Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Indonesian Journal of Health and Medical ISSN: 2774-5244 (Onlin. Journal Homepage: http://ijohm. org/index. php/ijohm ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH PADAT RUMAH TANGGA PADA MASYARAKAT DI PINGGIRAN SUNGAI MUSI KOTA PALEMBANG TAHUN 2022 Erma Gustina*1 1Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat. STIK Bina Husada Palembang e-mail co Author: gustinaerma12345@gmail. ABSTRAK Pengelolaan sampah adalah pengumpulan, pengangkutan, pemrosesan, pendaur-ulangan, atau pembuangan dari material sampah dan biasanya dikelola untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan atau keindahan. Pengelolaan sampah juga dilakukan untuk memulihkan sumber daya alam. Pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga terdiri dari dua hal yaitu pengurangan sampah dan penanganan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya pengelolaan sampah padat rumah tangga pada masyarakat di pinggiran Sungai Musi Kota Palembang Tahun Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, sampel dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik random sampling dengan metode proportionate stratified random sampling yang berjumlah 87 Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - Maret Tahun 2022 di Kelurahan 22 Ilir Kota Palembang. Data dalam penelitian ini didapatkan dengan cara membagikan kuesioner, selanjutnya data yang telah terkumpul dilakukan analisis statistik univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dan uji T independent sample dengan tingkat kemaknaan A value O 0,05. Hasil penelitian didapatkan masing-masing variabel independen terhadap pengelolaan sampah padat rumah tangga adalah jumlah sampah (A = 0,. dan jenis sampah (A = 0,. Simpulan dari hasil penelitian ini adalah ada hubungan antara jumlah sampah yang dihasilkan dengan pengelolaan sampah padat rumah tangga. Tidak ada hubungan antara jenis sampah yang dihasilkan dengan pengelolaan sampah padat rumah tangga. Disarankan kepada pemerintahan setempat lebih memperhatikan mengenai permasalahan sampah, peraturan yang tegas dari pemerintah sangat diharapkan namun harus disertai dengan infrastruktur yang mendukung seperti tersedia tempat pembuangan sampah yang terpilah antara sampah organik dan an-organik Kata Kunci: Sampah,padat rumah tangga PENDAHULUAN Berbagai aktivitas dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kesejahteraan hidupnya dengan memproduksi makanan, minuman dan barang lain dari sumber daya alam. Selain menghasilkan barang-barang yang akan dikonsumsi, aktivitas Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 tersebut juga menghasilkan bahan buangan yang sudah tidak dibutuhkan oleh Bahan buangan makin hari makin bertambah banyak. Hal ini erat hubungannya dengan makin bertambahnya jumlah penduduk di satu pihak, dan pihak lain dengan ketersediaan ruang hidup manusia yang relatif tetap. Sampah menjadi penyebab tidak seimbangnya lingkungan hidup, yang umumnya terdiri dari komposisi sisa makanan, daun-daun, plastik, kain bekas karet, dan lainlain. Jika dibuang secara menumpuk maka dapat menimbulkan bau dan gas yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Selain itu kebiasaan membuang sampah di aliran air atau sungai dapat mengakibatkan pendangkalan, banjir dan juga mencemari sumber air permukaan akibat dari pembusukan sampah tersebut. Di Provinsi Sumatera Selatan. Palembang merupakan kota dengan volume sampah terbesar. Menurut data Dinas Kebersihan Kota Palembang, jumlah volume sampah pada tahun 2020 rata-rata 631 ton per hari. Kelurahan 22 Ilir merupakan salah satu Kelurahan yang ada di Kota Palembang. Kelurahan 22 Ilir memiliki luas 25 Ha dengan jumlah penduduk 3678 jiwa. Jumlah KK di Kelurahan 22 Ilir yaitu 641 KK. Berdasarkan penelitian terkait bahwa jumlah penduduk berbanding lurus dengan jumlah sampah yang dihasilkan. Kelurahan 22 Ilir Kota Palembang merupakan salah satu Kelurahan yang padat penduduk, berdasarkan hasil observasi kondisi lingkungan di Kelurahan 22 Ilir terutama masalah sampah dibuang sembarangan di got dan sekitarnya terutama yang tinggal di pinggiran daerah aliran sungai membuang sampah berupa plastik dan sisa-sisa makanan di aliran air tersebut, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dari pernyataan tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang pengelolaan sampah padat rumah tangga pada masyarakat di Pinggiran Sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022. METODE Jenis penelitian yang dilakukan bersifat deskriftif kuantitatif yaitu bertujuan unutk membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif yang menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut, serta penampilan dan hasilnya. 19 Hal ini bertujuan agar diketahuinya pengelolaan sampah padat rumah tangga pada masyarakat pinggiran sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh KK yang ada di Kelurahan 22 Ilir Kota Palembnag dengan jumlah KK sebanyak 641 KK. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik randaom sampling dengan metode proportionate stratified random sampling, dengan menggunakan rumus slovin, sehingga sampel didapat 87 KK. Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Anlisa Univariat Variabel Volume Sampah Tabel 1 Jumlah Sampah yang Dihasilkan Per Hari Std. Confidence Distribusi Mean Min-Max Deviation Interval For Skewness/Std. Error* Mean 513,9-700,7 1,926 : 0,258 = 7,5 Hasil penelitian didapat bahwa rata-rata jumlah sampah yang dihasilkan per hari di Pinggiran Sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022 adalah 500,0 gr per hari. Tabel 2 Jenis Sampah yang Dihasilkan Jenis Sampah yang dihasilkan Frekuensi Sampah organic Sampah an-organik Total Persentase (%) Jenis sampah padat rumah tangga di Pinggiran Sungai Musi Kota Palembang tahun 2022, dari total 87 responden jenis sampah yang dihasilkan lebih banyak sampah organikyaitu sebanyak 69. Tabel 3 Pengelolaan Sampah Padat\ Pengelolaan Sampah Frekuensi Baik Kurang Baik Total Persentase (%) Pengelolaan sampah padat rumah tangga di Pinggiran Sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022, dari total 87 responden yang melakukan pengelolaan sampah kategori baik sebanyak 26. Analisis Bivariat Tabel 4 Hubungan Antara Jumlah Sampah yang Dihasilkan Per Hari dengan Pengelolaan Sampah Padat Rumah Tangga Pada Masyarakat Pinggiran Sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022 Pengelolaan Sampah Padat Std. Std. Error Mean Avalue Rumah Tangga Deviation Mean Jumlah Baik 23 406,09 185,882 38,759 Sampah yang 0,000 Kurang dihasilkan per 64 679,69 479,560 59,945 Baik didapat sebanyak 23 responden yang melakukan pengelolaan sampah padat rumah tangga yang baik, dengan rata-rata sampah yang dihasilkan sebesar 406,09 gr, dengan standar deviation sebesar 185,882 gr. Dari hasil uji T Independent Sample T-test didapat nilai Avalue0,000 (O 0,. , artinya ada hubungan yang bermakna antara jumlah sampah yang dihasilkan dengan pengelolaan sampah yang baik dan benar. Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Tabel 5 Hubungan Antara Jenis Sampah yang Dihasilkan dengan Pengelolaan Sampah Padat Rumah Tangga Pada Masyarakat Pinggiran Sungai Musi Kota Palembang Tahun Jenis Sampah yang Dihasilkan Sampah Organik Sampah an-organik Total Baik Pengelolaan Sampah Kurang Baik Total 30,0% 70,0% 100,0% 18,5% 81,5% 100,0% 26,4% 73,6% 100,0% Avalue 0,389 1,886 Dari hasil ujichi-square didapat Avalue 0,389 (> 0,. , artinya tidak ada hubungan bermakna antara jenis sampah yang dihasilkan dengan pengelolaan sampah padat rumah tangga. Resiko jenis sampah organik dan an-organik memiliki peluang 1,886 untuk dilakukan pengelolaan sampah yang baik dan benar. PEMBAHASAN Jumlah Sampah yang Dihasilkan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada masyarakat di Pinggiran Sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022 didapat bahwa hasil nilai skewness dibagi standar error adalah 7,5. Sehingga distribusi data tersebut tidak normal. Jadi nilai mean . yang digunakan adalah nilai median. Hasil penelitian didapat bahwa rata-rata jumlah sampah yang dihasilkan per hari di Kelurahan 22 Ilir Kota Palembang tahun 2017 adalah 500,0 gr, nilai standar deviation sebesar 438,2 gr, dengan nilai minimummaximum 200-2000 gr. Sehingga dengan 95% derajat kepercayaan, rata-rata jumlah sampah yang dihasilkan per hari berkisar antara 513,9 Ae 700,7 gr. Di Provinsi Sumatera Selatan. Palembang merupakan kota dengan volume sampah terbesar. Menurut data Dinas Kebersihan Kota Palembang, jumlah volume sampah pada tahun 2016 rata-rata 631 ton per hari. Berdasarkan hasil penelitian didapat bahwa sebagian besar responden rata-rata menghasilkan sampah paling banyak 513,9 Ae 700,7 gr. Maka peneliti berpendapat bahwa jumlah sampah yang dihasilkan rata-rata 600 gr per hari. Jika pengelolaan sampah dilakukan dengan baik maka jumlah sampah yang dihasilkan akan semakin sedikit. Namun pengelolaan sampah yang baik disini yang dilakukan pada masyarakat di Pinggiran Sungai Musi hanya sebatas pengumpulan dan pembuangan sampah ke TPS (Tempat Pembuangan Sementar. Berdasarkan hasil kuesioner dan observasi yang peneliti lakukan, masyarakat yang tinggal di Pinggiran Sungai Musi Kota Palembang belum memanfaatkan sampah basah . yang bisa dijadikan sebagai kompos yang mana jenis sampah tersebut lebih dominan dihasilkan. Jenis Sampah yang Dihasilkan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada masyarakat di Pinggiran Sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022 didapat bahwa dari 87 responden yang menghasilkan sampah organik adalah sebanyak 69. 0% sedangkan yang menghasilkan sampah an-organik sebanyak 31. Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 Sampah padat adalah segala bahan buangan selain kotoran manusia, urine dan sampah cair. Dapat berupa sampah rumah tangga: sampah dapur, sampah kebun, plastik, metal, gelas dan lain-lain. Menurut bahannya sampah ini dikelompokkan menjadi sampah organik dan sampah an-organik. Sampah organik merupakan sampah yang berasal dari barang yang mengandung bahan-bahan organik, seperti sisa-sisa sayuran, hewan, kertas, potongan-potongan kayu dari peralatan rumah tangga, potongan-potongan ranting, rumput pada waktu pembersihan kebun dan Sampah erat kaitannya dengan kesehatan masyarakat, karena dari sampah tersebut akan hidup berbagai mikroorganisme penyebab penyakit . acteri patoge. , dan juga binatang serangga sebagai pemindah/penyebar penyakit . Oleh sebab itu sampah harus dikelola dengan baik sampai sekecil mungkin agar tidak menggangu atau mengancam kesehatan masyarakat. Pengelolaan sampah yang baik, bukan untuk kepentingan kesehatan saja, tetapi juga untuk keindahan lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka peneliti menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara jenis sampah yang dihasilkan dengan pengelolaan sampah padat rumah tangga di Pinggiran Sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022. Pengelolaan Sampah Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada masyarakat di Pinggiran Sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022 didapat bahwa dari 87 responden yang melakukan pengelolaan sampah padat rumah tangga yang baik sebanyak 26. sedangkan yang melakukan pengelolaan sampah kurang baik sebanyak 73. Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Palembang nomor 3 tahun 2015 tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga, pasal 4 tentang tujuan pengelolaan sampah, yaitu yang bertujuan untuk mengurangi jumlah dan dampak yang ditimbulkan oleh sampah, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, meningkatkan kualitas lingkungan hidup, menjadikan sampah sebagai sumber daya dan mengubah perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. Salah satu upaya sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah pembatasan sampah sebelum barang yang kita gunakan menjadi sampah, melalui penggunaan barang berulang-ulang, seperti penggunaan kantong plastik. Sehingga permasalahan sampah yang menumpuk dapat teratasi dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat saya disimpulkan bahwa pengelolaan sampah padat rumah tangga di Pinggiran Sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022 belum melakukan pengelolaan sampah padat rumah tangga yang baik dan benar, masyarakat hanya sebatas mengumpulkan dan membuang sampah tersebut ke TPS terdekat tanpa melakukan pemilahan antara sampah basah . dan sampah kering. n-organi. Indonesian Journal Of Health and Medical Volume 2 No 4 Oktober 2022. E-ISSN: 2774-5244 KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian diketahui distribusi frekuensi pengelolaan sampah padat rumah tangga pada masyarakat di pinggiran sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022, dari total 87 responden yang melakukan pengelolaan sampah yang baik sebanyak 26. Dari hasil penelitian pengelolaan sampah padat rumah tangga pada masyarakat di pinggiran sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022, didapat bahwa rata-rata jumlah sampah yang dihasilkan per hari adalah 500,0 gr Dari hasil penelitian diketahui distribusi frekuensi jenis sampah padat rumah tangga pada masyarakat di pinggiran sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022, sampah yang lebih banyak dihasilkan yaitu sampah organik . ampah basa. Didapat nilai Avalue 0,000 (O 0,. , artinya ada hubungan yang bermakna antara jumlah sampah yang dihasilkan dengan pengelolaan sampah padat rumah tangga pada masyarakat di pinggiran sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022. Didapat nilai Avalue 0,389 (> 0,. , artinya tidak ada hubungan bermakna antara jenis sampah yang dihasilkan dengan pengelolaan sampah padat rumah tangga pada masyarakat di pinggiran sungai Musi Kota Palembang Tahun 2022. DAFTAR PUSTAKA