Kelola: Journal of Islamic Education Management Oktober 2024. Vol. 9 No. 2 Hal 399 - 409 P-ISSN : 2548 Ae 4052 E-ISSN : 2685 Ae 9939 A2019 Manajemen Pendidikan Islam. https://ejournal. id/index. php/kelola PROGRAM MALAM BINA IMAN DAN TAQWA (MABIT) SEBAGAI SARANA PENGUATAN AKIDAH DAN AKHLAK ANAK 1Ariani, 2Hisban Thaha, 3 A. Riawarda Pascasajana IAIN Palopo arianibakri2498@gmail. Abstract This article aims to discuss the analysis of the need to develop children's beliefs and morals through the evening program for building faith and piety. This type of research is research and development (R&D). In research and development, this research uses the ADDIE model (Analysis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. The subject of this research is that the subject of this research is the team responsible for the Al Hikmah Palopo Faith and Taqwa Building Night Activities (MABIT). The data collection techniques used were questionnaires and Data was analyzed using quantitative and qualitative approaches. The results of the research show that several materials related to faith are important in the Mabit program, namely Ilmuyat. Nubuwat. Ruhaniyat and Sam'iyyat. Furthermore, in the field of Islamic morals towards Allah, there are polytheists, takabbur, apostates and hypocrites. Then the mazmumah's morals towards others include irritability/al-qhadhab, envy or envy/al-hasadu, cursing/al-giiba, committing mistreatment/al-zulmu, stinginess/al-bukhlu. Keywords: Night for Building Faith and Taqwa. Need for Teaching Materials. Faith. Morals Abstrak Artikel ini bertujuan untuk ini membahas tentang Dalam artikel ini akan dibahas analisis kebutuhan untuk mengembangkan akidah dan akhlak anak melalui program malam bina iman dan taqwa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Dalam penelitian dan pengembangan pada penelitian ini menggunaka model ADDIE (Analysis. Desain. Development. Implementasi. Evaluatio. Adapun subjek penelitian ini yaitu Subjek penelitian ini adalah tim penanggung Jawab Kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) SDIT Al Hikmah Palopo. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan wawancara. Data dianalisis dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan beberapa materi terkait akidah yang penting dalam program mabit yaitu Ilahiyat. Nubuwat. Ruhaniyat dan SamAoiyyat. Selanjutnya bidang akhlak akhlak mazmumah kepada Allah ada diantaranya musyrik, takabbur, murtad dan munafik. Kemudian akhlak mazmumah kepada sesama diantaranya mudah marah/al-qhadhab, iri hati atau dengki/al-hasadu, mengumpat/al-giiba, berbuat aniaya/al-zulmu, kikir/al-bukhlu. Kata Kunci: Malam Bina Iman dan Taqwa. Kebutuhan Bahan Ajar. Akidah. Akhlak PENDAHULUAN Konsep Pendidikan Islam tentang iman adalah kepercayaan dan keyakinan yang dimiliki oleh pemeluknya, kemudian diaplikasikan melalui perbuatan yang berakhlak mulia. Iman seseorang baik tidaknya bisa dilihat Vol 9. No. Oktober 2024 400 | Ariani dkk. bagaimana santun akhlaknya, yang paling utama adalah akhlak kepada Allah Swt dan rasulnya, serta akhlak kepada sesama manusia dan akhlak terhadap ciptaan-Nya. 1 Sebagaimana dalam hadist Nabi tentang akhlak dari Abdullah Bin Amr Radliyallahu Anhuma yaitu : Artinya : Abu DardaAo meriwayatkan: Aku mendengar Nabi Muhammad saw berkata. AuTak ada yang lebih berat pada timbangan (Mizan, di hari Pembalasa. dari pada akhlak yang baik. Sungguh, orang yang berakhlak baik akan mencapai derajat orang yang berpuasa dan sholat. Ay (Hadits riwayat al-Tirmidz. Adapun penjelasan hadist diatas dapat di simpulkan begitu pentingnya pendidikan akhlak dalam pendidikan Islam. untuk itu lembaga pendidikan utamanya pendidikan islam yang memiliki tujuan yaitu lebih kepada menanamkan iman dan akhlak, yang dijadikan sebagai titik berat untuk membina serta memberikan sebuah pembelajaran kepada generasi mujahid Problematika tentang moral di generasi sekarang yang semakin miris dikarenakan pendidikan akademik lebih dikedepankan dari pada pendidikan akhlak di dunia pendidikan. Sehingga banyak generasi sekarang yang memilik akhlak dan adab tidak sesuai dengan apa yang telah di ajarkan didalam agama Untuk itu SDIT Al Hikmah Palopo memiliki visi misi yang bertujuan untuk melahirkan generasi qurAoani dan berakhlak mulia melalui salah satu program Tahunan yaitu Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) yang dilaksanakan setiap bulannya. Dalam pendidikan Islam konsep pendidikan iman yaitu menanamkan kepercayaan dan keyakinan tentang ajaran Islam. Iman menuntut pemeluknya untuk yakin dan percaya serta diaplikasikan dengan perbuatan yang melahirkan akhlak mulia. Baik tidaknya iman seseorang dapat dilihat dari seberapa santun akhlaknya. Terutama akhlak terhadap Allah swt dan Rasulnya, akhlak terhadap sesama manusia serta akhlak terhadap ciptaanNya. Untuk itu perlu kita bercermin kepada tujuan dari pendidikan Islam, yaitu menjadi manusia yang tunduk kepada Allah swt. secara pribadi, kemunitas maupun kepada seluruh umat manusia. Dengan konsep seperti ini maka lembaga pendidikan terutama pendidikan Islam mengacu kepada tujuan itu Berdasarkan kutipan tersebut dapat dipahami bahwa artinya penanaman iman menjadi titik berat dalam membina serta memberikan pelajaran kepada generasi mujahid Islam. Bukankah para mujahid Islam terlahir dari didikan yang mengedepankan penanaman iman sejak dini. Sehingga rasa itu telah mendarah daging hingga dewasa. Mengingat dewasa Andriyadi. AuPelaksanaan Kegiatan Malam Bina Iman Dan Taqwa (Mabi. Pada Kelas Atas ( i. Iv. Dan V) Di Sdit Darul Ihsan Pontianak Tahun Pelajaran 2019/2020Ay,Jurnal Pendidikan Islam,vol. 6 No. , h. Andriyadi. AuPelaksanaan Kegiatan Malam Bina Iman Dan Taqwa (Mabi. Pada Kelas Atas ( i. Iv. Dan V) Di Sdit Darul Ihsan Pontianak Tahun Pelajaran 2019/2020Ay,Jurnal Pendidikan Islam,vol. 6 No. , h. Kelola: Journal of Islamic Education Management Program Malam Bina Iman dan Taqwa . ini problematika moral yang semakin kompleks maka sekolah dalam proses pembelajaran sudah seharusnya lebih mengedepankan akhlak dibanding kemampuan akademik peserta didik. Dalam arti akhlak tidak harus diukur dengan nilai. Diantaranya adalah Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Hikmah Palopo melalui program kegiatan yang dibuat mengarah kepada pembentukan iman anak dengan tujuan melahirkan generasi Islam yang Dengan bermodalkan visi misi sekolah untuk membentuk generasi yang qurAoani, maka salah satu programnya adalah kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) yang dilaksanakan satu kali dalam tiap semesternya. Secara umum Mabit (Malam Bina Iman dan Taqw. adalah salah satu diantara sarana pendidikan Islam atau tarbiyah Islami dalam rangka membina jiwa seorang muslim agar menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, secara jasmani, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual yang kuat kepada Allah SWT. 3 Dalam pelaksanaan MABIT di SDIT Al Hikmah Palopo, telah berlangsung kegiatan Mabit setiap semester dengan cukup baik dimana didugung oleh banyaknya kegiatan-kegiatan yang membuat peserta didik semangat dalam mengikuti kegiatan Mabit. Namun dalam proses pembelajaran di kegiatan Mabit masih ada yang menjanggal dalam pemberian materi, yang dimana pemateri tidak memiliki atau tidak memegang pedoman pembelajaran dan tidak terstrukturnya materi sehingga pemateri kewalahan dalam memberikan materi. Silabus diartikan sebagai rencana pembelajaran suatu mata pelajaran tertentu yang sesuai dengan standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, alokasi waktu dan sumber belajara. Untuk mendukung proses pembelajaran dalam kegiatan MABIT. Silabus juga merupakan rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, penilaian, alokasi waktu dan sumber belajar. Jadi penelitian ini memberikan arah dalam metode pembelajaran agar menghasilkan produk atau silabus yang tersistematis, karena selama ini tidak ada rujukan dalam memberikan mata pelajaran bagi siswa SDIT Al-Hikmah Kota Palopo. Setelah terbitnya silabus yang bertujuan meminimalisir kesenjangan metode pembelajaran selama ini, maka efek yang dihasilkan tentunya memberikan arah atau dampak bagi peserta didik . , selain itu para pengajar juga tidak merasa sulit dalam memberikan atau mencari sumbersumber mata pelajaran. Pengembangan silabus memerlukan pemahaman materi, aspek pembelajaran, dan komponen silabus. Unit pengembangan silabus mata pelajaran ini ditekankan pada pemahaman komponenkomponen silabus dan dilanjutkan langsung dengan praktik penyusunan Selain itu mengekspresikan pemahaman tentang bidang studi dan Ahmad Rifai. Rusdiati. AuPembinaan Karakter Melalui Kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa di SDIT An-Nahl TabalongAy. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. Vol. No. Desember 2021. Vol. No. Oktober 2024 402 | Ariani dkk. pembelajaran ketika menyusun silabus. Dalam konsep pengembangan dibuthkan ruang diskusi dengan sesama mahasiswa, agar diharapkan memiliki bekal yang cukup untuk mengembangkan dan menularkan kecakapan pengembangan silabus kepada para tenaga pengajar. Sebagai kemanfaatan dari Silabus ialah pedoman pengembangan pembelajaran lebih lanjut, mulai dari perencanaan, pengelolaan kegiatan pembelajaran, hingga pengembangan penilaian. 4 Dalam terminology dakwah dan tarbiyah, mabit adalah salah satu sarana tarbiyah untuk membina ruhiyah, melembutkan hati, membersihkan jiwa, dan membiasakan fisik untuk beribadah (Khususnya shalat tahajjud, dzikir, tadabbur dan tafakku. Untuk memudahkan memahami definisi ini, biasanya mabit dijadikan akronim dari Malam Bina Iman dan Taqwa. Secara umum Mabit (Malam Bina Iman dan Taqw. adalah salah satudiantara sarana pendidikan Islam atau tarbiyah Islami dalam rangka membina jiwa seorang muslim agar menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, secara jasmani, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual yang kuat kepada Allah SWT. Melalui proses pendidikan, setiap warga negara Indonesia dibina dan ditingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa serta akhlak mulianya. Dengan demikian, meningkatkan keimanan, ketakwaan dan berakhlak mulia, sebagai salah satu unsur tujuan pendidikan nasional mempunyai makna dalam pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang diidamkan. Dalam artikel ini akan dibahas analisis kebutuhan untuk mengembangkan akidah dan akhlak anak melalui program malam bina iman dan taqwa. METODE Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian R & D (Research and Developmen. Addie. Model ADDIE terdiri atas lima langkah sebagaimana yang dikemukakan oleh Addie, yaitu dengan menggunakan analisis . , pada tahap ini menganalisa kinerja yang tujuannya untuk mengumpulkan informasi mengenai permasalahan yang terdapat dalam kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) dengan pengembangan perangkat dan kondisi pembelajaran. Analisis kebutuhan dilakukan untuk mengkaji masalah dasar yang dihadapi oleh pendidik dalam proses pembelajaran, khususnya pada topik keagamaan Islam. Selanjutnya pada tahap rancangan . didasarkan pada hasil analisis kinerja dan analisis kebutuhan yaitu pemilihan format dan rancangan awal, merancang perangkat pembelajaran berupa silabus berdasarkan format yang telah ditentukan. Lise Chamisijatin. AuSilabus Mata PelajaranAy, h. Ahmad Rifai. Rusdiati. AuPembinaan Karakter Melalui Kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa di SDIT An-Nahl TabalongAy. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. Vol. No. Desember 2021. Kelola: Journal of Islamic Education Management Program Malam Bina Iman dan Taqwa . Pada tahap pengembangan . kegiatan penelitian adalah mengembangkan perangkat pembelajaran dan divalidasi melalui ahli. Uji ahli dilakukan untuk menentukan validnya hasil rancangan pada perangkat pembelajaran, perangkat pembelajaran yang divalidasi nantinya direvisi berdasarkan saran dari validator. 6 Di tahap selanjutnya, yakni implementasi . perangkat pembelajaran yang telah dikoreksi diujicobakan dilapangan untuk mengetahui apakah silabus tersebut layak untuk digunakan. Terakhir evaluasi . memberikan umpan balik kepada pengguna produk sehingga dilakukan revisi sesuai kebutuhan peserta didik. Lokasi penelitian di Di SDIT Al Hikmah Palopo yang berada di tengah kota palopo. Dimana SDIT Al Hikmah merupakan salah satu sekolah yang setiap semester melaksanakan kegiatan malam bina iman dan taqwa (MABIT). Subjek penelitian ini ditujukan kepada Penanggung Jawab Kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) SDIT Al Hikmah Palopo. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket, dan ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN AKIDAH DAN AKHLAK ANAK MELALUI PROGRAM MALAM BINA IMAN DAN TAQWA Analisis kebutuhan sebagai metode awal yang dilakukan peneliti dengan alur observasi lapangan dengan cara pemberian angket dan wawancara kepada guru SDIT Al Hikmah Palopo yang berjumlah 30 orang. Dalam rangka wawancara yang dilakukan peneliti, bahwa system pembelajaran atau penyampaian materi melalui media vedio tidak dibuatkan jadwal atau penentuan materi yang ditampilkan oleh pemateri, sedangkan yang dikemukakan oleh pemateri kegiatan malam bina iman dan taqwa (MABIT) mengemukakan pendapatnya tentang terdapatnya sebuah kesulitan dalam membawakan materi, dikarenakan materi tidak tersusun secara Berdasarkan hasil angket dan wawancara yang dilakukan peneliti dengan penanggung jawab kegiatan malam bina iman dan taqwa (MABIT), bahwa terdapat beberapa permasalahan dalam pembelajaran tersebut, dimana penanggung jawab tidak memiliki sebuah rujukan dalam penentuan materi disetiap pertemuan kegiatan malam bina iman dan taqwa (MABIT) yang dilakukan setiap semester, olehnya itu pemateri tersebut merasa Dari hasil angket dan wawancara yang diperoleh peneliti, maka dalam hal ini terdapat 30 orang guru di SDIT Al Hikmah Palopo yang merespon baik pengajuan silabus tersebut dan adapun data yang diperoleh ada pada table berikut. Indah Prestika. Dkk. AuPengembangan Perangkat Pembelajaran Dengan Menggunakan Model Discovery Learning Dalam Rangka Memfasilitasi Kemampuan Komunikasi Matematis Pada Materi Bangun Datar Kelas VII SMPAy. Vol. No. Maret 2021, h. Vol. No. Oktober 2024 404 | Ariani dkk. Tabel 4. Hasil Angket Analisisi Materi Kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) SDIT Al Hikmah Palopo Materi Silabus Kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) SDIT Al Hikmah Palopo AQIDAH Rincian Hasil Skala Kebutuhan Ilahiyat (Ketuhan Alla. Prioritas 1 Prioritas 2 Prioritas 3 Prioritas 4 Prioritas 5 Prioritas 6 AKHLAK Nubuwat : (Nabi dan Rasul ) Ruhaniyat : (Malaikat. Setan dan Ji. SamAoiyyat : Surga. Neraka. Kuburan Akhlak Mazmumah Kepada Allah . Ket : Prioritas 1 Prioritas 2 Prioritas 3 Prioritas 4 Prioritas 5 Prioritas 6 Berdasarkan hasil angket di atas yang diperoleh dari 15 guru SDIT Al Hikmah Palopo memberikan persentase dalam rincian materi Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) SDIT Al Hikmah Palopo sebagai berikut. Berdasarkan hasil angket dari responden guru SDIT Al Hikmah bahwa materi yang ditawarkan dalam rincian hasil skala pada materi Ilahiyat yang membahas tentang ketuhanan atau tentang Allah terdapat 12 responden atau 80% memilih Ilahiyat sebagai materi Prioritas 1. Keterangan ke dua yaitu terdapat 2 responden atau 13% yang memilih materi Ilahiyat sebagai prioritas 3, selanjutnya pada keterangan ke tiga terdapat 1 responden dengan persentase 7% memilih materi Ilahiyat sebagai prioritas 5. Dari hasil persentasi di atas dapat diasumsikan bahwa materi Ilahiyat dipilih sebagai materi perioritas 1 atau materi pertama yang dimasukkan dalam silabus. Berdasarkan hasil angket dari responden Guru SDIT Al Hikmah Palopo bahwa rincian hasil skala pada materi Nubuwat atau yang membahas tentang nabi dan rasul di atas terdapat 11 responden dengan persentasi 73% memilih materi Nubuwat sebagai prioritas 2. Keterangan ke dua yakni terdapat 2 responden dengan persentasi 13% memilih materi Nubuwat sebagai prioritas Kelola: Journal of Islamic Education Management Akhlak Mazmumah Kepada Sesama . udah marah, iri hati dengki,meng aniya, kiki. Program Malam Bina Iman dan Taqwa . 3, selanjutnya pada keterangan ke tiga terdapat 1 responden dengan persentasi 7% memilih materi Nubuwat sebagai prioritas 4 dan keterangan ke empat sebanyak 1 responden dengan persentasi 7% memilih materi Nubuwat sebagai prioritas 5. Jadi dapat disimpulkan materi Nubuwat dipilih sebagai materi prioritas 2 atau materi ke 2 yang dimasukkan dalam silabus. Uraian materi ke tiga yang membahas hasil angket Ruhaniyat yang fokus membahas tentang hal-hal yang berkaitan dengan makhluk gaib contohnya malaikat, setan, dan jin. Memberikan keterangan responden dengan persentase di bawah ini : Berdasarkan hasil angket dari responden guru di SDIT Al Hikmah Palopo mengenai materi yang ditawarkan dalam rincian hasil skala pada materi ruhaniyat terdapat 10 responden dengan persentase 67% memilih Keterangan ke dua yakni terdapat 3 responden atau 20% yang memilih prioritas 4 dan keterangan ke tiga, terdapat 2 responden dengan persentase 13% yang memilih prioritas 6 terkait mengenai materi ruhaniyat yang disajikan dalam silabus. Hasil persentase di atas dapat diasumsikan bahwa materi ruhaniyat memiliki persentase tertinggi pada prioritas ke 3 atau terpilih sebagai materi ke 3 yang di jadikan materi dalam silabus. Pada uraina materi selanjutnya yang membahas hasil angket materi SamAoiyyat atau tentang hal-hak yang berkaitan dengan dunia gaib contohnya : surga, neraka, kuburan, dan lain-lain. Memberikan keterangan reponden dengan persentase di bawah Hasil angket dari responden guru di SDIT Al Hikmah Palopopada gambar di atas memberikan keterangan dalam rincian hasil skala pada materi tersebut bahwa terdapat 1 responden atau 7% memilih prioritas 3. Keterangan kedua yakni terdapat 10 responden atau 67% memilih prioritas 4, selanjutnya pada keterangan ke tiga terdapat 2 responden atau 13% memilih prioritas 5 dan keterangan keterangan ke empat terdapat 2 responden atau 13% memilih prioritas 6. Dari hasil persentase tersebut dapat diasumsikan bahwa materi samAoiyyat yang membahasa tentang surga, neraka, kuburan, dan lain-lain memiliki persentase tertinggi pada prioritas ke 4 atau dipilih sebagai materi ke 4 untuk dimasukkan dalam materi silabus. Berdasarkan hasil angket dari responden guru SDIT Al Hikmah Palopo bahwa materi yang di tawarkan dalam rincian hasil skala pada materi akhlak mazmumah kepada Allah terdapat 3 responden atau 20% memilih prioritas 1. Keterangan ke dua yakni terdapat 1 responden dengan persentasi 7% yang memilih prioritas 2, selanjutnya pada keterangan ke tiga terdapat 8 responden dengan persentasi 53% memilih prioritas 5 dan keterangan ke empat terdapat 3 responden dengan persentasi 20% yang memilih prioritas 6 terkait mengenai materi akhlak mazmumah kepada Allah yang disajikan dalam Dari hasil persentase tersebut dapat diasumsikan bahwa materi akhlak mazmumah kepada Allah memiliki persentase tertinggi pada prioritas ke 5 atau dipilih sebagai materi ke 5 untuk dimasukkan dalam materi silabus. Berdasarkan materi yang ditawarkan dalam rincian hasil skala pada materi akhlak mazmumah kepada sesama terdapat 1 responden dengan persentase 7% yang memilih prioritas 1. Keterangan kedua yakni terdapat 2 responden dengan persentase 13% yang memilih prioritas 2, selanjutnya pada Vol. No. Oktober 2024 406 | Ariani dkk. keterangan ke tiga terdapat 1 responden dengan persentase 7% memilih Kemudian keterangan ke empat terdapat 2 responden dengan persentase 13% memilih prioritas 5 dan keterangan ke lima terdapat 9 responden dengan persentase 60% yang memilih prioritas 6 untuk disajikan kedalam silabus sebagai materi ke 6. Hasil analisis yang diperoleh berdasarkan analisis kebutuhan dan analisis materi mana peneliti melakukan desain atau perancangan produk dengan menggunakan silabus agar pemateri dan peserta didik SDIT Al Hikmah Palopo dipermudah dalam mengakses materi yang disampaikan oleh pemateri. Dalam silabus tersebut terdapat dua pokok materi diantaranya aqidah dan akhlak adapun perancangan produk silabus ini dimuat dalam bentuk bagan Komponen silabus Sampul : Kata pengantar Daftar isi Isi Materi Silabus Kegiatan Malam Bina Iman Dan Taqwa Di SDIT Al Hikmah Palopo Ilahiyat yaitu pembahasan halhal yang berkaitan dengan urusan ketuhanan, khususnya membahas Allah SWT. Nubuwat . aitu pembahasan hal-hal yang berkaitan dengan utusan Allah . abi dan rasul Alla. Ruhaniyat . aitu pembahasan tentang hal-hal yang berkaitan dengan makhluk gaib. Misalnya malaikat, setan, dan jin. SamAoiyyat . aitu pembahasan tentang hal-hal yang berkaitan dengan dunia gaib. Misalnya surga, neraka, kuburan, dan lain-lain. Akhlak : Akhlak mazmumah kepada Allah - Musyrik - Takabbur - Murtad - Munafik Akhlak mazmumah kepada - Mudah marah/Alghadhab - Iri hati atau dengki/ Alhasadu - Mengumpat / Al-giiba - Berbuat aniaya/Alzulmu - Kikir/Al-bukhlu Berdasarkan bagan, maka secara spesifik, adapun muatan materi yang terkandung dalam silabus diantaranya aqidah yang meliputi : ilahiyat, nubuawat, ruhaniyat dan samAoiyyat. Sedangkan materi ke dua yaitu akhlak yang meliputi : akhlak mazmumah kepada Allah ada diantaranya musyrik, takabbur, murtad dan munafik. Kemudian akhlak mazmumah kepada sesama Kelola: Journal of Islamic Education Management Program Malam Bina Iman dan Taqwa . diantaranya mudah marah/al-qhadhab, iri hati atau dengki/al-hasadu, mengumpat/al-giiba, berbuat aniaya/al-zulmu, kikir/al-bukhlu. KESIMPULAN Hasil penelitian menunjukkan beberapa materi terkait akidah yang penting dalam program mabit yaitu Ilahiyat. Nubuwat. Ruhaniyat dan SamAoiyyat. Selanjutnya bidang akhlak akhlak mazmumah kepada Allah ada diantaranya musyrik, takabbur, murtad dan munafik. Kemudian akhlak mazmumah kepada sesama diantaranya mudah marah/al-qhadhab, iri hati atau dengki/al-hasadu, mengumpat/al-giiba, berbuat aniaya/al-zulmu, kikir/al-bukhlu. DAFTAR PUSTAKA