JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) p-ISSN : 2808-8786 . VOL 4. No. Oktober 2024, pp. 175 - 181 e-ISSN : 2798-1355 . http://journal. id/index. php/dinamika Pengaruh Turbo Marketing Terhadap Keputusan Penggunaan Grab Food Di Kota Bima Putri Setia Ningrum1. Sri Ernawati2. Irma Mardian3 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima Jl Wolter Monginsidi Kompleks Tolobali Kota Bima Email : sriernawati. stiebima@gmail. com1, sriernawati. stiebima@gmail. ARTICLE INFO Article history: Received 29 Juli 2024 Reeived in revised form 13 Agustus 2024 Accepted 27 Agustus 2024 Available online 30 Oktober 2024 ABSTRACT In the decision to use. Turbo Marketing is the main reason in determining the decision to use a service. The aim of this research is to determine the influence of Turbo Marketing on the decision to use Grab food in the city of Bima. The type of research is associative. The research instrument uses a questionnaire with a Likert scale. The population used in this research is all consumers who have used grab food services, the number of which is unknown (Unknown Populatio. The number of samples used in this research was 50 respondents with a sampling technique, namely purposive sampling. Data collection techniques using observation questionnaires, and literature study. Data analysis techniques by conducting validity tests, reliability tests, simple linear regression tests, correlation coefficients, determination tests, and t tests. The results of this study show that Turbo Marketing has a significant influence on the decision to use Grab food in the city of Bima Keywords: Turbo marketing. Usage Decision. Grab food Abstrak Dalam Keputusan Penggunaan. Turbo Marketing menjadi sebuah alasan utama dalam menetukan keputusan untuk menggunakan suatu layananan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Turbo Marketing terhadap keputusan Penggunaan Grab food di kota bima. Jenis penelitian yaitu Asosiatif. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala likert. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh konsumen yang pernah mengunakan layanan grab food yang jumlahnya tidak diketahui pasti (Unknown Populatio. jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 50 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi, kuesioner, dan study pustaka. Teknik Analisa data dengan melakukan uji validitas, uji reliabilitas, uji regresi linear sederhana, koefisien korelasi, uji determinasi,dan uji t Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Turbo Marketing berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan penggunaan Grab food di kota bima Kata Kunci: Turbo marketing,Keputusan Penggunaan,Grab food. PENDAHULUAN Meningkatnya pertumbuhan jumlah bisnis kuliner, membuat para pemilik bisnis kuliner terus melakukan inovasi dalam bisnisnya agar mampu menghadapi persaingan yang semakin ketat. Salah satu inovasi yang harus diberikan oleh para pelaku usaha industri makanan adalah kemudahan dalam pengiriman dan penyajian makanan kepada konsumen, salah satu solusinya yaitu layanan food delivery yang semakin Perusahaan yang bergerak di bidang model bisnis ini biasanya menjalin kerjasama dengan berbagai Received 29 Juli, 2024. Revised 13 Agustus, 2024. Accepted 27 Agustus, 2024 p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 restoran agar dapat memesan makanan melalui situs aplikasi mereka, kemudian makanan yang sudah dipesan akan diantarkan dengan jasa pengiriman menggunakan kurir (Clairine dan Agusti, 2. Layanan ini semakin disukai oleh masyarakat karena tidak perlu repot lagi untuk mendatangi lokasi dan mengantri, masyarakat hanya tinggal menunggu di rumah dan makanan pun sampai di rumah, penawaran itulah yang kemudian menarik keputusan konsumen untuk menggunakan layanan pada aplikasi tersebut (Abderahman. Keputusan penggunaan merupakan kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam pengambilan keputusan untuk melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan oleh penjual (Kotler dan Keller, 2. Grab Food merupakan layanan pesan-antar makanan dengan jangkauan terluas secara regional dan satusatunya layanan pesan-antar makanan yang beroperasi di tujuh negara Asia Tenggara: Indonesia. Malaysia. Filipina. Singapura. Thailand. Vietnam dan Myanmar. Grab Food sudah tersebar di hampir seluruh wilayah di Indonesia, salah satunya adalah Kota Bima. Berdasarkan observasi awal peneliti pada pengguna Grab Food di Kota Bima, terdapat fenomena masalah terkait dengan turbo marketing yang kurang memuaskan, ini dilihat dari beberapa konsumen yang memiliki pengalaman tentang kecepatan dan kegesitan pelayanannya yang dinilai masih kurang memuaskan. Tidak jarang konsumen ketika memesan makanan atau minuman menggunakan Grab Food dihadapkan dengan lambatnya respon penjual serta lambatnya produk sampai ke tangan konsumen. Selain masalah terkait turbo marketing, keputusan penggunaan juga masih kurang maksimal dengan banyaknya masyarakat yang minim ketertarikan untuk menggunakan aplikasi Grab Food dan bahkan beberapa konsumen tidak tertarik untuk mencari informasi terkait dengan pelayanan serta produk apa yang ditawarkan oleh Grab Food. TINJAUAN PUSTAKA Turbo Marketing (X) Turbo marketing didorong oleh permintaan konsumen akan kecepatan sistem layanan. Pola ini disebabkan oleh suasana globalisasi dan digitalisasi di segala aspek kehidupan. Seperti pada masyarakat saat ini, rata-rata setiap orang sudah mempunyai contact number yang terhubung dengan akun media sosialnya (Tanuwijaya dan Mulyandi, 2. Sedangkan menurut Natalia dan Sudrajat . turbo marketing ialah suatu kiat bisnis yang berfokus kepada kecepatan serta penerimaan layanan yang diberikan kepada konsumen. Strategi ini muncul sebagai solusi atas kebutuhan konsumen akan kecepatan serta penerimaan layanan Indikator yang digunakan sebagi alat ukur variabel turbo marketing menurut Puspitasari et al. adalah sebagai berikut : Respon cepat, adalah kemampuan atau tindakan merespons pesan atau permintaan dengan cepat Respon cekatan, yaitu kemampuan untuk berpikir cepat, mengambil keputusan dengan cepat, dan bertindak dengan efektif dalam situasi yang membutuhkan respons segera. Keputusan Pengunaan (Y) Menurut Nahari . keputusan pembelian ialah sebuah proses yang dilakukan konsumen yakni mencari informasi mengenai produk serta mengevaluasi produk tersebut secara baik sebagai alternatif, sehingga nantinya konsumen melakukan keputusan pembelian pada produk yang telah ditetapkan. Sedangkan menurut Fajar et al. keputusan pembelian dipahami sebagai sebuah proses pra pembelian yang bersumber dari diri konsumen atas keberadaan nilai dan kebutuhan dalam merek tertentu dan produk Indikator yang digunakan untuk mengukur keputasan pembelian menurut Kotler dan Keller . Tahap pengenalan kebutuhan, yaitu tahap pertama proses pengambilan keputusan pembeli dimana konsumen mengenali suatu masalah atau kebutuhan. Pencarian informasi, yaitu tahap proses pengambilan keputusan dimana konsumen telah tertarik untuk mencari lebih banyak informasi. Evaluasi alternatif, yaitu tahap dalam proses pengambilan keputusan pembeli dimana konsumen menggunakan informasi untuk mengevaluasi merek-merek alternative dalam satu susunan pilihan. Keputusan membeli, yaitu tahap dalam proses pengambilan keputusan pembeli di mana konsumen benar-benar membeli produk. Perilaku paska pembelian, yaitu tahap dalam proses pengambilan keputusan pembeli di mana konsumen mengambil tindakan lebih lanjut setelah membeli berdasarkan kepuasan atau ketidakpuasan yang mereka rasakan. JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) Vol. No. Oktober 2024, pp. p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 METODOLOGI PENELITIAN Jenis penelitian yaitu Asosiatif. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala likert. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh konsumen yang pernah Menggunakan layanan Grab Food yang jumlahnya tidak diketahui pasti pasti (Unknown Populatio. ,jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 50 responden. Teknik pengambilan Sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Menurut (Sugiyono, 2. Menyatakan bahwa purposive sampling adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu, yaitu dengan kriteria: 1. Pernah menggunakan layanan Grab food , . konsumen yang sudah berumur 17 tahun ke atas karena dianggap sudah mampu menjawab pertanyaan pada kuesioner. Teknik pengumpulan data dengan observasi, kuesioner, dan study pustaka. Teknik Analisa data dengan melakukan uji validitas, uji reliabilitas, uji regresi linear sederhana, koefisien korelasi, dan uji t . HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Tabel 1. Hasil Uji Validitas Kuesioner Variable Turbo Marketing (X) Keputusan Penggunaan (Y) Item 0,675 0,599 0,532 0,644 0,638 0,705 0,532 0,644 Standar Validitas 0,300 0,300 0,300 0,300 0,300 0,300 0,300 0,300 0,826 0,760 0,539 0,542 0,713 0,300 0,300 0,300 0,300 0,300 Nilai R-hitung Ket 0,539 0,300 0,826 0,300 0,706 0,300 0,760 0,300 0,706 0,300 Sumber: Data Primer Diolah, 2024 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan data hasil pengujian tingkat validitas terhadap setiap item pernyataan pada instrumen penelitian yang ditampilkan pada tabel 1 diatas, diketahui bahwa setiap pernyataan yang diajukan dalam penelitian pada variabel Turbo Marketing (X) dan Keputusan Penggunaan (Y) menunjukan keseluruhan item pernyataan valid karena berada diatas standar validitas yaitu Ou 0,300. Uji Reliabilitas Tabel 2. Hasil Uji Reliabilitas Kuesioner Variabel Jumlah item CronbachAos Alpha Standar Ket Turbo Marketing 0,772 0,600 Reliabel Keputusan penggunaan 0,889 0,600 Reliabel Pengaruh Turbo Marketing Terhadap Keputusan Penggunaan Grab Food Di Kota Bima ( Putri Setia Ningru. p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 Sumber :Data Primer Diolah, 2024 Berdasarkan tabel 2 diatas, hasil uji reliabilitas terhadap keseluruhan item pernyataan pada variabel Turbo marketing (X) dan Keputusan Penggunaan (Y) dengan nilai cronbachAos alpha sudah mencapai atau lebih dari standar yang ditetapkan yaitu 0,600 artinya semua item pernyataan dari kuisioner dinyatakan reliabel atau akurat untuk digunakan dalam perhitungan penelitian. Regresi Linear Sederhana Tabel 6. Hasil Uji Regresi Linear sederhana Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error (Constan. TURBO Beta Sig. VIF MARKETING Sumber :Data Primer Diolah SPSS v26, 2024 Dari hasil analisis regresi dapat diketahui persamaan regresi berganda sebagai berikut: Y = 1,404 1,143 X Berdasarkan persamaan tersebut, maka dapat dijelaskan sebagai berikut: Nilai konstanta sebesar 1,404 dapat diartikan apabila variabel Turbo Marketing dianggap nol, maka Keputusan Penggunaan sebesar 1. Nilai koefisien beta pada Turbo Marketing sebesar 1,143 artinya setiap perubahan variabel Turbo Marketing (X) sebesar satu satuan maka akan menyebabkan perubahan Keputusan Penggunaan sebesar 1,143 satuan, dengan asumsi-asumsi yang lain adalah tetap. Koefisein Korelasi dan Uji Determinasi Koefisien Korelasi Tabel 7. Hasil Uji Koefisien Kolerasi dan Uji Determinasi Model Summaryb Std. Error Mod Change Statistics Adjusted of the R Square Square R Square Estimate Change Change Sig. Durbin- Change Watson Predictors: (Constan. TURBO MARKETING Dependent Variable: KEPUTUSAN PENGGUNAAN Sumber :Data Primer Diolah SPSS v26, 2024 Dari hasil tersebut dapat diperoleh nilai R adalah sebesar 0,751. hasil tersebut menjelaskan bahwa terdapat pengaruh antara Turbo Marketing terhadap Keputusan Penggunaan,untuk dapat memberi interprestasi terhadap kuatnya pengaruh itu maka dapat digunakan pedoman seperti pada table berikut: JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) Vol. No. Oktober 2024, pp. p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 Tabel 8. Pembanding Tingkat Hubungan Koefisien Korelasi Interval Koofisien Tingkat Hubungan 0,00 Ae 0,199 0,20 Ae 0,399 0,40 Ae 0,599 0,60 Ae 0,799 0,80 Ae 1,000 Sangat Rendah Rendah Sedang Kuat Sangat Kuat Sumber : Sugiyono Jadi korelasi hubungan antara Turbo Marketing terhadap Keputusan Penggunaan sebesar 0,676 berada pada interval 0,60 Ae 0,799 dengan tingkat hubungan Kuat Uji Determinasi Berdasarkan tabel 7 diatas, menunjukan terdapat pengaruh antara Turbo Marketing terhadap Keputusan Penggunaan yang besarnya pengaruh ini dapat dinyatakan secara kuantitatif dengan pengujian koefisien determinasi lalu diperoleh nilai Koefisien Determinasi (R Squar. sebesar 0,564 atau 56,4%, sedangkan sisanya 43,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti Kualitas Pelayanan,Kemudahan, dan variabel-variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil Uji t Tabel 9. Hasil Uji t Standardized Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. TURBO MARKETING Coefficients Beta Sig. Sumber :Data Primer Diolah SPSS v26, 2024 Hasil statistik uji t untuk variabel Turbo Marketing diperoleh nilai t-hitung sebesar 7,885 dengan nilai t-tabel sebesar 1,676 . ,885 < 1,. dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 . ,000 < 0,. ,hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara Turbo Marketing terhadap Keputusan Penggunaan Grab food di Kota Bima, sehingga hipotesis yang menyatakan AuTerdapat Pengaruh yang Signifikan Turbo Marketing terhadap Keputusan Penggunaan Grab Food di Kota BimaAy Diterima (Ho Ditolak dan Ha Diterim. Penelitian ini sama selaras seperti penelitian yang dilakukan oleh (Rusni,2. yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan Turbo Marketing terhadap Keputusan Pembelian Pengguna Tokopedia pada Mahasiswa STIE Makasar, dan terdapat penelitian lain yang bertolak belakang bahwa Turbo Marketing tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan Penggunaan Produk MS Glow di Kota semarang (Furqon, 2. KESIMPULAN DAN SARAN Pengaruh Turbo Marketing Terhadap Keputusan Penggunaan Grab Food Di Kota Bima ( Putri Setia Ningru. p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 Berdasarkan pembahasan dari hasil analisa yang telah dilakukan, maka peneliti menarik kesimpulan Turbo Marketing berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Penggunaan Grab food di Kota Bima. Berdasarkan kesimpulan diatas maka saran yang dapat diberikan oleh peneliti yaitu sebaiknya Grab food di Kota Bima agar tetap terus mempertahankan eksistensinya dalam Pelayanan Cepat nya kepada Costumer,supaya terciptanya Rasa Loyal dan Kepercayaan mereka. Untuk,tetap terus menggunakan Layanan yang diberikan oleh Grab food di Kota bima, peneliti juga berharap akan ada penelitian yang lebih lanjut mengenai variable-variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini,sehingga dapat melengkapi kekurangan dalam penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA