p-ISSN: 2808-2443 e-ISSN: 2808-2222 Volume. No. 6, 2025 Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM SESUAI SAK-EMKM DI RT 04/02 DESA GONG BEKOR. KECAMATAN ALOK TIMUR. KABUPATEN SIKKA Claudia Mayang Sari1. Maria Trappistin Ose Krowin2. Selviana Nayu Bhisa3. Yulista Indryani4. Erwinsia Fende5. Felixius Kurniawan Syukur6 1,2,3,4,5,6 Universitas Nusa Nipa. Maumere. Indonesia Email: mayanglopez27@gmail. Article History Received: 07-01-2025 Abstract. This study aims to enhance the understanding of Micro. Small, and Medium Enterprises (MSME. actors in RT 04/02 Gong Bekor Village. Alok Timur Subdistrict. Sikka Regency, regarding the preparation of simple financial Revision: 14-01-2025 statements according to SAK-EMKM. The research method used is qualitative Accepted: 17-01-2025 The results show that many MSME actors still do not understand how Published: 15-02-2025 to prepare financial statements in accordance with SAK-EMKM. This training is held to provide education and practical guidance on preparing simple financial The training materials include simple financial bookkeeping, how to calculate and prepare simple financial statements, and the use of accounting applications or software. Evaluations indicate that education on the preparation of financial statements is still minimal. however, this training provides an initial understanding of the importance of financial statements. It is hoped that MSME actors can prepare financial statements that comply with SAK-EMKM, manage business finances better, and gain easier access to funding. Keywords: MSMEs. SAK-EMKM, financial statements, training, bookkeeping Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) di RT 04/02 Desa Gong Bekor. Kecamatan Alok Timur. Kabupaten Sikka mengenai penyusunan laporan keuangan sederhana sesuai SAK-EMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak pelaku Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) masih belum memahami cara menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan SAK-EMKM. Pelatihan ini diadakan untuk memberikan edukasi dan panduan praktis tentang penyusunan laporan keuangan sederhana. Materi pelatihan meliputi pembukuan keuangan sederhana, cara menghitung dan menyusun laporan keuangan sederhana, serta penggunaan aplikasi atau software akuntansi. Evaluasi menunjukkan bahwa edukasi tentang penyusunan laporan keuangan masih minim, namun pelatihan ini memberikan pemahaman awal tentang pentingnya laporan keuangan. Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Diharapkan pelaku Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan SAK-EMKM, mengelola keuangan usaha lebih baik, dan mendapatkan akses pendanaan yang lebih Kata Kunci: UMKM. SAK-EMKM, laporan keuangan, pelatihan, pembukuan. How to Cite: Sari. et al. Pelatihan penyusunan laporan keuangan umkm sesuai sak-emkm di rt 04/02 desa gong bekor, kecamatan alok timur, kabupaten sikka. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 4 . , 3555-3562. 54373/ifijeb. PENDAHULUAN Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah adalah jenis usaha yang dimiliki dan dikelola oleh individu atau kelompok kecil. UMKM menjadi tulang punggung perekonomian banyak negara, termasuk Indonesia, karena jumlahnya yang sangat banyak dan kontribusinya terhadap lapangan pekerjaan serta produk domestik bruto (PDB). Menurut (Sulistyawati, 2. Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu jenis usaha yang saat ini paling banyak diminati oleh masyarakat, dimana keberadaannya ikut mengambil peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian Indonesia. Peran UMKM di Indonesia sangatlah penting bagi perekonomian, memberikan kontribusi lebih dari 60% terhadap PDB atau sekitar Rp8. 573 Triliun per tahun. Selain itu. UMKM juga menyerap 97% total tenaga kerja, yaitu sekitar 116 juta orang. Namun, sebagian besar pelaku UMKM menghadapi masalah, seperti kesulitan akses pendanaan dari perbankan dan lembaga keuangan lainnya. Banyak pelaku UMKM yang masih menggunakan modal sendiri tanpa pemisahan antara dana usaha dan dana pribadi. Menurut (Rahmiyanti. Kristiyanto, & Pratama, 2. Tantangan utama yang menjadi kendala para pelaku UKM/UMKM yaitu dalam pengelolaan dana. Pengelolaan dana yang tepat adalah kunci keberhasilan bagi UKM/UMKM. Oleh karena itu, para pelaku UKM/UMKM harus memahami cara menyusun laporan keuangan sederhana. Pencatatan akuntansi harus mencakup setiap transaksi yang terjadi dan mengikuti standar akuntansi yang berlaku. Laporan keuangan adalah dokumen penting yang menyajikan gambaran menyeluruh tentang kondisi keuangan suatu perusahaan dalam periode tertentu. Dokumen ini berfungsi sebagai alat untuk mengukur kinerja perusahaan, membuat keputusan bisnis, dan memberikan informasi kepada berbagai pihak yang berkepentingan, seperti pemilik, investor, kreditur, dan Menurut (Mutiah, 2019 ) Laporan keuangan merupakan suatu informasi yang diberikan kepada penggunanya yang berkaitan dengan kondisi perusahaan dan tujuannya itu Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A untuk mendeskripsikan keadaan perusahaan dan pengambilan Keputusan. Di wilayah RT 04/02 Desa Gong Bekor. Kecamatan Alok Timur. Kabupaten Sikka ini terdapat beberapa UMKM. Sebagian masyarakat memilih membuka bisnis kecil untuk membantu menopang ekonomi Namun yang menjadi persoalannya adalah dalam pencatatan keuangannya. Pelaku usaha kecil hanya mencatat transaksi penerimaan dan pengeluaran tanpa menyusun laporan keuangan. Pencatatan keuangan sederhana ini belum cukup untuk mendeskripsikan kegiatan ekonomi bisnis kecil ini secara jelas. Oleh karena itu bisnis kecil juga perlu membuat laporan keuangan agar perkembangan usaha dapat terlihat jelas melalui informasi yang ada dilaporan keuangan. Dan juga, para pelaku UMKM menyadari pentingnya suatu laporan keuangan dalam suatu usaha. Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil, dan Menengah (EMKM) adalah sebuah aturan akuntansi yang dirancang khusus untuk UMKM di Indonesia. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan proses pencatatan keuangan bagi UMKM sehingga mereka dapat lebih mudah memahami dan mengelola keuangan usahanya. Pada tanggal 1 Januari 2018 Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah (SAK EMKM) yang berguna untuk memandu UMKM dalam membuat laporan Menurut (Mutiah, 2. Standar Akuntansi Keuangan EMKM (SAK EMKM) merupakan standar akuntansi keuangan yang lebih sederhana dibandingkan dengan SAK ETAP karena mengatur transaksi yang umum dilakukan oleh EMKM. Dengan adanya SAK EMKM, pelaku UMKM dapat terbantu dalam menyusun laporan keuangan mereka, sehingga mereka dapat memanfaatkan program pendanaan yang ditawarkan untuk mendapatkan akses dari berbagai lembaga keuangan. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan SAK EMKM pada UMKM meliputi sosialisasi SAK EMKM, persepsi pelaku UMKM, dan pemahaman SAK EMKM adalah alat yang sangat berguna bagi UMKM untuk mengelola keuangan dengan lebih baik. Dengan menerapkan SAK EMKM. UMKM dapat meningkatkan kinerja bisnis, mendapatkan akses pendanaan, dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Kelemahan UMKM saat ini adalah penyusunan laporan keuangan yang disebabkan rendahnya pendidikan, kurangnya pemahamam terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK), dan pelatihan penyusunan laporan keuangan. Oleh karena itu perlu adanya edukasi dan pelatihan mengenai bagaimana menyusun laporan keuangan sederhana bagi para pelaku UMKM yang sesuai dengan SAK-EMKM. Berdasarkan uraian di atas maka disimpulkan bahwa perlu dilaksanakannya pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana sesuai dengan SAK-EMKM ini agar dapat membantu pada pelaku UMKM dalam menyusun laporan Keuangan. Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A KAJIAN LITERATUR Theory of Planned Behavior Theory of Planed Behavior (TPB) memberikan penjelasan bahwa niat berperilaku . ehavioral intentio. tidak hanya dipengaruhi oleh sikap terhadap perilaku . ttitude towards behavio. dan norma subyektif . ubjective nor. , namun dipengaruhi juga oleh kontrol keperilakuan yang dirasakan . erceived behavioral contro. Kontrol perilaku yang dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu dan perkiraan seseorang tentang sulit atau tidaknya melakukan suatu tindakan tertentu. Teori Perilaku Berencana (Theory of Planned Behavior/TPB) memberikan kerangka kerja yang sangat berguna untuk memahami mengapa orang memilih untuk melakukan atau tidak melakukan suatu tindakan. Dalam konteks pelatihan penyusunan laporan keuangan UMKM di RT 04/02 Desa Gong Bekor. Kecamatan Alok Timur. Kabupaten Sikka. TPB dapat membantu kita menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi dan keberhasilan pelatihan. Dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip TPB, pelatihan penyusunan laporan keuangan UMKM di RT 04/02 Desa Gong Bekor. Kecamatan Alok Timur. Kabupaten Sikka dapat menjadi lebih efektif dan berdampak positif bagi para pelaku UMKM. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Berdasarkan Undang-undang No. 20 tahun 2008. Usaha Mikro. Kecil dan Menengah adalah usaha ekonomi produktif milik orang perseorangan dan/atau badan usaha perseorangan yang bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik secara langsung maupun tidak langsung dari Usaha Menengah atau usaha yang memenuhi kriteria Usaha Kecil. Tujuan pemberdayaan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah antara lain: Menciptakan struktur perekonomian nasional yang seimbang, progresif, dan Menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah menjadi usaha yang tangguh dan mandiri dan Memperkuat peran Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah dalam pembangunan daerah, penciptaan lapangan kerja, pemerataan pendapatan, pertumbuhan ekonomi, dan pengentasan kemiskinan. Laporan Keuangan Laporan keuangan secara sederhana adalah informasi keuangan dari suatu perusahaan yang dapat digunakan untuk melihat kondisi perusahaan dan menilai kinerjanya dalam periode Siklus akuntansi untuk satu periode dapat disesuaikan dengan kebutuhan, bisa harian, mingguan, bulanan, triwulanan, empat bulanan, enam bulanan, atau tahunan. Ikatan Akuntansi Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Indonesia menjelaskan bahwa Tujuan laporan keuangan adalah untuk menyediakan informasi posisi keuangan dan kinerja suatu entitas yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomik oleh siapapun yang membutuhkan informasi keuangan khusus, meski tidak dalam posisi resmi, dapat meminta laporan keuangan. Pengguna informasi tersebut termasuk penyedia sumber daya bagi entitas, seperti kreditor dan investor. Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK-EMKM) SAK-EMKM merupakan suatu standar akuntansi keuangan yang lebih sederhana karena mengatur transaksi umum dilakukan oleh UMKM. Laporan keuangan menurut SAK-EMKM adalah catatan informasi keuangan perusahaan dalam suatu periode akuntansi yang menggambarkan kinerja perusahaan. Laporan keuangan ini berguna bagi bankir, kreditor, pemilik, dan pihak-pihak yang berkepentingan dalam menganalisis serta menginterpretasikan kinerja keuangan dan kondisi perusahaan. Dasar pengukuran laporan keuangan dalam SAKEMKM murni menggunakan biaya historis, sehingga UMKM cukup mencatat aset dan liabilitas sebesar biaya perolehannya. Ikatan Akuntansi Indonesia memaparkan bahwa laporan keuangan yang sesuai dengan SAK-EMKM minimum terdiri dari : Laporan posisi keuangan Laporan posisi keuangan menyajikan tentang aset, liabilitas, dan ekuitas entitas pada akhir periode pelaporan. Informasi posisi keuangan entitas mencakup aset, liabilitas, dan ekuitas pada tanggal tertentu, yang disajikan dalam laporan posisi keuangan. Laporan laba rugi Laporan laba rugi menyajikan kinerja keuangan entitas pada suatu periode. Laporan laba rugi mencakup akun pendapatan, beban keuangan dan beban pajak. Catatan atas laporan keuangan Catatan atas laporan keuangan mencakup pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai dengan ED SAK-EMKM, ikhtisar kebijakan akuntansi, dan informasi tambahan serta rincian akun tertentu yang menjelaskan transaksi penting dan material, sehingga bermanfaat bagi pengguna dalam memahami laporan keuangan. METODE Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Metode pendekatan kualitatif ini sangat cocok digunakan pada penelitian ini karena dari hasil sosialisasi yang dilakukan masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami bagaimana menyusun laporan keuangan sederhana. Biasanya mereka hanya melakukan pembukuan sederhana saja, hal tersebut belum efektif dalam menggambarkan keadaan suatu usaha. Oleh Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A karena itu diperlukan adanya pelatihan agar para pelaku usaha mampu meyusun laporan keuangannya sendiri. Hal ini belum bisa memaksimalkan pengetahuan mengenai penyusunan laporan keuangan, namun pelatihan ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai laporan keuangan sederhana bagi UMKM. HASIL Laporan keuangan adalah alat yang sangat penting bagi setiap perusahaan, termasuk UMKM. Dengan memahami laporan keuangan, akan mudah membuat keputusan bisnis yang lebih baik, meningkatkan kinerja perusahaan, dan mencapai tujuan keuangan. Dari hasil kunjungan bahwa para pelaku RT 04/02 DESA GONG BEKOR. KECAMATAN ALOK TIMUR. KABUPATEN SIKKA ini masih belum mengetahui bagaimana cara menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan SAK EMKM. Oleh karena itu pelatihan ini diadakan agar para pelaku UMKM mampu memahami dan menyusun laporan keuangan sederhana. Materi yang disiapkan untuk pelaksanaan pelatihan meliputi pembukuan keuangan sederhana dan cara menghitung serta menyusun laporan keuangan sederhana. Kemudian melakukan koordinasi dengan beberapa pelaku UMKM yang terpilih serta menentukan jadwal pelatihan dan menyiapkan media yang digunakan dalam pelatihan seperti laptop dan alat tulis. Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan penjelasan alur penyusunan laporan keuangan mulai dari transaksi, pembukuan, dan laporan keuangan. Selain itu, peserta di berikan penjelasan mengenai akun-akun yang ada di masing-masing laporan keuangan dan perhitungannya. Peserta juga di berikan pengetahuan mengenai dokumen dan catatan yang diperlukan dalam menyusun laporan keuangan. Pada tahap penjelasan juga dilakukan tanya jawab dengan peserta mengenai kesesuaian antara pembukuan yang dilakukan oleh pelaku umkm dengan materi yang Setelah itu dilanjutkan dengan diskusi mengenai masalah laporan keuangan. Dari kedua tahap kegiatan tersebut, terlihat bahwa edukasi tentang penyusunan laporan keuangan masih sangat minim. Walaupun pelatihan ini di tujukan untuk membuat laporan keuangan yang sederhana namun mereka masih melakukan pencatatan mengenai penerimaan dan pengeluarannya saja tanpa membuat laporan keuangannya. Sebagian pelaku usaha merasa kesulitan dalam memahami penyusunan laporan keuangan. DISKUSI Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pemahaman awal para pelaku UMKM di wilayah RT 04/02 Desa Gong Bekor. Kecamatan Alok Timur. Kabupaten Sikka mengenai SAK-EMKM, dan mengidentifikasi tantangan utama yang mereka hadapi dalam penyusunan Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A laporan keuangan sederhana. Penelitian ini juga menggambarkan langkah-langkah praktis yang diperlukan dalam penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK-EMKM, serta penerapan praktis dalam operasional sehari-hari UMKM. Selain itu, penelitian ini menilai manfaat pelatihan yang diberikan terhadap peningkatan pemahaman dan aplikasi praktis para pelaku UMKM, serta dampak ekonomi positif yang dihasilkan melalui pengelolaan keuangan yang lebih efektif. Penelitian ini juga mengumpulkan masukan dari peserta pelatihan untuk perbaikan program di masa mendatang. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui program pelatihan penyusunan laporan keuangan sesuai SAK-EMKM. wilayah RT 04/02 DESA GONG BEKOR. KECAMATAN ALOK TIMUR. KABUPATEN SIKKA ini, masih banyak pelaku UMKM yang melakukan pencatatan keuangan usaha hanya dengan mencatat penerimaan dan pengeluarannya saja. Hal tersebut dinilai belum efektif dalam menggambarkan perkembangan usaha yang dijalaninya. Sebagian pelaku UMKM juga masih belum memahami bagaimana menyusun laporan keuangan. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya edukasi dan pemahaman mengenai penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan SAK EMKM. Oleh karena itu kegiatan pengabdiaan ini ditujukan untuk memberikan pemahaman terhadap pelaku UMKM mengenai penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK EMKM. Implikasi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peserta menyadari pentingnya pembuatan laporan keuangan bagi UMKM dan perserta mampu memahami sedikit bagaimana langkahlangkah dalam menyusun dan membuat laporan keuangan sederhana. Dan juga diharapkan para pelaku UMKM tidak hanya mampu membuat laporan keuangan secara manual saja tetapi bisa secara digital sehingga lebih praktis dan efisien. REKOMENDASI Penyelenggaraan pelatihan berkala di setiap wilayah sangat penting untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang pentingnya laporan keuangan dan cara menyusunnya, dengan metode pembelajaran interaktif dan praktis. Kolaborasi dengan lembaga keuangan diperlukan untuk memberikan informasi dan akses pendanaan yang lebih mudah bagi UMKM. Program pendampingan dan konsultasi serta penugasan mentor atau konsultan akuntansi akan membantu UMKM menyusun laporan keuangan. Penggunaan aplikasi atau software akuntansi sederhana dapat mempermudah pencatatan dan penyusunan laporan keuangan. Sosialisasi Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A SAK EMKM melalui seminar, workshop, dan media sosial, serta penyusunan panduan pembelajaran yang mudah dipahami sangat diperlukan. Evaluasi dan monitoring rutin akan membantu mengetahui dampak dan perkembangan pelatihan yang telah dilakukan, serta area yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan. Dengan rekomendasi ini, diharapkan pelaku UMKM di RT 04/02 Desa Gong Bekor dapat memahami dan menyusun laporan keuangan sesuai SAKEMKM, mengelola keuangan usaha dengan lebih baik, dan mendapatkan akses pendanaan yang lebih mudah. REFERENSI