Analisis Kinerja Pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dengan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening ANALISIS KENERJA PEGAWAI RUMAH SAKIT KHUSUS GINJAL RASYIDA DENGAN PENGAWASAN INTERNAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Elda Rosni Dalimunthe1. Ahmad Afandi2. Annessa Fadhillah3 Magister Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sumatera Utara Magister Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Email : elda. dalimunthe@gmail. com1, ahmadafandi0311@gmail. annessafadhillah02@gmail. ABSTRAK Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida merupakan institusi pelayanan kesehatan yang mengupayakan kualitas pelayanan secara prima sehingga siap bersaing dengan institusi pelayanan kesehatan lainnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah dengan meningkatkan kinerja pegawainya. Tujuan penelitian untuk melihat hubungan akuntabilitas dan transparansi terhadap kinerja para pegawai dilingkungan Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan. Peneliti juga menambahkan variabel pengawasan internal sebagai variabel mediasi atau intervening. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dan pengumpulan data menggunakan teknik kuisioner yang dibagikan secara langsung kepada Metode penentuan sampel dengan menggunakan rumus Slovin didapat 67 Penelitian ini menggunakan teknik analisis data SEM (Structural Equation Modelin. dengan aplikasi SmartPLS. Temuan menunjukan variabel akuntabilitas tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai sedangkan variabel transparansi dan pengawasan internal memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai. Selanjutnya variabel akuntabilitas dan transparansi memiliki pengaruh terhadap pengawasan internal. Kemudian untuk variabel pengawasan internal dapat memediasi akuntabilitas dan transparansi terhadap kinerja pegawai. Hasil ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pihak rumah sakit maupun organisasi publik lainnya dan dapat menjadi sumber informasi serta penyusunan kebijakan. Kata Kunci: akuntabilitas, transparansi, pengawasan internal, kinerja pegawai ABSTRACT Rasyida Kidney Special Hospital is a health service institution that strives for excellent service quality so that it is ready to compete with other health care institutions. One of the efforts that can be done is to improve the performance of its employees. The purpose of the study was to see the relationship between accountability and transparency on the performance of employees within the Rasyida Special Renal Hospital Medan. The Jurnal Pro Bisnis Vol. 15 No. 2 Agustus 2022 ISSN : 1979 Ae 9258 e-ISSN : 2442 - 4536 Analisis Kinerja Pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dengan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening researcher also added the internal control variable as a mediating or intervening variable. This type of research is descriptive quantitative research and data collection using a questionnaire technique which is distributed directly to the respondents. The method of determining the sample using the Slovin formula obtained 67 respondents. This research uses SEM (Structural Equation Modelin. data analysis technique with SmartPLS The findings show that the accountability variable has no effect on employee While the variables of transparency and internal control have an influence on employee performance. Furthermore, the variables of accountability and transparency have an influence on internal control. Then for internal control variables can mediate accountability and transparency on employee performance. These results are expected to be used by hospitals and other public organizations and can be a source of information and policy formulation. Keywords: accountability, transparency, internal control, employee performance PENDAHULUAN Salah satu bentuk penilaian pada organisasi publik sangat penting dilaksanakan, karena dapat meningkatkan kinerja pelayanan publik. Penilaian kinerja pada suatu organisasi publik dilaksanakan untuk melihat sejauh mana keberhasilan yang sudah dicapai. Selain dapat mengevaluasi kinerja organisasi publik pada periode lalu, hal ini juga dapat dijadikan dasar penyusunan strategi organisasi publik tersebut (Wuri, 2. Suatu organisasi sektor publik selalu berupaya meningkatkan kinerja seluruh pegawai. Peningkatan kinerja pegawai juga dilaksanakan pada organisasi publik seperti rumah sakit yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Rumah sakit merupakan institusi multi padat yang memberikan pelayanan baik rawat inap, rawat jalan, dan rawat darurat dalam bidang kesehatan yang bermutu kepada masyarakat. Fungsi dari rumah sakit diatur dalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN) yaitu sebagai pusat rujukan bagi puskesmas maupun pusat pemberi pelayanan kesehatan yang berada di satuan wilayah kerja. Tidak hanya penunjang wilayah kecil seperti kecamatan namun juga mencakup kabupaten dan kota (Listiyono, 2. Keberadaan pegawai menjadi aspek penting bagi terlaksananya tujuan organisasi yang ditetapkan. Peran sumber daya manusia pada masa sekarang penuh Jurnal Pro Bisnis Vol. 15 No. 2 Agustus 2022 ISSN : 1979 Ae 9258 e-ISSN : 2442 - 4536 Analisis Kinerja Pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dengan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening tantangan, perlu adanya strategi yang perlu dilakukan seperti meningkatkan kinerja Karena kinerja para pegawai akan mencerminkan kinerja dari organisasi tersebut (Sari & Hadijah, 2. Ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kinerja pegawai, diantaranya akuntabilitas. Akuntabilitas merupakan mekanisme pertanggungjawaban kepada para pihak yang berkepentingan (Jitmau et al. , 2. Kinerja juga berkaitan erat dengan akuntabilitas, dimana mencakup eksistensi mekanisme secara konstitusional terkait sumber publik dan kinerjanya (Karim & Mursalim, 2. Selain akuntabilitas aspek lainnya yang mempengaruhi kinerja ialah Transparansi menjadi hal yang penting dalam pemberian informasi secara transparan kepada publik. Transparansi ialah keterbukaan secara menyeluruh dalam proses pengelolaan sumber daya organisasi (Fahri, 2. Kinerja pegawai akan meningkat sesuai pada kegiatan yang dilaksanakan dan diawasi dengan baik. Dengan transparansi maka akan terciptanya informasi tentang aktivitas pengelolaan sumber daya memadai yang dibutuhkan oleh publik (Fatimah, 2. Pengawasan juga perlu dilakukan dalam suatu organisasi untuk melihat suatu kegiatan operasional berjalan sesuai dengan tujuan. Pengawasan internal dilakukan dengan mengaudit, pemantauan, mengevaluasi serta pengawasan lainnya terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi (Wahyuni, 2. Pengawasan internal juga memberikan perlindungan dan mengurai kesalahan maupun kelemahan yang tidak sesuai dengan aturan. Pengawasan internal dalam kinerja organisasi sangat ditentukan oleh pegawai yang bekerja di dalamnya. Pegawai merupakan penggerak operasi organisasi, sehingga jika kinerja para pegawai meningkat, begitu juga penilaian organisasi (Hannang et al. , 2. Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida menjadi salah satu tempat pelayanan kesehatan kepada masyarakat khusus ginjal yang berlokasi di kota Medan. Sistem manajemen Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida terus diperbaharui untuk meningkatkan manajemen mutu yang dapat meningkatkan kinerja pegawai dari masa ke masa (RSK Ginjal Rasyida, 2. Kinerja pegawai menjadi tombak utama dalam pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Saat ini yang menjadi Jurnal Pro Bisnis Vol. 15 No. 2 Agustus 2022 ISSN : 1979 Ae 9258 e-ISSN : 2442 - 4536 Analisis Kinerja Pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dengan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening pesaing Rumah Sakit Khusus Ginjal Medan tidak hanya klinik atau rumah sakit spesialis ginjal saja, akan tetapi Rumah Sakit Umum juga melayani spesialis ginjal. Rumah Sakit Khusus Ginjal Medan dalam 6 bulan sekali memberikan penilaian kepada pegawai yang berprestasi. Penilaian ini diumumkan saat bersamaan dengan acara P3KH (Program Pemantauan dan Penilaian Kualitas Hidu. yang dilakukan setiap enam bulan sekali. Penilaian pegawai berprestasi ternyata mampu meningkatkan motivasi pegawai tetapi dapat meningkatkan kinerja para pegawai dan melakukan pekerjaan dengan baik (Fitria, 2. Melihat penjabaran tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan menggunakan variabel akuntabilitas dan transparansi sebagai variabel eksogen dan kinerja pegawai sebagai variabel endogen. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan dengan menambahkan variabel pengawasan internal menjadi variabel mediasi. METODE PENELITIAN Jenis penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif, yang mana data yang dilampirkan berupa angka, perhitungan hasilnya dengan metode statistik. Variabel yang digunakan yaitu, variabel independent . kuntabilitas dan transparans. , variabel dependent yaitu kinerja pegawai dan pengawasan internal sebagai variabel Definisi operasional variabel, dapat dilihat pada Tabel 1. Populasi dalam penelitian adalah pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan yang berjumlah 210 orang. Rumus slovin digunakan dalam menentukan sampel . Nyce 2 ) a. Keterangan: n : total sampel N : total populasi e : Error level . ingkat salah 10%) . 210 y 0. Jurnal Pro Bisnis Vol. 15 No. 2 Agustus 2022 ISSN : 1979 Ae 9258 e-ISSN : 2442 - 4536 Analisis Kinerja Pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dengan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening n = . n =. n = 67,74 . Dari hasil perhitungan tersebut didapatkan sampel sebanyak 68 orang untuk menjadi responden dimana merupakan pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan. Tabel 1. Definisi Operasional Variabel Akuntabilitas (X. Transparansi (X. Kinerja Pegawai (Y) Pengawasan Internal (Z) Indikator Hukum dan kejujuran Proses Kinerja Program Kebijakan Kesediaan akses dokumen Informasi yang jelas Keterbukaan Kemudahan akses informasi Terdapat publikasi Kualitas kerja Kuantitas Ketepatan waktu Kemadirian Efektifitas Pemantauan Pelaksanaan inpeksi Pelaporan secara lisan dan Koordinasi Diskusi Sumber (Auditya et al. , 2. (Sangki et al. , 2. (Bintoro & Daryanto, (Handayanigrat. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling yaitu, pengambilan sampel yang tidak disengaja yang mana setiap bertemu dengan seseorang yang ditemui cocok dan memiliki memiliki informasi dapat menjadi sumber informasi penelitian. Instrumen menggunakan kuesioner dengan skala Tabel 2. Likert Penentuan Sangat Tidak Setuju (STS) Tidak Setuju (TS) Kurang Setuju (KS) Setuju (S) Sangat Setuju (SS) Jurnal Pro Bisnis Vol. 15 No. 2 Agustus 2022 ISSN : 1979 Ae 9258 e-ISSN : 2442 - 4536 Skor Analisis Kinerja Pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dengan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening Analisis penelitian menggunakan Partial Least Square (PLS). PLS alat analisis yang digunakan peneliti untuk mendapatkan nilai variabel laten tujuannya memprediksi hubungan variabel independen terhadap variabel dependen. Tahapan Analisa pada PLS yaitu. Outler Model. Inner Model dan Pengujian Hipotesis. Akuntabilitas Pengawasan Internal Kinerja Pegawai Transparansi Gambar 1. Kerangka Teoritis Hipotesis yang diajukan dalam penelitian, sebagai berikut: H1 : Akuntabilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja H2 : Akuntabilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengawasan internal H3 : Transparansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja H4 : Transparansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengawasan internal H5 : Pengawasan internal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai H6 : Akuntabilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui pengawasan internal H7 : Transparansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui pengawasan internal HASIL DAN PEMBAHASAN Data deskriptif responden terdapat tiga variabel nominal . yaitu gender, umur, dan pendidikan. Responden penelitian 35 pria dan 33 wanita. Umur responden dikategorikan menjadi tiga kelompok: 20-29 tahun, 30-39 tahun dan 40 Jurnal Pro Bisnis Vol. 15 No. 2 Agustus 2022 ISSN : 1979 Ae 9258 e-ISSN : 2442 - 4536 Analisis Kinerja Pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dengan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening tahun ke atas. Kebanyakan responden pada . %) berumur 20-29 tahun, sedangkan sebagian besar kedua . %) berumur 30-29 tahun, dan 9% yang berusia di atas 40 Kemudian 21 orang yang berstatus pendidikan D3. D4 sebanyak 1 orang. S1 sebanyak 44 orang, dan S2 sebanyak 2 orang. Outler Model Convergent Validity bisa diketahui pada nilai loading factor () yang menunjukan hubungan setiap indikator dengan konstruknya . ariabel late. Nilai outer loading/loading factor > 0. 7 dikatakan baik, dan dapat diterima. Nilai convergent validity didapat dengan cara nilai outer loading pada setiap variabel dengan tiap indikatornya. Pada Tabel 3, nilai outer loading semua variabel mempunyai nilai > 0. 7 maka seluruh indikator dikatakan valid dan dapat digunakan dalam penelitian. Tabel 3. Loading Factor Variabel Indikator Outer Loading X1. X1. Akuntabilitas (X. X1. X1. X2. X2. Transparansi (X. X2. X2. Kinerja Pegawai (Y) Pengawasan Internal (Z) Sumber : SmartPLS. Data Olahan 2022 Keterangan Valid Discriminant Validity Pengujian setiap indikator konstruk berhubungan dengan indikator dari konstruk lain maka digunakan discriminant validity. Nilai loading factor > 0. dikatakan valid, akan tetapi nilai loading 0. 50 hingga 0. 60 dikatakan cukup memenuhi penelitian tahap awal dari pengembangan skala pengukuran. Pada hasil Jurnal Pro Bisnis Vol. 15 No. 2 Agustus 2022 ISSN : 1979 Ae 9258 e-ISSN : 2442 - 4536 Analisis Kinerja Pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dengan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening tabel 4, pada tabel cross loading menerangkan semua indikator telah memenuhi kriteria discriminant validity, indikator terhadap variabelnya sendiri > Tabel 4. Cross Loading Indikator X1. X1. X1. X1. X2. X2. X2. X2. Sumber : SmartPLS. Data Olahan 2022 Composite Realibility dan AVE Composite realibility memiliki tujuan untuk mengetahui view latent variable Composite reliability dan cronbachAos alpha dikatakan reliabel dan valid jika memiliki nilai > 0. Jika variabel telah memiliki kedua kriteria tersebut maka dapat dikatakan variabel tersebut memiliki konsistensi. Average Variance Extracted (AVE) minimal memiliki nilai 0. Pengukuran realibilitas dapat dilihat dari nilai CronbachAos Alpha. Composite Reliability dan AVE seperti pada Tabel 5. Tabel 5. Composite Reliability dan AVE CronbachAos Composite Variabel AVE Ket. Alpha Realibility Reliabel dan Valid Sumber: SmartPLS. Data olahan 2022 Jurnal Pro Bisnis Vol. 15 No. 2 Agustus 2022 ISSN : 1979 Ae 9258 e-ISSN : 2442 - 4536 Analisis Kinerja Pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dengan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening Dari Tabel 5, dapat disimpulkan nilai cronbachAos alpha dan composite reliability > 0. 70 kemudian, pada nilai AVE > 0. 50 maka, seluruh variabel telah memenuhi semua kriteria valid dan reliabel dan dapat dilanjutkan ke tahapan model Sumber : SmartPLS. Data Olahan 2022 Gambar 2. Outler Model Inner Model Coefficient of Determination (R. terpenting untuk mengukur kemampuan model tujuannya untuk menjelaskan endogen. Konstruk tersebut disebut nilai Rsquare. Inner model digunakan untuk memperhitungkan hubungan antar variabel Nilai R-square sebesar 0. 75 sudah termasuk kategori golongan kuat, jika nilainya sebesar 0. 5 dikatakan sedang, jika kurang dari 0. 25 maka tergolong rendah. Penelitian ini menggunakan variabel kinerja pegawai (Y) yang dipengaruhi oleh akuntabilitas, dan transparansi, dan pengawasan internal (Z) yang dipengaruhi oleh kinerja pegawai (Y). Tabel 6. Nilai R2 Variabel R-square Kinerja Pegawai (Y) Pengawasan Internal (Z) Sumber: SmartPLS. Data olahan 2022 Jurnal Pro Bisnis Vol. 15 No. 2 Agustus 2022 ISSN : 1979 Ae 9258 e-ISSN : 2442 - 4536 Analisis Kinerja Pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dengan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening Hasil Tabel 6, diketahui nilai R-square variabel kinerja pegawai memiliki 645 atau 64,5%. Variabel kinerja pegawai dipengaruhi oleh variabel akuntabilitas, transparansi dan variabel pengawasan internal dipengaruhi kinerja pegawai (Y). sedangkan nilai pengawasan internal (Z) yang tergolong pada golongan kuat karena nilai R-square > 0. 70 sedangkan nilai R-square pada variabel pengawasan internal sebesar 0. 701 atau 70. Variabel pengawasan internal dipengaruhi oleh akuntabilitas, transparansi, dan kinerja pegawai. Predictive Relevance (Q. Nilai Q2 bisa digunakan dalam pengukuran observasi dimana yang dihasilkan dari model dan parameternya. Nilai Q2>0 dapat dikatakan model baik. Nilai Qsquare 0. 893855 artinya model predictive relevances dikatakan baik. = 1 - . Ae R2 Kinerja Pegawa. Ae R2 Pengawasan Interna. = 1 Ae . Ae 0. = 1 Ae . = 1 Ae 0. = 0. Pengujian Hipotesis Pengujian hipotesis menggunakan perangkat lunak SmartPLS dengan melakukan metode booth strapping resampling Smart PLS dan menguji nilai signifikansi diterimanya hipotesis dengan ketentuan melihat original sample sebagai pengaruh positif atau negatif dan nilai t-statistics > 1,66 dan nilai p-value < 0. Tabel 7. Pengaruh Langsung Original Sample Standard Deviation X1 Y X1 Z X2 Y X2 Z Sumber:SmartPLS. Data olahan 2022 T-Statistics P-Value Akuntabilitas berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai original sample 0. 217, nilai t-statistic 1. 467, dan p-value Jurnal Pro Bisnis Vol. 15 No. 2 Agustus 2022 ISSN : 1979 Ae 9258 e-ISSN : 2442 - 4536 Analisis Kinerja Pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dengan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening Akuntabilitas yang dilakukan Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan terhadap setiap pegawainya tidak berdampak pada kinerja masing-masing pegawai, serta tidak dalam kriteria signifikan maka, hipotesis 1 ditolak. Hasil tersebut tidak sesuai dengan Auditya et al. dan Jatmiko . yang menunjukan hasil bahwa akuntabilitas berpengaruh terhadap kinerja. Seharusnya jika akuntabilitas diterapkan di dalam suatu organisasi publik dan dijalankan sesuai pedoman dan peraturan yang ada maka akan memiliki pengaruh terhadap kinerja para pegawai. Akuntabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap pengawasan internal dengan nilai original sample 0. 661, nilai t-statistic 7. 467, dan p - value sebesar Akuntabilitas yang dilakukan Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan memiliki pengaruh pada pengawasan internal termasuk dalam kriteria signifikan maka hipotesis 2 diterima. Pengawasan internal memiliki elemen yang penting bagi pengelolaan akuntabilitas suatu organisasi. Dimana elemen tersebut menjadi dasar pada kegiatan operasional yang dapat memantau dan menjadikan organisasi Transparansi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai original sample 0. 305, nilai t-statistic 2. 664, dan p-value 0. Dapat dikatakan transparansi pelaporan Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan cukup baik, sehingga berdampak pada kinerja pegawai termasuk dalam kriteria signifikan maka hipotesis 3 diterima. Sejalan dengan Jitmau et al. dan Jatmiko . bahwa transparansi memiliki berngaruh terhadap kinerja. Transparansi juga bertujuan menjelaskan bagaimana pertanggungjawaban yang akan dilakukan serta bagaimana hasilnya. Transparansi yang kurang baik juga akan berpengaruh pada hasil yang akan didapatkan dalam suatu organisasi. Transparansi berpengaruh positif signifikan terhadap pengawasan internal dengan nilai original sample 0. Nilai t-statistic 3,050, dan p-value sebesar Artinya transparansi pelaporan Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan juga berpengaruh pada pengawasan internal termasuk dalam kriteria signifikan Jurnal Pro Bisnis Vol. 15 No. 2 Agustus 2022 ISSN : 1979 Ae 9258 e-ISSN : 2442 - 4536 Analisis Kinerja Pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dengan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening maka hipotesis 4 diterima. Apabila pengawasan internal dilakukan dengan baik, maka seluruh pegawai dan sumber daya yang dimiliki akan menghasilkan laporan yang handal dan informatif. Sebuah laporan yang transparan juga perlu dilakukan pengawasan internal agar sesuai dengan tujuan organisasi. Pengawasan internal berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai original sample 0. Nilai t-statistic 2,697, dan p-value sebesar Dapat disimpulkan pengawasan internal berdampak terhadap kinerja pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan juga termasuk dalam kriteria signifikan maka hipotesis 5 diterima. Penelitian ini sejalan dengan Wahyuni . dan Jatmiko . dimana pengawasan internal memiliki pengaruh yang kuat terhadap kinerja pegawai. Pengawasan internal yang baik dapat menjamin prestasi dan kinerja yang efektif dan efisien dalam organisasi. Tabel 8. Pengaruh Intervening X1 Z Y X2 Z Y Original Sample Standard Deviation T-Statistics P-Value Sumber:SmartPLS. Data olahan 2022 Pengawasan internal dapat memediasi akuntabilitas terhadap kinerja pegawai dengan nilai t-statistic 2,216 > 1,66, dan p-value sebesar 0. 027 < 0. Pengawasan internal yang dilakukan Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan dapat memediasi akuntabilitas terhadap kinerja para pegawai maka hipotesis 6 diterima. Pertanggungjawaban perlu dilakukan untuk mengasilkan manajemen kinerja organisasi yang baik. Karena kinerja pegawai berkaitan dengan akuntabilitas dan pengawasan internal yang dilaksanakan. Pengawasan internal dapat memediasi transparansi terhadap kinerja pegawai dengan nilai t-statistic 2,339 > 1,66, dan p-value sebesar 0. 020 < 0. Artinya pengawasan internal yang dilakukan Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan dapat memediasi transparansi terhadap kinerja setiap pegawai maka hipotesis 7 Dengan melakukaan transparansi yang baik secara transparan disertai pengawasan internal maka akan menghasilkan pengetahuan langsung kepada Jurnal Pro Bisnis Vol. 15 No. 2 Agustus 2022 ISSN : 1979 Ae 9258 e-ISSN : 2442 - 4536 Analisis Kinerja Pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dengan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening Ketika keduanya dilakukan secara bersamaan dengan baik maka menghasilkan kinerja yang memuaskan dari para pegawai. Sumber : SmartPLS. Data Olahan 2022 Gambar 3. Model Penelitian Outler Model KESIMPULAN DAN SARAN Tujuan penelitian ini untuk melihat akuntabilitas, transparansi apakah dapat mempengaruhi kinerja pegawai dengan pengawasan internal sebagai variabel Pada hasil penelitian dapat disimpulkan hanya variabel akuntabilitas memiliki berpengaruh positif, tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Variabel transparansi dan pengawasan internal berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai. Selanjutnya variabel akuntabilitas dan transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengawasan internal. Kemudian, pengawasan internal juga dapat memediasi akuntabilitas dan transparansi dalam mempengaruhi kinerja pegawai. Penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan pihak rumah sakit maupun organisasi publik dan dapat menjadi informasi serta penyusunan kebijakan. Penelitian menambahkan variabel lain seperti kompensasi, kepemimpinan, motivasi dan variabel lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja pegawai. Jurnal Pro Bisnis Vol. 15 No. 2 Agustus 2022 ISSN : 1979 Ae 9258 e-ISSN : 2442 - 4536 Analisis Kinerja Pegawai Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida dengan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening DAFTAR PUSTAKA