Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2024 . Vol 09. No. Received: Juli 2024 Accepted: Juli 2024 Published: September 2024 Article DOI: 10. 24903/jw. PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI DI ERA DIGITAL: DAMPAK MEDIA YOUTUBE. PERAN PENGASUHAN. DAN PERUBAHAN SOSIAL Baitur Rohmah Prodi PIAUD Institut Agama Islam Negeri Madura baiturrohmah16@gmail. Thorik Aziz Prodi PIAUD Institut Agama Islam Negeri Madura thorikaziz@iainmadura. Abstrak Penelitian ini berfokus pada dampak konten YouTube terhadap perkembangan bahasa anak usia dini di era digital, dengan menyoroti peran pengasuhan dan perubahan sosial. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya dominasi YouTube sebagai platform edukasi bagi anak-anak, yang berpotensi memengaruhi perkembangan kognitif dan linguistik mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana paparan konten YouTube memengaruhi perkembangan bahasa anak, serta menganalisis peran pengasuhan dan dinamika perubahan sosial dalam proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan orang tua dan guru, serta analisis konten digital yang sering diakses oleh anak-anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten edukatif di YouTube dapat memperkaya kosakata, meningkatkan pemahaman tata bahasa, dan mendukung kemampuan berbicara anak, asalkan konten tersebut berkualitas dan dikonsumsi secara terkendali. Namun, paparan yang berlebihan terhadap konten YouTube dapat menimbulkan dampak negatif, seperti pengenalan kata-kata yang tidak pantas dan penurunan interaksi sosial. Penelitian ini juga menemukan bahwa peran pengasuhan, termasuk pemilihan konten, pengaturan waktu layar, dan keterlibatan dalam diskusi, sangat penting dalam memaksimalkan manfaat dan meminimalkan dampak negatif dari media Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan perlunya keseimbangan dalam penggunaan teknologi digital serta pentingnya peran pengasuhan dalam memastikan bahwa pengalaman digital mendukung perkembangan bahasa dan keterampilan sosial anak secara keseluruhan. Kata Kunci: Perkembangan bahasa. Dampak Yotube. Peran Pengasuhan. Perubahan Sosial. Abstract This study focuses on the impact of YouTube content on early childhood language development in the digital era, highlighting the roles of parenting and social change. The research background is the increasing dominance of YouTube as an educational platform for children, potentially influencing their cognitive and linguistic The aim of this study is to explore how exposure to YouTube content affects children's language development, and to analyze the roles of parenting and social change dynamics in this process. The research method employed is a descriptive qualitative approach, with data collected through participatory observation, in-depth interviews with parents and teachers, and analysis of digital content frequently accessed by children. The results indicate that educational content on YouTube can enrich vocabulary, enhance grammar comprehension, and support children's speaking abilities, provided the content is of high quality and consumed in a controlled manner. However, excessive exposure to YouTube content can lead to negative effects, such as the introduction of inappropriate words and a decrease in social interaction. This study also found that the role of parenting, including content selection, screen time management, and involvement in discussions, is crucial in maximizing benefits and P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2024 . Vol 09. No. Received: Juli 2024 Accepted: Juli 2024 Published: September 2024 Article DOI: 10. 24903/jw. minimizing negative impacts of digital media. The conclusion of this research emphasizes the need for balance in the use of digital technology and the importance of parenting in ensuring that digital experiences support children's overall language development and social skills. Keywords: Language Development. YouTube's Effect, the Role of Parenting, social interaksi sosial langsung dengan orang tua dan PENDAHULUAN Pada era digital saat ini. YouTube telah menjadi salah satu platform media sosial yang menyebabkan depresi, kecemasan, masalah paling dominan dalam menyediakan berbagai kesehatan, termasuk perkembangan bahasa macam konten (Rieder et al. , 2. , termasuk (Bozzola et al. , 2. Oleh karena itu, orang tua konten edukasi yang dirancang khusus untuk perlu untuk memonitor dan membatasi waktu anak-anak. YouTube dianggap sebagai agen menonton YouTube anak-anak serta memilih pendidikan ketiga di masa kanak-kanak, selain konten yang sesuai, guna memaksimalkan keluarga dan sekolah, yang memengaruhi manfaat positif sambil meminimalkan potensi pengetahuan, perilaku, dan sikap anak (Caldeiro- dampak negatifnya. Pedreira et al. , 2. Pengaruh konten YouTube Penelitian terhadap perkembangan bahasa anak merupakan fenomena sosial yang perlu diperhatikan dengan terhadap perkembangan bahasa anak usia dini di serius, mengingat masa usia dini merupakan era digital, serta menganalisis peran pengasuhan periode krusial dalam perkembangan kognitif dan perubahan sosial dalam konteks tersebut. dan linguistik anak (Jasiah et al. , 2. (Osias tengah kemajuan teknologi dan meluasnya akses Kit T. Kilag et al. , 2. Konten YouTube terhadap konten digital. YouTube telah menjadi menawarkan berbagai program yang interaktif sumber utama hiburan dan edukasi bagi anak- dan menarik, dengan penggunaan visual dan anak, namun konten video yang berbahaya dan audio yang mampu menarik perhatian anak-anak tidak pantas dapat berdampak negatif terhadap serta memfasilitasi pembelajaran bahasa secara keselamatan (Alqahtani et al. , 2. Penelitian Dampak ini bisa bersifat positif maupun ini ingin mengidentifikasi bagaimana paparan negatif tergantung pada kualitas dan kuantitas konten yang dikonsumsi. kemampuan berbahasa anak, baik dari segi YouTube YouTube Hasil penelitian menunjukkan bahwa kosakata, tata bahasa, maupun kemampuan menonton Youtube dengan genre yang sesuai berkomunikasi secara keseluruhan. Penelitian dapat memberikan dampak positif terhadap ini juga bertujuan untuk memahami bagaimana penguasaan kosa kata anak, namun menonton peran pengasuhan termasuk pola komunikasi, keterlibatan orang tua, pengawasan terhadap pengenalan kata-kata yang kurang sopan atau konten, serta dinamika perubahan sosial, seperti tidak baik (Fajriyah et al. , 2. (Mozes, 2. pergeseran pola interaksi dan norma-norma Di sisi lain. Penggunaan YouTube secara sosial, mempengaruhi perkembangan bahasa berlebihan tanpa pengawasan dapat mengurangi anak usia dini. P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2024 . Vol 09. No. Received: Juli 2024 Accepted: Juli 2024 Published: September 2024 Article DOI: 10. 24903/jw. Meskipun terdapat juga potensi dampak negatif, seperti mengeksplorasi dampak media digital pada perkembangan anak usia dini, masih terdapat berkurangnya interaksi sosial, dan kemungkinan ketergantungan pada media digital jika konten mengenai interaksi spesifik antara paparan yang diakses tidak sesuai atau terlalu berlebihan. konten YouTube, peran pengasuhan, dan Dengan seperti itu, maka peran pengasuhan perubahan sosial terhadap perkembangan bahasa meliputi pengawasan orang tua dan keterlibatan aktif dalam penggunaan media digital anak cenderung berfokus pada aspek negatif atau berfungsi sebagai faktor penentu yang dapat positif dari penggunaan media digital secara memaksimalkan manfaat dan meminimalkan umum, tanpa memerinci jenis konten dan risiko dari penggunaan media digital. Penelitian platform yang dikonsumsi anak (Auliya & ini akan mengkaji bagaimana faktor-faktor ini Fadlilah. Sebagian (Pertiwi (Sapsalam, 2. Hal lain yang jarang perkembangan bahasa anak, serta bagaimana ditemukan dalam penelitian sebelumnya yaitu seringkali tidak mempertimbangkan konteks memengaruhi dinamika tersebut. sosial-budaya dan peran pengasuhan yang dapat memoderasi atau memediatori efek dari media METODE PENELITIAN Oleh karenanya, penelitian ini akan berupaya mengisi kesenjangan tersebut dengan memberikan analisis yang lebih terperinci mengenai bagaimana interaksi antara konten YouTube, strategi pengasuhan, dan dinamika perkembangan bahasa anak, serta implikasi dari Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi dampak konten YouTube terhadap perkembangan bahasa anak usia dini di Dusun Montor. Desa Bandaran. Kecamatan Tlanakan, fenomena ini dalam konteks pendidikan dan Kabupaten Pamekasan. Data dikumpulkan kebijakan publik. melalui observasi partisipatif, wawancara Argumentasi yang terdapat dalam riset ini mendalam dengan orang tua dan guru, serta adalah untuk membuktikan bahwa paparan analisis konten media digital yang sering konten YouTube memiliki pengaruh terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Konten partisipatif dilakukan untuk memahami edukatif di YouTube dapat memberikan manfaat meningkatkan pemahaman tata bahasa, dan memperbaiki kemampuan komunikasi anak, terutama dalam konteks dengan keterbatasan akses terhadap pendidikan formal. Namun. P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 anak-anak. Observasi konteks lingkungan sosial dan interaksi sehari-hari anak-anak, wawancara mendalam bertujuan menggali pandangan dan pengalaman orang tua serta guru mengenai penggunaan media digital. Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2024 . Vol 09. No. Received: Juli 2024 Accepted: Juli 2024 Published: September 2024 Article DOI: 10. 24903/jw. YouTube. Analisis dalam konten YouTube, termasuk kata-kata asing atau bahasa kedua, memperluas pemahaman anak terhadap variasi kosakata mengkategorikan jenis konten YouTube dan makna kata. Pengulangan kata dan frasa yang sering diakses dan menilai relevansi dalam video juga membantu memperkuat serta kualitasnya dari perspektif edukatif. ingatan anak terhadap kosakata baru. Data yang dikumpulkan akan dianalisis Namun, efektivitas pengembangan kosakata menggunakan pendekatan tematik untuk ini sangat bergantung pada kualitas konten mengidentifikasi pola dan tema yang yang dikonsumsi dan keterlibatan orang tua muncul terkait pengaruh media digital, dalam menjelaskan kata-kata baru. peran pengasuhan, dan perubahan sosial Temuan bahwa paparan konten YouTube membantu Validitas data dijaga melalui triangulasi anak-anak dalam memahami konsep-konsep sumber data, yaitu dengan membandingkan Informasi yang dikemas secara visual informasi yang diperoleh dari berbagai dan interaktif memudahkan anak untuk metode dan narasumber, serta dengan memahami dan menginternalisasi konsep- memberikan kesempatan bagi partisipan konsep kompleks. Video animasi yang untuk memverifikasi temuan penelitian. menjelaskan konsep sains dasar, seperti siklus air atau sistem tata surya, membantu HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan terkait dampak YouTube terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Temuan konten YouTube berperan besar dalam pengembangan kosakata anak. Anak-anak informatif di YouTube, seperti Nussa Official. Leka Garudita, dan Assyifa Animasi, dibandingkan anak yang tidak memiliki Penggunaan bahasa yang beragam P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 anak-anak sehari-hari. Konten menampilkan eksperimen atau demonstrasi terhadap konsep-konsep abstrak dengan cara yang konkret dan menarik. Penggunaan gambar, animasi, dan narasi sederhana dalam konten YouTube membantu anak mengasosiasikan kata-kata dengan konsepkonsep yang dijelaskan. Temuan YouTube peningkatan kemampuan mendengarkan anak usia dini. Anak yang rutin menonton Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2024 . Vol 09. No. Received: Juli 2024 Accepted: Juli 2024 Published: September 2024 Article DOI: 10. 24903/jw. video di YouTube, terutama konten berisi mendorong anak-anak mengikuti instruksi narasi atau dialog seperti "Peppa Pig" dan verbal dan visual. Video drama anak-anak "Dora the Explorer," cenderung mengalami seperti "Little Baby Bum" melibatkan peningkatan dalam kemampuan memahami karakter yang berbicara, memberikan cerita, dan menafsirkan informasi lisan. Konten seperti cerita bergambar dalam "Read Aloud mendorong anak-anak untuk merespons. Books for Children" atau program edukatif Aktivitas ini memberikan kesempatan bagi seperti "Sesame Street" memperkenalkan anak-anak anak-anak pada berbagai intonasi, aksen, memperluas kosakata, dan memperbaiki dan gaya berbicara, membantu mereka pengucapan serta intonasi. Temuan percakapan dan memperluas pemahaman bahwa konten YouTube dapat mendukung Lagu-lagu interaktif seperti Super Simple Songs tidak kalimat pada anak-anak usia dini. Video edukatif yang menyajikan bahasa dalam mendorong anak-anak untuk mendengarkan konteks narasi, dialog, atau instruksi instruksi dan merespons dengan gerakan mengajarkan anak-anak mengenai pola atau nyanyian. kalimat yang benar dan penggunaan tata Temuan keempat mengidentifikasi Kancil" atau "Didi & Friends Indonesia" pengembangan kemampuan berbicara anak. memperkenalkan anak-anak pada berbagai Video interaktif YouTube yang digunakan jenis struktur kalimat, termasuk kalimat di dusun Montor Pamekasan mendorong anak untuk meniru dan mengekspresikan melalui cerita dan lagu yang jelas dan Video pembelajaran bahasa "Cocomelon Nursery Rhymes" mengajak seperti "Boci" dan "Belajar Bersama Diva" anak-anak bernyanyi bersama, membantu YouTube bahasa yang tepat. Konten seperti "Serial Si Video "Blippi" berbagai pola kalimat dan penggunaan tata mengajarkan konsep-konsep dasar melalui bahasa yang tepat. Paparan konsisten eksplorasi dunia nyata, mendorong anak- terhadap berbagai struktur kalimat dalam anak untuk merespons atau meniru. Tutorial seperti "Art for Kids Hub" memberikan memahami bagaimana kalimat dibangun instruksi langkah demi langkah yang P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2024 . Vol 09. No. Received: Juli 2024 Accepted: Juli 2024 Published: September 2024 Article DOI: 10. 24903/jw. dan bagaimana elemen-elemen bahasa terbukti dapat memperkaya pengalaman saling berinteraksi. belajar mereka. Temuan keenam menunjukkan peran Temuan Dusun konten YouTube dalam pengembangan kemampuan bercerita anak-anak usia dini. menerapkan beberapa strategi pengasuhan Video yang menampilkan cerita bergambar, yang efektif di era digital. Salah satu strategi dongeng, dan narasi interaktif memberikan yang ditemukan adalah penilaian dan anak-anak kesempatan untuk memahami pemilihan konten digital yang akan diakses dan menyusun struktur cerita yang baik, anak-anak. termasuk pengenalan, konflik, dan resolusi. memastikan bahwa konten tersebut bersifat Video seperti Dongeng Anak. Cerita Rakyat edukatif, positif, dan sesuai dengan tahap Nusantara. Si Kancil. Nusa Official. Hafizh perkembangan anak. Strategi ini termasuk dan Hafizah menyajikan kisah-kisah dengan dalam kategori mediasi aktif, di mana orang alur yang jelas dan elemen-elemen naratif tua terlibat langsung dalam menilai dan yang kuat, membantu anak-anak belajar mengidentifikasi bagian-bagian penting dari Orang Montor anak-anak sebuah cerita. Melalui penayangan cerita Temuan ketiga menunjukkan bahwa yang kaya akan elemen visual dan audio, orang tua di Dusun Montor menerapkan anak-anak dapat mempelajari cara mengatur ide-ide mereka, mengembangkan plot, dan pengawasan terhadap penggunaan media mengekspresikan perasaan serta pikiran digital anak-anak. Praktik ini terbukti dapat secara kreatif. mengurangi risiko ketergantungan pada Adapun temuan penelitian terkait keseimbangan yang sehat antara aktivitas dampak media digital pada anak, khususnya digital dan aktivitas fisik atau sosial anak. Pengawasan ini mencakup pemantauan Pertama YouTube. interaksi orang tua dalam memediasi diakses oleh anak-anak. anak-anak Temuan keempat mengungkapkan bahwa orang tua di Dusun Montor secara perkembangan anak. Keterlibatan aktif aktif terlibat dalam diskusi mengenai konten orang tua dalam memilih dan mengevaluasi yang ditonton anak-anak. Mereka berdiskusi konten YouTube yang ditonton anak-anak tentang materi video, termasuk menjelaskan YouTube durasi penggunaan media serta konten yang konteks, nilai-nilai, dan makna dari konten P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2024 . Vol 09. No. Received: Juli 2024 Accepted: Juli 2024 Published: September 2024 Article DOI: 10. 24903/jw. Praktik hubungan sosial online, namun interaksi digital ini memiliki tingkat kehadiran sosial yang lebih rendah dibandingkan interaksi Selain itu, diskusi ini juga anak-anak Penelitian keterampilan berpikir kritis dan refleksi terhadap informasi yang mereka terima. menggunakan perangkat digital menghadapi Temuan kelima menunjukkan bahwa anak-anak orang tua di Dusun Montor terlibat dalam kegiatan digital bersama anak-anak, seperti mengelola giliran berbicara dan berempati. menonton video bersama dan melakukan Hal lain yang peneliti temukan yaitu terjadi aktivitas kreatif yang terinspirasi dari pergeseran kebiasaan, minat, dan hobi anak- Praktik anak, dengan media digital menjadi sumber utama hiburan dan pembelajaran, seringkali meningkatkan keterampilan sosial anak. Keterlibatan bersama ini tidak hanya Perubahan mempererat hubungan keluarga tetapi juga memberikan kesempatan bagi orang tua untuk memberikan bimbingan langsung mengganggu rutinitas harian seperti jadwal dalam penggunaan media digital. tidur, makan, dan bermain di luar rumah. Adapun anak-anak. Dampak dari penggunaan media digital terhadap Perkembangan Bahasa Anak perubahan sosial pada anak usia dini di Montor. Berdasarkan Penggunaan Pembahasan bagian terakhir ini berkaitan dengan dampak Dusun Media YouTube Pada konteks perkembangan bahasa anak usia dini, hasil penelitian ini dianalisis melalui beberapa kerangka teoretis yang secara intensif telah mempengaruhi pola Model Memori Atkinson-Shiffrin komunikasi anak dengan kecenderungan menyediakan landasan untuk memahami mengurangi interaksi tatap muka dan mengembangkan keterampilan komunikasi YouTube. Model non-verbal. Meskipun penggunaan aplikasi bagaimana informasi bergerak dari memori edukatif dan game digital telah membuka sensorik ke memori jangka panjang, dengan peluang bagi anak-anak untuk membangun pengulangan dan konteks yang menarik P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2024 . Vol 09. No. Received: Juli 2024 Accepted: Juli 2024 Published: September 2024 Article DOI: 10. 24903/jw. Sosial Vygotsky. Konten YouTube yang (Wixted, 2. Sejalan dengan ini. Teori menyajikan narasi dan dialog variatif Pemerolehan Bahasa Krashen, khususnya bertindak sebagai sumber input linguistik konsep "Input Hypothesis", menerangkan yang kaya, memungkinkan anak untuk efektivitas paparan terhadap input linguistik memperluas pemahaman bahasa mereka yang sedikit di atas tingkat kompetensi anak secara bertahap (Bailey & Kadhum Fahad, saat ini, yang sering ditemukan dalam Vygotsky YouTube (Bailey Kadhum Fahad, 2. kognitif, dan konten interaktif YouTube Pemahaman konsep baru melalui dapat dilihat sebagai bentuk scaffolding konten YouTube dapat dijelaskan melalui yang memfasilitasi perkembangan bahasa lensa Teori Konstruktivisme Piaget dan dalam zona perkembangan proksimal anak Teori Piaget (Habsy et al. , 2. Perspektif ini diperkuat menekankan proses aktif anak dalam oleh Teori Pembelajaran Multimodal dan membangun pemahaman melalui asimilasi Digital, dan akomodasi informasi baru ke dalam pembelajaran melalui berbagai modalitas skema kognitif yang ada (Rabindran & sensorik dan integrasi teknologi yang tepat Madanagopal, 2. Mayer, di sisi lain, dalam proses pendidikan (Shen et al. , 2. (Miguel-Revilla et al. , 2. Multimedia Mayer. multimedia, yang merupakan ciri khas Analisis konten YouTube, dapat meningkatkan pemahaman struktur kalimat melalui konten pemahaman dengan mengurangi beban YouTube dapat diperdalam dengan merujuk pada teori Multimedia Learning Mayer. informasi verbal dan visual (Mayer, 2. Penyajian informasi dalam format yang Sintesis beragam dan saling mendukung, seperti wawasan mendalam tentang bagaimana yang sering ditemui dalam video edukasi, anak-anak mengonstruksi pengetahuan dari membantu anak menginternalisasi pola konten digital yang kaya akan stimuli kalimat secara lebih komprehensif dan kontekstual (Keshavarz et al. , 2. Adanya Pendekatan ini memungkinkan anak untuk mendengarkan dan berbicara yang diamati mengaitkan bentuk linguistik dengan fungsi dalam penelitian ini dapat diinterpretasikan melalui kerangka teori Krashen tentang memperkaya pemahaman mereka tentang "input yang diterima" dan teori Konstruksi struktur bahasa. P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2024 . Vol 09. No. Received: Juli 2024 Accepted: Juli 2024 Published: September 2024 Article DOI: 10. 24903/jw. Pengembangan kemampuan bercerita anak melalui konten YouTube dapat pembelajaran anak-anak, terutama dalam dipahami melalui sintesis teori Vygotsky (Gonzalez-DeHass et al. , 2. Albert Bandura, prinsip-prinsip Vygotsky menekankan peran penting interaksi sosial dan penggunaan pentingnya mengamati, memodelkan, dan bahasa dalam konteks bermakna untuk perkembangan kognitif (Mahn & Fazalehaq, emosional orang lain untuk meningkatkan Konten YouTube yang menyajikan pembelajaran dan perilaku manusia (Manik cerita bergambar dan narasi interaktif et al. , 2. Oleh karena itu, keterlibatan menyediakan model narasi yang kaya dan aktif orang tua dalam memilih dan YouTube mengembangkan keterampilan bercerita. ditonton anak-anak dapat memperkaya Pendekatan pengalaman belajar mereka. menekankan pentingnya keterlibatan aktif Praktik penggunaan media oleh orang tua dapat mereka sendiri (AuLinking Constructivism memengaruhi penggunaan media oleh anak. Theory to Classroom Practice,Ay 2. sikap terhadap media, dan dampak media Konten yang mendorong partisipasi aktif, terhadap anak (Coyne et al. , 2. Orang seperti video yang mengajak anak untuk tua yang memilih konten yang sesuai dengan usia dan nilai-nilai keluarga, serta mereka sendiri, sejalan dengan prinsip- berpartisipasi dalam diskusi tentang konten prinsip ini dan memberikan kesempatan mengembangkan pemahaman yang lebih keterampilan naratif mereka melalui praktik mendalam tentang materi yang ditonton. Proses ini tidak hanya melibatkan seleksi Peran Pengasuhan dalam Memediasi konten yang edukatif dan bermanfaat tetapi Dampak Media Digital Pada Anak juga melibatkan dialog aktif dengan anak Interaksi orang tua dalam memediasi YouTube anak-anak tentang konten yang ditonton, yang dapat anak-anak membantu anak menghubungkan informasi memiliki dampak terhadap perkembangan. yang dipelajari dengan konteks kehidupan Jika perkembangan anak, keterlibatan orang tua P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Adapun strategi pengasuhan yang efektif di era digital melibatkan beberapa Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2024 . Vol 09. No. Received: Juli 2024 Accepted: Juli 2024 Published: September 2024 Article DOI: 10. 24903/jw. pendekatan kunci dalam memediasi dampak terutama untuk mencegah dampak negatif media digital pada anak-anak. Pertama, seperti gangguan tidur, obesitas, dan orang tua menilai video dan materi digital masalah perkembangan sosial (Diya Lalloo- anak-anak McGurk, n. Orang tua yang menetapkan batasan waktu layar jelas, membantu anak mereka mengembangkan kebiasaan media perkembangan anak. Pendekatan ini dapat yang sehat. Batasan ini membantu anak dilihat dalam kerangka kerja parental untuk tidak terlalu bergantung pada media mediation theory, yang mengidentifikasi digital, sehingga mereka lebih cenderung tiga bentuk utama mediasi orang tua dalam terlibat dalam aktivitas fisik, interaksi penggunaan media pada anak, yaitu stretegi aktif, restriktif, dan co-viewing (Clark, mendukung perkembangan mereka. Dalam hal ini, pemilihan konten oleh Ketiga, keterlibatan aktif orang tua orang tua termasuk pada kategori mediasi dalam diskusi mengenai konten yang aktif, di mana orang tua secara aktif terlibat ditonton juga merupakan strategi efektif. dalam menilai dan membahas konten orang tua yang berdiskusi dengan anak-anak dengan anak-anak mereka. Mediasi aktif tentang materi video, termasuk menjelaskan telah terbukti efektif dalam membantu anak- konteks, nilai-nilai, dan makna dari konten anak memahami dan memanfaatkan media tersebut, dapat meningkatkan pemahaman secara lebih bijak, serta mengurangi potensi anak dan mendukung pembelajaran yang dampak negatif dari media digital (Chen & lebih mendalam. Diskusi ini juga membantu Shi, 2. anak-anak Kedua, orang tua yang menetapkan keterampilan berpikir kritis dan refleksi mengenai informasi yang mereka terima. penggunaan media digital anak-anak dapat Menurut teori dual-process dalam kognisi mengurangi risiko ketergantungan pada perangkat digital dan memastikan bahwa Kahneman anak memiliki keseimbangan yang sehat mengindikasikan bahwa manusia cenderung antara aktivitas digital dan aktivitas fisik menggunakan dua sistem berpikir: Sistem 1 atau sosial. Pengawasan ini mencakup . ntuitif, cepa. dan Sistem 2 . nalitik, pemantauan durasi penggunaan media serta lamba. (Kannengiesser & Gero, 2. konten yang diakses. American Academy of Diskusi tentang konten media membantu Pediatrics mengaktifkan Sistem 2, di mana anak-anak (AAP) batasan waktu layar untuk anak-anak. P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Amos Daniel Tversky. Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2024 . Vol 09. No. Received: Juli 2024 Accepted: Juli 2024 Published: September 2024 Article DOI: 10. 24903/jw. menganalisis informasi yang mereka terima, dalam memilih konten yang sesuai dengan alih-alih hanya menerima informasi secara memastikan bahwa anak-anak terpapar pada keterampilan refleksi dan penilaian yang materi yang edukatif dan positif. Selain itu, kritis, yang penting dalam era digital saat ini pengaturan waktu layar yang wajar menjadi di mana informasi yang salah dan konten kunci untuk mencegah ketergantungan pada berbahaya mudah diakses. Ini nilai-nilai Keempat, orang tua terlibat dalam keseimbangan antara aktivitas digital dan kegiatan digital bersama anak-anak, seperti non-digital. Diskusi aktif dengan anak-anak menonton video bersama dan melakukan tentang konten yang ditonton tidak hanya aktivitas kreatif yang terinspirasi dari memperdalam pemahaman anak, tetapi juga konten, memperkuat ikatan emosional dan meningkatkan keterampilan sosial anak. berpikir kritis. Keterlibatan orang tua dalam Keterlibatan bersama ini tidak hanya kegiatan digital bersama anak tidak hanya mempererat hubungan keluarga tetapi juga memperkuat ikatan emosional tetapi juga memberikan kesempatan bagi orang tua untuk memberikan bimbingan langsung membimbing penggunaan media secara dalam penggunaan media digital. Jika ditinjau dari perspektif teori keterikatan yang dikembangkan oleh John Bowlby, perkembangan sosial anak. hubungan emosional yang kuat antara anak Perubahan Sosial dalam Penggunaan Media Digital perkembangan sosial dan emosional anak Penggunaan teknologi digital pada (Courtney E. Ackerman, 2. Kegiatan anak-anak bersama ini memungkinkan orang tua dan komunikasi tatap muka. Anak-anak yang anak untuk berbagi pengalaman, yang dapat semakin terpapar pada perangkat digital memperdalam hubungan dan meningkatkan seperti tablet dan smartphone sering kali rasa keterhubungan dalam keluarga. menghabiskan waktu lebih banyak untuk Strategi pengasuhan yang efektif di dibandingkan dengan komunikasi langsung. pendekatan proaktif dan kolaboratif untuk Anak yang lebih sering menggunakan memediasi dampak media digital pada anak- teknologi untuk bermain atau belajar Orang tua yang berhasil dalam mengalami penurunan dalam kesempatan untuk berlatih keterampilan komunikasi P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2024 . Vol 09. No. Received: Juli 2024 Accepted: Juli 2024 Published: September 2024 Article DOI: 10. 24903/jw. non-verbal, seperti membaca ekspresi wajah kualitas dan kedalaman hubungan sosial dan bahasa tubuh, yang bermanfaat untuk yang terbentuk melalui media digital. perkembangan sosial mereka. Teori ekologi Paparan berlebihan terhadap media perkembangan oleh Urie Bronfenbrenner digital berkorelasi dengan tantangan dalam anak-anak berkembang dalam konteks berbagai sistem Anak-anak yang menghabiskan lingkungan yang saling berinteraksi (Hertler waktu berlebihan dengan perangkat digital et al. , 2. Teknologi digital, sebagai menunjukkan kesulitan dalam memahami isyarat non-verbal dan mengelola aspek- aspek penting interaksi sosial, seperti giliran mikrosistem, seperti keluarga dan teman berbicara dan empati. Temuan ini sejalan Jika penggunaan teknologi digital dengan studi sebelumnya yang menekankan mendominasi interaksi anak-anak, ini dapat mengurangi kualitas dan kuantitas interaksi (Radesky keseimbangan antara penggunaan teknologi Penelitian dan interaksi tatap muka. Analisis terhadap perubahan perilaku perkembangan sosial anak usia dini, yang termanifestasi dalam tiga dimensi utama: pembentukan kebiasaan baru, pergeseran hubungan sosial online, keterampilan sosial, minat dan hobi, serta perubahan dalam Peningkatan manajemen waktu. Integrasi media digital penggunaan aplikasi edukatif dan game ke dalam rutinitas harian anak menandai digital interaktif telah memperluas ruang pergeseran paradigma dalam pola aktivitas, lingkup sosialisasi anak, namun hal ini perlu dievaluasi dalam konteks teori social tradisional oleh interaksi digital. Preferensi presence (Short et al. , dalam Calefato & yang meningkat terhadap aktivitas berbasis Lanubile, 2. Teori ini mengemukakan bahwa interaksi digital memiliki tingkat kegiatan non-digital yang krusial bagi perkembangan motorik dan sosial. Lebih lanjut, disrupsi pola aktivitas harian akibat menimbulkan pertanyaan kritis tentang digital mengindikasikan kebutuhan akan P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2024 . Vol 09. No. Received: Juli 2024 Accepted: Juli 2024 Published: September 2024 Article DOI: 10. 24903/jw. strategi manajemen waktu yang lebih efektif pemahaman tata bahasa, dan memperbaiki dan pengembangan self-regulation skills sejak dini. paparan visual dan auditori yang menarik. Melalui berbagai hal tersebut maka Misalnya, video yang memperkenalkan diperlukan kolaborasi antara orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan untuk merancang strategi yang memaksimalkan melalui animasi terbukti bermanfaat dalam potensi positif teknologi sambil memitigasi mempercepat perkembangan bahasa anak. risiko-risiko Namun, paparan berlebihan dan tanpa konsep-konsep Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi intervensi-intervensi negatif, seperti pengenalan kata-kata yang kurang pantas dan penurunan interaksi perkembangan sosial anak di era digital, sosial yang penting untuk perkembangan serta untuk memahami implikasi jangka emosional dan sosial. panjang dari perubahan perilaku yang Peran pengasuhan terbukti dalam Dengan memediasi dampak media digital. Orang tua pemahaman yang lebih mendalam tentang yang aktif memilih konten, mengatur waktu interaksi kompleks antara media digital dan layar, serta berdiskusi dengan anak-anak perkembangan sosial anak, kita dapat lebih mengenai materi yang mereka tonton dapat mendatang untuk menghadapi tantangan YouTube, dan peluang di era digital. Strategi pengasuhan yang efektif PENUTUP melibatkan pemilihan konten yang sesuai. Kesimpulan pengaturan waktu layar, keterlibatan aktif Penelitian ini menyimpulkan bahwa era digital yang didominasi media seperti YouTube, aktivitas digital bersama anak. Perubahan sosial yang diakibatkan perkembangan bahasa anak usia dini dengan melalui penggunaan media digital juga berdampak pada interaksi sosial anak. keterlibatan orang tua, dan dinamika Anak-anak perubahan sosial. Konten edukasi YouTube banyak waktu dengan perangkat digital cenderung mengalami penurunan dalam P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2024 . Vol 09. No. Received: Juli 2024 Accepted: Juli 2024 Published: September 2024 Article DOI: 10. 24903/jw. meskipun mereka dapat mengembangkan Terakhir, orang tua perlu untuk mendorong hubungan sosial melalui platform online. interaksi sosial langsung dan kegiatan yang Penting mempromosikan keterampilan komunikasi anak-anak memiliki kesempatan berinteraksi secara langsung guna membangun keterampilan perkembangan sosial dan emosional anak sosial yang kompleks. tidak terganggu oleh penggunaan media Saran Berdasarkan tentang perkembangan bahasa anak usia dini DAFTAR PUSTAKA