ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di PAUD Kober Miftahul Huda Tasikmalaya Lina Rahmawati Rizkuloh1*. Susanti1. Rudi Hartono2 Prodi Farmasi Universitas Perjuangan Prodi Teknik Informatika Universitas Perjuangan Jl. Pembela Tanah Air (PETA) No. 177 Tasikmalaya. Telp . 326058 e-mail co Author: *lina@unper. ABSTRAK PAUD Kelompok Bermain (KOBER) Miftahul Huda adalah salah satu lembaga pendidikan non formal di Kota Tasikmalaya yang menyelenggarakan pendidikan pada rentang usia pra sekolah . -6 tahu. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh para siswa di PAUD adalah kurangnya kesadaran dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya PHBS dengan sasaran kegiatan pengabdian adalah para siswa dan Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Penyampaian materi dilakukan dengan cara presentasi dengan memanfaatkan teknologi audio visual serta dilengkapi dengan penyampaian bahan ajar edukasi yang dikemas dalam bentuk aplikasi berbasis android. Untuk menunjang kegiatan, telah dibangun wastafel portabel sebagai sarana cuci tangan sehingga PHBS dapat secara aplikatif terlakasana. Sebelum mendapatan edukasi, hasil nilai rata-rata pre-test sebesar 56,8% menunjukkan sasaran kurang mengetahui informasi tentang PHBS serta tingkat kesadaran untuk melakukannya dalam kategori rendah. Setelah mendapatkan edukasi, hasil post-test menunjukkan nilai rata-rata 95,2%. Para siswa menyadari pentingnya cara mencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar, pentingnya makanan gizi seimbang, ciri-ciri jajanan sehat dan higienis, serta bagaimana pengelolaan sampah yang benar. Kegiatan ini diharapkan dapat dijadikan acuan untuk kegiatan pengabdian selanjutnya serta dilaksanakan lebih komprehensif dan disampaikan melalui media yang lebih inovatif. Kata Kunci : PAUD. PHBS, penyuluhan, aplikasi android. PENDAHULUAN Data Dinas Pendidikan Dan Kebudayan Kota Tasikmalaya tahun 2021 menyebutkan jumlah Pendidikan (Sekola. Anak Usia Dini di Kota Tasikmalaya berjumlah 525 sekolah dan 60 sekolah diantaranya ada di Kecamatan Mangkubumi tempat pengabdian ini akan dilaksanakan. Sejak periode April 2020 hingga saat ini aktifitas pembelajaran di PAUD harus menerapkan penyelengaraan pendidikan berbasis new normal dimana setiap lembaga PAUD wajib melaksanakan protokol kesehatan terutama kepada para siswa/i PAUD yang sangat berpotensi tertular virus ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Covid-19. Salah satu wujud pelaksanaan intruksi dari Dinas Pendidikan Dan Kebudayan Kota Tasikmalaya melalui penyediaan brosur, hand sanitizer serta tempat cuci tangan yang sesuai dengan usia siswa/i tersebut. Hasil observasi yang dilakukan oleh tim pengusul pada lima Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di kecamatan Mangkubumi terlihat masih minimnya sarana kesehatan pada lokasi pendidikan dalam mendukung program pencegahan penyebaran virus Covid-19. Di samping itu belum maksimalnya tindakan preventif oleh pihak penyelenggara pendidikan. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat sangat penting diterapkan pada tingkat pendidikan anak usia dini sebab merupakan dasar bagi pembentukan kepribadian manusia seutuhnya, yaitu ditandai dengan karakter, budi pekerti luhur, pandai dan terampil (Nurhayati, 2. Pernyataan ini juga didukung oleh pernyataan bahwa anak usia dini adalah kelompok anak yang berada dalam proses pertumbuhan dan perkembangan unik (Ariyanti, 2. Mitra dalam pengabdian ini adalah PAUD Kelompok Bermain (KOBER) Miftahul Huda yang beralamat di Jl. Situgede II Babakan Cikurubuk RT. 04 RW. 03 Kel. Sambongpari Kec. Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Didirikan pada tahun 2008 dan saat ini memiliki 26 orang siswa dan 8 orang tenaga pengajar/guru. Rentang usia murid yang bersekolah disini dari usia 3 Ae 6 tahun. PAUD KOBER Miftahul Huda melaksanakan proses belajar mengajar di lantai dua sebuah Mesjid yang diwakafkan oleh masyarakat sekitar, sehingga belum mempunyai bangunan sendiri. PAUD ini merupakan sarana pendidikan non-formal dan kebanyakan murid yang bersekolah di PAUD ini adalah masyarakat sekitar sekolah tersebut dan berasal dari keluarga dengan tingkat ekonomi menegah ke Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan pada tanggal 10 Februari 2022 dengan beberapa orang guru, banyak anak yang belum terbiasa dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hal tersebut ditunjukkan dengan kurangnya kesadaran para murid dalam kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, masih membuang sampah sembarangan, serta masih jajan di sembarang tempat. Akibat dari kurangnya kesadaran menjaga kesehatan, sering para murid tidak masuk sekolah dengan alasan sakit seperti demam, batuk dan pilek. Sebagai bentuk kepedulian dan kebermanfaatan kepada masyarakat, maka tim pengabdi telah melaksanakan kegiatan edukasi tentang pentingnya menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan PAUD KOBER Miftahul Huda. Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada guru dan murid PAUD KOBER Miftahul Huda mengenai pentingnya PHBS melalui penyuluhan secara langsung melalui media audio visual dan pengenalan aplikasi media edukasi permainan bertema PHBS berbasis android untuk anak-anak, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap guru dan siswa terhadap kesehatan diri dan lingkungan sekitar, yang secara tidak langsung dapat memberikan kontribusi terhadap pencegahan penyebaran penyakit, khususnya Covid-19. ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 METODE Pelaksanaan kegiatan tim pengusul yang telah dilaksanakan menggunakan penyelesaian dua jenis penyelesaian permasalahan yaitu peningkatan pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta pemasangan wastafel portabel sebagai salah satu sarana penunjang kebersihan. Adapun langkah-langkah pelaksanaan kegiatan adalah sebagai berikut: Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Secara Langsung pada Guru dan Murid PAUD KOBER Miftahul Huda. Materi yang disampaikan Langkah mencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar sesuai standar WHO. Eduksi tentang makanan dengan menu gizi seimbang Menjaga kebersihan lingkungan Bermain olahraga Pengenalan Aplikasi Android mengenai PHBS pada Guru dan Murid PAUD KOBER Miftahul Huda Selain dengan penyuluhan langsung, akan dilakukan pula pengenalan salah satu aplikasi berbasis android mengenai PHBS yang mudah diakses dengan Aplikasi permainan yang dikenalkan memiliki beberapa permainan yang digunakan yaitu Permainan Memilih Makan Sehat. Permainan Mengumpulkan Sampah, dan Permainan Membersihkan Kelas. Pemasangan wasftafel portabel di PAUD KOBER Miftahul Huda Tim pengabdi menjelaskan tata cara penggunaan, standar operasional prosedur, penggunaan wastafel portabel, serta cara pemeliharaan wastafel portable. Tahap Evaluasi Kegiatan Evaluasi kegiatan Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dilakukan dengan 3 . jenis evaluasi yaitu: Evaluasi awal . re-tes. , dilakukan dengan memberikan pertanyaan lisan pada setiap siswa tentang rencana materi edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada guru dan siswa PAUD KOBER. Hasil dari evaluasi ini berupa skor setiap murid yang merupakan hasil dari pengetahuan dan keterampilan sebelum dilakukan edukasi dengan menggunakan instrument berupa checklist yang diisi oleh 3 . orang tim pengusul kegiatan. Evaluasi proses, evaluasi ini mencakup pengamatan secara langsung minat dan motivasi murid PAUD dalam berpartisipasi pada kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui respon pertanyaanpertanyaan dan interaksi siswa dengan tim pengusul selama pelaksana ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Evaluasi akhir . ost-tes. , dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada siswa PAUD KOBER untuk mempresentasikan di depan mengenai materi PHBS yang telah diberikan. Indikator keberhasilan diukur dengan menilai dan membandingkan perubahan pengetahuan dan keterampilan siswa sesudah penyuluhan . ost-tes. lebih tinggi dari pada nilai penyuluhan tanpa media dan nilai awal sebelum dilakukan penyuluhan . re-tes. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan kegiatan edukasi PHBS di PAUD KOBER Miftahul Huda Tasikmalaya telah dilaksanakan dengan lancar. Adapun hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dibagi ke dalam tahap berikut: Persiapan Kegiatan Pengabdian dan Survey Lokasi (Dilaksanakan pada bulan Juli 2. Survei lapangan untuk mendapatkan data primer jumlah guru dan siswa PAUD KOBER Miftahul Huda serta perizinan melakukan kegiatan Dokumentasi survei lapangan dapat dilihat pada Gambar 1. Gambar 1. Dokumentasi Survei Lapangan FGD dan persiapan pelaksanaan kegiatan pengabdian: persiapan alat dan bahan yang dibutuhkan Bersama tim pelaksana. Dokumentasi kegiatan dapat dilihat pada Gambar 2. ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Gambar 2. Kegiatan FGD dan Persiapan Kegiatan Persiapan Materi (Dilaksanakan pada bulan Juli 2. Pembuatan materi dan aplikasi android yang akan disampaikan saat kegiatan pengabdian masyarakat Pelaksanaan kegiatan penyuluhan langsung dan pengenalan aplikasi android mengenai PHBS (Dilaksanakan pada bulan Agustus 2. Dilakukan dengan Pembukaan Pembukaan kegiatan diawali oleh ketua pelaksana pengabdian dan kepala sekolah PAUD KOBER Miftahul Huda sekaligus perkenalan dengan para Dilakukan tanya jawab . re-tes. secara lisan tentang PHBS pada para murid. Hasil pre-test pada 26 siswa PAUD menunjukkan nilai 56,8%. Penyampaian materi edukasi PHBS, dilakukan dengan cara : Metode bercakap-cakap . Metode bermain peran . Metode bercerita Adapun materi PHBS yang disampaikan tim pengabdi diantaranya : Langkah cara mencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar . esuai standar WHO) . Pentingnya makanan gizi seimbang . Ciri-ciri jajanan sehat dan higienis . Pengenalan pengelolaan sampah . Pentingnya berolahraga . ktivitas fisi. Para siswa yang menjadi sasaran kegiatan sangat antusias mengikuti kegiatan Hal tersebut dibuktikan dengan keaktifan mereka dalam mengikuti kegiatan edukasi. Kondisi Ketika kegiatan dapat dilihat pada Gambar 3. Gambar 3. Suasana Penyuluhan secara Langsung Pengenalan Aplikasi Android mengenai PHBS Dilakukan pengenalan salah satu aplikasi berbasis android mengenai PHBS yang mudah diakses dengan smartphone. Aplikasi permainan yang ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 dikenalkan Bernama AuHygiene RushAy yang dapat diunduh di Playstore. Aplikasi ini memiliki beberapa permainan yang digunakan yaitu Permainan Memilih Makan Sehat. Permainan Mengumpulkan Sampah, dan Permainan Membersihkan Ruangan. Pengenalan aplikasi disampaikan oleh tim pengabdi pada guru PAUD KOBER Miftahul Huda terlebih dahulu. Selanjutnya dengan pendampingan guru, siswa dikenalkan pada aplikasi permainan tersebut dan diminta melakukan permainan dengan batas waktu tertentu. Para siswa merasa senang dan antusias mengikuti permainan tersebut. Dokumentasi kegiatan ini dapat dilihat pada Gambar 3. Gambar 3. Dokumntasi kegiatan pengenalan aplikasi permainan android tentang PHBS Setelah penyampaian materi kepada peserta, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Selanjutnya pemateri kembali bertanya kepada peserta . ost-tes. Pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan materi PHBS yang telah disampaikan sebelumnya. Hasil post-test menunjukkan nilai 95,2%. Dokumentasi proses tanya jawab dapat dilihat pada Gambar 4. Gambar 4. Dokumentasi kegiatan tanya jawab siswa Pembuatan wasftafel portabel di PAUD KOBER Miftahul Huda (September ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Karena kondisi PAUD KOBER Miftahul Huda yang belum mempunyai tempat cuci tangan sendiri, maka tim pengabdi membangun wastafel portabel yang dapat dirangkai dan ditempatkan di lingkungan sekolah sekaligus mesjid tempat PAUD tersebut beroperasi. Dengan dibangunnya wastafel tersebut, diharapkan dapat menjadi salah satu cara supaya masyarakat sekitar PAUD, khususnya guru dan siswa PAUD KOBER untuk lebih rajin mencuci tangan sebagai bagian dari aplikasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dokumentasi penyerahan wastafel protabel dapat dilihat pada Gambar 5. Gambar 5. Dokumentasi kegiatan serah terima wastafel portable Penanaman perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah harus dimulai dari jenjang sekolah dasar mengingat usia sekolah daPAUD merupakan masa emas untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat. Alasan lain mengapa penanaman PHBS di jenjang ini menjadi penting adalah karena usia pada masa ini adalah usia agen perubahan (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2. Selain sangat sensitif terhadap perubahan perilaku, anak juga dapat berperan sebagai promotor kesehatan bagi orang tuanya dan masyarakat. Pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini akan menghasilkan perubahan perilaku yang cenderung menetap. Selain sebagai agen perubahan, anak usia PAUD juga merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap penularan penyakit, terutama yang ditularkan melalui perilaku hidup bersih yang kurang baik seperti ISPA, diare, dan infeksi cacing usus. Infeksi cacing usus merupakan salah satu infeksi yang paling sering menyerang siswa sekolah dasar. Untuk mendukung temuan ini. Lubis juga menyatakan bahwa 40-60% anak usia sekolah menderita cacingan (Lubis et al. , 2. Diare adalah penyakit lain yang sering terjadi pada anak usia sekolah. Tercatat oleh World Health Organization (WHO) setiap tahun 100. 000 anak Indonesia meninggal karena diare. Dari perkiraan nasional 6. 467 kasus diare yang ditemukan di fasilitas kesehatan di Indonesia pada tahun 2016, hanya 2. ,9%) yang berobat (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2. Sehingga setelah terlakasananya kegiatan ini, harapan untuk mengaplikasikan kegiatan PHBS sejak dini sudah terlatih dan menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa. ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di PAUD KOBER Miftahul Huda Tasikmalaya telah terlaksana dengan baik dengan tujuan peningkatan pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta pemasangan wastafel portabel sebagai salah satu sarana penunjang kebersihan. Hasil menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 56,8% yang berarti para siswa kurang mengetahui informasi tentang PHBS serta tingkat kesadaran untuk melakukannya dalam kategori rendah. Setelah mendapatkan edukasi, hasil post-test menunjukkan nilai rata-rata 95,2%. Para siswa menyadari pentingnya cara mencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar, pentingnya makanan gizi seimbang, ciri-ciri jajanan sehat dan higienis, serta bagaimana pengelolaan sampah yang benar. Kegiatan ini diharapkan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat dijadikan acuan untuk kegiatan pengabdian selanjutnya. SARAN Kegiatan edukasi PHBS di PAUD KOBER Miftahul Huda diharapkan dapat dilaksanakan secara kontinyu dan terjadwal serta disampaikan melalui media yang lebih inovatif. UCAPAN TERIMA KASIH Kami ucapkan terima kasih kepada Kemendikbud Ristek dan DRTPM (Direktorat Riset. Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyaraka. yang telah memberi dukungan terhadap keberhasilan pengabdian ini melalui pendanaan pengabdian kepada masyarakat tahun anggaran 2022. DAFTAR PUSTAKA