Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat. Volume 2. Nomor 1. Agustus 2022 ISSN: 2807-7253 Management Of Pematang Johar Village Into An Area Tourist Choice Tours Pengelolaan Desa Pematang Johar Menjadi Kawasan Wisata Pilihan Wisatawan Irvan Rolyesh Situmoranga,*. Selamatb Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya. Medan. Indonesia. aIrvanrolyesh@ymail. com, bSelamatkosasih@gmail. *Koresponden: Irvanrolyesh@ymail. https:journal. id/J-IbM | https://doi. org/10. 55537/jibm. Naskah masuk: 29-07-2022. diterima untuk diterbitkan: 22-08-2022 Abstract: The implementation of this community service activity aims to provide education and input to the Pematang Johar community in managing the Pematang Johar Tourism area to become a tourist attraction that is visited by many tourists. With the involvement of village officials and also the community, it can provide better results in making the Pematang Johar tourist area a preferred place not only in terms of scenery, but also in terms of hospitality of the local community. The success of this service activity can be measured by delivering several materials, sharing experiences and also providing various examples of good forms of management Keywords: Tourist Areas. Tourists. Forms of management. Abstrak: Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan juga masukan kepada masyarakat Pematang Johar dalam mengelola kawasan Wisata Pematang Johar menjadi tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Dengan adanya keterlibatan perangkat desa dan juga masyarakat dapat memberikan hasil yang lebih baik dalam membuat kawasan wisata Pematang Johar menjadi tempat disukai bukan hanya dari segi pemandangan saja, tetapi juga dari segi keramahtamahan masyarakat setempat. Keberhasilan kegiatan pengabdian ini dapat diukur dengan menyampaikan beberapa materi, berbagi pengalaman dan juga memberikan berbagai contoh bentuk pengelolaan yang baik. Kata Kunci : Kawasan Wisata. Wisatawan. Bentuk pengelolaan. Pendahuluan Kawasan wisata merupakan salah satu hal yang paling diinginginkan masyarakat dari dulu sampai sekarang. Alasannya karena setiap orang membutuhkan waktu untuk menenangkan diri dari kesibukan setiap hari. Tempat wisata di Indonesia sangat beranekaragam, baik wisata air, darat, maupun udara dan itu merupakan pilihan dari setiap wisatawan. Pengelolaan pariwisata mengacu pada prinsip-prinsip pengelolaan yang menekankan pada nilai pelestarian lingkungan alam, masyarakat dan nilai-nilai sosial yang memungkinkan wisatawan untuk menikmati kegiatan pariwisata dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat setempat (Muamar. Afif. Mabruri, 2. Produk pariwisata lokal mengacu pada kebutuhan atau minat pariwisata sejak saat keberangkatan hingga saat kembali ke tempat keberangkatan terkait dengan tujuan pariwisata, pengusaha atau pengelola, daya tarik wisata, dan masalah yang dihadapi selama perjalanan (Silviana. Widya, 2. Panorama berbagai tempat yang indah tidak terlepas dari penunjang keindahan alam di sekitarnya (Wayan. Darsana. Sendra, 2. Sesuai dengan pedoman pengelolaan A 2022 Penulis. Diterbitkan oleh Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat. Ini adalah artikel akses terbuka di bawah lisensi Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA) Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat. Volume 2. Nomor 1. Agustus 2022 ISSN: 2807-7253 berkelanjutan yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata yaitu perlindungan lingkungan, kegiatan dan kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan alam patut mendapat perhatian dari pengelola destinasi wisata di Indonesia (Nurdin, 2. Metode Kegiatan pengabdian masyarakat ini berbentuk edukasi secara penjelasan dan juga berbagai contoh tempat wisata sebagai perbandingan di kawasan wisata Pematang Johar. Kegiatan ini berlangsung selama 1 hari pada bulan Juli yang bertempat di Desa Pematang Johar. Kabupaten Deli Serdang. Tim pelaksana kegiatan ini sebelumnya melakukan observasi dan wawancara secara langsung baik kepada Perangkat Desa maupun ke masyarakat daerah Pematang Johar untuk menemukan permasalahan yang terjadi di kawasan wisata tersebut yang menjadikan kawasan tersebut tidak lagi menjadi pilihan utama dari wisatawan. Adapun yang menjadi mekanisme pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Pematang Johar dapat dilihat pada Gambar 1. Gambar 1. Diagram Mekanisme Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Hasil Pengembangan tempat wisata harus mampu menciptakan gaya produk yang baik. Ketika suatu objek menarik untuk dilihat dan diteliti, memiliki ciri khas, dan berbeda dengan objek lain, maka disebut product style. Ketersediaan fasilitas wisata. Dilengkapi dengan fasilitas insidental seperti fasilitas akomodasi, fasilitas komunikasi, dan fasilitas transportasi (Bambang Kusbanrdrijo, 2. Ada tiga faktor yang menentukan keberhasilan pengelolaan pariwisata sebagai sebuah industri. Ketiga faktor tersebut meliputi ketersediaan fasilitas, pemandangan dan aksesibilitas, serta layak untuk dikunjungi (Marjulita, 2. Potensi wisata adalah pengembangan berbagai sumber daya yang terdapat di Irvan Rolyesh Situmorang Page 32 of 5 Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat. Volume 2. Nomor 1. Agustus 2022 ISSN: 2807-7253 suatu daerah menjadi sumber daya pariwisata. Dengan kata lain, potensi wisata adalah kemampuan untuk mengembangkan berbagai sumber daya suatu tempat, dengan mempertimbangkan aspek lain, menjadi daya tarik wisata yang dimanfaatkan untuk tujuan ekonomi (Meyers, 2. Pertimbangan dalam mengelola potensi sumber daya pariwisata harus dilakukan melalui survei, inventarisasi dan evaluasi sebelum fasilitas pariwisata dikembangkan (Bhatari, 2. Gambar 2. Keanekaragaman Kegiatan Tempat Wisata Pada Gambar 2 dapat dilihat berbagai jenis kegiatan tempat wisata yang menjadi pilihan wisatawan baik itu kawasan yang diidentik dengan air, udara maupun daratan yang menjadi kegemaran dari wisatawan (Nurul. Ulfa, 2. Adapun salah satu bentuk jenis kegiatan yang ada di Pematang Johar adalah Wisata agro dan dapat dilihat pada gambar 3 dibawah ini. Gambar 3. Kawasan Wisata Pematang Johar Page 33 of 5 Irvan Rolyesh Situmorang Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat. Volume 2. Nomor 1. Agustus 2022 ISSN: 2807-7253 Kawasan wisata Pematang Johar merupakan salah satu tempat wisata dengan jenis kegiatan agrowisata. Kawasan agrowisata adalah kawasan wisata dengan pemanfaatan lahan pertanian atau fasilitas terkait yang merupakan daya tarik wisata. Agrowisata hadir dalam banyak variasi, termasuk labirin jagung, wisata panen buah, memberi makan ternak, dan restoran tepi laut (Marlina, 2. Sumber daya manusia dalam hal ini kualitas masyarakat Pematang Johar tentunya menjadi faktor kunci dalam pengembangan pariwisata Pumatan Johar. Tidak dapat disangkal bahwa kemampuan orang-orang hebat untuk membuat, mengelola, mengemas, dan menampilkan kawasan agriwisata yang unik dan terarah dapat membawa agriwisata ke arah yang lebih baik (Willy Try, 2. Diskusi