Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 Analisis Karakteristik dan Kebutuhan Lahan Parkir Pasar Tradisional (Studi Kasus: Pasar Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegor. Salma Roisewajid1*. Alfia Nur Rahmawati1. Soegyarto1 Universitas Bojonegoro. Jl. Lettu Suyitno No. 2 Bojonegoro. Jawa Timur *roisesalma@gmail. ABSTRAK Pasar Desa Pungpungan merupakan sebuah pasar tradisional di Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro dengan luas area 3000 mA yang mengalami permasalahan terkait parkir, di mana banyak kendaraan pribadi konsumen diparkir di tepi jalan . n-street parkin. sebagai akibat dari keterbatasan ruang parkir di dalam area Sebagian besar lahan di pasar digunakan untuk kegiatan produktif, sehingga fasilitas parkir yang memadai tidak tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan tersebut melalui survei karakteristik parkir yang dilaksanakan selama satu minggu, dari tanggal 1 hingga 7 Juli 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pasar Desa Pungpungan memiliki 74 SRP untuk sepeda motor, sementara tidak terdapat inventarisasi ruang parkir untuk mobil. Akumulasi tertinggi kendaraan sepeda motor tercatat pada hari Kamis, 4 Juli 2024, dengan jumlah 179 kendaraan, sedangkan akumulasi tertinggi untuk mobil penumpang mencapai 21 kendaraan pada hari Sabtu, 6 Juli 2024. Rata-rata durasi parkir terlama untuk sepeda motor adalah 1 jam 53 menit, sedangkan untuk mobil penumpang tercatat 2 jam 22 menit. Berdasarkan analisis tersebut, kebutuhan ruang parkir di Pasar Desa Pungpungan diperkirakan sebesar 135 SRP, dengan kebutuhan untuk sepeda motor sebanyak 89 SRP . engindikasikan kebutuhan tambahan 15 SRP) dan untuk mobil penumpang sebesar 13 SRP. Oleh karena itu, penambahan ruang parkir menjadi suatu kebutuhan yang mendesak untuk memenuhi permintaan yang ada. Kata kunci: kebutuhan ruang parkir. SRP, pasar tradisional, parkir, akumulasi, turnover parking, indeks, durasi, sepeda motor, mobil penumpang. ABSTRACT Pungpungan Village Market is a traditional market located in Kalitidu District. Bojonegoro Regency, with an area of 3000 mA, facing significant parking issues, where many consumer vehicles are parked on the street . n-street parkin. due to limited parking space within the market area. Most of the land in the market is utilized for productive activities, resulting in inadequate parking facilities. This study aims to analyze these issues through a parking characteristic survey conducted over one week, from July 1 to July 7, 2024. The analysis reveals that Pungpungan Village Market has 74 parking spaces (SRP) for motorcycles, while there is no inventory of parking spaces for cars. The highest accumulation of motorcycles was recorded on Thursday. July 4, 2024, with 179 vehicles, whereas the highest accumulation for passenger cars reached 21 vehicles on Saturday. July 6, 2024. The average parking duration for motorcycles is 1 hour and 53 minutes, while for passenger cars, it is recorded at 2 hours and 22 minutes. Based on this analysis, the estimated parking space requirement at Pungpungan Village Market is 135 SRP, with a need for 89 SRP for motorcycles . ndicating a requirement for an additional 15 SRP) and 13 SRP for passenger cars. Therefore, the addition of parking spaces has become an urgent necessity to meet the existing demand. Keywords: parking space requirement. SRP, traditional market, parking, accumulation, turnover parking, index, duration, motorcycles, passenger cars. Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 PENDAHULUAN Pasar tradisional merupakan tempat perniagaan yang didirikan dan dioperasikan oleh pemerintah, pihak swasta, koperasi, atau komunitas setempat. Tempat usaha di suatu pasar dapat berupa toko, kios, los, dan tenda, serta jenis tempat lainnya. Pengelola pasar yakni para pedagang kecil hingga menengah yang menjalankan usaha dengan skala kecil yang menggunakan model bisnis sederhana. Transaksi jual beli di sini biasanya dilakukan melalui proses tawar-menawar. (Peraturan Pemerintah RI, 2. Pasar Desa Pungpungan merupakan sebuah pasar tradisional yang berlokasi di Desa Pungpungan. Kecamatan Kalitidu. Kabupaten Bojonegoro. Jawa Timur dengan luas wilayah 3000 mA. Area Pasar Desa Pungpungan berbatasan dengan: Sebelah utara dengan Masjid Darul Fatah, sebelah timur dengan Jalan Gang K. H Abdul Fatah, sebelah selatan dengan Jalan Raya Cepu-Bojonegoro, dan sebelah barat dengan toko buah milik warga. Pada situasi sehari-hari di lingkungan sekitar Pasar Desa Pungpungan, dapat dijumpai kondisi dimana banyak kendaraan pribadi milik konsumen pasar diparkir pada pinggir jalan . nstreet parkin. di tepi Jalan Raya Cepu-Bojonegoro dan di tepi Jalan Gang K. H Abdul Fatah, sedangkan parkir yang berada di dalam area pasar . ff-street parkin. dapat dijumpai pada sisi selatan . isi Jalan Raya Cepu-Bojonegor. dan sisi timur pasar . isi Jalan Gang K. H Abdul Fata. Kondisi parkir pada tepi jalan . n-street parkin. di sekitar Pasar Desa Pungpungan terjadi akibat terbatasnya tempat parkir di wilayah pasar. Hampir setiap sudut lahan pasar dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan produktif, sehingga ketersediaan fasilitas parkir kurang memadai. Dengan kondisi demikian, maka para konsumen cenderung menggunakan bahu jalan untuk parkir, hal ini menyebabkan terjadinya pengurangan dari kapasitas jalan. Akibatnya, bahu jalan yang semestinya dapat dimanfaatkan para pejalan kaki menjadi terhalang oleh kendaraan yang sedang diparkir. Kendaraan yang parkir di bahu jalan juga menutupi depan ruko dan rumah warga sekitar sehingga menyebabkan suasana yang kurang nyaman. Aktivitas penurunan barang pasokan pasar dan alih fungsi bahu jalan untuk parkir yang dilakukan di tepi jalan raya provinsi ini dapat pula menimbulkan terganggunya lalu lintas, terlehih lokasi pasar ini juga berdekatan dengan penyeberangan rel kereta api yang semakin membuat kawasan ini ramai, hal ini meningkatkan risiko kecelakaan. Pasar idealnya dapat menyediakan area untuk parkir yang cukup luas agar bisa menampung kendaraan yang parkir serta dapat menerapkan penataan yang baik untuk mengurangi Dengan demikian, pengguna dapat memarkir kendaraan mereka dengan nyaman dan aman. (Wikrama, 2. Sarana dan prasarana dari ruang parkir hendaknya disesuaikan dengan standar kenyamanan dan keamanan para pengunjung terjamin. (Pradana et al. , 2. Terkait permasalahan yang tersebut, maka diperlukan adanya studi analisis untuk dapat mengetahui karakteristik dan kebutuhan ruang untuk parkir yang semestinya tersedia di lokasi studi sehingga dapat menciptakan kawasan yang ideal. Dengan demikian, penelitian dengan judul AuAnalisis Karakteristik dan Kebutuhan Lahan Parkir Pasar Tradisional (Studi Kasus: Pasar Desa Pungpungan. Kecamatan Kalitidu. Kabupaten Bojonegor. Ay ini akan membahas analisis yang dilakukan terhadap permasalahan tersebut. Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di Pasar Desa Pungpungan. Kecamatan Kalitidu. Kabupaten Bojonegoro. Jawa Timur. Lokasi pasar dapat dilihat pada Gambar 1, sementara Gambar 2 menunjukkan kegiatan parkir di Pasar Desa Pungpungan yang berlangsung hingga tepi Jalan Raya Cepu-Bojonegoro. Gambar 1 Lokasi Pasar Desa Pungpungan Sumber: Google Earth Gambar 2 Kegiatan Parkir di Pasar Desa Pungpungan hingga di Bahu Jalan Raya Cepu-Bojonegoro Sumber: Dokumentasi Penelitian . Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan fenomena yang diamati di lapangan berdasarkan data yang dikumpulkan. Data dikumpulkan melalui survei lapangan selama satu minggu, dari tanggal 1 hingga 7 Juli 2024, dengan waktu pengamatan berlangsung antara pukul 06:00 hingga 17:00 WIB, sesuai dengan jam operasional pasar. Pengumpulan data mencakup data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui beberapa metode, yaitu survei inventarisasi ruang parkir untuk menentukan jumlah dan pola parkir yang ada, survei patroli parkir untuk mencatat kendaraan yang parkir setiap 30 menit, serta survei durasi parkir untuk mengukur lama waktu parkir setiap kendaraan. Sementara itu, data sekunder dikumpulkan dari sumber yang relevan dan wawancara dengan pengelola pasar untuk mendapatkan gambaran umum tentang kondisi lokasi. Setelah proses pengumpulan data selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah klasifikasi dan pengolahan data, yang disajikan dalam bentuk tabel untuk mempermudah analisis. Analisis data dilakukan dengan pendekatan Satuan Ruang Parkir yang dikembangkan oleh Hobbs . dalam buku Manajemen Lalulintas Perkotaan karya Munawar . , serta Pedoman Perencanaan dan Pengoperasian Fasilitas Parkir oleh Direktorat Jendral Perhubungan Darat . Data hasil survei diolah menggunakan Microsoft Excel dengan rumus yang sesuai untuk analisis karakteristik parkir, yang kemudian dipresentasikan dalam bentuk grafik dan tabel. Pemecahan masalah dilakukan setelah analisis data, yang mencakup Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 identifikasi kebutuhan lahan parkir yang diperlukan di Pasar Desa Pungpungan serta rekomendasi langkah-langkah untuk memenuhi kebutuhan tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Dari hasil analisis, diketahui kebutuhan ruang parkir Pasar Desa Pungpungan berdasarkan analisis dengan Metode Karakteristik Parkir dan Standar dari Direktorat Jendral Perhubungan Darat 1998 adalah seperti pada tabel 1 berikut: Tabel 1 Kebutuhan Ruang Parkir di Pasar Desa Pungpungan Kebutuhan Ruang Parkir Berdasarkan Direktorat Jendral Perhubungan Darat 1998 (SRP) Kebutuhan Ruang Parkir Berdasarkan Hasil Analisis Karakteristik Parkir Ruang Parkir yang Tersedia (SRP) Ruang Parkir yang Dibutuhkan (SRP) Mobil Mobil Sepeda Motor Sepeda Motor Penumpang Penumpang Sumber: Hasil Analisis . Dari tabel 1 di atas, dapat diketahui kebutuhan ruang parkir di Pasar Desa Pungpungan sebagai berikut: A Berdasarkan Direktorat Jendral Perhubungan Darat 1998, kebutuhan ruang parkir di Pasar Desa Pungpungan sejumlah 135 SRP. A Kebutuhan ruang parkir untuk sepeda motor dari hasil analisis karakteristik parkir sejumlah 89 SRP dari ruang parkir yang tersedia sejumlah 74 SRP, sehingga dibutuhkan penambahan ruang parkir untuk sepeda motor sejumlah 15 SRP. A Kebutuhan ruang parkir mobil penumpang berdasarkan hasil analisis karakteristik parkir sejumlah 13 SRP dari yang sebelumnya tidak ada ruang parkir yang tersedia untuk mobil PEMBAHASAN Inventarisasi parkir Pasar Desa Pungpungan Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan selama satu minggu di Pasar Desa Pungpungan, dapat diketahui bahwa Pasar Pungpungan sebenarnya tidak memiliki inventarisasi parkir secara resmi. Namun, pihak pengelola pasar menjadikan beberapa bagian area pasar menjadi tempat parkir. Inventarisasi parkir Pasar Desa Pungpungan diuraikan dalam gambar berikut: Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 Gambar Inventarisasi Parkir Pasar Desa Pungpungan Sumber: Dokumentasi Penelitian . Dari Buku AuProfil Pasar Desa PungpunganAy yang terdapat pada kantor pasar, diketahui luas tanah pasar Desa Pungpungan adalah seluas 3000 mA. Inventarisasi parkir yang disediakan pengelola pasar diuraikan sebagai berikut: Inventarisasi Parkir untuk Sepeda Motor Diketahui dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat . SRP untuk sepeda motor memiliki ukuran lebar 0,75 m dan panjang 2,0 m. Dengan demikian, luas SRP untuk sepeda motor adalah 0,75 m x 2,0 m = 1,5 mA. Ukuran SRP sepeda motor untuk setiap area inventarisasi parkir di Pasar Desa Pungpungan dihitung dengan mengalikan bentangan panjang area inventarisasi parkir motor dengan ukuran panjang SRP motor yaitu 2,0 m karena seluruh area SRP sepeda motor hanya mampu mencakup 1 baris SRP. Luas area parkir 1 (P. = 18 m x 2,0 m = 36 mA SRP sepeda motor di area parkir 1 (P. =36 mA : 1,5 mA = 24 SRP Luas area parkir 2 (P. = 6 m x 2,0 m = 12 mA SRP sepeda bermotor di area parkir 2 (P. =12 mA : 1,5 mA = 8 SRP Luas area parkir 3 (P. = 14 m x 2,0 m = 28 mA SRP sepeda bermotor di area parkir 3 (P. =28 mA:1,5 mA=18,67OO19 SRP Luas area parkir 4 (P. = 14 m x 2,0 m = 28 mA SRP sepeda bermotor di area parkir 4 (P. =28 mA:1,5 mA=18,67OO19 SRP Luas area parkir 5 (P. = 3 m x 2,0 m = 6 mA SRP sepeda bermotor di area parkir 5 (P. = 6 mA : 1,5 mA = 4 SRP Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 Hasil perhitungan dibulatkan ke nilai yang lebih besar karena SRP adalah luasan yang harus Dengan demikian, diketahui kapasitas ruang parkir sepeda motor di Pasar Desa Pungpungan berjumlah 74 SRP. Inventarisasi Parkir untuk Mobil Penumpang Di Pasar Desa Pungpungan, tidak tersedia inventarisasi parkir untuk mobil penumpang sehingga seluruh mobil penumpang yang parkir berada di luar area pasar. Akumulasi Parkir Akumulasi parkir adalah total kendaraan yang diparkir dalam interval waktu tertentu. Interval waktu perhitungan akumulasi parkir di Pasar Desa Pungpungan menggunakan interval waktu 30 menit selama 11 jam pengamatan survei. Analisis dilakukan menggunakan data akumulasi parkir selama 7 hari penelitian. Berikut adalah contoh hitungan analisis akumulasi parkir dengan menggunakan data pada hari Senin, 01 Juli 2024. Contoh perhitungan Akumulasi Parkir pada sepeda motor: Akumulasi = Ei Ae Ex X Ei = Banyak kendaraan masuk ke lokasi parkir = 35 kendaraan. Ex = Banyak kendaraan keluar lokasi parkir = 35 kendaraan. X = Kendaraan yang telah parkir sebelumnya = 137 kendaraan. Akumulasi = 137 35 Ae 35 = 137 kendaraan . aktu 06:00 Ae 06:. Contoh perhitungan Akumulasi Parkir pada mobil penumpang: Ei = Banyak kendaraan masuk ke lokasi parkir = 6 kendaraan . Ex = Banyak kendaraan keluar lokasi parkir = 4 kendaraan ,. X = Kendaraan yang telah parkir sebelumnya = 6 kendaraan. Akumulasi = 6 6 Ae 4 = 8 kendaraan . aktu 06:00 Ae 06:. Demikian contoh hitungan akumulasi parkir per 30 menit, maka cara melakukan hitungan pada setiap interval waktu sama seperti cara diatas, akan dilakukan lagi secara terus menerus selama 11 jam pengamatan sesuai dengan jam kerja pasar . :00-17:. Berikut contoh rekapitulasi akumulasi parkir pada perhitungan satu hari sepeda motor . dan mobil penumpang . Tabel 2 Akumulasi Parkir Hari Senin, 01 Juli 2024 di Pasar Desa Pungpungan Jam Akumulasi Parkir Senin, 01 Juli 2024 Sepeda Motor Mobil Penumpang Akumulasi Parkir Masuk Keluar Masuk Keluar Sepeda Motor Eimt Exmt Eimb Exmb Xmt Eimt-Exmt Akumulasi Parkir Mobil Penumpang Xmb Eimb-Exmb Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 Sumber : Hasil Observasi . Demikian untuk data rekapitulasi akumulasi parkir pada Hari Senin, 01 Juli 2024. Teknik rekapitulasi sama untuk hari lainnya mulai dari Hari Senin, 01 Juli 2024 hingga Hari Minggu, 07 Juli 2024. Diketahui akumulasi parkir tertinggi dalam satu minggu di Pasar Desa Pungpungan, disajikan dalam tabel 3 di bawah ini: Tabel 3 Rekapitulasi Akumulasi Parkir Tertinggi Pasar Desa Pungpungan Waktu Pengamatan Sepeda Motor Hari Waktu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu 07. Waktu Pengamatan Mobil Penumpang Hari Waktu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Akumulasi Parkir Tertinggi Sepeda Mobil Motor Penumpang Sumber : Hasil Observasi . Dari tabel 3, dapat diketahui akumulasi parkir tertinggi sepeda motor terjadi pada hari Kamis, 04 Juli 2024 pada pukul 06:30 Ae 07:00 sejumlah 179 kendaraan, dan diketahui akumulasi parkir tertinggi mobil penumpang terjadi pada hari Sabtu, 06 Juli 2024 pukul 10:00 Ae 10:30 yaitu sebanyak 21 kendaraan. Durasi Parkir Durasi parkir mengacu pada waktu yang dihabiskan kendaraan di lokasi parkir pada interval atau rentang waktu tertentu. Suatu ruang parkir dapat menampung lebih banyak kendaraan apabila durasi parkirnya pendek, daripada ruang parkir yang dipakai untuk waktu yang lama. Dengan mengetahui rata-rata durasi parkir, kita dapat menentukan waktu untuk pemarkir dalam memarkirkan kendaraannya di ruang parkir. Rata-rata durasi parkir biasanya dinyatakan dalam jam per kendaraan. Durasi parkir dihitung dengan mengukur selisih antara waktu kendaraan memasuki lokasi parkir dan waktu kendaraan meninggalkannya. Waktu per 30 menit selama 11 jam. Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 Perhitungan di ambil dari data durasi selama 7 hari penelitian. Contoh perhitungan durasi parkir dengan data hari Selasa, 24 Juli 2024 sebagai berikut : Durasi = Ex time-En time Dengan: Ex time = waktu saat kendaraan keluar dari lokasi parkir. En time = waktu saat kendaraan masuk ke lokasi parkir. Contoh hitungan durasi parkir: Sepeda motor ber plat S 6416 AAW=06:00- 07:30 =1:30=1,5 jam Mobil penumpang ber plat S 1453 AG =06:00-08:00 = 2:00 =2 jam Demikian contoh hitungan durasi parkir, metode perhitungan untuk setiap interval waktu sama seperti yang dijelaskan di atas. kemudian akan dilakukan perhitungan lagi dengan menjumlahkan total durasi kendaraan selama 11 jam survei. Berikut contoh rekapitulasi durasi parkir pada perhitungan satu hari sepeda motor dan mobil penumpang, dengan data pada Hari Selasa, 02 Juli 2024. Tabel 4 Durasi Parkir Sepeda Motor dan Mobil Penumpang Hari Selasa, 02 Juli 2024 Durasi Parkir Selasa, 02 Juli 2024 Durasi Durasi Jumlah Jumlah Mobil Kendaran Kendaran Sepeda Penumpang Parkir (Ja. Parkir Motor (Wakt. 00-01:00 00-02:00 00-05:00 00-06:00 Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 Demikian untuk data rekapitulasi durasi parkir pada Hari Selasa, 02 Juli 2024. Teknik rekapitulasi sama untuk hari lainnya mulai dari Hari Senin, 01 Juli 2024 hingga Hari Minggu, 07 Juli 2024. Kemudian pada Tabel 5 berikut menampilkan rekapitulasi durasi parkir selama satu minggu Tabel 5 Rekapitulasi Durasi Parkir Pasar Desa Pungpungan Sepeda Motor Mobil Penumpang Hari Jumlah Kendara an (Uni. Senin 1,884 1:53:00 RataRata Durasi Parkir (Ja. 1,147 Selasa 1,825 1:50:00 1,159 1:10:00 Rabu 1,816 1:49:00 2,008 2:00:00 Kamis 1,800 1:48:00 0,906 0:54:00 Jum'at 1,715 1:43:00 1,709 1:43:00 Sabtu 1,708 1:42:00 2,369 2:22:00 Minggu 1,767 1:47:00 1,333 1:20:00 Total Lama Parkir (Ja. Rata-Rata Durasi Parkir (Ja. Rata-Rata Durasi Parkir (Wakt. Jumlah Kendara an (Uni. Total Lama Parkir (Ja. RataRata Durasi Parkir (Wakt. 1:09:00 Sumber : Hasil Analisis . Dari tabel 5, diketahui rata-rata durasi parkir terlama untuk sepeda motor terjadi pada Hari Senin, 01 Juli 2024 dengan rata-rata durasi 1:53:00 per kendaraan dan untuk mobil penumpang terjadi pada Hari Sabtu, 06 Juli 2024 dengan rata-rata durasi 2:22:00 per Volume Parkir Volume parkir yaitu jumlah total kendaraan yang memanfaatkan ruang parkir di suatu area pada waktu tertentu. Pada penelitian ini, volume parkir dihitung dalam interval waktu 30 Data survei kemudian dianalisis untuk menentukan volume parkir di lokasi penelitian selama 11 jam. Perhitungan volume parkir dilakukan dengan persamaan: Volume = Ei X Ei = Entry . endaraan yang masuk ke area parki. X = kendaraan yang telah ada di area parkir Sebagai contoh hitungan, dengan data volume parkir kendaraan hari Rabu, 03 Juli 2024 dalam interval waktu 06:00 Ae 06:30 berikut: Volume Sepeda motor = Ei x = 44 kendaraan 140 kendaraan = 184 kendaraan A Volume Mobil Penumpang = Ei x = 5 kendaraan 6 kendaraan = 11 kendaraan Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 Berikut contoh rekapitulasi volume parkir dengan data pada Hari Rabu, 03 Juli 2024 untuk sepeda motor . dan mobil penumpang . Tabel 6 Volume Parkir Hari Rabu, 03 Juli 2024 di Pasar Desa Pungpungan Jam Volume Parkir Rabu, 03 Juli 2024 Sepeda Motor Mobil Penumpang Masuk Keluar Masuk Keluar Eimt Exmt Eimb Exmb Volume Parkir Sepeda Motor Xmt Eimt Volume Parkir Mobil Penumpang Xmb Eimb Demikian untuk data rekapitulasi volume parkir pada Hari Selasa, 02 Juli 2024. Teknik rekapitulasi sama untuk hari lainnya mulai dari Hari Senin, 01 Juli 2024 hingga Hari Minggu, 07 Juli 2024. Volume parkir dalam satu minggu survei untuk tiap jenis kendaraan diuraikan dalam tabel 7 Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 Tabel 7 Volume Parkir Sepeda Motor dan Mobil Penumpang Hari Pengamatan Senin, 01 Juli 2024 Selasa, 02 Juli 2024 Rabu, 03 Juli 2024 Kamis, 04 Juli 2024 Jumat, 05 Juli 2024 Sabtu, 06 Juli 2024 Minggu, 07 Juli 2024 Volume Parkir Sepeda Motor Mobil Penumpang Sumber : Hasil Observasi . Dari tabel 7, diketahui volume parkir tertinggi untuk sepeda motor terjadi pada Hari Minggu, 07 Juli 2024 sebanyak 532 kendaraan, dan untuk mobil penumpang terjadi pada Hari Selasa, 02 Juli 2024 sebanyak 66 kendaraan. Pergantian Parkir (Parking Turnove. Pergantian parkir mengukur penggunaan ruang parkir dan dihitung dengan membagikan volume parkir dengan jumlah ruang parkir tersedia selama periode waktu tertentu. Satuan untuk pergantian parkir yaitu kendaraan per ruang parkir yang tersedia. Besarnya pergantian parkir ini dihitung dengan persamaan . Tingkat Turnover (TR)= (Volume Parki. /(Ruang parkir tersedi. Untuk perhitungan pergantian parkir yaitu perlu diketahui volume parkir, yaitu jumlah kendaraan yang telah masuk selama 11 jam survei mulai dari awal dilakukan pengamatan yaitu pukul 06:00 sampai dengan pukul 16:59, kemudian dibagi dengan jumlah inventarisasi parkir yang telah tersedia. Jumlah petak parkir yang tersedia untuk sepeda motor adalah 74 SRP dan untuk mobil penumpang 0 SRP. Contoh perhitungan pergantian parkir pada hari Jumat, 05 Juni 2024: A TR Sepeda Motor=501/74=6,77 kend/jam A TR Mobil Penumpang=55/. )=O kend/jam Hasil hitungan tingkat pergantian parkir . arking turnove. sepeda motor dan mobil penumpang diuraikan pada tabel 8 : Tabel 8 Tingkat Pergantian Parkir Kendaraan di Pasar Desa Pungpungan Hari Sepeda Motor Volume Ruang Parkir Parkir Tersedia(SRP) Senin, 03 Juli Selasa, 04 Juli Rabu, 05 Juli Kamis, 06 Juli Jum'at, 07 Juli Sabtu, 06 Juli Minggu, 07 Juli Sumber 2024: Hasil Analisis . Turn Over 7,01 7,00 7,00 6,99 6,77 7,16 7,19 Mobil Penumpang Volume Ruang Parkir Parkir Tersedia(SRP) Turn Over O Dari tabel 8, diketahui tingkat pergantian parkir . urnover parkin. tertinggi untuk sepeda motor terjadi pada Hari Minggu, 07 Juli 2024 sebanyak 7,19 kendaraan/SRP/jam, dan untuk Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 tingkat pergantian parkir . urnover parkin. tertinggi mobil penumpang terjadi pada seluruh hari pengamatan dengan nilai sebanyak O kendaraan/SRP/jam. Indeks Parkir Indeks parkir merupakan perbandingan banyaknya kendaraan yang parkir di suatu area dengan kapasitas parkir tersedia, dinyatakan dalam bentuk persentase. Indeks parkir ini dihitung menggunakan persamaan 2. 7 dibawah ini: Indeks Parkir (IP)=(Akumulasi parkir y100% )/(Ruang parkir tersedi. Dengan ketentuan: A Jika IP < 1, berarti fasilitas parkir tidak mengalami masalah, karena kebutuhan parkir tidak melebihi kapasitas atau daya tampung yang tersedia. A Jika IP = 1, berarti kebutuhan parkir sesuai dengan kapasitas atau daya tampung yang A Jika IP > 1, berarti fasilitas parkir mengalami masalah, karena kebutuhan parkir melebihi kapasitas atau daya tampung yang ada. Berikut adalah contoh perhitungan indeks parkir pada Hari Kamis, 04 Juli 2024: IP Sepeda Motor= 169/74 x 100%=2,28 Hasil perhitungan di atas menunjukan nilai IP > 1, berarti fasilitas parkir mengalami masalah, karena kebutuhan parkir melebihi kapasitas atau daya tampung yang ada. IP Mobil penumpang=7/0 x 100=O Hasil perhitungan menunjukan nilai IP > 1, berarti fasilitas parkir mengalami masalah, karena kebutuhan parkir melebihi kapasitas atau daya tampung yang ada. Berdasarkan perhitungan, diperoleh indeks parkir pada seluruh hari survei yang diraikan dalam tabel 9 dibawah ini: Tabel 9 Indeks Parkir di Pasar Desa Pungpungan Hari Senin, 01 Juli 2024 Selasa, 02 Juli 2024 Rabu, 03 Juli 2024 Kamis, 04 Juli 2024 Jumat, , 05 Juli 2024 Sabtu, 06 Juli 2024 Minggu, 07 Juli 2024 Sepeda Motor Akumulasi Ruang Parkir Parkir (Tertingg. Tersedia (SRP) Indeks Parkir 2,35 2,35 2,32 2,28 2,24 2,30 2,38 Mobil Penumpang Akumulasi Ruang Parkir Parkir Tersedia (SRP) (Tertingg. Indeks Parkir Sumber : Hasil Analisis . Dari Tabel 9, diketahui indeks parkir tertinggi untuk sepeda motor terjadi pada hari Minggu, 07 Juli 2024, dengan nilai 2,38. Sementara itu, untuk mobil penumpang, indeks parkir tertinggi terjadi pada seluruh hari survei dengan nilai O. Analisis Kebutuhan Ruang Parkir Kebutuhan Ruang Parkir Menggunakan Rumus Pendekatan Z Dari hasil analisis karakteristik parkir di Pasar Desa Pungpungan, kemudian dihitung kebutuhan parkir menggunakan persamaan . YxD Dengan, = Ruang parkir yang dibutuhkan, = Jumlah kendaraan yang parkir dalam satu waktu, = rata-rata durasi parkir . Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 = lama survei . Contoh hitungan kebutuhan ruang parkir pada Hari Sabtu, 06 Juli 2024: ycs Sepeda Motor = = 126 SRP Z Mobil Penumpang = = 20 SRP Berdasarkan data survei dan perhitungan, kebutuhan ruang parkir untuk setiap hari penelitian dapat ditemukan seperti yang ditunjukkan dalam tabel 10 di bawah ini: Tabel 10 Kebutuhan Ruang Parkir Sepeda Motor Hari Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Volum Parkir Sepeda Motor Rata-Rata RataRuan Durasi Rata 1:53:00 1,884 Parkir Durasi 1:50:00 1,825 Parkir Parkir 1:49:00 1,816 (Ja. 1:48:00 1,800 1:43:00 1,715 1:42:00 1,708 1:47:00 1,767 Kebutu Ruang Parkir (SRP) Volum Parkir Mobil Penumpang Rata-Rata Rata-Rata Ruang Durasi Durasi 1:09:00 1,147 Parkir Parkir Parkir 1:10:00 1,159 (Ja. 2:00:00 2,008 0:54:00 0,906 1:43:00 1,709 2:22:00 2,369 1:20:00 1,333 Kebutuha n Ruang Parkir (SRP) Sumber : Hasil Analisis . Dari tabel 7, diketahui kebutuhan ruang parkir sepeda motor tertinggi selama tujuh hari survei sejumlah 89 SRP dan kebutuhan ruang parkir tertinggi mobil penumpang sejumlah 13 SRP. Analisis kebutuhan ruang parkir menetapkan banyaknya tempat parkir yang dibutuhkan untuk menampung kendaraan sesuai dengan fasilitas dan fungsi penggunaan lahan. Parameter kebutuhan ruang parkir diuraikan pada Tabel 11 berikut Tabel 11 Parameter Kebutuhan Ruang Parkir Sepeda Motor dan Mobil Penumpang Parameter Kebutuhan Ruang Parkir Jumlah Kendaraan Tertinggi (Y) Lama Waktu Pengamatan . (T) Rata-Rata Durasi Terlama (D) SRP Dibutuhkan Tertinggi (Z) SRP Tersedia Penambahan SRP (Z - SRP Tersedi. Sepeda Motor 1:53:00 Mobil Penumpang 2:22:00 Sumber : Hasil Analisis . Berdasarkan parameter kebutuhan ruang parkir yang diuraikan pada Tabel 11, kebutuhan SRP (Satuan Ruang Parki. untuk sepeda motor adalah 89 SRP, sedangkan ruang parkir yang tersedia sebanyak 74 SRP. Untuk mobil penumpang, kebutuhan SRP adalah 13 SRP, sedangkan sebelumnya tidak ada ruang parkir yang tersedia. Dengan demikian, kekurangan SRP berdasarkan analisis kebutuhan ruang parkir adalah sebanyak 15 SRP untuk sepeda motor dan 13 SRP untuk mobil penumpang. Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 Kebutuhan Ruang Parkir Berdasarkan Direktorat Jendral Perhubungan Darat 1998 Menurut Direktorat Jendral Perhubungan Darat . , data banyaknya kebutuhan SRP di pasar adalah seperti pada tabel 12 berikut: Tabel 12 Kebutuhan SRP di Pasar Luas Area Total Kebutuhan (SRP) . mA) Sumber: Pedoman Perencanaan dan Pengoperasian Fasilitas Parkir, (Direktorat Jendral Perhubungan Darat, 1. Pada tabel tersebut, data kebutuhan ruang parkir untuk area pasar dimulai dari data kebutuhan ruang parkir untuk area seluas 4000 mA adalah sebanyak 160 SRP, kemudian untuk area seluas 5000 mA adalah sebanyak 185 SRP dan seterusnya. Sedangkan. Pasar Desa Pungpungan hanya memiliki luas sebesar 3000 mA. Untuk dapat mengetahui banyaknya kebutuhan ruang parkir standar berdasarkan standar dari Direktorat Jendral Perhubungan Darat . untuk ukuran pasar seluas 3000 mA, dapat dilakukan perhitungan dengan menggunakan rumus interpolasi seperti berikut: Gambar 4 Penggambaran Rumus Interpolasi Sumber: w. Dari gambar 4, didapatkan rumus interpolasi sebagai berikut: H2 = H1 Oe y (H1 Oe H3 ) Maka untuk permasalahan yang diuraikan diatas dapat digambarkan pada gambar 5 dibawah ini: Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 Gambar 5 Penggambaran Interpolasi Pada Permasalahan Sumber: Analisis . Untuk menentukan nilai H1 dari gambar 4. 12 diatas, maka dilakukan perhitungan menggunakan persamaan interpolasi: H2 = H1 Oe y (H1 Oe H3 ) y (H1 Oe . H1 185 = H1 320 H1 Oe 185 = 2H1 160 = H1 Oe 320 Oe 185 = 2H1 Oe H1 135 = H1 Berdasarkan hasil hitungan diatas, diketahui kebutuhan ruang parkir untuk area seluas 3000 mA adalah sebanyak 135 SRP. Maka kebutuhan ruang parkir di Pasar Desa Pungpungan berdasarkan Direktorat Jendral Perhubungan Darat 1998 adalah sejumlah 135 SRP. KESIMPULAN Karakteristik Parkir Pasar Desa Pungpungan Karakteristik parkir di Pasar Desa Pungpungan adalah sebagai berikut: A Akumulasi parkir tertinggi untuk sepeda motor terjadi pada hari Kamis, 04 Juli 2024 pada pukul 06:30 Ae 07:00 yaitu sejumlah 179 kendaraan, dan untuk akumulasi parkir tertinggi mobil penumpang terjadi pada hari Sabtu, 06 Juli 2024 pukul 10:00 Ae 10:29 yaitu sebanyak 21 kendaraan. A Rata-rata durasi parkir terlama untuk sepeda motor terjadi pada Hari Senin, 01 Juli 2024 dengan rata-rata durasi parkir 1:53:00 per kendaraan dan untuk mobil penumpang terjadi pada Hari Sabtu, 06 Juli 2024 dengan rata-rata durasi parkir 2:22:00 per A Volume parkir terbanyak untuk sepeda motor terjadi pada Hari Minggu, 07 Juli 2024 sebanyak 532 kendaraan, dan untuk mobil penumpang terjadi pada Hari Selasa, 02 Juli 2024 sebanyak 66 kendaraan Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 Pergantian parkir (Turnover Parkin. tertinggi untuk sepeda motor terjadi pada Hari Minggu, 07 Juli 2024 dengan nilai 7,19, dan untuk mobil penumpang terjadi pada seluruh hari survei dengan nilai O. A Indeks parkir tertinggi untuk sepeda motor terjadi pada hari Minggu, 07 Juli 2024 dengan nilai 2,38, dan untuk mobil penumpang terjadi pada seluruh hari survei dengan nilai O. Kebutuhan Ruang Parkir Berdasarkan hasil analisis yang diuraikan pada BAB IV, kebutuhan ruang parkir di Pasar Desa Pungpungan adalah sebagai berikut: A Berdasarkan Direktorat Jendral Perhubungan Darat 1998, kebutuhan ruang parkir di Pasar Desa Pungpungan sejumlah 135 SRP. A Kebutuhan ruang parkir untuk sepeda motor dari hasil analisis karakteristik parkir sejumlah 89 SRP dari ruang parkir yang tersedia sejumlah 74 SRP, sehingga perlu ditambahkan ruang parkir sepeda motor sejumlah 15 SRP. A Kebutuhan ruang parkir mobil penumpang dari hasil analisis karakteristik parkir sejumlah 13 SRP dari yang sebelumnya tidak ada ruang parkir tersedia untuk mobil penumpang, sehingga dibutuhkan penambahan ruang parkir sepeda motor sejumlah 13 SRP. Saran Menambah ruang parkir untuk sepeda motor sejumlah 15 SRP dan 13 SRP untuk mobil penumpang untuk memenuhi kebutuhan parkir. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membeli lahan sekitar pasar atau merenovasi pasar menjadi bertingkat atau memiliki Perencanaan ruang parkir dapat menggunakan tipe yang paling mendekati kebutuhan, yaitu pola parkir pulau tipe 90A. Pola parkir ini efisien dalam menampung kendaraan karena dapat menampung lebih banyak kendaraan dibandingkan dengan tipe lainnya. Diharapkan bagi para konsumen, pedagang, serta pengelola Pasar Desa Pungpungan untuk lebih mengutamakan penggunaan transportasi umum untuk mengurangi beban Untuk pemerintah dapat menyediakan fasilitas penunjang seperti halte untuk tempat menunggu transportasi umum di dekat area parkir Pasar Desa Pungpungan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan dan inspirasi bagi pemerintah Kabupaten Bojonegoro serta pengelola Pasar Desa Pungpungan dalam merencanakan dan mengelola infrastruktur parkir pasar, serta dapat menjadi referensi bagi penelitian lanjutan di bidang teknik sipil terkait kebutuhan lahan parkir khususnya di pasar tradisional. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Bapak Hari Prasetyo selaku Kepala Pasar Pungpungan atas izin dan dukungannya dalam pengumpulan data yang sangat mendukung dalam kelancaran penelitian ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pihak-pihak pengelola pasar dan masyarakat setempat yang telah berpartisipasi dan memberikan informasi yang berharga untuk penelitian ini. Terima kasih pula kepada seluruh civitas Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 akademika Fakultas sains dan Teknik. Program Studi Teknik Sipil Universitas Bojonegoro atas segala bantuan dan fasilitas yang diberikan selama proses penelitian berlangsung. Tanpa dukungan dari semua pihak, tentunya penelitian ini tidak akan terselesaikan dengan baik. DAFTAR PUSTAKA