Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat http://jurnal. id/index. php/adiguna LIFE AND CAREER SKILLS: DALAM UPAYA MENINGKATKAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SKILLS SISWA DALAM KESIAPAN BEKERJA Mareyke Jessy Tanod1. Sri Murni2. Noviana Diswantika3. Marcella Putri Violetha4. Siti Agustina5 STKIP PGRI Bandar Lampung farraakuan@gmail. com, srimurni0905@gmail. com, 3novianadiswantika@gmail. marcellaputrivioletha@gmail. com, 5sitiagustina113@gmail. Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan life and career skills sehingga siswa mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi dalam bermasyarakat, mampu menanggapi kegagalan, konflik, serta mampu menemukan solusi dari berbagai sudut pandang yang berbeda-beda dalam memecahkan suatu permasalahan yang kompleks. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 35 siswa kelas XII SMK PGRI 2 Bandar Lampung serta Tim Pelaksana pengabdian kepada Kegiatan pengabdian ini dilakukan menggunakan metode diskusi, psikoedukasi, serta pendampingan secara langsung kepada 35 siswa. Hasil kegiatan ini pelaksanaan upaya meningkatkan interpersonal skill siswa dalam memahami komunikasi interpersonal yang baik siswa dapat memahami dirinya sendiri serta memahami bagaimanacara untuk bersikap dalam melakukan komunikasi dengan teman sebaya maupun dengan orang lain. Dan Siswa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan dalam meningkatkan interpersonal skill untuk kesiapan bekerja. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal Skills . Kesiapan Kerja Abstract: This community service aims to improve life and career skills so that students are able to adjust and adapt in society, able to respond to failures, conflicts, and able to find solutions from various different points of view in solving a complex problem. The service activity was attended by 35 class XII students of SMK PGRI 2 Bandar Lampung and the Community Service Implementation Team. This service activity was carried out using discussion methods, psychoeducation, and direct mentoring to 35 students. The result of this activity is the implementation of efforts to improve students' interpersonal skills in understanding good interpersonal communication, students can understand themselves and understand how to behave in communicating with peers and with others. And students gain experience and knowledge in improving interpersonal skills for job Keywords: Interpersonal Skills Communication. Working Readiness PENDAHULUAN Pada abad 21. Pendidikan diarahkan untuk memiliki keterampilan dan berinovasi (Learning and inovation (Information media and technology skill. , serta keterampilan untuk hidup dan berkarir (Life and career skills. Skartel. Ketiga keterampilan tersebut dirangkum dalam sebuah skema yang disebut pelangi keterampilan pengetahuan Life And Career Skills: Dalam Upaya Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Skills Siswa Dalam Kesiapan Bekerja abad 21 . st century knowledge- skills Trilling Bernie & Fadel, 2. Salah satunya keterampilan Life and Career Skills merupakan kemampuan berperilaku adaptif dan positive yang menghadapi berbagai tantangan dan tuntutan dalam hidupnya maupun dalam pekerjaannya secara efektif (Trilling Bernie & Fadel, 2. Life and Career Skills sangat penting untuk dimiliki oleh problematika kehidupan secara wajar tanpa merasa tertekan, proaktif dan kreatif serta dapat menemukan solusi dalam mengatasi masalahnya. Ball et al. , . menegaskan bahwa life and career skills merupakan suatu kunci keterampilan yang sangat diperlukan siswa untuk hidup dan bekerja Harapannya siswa yang memiliki keterampilan life and career skills mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi dalam bermasyarakat, mampu menanggapi kegagalan, konflik, serta mampu menemukan solusi dari berbagai sudut pandang yang berbeda-beda dalam memecahkan suatu permasalahan yang Life and Career Skills penting untuk dilatihkan kepada siswa, agar siswa mampu berkolaborasi, bekerja dan belajar bersama dengan beragam kelompok . eragam anggota, berbagai jenis pekerjaan, lingkungan sosial, dan latar belakang buday. Selain itu juga diharapkan dapat menjadi bekal siswa untuk berpikir terbuka dan menumbuhkan sikap empati (Zubaidah, 2. Life and Career Skills meningkatkan kesempatan kerja dimasa mendatang karena nilai tinggi dan prioritas yang diberikan instansi pada keterampilan tersebut seperti kemampuan untuk berkomunikasi, bekerja dalam tim dan manajemen waktu (Ball, et al. , 2. Hakikat peranan penting terhadap hubungan antar sesama, karena dengan komunikasi informasi lainnya terutama dalam menjalin hubungan sosial. Komunikasi merupakan suatu upaya atau cara manusia dalam menyampaikan ide, gagasan, keinginan, hasrat, pendapat dan lain Individu berkomunikasi secara efektif dengan orang lain akan membawanya ke arah pertumbuhan diri yang lebih maju. Sebaliknya, individu yang tidak dapat berkomunikasi secara efektif atau banyak berkomunikasi akan banyak mengalami hambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan dirinya. Keterampilan dalam berkomunikasi bukanlah merupakan bawaan melainkan hal yang penting dan harus dipelajari agar hubungannya dengan orang lain secara Komunikasi merupakan kemampuan yang diperlukan dalam upaya membangun relasi dan kemampuan komunikasi dengan orang lain, menjadi pendengar yang baik, menyampaikan ide dan gagasan serta pendapat secara jelas, dan mampu bekerja sama dalam satu tim. Kesiapan bekerja lulusan SMK yang pengangguran terbuka, lulusan SMK menempati proporsi yang paling tinggi dari total pengangguran di tingkat Terdapat permasalahan akut yang dihadapi lulusan SMK di dunia kerja yaitu rendahnya kecakapan dasar para lulusan yang memasuki dunia kerja, berkomunikasi baik secara lisan maupun masalah dan kemampuan berpikir kritis. Kesiapan kerja yang belum kuat juga perlu menjadi perhatian serius mengingat pasar kerja yang semakin angkatan kerja dari berbagai negara lain juga memiliki kesempatan yang setara Mareyke Jessy Tanod. Sri Murni. Noviana Diswantika. Marcella Putri Violetha. Siti Agustina Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. 263- 270 untuk memperebutkan posisi lapangan kerja di Indonesia. Disini pada dasarnya pemahaman konsep-konsep dasar komunikasi adalah batasan komunikasi yang mengarah pada AuunderstandingAy. Proses AuunderstandingAy ketika terjadi kesamaan persepsi antara komunikator dan komunikan atau Komunikasi berasal dari bahasa Latin. AucommunisAy, yang berarti membuat kebersamaan antara dua orang atau lebih. Akar katanya AucommunisAy adalah AucommunicoAy yang artinya berbagi. Komunikasi juga berasal dari kata AucommunicationAy atau AucommunicareAy yang berarti Au membuat samaAy . o make Makna komunikasi adalah pertama, dalam prosesnya melibatkan pertukaran simbol atau tanda baik verbal maupun non Kedua adanya kebersamaan antara pengirim dengan penerima pesan. Komunikasi kesamaan dalam memaknai suatu simbol dengan tujuan menciptakan hubungan kebersamaan, keakraban atau keintiman antara pihak-pihak yang melakukan kegiatan komunikasi. Wilbur Scramm mendefinisikan komunikasi sebagai suatu proses berbagi . haring proces. , yakni : AuKomunikasi berasal dari kata-kata . Latin communis yang berarti umum . atau bersama. Konsep pemaknaan komunikasi antarmanusia merupakan suatu proses penciptaan makna antara dua orang atau lebih, sebagaimana para ahli komunikasi memberikan penekanan dari proses komunikasi sebagai transaksi alamiah Interpersonal Skill . eterampilan interpersona. adalah kecakapan atau keterampilan yang dimiliki oleh seseorang dalam hubungannya dengan orang lain, kecakapan atau keterampilan untuk berkomunikasi baik verbal maupun non Dalam interpersonal skill dapat dikaitkan dengan kemampuan seseorang secara efektif untuk berinteraksi dengan orang lain maupun dengan rekan kerja, seperti pendengar yang baik, menyampaikan pendapat secara jelas dan bekerja dalam satu tim. Dalam keseharian hampir tidak mungkin manusia tidak berhubungan dengan orang lain. Sudah merupakan hukum alam bahwa manusia adalah mahluk sosial, artinya manusia harus hidup bersama dengan manusia lainnya. Dalam skema hidup bersama ini muncul kebutuhan untuk memahami kebutuhan manusia lain, maka timbullah komunikasi antar manusia. Keberhasilan komunikasi dua arah ditentukan oleh kesamaan pemahaman antar pribadi yang terlibat dalam kegiatan dipengaruhi oleh kejelasan pesan, cara penyampaian, perilaku dan sikap dalam komunikasi, serta situasi . empat dan Hal terpenting dalam menjalin hubungan yang berhasil, baik secara pribadi maupun profesional yaitu dengan menggunakan komunikasi yang empatik, memiliki rasa hormat dan saling memperlakukan antar sesama dengan Kemampuan interpersonal yang baik dan efektif sangat diperlukan oleh individu agar dapat menjalani semua aktivitasnya dengan Terutama melakukan aktivitas dalam situasi yang formal, misal dalam lingkungan kerja. Lebih penting lagi ketika aktivitas kerja seseorang adalah berhadapan langsung dengan orang lain dimana sebagian besar komunikasi interpersonal. Agar komunikasi dapat berjalan lancar, maka dibutuhkan keahlian dalam berkomunikasi . ommunication skil. Dan tidaklah semua orang memiliki communication skill. Bagi beberapa Life And Career Skills: Dalam Upaya Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Skills Siswa Dalam Kesiapan Bekerja perusahaan, interpersonal skill lebih dibutuhkan dalam berkomunikasi dan sering dijadikan syarat utama perusahaan dalam menerima karyawan. Secara umum definisi komunikasi interpersonal menurut Suranto . adalah Ausebuah proses penyampaian pikiran-pikiran atau informasi dari sesorang kepada orang lain melalui cara tertentu sehingga orang lain tersebut mengerti apa yang dimaksud oleh pikiran-pikiran Ay Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi yang mempunyai efek besar dalam hal mempengaruhi orang lain terutama perindividu. Hal ini disebabkan, biasanya pihakpihak yang terlibat komunikasi bertemu secara langsung, tidak menggunakan media dalam penyampian pesannya sehingga tidak ada jarak yang memisahkan antara komunikator dengan komunikan . ace to Oleh karena saling berhadapan muka, maka masing-masing pihak dapat langsung mengetahui respon yang diberikan serta mengurangi tingkat ketidak jujuran ketika sedang terjadi Perbedaan keberhasilan komunikasi interpersonal ditentukan oleh faktor-faktor yang dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori, yaitu yang berpusat pada personal . ersoncentered prespectiv. dan yang berpusat pada situasi . ituation centered perspectiv. Menurut Suranto . , faktor personal timbul dari dalam individu, dipengaruhi oleh berbagai keadaan yang ada pada diri individu. Secara garis besar faktor personal dibedakan ke dalam dua kategori yaitu: faktor biologis dan Kualitas komunikasi interpersonal diukur dengan menggunakan skala komunikasi interpersonal yang disusun interpersonal oleh Devito . yang meliputi keterbukaan . , perilaku positif . , empati . , . , kesetaraan . Adapun Ciri-ciri komunikasi yang baik dan efektif terdiri dari 5 hal, sebagai berikut: Pengertian, yaitu komunikator dapat memahami mengenai pesan-pesan Kesenangan, yaitu menjadikan hubungan yang hangat dan akrab serta menyenangkan Mempengaruhi Sikap, yaitu dapat mengubah sikap orang lain sehingga bertindak sesuai dengan kehendak komunikator tanpa merasa terpaksa Hubungan Sosial yang baik, yaitu mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan orang lain dalam hal interaksi Tindakan, tindakan yang sesuai dengan pesan yang diiginkan. Selanjutnya pada dasarnya konsep komunikasi bertujuan bagaimana individu dapat mengenal dirinya sendiri . n sel. dan orang luar . untuk menjalin Komunikasi interpersonal yang biasanya berlangsung secara tatap muka atau menggunakan media interpersonal . on media mass. , seperti telepon atau Bentuk komunikasi tersebut dapat terjadi dalam konteks satu komunikator dengan satu komunikan . omunikasi diadik : dua oran. atau satu komunikator dengan dua komunikan . omunikasi triadik : tiga Jika keterlibatan orang tersebut lebih dari tiga maka konteks lebih mengarah pada komunikasi kelompok. Konsep komunikasi interpersonal yang bersifat diadik berlangsung antara dua orang yakni pengirim berperan sebagai penyampai pesan dan seorang pengirim yang menerima pesan. Perilaku komunikasi diadik yang terdiri dari dua Mareyke Jessy Tanod. Sri Murni. Noviana Diswantika. Marcella Putri Violetha. Siti Agustina Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. 263- 270 orang dicirikan dialog berlangsung intens, dan jarak yang dekat. Misalnya, suami dan istri, anak dan bapak, persahabatan, dokter dan pasien, dan sebagainya. Selanjutnya, komunikasi interpersonal pelakunya terdiri dari tiga orang, yaitu seorang pengirim dan dua orang Selanjutnya, ketika komunikasi interpersonal berlangsung secara efektif diperlukan tiga perspektif, antara lain: Perspektif Humanistik Perspektif humanistik dalam elemen-elemen seperti keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan untuk menciptakan komunikasi yang Proses komunikasi dalam perspektif ini melibatkan tidak hanya pesan verbal tetapi juga pesan non-verbal. Proses komunikasi dalam perspektif humanistik tidak hanya terbatas pada kata-kata yang diucapkan . esan verba. , tetapi juga melibatkan komunikasi nonverbal seperti ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan nada suara. Semua elemen ini bersama-sama membentuk interaksi yang lebih holistik dan berorientasi pada keseimbangan kekuatan dalam komunikasi antar individu. Perspektif Pragmatis Perspektif pragmatis dalam proses manajemen interaksi antara pengirim dan penerima melalui tindakan yang spesifik, dengan fokus pada efektivitas komunikasi Dengan prinsip-prinsip meningkatkan efektivitas interaksi interpersonal mereka. Perspektif ini menempatkan penekanan pada kejelasan, manajemen interaksi yang baik, dan adaptasi terhadap semuanya bertujuan untuk mencapai pemahaman yang lebih baik dan hasil yang diinginkan dalam Perspektif Pergaulan Sosial Perspektif pergaulan sosial merujuk pada model ekonomi imbalan . dan biaya . dalam konteks hubungan sosial. Dalam perspektif ini, terjadi pertukaran antara imbalan dan biaya komunikasi interpersonal, mulai dari tingkat impersonal hingga Perspektif humanistik, perspektif pragmatis, dan perspektif pergaulan sosial Sementara humanistik menekankan pada nilai-nilai seperti keterbukaan dan empati, perspektif pragmatis fokus pada tindakan konkret dan efektivitas komunikasi. Perspektif pergaulan sosial menambahkan dimensi ekonomi imbalan dan biaya ke dalam pemahaman hubungan interpersonal. Dengan mengintegrasikan ketiga perspektif ini, individu dapat lebih efektif menangani konflik dalam komunikasi interpersonal. Kesadaran nilai-nilai, kemampuan tindakan konkret, dan pertimbangan ekonomi imbalan dan biaya dapat membantu membangun dan mempertahankan hubungan sosial yang sehat dan bermakna. Kesiapan merupakan suatu titik kematangan yang harus dimiliki untuk dapat menerima dan mempraktikkan tingkah laku tertentu. Hal ini berarti pengetahuan dan keterampian yang dimiliki seseorang dalam kaitannya dengan keadaan yang akan dicapai Menurut Slameto . ada 4 prinsip yaitu: perkembangan interaksi . aling pengaruh mempengaruh. , . kematangan jasmani Life And Career Skills: Dalam Upaya Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Skills Siswa Dalam Kesiapan Bekerja memperoleh manfaat dan pengalaman . pengalamanAepengalaman pengaruh yang positif terhadap kesiapan . kesiapan dasar untuk kegiatan tertentu terbentuk dalam periode tertentu selama Kesiapan kerja didefinisikan sebagai suatu kemampuan seseorang individu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan mengalami kesulitan dan hambatan dengan hasil maksimal, dengan target yang telah ditentukan (Sofyan, 1. sehingga kesiapan kerja didefinisikan Aspek kesiapan kerja ada dua macam yaitu kematangan kecerdasan. Salah satu aspek kesiapan adalah AuKematangan atau maturity membentuk sifat dan kekuatan dalam diri untuk bereaksi secara tertentu yang disebut dengan AureadinessAy (Dalyono. Kematangan ini merupakan suatu proses serta saat tercapainya batas yang memadai bagi orang ataupun fungsi tertentu di dalam melaksanakan tugasnya dan oleh karena itu merupakan juga saat yang tepat untuk mendapatkan pelatihan dan pengajaran. Lingkungan penyumbang pembentukan kesiapan, intelektualitasnya akan berkembang juga pemikiran dan kemampuannya dalam membuat keputusan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yaitu sebagai lembaga pendidikan formal yang mendidik peserta didik untuk menyelaraskan pembelajarannya dengan kualifikasi yang dibutuhkaln oleh dunia kerja agar memiliki kesiapan kerja yang matang untuk bersaling di dunia kerja. METODE Kegiatan pengabdian dengan judul AuLife and Career Skills : Dalam Upaya Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Skills Siswa Dalam Kesiapan BekerjaAy dilaksanakan pada tanggal 15 November 2023 bertempat di SMK PGRI 2 Bandar Lampung yang beralamtkan di Jl. Khairil Anwar No. Durian Payung. Kec. Tj. Karang Pusat. Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini adalah diskusi dan berlangsung selama 1 hari dimulai pukul 00 sampai dengan 12. 00 WIB. Peserta kegiatan ini adalah siswa kelas XII dengan jumlah 35 siswa. Terdapat berbagai tahapan dalam implementasi aktivitas tersebut, yakni: Melakukan studi pustaka Melakukan persiapan alat dan bahan yang diperlukan Melakukan uji coba desain materi yang disampaikan Menentukan waktu pelaksanaan Mengirim surat kesediaan SMK PGRI 2 Bandar Lampung Menerima tanggapan yang cukup antusias dari pihak SMK PGRI 2 Bandar Lampung Tanggal September melakukan pengecekan terkait kesiapan pelaksanaan kegiatan Menyiapkan perlengkapan yang Upaya Memecahkan Masalah Dalam sub topik ini, terdapat deskripsi tentang cara menyelesaikan masalah yang ditemui oleh tim pengabdian dengan mengadakan beberapa persiapan, yaitu: Persiapan Materi Pada tanggal 13 November 2023, tim pengabdian masyarakat memulai pengamatan terhadap pendidik dan peserta didik di sekolah mitra. Selain itu, tim pengabdian juga telah menyusun materi dan aktivitas yang akan dilakukan oleh peserta pelatihan selama dua hari pelatihan tersebut. Mareyke Jessy Tanod. Sri Murni. Noviana Diswantika. Marcella Putri Violetha. Siti Agustina Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. 263- 270 Implementasi Peserta pelatihan berjumlah 30 Aktivitas ini diselenggarakan secara luring agar hasil pengabdian yang ingin dicapai dapat diperoleh secara Adapun rencana pelaksan kegiatan pelatihan akan dimulai dari 00 hingga 12. 00 WIB dengan susunan acara: Memeriksa kesiapan Peserta Pembukaan kegiatan oleh kepala SMK PGRI 2 Bandar Lampung selaku tuan rumah dan oleh Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat. Penyampaian Materi Pelaksana pengabdian akan berbagi pengetahuan dan pendampingan serta pengaplikasian sesuai dengan bidang ilmu yang dikuasai dalam Dengan melakukan kegitan ini, diharapkan siswa memperoleh wawasan dan membangun dan meningkatkan interpersonal skills dalam kesiapan bekerja di dunia kerja. Refleksi dan inisiasi dipandu oleh Tim Pelaksana. Kesan dan Pesan peserta kegiatan dan Tim Pelaksana. Penutupan oleh Kepala SMK PGRI 2 Bandar Lampung selaku Tuan Rumah dan ketua Tim pengabdian. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan dalam upaya meningkatkan Interpersonal skills siswa SMK dalam kesiapan bekerja sebagai berikut: Melalui meningkatkan interpersonal skill siswa dalam memahami komunikasi interpersonal yang baik siswa dapat memahami dirinya sendiri serta memahami bagaimanacara untuk komunikasi dengan teman sebaya maupun dengan orang lain. Harapannya siswa yang memiliki keterampilan life and career skills mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi dalam bermasyarakat, mampu menanggapi kegagalan, konflik, serta mampu menemukan solusi dari berbagai sudut pandang. Siswa mendapatkan pengalaman meningkatkan interpersonal skill untuk kesiapan bekerja. SIMPULAN Keterampilan life and career skills pada abad 21, berpotensi untuk meningkatkan kesempatan bekerja dimasa mendatang dikarenakan memiliki nilai tinggi dan prioritas yang diberikan instansi pada keterampilan seperti membangun relasi, bekerja dalam satu tim dan manajemen waktu. Siswa SMK yang di didik untuk siap terjun langsung ke dunia kerja wajib memiliki keterampilan . ommunication ,karena semua kegiatan yang akan Dengan meningkatkan keterampilan komunikasi dapat mempermudah siswa memperoleh pekerjaan setelah lulus, baik bekerja di instansi maupun memiliki usaha mandiri. Namun jika siswa setelah lulus nanti tidak memiliki kompetensi keahlian dalam menguasai keterampilan komunikasi, maka akan kalah bersaing di dunia kerja. Adanya keterampilan komunikasi mempermudah guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan bimbingan klasikal guna meningkatkan komunikasi interpersonal dalam menjalin mempersiapkan diri terjun ke dunia kerja. Pentingnya komunikasi interpersonal dalam kesiapan bekerja yaitu sebagai kemampuan seseorang secara efektif untuk menjalin hubungan antar sesama, diperlukan dalam upaya membangun relasi, bekerja dalam satu tim dengan Life And Career Skills: Dalam Upaya Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Skills Siswa Dalam Kesiapan Bekerja rekan kerja, menjadi pendengar yang ide,gagasan maupun pendapat secara jelas serta mampu bekerja sama dalam satu DAFTAR PUSTAKA