PENGARUH LAYANAN INFORMASI KARIR DALAM MENINGKATKAN PEMILIHAN JURUSAN DI PERGURUAN TINGGI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 14 SAMARINDA TAHUNAJARAN2022/2023 Siska Nurlevia1 . Rury Muslifar2 . Yasintha Sari Pratiwi3 Program Studi Bimbingan dan Konseling. Keguruan dan Ilmu pendidikan. Universitas Mulawarman sisknurlevia@gmail. ABSTRAK Pemilihan jurusan rmerupakan suatu usaha seseorang untuk memilih suatu jurusan yang akan dijalani kedepanya. Siswa SMA diharapkan memiliki informasi karir yang cukup untuk menentukan pilihan jurusan yang tepat sesuai kemampuan yang dimiliki dirinya. Rumusan masalah yang muncul yaitu apakah ada pengaruh layanan informasi karir dalam meningkatkan pemilihan jurusan di perguruan tinggi siswa kelas XI SMA Negeri 14 Samarinda Tahun Ajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan ialah eksperimen dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 14 Samarinda yang berjumlah 154 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yakni probability sampling dengan sampel berjumlah sebanyak 39 siswa yang memiliki informasi karir rendah. Adapun perhitungan dalam penelitian ini menggunakan Statistic Product For Service Solutions versi 23 for windows. Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh layanan informasi karir dalam meningkatkan pemilihan jurusan di perguruan tinggi siswa kelas XI di SMA Negeri 14 Samarinda. Dimana hasil perhitungan rata-rata mean skor minat pemilihan jurusan sebelum diberikan treatment adalah 85,43 dan mean setelah diberikan treatment 141,3. Dari hasil uji t dengan df = 38 karena lebih besar dari . 296 > 1,. , maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa layanan informasi karir berpengaruh dan berperan penting dalam meningkatkan pemilihan jurusan di perguruan tinggi. Saran peneliti untuk guru BK agar dapat mengaplikasikan layanan informasi karir kepada seluruh peserta didik untuk memahami dan menentukan jurusan yang sesuai pada kemampuan peserta didik. Kata Kunci : Layanan Informasi Karir. Pemilihan Jurusan ABSTRACT Selection of majors is a person's effort to choose a major that will be pursued in the future. High school students are expected to have sufficient career information to determine the right choice of major according to their abilities. The formulation of the problem that arises is whether there is an influence of career information services in increasing the choice of majors in tertiary institutions for class XI students of SMA Negeri 14 Samarinda for the 2022/2023. Academic Year. The type of research used is an experiment with a quantitative research approach. The population in this study were all 154 students of class XI SMA Negeri 14 Samarinda. The sampling technique used is probability sampling with a sample of 39 students who have low career information. The calculations in this study use Statistics Product For Service Solutions version 23 for windows. The results of the analysis show that there is an influence of career information services in increasing the choice of majors in college students of class XI at SMA Negeri 14 Samarinda. Where the results of calculating the average mean score of interest in major selection before being given treatment is 85. 43 and the mean after being given treatment is 141. From the results of the t test with df = 38 because t_count is greater than t_table . ,296 > 1. , then Ho is rejected and Ha is It can be concluded that career information services have an influence and play an important role in increasing the choice of majors in tertiary institutions. The researcher's suggestion for BK teachers is to be able to apply career information services to all students to understand and determine which majors are appropriate to the abilities of students. Keywords: Career Information Services. Selection of Majors PENDAHULUAN Pemilihan jurusan adalah pengambilan keputusan mengenai karir yang telah ditetapkan peserta didik dari berbagai data dan dianalisis berdasarkan ekspresi diri yang terlihat pada motivasi, pengetahuan, kepribadian dan kemampuan. Penjurusan diperkenalkan sebagai upaya untuk lebih mengarahkan siswa berdasarkan minat dan kemampuan Siswa-siswa yang mempunyai kemampuan ilmu yang baik sebagai dasar untuk menentukan bidang jurusannya. Menurut Widyastuti & Pratiwi, . Pengambilan keputusan karir adalah suatu proses sistematis mengenai pilihan karir yang telah ditetapkan individu dari berbagai data yang digunakan dan dianalisi berdasarkan ekspresi atau ungkapan diri yang terlihat pada motivasi , pengetahuan, kepribadian dan kemampuan. Pada SMA sendiri biasanya peserta didik akan dihadapkan dengan pemilihan jurusan yang sesuai dengan kemampuan dalam pelajaran akademis yang siswa kuasai. Seperti jurusan IPA. IPS. Bahasa. Unggulan. Agama, dan lainlain. Pengarahan sejak dini ini dimaksudkan untuk memudahkan peserta didik memilih bidang ilmu yang akan di tekuninya di Universitas atau akademi yang tentunya akan mengarah pula kepada karirnya kelak. Tetapi penjurusan di tingkat SMA tidak selalu menjamin bahwa seorang siswa akan memilih bidang studi yang sama di Universitas. Pemilihan jurusan yang berbeda dengan bidang ilmu yang ditekuni di SMA tersebut adalah wajar, sebab anak seusia SMA memang belum bisa memastikan karirnya. Penjurusan yang ada di SMA saat ini adalah penjurusan yang mengarah kepada satu tujuan yaitu melanjutkan ke perguruan tinggi. Pemilihan jurusan dimulai dengan pengetahuan pemahaman diri baik mengenai bakat dan minatnya. Pada umumnya tidak semua peserta didik mampu memahami dirinya. Hal ini seringkali membuat para siswa tidak memahami ataupun mengerti tujuan akhir atau karir yang akan dipilih di masa mendatang. Problem yang sering terjadi adalah kurangnya informasi dalam dunia karir dan tidak menutup kemungkinan potensi yang dimiliki sehingga menimbulkan ketidakcocokan ketika sudah memilih jurusan. Untuk mendapatkan program studi yang tepat, dibutuhkan informasi karir dari guru pembimbing, dengan demikian para peserta didik yang akan melanjutkan studi tidak akan mengalami kebingungan dalam menentukan jurusan yang sesuai dengan bakat dan minat yang dimilikinya. Layanan informasi karir merupakan salah satu usaha membantu peserta didik dalam pemilihan karir dimana layanan informasi karir berisi tentang informasi-informasi yang berhubungan dengan karir peserta didik, maka sangat tepat bila digunakan dalam meningkatkan kemampuan pemilihan karir peserta didik. Menurut Tohirin . berpendapat bahwa layanan informasi juga bermakna usahausaha untuk membekali siswa dengan pengetahuan serta pemahaman tentang lingkungan hidupnya dan tentang proses perkembangan anak muda. Karir seringkali disamakan dengan pekerjaan. Sebenarnya arti karir lebih luas dari sekedar memilih pekerjaan. Karir berkaitan dengan perkembangan seseorang dan menjadi bagian penting dalam kesuksesan hidupnya, untuk itu karir perlu direncanakan dengan baik. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru BK pada tanggal 21 Juni 2022, diperoleh hasil bahwa masih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dengan pemilihan jurusan di perguruan tinggi dan untuk pemberian layanan informasi oleh guru bk belum dilakukan karena adanya kendala alokasi waktu dari sekolah sehingga belum terlaksana pemberian layanan bk di sekolah, tetapi untuk beberapa siswa melakukan sharing terkait perguruan tinggi dan juga sekolah mengadakan sosialisasi perguruan tinggi yang dibantu oleh tim Ruang Guru. Sedangkan berdasarkan hasil wawancara siswa pada tanggal 15 Juni 2022 diperoleh hasil bahwa masih terdapat beberapa siswa yang masih kesulitan dalam menentukan jurusan yang akan dipilih di perguruan tinggi dan beberapa dari mereka belum menemukan kemampuan dan bakat mereka yang sesuai bidangnya. Sedangkan untuk penyebaran angket yang dilakukan peneliti menemukan banyak peserta didik yang belum mampu dalam mengambil keputusan serta memilih jurusan yang akan diambil di perguruan tinggi, seperti mengalami kebingungan terhadap prospek ke depan jurusan yang telah mereka pilih, cita-cita masih belum jelas, tidak mengetahui apa yang harus dilakukan setelah tamat sekolah, mudah terpengaruh oleh cita-cita orang lain. Berdasarkan hasil angket yang dilakukan di SMA Negeri 14 Samarinda pada tanggal 20 Desember 2021 yang berkaitan dengan pemilihan jurusan di perguruan tinggi. Penulis memfokuskan penyebaran angket pada peserta didik kelas XI. Maka hasil yang didapatkan adalah 39% siswa saat ini membutuhkan informasi mengenai jurusan di perguruan tinggi. Berkenaan dari hasil wawancara dan penyebaran angket yang didapatkan di SMA Negeri 14 Samarinda, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitiaan dengan judul AuPengaruh Layanan Informasi Karir Dalam Meningkatkan Pemilihan Jurusan di Perguruan Tinggi Siswa Kelas XI SMA Negeru 14 Samarinda Tahun Pelajaran 2022/2023Ay. METODE Penelitian ini disusun menggunakan jenis penelitian eksperimen dan pendekatan penelitian kuantitatif. Menurut Sugiyono . , penelitian eksperimen merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Bentuk desain yang digunakan pada penelitian ini adalah one group pre test and post test. Desain penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan praexperimental design yaitu onegroup pre test and post test design. Prosedur penelitian sebelumnya memberikan pre-test kepada kelompok yang akan diberikan Kemudian peneliti memberikan atau melakukan treatment atau perlakuan. Hasil perlakuan dapat diketahui lebih akurat, karena dapat membandingkan dengan keadaan sebelum diberi perlakuan dengan menggunakan jenis penelitian ini. HASIL Berdasarkan penelitian ini bahwa melakukan layanan informasi karir dalam meningkatkan pemilihan jurusan di perguruan tinggi dapat memberikan hasil analisis pada angket sebelum diberikan perlakuan berupa layanan informasi karir dan setelah diberikan perlakuan berupa layanan informasi karir. Dapat disimpulkan melalui analisis data, didapatkan fakta bahwa ada kenaikan hasil rata- rata sebesar 57,87 dengan persentase 33%, sebelum diberikan perlakuan skor rata-rata pre-test 85,43 dengan persentase 50%. Dan setelah diberikan perlakuan, skor rata-rata posttest sebesar 143,4 dengan persentase 83%. Berdasarkan kenaikan tersebut, siswa mengalami peningkatan yang semula berada pada kategori rendah naik menjadi kategori tinggi. Dengan layanan informasi karir dapat membantu siswa meningkatkan pemilihan jurusan di perguruan Layanan informasi karir di sekolah memiliki peran yang penting, terutama bertujuan untuk membantu peserta didik agar memperoleh pemahaman dan pengarahan diri dalam proses mempersiapkan diri untuk bekerja dan berguna dalam masyarakat. Sesuai dengan tujuan dari pelaksanaan informasi karir di sekolah, yaitu secara umum adalah bertujuan untuk membantu peserta didik agar memperoleh pemahaman diri dan pengarahan diri dalam proses memperisapkan diri bekerja, dan berguna dalam masyarakat, maka dari itu untuk mencapai tujuan tersebut perlulah kiranya disusun langkah yang matang untuk mencapai keberhasilan Penelitian ini berlandaskan teori Tohirin . yang mengungkapkan layanan informasi bermakna usaha-usaha untuk membekali siswa dengan pengetahuan serta pemahaman tentang lingkungan hidupnya dan tentang proses perkembangan anak muda dan teori Parsons dalam Darmasaputro . , yang mengungkapkan pengambilan keputusan karir adalah proses di mana seseorang mengenali dirinya, mencari tahu tentang cakupan pekerjaan yang akan ia ambil, dan memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan kedua hal tersebut dalam pilihan karier yang akan ia ambil. Seperti yang dipaparkan oleh peneliti, penelitian ini hampir serupa yang dilakukan oleh Safira Tazkiyah . , dengan judul Pengaruh Layanan Informasi Karir Terhadap Pemilihan Jurusan Di Perguruan Tinggi Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 10 Pekanbaru. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dengan melakukan layanan informasi karir menunjukkan hasil perhitungan ratarata sebelum mengikuti layanan adalah 80,3 dan setelah mengikuti layanan menjadi 144,4. Berdasarkan hasil uji spearman rank menyatakan besarnya pengaruh layanan informasi karir terhadap pemilihan jurusan di perguruan tinggi sebesar 34% dan dari hasil ujit menggunakan program SPSS versi 25, bahwa t adalah 21. 781 mean 34. 06250, 95% confidence interval of the difference, lower = 1. 56383, upper = -30. 72927, kemudian thitung dibandingkan dengan ttabel df = 15, maka ketentuan thitung > ttabel . 781>1,. maka pemilihan jurusan di perguruan tinggi pada siswa terdapat perubahan setelah diberikan layanan informasi karir. Penelitian ini hampir serupa dengan yang dilakukan oleh Ayu Fitrianthy . Dengan judul Pengaruh Layanan Informasi Karir dalam Pemilihan Jurusan di Perguruan Tinggi pada Peserta Didik Kelas XI di Sekolah Menengah Atas Al Azhar 3 Bandar Lampung. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dengan melakukan layanan informasi karir menunjukkan hasil perhitungan rata-rata sebelum mengikuti layanan adalah 87,2 dan setelah mengikuti layanan menjadi 140,8. Berdasarkan dari hasil uji-t menggunakan program SPSS versi 16, bahwa t adalah 25. 188 mean 53. 60000, 95% confidence interval of the difference, lower = -58. 05397, upper = -49. 14603, kemudian thitung dibandingkan dengan ttabel df = 19, maka ketentuan thitung > ttabel . 188>1,. maka pemilihan jurusan di perguruan tinggi pada siswa terdapat perubahan setelah diberikan layanan informasi karir. Layanan informasi karir ini berpengaruh dalam meningkatkan pemilihan jurusan di perguruan tinggi. Hal ini dibuktikan melalui analisis data dengan adanya peningkatan setelah diberikan layanan informasi karir sebesar 33%. Hasil dari pretest menunjukkan bahwa rata- rata skor naik menjadi 143,4 dengan persentase 83%. Berdasarkan peningkatan skor tersebut, seluruh siswa mengalami peningkatan yang semula berada pada kategori rendah naik menjadi kategori tinggi. Hasil tersebut didukung oleh hasil output test statistic yang diketahui bahwa ada perbedaan signifikan pada hasil anatar pretest dan posttest. Melalui uji paired test (Uji T) menunjukkan bahwa sig = 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima dengan arti layanan informasi karir berpengaruh dalam meningkatkan pemilihan jurusan di perguruan tinggi. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian AuPengaruh layanan informasi karir dalam meningkatkan pemilihan jurusan di perguruan tinggi siswa kelas XI SMA Negeri 14 SamarindaAy, bahwa sebelum diberikan treatment, tingkat pemilihan jurusan di perguruan tinggi pada peserta didik cenderung rendah dan setelah diberikan treatment berupa layanan informasi karir, tingkat pemilihan jurusan di perguruan tinggi pada peserta didik mengalami perubahan menjadi kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkasn bahwa hipotesis nol (H. di tolak dan hipotesis alternatif (H. yaitu layanan informasi karir terdapat pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pemilihan jurusan di perguruan tinggi siswa kelas XI SMA Negeri 14 Tahun Ajaran 2022/2023. DAFTAR PUSTAKA