PTERIDOPHYTA YANG DITEMUKAN DI BUKIK BAKA KAMANG MAGEK KABUPATEN AGAM Doni Putra1* Universitas PGRI Sumatera Barat, doniputra311101@gmail. Abizar2 Universitas PGRI Sumatera Barat, abhie_zar@yahoo. Zikra3 Universitas PGRI Sumatera Barat, zikra. ikha@gmail. Abstrak Tumbuhan paku (Pteridophyt. merupakan salah satu kelompok flora yang berkontribusi signifikan terhadap kekayaan hayati Indonesia. Terdapat hampir 10. 000 spesies tumbuhan paku di dunia, dan lebih dari 1. 300 spesies di antaranya ditemukan di hutan Indonesia. Sumatera Barat memiliki potensi keanekaragaman Pteridophyta yang tinggi karena kondisi alamnya yang mendukung, salah satunya di Bukik Baka. Jorong Guguak Rang Pisang. Nagari Kamang Hilia. Kecamatan Kamang Magek. Kabupaten Agam. Kawasan ini merupakan objek wisata pegunungan dengan udara bersih dan lingkungan yang mendukung pertumbuhan Pteridophyta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif menggunakan metode survey dengan cara observasi lapangan dan koleksi langsung. Observasi dilakukan di area Hutan Bukik Baka yang terdapat di Jorong Guguak Rang Pisang. Mengikuti jalur pendakian dan eksplorasi yang dilakukan kiri dan kanan sepanjang jalur pendakian dan sekitar Kawasan bukik baka. Pteridophyta yang di temukan disekitar bukik baka, kemudian dilakukan identifikasi di Laboratorium Botani. Hasil penelitian ini ditemukan 19 spesies pteridophyta dari 2 class, 3 ordo dan 11 famili, dengan ordo Polypodiales yang mendominasi di Bukik Baka Kamang. Abstract Ferns (Pteridophyt. are one of the flora groups that contribute significantly to Indonesia's biological wealth. There are nearly 10,000 species of ferns in the world, and more than 1,300 of them are found in Indonesian forests. West Sumatra has a high potential for Pteridophyta diversity due to its supportive natural conditions, one of which is in Bukik Baka. Jorong Guguak Rang Pisang. Nagari Kamang Hilia. Kamang Magek District. Agam Regency. This area is a mountain tourist attraction with clean air and an environment that supports the growth of Pteridophyta. This type of research is descriptive using a survey method with field observation and direct collection. Observations were carried out in the Bukik Baka Forest area located in Jorong Guguak Rang Pisang. Following the hiking trail and exploration carried out left and right along the hiking trail and around the Bukik Baka area. Pteridophyta found around Bukik Baka were then identified in the Botanical Laboratory. The results of this study found 19 species of pteridophytes from 2 classes, 3 orders and 11 families, with the Polypodiales order dominating in Bukik Baka Kamang. Kata kunci: Identifikasi. Pteridophyta. Bukik Baka Putra,et. al, 2026: Pteridophyta yang ditemukan Di Bukik Baka suhu, kelembaban tanah, intensitas cahaya. PENDAHULUAN Tumbuhan paku (Pteridophyt. Menurut merupakan salah satu kelompok flora yang (Pramudita dkk. , 2. Tumbuhan ini memerlukan sinar matahari untuk bertahan Terdapat hidup, dapat tumbuh di tempat terbuka. Indonesia. 000 spesies tumbuhan paku di dunia, dan lebih dari 1. 300 spesies di hidup di area teduh dengan kelembaban antaranya ditemukan di hutan Indonesia Bukik Baka merupakan bukik (Febriyani Pteridophyta cadas berkapur yang menjadi habitat dari adalah tumbuhan peralihan yang tidak kelompok litofit, yaitu jenis Pteridophyta yang tumbuh menempel atau hidup pada bereproduksi melalui spora (Afriana dkk. batuan, celah-celah batu, tebing, dan Bagian vegetatifnya . kar, batang, permukaan batu yang dapat menahan air dau. berfungsi dalam pertumbuhan dan dan nutrisi (Rizki, 2. Sumatera Barat memiliki potensi keanekaragaman Pteridophyta yang tinggi anteridium, arkegoniu. berperan dalam karena kondisi alamnya yang mendukung, reproduksi (Pranita dkk. , 2. salah satunya di Bukik Baka. Jorong . Secara taksonomi. Pteridophyta Guguak Rang Pisang. Nagari Kamang diklasifikasikan ke dalam empat kelas Hilia, utama hal ini menurut Smith dkk. , . Kabupaten Agam. Kawasan ini merupakan . objek wisata pegunungan dengan udara Lycopodina, bersih dan lingkungan yang mendukung Filicinae. pertumbuhan Pteridophyta (Tamba, 2. Tjitrosoepomo Psilophytinae. Equisetinae. Keanekaragamannya Kecamatan Kamang Kajian Magek, kemampuannya beradaptasi di berbagai keanekaragaman tumbuhan paku memiliki habitat, baik terestrial, epifit, maupun peranan penting dalam mendukung upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya penyebaran yang dipengaruhi oleh faktor Inventarisasi jenis Pteridophyta lingkungan dan keistimewaan biologisnya (Katili, 2. mengenai kekayaan spesies, tetapi juga (Betty. Pteridophyta dapat menjadi indikator kondisi ekosistem dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti suatu wilayah. Tumbuhan paku dikenal Keanekaragaman Putra,et. al, 2026: Pteridophyta yang ditemukan Di Bukik Baka sensitif terhadap perubahan lingkungan, sehingga keberadaannya sering digunakan khususnya di bidang ekologi tumbuhan, kelembaban, intensitas cahaya, dan tingkat pelestarian keanekaragaman hayati di gangguan lingkungan. kawasan Bukik Baka. Selain itu, tumbuhan paku juga Berdasarkan penjelasan diatas, memiliki nilai ekologis dan ekonomis yang cukup penting. Secara ekologis. Pteridophyta berperan dalam menjaga Bukik Baka. Kamang Magek. Kabupaten Agam. Dengan mengenai pteridophyta membantu proses siklus hara, mencegah penelitian ini dilakukan adalah untuk erosi, serta menyediakan habitat bagi mengetahui pteridophyta di Bukik Baka, organisme lain. Dari sisi pemanfaatan. Kamang Magek. Kabupaten Agam. dimanfaatkan sebagai tanaman hias, bahan METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan pada obat tradisional, hingga sumber pangan alternatif oleh masyarakat lokal. Oleh keanekaragaman dan distribusi tumbuhan tentang Pteridophyta di kawasan Bukik Baka masih tergolong terbatas, khususnya yang mengkaji secara spesifik jenis. Keterbatasan data ini menjadi alasan penting dilakukannya penelitian untuk Penelitian dilakukan A 150 disepanjang jalur pendakian. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey dengan cara observasi lapangan dan dikembangkan lebih lanjut. Meskipun bulan Agustus 2025 - Januari 2026. Dengan koleksi langsung. Observasi dilakukan di area Hutan Bukik Baka yang terdapat di Jorong Guguak Rang Pisang. Mengikuti pengamatan yang dilakukan kiri dan kanan sepanjang jalur pendakian dan sekitar Kawasan Teknik pengumpulan data di lakukan dengan melakukan pengkoleksian Pteridophyta yang di temukan disekitar bukik baka. Putra,et. al, 2026: Pteridophyta yang ditemukan Di Bukik Baka Laboratorium Botani. Identifikasi meliputi intensitas cahaya menggunakan alat ukur digital yang sesuai. morfologi vegetatif dan generatif. Untuk mendukung data keanekaragaman spesies. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian yang lingkungan abiotik secara in situ pada sudah dilaksanakan di area perkebunan setiap titik temukan spesimen. Parameter Ditemukan beberapa jenis gulma yang diukur meliputi faktor klimatik Tabel seperti suhu udara, kelembapan udara dan Tabel 1. Spesies dari Pteridophyta yang ditemukan di sepanjang jalur pendakian A 150 m Kabupaten Agam Class/Ordo Lycopodiopsida/ selaginellales Familia Selaginellaceae Davalliaceae Aspleniaceae Gleicheniaceae Spesies Selaginella caudata (Desv. Ex Poi. Blechnum serrulatum Rich. Pteris vittata L. Tectaria heracleifolia (Will. Underw. Nephrolepis biserrata (Sw. ) Schott. Drynaria rigidula (Sw. ) Bedd. Drynaria quercifolia (L. ) J. Sm. Diplazium esculentum (Retz. ) Sw. Drymoglossum piloselloides (L. ) Presl. Phymatorus nigrescens (Blum. Pic. Serm. Polypodiales Nephrolepis (Desv. Ptyrogramma Calomelanos baik diL. Adiantum hispidulum Sw. di dataran Thelyptris (Davenp. )Menurut Nieuwl. Thelypteris abrupta (Des. Thelypteris puberula (Bake. Ching. Davallia denticulata (Burm. ) Kuhn. Asplenium nidus L. Gleichenia linearis (Burm. ) Underw. Polypodiopsida/ polipodiales Blechnaceae Pteridaceae Tectariaceae Nephrolepidaceae Polypodiaceae Riastuti dkk. , . Hampir 1000 Pteridaceae Thelypteridaceae Gleicheniales Berdasarkan Pteridophyta spesies dari Ordo Polypodiales telah ditemukan di sepanjang jalur pendakian A teridentifikasi dan tersebar luas di daerah 150 m sebanyak 19 spesies. Spesies yang mayoritas hidup secara epifit teresterial. Polypodiopsida dengan ordo polipodiales termasuk dalam kelompok tumbuhan paku sebanyak 17 spesies. Ordo yang paling modern, sehingga jenis termasuk dalam Jenis-jenis Putra,et. al, 2026: Pteridophyta yang ditemukan Di Bukik Baka dikemukakan oleh Smith dan Salino cukup tinggi yang menyebabkan sebaran . Thelypteris abrupta (Des. Proctor merupakan anggota kompleks penyebaran tumbuhan paku sangat luas Goniopteris dikarenakan spora yang dimiliki tumbuhan Thelypteridaceae, yang dicirikan terestrial paku sangat mudah diterbangkan oleh angin maupun serangga. Hal ini selaras lembap dan teduh, seperti hutan hujan dengan yang dinyatakan Sofiyanti . tropis, tepi sungai, dan daerah dengan bahwa bahwa kelembapan tanah tinggi. Polypodiales merupakan ordo dengan jumlah jenis . Spesie. yang ditemukan di Pulau Ransang. Spesies Selaginella (Desv. Ex Poi. Spesies ini hanya Pteridophyta terbanyak ditemukan ditemukan pada satu titk di tempat jalur pada famili Polypodiaceae. Famili ini Selaginella caudata (Desv. Poi. spring di lapangan hidup teresterial penting untuk proses reproduksi dan ditanah didekat perbukitan, memiliki daun kecil Tunggal, rimpang spesies pendek. Hal ini sesuai dengan yang tangkai bulat berwarna cokelat, diselimuti Farina lingkungan dengan keadaan tanah yang tangkai daun adapsial tertutup daun dorsal lembab merupakan salah satu factor yang bertumpuk berseling sangat rapat. pembatas dalam pertumbuhan paku, tanpa Sesuai yang dikemukakan oleh Nasution adanya kelembapan tanah yang tinggi . , umumnya tumbuhan paku tumbuh tidak selaginella biasanya tumbuh dilahan basah yang kaya bahan organik, dekat sungai atau peraiaran lainnya, ternaungi atau tumbuhan paku dapat tumbuh subur Spesies Thelepteris (Des. Protoctor merupakan spesies yang paling banyak dan medominasi di kawasan Teresterial banyak ditemukan hidup di kelembapan tinggi. Sejalan dengan yang Asia Tenggara, sedikit ternaungi, dan kadang tumbuh dipinggir jalan, bukik yang lembab hingga pegunungan dan hutan. KESIMPULAN Berdasarkan Pteridophyta yang terdapat di Bukik Putra,et. al, 2026: Pteridophyta yang ditemukan Di Bukik Baka Baka Kamang Magek Kabupaten Agam sebanyak 19 spesies yang tergolong ke dalam 2 class, 3 ordo dan 11 famili. Polypodiales mendominasi di Bukik Baka Kamang. UCAPAN TERIMA KASIH Peneliti kasih kepada seluruh rekan yang telah bekerja sama dan berpartisipasi dalam penelitian ini. Kami berharap hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di wilayah tersebut. DAFTAR PUSTAKA