scidac plus Berkala Ilmiah Pendidikan Volume 4 Nomor 2. Juli 2024 PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII PADA PEMBELAJARAN PAI DI SMP AL-HIKAM SENDANG MULYO Rizki Surya Hidayat. Hernisawati Hernisawati. Sayyidul Abrori* Universitas MaAoarif Lampung. Indonesia arori400@mail. Abstrak Metode pembelajaran PAI biasanya hanya menggunakan metode ceramah dan tidak memanfaatkan media pembelajaran lainnya, sehingga pembelajaran menjadi kurang efektif dan menarik bahkan membuat siswa bosan dan bosan. Penelitian ini fokus pada tujuan meningkatkan hasil belajar pembelajaran PAI siswa kelas VII SMP Al-Hikam Sendang Mulyo dengan menerapkan media pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) berbasis audio visual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis datanya menggunakan interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan minat, semangat dan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran pendidikan agama Islam sehingga berimplikasi pada peningkatan hasil belajar siswa, maka penggunaan audio visual media pembelajaran berbasis juga dapat meningkatkan efektivitas guru dalam menyampaikan materi kepada siswa. Kata Kunci: Media Audio Visual. Hasil Belajar. Pembelajaran PAI. Abstract PAI learning methods usually only use the lecture method and do not utilize other learning media, so that learning becomes less effective and interesting and even makes students bored and boring. This research focuses on the aim of improving learning outcomes in PAI learning for class VII students at Al-Hikam Sendang Mulyo Middle School by implementing audio-visual based Islamic religious education (PAI) learning This research uses descriptive qualitative methods with data collection techniques through interviews, observation and documentation. The data analysis uses interactive which consists of data collection, data condensation, data presentation, and drawing conclusions. To test the validity of the data, researchers used source triangulation. The results of the research show that the use of audio-visual media as a learning medium can increase students' interest, enthusiasm and understanding of Islamic religious education subjects so that it has implications for improving student learning outcomes, then the use of audio-visual-based learning media can also increase teacher effectiveness in delivering material to students. Keywords: Audio Visual Media. Learning Outcomes. PAI Learning. Artikel ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License A 2024 Rizki Surya Hidayat. Hernisawati Hernisawati. Sayyidul Abrori PENDAHULUAN Pada era globalisai ini kemajuan ilmu pengetahuan wajib diimbangi dengan pembelajaran yang Eksklusifnya dalam dunia pendidikan dimana salah satu upaya buat tingkatkan kualitas pembelajaran di sekolah yakni dengan metode menghasilkan proses pendidikan yang baik. Bermacam konsep serta pengetahuan baru tentang proses belajar mengajar di sekolah sudah timbul serta tumbuh bersamaan pesatnya pertumbuhan ilmu pengetahuan umum dan teknologi, yang bertujuan agar tercukupi tuntutan di masa mendatang. Demikian halnya pada Pendidikan Agama Islam (Prajoko dan Abrori, 2. Pendidikan Agama Islam adalah suatu usaha untuk membina dan mengasuh siswa agar senantiasa dapat memahami ajaran Islam secara menyeluruh, lalu menghayati tujuan ajarannya yang pada akhirnya dapat mengamalkan serta menjadikan Islam sebgai pedoman hidup (Hamim, dkk, 2. Menurut peraturan pemerintah No. 55 Tahun 2007 Bab 1 pasal 2 yang dikutip oleh Ferrary . bahwa: Pendidikan agama adalah Pendidikan yang memberikan pengetahuan, membentuk sikap, kepribadian, dan keterampilan siswa dalam mngamalkan ajaran agamanya, yang dilaksanakan sekurang-kurangnya melalui mata pelajaran/kuliah pada semua jalur, jenjang, dan jenis pendidikan. Pelajaran Pendidikan agama Islam sangat lah penting untuk dipelajari, akan tetapi dalam materi ini masih banyak siswa yang kurang tertarik dalam materi ini. Hal ini disebabkan karena pembelajaran di kelas masih menggunakan cara-cara yang menitikberatkan siswa untuk membaca buku ajar dan mendengarkan ceramah saja, maka proses pembelajaran hanya pemberian informasi tanpa adanya interaksi antara guru dan Berkaitan dengan itu, hasil belajar siswa menjadi rendah karena kurang adanya keterkaitan antara guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Berkaitan dengan proses pembelajaran, maka adanya media pembelajaran merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam proses belajar mengajar yang dapat dimuati pesan yang akan di sampaikan kepada siswa, baik berupa alat, orang maupun bahan ajar, selain itu media pembelajaran merupakan salah satu cara untuk memotivasi dan berkomunikasi dengan siswa agar lebih efektif (MarfuAoah, 2. Oleh karena itu media sangat diperlukan saat proses belajar mengajar. Media pembelajaran mempunyai pengaruh yang positif dalam proses belajar mengajar karena media disebut sebagai alat bantu guru untuk mentransfer materi pemlajaran kepada siswa. Dengan adanya media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh para siswa, seperti ketersedian buku, kesempatan mambaca, dan sebaginya (Anas, 2. Jika siswa tidak mungkin dibawa keobyek langsung yang dipelajari, maka obyeknyalah yang dibawa ke siswa. Dari paparan permasalahan di atas untuk menjaga originilitas penelitian ini, peneliti mengambil beberapa penelitian tertentu yang relevan dengan penelitian ini: Pertama, artikel yang ditulis oleh Wadiya. Ali Mukhlis. Marhan Hasibuan . dengan hasil penelitian bahwa penerapan media audio visual dapat meningkatkan pemahaman konsep pelajaran Pendidikan Agama Islam hal tersebut dilihat dari hasil tes yang meningkat disetiap siklusnya. Kedua, hasil penelitian yang ditulis oleh Bimta Ari Budiarti . , bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa dalam membaca Al-QurAoan melalui penerapan media audio-visual. Ketiga, penelitian yang dilakukan Maisaroh Ritonga. Tiara Aulia Andari. Annisa Rahmi. Lisa Azliani Hasibuan. Mahya Sarah Pane . , bahwa Penerapan media dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat membantu dalam mencapai tujuan Pendidikan. Berdasarkan ketiga penelitian tersebut, terdapat kesamaan dengan penelitian yang akan peneliti lakukan yaitu terkait media audio visual, sedangkan perbedaan ketiga penelitian tersebut dengan penelitian ini yaitu pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media audio visual untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Kaitannya dengan pembelajaran yang dilakukan di sekolah setiap kegiatan yang berlangsung pada akhirnya dituntut hasil akhir kegiatan tersebut, demikian pula dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Tujuannya yaitu mengetahui berhasil atau tidaknya yang belajar dengan mengukur tingkat penguasaan materi yang telah disampaikan. Hasil belajar biasanya dilihat dari tingkat kepahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan oleh guru. METODE Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo. Penelitian ini ingin menggali lebih dalam terkait penerapan media audio visual untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII pada Pembelajaran PAI. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PAI dan sejumlah siswa di SMP tersebut. Selain wawancara yang dilakukan kepada narasumber utama, peneliti juga menggunakan teknik observasi dan dokumentasi guna melangkapi data-data (Fossey, 2. , terkait penerapan media audio visual untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII pada Pembelajaran PAI. Dalam kegiatan observasi, peneliti terlibat secara tidak langsung dalam proses pembelajaran, baik dengan penerapan media audio visual maupun proses pembelajaran PAI. Selanjutnya, data yang sudah terkumpul dianalisis melalui tahapan reduksi yaitu dengan mengumpulkan informasi melalui metode wawancara observasi dan dokumentasi, kemudian tahap penyajian data yaitu dengan menganalisa informasi-informasi yang telah diperoleh dengan membandingkan data tersebut dengan teori yang digunakan, dan tahap yang terakhir penarikan kesimpulan yaitu menarik kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan (Arikunto, 2. Dalam praktiknya, informan memberikan informasi kepada peneliti yang perlu dikroscek dengan informan lain serta dilengkapi dengan data dari dokumentasi dan observasi (Tavallaei dan Talib, 2. Teknik triangulasi ini diharapkan dapat memastikan temuan penelitian yang diperoleh merupakan data yang benar-benar valid. HASIL DAN PEMBAHASAN Penerapan Media Audio Visual pada Pembelajaran PAI di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo Sebagai pendidik dalam mata pelajaran PAI, penting untuk dapat menyusun materi pembelajaran secara kreatif dan inovatif agar siswa dapat memahami dan mengerti dengan baik. Salah satu cara yang efektif dan inovatif adalah dengan menggunakan media pembelajaran audio visual, yang dapat merangsang pikiran, perasaan, dan perhatian siswa. Implementasi media pembelajaran audio visual, proses pembelajaran dalam menjelaskan materi PAI akan menjadi lebih mudah dan efektif. Penggunaan media audio visual dalam pembelajaran merupakan media yang sangat efektif untuk membantu berjalannya proses pembelajaran, baik untuk pembelajaran secara umum, individu maupun kelompok (Sugiyono, 2. Manfaat media pembelajaran bagi guru dan siswa diantaranya: memberikan pedoman dan arah untuk mencapai tujuan, memberikan kerangka sistematis mengajar secara baik, meningkatkan kualitas pembelajaran, meningkatkan motivasi belajar peserta didik, merangsang peserta didik untuk berfikir dan beranalisis, peserta didik dapat memahami materi pelajaran dengan sistematis yang disajikan guru lewat media pembelajaran (Hadi, dkk, 2. Implementasi media pembelajaran audio visual dalam mata pelajaran PAI merupakan upaya guru dalam menyampaikan materi di dalam kelas sehingga pembelajaran di kelas menjadi lebih kondusif dan menyenangkan serta menumbuhkan semangat belajar yang lebih aktif dalam proses pembelajaran. Sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Imam SyafiAoi . selaku guru PAI di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo, menggunakan proyektor LCD atau infocus pada mata pelajaran PAI tentang tayamum dan berwhudu. Pada materi ini ditayangkan slide-slide yang menjelaskan syarat, rukun dan urutan wudhu serta tayamum. Kemudian ditayangkan video praktik bertayamum dan berwhudu. Terlihat para siswa terlihat antusias. Mereka dengan seksama mengamati praktik Tayamum dan Wudhu melalui media audio visual tersebut. Bahkan di antara mereka ada yang ikut mendemonstrasikan di bangku masingmasing dengan sendirinya, tanpa ada perintah dari guru. Mereka juga mendiskusikan sendiri dengan teman-teman yang lain mengenai tata cara wudhu yang ditayangkan. Pembelajaran PAI dengan menggunakan media audio visual di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo sebagaimana gambar dibawah ini: Gambar 1. Dokumentasi Pembelajaran PAI dengan Media Audio Visual (Hidayat, 2. Berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan, saat praktik Wudhu, mayoritas siswa mempraktikkan tata cara wudhu dengan baik dan sempurna. Begitu juga ketika membahas tata cara sujud dalam shalat, guru menjelaskan terlebih dahulu kemudian menayangkan video yang menunjukan tata cara berwudhu dan juga tata cara sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah. Peserta memperhatikan video tersebut dengan seksama sambil mendengarkan guru secara langsung. Setelah penayangan video tersebut selesai, kemudian guru memberikan kesempatan bagi siswa untuk bertanya ataupun mengklarifikasi materi yang mereka belum pahami. Melalui media audio visual tersebut siswa dapat lebih mudah untuk memahami materi PAI dan mereka terstimulasi untuk dapat Hal tersebut sesuai dengan pernyataan salah satu siswa, yang mengatakan penggunaan media audio visual membuat pembelajaran lebih menarik dan juga menyenangkan dan tidak membosankan. Implementasi media pembelajaran PAI audio visual merupakan media pembelajaran yang disenangi oleh siswa dan selain itu juga meringankan beban guru dalam mengajar dikelas. Media audio visual memegang peran yang sangat penting dalam proses belajar. Dengan adanya media audio visual dalam proses pembelajaran dapat mempermudah pemahaman dan memperkuat ingatan siswa karena siswa dapat melihat kejadian langsung materi yang siswa pelajari (Kamlin dan Keong, 2. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Imam SyafiAoi . selaku guru PAI di SMP AlHikam Sendang Mulyo mengatakan bahwa evaluasi atas keberhasilan pemahaman perserta didik dilakukan dengan tanya jawab antara guru dan siswa sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran audio visual kemudian pada akhir pembelajaran dilakukan tes untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil evaluasi dengan tanya jawab menunjukan bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman materi pembelajaran setelah menggunakan media audio visual dalam pembelajaran tersebut, hal tersebut terlihat dari antusiasme siswa dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru. Dengan implementasi media audio visual pada mata pelajaran PAI, pemahaman siswa di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo dapat lebih meningkat. Penggunaan media audio visual dalam pembelajaran lebih memudahkan guru dalam menyampaikan materi terutama dalam bentuk praktek langsung dan siswa lebih tertarik dan memahami materi dengan baik. Implementasi media audio visual dalam pembelajaran PAI juga membantu siswa dalam mempelajari materi pada pembelajaran PAI dengan benar. Media audio visual tersebut mempercepat waktu pembelajaran dikarenakan guru tidak perlu lagi mempraktekan langsung di depan Dengan menyimak materi tersebut dalam bentuk audio visual secara seksama, siswa dapat memahami tata cara sujud dan juga mempraktekannya. Jika ada siswa yang melakukan kesalahan, maka guru akan memberikan koreksi dan juga yang diperlukan. Dampak Penerapan Media Audio Visual dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran PAI di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo AECT (Association of Education and Communication Technolog. memberi Batasan tentang pemanfaatan media sebagai semua model dan perantara yang dimanfaatkan sebagai penyalur informasi dan pesan dengan bentuk suara dan gambar (Arsyad, 2. Menurut hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan Bapak Imam SyafiAoi . selaku guru PAI di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo menunjukkan bahwa peran media pembelajaran audio visual dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas VII di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo sangat berpengaruh dalam peningkatan kualitas belajar siswa. Kualitas belajar siswa dapat dilihat dari tingkat antusias siswa dalam pembelajaran, meningkatnya semangat belajar siswa hingga meningkatnya hasil belajar siswa. Media audio visual merupakan gabungan dari dua media yaitu media audio dan media visual. Media visual merupakan sebuah media gambar yang menunjukan suatu proses peristiwa atau fenomena yang terjadi (Manshur dan Ramdlani, 2. Media audio atau rakaman hanya menyajikan suara dari rekaman suara. Kolaborasi dari dua media pembelajaran tersebut menjadi media audio visual yang menyajikan gambar dan suara saat kegiatan pembelajaran berlangsung (Sukmawardani, dkk, 2. Penggunaan media audio visual di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo dengan media video dan power point, yang diharapkan mampu untuk menjadikan pembelajaran pendidikan agama Islam lebih menarik lagi dan semangat belajar siswa lebih meningkat dalam belajar, terlihat dari keadaan siswa yang antusias selama proses pembelajaran dan keaktifan siswa di dalam kelas dalam mengikuti pembejaran menggunakan media audio visual pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Penggunaan media audio visual dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VII di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo memiliki faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Dalam penggunaan media audio visual ada faktor pendukung dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VII yaitu sarana berupa ruangan kelas yang mumpuni, serta aliran listrik yang stabil sehingga memudahkan guru. Selain itu siswa lebih mudah memahami pembelajaran yang ditampilkan oleh guru melalui media audio visual. Dari hasil wawancara yang peneliti dapatkan dari Bapak Imam SyafiAoi . selaku guru PAI di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo, peneliti menemukan kelebihan media audio visual yang mendukung penerapan pada saat pembelajaran berlangsung: Media audio visual dapat membantu penyampaian materi kepada siswa yaitu dengan menampilkan gambar dan menampilkan suara yang dapat didengar siswa sehingga penyampaiannya dapat memudahkan guru. Penggunaan media audio visual dapat menarik minat belajar siswa, dengan memberikan flm, suara atau video, pusat perhatian siswa terfokuskan kepada video, suara atau film sehinnga materi lebih mudah di serap. Penggunaan media audio visual menggunakan vidio, suara atau film membuat siswa lebih cepat mengingat kembali materi-materi pembelajaran yang telah di ajarkan seblumnya. Keberhasilan suatu pembelajaran pastilah ada kendala yang menghalangi proses keberhasilan itu, ada beberapa hal dan faktor kendala yang dihadapi oleh guru saat penerapan media audio visual saat kegiatan belajar mengajar sebagaimana yang diungkapkan oleh Bapak Imam SyafiAoi . selaku guru PAI di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo, diantaranya: Guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam mempersiapkan materi yang akan disampaikan dan harus lebih kreatif dalam membuat tayangan agar sisiwa semangat untuk mengikuti kegiatan belajar Mengkondisikan sisiwa yang kurang kondusif saat kegiatan belajar mengajar karena belum terbiasa belajar menggunakan media audio visual Kendala jika terjadinya aliran listrik yang mati sehingga tidak dapat menggunakan media audio visual secara efektif. Penggunaan fasilitas kelas juga dapat mempengaruhi efektivitas pembelajaran, terutama jika siswa diminta menonton video yang durasinya panjang. Dalam pengimplementasian media pembelajaran tersebut, antusiasme dan partisipasi dari guru dan siswa sama-sama penting. Selain siswa, guru juga harus memiliki semangat dan keterlibatan yang tinggi agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara Penggunaan media audio visual memudahkan Guru dalam melaksanakan peran dan tugasnya dalam memenuhi tujuan pembelajaran. Sedangkan adanya faktor penghambat memembantu guru untuk lebih kreatif lagi dalam penggunaan media audio visual dan menjadikan faktor penghambat tersebut sebagai evaluasi agar dapat diperbaiki. KESIMPULAN Pembelajaran dengan menggunakan media audio visual pada mata pelajaran PAI siswa kelas VII di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo dapat membangkitkan minat dan juga antusiame belajar siswa dan juga meningkatkan pemahaman dalam proses pembelajaran PAI sehingga berimplikasi pada peningkatan hasil belajar siswa. Penggunaan media audio visual sebagai alat pembelajaran memungkinkan guru untuk lebih efektif dan efisien dalam menyampaikan materi kepada siswa. Dengan penggunaan media audio visual dalam pembelajaran PAI akan memberikan variasi dan model dalam metode pembelajaran, sehingga memungkinkan siswa untuk dapat mengembangkan pemahaman secara lebih baik dan komprehensif. Penggunaan media audio visual ini juga merubah pandangan bahwa pembelajaran PAI yang selama ini dianggap membosankan dan juga menjenuhkan kian hilang. Faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat penerapan media audio visual dalam meningkatkan hasil bealjar PAI Siswa VII di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo dapat dilihat dari adanya kendala yang di hadapi oleh guru dalam menggunakan media serta tidak adanya fasilitas pendukung, sehingga kurang maksimalnya menggunakan media yang ada. Sedangkan kelebihan yang terdapat dalam penggunaan media audio visual bagi Guru Pendidikan Agama Islam yaiu dengan menggunakan media dapat memudahkan guru dalam menyampaikan informasi kepada siswa, penggunaan media yang menampilkan video, audio atau film membuat perhatian siswa lebih terfokuskan oleh pembelajaran dan membuat siswa mengingat kembali kejadian yang berkaitan dengan materi yang diajarkan. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih peneliti ucapkan kepada kepala SMP Al-Hikam Sendang Mulyo yang telah meluangkan waktu serta memberikan sumbangsih pemikiran dan keterangannya, sehingga dapat membantu peneliti dalam menyelesaikan karya ilmiah ini. Terima kasih peneliti juga ucapkan kepada Universitas MaAoarif Lampung (UMALA). LP3M. Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Kaprodi Pendidikan Agama Islam, dosen pembimbing yang senantiasa memberikan arahan dan bimbingan terhadap karya ilmiah ini sehingga dapat selesai pada waktu yang tepat. DAFTAR PUSTAKA