Heru Siswanto JURNAL STUDI. SOSIAL DAN EKONOMI Vol. 5 No. 2 Juni 2024 Hal. PENDIDIKAN AGAMA DAN MORAL (DALAM TAFSIR SURAT AL-LUKMAN AYAT 12-. Heru Siswanto Pascasarjana IAI Al-Khoziny Buduran. Sidoarjo drherusiswantos3@gmail. Abstract This research aims to: . find out how religious and moral education was instilled by Luqman Al-Hakim. know Luqman Al-Hakim's message contained in Q. Luqman verses 12 to 19. This research is a type of qualitative research using a library research or literature review approach, with primary data being the Koran Surah Luqman verses 12 to 19, and secondary data is the tafsir Al-Maroghi by Ahmad Mustofa Al-Maraghi, tafsir M . Quraisy Shihab by M. Quraisy Shihab and Tafsir Ibn Kathir by Imam Abi Al-Hasan Ali Bin Ahmad, books and scientific works, journals and various other sources, which are related to research. The results of this research show that there are four messages contained in Surah Luqman verses 12 to 19 in accordance with religious and moral education. These four messages are in accordance with the basics of religious and moral education, namely instilling aqidah in children, teaching them to be grateful and devoted to Allah and their parents, getting them used to doing good deeds from an early age, and teaching them noble morals and ethics in interacting with others. exemplified by Rasulullah SAW. Keywords: Religious education. S Luqman verses 12 Ae 19 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: . mengetahui bagaimana pendidikan agama dan moral yang ditanamkan Luqman Al-Hakim. mengetahui pesan Luqman Al-Hakim yang terkandung dalam Q. Luqman ayat 12 sampai dengan 19Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan library research atau kajian pustaka, dengan data primernya adalah Alquran Surah Luqman ayat 12 sampai dengan 19, dan data skundernya adalah tafsir Al-Maroghi karya Ahmad Mustofa Al-Maraghi, tafsir M. Quraisy Shihab karya M. Quraisy Shihab dan tafsir Ibnu Katsir karya Imam Abi Al-Hasan Ali Bin Ahmad, buku-buku, dan karya ilmiah, jurnal, dan berbagai sumber lainnya, yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan ada empat pesan yang terdapat dalam surah Luqman ayat 12 sampai dengan 19 sesuai dengan pendidikan agama dan moral. Keempat pesan itu adalah sesuai dengan dasar pendidikan agama dan moral yakni menanamkan aqidah pada anak, mengajarkannya bersyukur dan berbakti kepada Allah dan orang tua, membiasakannya beramal shaleh sejak usia dini, dan mengajarkannya akhlak mulia dan etika berinteraksi dengan sesama. Sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW. Kata Kunci : Pendidikan agama. S Luqman ayat 12 Ae 19 Hal 120 Jurnal Studi. Sosial dan Ekonomi Vol 5 No 2 Juni 2024 Heru Siswanto PENDAHULUAN Dengan minimnya pengetahuan masyarakat terhadap pemahaman Al-QurAoan, akan menyebabkan masyarakat tersebut mengalami kemunduran dalam beragama dan bermoral. Oleh karena itu, untuk mengembalikan kondisi yang sudah tidak relevan dengan ajaran Islam itu, satu-satunya upaya yang dapat dilakukan dengan kembali kepada ajaran yang terdapat di Yakni diperlukan upaya yang strategis untuk memulihkan kondisi tersebut. Diantaranya dengan menanamkan kembali akan pentingnya peran orang tua dan pendidik dalam membina moral peserta didik. Termasuk kehadiran masyarakat yang selalu bisa menciptakan lingkungan yang sehat atau bermoral. Kehadiran orang tua dalam lingkungan keluarga memiliki peran yang sangat besar serta merupakan komunitas yang paling efektif untuk membina seorang anak agar berperilaku baik. Di sinilah seharusnya orang tua mencurahkan rasa kasih sayang dan perhatian kepada anaknya untuk mendapatkan bimbingan rohani yang jauh lebih penting dari sekedar materi. Seandainya dalam lingkungan keluarga sudah tercipta suasana yang harmonis maka pembentukan akhlak mulia seorang anak akan lebih mudah. Islam sebagai agama yang universal meliputi semua aspek kehidupan manusia mempunyai sistem nilai yang mengatur hal-hal yang baik, yang dinamakan dengan akhlak Islami. Sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Begitu banyak hal yang harus diajarkan oleh orang tua kepada anak-anaknya. Seperti mengajarkan pendidikan agama dan moral. Pendidikan agama dan moral sangat membantu anak dalam memasuki tahapan selanjutnya. Karena pendidikan agama dan moral adalah salah satu pendidikan yang penting yang harus diajarkan dan dibiasakan kepada anak sejak usia dini. Pendidikan agama merupakan pendidikan dasar untuk anak. Karena jika anak ditanamkan pendidikan agama sejak usia dini, maka pendidikan umum yang lainnya juga akan mengikuti pendidikan agama. Dikarenakan pendidikan umum sudah tercakup di dalam pendidikan agama. Pendidikan agama adalah pendidikan yang di dalamnya terdapat pengetahuan yang dapat membentuk kepribadian dan sikap seorang anak. Tujuan diajarkannya pendidikan agama kepada anak sejak dini yaitu agar anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang memiliki karakter yang baik sejak usia dini. Yang kedua disamping pendidikan agama, terdapat pula pendidikan moral. Kata moral mempunyai arti AukebiasaanAy. Jadi, moral adalah membiasakan memberikan pengajaran tentang baik dan buruk sesuatu seperti perilaku, sikap, budi pekerti, perbuatan dan lain sebagainya, sehingga anak dapat menilai dan membedakan mana yang baik dan mana yang buruk1. Pendidikan yang baik dari orang tua dapat membimbing anaknya untuk menjadi seorang anak yang shaleh sehingga terhindar dari perbuatan-perbuatan buruk yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam api neraka. Dalam hal ini Allah swt berfirman AuWahai orangorang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari apai neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkanAy (QS. At-Tahrim : . Sosok seorang Luqman adalah seorang hamba Allah yang shaleh yang dikarunia al-hikmah. Hikmah menurut Ibnu Abbas adalah akal, pemahaman dan kecerdasan. Luqman adalah seorang An Nahlawi Abdurahman, 1996. Prinsip-prinsip dan Metoda Pendidikan Islam dalam keluarga, sekolah dan di masyarakat Al-QurAoanul Karim Hal 121 Jurnal Studi. Sosial dan Ekonomi Vol 5 No 2 Juni 2024 Heru Siswanto bijak yang dianugerahkan kecerdasan dan pemahaman tentang kebaikan serta sosok teladan yang memiliki kesesuaian antara ilmu dan amal maupun perkataan dan tindakan. Kisah Luqman merupakan potret orang tua dalam mendidik anaknya dengan ajaran keimanan dan akhlak mulia. Dengan pendekatan persuasif. Luqman dianggap sebagai profil pendidik bijaksana, sehingga Allah mengabadikannya dalam Al-QurAoan dengan tujuan agar menjadi ibrah bagi para pembacanya dikemudian hari. Dimana Pesan Luqmanul Hakim kepada anaknya ini, sangat cocok dijadikan model dalam mendidik anak zaman sekarang. Sehingga berdasarkan latar belakang di atas, penulis akan melakukan penelitian yang lebih dalam tentang Pendidikan agama dan moral yang terdapat dalam Q. Luqman tersebut dengan mengambil judul Au Pendidikan Agama Dan Moral Dalam Tafsir Surat Al-Lukman Ayat 12-19. Ay Untuk mendukung keabsahan dalam penelitian ini, dibutuhkan Kajian terdahulu yang relevan bertujuan untuk melakukan survei secara sungguh-sungguh mengenai apa yang telah diketahui orang dalam bidang yang akan diteliti. Adapun beberapa studi yang peneliti temukan dan meneliti relevansi dengan permasalahan yang dikembangkan peneliti ini antara lain: Hana Rahadatu Asy. Tafsir Luqman Ayat 12-19. Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo 2008. Dengan fokus kajian sebagai Tafsir Surat Luqman ayat 12-19. Hasil penelitiannya menyimpulkan bahwa di dalam Al-Qur'an surat Luqman ayat 12-19 terdapat nilai-nilai Penanamkan keimanan dan ketauhidan kepada anak. Memerintahkan anak untuk berbuat baik kepada kedua orang tua. Menanamkan rasa diawasi Allah. Menegakkan sholat. Melakukan amar maAoruf nahi mungkar. Sabar dalam menghadapi segala cobaan. Tidak bersikap sombong. Sederhana dalam berjalan dan berbicara. Muhammad Abduh. Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Surah Luqman Au(Sebuah Kajian Filosofis Berdasarkan Q. S Luqman Ayat 13-. Ay. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Agama Islam. IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi 2010. Hasil Penelitiannya 1. Surah Luqman (Arab: AIICEA, " adalah surah ke-31 dalam al Qur'an. Surah ini terdiri dari atas 34 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Surah ini diturunkan setelah surah As-Saffat. Surah Luqman adalah surah yang turun sebelum Nabi Muhammad SWT berhijrah ke Madinah. Pokok-pokok pendidikan dalam surah Luqman ayat 13-19 , dalam garis besarnya terdiri dari lima aspek yaitu pendidikan Aqidah, pendidikan berbakti . , pendidikan kemasyarakatan . , pendidikan mental dan pendidikan akhlak . udi pekert. Dimensi pendidikan mendidik anak yang dikemukakan dalam surah Luqman ayat 13-19 yang terdiri dari lima aspek yaitu pendidikan Aqidah meliputi tauhid, pendidikan berbakti . meliputi birrulwalidain . erbuat baik dengan ke dua orang tu. mendidirikan salat, pendidikan kemasyarakatan . yang meliputi amar ma`ruf nahi mungkar, pendidikan mental yang meliputi kesabaran dan pendidikan akhlak meliputi budi pekerti. Ari Wahyuni. Studi Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Novel Langit-Langit Cinta Karya Najib Kailany. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2008. Fokus penelitiannya adalah mengungkapkan nilai-nilai pendidikan akhlak dalam novel dan relevansinya terhadap pendidikan akhlak secara Islami. Hasil penelitiannya menunjukkan: . Ada pesan pendidikan akhlak dalam novel Langit-Langit Cinta, yaitu pertama, akhlak kepada Allah meliputi, beribadah kepada Allah, berzikir, berdoa, tawakkal, percaya pada takdir Allah, berharap ridha Allah, memohon ampunan dan bertaubat kepada Allah. Kedua, akhlak terhadap diri sendiri meliputi sabar, istiqomah, malu berbuat dosa, qonaah, bersyukur, menuntut ilmu, menerima Hal 122 Jurnal Studi. Sosial dan Ekonomi Vol 5 No 2 Juni 2024 Heru Siswanto hidayah, introspeksi diri, syajaah, jujur, optimis, tawadhu, menghindarkan diri dari minuman keras, menghindarkan diri dari berbuat dzalim. Ketiga, akhlak kepada keluarga, meliputi: Birrul walidain dan menjaga kekerabatan . Keempat, akhlak kepada sesama meliputi: menggucapkan salam, tolong menolong, saling memaafkan, menepati janji, menghindar dari khianat, menghormati tamu, menghindari ghibah, memakmurkan masjid dan menjalin persahabatan. Ada relavansi yang sangat erat antara nilai-nilai pendidikan akhlak dalam novel tersebut dengan nilai-nilai pendidikan akhlak menurut Islam. Keduanya samasama mengajak manusia kepada kebaikan dan meninggalkan hal-hal yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam baik dalam hubungan manusia kepada Allah, kepada diri sendiri, maupun kepada sesama manusia. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan . ibrary researc. dengan tujuan utama penelitian kepustakaan ialah untuk mencari dasar pijakan atau fondasi berfikir untuk membangun pondasi landasan teori serta mengembangkan aspek teoritis maupun aspek 3 Data yang digali pada penelitian ini adalah data-data mengenai Pendidikan agama dan moral Luqman Al-Hakim dalam QS Luqman ayat 12-19. Dengan menggunakan metode dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pokok penelitian di atas yaitu berupa buku dan terjemah tafsir Al-QurAoan diantaranya tafsir Al-Maroghi karya Ahmad Mustofa Al-Maraghi, tafsir M. Quraisy Shihab karya M. Quraisy Shihab dan tafsir Ibnu Katsir karya Imam Abi Al-Hasan Ali Bin Ahmad, karena penelitian ini mengambil dari ayat al-QurAoan yang dipilih sebagai bahan penelitian. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Metode Analisis Konten (Content Analysi. Analisis konten biasanya menggunakan kajian kualitatif dengan ranah konseptual. Ranah ini hendaknya pemadatan kata-kata yang memuat pengertian. Mula-mula kata-katadikumpulkan ke dalam elemen referensi yang telah umum sehingga mudah membangun konsep. Konsep tersebut diharapkan mewadahi isi atau pesan karya secara komprehensif4. Metode Deskriptif Analisis Metode deskritif analisis yaitu, suatu usaha untuk mengumpulkan data dan menyusun data kemudian diusahakan adanya analisis dan interpretasi atau penafsiran terhadap data tersebut 5. Dalam hal ini dimaksudkan untuk membuka pesan yang terkandung dalam bahasa teks, terutama pada Quran surah Luqman ayat 12 - 19. Analisis Komparasi Selanjutnya untuk mengkaji relevansi konsep pendidikan dalam Alquran surah Luqman ayat 12-19 korelasinya dengan pendidikan Islam, dilakukan analisis komparasi atau perbandingan yaitu, membandingkan terhadap beberapa segi: data lain, situasi lain, dan konsepsi filosofi Untuk membandingkan antara konsep pendidikan tersebut dengan pendidikan islam. Kesimpulan Data Kesimpulan atau verifikasi adalah tahap akhir dalam proses analisa data. Pada bagian ini peneliti mengutarakan kesimpulan dari data-data yang diperoleh. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mencari makna data yang dikumpulkan dengan mencari hubungan, persamaan, atau Sukardi. Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi Dan Prakteknya. Jakarta. Bumi Aksara Suwardi Endraswara, . Metodologi Penelitian Sastra,Yogyakarta: tim redaksi CAPS, hal. Winarno Surakhmad, . Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar Metode Tehnik. Bandung: Transito, hal. Hal 123 Jurnal Studi. Sosial dan Ekonomi Vol 5 No 2 Juni 2024 Heru Siswanto Penarikan kesimpulan bisa dilakukan dengan jalan membandingkan kesesuaian pernyataan dari subyek penelitian dengan makna yang terkandung dengan konsep-konsep dasar dalam penelitian tersebut6. PEMBAHASAN Pendidikan Agama Pendidikan agama yang dimaksud dalam kajian ini ialah Pendidikan Islam. Sedangkan secara umum pendidikan Islam ialah pendidikan yang berlandaskan Al QurAoan atau sering disebut sebagai pendidikan yang berdasarkan Alquran dan Sunnah nabi saw. Dalam konteksnya ini menurut Ahmad Marimba pendidikan yaitu bimbingan jasmani, rohani berdasarkan hukum-hukum agama menuju kepada terbentuknya kepribadian utama menurut ukuran-ukuran. 7 Dengan kata lain, beliau menyatakan kepribadian utama yaitu kepribadian yang memiliki nilai-nilai agama, memilih dan memutuskan serta berbuat berdasarkan nilainilai tersebut dengan penuh tanggung jawab. Lebih lanjut dalam hal ini, yang menjadi dasar pendidikan Islam menurut Uhbiyati, secara garis besar ada tiga yaitu Alquran, sunnah, dan perundang-undangan yang berlaku di Negara 8 Tujuan pendidikan Islam ialah suatu kepribadian yang seluruh aspeknya dijiwai oleh ajaran Islam. Orang yang berkepribadian muslim dalam Al Quran disebut Muttaqin karena itu pendidikan berarti juga pembentukan manusia juga pembentukan manusia yang bertakwa, ini sesuai benar dengan pendidikan nasional yang kita tuangkan dalam tujuan pendidikan nasional yang akan membentuk manusia pancasilais yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jika merujuk dalam Al-Quran tujuan pendidikan tidak terlepas dari tujuan hidup manusia yaitu menciptakan pribadi-pribadi yang bertakwa kepada Allah swt. Allah swt berfirman Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka menyembahkuAy (Q. S Adz Zariyat . Pendidikan Moral Luqman Al-Hakim Dalam Surat Al Luqman Ayat 12-19 Bimbingan Pada Anak pentingnya bersyukur QS. Luqman ayat . - UAO a aI eOA a AcEEA a AaOEaCae a eOIa Ea eCI Ia eEa eE aIa a aI eEa e a NA a AcEaE aO aI eI Oac eEa e Aa aIac aI Oa eEa a aEIa eA onaN aO aI eI aEA aa Aa acaI NA cU aAIA Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu. AyBersyukurlah kepada Allah! Dan barangsiapa bersyukur . epada Alla. , maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri. dan barangsiapa tidak bersyukur . , maka sesungguhnya Allah Mahakaya. Maha Terpuji. Dengan bersyukur, seseorang akan semakin merasa dekat dengan Allah dan meningkatkan Dengan bersyukur akan mengurangi rasa tidak puas. Ketika seseorang selalu merasa kurang dan tidak pernah merasa cukup, ia akan mudah merasa tidak puas dengan hidupnya. Sandu Suyoto dan Ali Sodik, . Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing, hal. DjaAofar Siddiq,Konsep Dasar Ilmu Pendidikan , . Bandung: Citapustaka Media, hal. Sri Minarti. Ilmu Pendidikan , . Jakarta: Sinar Grafika Offset, hal. Zakiah Daradjat, metodeologi pengajaran agama . Jakarta: t. p, hal. Hal 124 Jurnal Studi. Sosial dan Ekonomi Vol 5 No 2 Juni 2024 Heru Siswanto Akar kata syukur diambil dari kata syakara yang maknanya berkisar antara lain pujian atas kebaikan serta penuhnya sesuatu. Syukur manusia kepada Allah dimulai dengan menyadari dari lubuk hatinya yang terdalam betapa besar nikmat-Nya disertai dengan ketundukan dan kekaguman yang melahirkan rasa cinta kepada-Nya serta dorongan untuk memuji-Nya dengan ucapan sambil melaksanakan apa yang di kehendaki-Nya dari penganugrahan itu. Bimbingan Aqidah Pada Anak (QS. Luqman ayat . Ingatlah ketika Luqman berkata kepada anaknya pada waktu ia memberi pelajaran Mahakaya. Maha Terpuji. - Aa eO UIA a AcEaE acaI E eaEa Eaa eE UIA a AO aaE a e aEe a NA ca aOae Ca aE Ea eCI aI aaE eIaN aON aaO Oa aa N OaIA Dan . ketika Lukman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya. AyWahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Alla. adalah benar-benar kezaliman yang besar. Ay Redaksi ayat di atas berbicara tentang nasihat Luqman kepada putranya yang dimulai dari peringatan terhadap perbuatan syirik. Kata yaAoizhu terambil dari kata waAozh yaitu nasihat menyangkut berbagai kebajikan dengan cara yang menyentuh hati. Ada juga yang mengartikannya sebagai ucapan yang mengandung peringatan dan ancaman. Penggunaan kata ini, memberikan gambaran tentang bagaimana perkataan atau nasihat itu beliau sampaikan, yakni tidak membentak, tetapi penuh kasih sayang sebagaimana dipahami dari panggilan mesranya kepada anak. Kata ini juga mengisyaratkan bahwa nasehat itu dilakukannya dari saat kesaat, sebagaimana dipahami dari redaksi kata kerja yaAoizhu yang mengambil bentuk fiAoil mudhariAo yang menunjukkan makna rutinitas . i ad-dawa. Kata bunayya . dalam bentuk tasghir . dari kata ibny, mengisyaratkan sebutan atau ungkapan kasih sayang. Jadi bunayya disini dapat diterjemahkan dengan ungkapan Ayanakku sayangAy. Dari sini dapat disimpulkan bahwa ayat di atas memberi isyarat bahwa mendidik hendaknya didasari oleh rasa kasih sayang terhadap peserta didik begitupun pendidik hendaknya senantiasa memberikan nasihat yang baik setiap saat. Luqman memulai nasehatnya dengan menekankan perlunya menghindari syirik/mempersekutukan Allah. Isyarat ini terlihat ketika Luqman menggambarkan syirik sebagai Aykezaholiman yang besarAy. Isyarat ini dapat dipahami dari penyebutan kata . hulmun azhi. yang dirangkai dengan lam at-tawkid. Kesan lain yang dapat diambil dari penggunaan redaksi pesan yang menggunakan fiAoil nahi . entuk laranga. , yakniAyjanganlah kamu mempersekutukan AllahAy menunjukkan bahwa meninggalkan sesuatu yang buruk lebih layak didahulukan sebelum melaksanakan yang baik. Perbuatan syirik merupakan sesuatu yang buruk dan tindak kezhaliman yang nyata. Karena itu, siapa saja yang menyerupakan antara Khalik dengan makhluk, tanpa ragu-ragu, orang tersebut bisa dipastikan masuk ke dalam golongan manusia yang paling bodoh. Sebab, perbuatan syirik menjauhkan seseorang dari akal sehat dan hikmah sehingga pantas digolongkan ke dalam sifat zalim. bahkan pantas disetarakan dengan binatang. Dengan Salim & Bahreisy Said. Terjemah Singkat Tafsir Ibnu Katsier Singkat 6. Surabaya. PT. Bina Ilmu. Hal. Al-Maroghi. Ahmad Mustafa. Terjemah Tafsir Al-Maraghi. Semarang. PT. Karya Toha Semarang. Hal. Hal 125 Jurnal Studi. Sosial dan Ekonomi Vol 5 No 2 Juni 2024 Heru Siswanto demikian menghindarkan anak dari syirik dengan memberikan pemahaman kepada mereka tentang syirik pada hakikatnya adalah menjauhkan mereka terjatuh dalam kezaliman dan kebodohan yang terbesar. Larangan syirik pada dasarnya merupakan pengajaran tentang tauhid. Perlunya tauhid diajarkan pada anak sedini mungkin adalah agar ia tumbuh dengan kejernihan pikiran dan kekuatan iman sesuai dengan fithrah yang Allah berikan padanya sejak lahir. Jadi, pendidikan tauhid pada hakikatnya adalah melanjutkan dan menggiring fithrah anak yang terlahir dalam keadaan suci kepada agama yang hanif. Disinilah letak peranan orang tua sebagai pendidik pertama bagi anaknya setelah ia lahir kedunia. Kelalaian orang tua dalam fase ini dengan membiarkan mereka lebih dahulu menerima seruan syaithan ketimbang tauhid merupakan kesalahan fatal. Oleh karena itu. Nabi SAW menekankan pentingnya pendidikan Aqidah pada usia dini bahkan pada saat detik-detik kelahirannya ke dunia meskipun hal tersebut terkesan sederhana. Hal ini sebagaimana diisyaratkan oleh hadis Nabi SAW yang diriwayatkan oleh al-Hakim dari Ibnu Abbas r. Bacakanlah kalimat pertama kepada anak-anak kalian kalimat Ly ilyha illy Allyh dan talqinlah mereka ketika menjelang mati dengan Ly ilyha illy Allyh. (HR al-Haki. Berdasarkan hadis di atas, kalimat tauhid (Ly ilyha illy Ally. hendaknya merupakan sesuatu yang pertama masuk ke dalam pendengaran anak dan kalimat pertama yang dipahami Hal ini seiring pula dengan anjuran azan di telinga kanan anak dan iqamah di telinga kirinya sesaat setelah kelahirannya di dunia ini. Melatih Anak Bersyukur dan Berbakti Kepada Allah dan Orang Tua (QS. Luqman : - AAO aeA a e AA eOIaA ca AaO aOA a AO eE aIA a AOA a AIa a aO aEa eO oa aN a aIEaeNa a acIN aO eNIUA a AeE eIA a aA EO aO eN sI acOAA e A aIO aeI a aI eEa e aEA e aEa N AA ca aAO aOE aaO aEaO aeEa aEA Dan Kami perintahkan kepada manusia . gar berbuat bai. kepada kedua orang Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu. e aAO eaI N aEA AOA a Aa eO aE aI eI aIA a a e aN aI AaO E ac eIOa aI e a eOAU acnOaca eA a Ae EaEa a nN eaE UI Aa aaE aa e aN aI aOA a A EO a eI a e aEa a eO aI EaOA ca aAO a acI aEA ca cao a aEA u - aI e aaEa eI aIaEa eI a aI Ea eI a eI a e aIEa eOIA Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepadaKu tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Shihab. Quraisy. Tafsir Al-Mishbah AuPesan. Kesan Dan Keseharian AlQurAoanAy Cet V. Bandung: PT. Mizan Pustaka. Hal 296-298 Hal 126 Jurnal Studi. Sosial dan Ekonomi Vol 5 No 2 Juni 2024 Heru Siswanto Allah memerintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya sebagai wujud rasa syukur atas pengorbanan keduanya dalam memelihara dan mengasuh si anak sejak dalam kandungan. Demikian pula pengorbanan ketika menyusui si anak selama dua tahun, terutama sang ibu. Karena itu, sekalipun kedua orangtuanya kafir, seorang anak tetap harus berbuat baik kepada keduanya. Hanya saja, seorang anak tidak boleh menaati keduanya dalam hal-hal yang melanggar perintah Allah, karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Allah. Ayat di atas tidak menyebut jasa bapak, tetapi menekankan pada jasa ibu. Ini disebabkan karena ibu berpotensi untuk tidak dihiraukan oleh anak karena kelemahan ibu, berbeda dengan Disisi lain, peranan bapak dalam konteks kelahiran anak, lebih ringan dibanding dengan peranan ibu. Begitupun soal pendidikan anak, ibu memiliki peranan penting karena waktu yang diberikan ibu kepada anaknya kadang lebih besar daripada bapaknya. Oleh karena itu adalah wajar kalau ibu didahulukan. Al-Manawi memberikan definisi birr al-Walidain sebagai berikut. AyBirrul Walid . erbakti kepada orang tu. , yaitu memperluas kebaikan kepada orang tua, memperhatiakan yang disukai orang tua, menghindari yang dibenci orang tua dan berlaku lembut atau sopan dengan orang tuaAy Bakti anak kepada orang tua menurut Al-QurAoan adalah sebuah hak orang tua kepada anaknya karena mereka sebagai wakil Allah diamanahi mengemban tugas-tugas pemeliharaannya . dari mulai lahir sampai dewasa. Oleh karena itu Allah mengajari setiap muslim untuk berterima kasih kepada orangtuanya dengan mengajarkan kepada mereka untuk selalu berbuat baik kepada mereka, tidak berkata-kata kasar dan selalu mendoakan mereka lantaran jasa-jasa mereka yang besar yang telah bersusah payah menghantarkan mereka menuju kedewasaan. Kesan lain yang dapat ditangkap dari ayat di atas (QS Luqman : 14-. bahwa dalam materi pendidikan tentang kebaktian kepada orang tua harus disuguhkan kebenarannya dengan argumentasi yang dapat dibuktikan oleh manusia melalu penalarannya dan pengalamannya tentang realitas. Sedangkan kalau dipahami munasabah dari larangan mempersekutukan Allah yang disandingkan dengan bersyukur dengan orang tua melalui kebaktian kepada mereka akan terlihat bagaimana Allah memberikan pengajaran kepada manusia bahwa beriman kepada-Nya adalah hal yang sudah semestinya dilakukan oleh manusia sebagai tanda syukur kepada-Nya atas limpahan karunia-Nya yang banyak sebagaimana ia juga layak berbakti kepada orang tua mereka lantaran jasa-jasa orang tua yang besar. Rasa syukur kepada Allah harus didahulukan dari rasa syukur kepada manusia, termasuk kepada kedua orangtua. Artinya, sekalipun orangtua sangat berjasa dalam memelihara dan mengasuh kita sejak dalam kandungan, rasa syukur kepada mereka tidak boleh mendahului rasa syukur kepada Allah. Sebab, tempat kembali semua makhluk hanyalah kepada Allah. Upaya menancapkan rasa syukur kepada Allah bisa dilakukan dengan mengajak anak mengamati dan memikirkan karunia Allah yang diperoleh si anak, keluarganya, serta Salim & Bahreisy Said. Terjemah Singkat Tafsir Ibnu Katsier Singkat 6. Surabaya. PT. Bina Ilmu. Hal Al-Maroghi. Ahmad Mustafa. Terjemah Tafsir Al-Maraghi. Semarang. PT. Karya Toha Semarang. Hal Hal 127 Jurnal Studi. Sosial dan Ekonomi Vol 5 No 2 Juni 2024 Heru Siswanto lingkungan sekitarnya. Dimulai dari hal yang paling sederhana dan mudah diamati sampai halhal yang membutuhkan pengamatan cermat. Mendidik dan Melatih Anak Beramal Shaleh (QS. Luqman ayat 16-. a e A a eO AaOA - AeA a aO UeA a eA OaA a AA e as a eO AaO EacI OA U AcEE Eaa OA A a aN NA a AaE eA a AcEEa acaI NA a AO aIac aN e eaI aEa aIeCa aE aac s aI eI eaa sE aEa eI Aa eOA ca aAOaIA (Lukman berkat. AyWahai anakku! Sungguh, jika ada . esuatu perbuata. seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di bumi, niscaya Allah akan memberinya . Sesungguhnya Allah Mahahalus. Maha teliti. - A e aI eaEa aI eO aA e A aI eE aI eIE aa aOA ca AO aC aaI EA a AA a Ea acaI EaEa aI eIA a AA a eA a AA EOa aO e aI e a eE aI e a eOAa aO eI aNA a aA EO aI e A ca aAO aIA Wahai anakku! Laksanakanlah salat dan suruhlah . berbuat yang makruf dan cegahlah . dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang penting. Ayat di atas merupakan lanjutan wasiat Luqman kepada anaknya. Pesannya kali ini adalah tentang kedalaman ilmu Allah SWT yang luar biasa. Luqman memberikan pelajaran kepada Anaknya bahwa Allah mengetahui perbuatan baik atau buruk walau seberat biji sawi, dan berada pada tempat yang paling tersembunyi, misalnya dalam batu karang sekecil,sesempit dan sekokoh apapun batu itu, atau di langit yang demikian luas dan tinggi, atau di dalam perut bumi yang sedemikian dalam di mana pun keberadaannya, niscaya Allah akan mendatangkannya lalu memperhitungkan dan memberinya balasan. Selanjutnya dapat dipahami, dari munasabah ayat ini dengan ayat lalu yang berbicara tentang keesaan Allah dan larangan mempersekutukan-Nya, maka ayat ini (QS Luqman . menggambarkan Kuasa Allah melakukan perhitungan atas amal-amal perbuatan manusia di akhirat nanti. Dengan demikian, ada dua tema akidah yang diangkat melalui ayat ini dan sebelumnya yaitu tentang keesaan Allah dan keniscayaan hari Kiamat. Dua prinsip ini termasuk dari rukun Iman yang mendasari Aqidah Islam. Kesan lain yang dapat diambil dari ayat di atas adalah bahwa Luqman berupaya untuk membuka kesadaran dan keyakinan anaknya bahwa Allah selalu mengawasinya dan amal Jika seseorang telah merasa dekat dengan Allah dan sadar akan pengawasanNya yang tidak pernah putus maka hal itu akan dapat menjauhkannya dari perbuatan yang buruk dan selalu mendorongnya berupaya melakukan amal shaleh. Hal ini seiring dengan hadis Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam at-Thabrani: AuIman yang paling utama adalah engkau yakin bahwa Allah menyertai kamu di mana pun kamu beradaAy (H. At-Thabran. Setelah kekuatan akidah tertanam dalam jiwa anak, maka kekuatan tersebut merupakan pondasi yang kuat dan landasan utama bagi anak untuk menerima pengajaran pendidik menaati semua perintah Allah berupa taklif hukum yang harus dijalankan sebagai konsekuensi Oleh karena itu, perlu motivasi yang kuat, ketekunan yang sungguh-sungguh, serta Al-Maroghi. Ahmad Mustafa. Terjemah Tafsir Al-Maraghi. Semarang. PT. Karya Toha Semarang. Hal Hal 128 Jurnal Studi. Sosial dan Ekonomi Vol 5 No 2 Juni 2024 Heru Siswanto kreativitas yang tinggi dari para orangtua terhadap upaya penanaman akidah yang kuat kepada anak sebagaimana dicontohkan oleh Luqman. Selain itu, orang tua juga jangan sampai melupakan berharap dan berdoa kepada Allah agar anaknya menjadi orang yang taat. Kalau setiap orang mukmin ingin melihat anak dan istrinya taat kepada Allah, maka sudah sepatutnya baginya memberikan pengajaran yang baik kepada mereka mengenai amal-amal shaleh yang mesti dilakukan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah. Pada ayat (QS Luqman . : . di atas, setelah memberikan bimbingan tentang Akidah. Luqman melanjutkan nasihat kepada anaknya menyangkut amal-amal shaleh yang puncaknya adalah shalat, serta amal-amal kebajikan yang tercermin dalam amr maAoruf dan nahi munkar, juga nasihat berupa perisai yang membentengi seseorang dari kegagalan yaitu sabar dan tabah karena semua itu merupakan halhal yang telah diwajibkan oleh Allah untuk dibulatkan atasnya tekad manusia. Tidak disebutkan amal shaleh lain bukan berarti bahwa pengajaran terhadap anak hanya dibatasi dengan ini bahkan kewajiban-kewajiban yang mampu dilaksanakan oleh anak seperti shaum, menutup aurat, dan lain-lain juga perlu diajarkan sejak dini. Kewajiban pertama yang diajarkan dan diperintahkan kepada anak adalah kewajiban shalat, karena shalat merupakan tiang agama dan amal pertama yang akan dihisab pada hari kiamat nanti. Pada usia 7 tahun anak sudah harus diperintahkan menjalankan ibadah shalat, bahkan kalau sampai usia 10 tahun anak masih meninggalkan shalat, diperintahkan kepada orangtua untuk memukulnya. Imam Ahmad menuturkan bahwa Rasulullah saw. AyAjarilah anak kalian shalat pada usia tujuh tahun dan pukullah dia . ika tidak mau melaksanakanny. jika melewati usia sepuluh tahun dan pisahkanlah mereka pada tempat Ay (HR Ahma. Berdasarkan hadis di atas, dapat digali pemahaman bahwa anak sudah seharusnya dilatih menjalankan kewajiban-kewajibannya sebagai seorang Muslim sejak usia 7 tahun. Anak diberi sanksi bila meninggalkan kewajiban-kewajibannya pada saat usianya sudah mencapai 10 tahun. Hal ini berarti masa pembiasaan anak melaksanakan kewajibankewajibannya, selama 3 tahun, sejak usia tujuh tahun sampai 10 tahun. Sedangkan usia 10 tahun sampai menjelang balig bisa dikatakan masa pemantapan, karena si anak tidak boleh lagi meninggalkan kewajibankewajibannya. Dengan demikian, seorang anak sudah dipersiapkan sejak awal agar pada usia balig siap menjalankan semua taklif yang dibebankan Allah kepadanya. Sedangkan perintah Luqman kepada anaknya untuk ber-amar maAoruf dan nahi munkar mengisyaratkan bahwa tentulah Luqman sebelumnya telah mengajarkan kepada anaknya perbuatan-perbuatan yang maAoruf dan menggambarkan seperti apa perbuatan yang munkar. Karena bagaimana ia memerintahkan anaknya tanpa ada pengetahuan tentang itu sebelumnya. MaAoruf adalah segala perbuatan yang dipandang baik oleh normanorma masyarakat dan nilainilai agama sedangkan munkar sebaliknya. Adapun perintah sabar mengisyaratkan agar dalam melakukan amar maAoruf dan nahi munkar setiap orang harus memiliki kesabaran, ketabahan dan komitmen yang tinggi karena tentu saja hal tersebut tidak bebas dari rintangan, halangan dan ujian. Hal 129 Jurnal Studi. Sosial dan Ekonomi Vol 5 No 2 Juni 2024 Heru Siswanto Mempersiapkan Anak berakhlak Mulia dan Sopan Santun dalam Berinteraksi dengan Sesama (QS. Luqman Ayat 18-. a e A aO aaE a eI a AaOA - AcEE aaE Oaa ac Ea acE aI ea sE Aa a eO on sA a AaE eA a ca ea aacEa EaEIA a A aI a U acaI NA a a AaO aaE A Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia . arena sombon. dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh. Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri. - n AA eOa eE a aIO aeA a AA eO aEa acaI a eIE aa eaEaA aeOA e AAe Aa eO aI eOaEa aO eA a AaO eCA a aA EA a Aa I eaIA Dan sederhanakanlah dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. Ay Pembelajaran selanjutnya yang ditanamkan oleh Luqman kepada anaknya adalah akhlak mulia, yakni sifat-sifat mulia yang harus menghiasi kepribadian anak. Ayat ini mengisyaratkan bahwa pendidikan akidah dan akhlak merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Pendidikan akhlak anak merupakan kewajiban orang tua bagi anaknya dan merupakan pemberian paling utama orangtua kepada anaknya sebagaimana sabda Nabi saw. Muliakanlah anak-anak kamu dan baguskanlah akhlaknya. (H. Ibnu Maja. Budi pekerti yang harus diajarkan pertama kali kepada anak adalah budi pekerti seharihari yang dengannya ia berinteraksi dengan orangtua, keluarga dan orang lain. Luqman mengawali pelajaran akhlak kepada anaknya agar tidak berlaku sombong terhadap sesama manusia, tidak bersikap angkuh, sederhana dalam berjalan, dan lunak dalam bersuara. Semua ini ditujukan agar mereka memiliki kecerdasan berinteraksi dan berkomunikasi dengan baik. Etika berinteraksi ini sangat berfaedah bagi anak sebab diperlukan dan dipraktikkan setiap saat sepanjang hayatnya. Ibnu katsir ketika menjelaskan ayat ini mengatakan: AyJanganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia ketika kamu berbicara kepada mereka atau ketika mereka berbicara kepadamu karena itu merupakan sebuah penghinaan dan salah satu bentuk kesombongan. Sudah seharusnya kita berkomunikasi seperti yang diajarkan Rasulullah, ketika berbicara menghadapkan seluruh tubuhnya, dan dengan wajah yang berseri-seri. Pelajaran selanjutnya yang diajarkan Luqman kepada anaknya adalah etika berjalan yakni hendaknya ia jangan menyombongkan diri dan melangkah angkuh ketika berjalan. Seseorang harus menyederhanakan jalannya jangan terlalu pelan begitu pun jangan terlalu cepat. Ibnu Asyur sebagaimana dikutip oleh M. Quraish Shihab memperoleh kesan bahwa bumi adalah tempat berjalan semua orang, yang kuat dan yang lemah, yang kaya dan yang miskin, penguasa dan rakyat jelata. Mereka semua sama sehingga tidak wajar bagi pejalan yang sama, menyombongkan diri dan merasa melebihi orang lain. Padahal ia juga akan kembali ketempat yang sama yakni tanah. Pelajaran penting lain yang juga ditekankan oleh Luqman adalah etika berbicara, menurut Luqman salah satu diantara adab berbicara yang baik adalah melunakkan suara ketika berbicara Salim & Bahreisy Said. Terjemah Singkat Tafsir Ibnu Katsier Singkat 6. Surabaya. PT. Bina Ilmu. Hal. Bahreisy. Salim & Bahreisy Said. Terjemah Singkat Tafsir Ibnu Katsier Singkat 6. Surabaya. PT. Bina Ilmu. Hal. Hal 130 Jurnal Studi. Sosial dan Ekonomi Vol 5 No 2 Juni 2024 Heru Siswanto kepada orang lain. Menurut Ibnu Katsir, maksud perintah ughdhudh min shautika pada QS Luqman . : 19 tersebut adalah perintah agar jangan melampaui batas dalam berbicara dan tidak mengangkat suara/ berteriak yang tidak ada faidahnya layaknya suara keledai. Di sisi lain, khususnya bagi para orang tua, ada satu hal yang sangat penting didapatkan si anak dalam proses pembelajarannya menjalankan berbagai kewajiban serta menghiasi dirinya dengan sifat-sifat yang mulia, yakni keteladanan dari para orangtua maupun pendidik. Inilah yang saat ini jarang dan sulit didapatkan si anak. Bahkan, tidak jarang si anak melihat sesuatu yang bertentangan dengan pemahaman yang sedang ditanamkan kepadanya dilakukan oleh orang-orang di sekelilingnya, termasuk orangtua maupun para pendidik. Padahal, sudah merupakan tabiat manusia membutuhkan teladan, karena manusia lebih mudah menerima dan memahami apa yang dilihat dan dirasakannya daripada apa yang didengarnya. Karena itulah, kepada manusia diturunkan seorang Rasul di setiap generasi dari kalangannya sendiri . anusia jug. , untuk mengajarkan dan mencontohkan pelaksanaan ajaran-Nya. Oleh karena itu, para orang tua hendaklah mempersiapkan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan si anak agar proses pembelajarannya bisa berjalan efektif. Janganlah membiarkan lingkungan anak, khususnya lingkungan rumah, merobohkan bangunan kepribadian anak yang sedang dibangun, karena ini sangat berbahaya bagi perkembangan si anak untuk berproses menjadi anak yang shalih. Berdasarkan pemaparan di atas dapat penulis simpulkan bahwa Luqman merupakan potret orang tua dalam mendidik anaknya dengan ajaran keimanan dan akhlak mulia. Dengan pendekatan persuasif. Luqman dianggap sebagai profil pendidik bijaksana, sehingga Allah mengabadikannya dalam Al-QurAoan dengan tujuan agar menjadi ibrah bagi para pembacanya. Setidaknya ada empat pesan moral yang dapat diambil dari kisah Luqman ini yang dapat dijadikan sebagai dasar dan acuan dalam mendidik anak. Keempat pesan moral itu adalah sesuai dengan dasar pendidikan Islam yakni menanamkan aqidah pada anak, mengajarkannya bersyukur dan berbakti kepada Allah dan orang tua, membiasakannya beramal shaleh sejak usia dini, dan mengajarkannya akhlak mulia dan etika berinteraksi dengan sesama. KESIMPULAN Pendidikan agama dan moral adalah Pendidikan yang mengajarkan tentang akhlak mulia dan etika berinteraksi dengan Allah, antar sesama, termasuk dengan lingkungan sekitar. Sehingga ini menjadi cermin kepribadian seseorang untuk menjadi hamba allah yang baik. Sebagaimana yang disampaikan Luqman Al-Hakim yang tersurat dan tersirat dalam QS Luqman mempunyai hubungan yang tinggi terhadap pokok-pokok pendidikan agama dan Dapat dilihat dari pesannya mulai dari bagaimana Pendidikan tauhid, meng-Esakan Allah dan tidak mempersekutukanNya dengan sesuatu apapun. Pendidikan perilaku ubudiyah untuk memelihara dan menyuburkan tauhid, seperti shalat, puasa, zakat,dan sebagainya. Pendidikan. Hal 131 Jurnal Studi. Sosial dan Ekonomi Vol 5 No 2 Juni 2024 Heru Siswanto DAFTAR PUSTAKA