Seminar & Call for Economic Paper (SCPE) UKMC 2025 04 Juli 2025 E-ISSN: 2963-153X Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja UMKM Shintia Universitas Katolik Musi Charitas . frost@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana implementasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berpengaruh terhadap kinerja UMKM. Masalah penelitian ini adalah bagaimana implementasi SIA pada UMKM di Kota Palembang dan di luar kota yang telah menerapkan SIA berpengaruh terhadap kinerja Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden UMKM yang berlokasi di Kota Palembang dan di luar kota Palembang yang telah mengimplementasikan SIA dalam bisnis mereka. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa Sistem Informasi Akuntansi memiliki pengaruh terhadap kinerja UMKM. Hasil ini mengindikasikan bahwa penggunaan SIA dapat berkontribusi pada peningkatan kinerja operasional dan keuangan UMKM. Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi. Kinerja UMKM. UMKM Palembang. Implementasi SIA. Abstract This study aims to analyze the extent to which the implementation of Accounting Information Systems (AIS) influences the performance of MSMEs. The research problem addresses how the implementation of AIS in MSMEs in Palembang City and outside the city that have adopted AIS influences their performance. The research method employed is a quantitative approach with a survey design. Data was collected through questionnaires distributed to MSME respondents located in Palembang City and outside Palembang City who have implemented AIS in their businesses. The study concludes that the Accounting Information System has an influence on MSME performance. These findings indicate that the use of AIS can contribute to the improvement of MSMEs' operational and financial performance. Keywords: Accounting Information System. MSME Performance. Palembang MSMEs. AIS Implementation. PENDAHULUAN Perkembangan sistem informasi teknologi sangatlah pesat mendorong banyaknya perubahan terutama dalam pengelolaan informasi keuangan yang mempengaruhi kinerja perusahaan dalam berbagai sektor bisnis untuk Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM). Namun. UMKM sering menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan yang efisien dan Salah satu solusi potensial untuk mengatasi masalah ini adalah dengan implementasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA). SIA memungkinkan UMKM untuk mencatat, mengelola, dan menganalisis data keuangan secara lebih terstruktur dan akurat, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih Sesuai dengan tujuan sistem informasi akuntansi sendiri yaitu, menyediakan, memperbaiki informasi serta pengendalian akuntansi dan pengecekan internal untuk meningkatkan keandalan informasi akuntansi (Mulyadi, 2. Di era digital saat ini, penting sekali untuk UMKM menggunakan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) karena dapat membantu dalam merespons dinamika pasar dengan lebih cepat dan meningkatkan daya saing mereka. Namun, banyak sekali UMKM di Indonesia yang masih belum memanfaatkan SIA secara optimal karena keterbatasan sumber daya dan kurangnya pemahaman tentang manfaatnya. Hal ini dapat dilihat dari pernyataan bahwa 68% atau sekitar 43 juta UMKM di Indonesia masih belum memanfaatkan Sistem Informasi Akuntansi dan hanya 32% atau sekitar 21 juta UMKM dari total 64 juta UMKM di Indonesia yang memanfaatkan SIA (Komdigi, 2. 235 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 Berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 2021. Usaha Mikro didefinisikan sebagai usaha yang memiliki omzet penjualan tahunan paling banyak Rp2 miliar. Usaha Kecil memiliki omzet penjualan lebih dari Rp2 miliar hingga Rp15 miliar, dan Usaha Menengah memiliki omzet lebih dari Rp15 miliar hingga Rp50 miliar. Saat ini, rasio kewirausahaan Indonesia masih berada di angka 3,1 persen dari total populasi. Menteri UMKM menekankan, angka ini masih jauh dari target ideal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Sesuai studi sebagian besar dari penelitian di Indonesia sudah mulai berfokus pada sistem informasi akuntansi yang diterapkan pada UMKM. Khoirina Farina dan Sri Opti . meneliti pengaruh penggunaan sistem informasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi informasi mengatakan bahwa SIA memiliki dampak berpengaruh namun teknologi informasi tidak berpengaruh. Nesya Dian Oktavia . melakukan penelitian yang serupa dengan menilai bahwa UMKM harus memiliki inovasi dan perubahan lebih baik dengan menerapkan teknologi informasi terutama sistem informasi akuntansi yang diharapkan dapat memberikan dampak baik seperti meningkatnya kinerja UMKM dan produktivitas dari UMKM dengan hasil bahwa SIA dan teknologi informasi berpengaruh pada kinerja UMKM. Studi ini dilakukan dengan memeriksa hubungan antara sistem informasi akuntansi dan pengaruh penerapannya untuk UMKM yang penting untuk memberikan pemahaman tentang sejauh mana implementasi SIA dapat memengaruhi kinerja UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru tentang apakah SIA dapat digunakan sebagai alat strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional, akurasi laporan keuangan, serta pengambilan keputusan bisnis. Selain itu, penelitian ini juga ingin mengidentifikasi tantangan utama dalam penerapan SIA di UMKM dan memberikan rekomendasi praktis untuk mengatasi tantangan Penelitian ini dapat mengukur dampak langsung SIA terhadap kinerja perusahaan melalui indikator seperti peningkatan efisiensi proses bisnis, transparansi laporan keuangan, dan daya saing di pasar. Penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya yang cenderung berfokus pada studi kasus terbatas pada sektor UMKM tertentu, penelitian ini mengeksplorasi mekanisme SIA pada berbagai sektor untuk melihat korelasi yang berpengaruh dengan kinerja UMKM. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi berpengaruh baik secara praktis bagi pelaku UMKM maupun secara akademis dalam literatur Pramestiningrum dan Iramani . mendefinisikan kinerja UMKM sebagai hasil kerja yang dicapai oleh UMKM dalam periode waktu tertentu yang dihubungkan dengan ukuran nilai atau standar tertentu sesuai peran dan tujuan UMKM. Semakin baik kinerja UMKM maka produktivitas juga akan meningkat karena hasil dari kinerja UMKM akan diterima oleh pelaku UMKM sendiri beserta partisipan UMKM lainnya. Mardi . mendefinisikan bahwa Sistem Informasi Akuntansi merupakan sebagai susunan berbagai formulir, peralatan, komputer, tenaga pelaksana, dan laporan yang terkoordinasi untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi yang dibutuhkan manajemen. Sedangkan. Krismiaji . mendefinisikan Sistem Informasi Akuntansi adalah sistem yang memproses data dan transaksi untuk menghasilkan informasi yang bermanfaat dalam merencanakan, mengendalikan, dan mengoperasikan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur berpengaruh atau tidak penggunaan sistem informasi akuntansi terhadap kinerja Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM). 236 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 KAJIAN PUSTAKA Aidah Setyoning Arum. Terrensia Sekar Pamastutiningtyas dan Resi Intan Penatari . memberikan gagasan bahwa Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sistem yang berisi data informasi keuangan dari transaksi-transaksi sebuah perusahaan dengan cara dikumpulkan, disimpan dan diolah dengan prinsip-prinsip akuntansi untuk pengambilan keputusan jangka panjang perusahaan. Dengan Sistem Informasi Akuntansi. UMKM dapat mencatat, memantau, dan mengelola transaksi keuangan dengan lebih akurat dan efisien, sehingga mereka dapat mengakses informasi keuangan yang relevan secara real-time. Hal ini memungkinkan UMKM dalam membuat keputusan yang lebih baik dan mengurangi risiko keuangan. Selain itu. Sistem Informasi Akuntansi juga menyederhanakan proses penyusunan laporan keuangan yang diperlukan untuk evaluasi kinerja, perencanaan anggaran, dan pengajuan pembiayaan. Dengan sistem yang terintegrasi dan berbasis komputer. UMKM dapat mengotomatiskan pencatatan transaksi, pengelolaan persediaan, serta pengendalian internal, yang pada gilirannya meningkatkan keamanan dan keandalan data keuangan. Penerapan SIA tidak hanya meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional, tetapi juga memungkinkan pemilik usaha untuk lebih fokus pada pengembangan bisnis. Selain itu. SIA membantu UMKM memenuhi kewajiban perpajakan dan meningkatkan transparansi keuangan, yang sangat penting untuk keberlanjutan usaha. Secara keseluruhan. SIA berfungsi sebagai alat strategis yang mendukung pengelolaan keuangan yang profesional dan berkelanjutan bagi UMKM. Teori yang digunakan untuk menjelaskan pengaruh dari Sistem Informasi Akuntansi (SIA) terhadap kinerja UMKM adalah menggunakan teori Technology Acceptance Model (TAM) yang diperkenalkan oleh Davis pada tahun 1989. Teori TAM menguraikan bagaimana penerimaan teknologi oleh pengguna dapat berkontribusi pada peningkatan kinerja organisasi melalui kemudahan penggunaan dan manfaat yang dirasakan dari teknologi tersebut. Teori ini sendiri berfokus pada penerimaan teknologi yang meningkatkan kinerja melalui kemudahan penggunaan dan manfaat teknologi. Selain teori TAM ada juga teori Task-Technology Fit (TTF) menggambarkan efektivitas dari penggunaan teknologi informasi yang bergantung pada seberapa baik teknologi tersebut sesuai dengan kebutuhan tugas yang harus dikerjakan. Dalam konteks SIA, ketika sebuah sistem seperti Sistem Informasi Akuntansi dirancang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan operasional UMKM, maka pelaku usaha akan lebih mudah mengadopsi dan memanfaatkan sistem tersebut secara optimal dan dapat meningkatkan kinerja UMKM (Goodhue & Thompson 1. Dalam konteks UMKM sendiri, penelitian yang dilakukan oleh Puteri Ardiani Martha Regita Sari. Sri Hariyanti, dan Isyrohil Muyassaroh . menunjukkan bahwa penggunaan SIA memiliki pengaruh berpengaruh terhadap kinerja keuangan UMKM PUSAKA di Kota Kediri, dengan nilai koefisien determinasi (RA) sebesar 57,3%. Ini menunjukkan bahwa 57,3% variasi dalam kinerja keuangan UMKM dapat dijelaskan oleh penggunaan SIA. Penelitian ini mendukung teori TAM, karena SIA mempermudah proses pencatatan laporan keuangan yang akurat, efisien, dan valid, sehingga membantu UMKM dalam pengambilan keputusan strategis yang dapat meningkatkan kinerja usaha, termasuk pertumbuhan pasar, omzet, tenaga kerja, laba, dan modal (Puteri Ardiani et al. , 2. Dwi Anggraeni Saputri dan Nastiti Rizky Shiyammurti . mendefinisikan kinerja perusahaan sebagai suatu gambaran tentang kondisi perusahaan yang dianalisis dengan alat alat analisis keuangan sehingga dapat diketahui baik dan buruk keadaan perusahaan yang mencerminkan prestasi kerja dalam periode tertentu. Sehingga kinerja UMKM sendiri adalah gambaran kondisi usaha tersebut sendiri, dimana Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) 237 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 memiliki hasil kerja yang telah dicapai oleh pelaku UMKM dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya, didasarkan dengan kecakapan, pengalaman, kesungguhan, dan waktu. Sistem Informasi Akuntansi sendiri dapat meningkatkan kualitas, efisiensi dan efektivitas pemanfaatan waktu dari UMKM, serta mempermudah pelaku UMKM dalam mengambil Dampak Sistem Informasi Akuntansi (SIA) terhadap kinerja UMKM telah menjadi subjek penelitian yang luas dan menunjukkan hasil yang positif serta berpengaruh. SIA memainkan peran yang sangat penting dalam menyediakan informasi keuangan yang tepat waktu, akurat, dan efisien. Hal ini, pada gilirannya, mendukung pelaku UMKM dalam mengelola keuangan mereka dan dalam pengambilan keputusan strategis yang lebih baik. Penelitian oleh Rahman dan Fitriani . menegaskan bahwa penerapan SIA berpengaruh positif dan berpengaruh terhadap kinerja keuangan UMKM kuliner. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan SIA meningkatkan akurasi pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan yang terstruktur, dan mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih Namun, masih terdapat tantangan dalam adopsi teknologi ini, seperti kurangnya pelatihan bagi sebagian UMKM. Prasetyo dan Purnomo . menemukan bahwa penerapan SIA di UMKM Kota Madiun mampu meningkatkan kinerja usaha secara berpengaruh, terutama dalam pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan bisnis. Penelitian serupa oleh Putri dan Santoso . di Kota Medan memperkuat penelitian sebelumnya dengan menemukan bahwa implementasi SIA berpengaruh berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan UMKM, yang merupakan salah satu indikator kinerja keuangan. Nilai t hitung sebesar 6,145 dengan p-value 0,00 menunjukkan pengaruh positif yang kuat. Koefisien determinasi sebesar 75% menunjukkan bahwa 75% variasi kualitas laporan keuangan dapat dijelaskan oleh penerapan SIA. Sehingga disimpulkan bahwa implementasi SIA meningkatkan kualitas laporan keuangan UMKM di Kota Medan, yang merupakan salah satu indikator penting kinerja keuangan. Secara keseluruhan, beberapa rangkaian dari penelitian ini dapat dilihat bahwa pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi yang tepat dan optimal dapat meningkatkan kinerja UMKM. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) membawa dampak positif yang cukup luas bagi dunia UMKM. Sistem Informasi Akuntansi mampu memperbaiki cara kerja pengelolaan keuangan UMKM menjadi lebih efisien dan efektif. Lebih dari itu, sistem ini juga membantu para pemilik usaha dalam membuat keputusan bisnis yang lebih tepat dan terukur, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesehatan keuangan usaha mereka secara keseluruhan. Berdasarkan penelitian Aidah Setyoning Arum. Terrensia Sekar Pamastutiningtyas dan Resi Intan Penatari . mengatakan bahwa penggunaan sistem informasi akuntansi yang baik dan tepat dapat memberikan dampak terhadap keberhasilan kinerja UMKM terutama dalam produktivitas dan pengambilan keputusan untuk pelaku UMKM karena usaha UMKM akan memiliki laporan keuangan yang relevan dan tepat dari sistem informasi akuntansi tersebut sehingga bisa menjadi acuan keputusan dan keberlangsungan kinerja perusahaan. Puteri Ardiani Martha Regita Sari. Sri Hariyanti dan Isyrohil Muyassaroh . memberikan pernyataan bahwa Sistem Informasi Akuntansi menyediakan sistem pencatatan dan menyediakan sistem yang dapat digunakan dalam mengolah informasi keuangan agar memberikan data yang valid dan dapat mempermudah pembukuan dalam sebuah usaha. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berfungsi untuk mengumpulkan, mencatat, menyimpan, dan memproses data keuangan sehingga menghasilkan informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan manajerial dalam UMKM, 238 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 yang pada akhirnya meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional usaha (Velda Putri Edwina, 2. Selain itu, hasil penelitian Agung dan Lilik . serta Ifni dan Lufriansyah . juga menunjukkan bahwa penerapan SIA memberikan dampak positif terhadap kinerja UMKM di berbagai sektor, termasuk kuliner, fashion, dan kerajinan. Penelitian Sinarwati et al. dan Edi & Wahyuningrum . menambahkan bahwa SIA membantu UMKM dalam menyusun laporan keuangan yang valid dan akurat, yang berimplikasi pada kemudahan mendapatkan permodalan serta pengelolaan keuangan yang lebih baik, sehingga kinerja keuangan UMKM Selain itu, pernyataan tersebut juga didukung oleh penelitian Azzahrona et al. dan Prasetyo & Ambarwati . yang menyatakan bahwa peningkatan penerapan SIA berbanding lurus dengan peningkatan kinerja UMKM. Dalam hal ini disimpulkan bahwa kinerja UMKM dapat dilihat juga dari pembukuan yang telah dilakukan usaha dan dipermudah dengan adanya Sistem Informasi Akuntansi. HCA : Sistem Informasi Akuntansi Berpengaruh Terhadap Kinerja UMKM. METODE PENELITIAN Metodologi penulisan yang digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Instrumen pengumpulan datanya bersifat data primer yang terdiri dari berbagai pertanyaan yang dirancang untuk memperoleh tanggapan responden mewakili topik dan populasi penelitian ini. Populasi didapat dengan mengambil sampelnya menggunakan metode kuantitatif dengan analisis Populasi dalam penelitian ini yaitu UMKM umum yang diutamakan bergerak di Palembang ataupun luar Palembang yang telah menggunakan sistem informasi akuntansi dan memanfaatkannya untuk mempermudah kinerja dari UMKM sendiri. Teknik pengambilan sampel yang akan digunakan adalah purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan ciri-ciri atau sifat-sifat populasi yang menjadi fokus penelitian (Notoatmodjo 2. Pemilihan sampel dilakukan secara tidak acak dan informasinya diambil menggunakan pertanyaan yang telah dipertimbangkan. Penulisan menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari responden, yaitu pelaku UMKM yang menjadi objek penelitian. Data primer ini berupa informasi kuantitatif yang diperoleh melalui instrumen kuesioner yang disusun berdasarkan variabel penelitian, seperti penggunaan Sistem Informasi Akuntansi dan indikator kinerja UMKM. Kuesioner sendiri adalah instrumen atau teknik pengumpulan dana berisi pertanyaan tertulis dan pilihan yang dirancang guna mengukur variabel-variabel penelitian secara sistematis dan terstruktur. Pertanyaan ini kemudian disebar secara online melalui google form memungkinkan pengumpulan data menjadi lebih efisien. Sistem Informasi Akuntansi adalah sistem yang dirancang untuk mengumpulkan, mengolah, menyimpan, dan menyajikan informasi keuangan yang akurat dan tepat waktu guna mendukung pengambilan keputusan manajerial dalam organisasi, termasuk UMKM (Djauhar. Indriantoro & Supomo, 2. Variabel diukur dengan indikator utama yaitu, pengguna sistem, prosedur pengolahan data, data perusahaan, aktivitas bisnis, perangkat lunak atau software yang digunakan, infrastruktur TI seperti komputer dan jaringan, pengendalian internal dan keamanan data (Djauhar, 2016 . Sugiyono, 2. Pengukuran dilakukan menggunakan skala Likert untuk menilai tingkat pemanfaatan dan kualitas SIA. 239 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 Kinerja UMKM adalah hasil kerja yang dicapai oleh UMKM dalam melaksanakan aktivitas usaha yang meliputi aspek keuangan, operasional, dan manajerial selama periode tertentu. Kinerja ini mencerminkan efektivitas dan efisiensi UMKM dalam mencapai tujuan bisnisnya dengan indikator pengukuran kinerja yaitu, perencanaan usaha, pengendalian, evaluasi, pengelolaan sumber daya, pertumbuhan penjualan, efisiensi operasional dan kualitas pengembalian keputusan (Sugiyono, 2019 . Rahmatillah, 2. Selain itu kinerja UMKM dapat dilihat dari kemampuan dan cara mengelola sumber daya UMKM guna menghasilkan output yang optimal dan Diukur dengan skala Likert atau data kuantitatif seperti laporan keuangan dan pertumbuhan usaha. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap kinerja UMKM. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan menyebar kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data untuk mengetahui pendapat dari responden terhadap pertanyaan dalam topik penelitian yang terdapat dalam kuesioner. Data yang dikumpulkan terdiri dari UMKM di Kota Palembang dan luar kota yang telah menerapkan Sistem Informasi Akuntansi dalam bisnis UMKM. Responden dalam penelitian ini adalah pemilik atau pengelola utama, manajer keuangan, dan staff akuntansi UMKM yang terlibat secara langsung dalam pengelolaan dan operasional keuangan usaha mereka. Proses pengumpulan data dilaksanakan selama bulan Mei 2025. Data yang telah dikumpulkan dari penyebaran kuesioner, didapatkan responden yang bersedia sebanyak 61 responden dari berbagai sektor UMKM. Statistik deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran umum tentang karakteristik responden dan distribusi data dari variabel penelitian yang sedang dilakukan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sistem Informasi Akuntansi (X) sebagai variabel independen dan Kinerja UMKM (Y) sebagai variabel dependen. Tabel 1. Populasi dan Kriteria Sampel Karakteristik Responden Lama Usaha Berdiri Kurang dari 1 Tahun 1-2 Tahun 3-4 Tahun Lebih dari 5 Tahun Total Jumlah Karyawan 1-5 Orang 6-10 Orang 11-15 Orang Lebih dari 15 Orang Total Omzet Rata Rata Per Bulan Kurang dari Rp 10. Rp 10. 000 Ae Rp 50. Rp 50. 001 Ae Rp 100. Lebih dari Rp 100. Total Jabatan Responden dalam UMKM Frekuensi Persentase 8,2% 32,8% 27,9% 8,2% 4,9% 34,4% 50,8% 6,6% 8,2% 240 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 Pemilik/Pengelola Usaha Manajer Keuangan Staff Akuntansi Lainnya Total Sumber : Data Diolah . 67,2% 13,1% 13,1% 6,6% Tabel 2. Hasil Uji Validitas Item Variabel Independen (X) Item X10 X11 X12 X13 r-hitung (Korelasi Pearson dengan TOTAL Sig. -taile. r-tabel . Status Validitas Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber : Data Diolah . Berdasarkan pada tabel 2 dapat dilihat 13 buah pertanyaan untuk variabel independen (SIA). Semua pertanyaan adalah valid, yaitu 1-13 dengan nilai terkecil rHitung = 0. 749 (X. dan nilai terbesar rHitung = 0. 821 (X. Semua mempunyai rHitung lebih besar dari rTabel = 0. dan nilai semua rHitung adalah positif, sehingga bisa dikatakan 13 pertanyaan adalah valid untuk variabel independen (SIA). Uji Validitas Item Variabel Dependen Tabel 3. Hasil Uji Validitas Item Variabel Dependen (Y) Item r-hitung (Korelasi Pearson dengan TOTAL Y) Y10 Y11 Sumber : Data Diolah . Sig. -taile. r-tabel . Status Validitas Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid 241 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 Berdasarkan pada tabel 3 dapat dilihat 11 buah pertanyaan untuk variabel independen (Kinerja UMKM). Semua pertanyaan adalah valid, yaitu 1-11 dengan nilai terkecil rHitung = 758 (Y. dan nilai terbesar rHitung = 0. 812 (Y. Semua mempunyai rHitung lebih besar dari rTabel = 0. 254 dan nilai semua rHitung adalah positif, sehingga bisa dikatakan 11 pertanyaan adalah valid untuk variabel independen (Kinerja UMKM). Uji Reliabilitas Tabel 4. Hasil Uji Reliabilitas (Cronbach's Alph. Variabel (Konstru. Sistem Informasi Akuntansi (X) Kinerja UMKM (Y) Sumber : Data Diolah . Jumlah Item Cronbach's Alpha Interpretasi Baik Dapat Diterima Berdasarkan Tabel 4 dapat dilihat nilai alpha untuk hasil uji reliabilitas variabel X adalah 852 yang terletak di antara rentang nilai 0. 80 Ae 0. 89 dengan tingkat reliabilitasnya adalah baik. Sedangkan nilai alpha untuk hasil uji reliabilitas variabel Y adalah 0. 781 yang terletak di antara rentang nilai 0. 70 Ae 0. 79 dengan tingkat reliabilitasnya adalah dapat diterima. Uji Normalitas Tabel 5. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov untuk Residual Unstandardized Residual Terdistribusi Normal Normal Parameters. Mean Standard Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Keputusan Sumber : Data Diolah . Berdasarkan Tabel 5 dapat dilihat, hasil uji normalitas menggunakan SPSS. Probabilitas hasil uji Kolmogorov Smirnov didapatkan nilai berpengaruhnya adalah 0. 590 yang lebih besar 05 dapat disimpulkan bahwa residual terdistribusi secara normal. Uji Multikolinearitas Tabel 6. Hasil Uji Multikolinearitas (Tolerance dan VIF) Variabel Independen X10 X11 X12 Tolerance VIF Keputusan Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas 242 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 X13 Sumber : Data Diolah . Tidak Ada Multikolinearitas Berdasarkan Tabel 6 diatas nilai toleransi yang semuanya lebih besar dari 0. 10 dan nilai VIF yang semuanya kurang dari 10. 00, dapat disimpulkan bahwa tidak ada masalah multikolinearitas dalam model regresi ini. Uji Heteroskedastisitas Tabel 7. Hasil Uji Heteroskedastisitas Variabel Independen X10 X11 X12 X13 Sumber : Data Diolah . Tolerance VIF Keputusan Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Tidak Ada Multikolinearitas Berdasarkan Tabel 7 diatas, nilai Sig. -taile. untuk semua variabel independen yang lebih besar dari 0. 05, dapat disimpulkan bahwa tidak ada masalah heteroskedastisitas dalam model regresi ini. Uji Heteroskedastisitas Tabel 8. Hasil Uji Heteroskedastisitas Variabel Unstandardized Independen Coefficient (B) X10 X11 X12 X13 Sumber : Data Diolah . Standard Error t-statistic Sig. -taile. Keputusan Tidak Ada Heteroskedastisitas Tidak Ada Heteroskedastisitas Tidak Ada Heteroskedastisitas Tidak Ada Heteroskedastisitas Tidak Ada Heteroskedastisitas Tidak Ada Heteroskedastisitas Tidak Ada Heteroskedastisitas Tidak Ada Heteroskedastisitas Tidak Ada Heteroskedastisitas Tidak Ada Heteroskedastisitas Tidak Ada Heteroskedastisitas Tidak Ada Heteroskedastisitas Tidak Ada Heteroskedastisitas Berdasarkan Tabel 8 diatas, nilai Sig. -taile. untuk semua variabel independen yang lebih besar dari 0. 05, dapat disimpulkan bahwa tidak ada masalah heteroskedastisitas dalam model regresi ini. 243 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 Uji t Tabel 9. Koefisien Regresi dan Hasil Uji t Model Unstandardized Coefficients (Constan. X10 X11 X12 X13 Sumber : Data Diolah . Standardized Coefficients Std. Error Beta Sig. Berdasarkan Tabel 9, nilai konstanta sebesar 20. 150 dengan nilai Sig. < 0. menunjukkan bahwa tanpa adanya pengaruh dari variabel sistem informasi akuntansi (X1-X. , kinerja UMKM (TOTAL Y) secara berpengaruh berada pada nilai 20. Dengan demikian, item X1. X2. X5. X6. X9. X11, dan X13 dari sistem informasi akuntansi secara parsial memiliki pengaruh berpengaruh terhadap Kinerja UMKM, sementara item lainnya tidak. SIMPULAN Dari penelitian ini menyimpulkan bahwa alat pengumpulan data yang digunakan memiliki kualitas yang sangat baik. Hal ini dibuktikan melalui Uji Validitas Pearson Product Moment, di mana semua 13 item variabel Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dan 11 item variabel Kinerja UMKM dinyatakan valid. Selain itu, konsistensi internal instrumen juga terkonfirmasi melalui Uji Reliabilitas Cronbach's Alpha, di mana variabel SIA dan Kinerja UMKM keduanya menunjukkan keandalan data yang diperoleh. Lebih lanjut, model regresi memenuhi semua asumsi klasik: Uji Normalitas residual menunjukkan distribusi yang normal. Uji Multikolinearitas tidak menemukan masalah dan Uji Heteroskedastisitas menunjukkan variansi residual yang konstan (Sig. > 0. Dengan demikian, hasil analisis dapat diinterpretasikan dengan tingkat validitas yang tinggi yang menunjukkan bahwa SIA berpengaruh terhadap kinerja UMKM Model regresi yang telah dibuat menunjukkan kemampuan penjelasan yang sangat kuat. Selain itu, nilai Adjusted R-squared semakin menegaskan bahwa model ini memiliki kekuatan penjelasan yang realistis dalam konteks populasi dan menunjukkan bahwa SIA berperan sebagai faktor utama yang sangat memengaruhi kinerja UMKM. Hal ini mengindikasikan bahwa jika dilakukan investasi dan perbaikan dalam SIA, kemungkinan besar akan ada peningkatan kinerja yang berpengaruh dan terukur. Hasil dari Analisis Uji Signifikansi Parsial (Uji . menunjukkan bahwa tujuh dari tiga belas item dalam Sistem Informasi Akuntansi memiliki dampak positif terhadap Kinerja UMKM, sementara item lainnya tidak menunjukkan pengaruh yang berpengaruh dalam model ini. Koefisien regresi positif menunjukkan adanya hubungan yang sejalan, di mana peningkatan pada aspek-aspek Sistem Informasi Akuntansi tersebut cenderung berkontribusi pada peningkatan 244 | Journal of UKMC National Seminar On Accounting Proceeding. Vol. No. Ags 2025 Kinerja UMKM. Penelitian ini mengidentifikasi elemen-elemen spesifik SIA yang paling berpengaruh dalam kinerja UMKM, dan merekomendasikan agar UMKM mengalokasikan sumber daya untuk memperkuat area-area yang terbukti memberikan dampak positif demi mencapai hasil yang optimal dalam kinerjanya. Berdasarkan kesimpulan yang dihasilkan dari penelitian ini, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam konsistensi data dan diharapkan peneliti yang akan datang disarankan untuk melakukan eksplorasi data yang lebih konsisten terhadap variabel Sistem Informasi Akuntansi. Selain itu, untuk meningkatkan generalisasi dari temuan yang ada dan membangun pemahaman yang lebih komprehensif, disarankan agar peneliti memperluas cakupan serta karakteristik sampel Ini termasuk melibatkan UMKM yang lebih besar dan mapan, menjangkau sektor bisnis yang beragam, serta mempertimbangkan wilayah geografis yang berbeda. Melibatkan perspektif responden yang lebih beragam, seperti manajer keuangan atau staf akuntansi, juga akan memberikan wawasan yang lebih mendalam. Peneliti juga dapat mempertimbangkan untuk menggunakan pendekatan metodologi alternatif atau kombinasi, seperti penelitian campuran yang dapat membantu menjelaskan mekanisme kausalitas dan faktor-faktor kontekstual yang berperan. Selain itu, studi longitudinal dapat memberikan bukti kausalitas yang lebih kuat serta memahami dampak dinamis dari SIA seiring berjalannya waktu. Studi kasus komparatif juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang membedakan hasil kinerja antar UMKM. Terakhir, meskipun SIA mampu menjelaskan sebagian besar variasi dalam kinerja UMKM, peneliti yang akan datang disarankan dapat memperluas kerangka konseptual yang ada dengan mengintegrasikan variabel-variabel lain yang relevan, seperti literasi digital, kapasitas sumber daya manusia, dukungan eksternal, lingkungan kompetitif, budaya organisasi, atau karakteristik bisnis tertentu. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan model yang lebih kuat dan holistik dalam memahami kinerja UMKM. DAFTAR PUSTAKA