COMPLETE Journal of Computer. Electronic, and Telecommunication ISSN 2723-4371. E-ISSN 2723-5912 org/10. 52435/complete. Pencarian Informasi Mengenai Sustainlable Developmpent Goals (SDG. AuLife BelowWaterAy Rizki Ata Gumelar 1*. Ramsa Wika Al-Fatih 2 Prodi Teknik Elektro. Fakultas Teknik Elektro. Institut Teknologi Telkom Surabaya. Indonesia. 20@student. ittelkom-sby. Prodi Teknik Elektro. Fakultas Teknik Elektro. Institut Teknologi Telkom Surabaya. Indonesia. 20@student. ittelkom-sby. Abstrak: Sustainlable Developmpent Goals (SDG. merupakan program pembangunan dengan tujuan untuk melestarikan dan menyejahterakan alam. Secara garis besar aspek penting yang diperlihatkan dalam menjalankan SDGs terdapat 17 faktor utama. Dari 17 tujuan diatas, pada kesempatan kali ini akan membahas tujuan ke 14 yaitu tentang Life Below Water (Ekosistem Lau. 17 target tersebut memiliki inti untuk melestarikan dan memanfaatkan sumber daya kelautan dan samudera secara berkelanjutan untuk pembangunan berkelanjutan. SDGs memiliki tujuan dimana diharapkan kaum milenial mampu berperan banyak dalam memajukan perekonomian dunia dengan menggunakan sumber daya yang ada secara maksimal yakni teknologi serta tetap memperhatikan aspek penting termasuk alam dan, agar tidak ketinggalan jauh dengan negara yang maju. Oleh karena itu dilakukanlah penulisan ini untuk mengetahui teknologi yang telah dikembangkan agar dapat menunjang tercapainya SDGs life belowwater serta meningkatkan pemanfaatkan kehidupan bawah laut agar bisa berkembang atau berfungsi secara maksimal dengan teknologi yang ada. Manfaat dari adanya edukasi mengenai SDGs ini agar kaum milenial mampu berperan banyak dalam memajukan kelestarian dan kesejahteraan dunia dan tetap memperhatikan aspek penting agar tidak ketinggalan jauh dengan negara yang lebih maju. Keywords: Life Below Water. Sustainlable Developmpent Goals (SDG. Teknologi Pendahuluan Sustainlable Developmpent Goals (SDG. merupakan program pembangunan dengan tujuan untuk melestarikan dan menyejahterakan alam. Kerangka pembangunan dan perundingan negara-negara didunia dilaksanakan sebagai upaya pembangunan berkelanjutan yang menjadi acuan sebagai pengganti pembangunan global Millenium Development Goals (MDG. yang berakhir pada tahun 2015. SDGs memiliki tujuan dimana diharapkan kaum milenial mampu berperan banyak dalam memajukan perekonomian dunia dengan menggunakan sumber daya yang ada secara maksimal yakni teknologi serta tetap memperhatikan aspek penting termasuk alam dan, agar tidak ketinggalan jauh dengan negara yang maju. Secara garis besar aspek penting yang diperlihatkan dalam menjalankan SDGs terdapat 17 faktor utama sebagaimana tercapainya 169 target yang telah ditentukan dalam waktu yang telah Diharapkan kaum milenial mampu memperhatikan aspek penting tersebut serta berperan banyak dalam memajukan kelestarian dan kesejahteraan dunia agar tidak tertinggal jauh dengan negara yang lebih maju. Dari 17 tujuan diatas, pada kesempatan kali ini, penulis akan membahas tujuan ke 14 yaitu tentang Life Below Water (Ekosistem Lau. Life Below Water sendiri memiliki 10 target yang ingin dicapai secara global. 17 target tersebut memiliki inti untuk melestarikan dan memanfaatkan Complete 2021. Vol. No. 1, doi. org/10. 52435/complete. sumber daya kelautan dan samudera secara berkelanjutan untuk pembangunan berkelanjutan dengan memegang prinsip dari SDGs itu sendiri yaitu AuNo One Left BehindAy. Masalah yang dihadapi salah satunya adalah Pemanasan Global yang berdampak pada peningkatan CO2 di lautan dan meningkatnya kemunculan Dead Zones (Zona Mat. Zona Mati adalah sebuah kondisi dimana lautan tidak lagi mendukung adanya kehidupan, hal tersebut disebabkan karena kurangnya pasokan O2 yang terkandung dan pengasaman air. Setidaknya terdapat seperempat CO2 yang dihasilkan, berasal dari pembakaran batu bara, minyak, dan gas tidak menguap ke udara melainkan larut ke dalam lautan. Hal tersebut menyebabkan turunnya pH air laut ke level dimana lautan tidak lagi bisa ditinggali oleh penghuninya. Untuk mewujudkan ini mustahil hanya pemerintah indonesia yang berkerja, kita selaku generasi peneruspun harus membangun kemitraan untuk membuat hal ini terwujud. Dimulai dari diri sendiri, seperti memilih produk yang ramah laut untuk menghindari perubahan iklim, membeli produk dari nelayan lokal yang berdampak pada kesejahteraan nelayan untuk mengurangi kesenjangan, lalu mengurangi penggunaan plastik yang meninggalkan jejak karbon serta mengotori Membantu turut serta dalam menjadi relawan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan memilih produk ramah laut pun dapat membantu menjaga sumber daya laut untuk pembangunan berkelanjutan. Salah satu cara untuk dapat menunjang tercapainya SDGs Life BelowWater adalah dengan adanya trend teknologi. Trend teknologi sendiri sangat penting dalam menjaga, melindungi, melestarikan serta memanfaatkan kehidupan bawah laut dari ancaman kepunahan maupun kerusakan bawah laut. Oleh karena itu dibuatlah penulisan mengenai trend teknologi terkait SDGs Life BelowWater agar m agar semua masyarakat agar mengerti dan memahami tentang SDGs Life BelowWater mengenai sumber daya kelautan dan samudera. Tujuan dari penulisan karya tulis ilmiah ini adalah untuk mengetahui teknologi yang telah dikembangkan agar dapat menunjang tercapainya SDGs Life BelowWater. Serta untuk meningkatkan pemanfaatkan kehidupan bawah laut agar bisa berkembang atau berfungsi secara maksimal dengan teknologi yang ada. Harapannya, dengan penulisan karya tulis ilmiah ini maka dapat mengetahui teknologi yang telah dikembangkan untuk menunjang tercapainya SDGs Life BelowWater, meningkatkan pemanfaatkan sumber daya laut agar bisa berkembang secara maksimal dengan teknologi yang ada. Serta agar kaum milenial mampu berperan banyak dalam memajukan kelestarian dan kesejahteraan dunia dan tetap memperhatikan aspek penting agar tidak tertinggal jauh dengan negara yang lebih maju terutama pada bidang kehidupan bawah laut. Metode Pencarian Dalam hal ini metode pencarian informasi menggunakan metode pencarian campuran baik dari informasi Google Scholar. Website. Browser. Google Chrome. Google, maupun slideshare. Kemudian beberapa dari informasi tersebut diperinci melalui Google Scholar, iexplore, springer. Dari informasi yang didapatkan menggunakan keyword seperti AuTeknologi Life Below WaterAy. AuKendaraan Bawah LautAy. AuTeknologi KelautanAy, dan AuSatellite OceanographyAy. Kemudian memilih informasi mana yang lebih akurat atau fakta yang terjadi di lapangan, dengan cara melakukan penelusuran lebih lanjut jika dalam informasi yang diterima tersebut menyebutkan sumber utama informasi, baik dari segi narasumber maupun isi sumber yang disampaikan. Memperhatikan sumber informasi, apakah informasi yang didapatkan itu sudah lengkap atau dapatkah informasi yang didapatkan itu bisa dipercaya atau dipertanggungjawabkan kebenarannya. Artikel yang memenuhi standar artikel ilmiah ini adalah artikel dengan penulis yang berafiliasi perguruan tinggi dan industri. Selain itu, artikel yang terbaru maksimal berusia 5 tahun sejak diterbitkan, jika lebih dari itu maka isi dari informasi tersebut telah kadaluwarsa dan tidak diperhitungkan. Jika sumber sudah mencakup hal tersebut maka melakukan perbandingan sumber, manakah sumber yang lebih cocok dengan kondisi yang sedang dibutuhkan. Selain itu, dari segi tipe sumber mengutamakan pemilihan artikel ilmiah atau artikel riset. Complete 2021. Vol. No. 1, doi. org/10. 52435/complete. Hasil Pencarian Dari pencarian informasi diatas dapat dikelompokkan dalam sebuah tabel 1 berdasarkan search engine yang digunakan terhadap sumber yang didapat, wilayah author yang ada, tipe sumber yang didapat, serta relevansi. Kemudian dalam tabel 2 merupakan tabel jumlah atau frekuensi berdasarkan search engine yang digunakan, wilayah author yang ada, tipe sumber yang didapat, serta relevansi terhadap jenisnya dan sumber yang didapat. Dari data tabel diatas akan disajikan dalam bentuk grafik yakni, grafik tipe pie chart untuk search engine. Wilayah author, dan tipe sumber. Sedangkan grafik bar chart untuk relevansi. Hal tersebut dilakukan agar lebih mudah dalam mengetahui berapa presentasenya. Metode yang digunakan dalam pencarian informasi . earch engin. seperti pada Gambar 1, paling banyak menggunakan platform google dengan persentase 61% kemudian disusul oleh google scholar sebesar 20%. Ie 6%, dan springer 3%. Setiap platform tersebut memiliki tingkat keakuratan yang berbeda, diantara ketiga platform tersebut yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya adalah metode yang didapatkan dari platform google scholar. Ie, dan Springer. Jenis informasi yang terdapat pada ketiga platform tersebut bertipe jurnal dan karya ilmiah yang sudah pasti dapat Wilayah author yang paling banyak digunakan adalah Indonesia dengan persentase 64%, kemudian disusul oleh US 24%. China 6%, serta Australia dan India dengan persentasi 3%. Hal tersebut dikarenakan dalam pencarian informasi menggunakan keyword bahasa Indonesia sehingga pada saat pencarian wilayah author dari indonesialah yang lebih banyak muncul. Tipe sumber yang paling banyak digunakan adalah sumber dengan tipe website dengan 37%, kemudian disusul oleh karya ilmiah dengan persentase 33%, kemudian jurnal dengan 24%, dan artikel industri dengan 6% seperti pada Gambar 3. Hal tersebut dikarenakan search engine yang digunakan menggunakan google dimana tipe sumber yang paling banyak dijumpai di google terkait dengan pencarian teknologi life below water adalah website. Sehingga tipe sumber yang mendominasi adalah website, kemudian disusul dengan artikel ilmiah karena artikel ilmiah mudah ditemukan pada saat pencarian dilakukan baik menggunakan jenis search engine google maupun google scholar. Tingkat relevansi artikel terbagi menjadi kuat, sedang, dan lemah seperti pada Gambar 4. Artikel dengan tingkat relevansi kuat sebanyak 17 artikel, hal tersebut dikarenakan banyak dari artikel yang diambil, berasal dari platform yang dapat diertanggungjawabkan kebenarannya yakni platform, google scholar. Ie, dan Springer. Selain itu tipe sumber berupa jurnal atau artikel ilmiah yang sudah pasti dapat dipercaya serta dipertanggungjawabkan karena kedua tipe tersebut dapat dibuat hanya dengan melakukan penelitian atau survei. Selain itu artikel yang ada membahas secara lengkap mengenai teknologi yang berhubungan dengan Life BelowWater tidak hanya sekedar membahas mengenai pengertian atau membahas sekilas saja. Selanjutnya artikel dengan relevansi sedang dengan jumlah 13 artikel. Pada artikel dengan relevansi yang digolongkan dalam kategori sedang karena artikel tersebut tidak menjelaskan secara lengkap dan jelas mengenai terobosan teknologi Life BelowWater, selain itu platform yang digunakan ataupun tipe sumber yang berupa website diamana website tersebut hanya menjelaskan beberapa poin saja mengenai teknologi yang bersangkutan tidak secara rinci. Yang terakhir adalah artikel dengan relevansi rendah, pada artikel dengan relevansi yang tergolong dalam kategori rendah ini karena artikel tersebut hanya membahas sekilas, tidak lengkap, serta kurang jelas, selain itu timeline artikel telah kadaluwarsa atau tidak Terdapat artikel yang hanya menjelaskan mengenai suatu kejadianatauperistiwa yang melibatkan teknologi yang bersangkutan tidak berfokus pada teknologinya. Complete 2021. Vol. No. 1, doi. org/10. 52435/complete. Tabel 1. Mencari Informasi yang akan dibahas Search Engine Wilayah Author Tipe Sumber Relevansi Google Indonesia Website Sedang Website Sedang Indonesia Website Sedang Indonesia Website Sedang Australia Artikel Industri Kuat Artikel Industri Kuat Indonesia Website Lemah Website Sedang Indonesia Website Kuat Indonesia Website Kuat Indonesia Website Kuat Indonesia Website Kuat Indonesia Artikel Ilmiah Sedang Indonesia Artikel Ilmiah Sedang Indonesia Artikel Ilmiah Sedang Indonesia Artikel Ilmiah Sedang Indonesia Website Kuat Indonesia Website Kuat Indonesia Artikel Ilmiah Sedang Artikel Ilmiah Kuat Artikel Ilmiah Sedang Artikel Ilmiah Kuat Indonesia Jurnal Lemah Indonesia Jurnal Lemah Indonesia Jurnal Kuat Sumber Google Scholar Complete 2021. Vol. No. 1, doi. org/10. 52435/complete. Indonesia Artikel Ilmiah Kuat Indonesia China Jurnal Kuat Indonesia Jurnal Kuat Jurnal Kuat Artikel Ilmiah Sedang Springer Ie China Jurnal Kuat India Jurnal Sedang Artikel Ilmiah Kuat Tabel 2. Frekuensi Sumber Berdasarkan Metode Pencarian Metode Pencarian Jenis Jumlah Search Engine Google Google Scholar Springer Ie Indonesia Australia China India Website Artikel Ilmiah Jurnal Kuat Sedang Lemah Wilayah Author Tipe Sumber Relevansi Complete 2021. Vol. No. 1, doi. org/10. 52435/complete. Google Google Scholar Ie Gambar 1. Pencarian menggunakan Search Engine Indonesia Australia Gambar 2. Pencarian menggunakan Wilayah Author Tipe Sumber Website Tipe Sumber Artikel Ilmiah Tipe Sumber Jurnal Tipe Sumber Artikel Industri Gambar 3. Pencarian menggunakan Tipe Sumber Complete 2021. Vol. No. 1, doi. org/10. 52435/complete. Lemah Sedang Kuat Gambar 4. Relevansi dari Pencarian Dari 33 sumber yang ada, hanya 31 artikel yang dapat di diskusikan lebih lanjut. Artikel tersebut adalah artikel yang membahas mengenai teknologi terkait dengan SDG Life BelowWater secara jelas . , . , . Artikel yang membahas teknologi secara jelas adalah artikel yang membahas focus terhadap teknologi yang terkait seperti rincian komponenatauperangkat teknologi, cara kerja teknologi, fungsi teknologi, tingkatataukemampuan teknologi tersebut dalam melaksanakan fungsinya, dan bukan terfokus pada hal lain seperti strategi mengelola ataupun memenuhi kehidupan biota laut . , . Diskusi Dari diskusi yang telah dilakukan didapatkan trend teknologi yang sudah berkembang di Indonesia antara lain, sonar . ,5,. , satelit . , . , . , . , . , . , . , . , . , teknologi Resirculating Aquaculture System (RAS) . , . , . , lampu . ight fishin. , . , . , robot . , . , . , . , dan Monitoring Control and Surveillance (MCS) Cloud . , . , . Sonar adalah alat yang digunakan untuk mengamati keberadaan dan lokasi suatu benda di bawah permukaan air laut, untuk mendeteksi suatu benda tersebut dengan menggunakan gelombang suara yang dikirim dan dipantulkan kembali oleh benda yang diamati. Sonar dapat diartikan sebagai alat yang menggunakan gelombang suara untuk menemukan suatu benda dan menentukan keberadaan letak benda di bawah permukaan air,gelombang suara yang digunakan merupakan gelombang suara berfrekuensi tinggi. Sonar biasanya terdapat pada bagian bawah kapal dimana alat yang disebut transduser. Sistem kerja transduser yakni dengan cara mengubah sinyal listrik menjadi gelombang ultrasonic, gelombang ultrasonic inilah yang akan dipancarkan ke dasar Pantulan gelombang suara yang dihasilkan menimbulkan efek gema yang kemudian akan dipantulkan kembali ke kapal, setelah itu sinyal gelombang suara tersebut ditangkap oleh alat Complete 2021. Vol. No. 1, doi. org/10. 52435/complete. Gambar 5. ) Alur Kerja Sonar dan . ) Implementasi Alur Kerja Sonar Sistem penerima pada kapal akan melakukan penghitungan mengenai jarak obyek seperti pada Satelit merupakan benda yang memiliki pergerakan dengan mengitari benda lain, biasanya satelit ini bergerak mengitari benda yang lebih besar dalam jalur yang dapat diprediksi. Satelit buatan manusia menggunakan kendaraan peluncur untuk fungsi tertentu yang ditempatkan disuatu orbit, fungsi tersebut antara lain yakni, untuk komunikasi, pemetaan, ataupun monitor cuaca sesuai dengan jenisnya. Cara kerja satelit dimulai dari menginput informasi yang dibutuhkan, informasi tersebut diberikan ke satelite menggunakan antena yang ada sebagai transmitter, kemudian satelit melakukan monitoring hingga ditemukan data sesuai dengan informasi yang dibutuhkan, setelah itu dikirim melalui antena menjadi informasi seperti gambar 6. Contoh satelit di Indonesia adalah satelit Pallapa untuk memperlancar komunikasi warga Indonesia. Satelit Lapan-A2 (Lapan-Orar. untuk memantau kapal pencuri ikan. Satelit Lapan-A3 (Lapan-A3atauIPB. LISa. untuk Memantau kondisi sumber penghasil makanan dan lingkungan di Indonesia. Satelit JCSAT-4B (Lippostar-. memancarkan siaran satelit TV direct to home (DTH) di seluruh Indonesia. Satelit Telkom- . enis 1,2,3,3s,dan. menyediakan layanan TV, telepon, internet, di Indonesia. Asia Tenggara, dan Asia Selatan, serta Satelit Nusantara-1 untuk memberikan layanan akses broadband ke seluruh wilayah Indonesia. Complete 2021. Vol. No. 1, doi. org/10. 52435/complete. Gambar 6. ) Alur Kerja Satelite dan . Implementasi Alur Kerja Satelite Resirculating Aquaculture System (RAS) merupakan sebuah sistem budidaya biota laut. Sistem budidaya RAS ini dilakukan secara intensif dengan menggunakan infrastruktur yang memungkinkan pemanfaatan air secara terus-menerus . esirkulasi ai. , dimana resirkulasi air tersebut digunakan untuk mengontrol dan menstabilkan kondisi lingkungan biota laut, serta mengurangi jumlah penggunaan air dan meningkatkan tingkat kehidupan biota laut. Gambar 7. ) Infrastruktur RAS dan . ) Implementasi Infrastruktur RAS Lampu adalah alat untuk menerangi, lampu . ight fishin. merupakan penggunaan cahaya sebagai alat bantu penangkapan ikan. Prinsip kerja alat ini dijelaskan pada gambar 7 yaitu dengan memanfaatkan spektrum cahaya. Spektrum cahaya yang dihasilkan nantinya digunakan untuk menarik plankton-plankton air Complete 2021. Vol. No. 1, doi. org/10. 52435/complete. Gambar 8. ) Alur Kerja Lifht Fishing dan . ) Implementasi Alur Kerja Light Fishing disekitar bagan atau rumpon. Hal tersebut kemudian dapat mengundang ikan-ikan kecil Wilayah tersebut nantinya akan menjadi tempat yang menyediakan pakan . eeding ground ) bagi ikan-ikan besar. Selanjutnya, dengan kejadian tersebut akan terbentuk rantai makanan ikan disekitar bagan atau rumpon, seperti pada gambar 8. Robot adalah sebuah alat elektromekanik yang dapat digunakan untuk mempermudah tugas Robot didesain agar dapat melakukan tugas fisik yang membantu pekerjaan, baik menggunakan pengawasan dan kontrol manusia. Robot juga dapat beroperasi dengan menggunakan suatu program yang telah didefinisikan terlebih dulu dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligenc. Contohnya gambar 9 robot AuAquatic DroneAy merupakan robot yang digunakan untuk membantu memancing, dan alat ini juga bisa digunakan untuk foto dan membuat video Selain itu, pada gambar 10 terdapat AuSeavax Robotic ShipAy, robot ini nantinya akan menyedot sampah-sampah yang berada di laut dengan moncong penyedotnya. Gambar 9. ) Aquatic Drone dan . Seavax Robotic Ship Monitoring Control and Surveillance (MCS) Cloud adalah sebuah konsep yang digunakan untuk mengendalikan sistem manajemen yang terkandung pengertian proses dan struktur pengendalian. Proses konsep sistem pengendalian manajemen adalah sebuah proses untuk menjelaskan bagaimana cara kerja masing-masing bagian didalam sistem tersebut untuk pencapaian tujuannya, proses konsep sistem pengendalian manajemen digunakan untuk memastikan bahwa hasil-hasil yang dicapai telah sesuai dengan rencana. Struktur pengendalian adalah suatu kerangka sistem Complete 2021. Vol. No. 1, doi. org/10. 52435/complete. yang terdiri dari bagian-bagian untuk membentuk sistem itu sendiri. Kompenen MCS dapat terlihat pada gambar 10 berikut ini. Ada tiga komponen dari MCS yang melibatkan teknologi informasi yaitu Vessel Monitoring System (VMS). Computerezed Data Base (CDB), dan Radar Pantai. VMS atau yang lebih dikenal dengan sistem pemantauan kapal perikanan berbasis satelit ini dilaksanakan untuk memantau pergerakan kapal-kapal perikanan. CDB merupakan alat komunikasi yang dapat mengirimkan data-data. Data tersebut antara lain yakni data hasil penangkapan ikan di pelabuhan-pelabuhan. Radar Pantai ini digunakan untuk menampilkan sebuah informasi adanya suatu obyek yang terdeteksi, misalnya kapal laut yang sedang beroperasi di perairan Indonesia. Obyek yang dideteksi tersebut dapat diketahui jenisnya berdasarkan informasi yang didapatkan oleh radar berupa karakteristik dari obyek tersebut Dari trend teknologi yang sudah berkembanag di Indonesia, trend teknologi satellite merupakan trend teknolgi yang paling berkembang pesat di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan jumlah teknologi yang termasuk dalam trend Teknologi satellite lebih banyak dibandingkan dengann teknologi yang lain, seperti yang tertera pada tabel 3 Trend Teknologi. Gambar 10. Komponen MCS Tabel 3. Trend Teknologi Sumber Trend Teknologi Teknologi Asal Sonar Kawanan Echosounder. Speaker Dan Mikrophone Sistem Akustik Sistem Sonar Yang Dipadang Di Lambung Kapal. Indonesia Biorock Indonesia Teknologi Penyerapan Karbondioksida Denga Kultur Fitoplankton Pada Indonesia Resirculating Aquaculture System (RAS) Complete 2021. Vol. No. 1, doi. org/10. 52435/complete. Fotobioreaktor Teknologi Aquakultur Indonesia Pencitraan Satelit Indonesia Fluorescence-Detecting Camera untuk Mencari Ikan Bersinar Indonesia Microplastic Anna Du Remotely Operated Vehicle (ROV) Indonesia Radar Over The Horizon Indonesia Forward Looking Infra Red (FLIR) Indonesia Memvisualisasikan dampak perubahan iklim dengan data aktua Indonesia Rov Argus ROV Hercules Indonesia Oceanography satellite Satellite Oceanography India Satelit oceanografi NOAA China Transportasi Laut Berbasis Global Position System Indonesia Penggunaan Elektroda Tembaga Dan Seng Dengan Elektrolit Air Laut Untuk Sumber Energi Lampu Led-Dip Indonesia Lampu Celup Led Pada Jaring Insang Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Tangkapan Indonesia Pendahuluan Led Daya Tinggi Pada Lift Net Perikanan Indonesia Aquatic Drone Indonesia Gripper Lunak Seabin Project Australia SeaVax Robotic Ship Melindungi spesies laut dengan cloud Indonesia Satelit Lampu . ight Robot MCS Cloud Complete 2021. Vol. No. 1, doi. org/10. 52435/complete. Perkembangan MCS Indonesia Perkembangan MCS Indonesia EatauV Nautilus Autonomous Underwater Vehicle (AUV) China Kendaraan Laut Dengan adannya teknologi tersebut dapat mendukung tercapainya SDGs Life BelowWater. Contohnya dengan adanya trend teknologi satelit pemerintah Indonesia dapat selalu memantau keadaan atau keamanan laut, sehingga dapat mencegah terjadinya kerusakan pada biota laut. Selain itu dengan adanya satelit ini dapat membantu para ilmuwan untuk melakukan penelitiannya mengenai kehidupan bawah lau dengan adanya teknologi seperti Remotely Operated Vehicle (ROV) . , dan teknologi ROV Hercules . dimana teknologi tersebut memungkinkan peneliti untuk menjelajah laut tanpa perlu menyelam. Selain itu terdapat trend teknologi teknologi resirculating aquaculture system (RAS), dimana trend teknologi ini membantu merehabilitasi terumbu karang yang ada di Indonesia dengan teknologi Biorock . , memperbanyak fitoplankton untuk mengurangi karbondioksida . , serta melindungi dan mempercepat pertumbuhan biota laut Teknologi Aquakultur . Adapula trend teknologi sonar yang dapat mencari benda benda yang tidak terlihat didalam laut, serta mengukur kedalaman laut dengan pemasangan system akustik sonar pada kapal . Trend teknologi lampu . ight fishin. ini dapat digunakan oleh para pemancing atau nelayan agar dapat mendapatkan ikan dengan mudah, sehingga para pemancing atau nelayan dapat menangkap ikan dengan cara yang benar dan tidak merusak biota laut yang lain. Serta tren teknologi MCS Cloud yang dapat membantu monitoring, controlling dan surveillance yang dapat dengan efektif menekan tingkat illegal Kesimpulan Dari pencarian informasi mengenai SDGs Life BelowWater dapat disimpulkan bahwa metode pencarian yang paling banyak digunakan adalah google, serta Indonesia mendominsasi untuk wilayah author yang ada. Dengan tipe website yang paling banyak digunakan. Dari metode pencarian tersebut didapatkan informasi mengenai trend teknologi yang sedang dikembangkanatauberkembang dimana untuk wilayah Indonesia sendiri terdiri dari trend teknologi sonar, satelit, kultur, lampu, robot dan MCS Cloud yang didominasi dengan trend teknologi satelit. Referensi