ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 Halaman 107-116 DOI : https://doi. org/10. 31294/abditeknika. ISSN 2775-1694 Pendampingan Edukasi Digital Entrepreneur Serta Literasi Digital dan Bahasa Bagi Masyarakat Kampung Jawa Malaysia Muhammad Abdul Jabar1*. Ria Kholifatun Nadhiroh2. Ryandi Kresna Anugerah3. Savira Rinda Erliana4. Edi Kurniawan2 Prodi Biologi. FMIPA. Universitas Negeri Semarang Prodi Pendidikan Geografi. FISIP. Universitas Negeri Semarang. Prodi Teknik Komputer. FT. Universitas Negeri Semarang Prodi Teknik Kimia. FT. Universitas Negeri Semarang Sekaran. Gunung Pati. Kota Semarang. Jawa Tengah. Indonesia email korespondensi: muhammadabduljabar@students. Submit: 05-08-2024 | Revisi: 18-09-2024 | Terima: 20-09-2024 | Terbit Online: 23-09-2024 Abstrak Universitas Negeri Semarang dengan Universiti Teknologi Malaysia menjalin kerja sama untuk melakukan kegiatan pengabdian di Kampung Jawa. Selangor. Malaysia. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kedua negara melalui jalur akademik. Berdasarkan hasil observasi, terdapat beberapa permasalahan utama, seperti para wirausahawan yang masih belum memahami penggunaan media sosial sebagai sarana promosi dan berjualan. Pada bidang edukasi, masih banyak anak-anak kampung yang belum memiliki kemampuan public speaking dan literasi Bahasa Arab serta Bahasa Inggris yang baik, selain itu juga tidak bisa mengoperasikan aplikasi editing sederhana seperti Canva. Kebersihan lingkungan juga masih menjadi masalah, terutama sampah plastik dan rerumputan yang terdapat di Kolam Air Panas Kampung Jawa. Oleh karena itu, tim UNNES Giat Internasional berinisiatif untuk mengadakan beberapa kegiatan pengabdian, seperti pelatihan bisnis digital, pengajaran public speaking, kelas canva. Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab, serta melakukan gotong royong. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah terbentuknya para wirausahawan yang mampu berbisnis digital melalui Instagram, serta menghasilkan logo dan banner yang menarik bagi usaha mereka. Mampu memberikan pengetahuan seputar Canva, public speaking. Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris kepada anak-anak di Kampung Jawa, serta turut menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman melalui gotong royong di Kolam Air Panas dan Pusat Komuniti Desa Kampung Jawa. Kata Kunci : Literasi digital. Wirausahawan. Kampung Jawa Malaysia Abstract Universitas Negeri Semarang and Universiti Teknologi Malaysia collaborated to conduct community service activities in Kampung Jawa. Selangor. Malaysia. This activity aims to strengthen relations between the two countries through academic channels. Based on the results of observations, there are main several problems, such as entrepreneur still do not understand the use of social media as a means of promotion and selling. In the field of education, there are still many village children who do not have good public speaking skills and Arabic and English literacy, besides that they cannot operate simple editing applications such as Canva. Environmental cleanliness is also still a problem, especially plastic waste and grass in the Kampung Jawa Hot Springs Pool. Therefore, the UNNES Giat Internasional team took the initiative to hold several community service activities, such as digital business training, public speaking lessons. Canva classes. English and Arabic Class, as well as communal work. The results achieved from this activity are the formation of entrepreneurs who are able to do digital business through Instagram, as well as produce attractive logos and banners for their businesses. Able to provide knowledge about Canva, public speaking. Arabic, and English to children in Kampung Jawa, as well as helping to create a clean and comfortable environment through mutual cooperation in the Hot Water Pool and the Kampung Jawa Village Community Center. Keywords: Digital literation. Entrepreneur. Kampung Jawa Malaysia Pendahuluan Universitas Negeri Semarang (UNNES) berkomitmen kuat dalam mengembangkan mahasiswa berprestasi di kancah internasional melalui berbagai program yang inovatif dan berkelanjutan. Salah satu program This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 unggulannya adalah UNNES Giat Internasional, yang bekerjasa sama dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dan dilaksanakan di Kampung Jawa. Hulu Langat. Selangor. Malaysia. Kampung Jawa adalah sebuah desa yang berbatasan dengan Kampung Batu 17. Kampung Perdik, dan Kampung Batu 20 Sungai Lui, dengan jumlah penduduk Kampung Jawa sekitar 1. 000 orang. UNNES Giat Internasional diselenggarakan berdasarkan 5 pilar UNNES Giat, yakni pendidikan yang dilakukan melalui aktivitas pendidikan formal dan informal, budaya melalui aktivitas konservasi dan tradisi, kesehatan melalui pembangunan kesehatan, lingkungan dengan mewujudkan lingkungan sehat dan layak huni, serta ekonomi dengan membantu mewujudkan ekonomi yang berdaya saing. Penduduk Kampung Jawa memiliki beragam mata pencarian. Sebagian besar bekerja sebagai pejabat atau pekerja swasta, sementara yang lain adalah wirausahawan yang menjalankan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berdasarkan kondisi Kampung Jawa tersebut. Mahasiswa Giat Internasional bertujuan untuk memberdayakan masayarakat dan meningkatkan kapasitas individu dalam menghadapi tantangan global dengan tema Audigital and communityAy. Era digital telah membawa transformasi besar di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia Wirausahawan lokal kini dihadapkan pada berbagai tantangan dan peluang baru di era digital ini. Untuk bersaing di pasar global, wirausahan lokal perlu beradaptasi dengan tektonologi digital dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan bisnis (Nuraisyah et al. , 2. Kampung Jawa. Hulu Langat merupakan daerah yang masih kental dengan budaya lokal namun perlahan beradaptasi dengan modernitas. Daerah ini memiliki potensi besar untuk berkembang melalui penerapan teknologi digital. Namun, masih banyak wirausahawan lokal yang belum meliliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial dalam bisnis mereka. Di sisi lain, anak-anak sekolah di era digital ini perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat untuk dapat menggunakan teknologi digital secara baik dan bertanggung jawab. Literasi digital dan bahasa menjadi hal yang esensial bagi anak-anak sekolah untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan berkomunikasi secara efektif (Kusumasari et al. , 2. Melihat kondisi tersebut, diperlukan pendampingan edukasi wirausaha digital bagi wirausahawan lokal serta literasi digital dan bahasa bagi anak sekolah di Kampung Jawa. Hulu Langat. Selangor. Malaysia. Pendampingan ini bertujuan untuk membantu wirausahawan lokal meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan bisnis, serta membantu anak sekolah meningkatkan literasi digital dan bahasa. Melalui tema keberlanjutan dan pemberdayaan. Giat Internasional diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat. Program ini memiliki tujuan umum antara lain untuk: 1 meningkatkan pemberdayaan masyarakat: memberdayakan masyarakat Kampung Jawa melalui pengenalan teknologi digital dan pengajaran keterampilan bahasa serta public speaking yang dapat meningkatkan kemampuan dalam berbisnis dan komunikasi. Memperluas wawasan mahasiswa: memberikan pengalaman internasional, sehingga dapat mengembangkan kemampuan adaptasi, wawasan global dan keterampilan lintas budaya. Mendukung SDGs khususnya pada bidang pendidikan berkualitas dan pemberdayaan ekonomi melalui kegiatan nyata di lapangan. Pemberdayaan wirausahawan lokal melalui edukasi digital tidak hanya meningkatkan daya saing tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi lokal. Selain itu, literasi digital dan kemampuan berbahasa yang ditingkatkan pada anak-anak akan mempersiapkan mereka untuk menjadi warga dunia yang aktif dan kompeten. Metode Program pengabdian ini dilakukan selama 28 hari, yakni dari tanggal 13 Mei Ae 10 Juni 2024. Tempat pelaksanaan program yakni di Kampung Jawa. Hulu Langat. Selangor. Malaysia. Peta lokasi penelitian dapat dilihat pada Gambar 1. Beberapa tahapan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu tahap persiapan. pelaksanaan dan Pada tahap persiapan dilakukan pembemtukan tim pengabdian masyarakat, koordinasi dengan Kepala Kampung Jawa dan pengurus Pusat Komuniti Desa (PKD). Tim pengabdian kepada masyarakat terdiri dari 17 orang mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Kemudian pada tahap pelaksanaan kegiatan meliputi: kegiatan yang pertama ialah Social Media Branding for Business yang dilaksanakan pada tanggal 27 Mei Ae 4 Juni 2024 pesertanya yaitu ibu-ibu wirausahawan, pada kegiatan ini berupa workshop mengenai penggunaan Instagram business untuk meningkatkan penjualan yang memaparkan materi terkait cara membuat akun, konten menarik, dan design logo banner usaha. Kegiatan yang kedua yakni Public Speaking Class yang dilaksanakan pada tanggal 27 Mei 2024 pesertanya anak- anak usia TK sampai dengan SD dengan adanya pelatihan berbicara di depan umum melalui aktivitas mendongeng, mendeskripsikan diri, serta bernyanyi dan berpantun. Kegiatan yang ketiga ialah Canva class yang dilaksanakan pada tanggal 28 dan 30 Mei 2024, pesertanya anak-anak yang berusia 8-13 tahun. Pada kegiatan Canva Class, para mahasasiswa memperkenalkan aplikasi Canva dan praktek penggunaan Canva untuk desain grafis serta pembuatan animasi sederhana. Selanjutnya kegiatan yang keempat yakni Arabic Class dan English Class yang dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2024 pesertanya anak- anak usia SD, pada kegiatan ini para mahasiswa melakukan pengajaran Bahasa Arab dan Bahasa Inggris melalui dialog, bernyanyi, dan permainan Kemudian kegiatan terakhir yaitu Gotong Royong yang dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2024 di kolam air panas Kampung Jawa dan 3 Juni 2024 di Pusat Komuniti Desa (PKD). Pada kegiatan gotong royong mahasiswa http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 melakukan pembersihan terhadap kawasan sekitar kolam air panas dan pusat komuniti desa bersama para pengurus Gambar 1. Peta Administrasi Kampung Jawa. Hulu Langat. Selangor. Malaysia Hasil dan Pembahasan 1 Social Media Branding for Business Kegiatan pengabdian yang pertama kali dilakukan oleh tim UNNES Giat Internasional di Kampung Jawa adalah pengenalan materi seputar social media branding for business. Materi ini diberikan kepada para ibu-ibu wirausahawan yang tergabung dalam Amanah Ikhtiar Malaysia (AIM), yaitu sebuah badan swasta mandiri yang didirikan pada tanggal 17 September 1987 (Razak, 2. Tujuannya adalah untuk mengurangi kemiskinan di Malaysia, melalui pembinaan kepada para pedagang di pedesaan untuk membiayai kegiatan kecil yang meningkatkan pendapatan (Mason et al. , 2. Melihat potensi yang dimiliki tersebut, tim UNNES Giat Internasional membuat sebuah workshop mengenai pemanfaatan Instagram business untuk meningkatkan penjualan dari para pedagang yang tergabung dalam AIM. Instagram business memiliki beberapa keunggulan untuk digunakan dalam menunjang penjualan, antara lain dapat digunakan sebagai media promosi melalui postingan feed, instastory, video reels, maupun penggunaan fitur Ads untuk menjangkau lebih banyak pelanggan (Rasyid & Purwanti, 2. Selain itu. Instagram menjadi salah satu media sosial yang saat ini banyak digunakan terutama oleh generasi muda di Malaysia. Total penggunanya pada tahun 2024 mencapai 15,70 juta pengguna atau setara dengan 45,5% populasi (Kemp, 2. , sehingga sangat cocok untuk digunakan sebagai media promosi dan Kegiatan sosialisasi Instagram business pertama kali dilakukan kepada para wirausahawan Amanah Ikhtiar Malaysia (AIM) pada Hari Senin, 27 Mei 2024 dan dihadiri oleh 11 orang wirausahawan yang didominasi oleh penjual makanan. Kegiatan sosialisasi dilakukan di Pusat Komuniti Desa (PKD) Kampung Jawa. Workshop dimulai dengan memberikan materi kepada wirausahawan mengenai apa itu digital business, bagaimana cara mengembangkan usaha melalui Instagram business, dan bagaimana langkah-langkah membuat akun Instagram Rata-rata wirausahawan masih belum mengenal penggunaan Instagram business sehingga pemberian materi dimulai dari dasar pengenalan Instagram dan pembuatan konten yang menarik. Pada sosialiasi ini, juga ditambahkan pengetahuan mengenai contoh logo usaha yang baik, dan bagaimana mendokumentasikan produk usaha agar terlihat menarik bagi pelanggan. http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 Gambar 2. Workshop pemberian materi social media branding for business kepada wirausahawan Amanah Ikhtiar Malaysia Setelah materi selesai dipaparkan, kegiatan selanjutnya adalah sesi tanya jawab dari para wirausahawan. Para wirausahawan sangat antusias untuk bertanya mengenai penggunaan Instagram business, cara membuat konten yang menarik, serta pembuatan logo usaha yang kreatif. Kegiatan tanya jawab berlangsung dua arah dan dilakukan secara terbuka dengan pemaparan contoh nyata. Setelah sesi tanya jawab selesai, kegiatan dilanjutkan dengan proses pembuatan akun Instagram business bagi para wirausahawan yang belum memiliki akun business Setiap wirausahawan didampingi oleh 1 mahasiswa sehingga proses pembuatan akun dapat berjalan dengan baik dan lancar. Pada kegiatan ini juga dilakukan pendataan seluruh unit bisnis para wirausahawan untuk dibantu dalam pembuatan logo dan banner usahanya, dengan tujuan para wirausahawan akan memiliki logo usaha yang menarik serta banner yang informatif untuk menarik pelanggan. Kegiatan social media branding for business ini diakhiri pada tanggal 04 Juni 2024 dengan acara penyerahan banner yang telah didesain oleh tim UNNES Giat Internasional kepada 11 wirausahawan Amanah Ikhtiar Malaysia. Banner ini juga memuat logo usaha baru yang diharapkan dapat mendukung promosi produk mereka dan menarik lebih banyak pelanggan. Banner yang dibuat oleh tim UNNES Giat Internasional juga mengutamakan prinsip visual yang menarik dan informatif. Hal ini karena banner memiliki peran penting sebagai media visual untuk memperkenalkan produk atau layanan sehingga kualitas visual banner dapat mempengaruhi minat pelanggan untuk membeli produk atau menggunakan jasa penjual tersebut (Salman & Sholihah, 2. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini meliputi tersampaikannya materi terkait dengan cara meningkatkan visibilitas usaha melalui media Instagram business bagi pemula, tersampaikannya informasi terkait dengan cara meningkatkan interaksi dengan pelanggan melalui Instagram, terbentuknya 8 akun Instagram business bagi para wirausahawan, serta terbentuknya 6 logo usaha dan 11 banner bagi para wirausahawan Amanah Ikhtiar Malaysia yang diharapkan dapat menunjang promosi usaha dan menarik lebih banyak pelanggan. Gambar 3. Pembagian banner kepada para wirausahawan Amanah Ikhtiar Malaysia 2 Public Speaking Class Public speaking class dilakukan pada Hari Senin, tanggal 27 Mei 2024, bertempat di PKD Kampung Jawa dan diikuti oleh anak-anak usia TK-SD. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman cara http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 berbicara di depan umum yang baik dan benar bagi anak-anak, serta memberikan pengajaran untuk mendeksripsikan diri sendiri kepada orang lain. Penerapan public speaking sejak dini akan mampu membuat anak lebih percaya diri dan berani dalam berbicara, anak-anak juga akan lebih berani untuk menyampaikan pendapat mereka di depan khalayak umum. Program pengabdian ini juga dilatarbelakangi dari pendapat Wibawa et al. yang mengemukakan bahwa ketakutan berbicara di depan umum menduduki peringkat yang lebih tinggi dibandingkan takut pada ketinggian. Hal ini disebabkan berbicara di depan umum tidak hanya sekadar menyampaikan pesan, namun membuat pesan yang disampaikan lebih mudah dimengerti kepada lawan bicara (Asriandhini et al. , 2. Oleh karena itu, pelatihan public speaking sejak dini sangat diperlukan untuk membuat anak-anak lebih percaya diri, dan upaya untuk mencegah timbulnya permasalahan psikologis yang menghambat perkembangan diri seseorang (Jalal et al. , 2. Gambar 4. Anak-anak melakukan public speaking di depan teman-temannya Salah satu kegiatan utama yang dilakukan bersama anak-anak adalah pembacaan cerita dongeng . tory Metode belajar story telling ditetapkan dalam bentuk yang paling dasar. Mendongeng atau bercerita yaitu sebuah proses di mana seseorang menggunakan vokalisasi, struktur naratif, dan citra mental komunikasi dengan individu lain. Bercerita atau story telling dapat membentuk hubungan penting melalui kekuatan mediasi dari katakata, bercerita juga memotivasi serta memperkokoh keahlian membaca serta menulis tingkat dasar, memahami sebuah urutan, menciptakan kosa kata, menguatkan konsep, serta meningkatkan keahlian dalam komunikasi lisan maupun tulisan (Daherman & Moekahar, 2. Selain itu, diberikan kesempatan juga kepada anak-anak untuk maju ke depan dan mendeskripsikan diri di depan teman-teman sebaya. Semua anak-anak terlihat sangat aktif dan mencoba untuk mempraktekkannya. Kegiatan ini diharapkan dapat melatih anak-anak untuk tampil percaya diri di depan umum, serta tidak gugup untuk berbicara perihal dirinya sendiri. Kegiatan public speaking dilanjutkan dengan ice breaking berupa bernyanyi dan berpantun. Pemilihan pantun sebagai ice breaking didasarkan pada beberapa alasan, yakni dapat melatih kreativitas dan imajinasi anak-anak, mengembangkan kemampuan berbahasa anak-anak, menanamkan nilai-nilai moral dan pengetahuan umum kepada anak-anak, serta melatih anak-anak untuk berpikir mengenai arti dari kata sebelum diucapkan (Irmanda & Astriratma, 2. Pada aktivitas ini juga dialukan permainan berhadiah. Melalui pemberian hadiah, membuat anak-anak menjadi lebih semangat dan aktif dalam kegiatan ini. Gambar 5. Kelas public speaking bersama anak-anak Kampung Jawa Capaian yang berhasil diraih melalui kegiatan ini meliputi keberanian anak-anak yang semakin bertambah untuk berbicara di depan khalayak umum, anak-anak mampu mendeskripsikan tentang dirinya dengan baik, serta mampu mengenal sastra dasar, seperti berdongeng dan berpantun ria bersama teman-teman, yang diharapkan dapat http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 meningkatkan soft skill anak-anak seperti kreativitas, kerja sama, dan kemampuan public speaking itu sendiri. Berdasarkan hasil kuesioner pasca pemberian materi, dapat diketahui bahwa 100% anak-anak sudah mampu berbicara dengan berani melalui kegiatan deskripsi diri di depan kelas, dan 90% anak-anak sudah mengerti tentang sastra dasar seperti berpantun. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pemberian materi mengenai public speaking sudah berjalan dengan sangat baik dan efektif. 3 Canva Class Kegiatan lain yang dilakukan sebagai bentuk pengabdian pada anak-anak Kampung Jawa. Hulu Langat. Selangor. Malaysia ini juga meliputi pemberian materi dan praktek seputar kelas digital, yakni berupa pengenalan Canva class. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 kali, masing-masing pertemuan dihadiri oleh 10 anak-anak yang berbeda dengan rentang usia 8-13 tahun, yakni pada Hari Selasa, 28 Mei dan Kamis, 30 Mei 2024. Penyelenggaraan Canva class dilaksanakan 2 kali, dikarenakan antusias anak-anak yang luar biasa dalam mengikuti kegiatan ini, serta penyesuaian terhadap jumlah komputer yang terdapat di Pusat Komuniti Desa Kampung Jawa. Penyelenggaraan kelas Canva ini sebagai salah satu wujud implementasi program kerja berbasis pengenalan dunia digital. Canva merupakan website dan aplikasi desain grafis berbasis online yang berguna untuk membantu seseorang dalam membuat desain atau visualisasi yang menarik (Kharissidqi & Firmansyah, 2. Aplikasi editing ini juga memiliki beberapa kelebihan antara lain: memiliki berbagai rancangan yang menarik secara estetis, dapat meningkatkan kreativitas anak-anak dan bahkan dapat membantu dalam membuat media penunjang pembelajaran, serta penggunaannya yang mudah dan efisien, terutama dari segi waktu (Sandi et al. Gambar 6. Canva Class bersama anak-anak Kampung Jawa Kegiatan kelas dibuka dengan pengenalan instruktur dan fasilitator, serta pemaparan teori Canva, desain grafis, serta storyboard sederhana. Agar anak-anak lebih memahami prakteknya, maka diberikan waktu selama 30 menit untuk praktek pembuatan storyboard, serta praktek pembuatan animasi dengan Canva selama 45 menit. Capaian dari kegiatan ini adalah pengenalan dasar-dasar bidang desain grafis animasi. Anak-anak juga mampu mengenal dan memahami fitur-fitur dalam Canva, khususnya fitur elemen, animasi, dan transisi, serta juga mampu membuat animasi sederhana menggunakan aplikasi Canva. Berdasarkan hasil kuesioner pasca pemberian materi, diketahui bahwa 95% anak-anak yang mengikuti kegiatan ini dapat memahami dengan baik mengenai fitur-fitur yang terdapat pada aplikasi Canva. Selain itu, 85% anak-anak juga sudah dapat membuat animasi sederhana menggunakan Canva dengan sangat baik, kendala yang dialami berkaitan dengan beberapa anak yang masih belum terbiasa menggunakan komputer, sehingga perlu dibimbing dengan lebih maksimal. 4 Arabic Class Salah satu program kerja tim UNNES Giat Internasional lainnya adalah mengadakan Arabic class untuk anak-anak usia setingkat SD. Kegiatan ini dilakukan pada Hari Rabu, 29 Mei 2024, dan bertempat di Pusat Komuniti Desa (PKD) Kampung Jawa. Arabic class ini merupakan kegiatan yang mendukung salah satu pilar UNNES Giat, yakni pada pilar pendidikan, melalui aktivitas pengajaran Bahasa Arab kepada anak-anak. Malaysia merupakan salah satu negara dengan penduduk mayoritas muslim, sehingga Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa yang wajib dikuasai oleh anak-anak, utamanya dalam menjalankan ibadah sehari-hari (Fauziddin & Fikriya, 2. Namun demikian, menurut Ramadhan . faktor penghambat yang pertama dalam mempelajari Bahasa Arab adalah rendahnya motivasi orang tua terhadap pendidikan atau penanaman unsur Bahasa Arab pada anak-anak mereka. Beberapa latar belakang tersebut menjadikan penyelenggaraan Arabic class ini menjadi penting untuk dilaksanakan. Pada proses pembelajaran Bahasa Arab, aspek kosakata merupakan aspek yang penting dari semua aspek Bahasa yang harus dikuasai anak. Ramadhan . menyatakan bahwa pembelajaran kosakata merupakan http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 pembelajaran dasar. Oleh karena itu, sangat memungkinkan untuk diberikan pengenalan kosakata Bahasa Arab pada anak-anak usia setingkat SD. NiAomah . menyatakan bahwa kualitas berbahasa seseorang jelas tergantung pada kualitas kosakata yang dimiliki. Nazarah . menyatakan bahwa pada usia dini pengembangan bahasa sangat penting karena masa anak-anak merupakan masa yang peka bagi anak, dan Bahasa Arab merupakan bahasa yang mendunia bagi Agama Islam, yaitu dalam bacaan shalat, hadis, dan Al-Quran. Kegiatan Arabic class dimulai dengan pemberian materi melalui media PPT mengenai berbagai kosakata . yang berkaitan dengan lingkungan. Agar mudah dipahami dan menarik bagi anak-anak, setiap kosakata juga diberikan gambar menarik yang sesuai. Setelah itu, anak-anak dilatih untuk dapat membaca, menulis, serta menghafal setiap kosakata yang telah diberikan. Bagi anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan, atau menebak kosakata dan percaya diri juga diberikan kesempatan untuk maju ke depan serta diberikan hadiah sebagai pemantik kelas. Anak-anak terlihat sangat antusias maju ke depan untuk menjelaskan kosakata yang telah mereka Hadiah yang diberikan juga membuat mereka semakin senang dan semangat untuk belajar. Pada akhir kelas, diberikan ice breaking menggunakan lagu berbahasa Arab Aolau anta saAoidunAo. Anak-anak diminta untuk bernyanyi dan memaknai arti lagu yang dinyanyikan bersama para mahasiswa selaku instruktur. Gambar 7. Anak-anak mencoba menebak kosakata berbahasa Arab dari gambar yang ditampilkan Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah anak-anak mampu memahami dan mengulangi kosakata . bertema lingkungan yang disampaikan. Anak-anak juga mampu menuliskan kosa kata yang disampaikan, mahir dan mampu menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan kosa kata lingkungan, serta dapat bernyanyi lagu berbahasa Arab dan memahami artinya dengan baik. Berdasarkan hasil kuesioner pasca pemberian materi, diketahui bahwa 90% anak-anak sudah mampu memahami dan menghafal kosa kata Bahasa Arab dengan baik, 85% anak-anak mampu menjawab pertanyaan terkait kosa kata Bahasa Arab yang berkaitan dengan lingkungan, serta 95% anak-anak mampu bernyanyi lagu berbahasa Arab dan memahami artinya dengan baik. 5 English Class Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa yang saat ini paling banyak dituturkan di seluruh dunia. Manfaat belajar Bahasa Inggris juga berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, contoh sederhananya adalah pada saat menggunakan komputer, internet, software, dan bentuk teknologi lainnya (Kamlasi. Oleh karena itu, pembelajaran Bahasa Inggris sejak dini menjadi sangat penting untuk dilakukan. Tim UNNES Giat Internasional membuka English class sebagai salah satu bentuk kegiatan pengabdian di Kampung Jawa. Hulu Langat. Selangor. Malaysia. Kegiatan ini dikhusukan bagi anak-anak yang bersekolah setingkat SD. English Class dilaksanakan pada Hari Rabu, 29 Mei 2024 di PKD Kampung Jawa dan dihadiri 25 anak-anak. Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak dapat mengenal abjad dan angka dalam Bahasa Inggris, anak-anak mampu memperkenalkan dirinya dalam Bahasa Inggris, serta mampu mengetahui kosakata percakapan sehari-hari dalam Bahasa Inggris. Kegiatan English class ini dilakukan dengan beberapa kegiatan, seperti dialog exercise. Kegiatan ini dilakukan untuk melatih percakapan dasar atau sehari-hari bagi anak-anak, seperti belajar menyapa, bertanya, dan mengungkapkan ekspresi. Kegiatan lainnya adalah singing together. Pada kegiatan ini, anak-anak mencoba untuk bernyanyi Bahasa Inggris bersama dengan pelafalan yang benar. Belajar Bahasa Inggris lewat media bernyanyi ini juga sangat efektif, karena memiliki beberapa keunggulan, karena bernyanyi dapat membantu daya ingat anak, anak-anak akan menghafal lirik, sehingga kosakata juga akan bertambah (Windarsih, 2. Kelas semakin meriah http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 dengan diberikan kegiatan berupa permainan guess the picture, dan alphabetic and number. Anak-anak diminta untuk menebak kosakata dari gambar yang disediakan, serta belajar untuk mengeja dan berhitung dengan menggunakan Bahasa Inggris. Pemberian hadiah bagi anak-anak yang aktif selama kelas juga membuat suasana menjadi meriah dan seru. Berdasarkan hasil kuesioner pasca pemberian materi, diketahui bahwa 96% anak-anak sudah dapat mengenal abjad dan angka dalam Bahasa Inggris dengan sangat baik. 76% anak-anak sudah mampu memperkenalkan diri dan berdialog dengan kalimat berbahasa Inggris, serta 80% anak-anak sudah dapat memahami kosa kata percakapan sehari-hari dalam Bahasa Inggris. Gambar 8. Tim UNNES Giat Internasional bersama anak-anak Kampung Jawa saat melasanakan English Class 6 Gotong Royong Kampung Jawa memiliki suatu tempat pemandian air panas, yang disebut sebagai kolam air panas Kampung Jawa. Letaknya tidak jauh dari Masjid Kariah Kampung Jawa. Tok Aris selaku Kepala Dusun Kampung Jawa mengatakan bahwa sumber panasnya berasal dari panas bumi sehingga termasuk kolam air panas alami. Kolam air panas ini dapat menjadi salah satu objek potensial yang dapat menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Kampung Jawa. Hingga saat ini, pengunjung tidak dipungut biaya untuk merasakan sensasi air panas di sini. Namun sayangnya, pengelolaan lingkungan sekitar Kolam Air Panas Kampung Jawa ini nampak tidak terawat, yang ditandai dengan adanya sampah plastik yang berserakan serta rumput liar yang tinggi. Banyaknya sampah dan tidak terawatnya rerumputan dapat mengganggu kenyamanan pengunjung, sedangkan kenyamanan merupakan kondisi yang sangat penting dalam industri pariwisata selain keamanan (Nadeak, 2. Oleh karena itu, tim UNNES Giat Internasional berinisiatif untuk melakukan gotong royong di sekitar Kawasan Kolam Air Panas yang dilaksanakan pada Hari Minggu, 26 Mei 2024. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa UNNES Giat Internasional beserta bapak-bapak yang berdomisili di Kampung Jawa. Gambar 9. Tim UNNES Giat Internasional sedang melakukan gotong royong di sekitar kawasan Kolam Air Panas Kampung Jawa Kegiatan gotong royong ini tidak hanya ditujukan untuk membersihkan kawasan di sekitar Kolam Air Panas Kampung Jawa, namun juga bermanfaat sebagai bentuk kerja sama antar individu dan antar kelompok yang membentuk rasa saling percaya untuk menangani permasalahan yang menjadi kepentingan bersama (Purnomo et http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 , 2. Selain itu, kegiatan ini juga turut mendukung salah satu pilar UNNES Giat pada bidang lingkungan, yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kegiatan gotong royong ini dimulai pada 00 hingga selesai. Mahasiswa UNNES Giat Internasional dan beberapa warga membersihkan area pemandian air panas dengan cara menyikat kolam, kemudian membersihkan selokan, dan memangkas serta membuang rumput-rumput kering yang ada di sekitar kawasan pemandian. Hasil yang dicapai dari kegiatan gotong royong di Kolam Air Panas Kampung Jawa adalah terciptanya lingkungan pemandian air panas yang lebih bersih dari sampah organik seperti rumput kering dan kerak lumut, serta non organik seperti sampah plastik sehingga kawasan kolam air panas menjadi semakin tertata rapih dan bersih untuk dikunjungi. Selain melasanakan kegiatan gotong royong di Kolam Air Panas Kampung Jawa, kegiatan gotong royong juga dilaksanakan di Pusat Komuniti Desa (PKD) Kampung Jawa pada Hari Senin, 03 Juni 2024. PKD merupakan tempat berkumpulnya masyarakat Kampung Jawa untuk melaksanakan berbagai aktivitas, seperti kegiatan administrasi, pusat latihan komunitas, tempat berkumpulnya wirausahawan Amanah Ikhtiar Malaysia (AIM) dan lain-lain menjadikan tempat ini cukup vital dan harus dijaga kebersihannya. Melihat kondisi sekitar PKD yang banyak ditumbuhi rumput dan gulma liar, maka mahasiswa UNNES Giat Internasional berinisiatif untuk melakukan bersih-bersih PKD untuk mencabuti rumput dan menghilangkan gulma yang ada di sekitar PKD. Rumput dan gulma tidak hanya mengurangi estetika, namun juga menjadi sarang serangga seperti ulat, dan lama kelamaan juga dapat merusak tembok dan pagar yang ada di PKD. Gambar 10. Tim UNNES Giat Internasional sedang melakukan gotong royong di Pusat Komuniti Desa (PKD) Kampung Jawa Kegiatan gotong royong di PKD Kampung Jawa ini dimulai pada pukul 08. 00 pagi, mahasiswa UNNES Giat Internasional bersama Puan Liyana selaku Kepala PKD melakukan kerja bakti berupa pembersihan rumput dan gulma yang ada di sekitar PKD menggunakan cangkul, gunting, sekop, dan wadah untuk menaruh rumput dan gulma yang telah dicabut. Melalui kegiatan ini, tim UNNES Giat Internasional berhasil menciptakan PKD yang lebih bersih dan nyaman bagi warga Kampung Jawa, serta dapat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup dan estetika kawasan dengan cara pembersihan rumput dan gulma di sekitar PKD Kampung Jawa. Kesimpulan Tim UNNES Giat Internasional melakukan pengabdian di Kampung Jawa. Hulu Langat. Selangor. Malaysia, sebagai salah satu bentuk pengabdian mahasiswa UNNES di tingkat internasional. Berbagai kegiatan yang telah dilakukan menyesuaikan dengan pilar-pilar UNNES Giat. Pada pilar ekonomi, mahasiswa membantu para wirausahawan Amanah Ikhtiar Malaysia (AIM) untuk mengenal bisnis digital melalui Instagram, serta membantu pembuatan logo dan banner untuk menunjang promosi penjualan. Pada pilar pendidikan, tim UNNES Giat Internasional membuat kegiatan pengabdian berupa pengajaran Canva Class. Arabic Class, dan English Class dengan sasaran anak usia TK-SD. Kegiatan pengabdian dengan pilar pendidikan ini memiliki dampak yang besar bagi anak-anak, antara lain pengenalan dan penggunaan software editing digital seperti Canva, serta dapat belajar dasar-dasar Bahasa Arab dan Bahasa Inggris secara menyenangkan. Sedangkan pada pilar lingkungan, mahasiswa membantu pembersihan lingkungan salah satu objek wisata yang ada di Kampung Jawa, yakni kolam air panas Kampung Jawa melalui kegiatan gotong royong bersama warga. Kegiatan gotong royong ini juga dilaksanakan di Pusat Komuniti Desa (PKD) Kampung Jawa dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sehingga nyaman untuk ditinggali. Kegiatan UNNES Giat Internasional ini tidak hanya membantu warga Kampung Jawa, namun juga ikut mempererat tali persaudaraan antara Indonesia dan Malaysia. http://jurnal. id/index. php/abditeknika ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Oktober 2024 Penghargaan Penulis mengucapkan terima kasih kepada Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan bantuan pendanaan demi terlaksananya kegiatan UNNES Giat Internasional. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Universiti Teknologi Malaysia dan pengurus Pusat Komuniti Desa (PKD) Kampung Jawa. Malaysia yang telah berkenan menjadi mitra kegiatan dan mendampingi kegiatan pengabdian mahasiswa selama di Malaysia hingga Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada 17 mahasiswa Universitas Negeri Semarang yang telah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Selangor. Malaysia. Referensi