Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung. Volume VII. No. 1 April 2019 P-ISSN : No. E-ISSN : No. ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN PRE OPERASI PROSTATEKTOMI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN ANSIETAS MENGGUNAKAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DAN DISTRAKSI LIMA JARI Berticarahmi. Pujiarto Akademi Keperawatan Panca Bhakti Bandar Lampung E-mail : pujiart_77@yahoo. ABSTRAK Penderita pre operasi khususnya pre operasi prostatektomi biasanya timbul rasa cemas atau ansietas seperti sulit tidur, aritmia, muncul perasaan tidak nyaman, rasa khawatir yang berlebihan dan bisa sampai menyebabkan panik. Ansietas perlu mendapat perhatian dan intervensi keperawatan karena keadaan emosional pasien yang akan berpengaruh kepada fungsi tubuh pasien menjelang operasi. Ansietas yang tinggi dapat memberikan efek dalam mempengaruhi fungsi fisiologis tubuh. Relaksasi nafas dalam dan distraksi lima jari adalah dua terapi yang dapat dikombinasikan guna mengatasi masalah ansietas pada pasien pre operasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pemberian terapi nafas dalam dan distraksi lima jari pada pasien pre operasi prostatektomi dengan masalah gangguan kecemasan atau ansietas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan dengan dua responden pre operasi prostatektomi dengan masalah ansietas. Berdasarkan hasil penelitian didapati bahwa terapi relaksasi nafas dalam dan distraksi lima jari dapat menurunkan ansietas pada pasien pre operasi prostatektomi. Diharapkan penelitian relaksasi nafas dalam dan distraksi lima jari pada pasien pre operasi dengan masalah kecemasan ini dapat membantu berbagai pihak dalam menyelesaikan masalah ansietas pada pasien pre operasi prostatektomi. Kata Kunci : Ansietas. Distraksi lima jari. Pre operasi Prostatektomi. Relaksasi nafas dalam ABSTRACT In patients with pre-surgery, especially pre-prostatectomy, anxiety or anxiety usually arises such as difficulty sleeping, arrhythmia, discomfort, excessive worry and panic. Anxiety needs attention and nursing intervention because of the emotional state of the patient which will affect the patient's body function before the surgery. High anxiety can have an effect on affecting the physiological functions of the body. Deep breath relaxation and five-finger distraction are two therapies that can be combined to overcome anxiety problems in preoperative patients. The purpose of this study was to determine the effect of giving deep breath therapy and five finger distraction in patients pre prostatectomy with anxiety or anxiety problems. This type of research is descriptive using the case study approach method. This study was conducted with two respondents pre prostatectomy with anxiety problems. Based on the results of the study it was found that deep breath relaxation therapy and five-finger distraction can reduce anxiety in patients pre prostatectomy It is expected that deep breath relaxation and five-finger distraction studies in preoperative patients with anxiety problems can help various parties in resolving anxiety problems in patients pre prostatectomy surgery. Keywords: Anxiety. Five finger distraction. Pre prostatectomy surgery. Deep breath relaxation P-ISSN : No. E-ISSN : No. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung. Volume VII. No. 1 April 2019 PENDAHULUAN darah (Sari, 2. Pada penelitan di RSUD RA Kartini Jepara, pemberian terapi relaksasi Penderita pre operasi khususnya pre operasi prostatektomi biasanya timbul rasa cemas atau pasien pre operasi yang mengalami cemas memiliki dampak yang baik. Dampak tersebut menetap berupa kekuatan atau kecemasan bahwa pemberian terapi nafas dalam pada berlebihan dan bisa sampai menyebabkan Pada penelitian tersebut menyebutkan perasaan tidak nyaman, rasa khawatir yang . as-was, penurunan tingkat ansietas pada pasien pre ansietas seperti sulit tidur, aritmia, muncul Ansietas adalah perasaan nampak dalam 15 menit setelah diberikan terapi nafas dalam, pasien dengan ansietas merupakan respon terhadap ancaman yang berat tidak lagi mengalami ansietas setelah akan datang. Namun, ansietas merupakan diberikan terapi relaksasi nafas dalam. Hal ini reaksi emosional terhadap penilaian individu dapat diartikan bahwa relaksasi nafas dalam yang subyektif, yang dipengaruhi oleh alam efektif untuk menurunkan kecemasan pre bawah sadar dan tidak diketahui secara khusus operasi (Aprianto et al,. penyebabnya (Aprianto et al. , 2. Distraksi lima jari atau hipnotis lima jari Pada penelitian Rokawie . , mengatakan merupakan salah satu bentuk self hipnosis bahwa ansietas dapat dicegah dengan terapi, yang dapat menimbulkan efek relaksasi yang yaitu terdapat terapi relaksasi nafas dalam, tinggi, sehingga akan mengurangi ketegangan distraksi lima jari atau hipnosis lima jari, dan stress dari pikiran seseorang (Hastuti dan Arumsari, 2. aromaterapi, relaksasi imajinasi terbimbing dan masih banyak lagi. Tujuan mengidentifikasi persepsi perawat terhadap Teknik relaksasi nafas dalam merupakan suatu bentuk asuhan keperawatan, yang dalam hal . enahan Selain Metode Metode Waterlow. Mengidentifikasi persepsi perawat terhadap penetapan skor pada setiap butir kategori dan skor akhir pengkajian resiko luka tekan menurunkan intensitas nyeri, teknik relaksasi terhadap deskripsi kategori pengkajian resiko maksima. dan bagaimana menghembuskan Waterlow. Mengidentifikasi persepsi perawat bagaimana caranya melakukan nafas dalam. Metode Waterlow. dapat meningkatkan ventilasi paru dan meningkatkan oksigenasi P-ISSN : No. E-ISSN : No. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung. Volume VII. No. 1 April 2019 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk tiga kali dalam sehari dalam kurun waktu mengetahui dampak pemberian terapi nafas pemberian terapi 15-30 menit dalam sekali dalam dan distraksi lima jari pada pasien pre Etika penelitian yang digunakan yaitu prinsip Benefience, prinsip menghargai gangguan kecemasan atau ansietas. martabat manusia (Respect human for dignit. , dan prinsip keadilan (Justic. METODOLOGI Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan HASIL menggunakan metode pendekatan studi kasus. Pada saat pengkajian pada tanggal 2 Juli 2018 Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui didapati Tn. A . sebagai responden dampak pemberian terapi nafas dalam dan pertama mengalami ansietas dengan rencana distraksi lima jari pada pasien pre operasi prostatektomi di Ruang Kutilang RSUD Dr. Pada tanggal 9 Juli 2018 didapati Hi. Abdul Moeloek Propinsi Lampung dengan responden kedua yaitu Tn. M . masalah gangguan kecemasan atau ansietas. dengan masalah ansietas dan rencana operasi prostatektomi yang masih di jadwalkan oleh Respoden dalam penelitian ini adalah dua Hal-hal yang didapati pada Tn. A dan Tn. M yaitu keduanya sama Ae sama belum kecemasan atau ansietas dengan rencana operasi prostatektomi . re operas. tentang penyakitnya juga nampak tidak tenang, kontak mata sangat sedikit dan wajah nampak Metode pengumpulan data yang digunakan sedih juga tidak bersemangat. Saat dilakukan pada kasus ini yaitu dengan wawancara pengkajian didapati nilai HRS-A pada Tn. elakukan anamnesa, berisi tentang identitas pasien dengan segala keluhan yang dialam. , relaksasi nafas dalam dan distraksi lima observasi ( observasi dilakukan pada fisik jariyaitu 21 . ecemasan sedan. sedangkan maupun hasil data penunjang seperti USG dan pada Tn. M didapati nilai HRS-A yaitu 28 hasil laboratorium pasien selama pengobatan ( kecemasan bera. , dokumentasi ( dokumentasi dapat Dari data yang didapatkan pada Tn. perkembangan sebelum dan sesudah terapi terdiagnosa BPH dan nefrolitiasis sinistra. Tn. A mengatakan perut bagian bawahnya observasi HRS-A. Penelitian ini dilakukan nyeri dan nyeri berkurang setelah pasien selama dua hari, terapi dilakukan sebanyak terpasang kateter. Kecemasan dialami oleh P-ISSN : No. E-ISSN : No. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung. Volume VII. No. 1 April 2019 Tn. Tn. Tabel 2. Tingkat Ansietas sebelum dan pengalaman pembedahan sebelumnya dan sesudah dilakukan relaksasi nafas dalam dan takut akan keadaan yang akan terjadi setelah distraksi lima jari pada Tn. operasi dilakukan. Hari Tn. M terdiagnosa BPH dengan Susp. Tumor Pada saat pengkajian pada tanggal 9 Juli 2018 pasien mengeluhkan nyeri pada perut Waktu Sebelum Sesudah 00 WIB 00 WIB 30 WIB 00 WIB 00 WIB 30 WIB bagian bawah dan terpasang kateter. Ansietas Keterangan : dirasakan pasien karena belum tersentuh oleh < 14 = Tidak ada kecemasan 14 Ae 20 = Kecemasan ringan dialami dan juga karena rencana operasi yang 21 Ae 27 = Kecemasan sedang akan dialami pada beberapa hari mendatang. 28 Ae 41 = Kecemasan berat BPH yang disertai hematuri menyebabkan 42 Ae 56 = Kecemasan berat sekali ansietas yang diderita oleh klien Dari tabel diatas dapat terlihat menggunakan keluarga semakin meningkat lantaran mereka HRS-A melalui observasi peneliti, bahwa memiliki persepsi buruk dan pemikiran yang sebelum dilakukan relaksasi nafas dalam dan negatif terhadap penyakit yang diderita. distraksi lima jari Tn. A mengalami ansietas sedang . umlah score . namun setelah Setelah melakukan relaksasi nafas dalam dan diberikan intervensi terapi selama dua hari distraksi lima jari pada kedua responden berturut Ae turut ansietas Tn. A mengalami selama dua hari berturut Ae turut pada pukul penurunan menjadi tidak ada ansietas . umlah 00, 14. 00 dan 17. 00 WIB dan diberikan score . Tn. M sebagai klien II sebelum pendidikan kesehatan pada hari pertama penelitian didapati hasil perhitungan HRS-A kecemasan berat . umlah score . namun sebagai berikut : setelah diberikan relaksasi nafas dalam dan Tabel 1. Tingkat Ansietas sebelum dan distraksi lima jari ansietas Tn. M menurun sesudah dilakukan relaksasi nafas dalam dan yaitu tidak ada kecemasan . umlah score . distraksi lima jari pada Tn. Hari Waktu Sebelum Sesudah 00 WIB 00 WIB 30 WIB 00 WIB 00 WIB 30 WIB P-ISSN : No. E-ISSN : No. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung. Volume VII. No. 1 April 2019 PEMBAHASAN Mekanisme Pengaruh Relaksasi Nafas Dalan dan distraksi lima jari dapat menurunkan ansietas Distraksi Lima Jari yaitu adalah karena pada ansietas terdapat Sesuai respon sistem saraf otonom terhadap rasa responden memiliki usia diatas 40 tahun, yaitu takut dan ansietas menimbulkan aktivitas 45 tahun dan 53 tahun dengan latar belakang involunter pada tubuh yang termasuk dalam pendidikan SMP dan SD dengan diagnosa BPH indikasi tindakan operasi prostatektomi. AumengaktifkanAy tanda Ae tanda vital hal ini selaras dengan Banon . yang setiap tanda bahaya untuk mempersiapkan mengatakan bahwa ansietas banyak dialami pertahanan tubuh. Kelenjar adrenal melepas oleh pasien dengan tingkat pendidikan rendah, adrenalin . , yang menyebabkan hal ini dimungkinkan karena ketidaktahuan tubuh mengambil lebih banyak oksigen, mendilatasi pupil, dan meningkatkan tekanan meningkatkan ansietas. Serabut arteri serta frekuensi jantung sambil membuat kontriksi pembuluh darah perifer dan memirau Tn. Tn. pemberian relaksasi nafas dalam dan distraksi reproduksi serta meningkatkan glikogenolisis lima jari setelah dilakukan pengkajian dan menjadi glukosa bebas guna menyokong jantung, otot, dan sistem saraf pusat. Ketika HRS-A. Setelah mendapatkan data Tn. A . ecemasan sedan. Tn. (Kecemasan responden diberikan pendidikan kesehatan mengembalikan tubuh ke kondisi normal pengetahuan Tn. A dan Tn. M mengenai mengaktifkan kembali simpatis (Videbeck. Kecemasan yang timbul pada kedua Seperti pernyataan yang dikatakan oleh responden yaitu karena minim pengetahuan. Videbeck . hal ini sesuai dengan manfaat relaksasi nafas dalam dan distraksi dialami, keparahan penyakit yang diderita dan lima jari, dimana relaksasi nafas dalam yang juga ketidakaktifannya pasien memeriksakan berguna untuk meningkatkan ventilasi paru dan meningkatkan oksigenasi darah (Smeltzer dirinya sendiri. Bare. Hidayat mengatakan terapi relaksasi nafas dalam mampu memelihara pertukaran gas. P-ISSN : No. E-ISSN : No. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung. Volume VII. No. 1 April 2019 menurunkan kecemasan pre operasi (Aprianto et efisiensi batuk, dan mengurangi stress. Begitu Sedangkan distraksi lima jari atau pula distraksi lima jari yang merupakan salah hipnotis lima jari merupakan salah satu bentuk self hipnosis yang dapat menimbulkan efek relaksasi memprogram diri, menghilangkan kecemasan ketegangan dan stress dari pikiran seseorang dengan melibatkan saraf parasimpatis dan (Hastuti dan Arumsari, 2. akan menurunkan peningkatan kerja jantung. KESIMPULAN keringat serta lain sebagainya (Evangelista et Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapati penurunan ansietas pada Tn. A dan Setelah terapi relaksasi nafas dalam dan Tn. M setelah dilakukan intervensi relaksasi distraksi lima jari pada kedua responden nafas dalam dan distraksi lima jari. Sebelum selama dua hari berturut Ae turut pada pukul 00, 14. 00 dan 17. 00 WIB dan diberikan ansietas sedang . otal HRS Ae A yaitu . menjelang operasi, sedangkan Tn. M mengalami ansietas berat didapati hasil pengukuran ansietas dengan . otal HRS Ae A yaitu . Setelah intervensi HRS-A yiatu. Tn. A mengalami penurunan dilakukan selama 2 hari berturut Ae turut dalam menjadi tidak ada ansietas . umlah score . pemberian waktu 3 kali sehari. Tn. A tidak lagi Sedangkan Tn. M menurun yaitu tidak ada mengalami ansietas . otal HRS Ae A yaitu . umlah score . dan juga Tn. M tidak lagi mengalami ansietas Tn. otal HRS Ae A yaitu . Maka peneliti dapat Sesuai dengan penelitan di RSUD RA Kartini menarik kesimpulan bahwa relaksasi nafas Jepara, pemberian terapi relaksasi nafas dalam dalam dan distraksi lima jari efektif untuk sangat berdampak pada penurunan tingkat ansietas pada pasien pre operasi. Pada prostatektomi Tn. A dan Tn. pemberian terapi nafas dalam pada pasien pre KEPUSTAKAAN