatakan bahwa implementasi kurikulum adalah penerapan atau pelaksanaan program kurikulum yang telah sebelumnya, kemudian diujicobakan dengan pelaksanaan dan pengelolaan sambil lapangan dan karakteristik peserta intelektual, emosional serta fisiknya. Kurikulum 2013 Kurikulum 2013 merupakan serentetan rangkaian penyempurnaan terhadap kurikulum yang telah dirintis tahun 2004 yang berbasis kompetensi lalu diteruskan dengan kurikulum 2006 (KTSP). Kurikulum tematik-integratif, pembelajaran yang mengintegrasikan materi beberapa mata pelajaran dalam satu tema pembahasan. Integrasi tersebut dilakukan dalam dua hlm, yaitu integrasi sikap, keterampilan dan pengetahuan dalam proses pembelajaran dan integrasi Tema merajut makna berbagai konsep dasar sehingga peserta didik tidak belajar konsep dasar secara parsial. Dengan memberikan makna yang utuh tercermin pada berbagai tema yang (Sutirjo dan Sri Istuti Mamik : 2. Dalam Menteri Pendidikan Kebudayaan. Muhammad Nuh, menegaskan bahwa kurikulum 2013 lebih ditekankan pada kompetensi berbasis sikap, keterampilan, dan (Kurinasih. Imas, dan Sani. Berlian, 2014 : . Perilaku Belajar Perilaku diartikan sebagai sebuah aktivitas Konsep dan pengertian belajar sendiri sangat beragam, tergantung dari sisi pandang setiap orang yang mengamatinya. Belajar sendiri diartikan sebagai perubahan yang secara relatif berlangsung lama pada perilaku yang diperoleh pengalamanpengalaman (Davidoff, 1998 : . METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah kualitatif, oleh sebab itu pendekatan yang dilakukan adalah melalui Multisitus. Maksudnya adalah dalam penelitian pendidikan kualitatif data yang dikumpulkan bukan berupa angkaangka, melainkan data tersebut mungkin berasal dan naskah dokumen pribadi, cacatan memo dan dokumen resmi lainya. Sehingga penelitian diskriptif kualitatif ini adalah ingin menggambarkan dan mengitepretasikan objek dengan apa Sedangkan karakteristiknya, penelitian kualitatif sebagaimana yang dikemukakan oleh David D. William dalam bukunya Faisal Pandanganpandangan dasar tentang sifat realitas, hubungan peneliti dengan yang diteliti, posibilitas penarikan membangun jalinan hubungan kausal serta peranan nilai dalam penelitian, . Karakteristik penelitian kualitatif itu sendiri, . Proses yang diikuti (Dimyati, 1997:64-. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang mengungkapkan gejala secara pengumpulan data dari latar alami dengan memanfaatkan diri peneliti sebagai instrumen kunci. Penelitian kualitatif bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. (Ali Saukah, 1996:. IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Sebagaimana yang telah ditegaskan dalam teknik analisa data kualitatif deskriptif . dari data yang telah diperoleh baik melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara diidentifikasi agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan, dari hasil penelitihan tersebut dikaitkan dengan teori yang ada dan dibahas sebagai berikut : . Rancangan pembelajaran Kurikulum 2013 . Proses pembelajaran . Evaluasi Kurikulum Pengaruh efektifitas implementasi Kurikulum 2013 terhadap perilaku belajar siswa. Rancangan Pembelajaran Kurikulum 2013. Berdasarkan hasil penelitihan yang telah diperoleh, ditemukan bahwa. Rancangan pembelajaran Kurikulum dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SDN Bungah itu dimulai pembelajaran serta menyiapkan strategi dan media untuk di gunakan. Hal-hal yang harus dilakukan untuk membuat RPP Kurikulum 2013 adalah guru memetakan dahulu KI dan KD dari buku guru sesuai tema menjabarkannya ke dalam indikator, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Selanjutnya Rancangan pembelajaran Kurikulum 2013 dalam meningkatkan prestasi belajar siswa beberapa langkah yang dilakukan SDN Sidomukti membuat perencanaan pembelajaran yakni: guru memetakan dulu kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) sesuai dengan tema apa menjabarkannya kedalam indikator, pelaksanaan pembelajaran atau RPP. Selain perangkat pembelajaran, yang harus disiapkan guru adalah media dan metode yang akan digunakan dalam proses pembelajaran agar peserta didik dapat aktif mengikuti pembelajaran juga dapat dipahami oleh peserta didik, yang selanjutnya dapat meningkatkan prestasi belajar Untuk mengaktifkan peserta didik pembentukan kompetensi dan karakter, serta menghubungkannya dengan kehidupan peserta didik. Dari hasil di atas dapat pembelajaran Kurikulum 2013 yang diterapkan di SDN Bungah dan SDN Sidomukti dimulai dari menelaah buku guru dan buku siswa yang telah ada, mempelajari kompetensi dasar dalam setiap mata pelajaran yang dipadukan, mempelajari kompetensi dasar dalam setiap mata pelajaran dan hasil belajar serta indikator menetapkan tema yang dapat Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar antar mata pelajaran serta membuat bagan/matrik keterhubungannya, sehingga dapat menyesuaikan dengan silabus dan satuan pembelajaran Kurikulum 2013 serta membuat rencana pelaksanaan pembelajaran sehingga Rancangan pembelajaran Kurikulum Rancangan pembelajaran Kurikulum 2013 yang Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013. Proses Kurikulum meningkatkan prestasi belajar siswa di SDN Bungah adalah sebagai berikut: guru lebih menekankan aspek afektif dan psikomotorik sehingga proses pembelajaran lebih banyak praktek dari pada materi, selain itu diselipkan ketrampilan ketrampilan untuk lebih menggali penonjolan prestasi yang dimiliki oleh siswa, karena belum tentu anak Bahasa Indonesia dia juga suka pelajaran Metematika atau yang lainnya. Dalam Kurikulum 2013. SDN Bungah ini menggunakan berbagai metode, mulai dari curah pendapat, ceramah, penugasan, diskusi kelompok dan lain sebagainya. Dalam kegiatan curah pendapat, peserta didik diharapkan mampu keberanian untuk mengungkapkan pendapatnya secara mandiri dan berani, serta mampu pendapatnya, kemudian penugasan diharapkan peserta didik mampu mengerjakan tugas secara jujur, berfungsi untuk menumbuhkan rasa solidaritas yang tinggi baik antar kelompok maupun antar kelompok Bagaimana sesama peserta didik bisa menghargai pendapat orang lain sehingga tidak merasa pendapatnya yang paling benar. Keberanian peserta didik juga di pertaruhkan dalam diskusi ini, karena semua mendiskriditkan siapapun. Dalam proses pembelajaran Kurikulum 2013 dalam meningkatkan prestasi bejajar siswa di SDN Bungah ini selain di kelas ada aturan Sekolah yang membiasakan peserta didik bukan dalam hal ibadah, mereka juga diajari disiplin dalam melakukan segala tugas yang diberikan sekolah. Dalam melakukan komunikasi timbal balik dengan orang tua atau keluarga siswa SDN Bungah ini menggunakan buku kasus apabila ada anak yang melanggar peraturan kelas maupun peraturan Sekolah terutama dalam hal tidak mengerjakan PR dan memberikan tindakan sesuai tingkat kesalahanya, hai ini bertujuan memberikan efek jera kepada anak supaya tidak melanggar peraturan Sedangkan untuk komunikasi secara langsung kepada orang tua dilakukan setiap 6 bulan sekali. Hasil penelitihan proses pembelajaran Kurikulum 2013 dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SDN Sidomukti adalah, guru mengembangkan berbagai media yang sekiranya tidak membebani anak dalam mencarinya dan mudah untuk didapat disekitarnya misalnya: koran bekas, daun kering, pasir, tanah, batu kerikil, air, dll. Mediamedia melalui pengintregasian langsung pembelajaran dan melalui kegiatan- kegiatan praktik. Selain itu untuk menjaga kenyamanan siswa guru juga melakukan perubahan posisi duduk anak-anak secara berkala, minimal setiap dua minggu satu kali. Pada saat perubahan bentuk susunan kesempatan untuk berpendapat dan terlibat dalam pengelolaan kelas dengan mendiskusikan bentuk yang Beberapa pola susunan bangku, di antaranya huruf U. V, bentuk setengah lingkaran, atau disusun kelompok- kelompok kecil . ntuk tiga atau empat ana. Perubahan ini membuat anak didik tidak bosan di kelas. Sementara itu, posisi duduk anak-anak ditentukan sepenuhnya oleh guru kelas. Guru mengupayakan agar setiap anak bisa menjalin relasi dengan semua temannya tanpa membedakan apalagi membentuk kelompok tersendiri. Meskipun tidak mudah, cara ini cukup efektif untuk menumbuhkan menerima temannya, apa adanya. Untuk SDN Sidomukti ini dalam hal melakukan komunikasi dengan orang tua dilakukan setiap waktu dengan berbekal catatan buku kasus yang dipegang oleh guru dan catatan khusus yang diberikan langsung kepada buku siswa supaya buku tersebut diberikan kepada orang tuanya dan ditanda tangani. Evaluasi Pembelajaran Evaluasi Kurukulum meningkatkan prestasi belajar siswa yang dilakukan SDN Bungah dan SDN Sidomukti menggunakan tes kemampuan, tes sikap dan tes kepribadian, karena tes kemampuan ini bertujuan untuk mengungkap kemampuan dasar atau bakat khusus yang dimiliki sehingga dalam mengembangkan bakat peserta didik tidak kesulitan, selanjutnya tes sikap salah satu tes yang dipergunakan untuk mengungkap kecenderungan seseorang untuk melakukan suatu respon tertentu terhadap dunia sekitar, baik berupa individu maupun objek tertentu, dengan mengetahui hasil tes ini akan mempermudah guru dalam mendalami peserta didik, kemudian tes kepribadian yakni tes yang dilaksanakan dengan tujuan mengungkap ciri-ciri khas seseorang sehingga mampu mengenal lebih dalam peserta didik. Tes ini dilakukan untuk tes awal tahun mampu mengenal peserta didik lebih Setelah melaksanakan proses belajar di kedua Sekolah selalu mencatat apa yang terjadi selama proses pembelajaran, meliputi sikap terhadap teman, sikap terhadap perbedaan pendapat, kemampuan bekerja sama dengan kelompok atau teman yang lain, karena dalam proses pembelajaran di kedua Sekolah ini menggunakan berbagai Pengaruh implementasi Kurikulum 2013 terhadap perilaku belajar Perubahan kurikulum dari KTSP 2006 menjadi Kurikulum 2013 sangat berdampak terhadap perilaku belajar siswa. Dengan strategi khusus yang telah dirancang guru-guru baik di SDN Bungah maupun SDN Sidomukti nampak aktifitas pembelajaran lebih aktif, siswa tidak gampang bosan, lebih aktif bertanya dan lebih percaya diri dalam melaksanakan tugas baik individu maupun kelompok. Dalam Kurikulum 2013 bukan hanya guru yang dituntut kreatif, namun siswa juga lebih dituntut untuk aktif dan Pembelajaran lebih kepada aspek kepribadian dan unjuk kerja. Hal ini beda dengan prinsip Kurikulum KTSP 2006 yang lebih menekankan pada aspek kognitif. Pemanfaatan pembelajaran juga sudah mulai meningkat, kegiatan literasi baik di pojok baca kelas maupun di perpustakaan berjalan dinamis dan Telah tertanam dalam diri siswa pentingya membaca sehingga menjadi kebutuhan harian siswa. Dari sini diharapkan guru akan lebih muda membimbing dan mencapai tujuan pembelajaran. Sehingga hasil evaluasi pembelajaran akan dengan sendirinya meningkat. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Implementasi Kurikulum 2013 di SDN Bungah dan SDN Sidomukti efektif. Kepala sekolah telah strategis untuk mempersiapkan semua dewan guru untuk dapat Kurikulum 2013. Semua guru berusaha semaksimal mungkin mengimplementasikan dengan pembelajaran yang efektif. Implementasi Kurikulum 2013, mampu mengubah perilaku belajar siswa yang selama ini kurang aktif ketika mengikuti pembelajaran dengan kurikulum KTSP 2006. Perilaku belajar siswa sangat dipengaruhi oleh implementasi Kurikulum yang Sehingga semakin dapat meningkatkan hasil belajar Saran