DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 Penyusunan Anggaran Persediaan Pada UMKM Nasi Uduk Mpok Nem Fajar Supriatna1. Distira Rohmaeti2. Novi Rudiyanti3. Reza Adrian Ardiansyah4 Universitas Pelita Bangsa Universitas Pelita Bangsa Universitas Pelita Bangsa Universitas Pelita Bangsa E-mail: pajarsupriatna19@gmail. com2, distirarohmaeti16@gmail. novirudiyanti6@gmail. com4, rezaadrian988@gmail. ABSTRAK Pengelolaan persediaan merupakan aspek penting dalam operasional bisnis, terutama bagi Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM). Penyusunan anggaran persediaan yang efektif dapat membantu UMKM Nasi Uduk Mpok Nem untuk mengoptimalkan pengelolaan persediaan mereka, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan stok. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan suatu model penyusunan anggaran persediaan yang sesuai dengan karakteristik UMKM Nasi Uduk Mpok Nem. Pendekatan kualitatif digunakan dengan melakukan wawancara dan observasi langsung terhadap proses pengelolaan persediaan di UMKM Nasi Uduk Mpok Nem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan persediaan di UMKM ini seringkali masih dilakukan secara manual tanpa adanya anggaran persediaan yang formal. Berdasarkan analisis, dikembangkanlah model penyusunan anggaran persediaan yang meliputi tahapan identifikasi kebutuhan persediaan, pengumpulan data historis, peramalan permintaan, penentuan kebijakan persediaan, dan penyusunan anggaran persediaan. Model ini diharapkan dapat membantu UMKM Nasi Uduk Mpok Nem untuk mengoptimalkan pengelolaan persediaan mereka dan meningkatkan kinerja operasional secara keseluruhan. Kata Kunci : Penyusunan. Anggaran. Persediaan ABSTRACT Inventory management is an important aspect in business operations, especially for Micro. Small and Medium Enterprises (MSME. Preparing an effective inventory budget can help Nasi Uduk Mpok Nem MSMEs to optimize their inventory management, increase operational efficiency, and reduce the risk of stock shortages or excesses. This study aims to develop a model for preparing an inventory budget that suits the characteristics of Nasi Uduk Mpok Nem MSMEs. A qualitative approach was used by conducting interviews and direct observation of the inventory management process at the Nasi Uduk Mpok Nem MSME. The research results show that inventory management in MSMEs is often still done manually without a formal inventory budget. Based on the analysis, a model for preparing an inventory budget was developed which includes the stages of identifying inventory needs, collecting historical data, forecasting demand, determining inventory policy, and preparing an inventory budget. This model is expected to help Nasi Uduk Mpok Nem MSMEs to optimize their inventory management and improve overall operational performance. Keywords: Preparation. Budget. Inventory Jurnal Manajemen Vol. 11 No. 3 Oktober 2024 P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 PENDAHULUAN Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang biasa disebut UMKM merupakan salah satu penggerak perekonomian bangsa, karena di anggap telah memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap peningkatan ekonomi serta memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Kekuatan utama ekonomi Indonesia bukan hanya terletak pada investasi asing, justru terletak pada sektor UMKM. Mengingat peranannya dalam pembangunan. UMKM harus terus kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama. Masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan, sedangkan pemerintah berkewajiban mengarahkan, menumbuhkan iklim usaha (Kartika. Ay AuTingginya potensi UMKM dalam diimbangi dengan kualitas UMKM seperti kurangnya pencatatan dan pengelolaan keuangan yang merupakan faktor kunci dalam keberhasilan UMKM tersebut. Laporan keuangan merupakan instrumen yang sangat penting dalam memperoleh informasi mengenai posisi keuangan perusahaan dan hasil usaha yang dicapai oleh suatu perusahaan. Selain itu, laporan keuangan dapat menjadi dasar bagi pemilik UMKM dalam memperhitungkan laba yang diperoleh, tambahan modal yang dicapai dan dapat mengetahui bagaimana keseimbangan harta dan Setiap mengembangkan usahanya bukan hanya berdasar laba semata, tetapi didasarkan pada laporan keuangan yang dilaporkan secara lengkap (Biya, 2. Ay AuPengelolaan keuangan menjadi salah satu aspek penting bagi kemajuan DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. Pengelolaan keuangan dapat dilakukan melalui akuntansi. Akuntansi dikenal sebagai ilmu yang membantu mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi sehingga memungkinkan pihak-pihak yang berkepentingan mengambil keputusan dengan lebih tegas dan mantap setelah memahami proses tersebut. Aktivitas akuntansi tentu sangat di perlukan dalam kegiatan UMKM yang berguna untuk menunjukkan sebuah kondisi keuangan pada industri UMKM serta perkembangan usahanya sehingga dapat dijadikan bahan untuk mengevaluasi kegiatan yang dilakukan oleh UMKM (Biya, 2. Ay kreditur dalam hal ini adalah pihak Untuk itu, kebiasaan untuk mencatat kegiatan setiap usaha yang tejadi dan menyusun laporan keuangan harus ditumbuhkan di kalangan UMKM. Praktek akuntansi, khususnya akuntansi keuangan pada UMKM di Indonesia masih rendah dan memiliki banyak kelemahan (Sita, 2. Pencatatan dan penyusunan laporan keuangan yang belum memadai dan sangat sederhana, sehingga masih belum mencerminkan informasi keuangan yang sebenarnya didalam UMKM tersebut. Ay AuMenurut Hetika dan Nurul pentingnya penerapan akuntansi bagi UMKM, membuat IAI selaku organisasi profesi sekaligus sebagai badan penyusun Standar Akuntansi Keuangan (SAK) melalui Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) menyusun standar karakterisitik UMKM (Surya, 2. SAK UMKM merupakan standar akuntansi keuangan yang dibuat sederhana dan dapat digunakan oleh entitas yang akuntabilitas publik karena mengatur transaksi umum yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pelaporan keuangan UMKM. SAK UMKM ini juga dilengkapi dengan hal-hal yang bukan merupakan bagian dari SAK UMKM, yakni Dasar Kesimpulan (DK) dan Contoh Ilustratif (Christine, 2. Ay Jurnal Manajemen Vol. 11 No. 3 Oktober 2024 DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. METODOLOGI Data yang digunakan adalah data yang berisikan informasi mengenai pencatatan transaksi keuangan UMKM Nasi Uduk Mpok Nem pada tahun 2023 yang diperoleh dari pemilik UMKM selaku informan. Sesuai dengan sifat penelitian, maka sumber data bersifat deskriptif historis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa sumber data internal yaitu data primer. Data primer disini merupakan datadata yang diperoleh dari hasil pertanyaan melalui wawancara yang diberikan kepada pemilik dan pengurus UMKM (Alfi, 2. Ay AuBagian terpenting dari penelitian ini adalah analisis dan interpretasi data. Dengan memperhatikan waktu pengumpulan data, kemudian data tersebut segera dianalisis setelah terkumpul. Dengan demikian analisis selama proses penelitian dapat mempertajam dan memperdalam analisis akhir. Ay AuTeknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis untuk mengumpulkan dan mendapatkan data adalah sebagai berikut:Ay C Observasi C Dokumentasi C Wawancara C Reduksi data Jurnal Manajemen Vol. 11 No. 3 Oktober 2024 P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 HASIL DAN PEMBAHASAN AuHarga Jual Nasi UdukAy Tabel 1. Harga Jual Nasi Uduk Nama Makanan Harga perbungku Nasi Uduk Rp 10. Pisang Goreng Rp 2. AuHarga Penjualan Nasi UdukAy Tabel 2. Laporan Penjualan Nasi Uduk Mpok Nem April 2024 P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. AuHarga Beli PersediaanAy Tabel 3. Harga Beli Persediaan Perhari Nasi Uduk Mpok Nem April 2024 Nama Barang Jumlah Harga Pembelian (R. Total (R. Beli Beras 2 Liter Beli 1 Buah Kelapa Beli Tahu 1 Plastik Beli Labu 1 Plastik Siam Beli 1 Plastik Bawang Beli Cabe 1 Plastik Beli Daun 2 Ikat Bawang Beli 1 Plastik Wortel Beli Toge 1 Plastik Beli Kol 1 Buah Beli Minyak 1 Kg Beli Terigu 1 Kg Beli Telor 5 Butir Beli 1 Kg Kerupuk Beli Sasa 2 Bungkus 3. Beli Gula 1 Kg Merah Beli Garam 1 Bungkus 6. Gas 1 Isi Ulang 23. Pisang 3 Sisir Jumlah PembahasanAy Berdasarkan dikumpulkan dari wawancara observasi, dan analisis dokumen di UMKM Mpok Nem, beberapa temuan penting telah diidentifikasi. Pertama, persediaan di toko ini masih dilakukan secara manual tanpa adanya anggaran persediaan yang Hal ini mengindikasikan efektivitas pengelolaan persediaan melalui pengembangan model anggaran persediaan yang sesuai. Ay AuKedua, terdapat tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan persediaan, termasuk fluktuasi permintaan yang tinggi, keterbatasan ruang penyimpanan, dan kesulitan dalam meramalkan Permintaan masa depan. ini menunjukkan perlunya adopsi pendekatan yang lebih terstruktur dan terorganisir dalam manajemen Ay Dengan penyusunan anggaran persediaan telah dikembangkan. Model ini mencakup beberapa langkah kunci, termasuk identifikasi kebutuhan produk yang dijual, pengumpulan permintaan, peramalan permintaan masa depan, penentuan kebijakan persediaan yang tepat, dan penyusunan anggaran persediaan yang akurat. Ay AuModel ini dirancang untuk membantu UMKM Nasi Uduk Mpok Nem dalam mengoptimalkan pengelolaan persediaan mereka dan Dengan adanya model ini, diharapkan UMKM Nasi Uduk Mpok Nem dapat mengurangi biaya penyimpanan yang tidak kekurangan atau kelebihan stok, pelanggan secara keseluruhan. Ay AuSelain itu, model ini juga dapat memberikan panduan praktis bagi UMKM Nasi Uduk Mpok Nem lainnya yang menghadapi pengelolaan persediaan mereka. Jurnal Manajemen Vol. 11 No. 3 Oktober 2024 DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. Dengan memanfaatkan model ini. UMKM Nasi Uduk Mpok Nem dapat menjadi lebih tangguh dan berdaya saing di pasar yang semakin kompetitif. Ay AuNamun demikian, model ini juga perlu dievaluasi secara berkala dan disesuaikan dengan perubahan lingkungan bisnis dan kebutuhan UMKM Nasi Uduk Mpok Nem. Dengan demikian, model ini dapat terus relevan dan efektif dalam persediaan yang optimal di UMKM Nasi Uduk Mpok Nem. Ay AuDalam pengembangan model penyusunan anggaran persediaan untuk UMKM Nasi Uduk Mpok Nem, beberapa kendala dan hambatan yang mungkin dihadapi meliputi:Ay Keterbatasan Sumber Daya:AuUMKM Keterbatasan ini dapat menjadi kendala dalam mengalokasikan waktu, tenaga, dan anggaran untuk pengembangan model anggaran persediaan yang komprehensif dan efektif. Ay Kesulitan Akses Data:AuPengumpulan historis dan informasi tentang permintaan dan persediaan dapat menjadi sulit bagi UMKM, terutama jika mereka pencatatan yang terstruktur atau akses terbatas ke teknologi Ay Tingkat Keterampilan dan Pengetahuan:AuUMKM mungkin tidak memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup dalam manajemen persediaan dan analisis data. Hal ini dapat Jurnal Manajemen Vol. 11 No. 3 Oktober 2024 P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 anggaran persediaan yang kompleks dan memahami hasil analisis yang dihasilkan. Ay Resistensi Perubahan:AuImplementasi model baru seringkali dihadapi dengan resistensi dari pihak internal, seperti pemilik atau karyawan toko. Perubahan dalam proses dan kebiasaan mengganggu dan sulit untuk diterima oleh semua pihak Ay Ketergantungan pada Penyedia Eksternal:AuUMKM bangunan mungkin bergantung pada penyedia eksternal untuk Ketidakstabilan dalam rantai mempengaruhi implementasi model anggaran persediaan. Ay Tingkat Kesadaran Pemahaman:AuKesadaran tentang pentingnya manajemen persediaan dan penggunaan anggaran persediaan mungkin rendah di kalangan UMKM. Pemahaman tentang manfaatnya atau cara mengimplementasikannya dapat penerimaan dan penggunaan model tersebut. P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 AuDengan kendala dan hambatan ini, langkahlangkah strategis dapat diambil meminimalkan dampaknya dalam pengembangan dan implementasi persediaan untuk UMKM Nasi Uduk Mpok Nem. Hal ini termasuk sumber daya yang tersedia secara efisien, dan komunikasi yang efektif tentang manfaat dan tujuan dari model yang dikembangkan. KESIMPULAN Dalam konteks model penyusunan anggaran persediaan untuk Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) Nasi Uduk Mpok Nem, penting untuk mempertimbangkan tantangan yang dihadapi serta potensi manfaat yang dapat Studi ini telah mengidentifikasi beberapa kendala dan hambatan yang mungkin dihadapi dalam pengembangan dan implementasi model tersebut, seperti keterbatasan sumber daya, kesulitan akses data, dan resistensi terhadap perubahan. Namun demikian, dengan strategi yang tepat, kendala-kendala ini dapat diatasi dan manfaat besar dapat diperoleh. Ay AuPertama, pengembangan model anggaran persediaan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik UMKM Nasi Uduk Mpok Nem dapat membantu mengatasi tantangan dalam pengelolaan persediaan, seperti fluktuasi permintaan yang tinggi dan keterbatasan ruang Dengan adanya model yang terstruktur dan terorganisir. UMKM mengoptimalkan pengelolaan persediaan mereka dan menghindari risiko kekurangan atau kelebihan stok yang tidak diinginkan. Ay AuKedua, anggaran persediaan dapat meningkatkan efisiensi operasional UMKM Nasi Uduk Mpok Nem dengan mengurangi biaya DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. penyimpanan yang tidak perlu dan meningkatkan layanan pelanggan secara Dengan memiliki rencana yang jelas dan terukur tentang kebutuhan UMKM mengalokasikan sumber daya dengan lebih efisien dan memprioritaskan aspekaspek yang paling penting dalam operasi sehari-hari mereka. Ay AuSelain itu, pengembangan model ini juga dapat memberikan panduan praktis bagi UMKM Nasi Uduk Mpok Nem lainnya yang menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaan persediaan Dengan pengalaman dan temuan dari studi ini. UMKM lainnya dapat belajar dari praktik terbaik yang telah diidentifikasi dan menerapkannya dalam konteks bisnis mereka sendiri. Ay AuSelanjutnya, pengembangan model memberikan kontribusi teoritis dalam khususnya dalam konteks UMKM. Dengan demikian, studi ini tidak hanya memiliki relevansi praktis bagi UMKM Nasi Uduk Mpok Nem, tetapi juga potensi untuk memperkaya pemahaman kita tentang manajemen persediaan dalam skala bisnis yang lebih kecil. Ay AuMeskipun demikian, perlu diakui bahwa implementasi model anggaran persediaan tidaklah mudah dan dapat dihadapi dengan berbagai tantangan. Oleh karena itu, penting untuk melibatkan pemangku kepentingan secara aktif dalam proses pengembangan dan implementasi, serta untuk menyediakan dukungan yang diperlukan dalam mengatasi kendala dan hambatan yang mungkin muncul. Ay AuDengan penyusunan anggaran persediaan untuk UMKM Nasi Uduk Mpok Nem merupakan langkah yang penting dalam Jurnal Manajemen Vol. 11 No. 3 Oktober 2024 DOI : 10. 37817/jurnalmanajemen. P-ISSN : 1410-9247 E-ISSN : 3046-4617 UCAPAN TERIMA KASIH DAFTAR PUSTAKA