ZONA KEDOKTERAN VOL. 14 NO. 1 JANUARI 2024 PENGARUH MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PENGETAHUAN BAHAYA SEKS BEBAS PADA REMAJA KELAS IX SMPN 6 KOTA BATAM Andi Ipaljri Saputra1. Hanny Mindasari 2. Camenyta Fiterina Elis3 Fakultas Kedokteran Universitas Batam, andiipaljri@univbatam. Fakultas Kedokteran Universitas Batam, hannymindasari@univbatam. Fakultas Kedokteran Universitas Batam, camenytaelis@gmail. ABSTRACT Background: Teenagers can learn about sex education from social media, one of the social media platforms that is in great demand by all levels of society is TikTok. Currently, teenagers' needs for obtaining educational information and information services are still not being met well enough. So health promotion is needed to increase knowledge of the dangers of free sex in teenagers. Methods: This research design is experimental research with pretest-posttest. The population and sample in this study were 72 students using the stratified random sampling method, namely random sampling based on class division and data collection techniques using questionnaires. The research was carried out in October 2023 at SMP N 6 Batam. Results: The results showed that there was a significant difference in the level of knowledge between before and after being given health promotion via TikTok social media regarding the dangers of free sex with a p-value of 0. Conclusion: Based on the research results, there is an influence of TikTok social media health promotion on teenagers' knowledge about the dangers of free sex at SMP N 6 Batam City. It is hoped that this research will be a reference for conducting further research and it is recommended to research knowledge and attitudes. Keywords: Tiktok Social Media. Teenage Knowledge. Sex Education ABSTRAK Latar Belakang: Pada dasarnya seks edukasi dapat diketahui oleh remaja dari media sosial, salah satu platform sosial media yang banyak diminati oleh seluruh kalangan masyarakat adalah tiktok. Saat ini kebutuhan remaja untuk mendapatkan informasi pendidikan dan pelayanan informasi masih belum dapat dipenuhi dengan cukup baik. Sehingga diperlukan promosi kesehatan untuk menambah pengetahuan bahaya seks bebas pada remaja. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pretest posttest. Populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu 72 siswa menggunakan metode stratified random sampling yaitu pengambilan sampel secara acak berdasarkan pembagian kelas dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 di SMP N 6 Kota Batam. Hasil: Didapatkan hasil analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan tingkat pengetahuan yang bermakna antara sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan melalui media sosial tiktok mengenai bahaya seks bebas dengan p-value 0,000. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh promosi kesehatan media sosial tiktok terhadap pengetahuan remaja mengenai bahaya seks bebas di SMP N 6 Kota Batam. Kata kunci: Media Sosial Tiktok. Pengetahuan Remaja. Edukasi Seks Universitas Batam Page 34 ZONA KEDOKTERAN VOL. 14 NO. 1 JANUARI 2024 PENDAHULUAN Masa remaja merupakan masa transisi pertumbuhan, eksplorasi dan peluang yang didefinisikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2. Pada masa ini remaja akan mengalami kematangan fisik, psikologis dan kematangan seksual. Dengan terjadinya kematangan seksual dan perubahan fisik anatomi fisiologi tubuhnya akan mulai muncul rasa tertarik kepada teman sebaya yang berlawan jenis (Anindya Hapsari, 2. Masa remaja akan menjadi masa yang rawan dan dapat menimbulkan berbagai penyakit karena tidak didasari dengan pengetahuan seksual bagi remaja. Pengetahuan seks selama masa remaja agar remaja dapat menghindari kehamilan yang tidak diinginkan dan penyakit menular seksual dengan tujuan mewujudkan generasi muda menuju kehidupan yang aman (Bourke. Menurut World Health Organization (WHO, 2. menunjukkan jumlah remaja yang ada di dunia sekitar 1,2 milyar jiwa dengan rentang usia 10 sampai 19 tahun, sementara data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN, penduduk remaja berjumlah 67 juta jiwa dengan kelompok usia 10 sampai 24 tahun dan belum menikah. Sedangkan di Kepulauan Riau tahun 2021 jumlah remaja yang berusia 15 sampai 24 tahun sebanyak 885 jiwa (PPID Kepri, 2. Begitu pula data sensus di Kota Batam pada usia 15 sampai 24 tahun terdapat 186. 823 jiwa (Profil Kesehatan Kota Batam, 2. Dengan meningkatnya populasi jumlah remaja setiap tahunnya juga tidak menutup kemungkinan kurangnya pengetahuan remaja mengenai seks bebas yang akan berdampak buruk dalam segala hal. Universitas Batam Berdasarkan survei demografi dan kesehatan Indonesia (SDKI, 2. terdapat 74% pria dan 59% wanita telah mengaku melakukan hubungan seksual sebelum menikah pada usia 15 sampai 19 tahun, sedangkan 19% pada remaja usia 17 tahun di dapatkan data paling tinggi bahwa remaja saat ini telah melakukan hubungan seksual dengan berbagai alasan terutama remaja melakukan hubungan seksual karena 47% saling mencintai, 30% penasaran atau rasa keingintahuan, 16% terjadi begitu saja, 3% dipaksa dan terpengaruh oleh teman. Hal ini penyakit, pada tahun 2021 didapatkan sekitar 1,7 juta remaja berusia 0 sampai 19 tahun hidup dengan penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan mengalami presentase kenaikan pada tahun berikutnya sebanyak 310. 000 orang baru telah terinfeksi, sehingga berdasarkan data dari United NationAos ChildrenAos jumlah remaja yang hidup dengan HIV saat ini menjadi 2,7 juta di seluruh dunia (UNICEF, 2. Berdasarkan data tersebut tidak menutup kemungkinan terjadinya perilaku seksual remaja di Kota Batam karena kurangnya pengetahuan edukasi seks Melalui Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan. Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2PAPP&KB) (Provinsi Kepri. Rozalen. Berdasarkan data dari BKKBN Provinsi Kepulauan Riau jumlah usia pernikahan pertama wanita di bawah 21 tahun di kota Batam merupakan jumlah tertinggi di Kepulauan Riau sebanyak 32. 607 wanita. Sedangkan pada anak perempuan dengan usia 10 sampai 18 tahun terdapat 69. 075 anak. Tercatat bahwa kejadian menikah dini di Kota Batam terbanyak ke empat di Page 35 ZONA KEDOKTERAN VOL. 14 NO. 1 JANUARI 2024 Indonesia dengan jumlah 2. 814 anak dan rata-rata memiliki alasan yang sama yaitu hamil duluan (Lestari et al. , 2. Berdasarkan dari data tersebut, tingginya peringkat kejadian menikah dini di kota Batam menjadi salah satu hal terpenting mengingat kelompok remaja merupakan generasi penerus bangsa. Faktor yang mempengaruhi hubungan seksual secara umum dapat terjadi karena rendahnya pengetahuan seks bebas, hal ini seksualitas sangat diperlukan oleh remaja agar dapat mengetahui bahaya seks pranikah seperti, menghindari kehamilan yang tidak diinginkan, penyakit menular seksual, osteoporosis dan abortus yang tidak aman (Paramitha, 2. Pada dasarnya seks edukasi yang dapat diketahui oleh remaja generasi Z sekumpulan anak muda yang tidak bisa lepas dari ponselnya dapat mencari dari media sosial karena pengetahuan seksual tidak selalu tentang hubungan seksual melainkan pemahaman bagian organ mana saja yang seharusnya dijaga (Azizah. Pada saat ini tiktok sudah menjadi aplikasi sosial media dengan pengguna terbanyak dilansir dari Cable News Network (CNN) Indonesia dan dari data Amerika Serikat menunjukkan bahwa 32,5% pengguna berusia 10 sampai 19 tahun (Clement, 2. Tiktok juga merupakan aplikasi yang memuat video berdurasi pendek dengan beberapa efek yang menarik disertai musik dan dapat menyajikan kreativitas pengetahuan yang telah dibuat oleh beberapa instansi tenaga kesehatan dan sebagainya dalam bentuk penggunanya untuk mencari informasi atau konten lainnya sehingga banyak menarik minat pengguna khususnya para Universitas Batam remaja yang selalu berselancar di media sosial (Rafika Rasidin, 2. Pengetahuan remaja yang kurang tentang seks bebas sangat mungkin jika mereka melakukan kesalahan dalam bertindak terhadap seksualitas (Waspodo. Sehingga, saat ini kebutuhan remaja untuk mendapatkan informasi pendidikan dan pelayanan informasi masih belum dapat dipenuhi dengan cukup baik. Remaja sering merasa bahwa orang tua akan menolak membicarakan tentang seks karena sebagian mereka menganggap tabu. Akan tetapi, mereka berusaha mencari mencari sumber informasi lain seperti dari media sosial tiktok yang saat ini banyak digunakan oleh para remaja. Sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Ainul Muthemainnah . dengan judul Aupengaruh promosi kesehatan media sosial tiktok terhadap pengetahuan remaja mengenai perilaku seksual pranikah di SMAAy diperoleh hasil adanya perbedaan tingkat pengetahuan yang bermakna antara sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan melalui media tiktok mengenai perilaku seksual pranikah menunjukkan bahwa dengan p-value 0,000 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan media tiktok terhadap pengetahuan remaja SMA, terdapat pengaruh promosi kesehatan media tiktok terhadap pengetahuan remaja mengenai perilaku seksual pranikah di SMA N 3 Maros. Berdasarkan hasil survei pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di SMP N 6 Kota Batam dengan lima belas siswa/siswi didapatkan tiga belas dari lima belas remaja memiliki akun tiktok dan tujuh diantaranya pernah melihat video edukasi seks bebas di tiktok. Oleh karena itu Page 36 ZONA KEDOKTERAN VOL. 14 NO. 1 JANUARI 2024 berdasarkan latar belakang di atas maka peneliti ingin mengetahui apakah penggunaan media sosial tiktok memiliki pengaruh dengan tingkat pengetahuan seks bebas remaja, dengan judul AuPengaruh Media Sosial Tiktok Terhadap Pengetahuan Seks Bebas Pada Remaja kelas IX SMP N 6 Kota Batam Tahun 2023Ay. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan pre-posttest. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunkan data sekunder berupa Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja kelas IX SMP N 6 Kota Batam yang berjumlah 372 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah Analisis data menggunakan Paired Sample T Test. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Univariat Distribusi Frekuensi Karakterisik Responden Tabel 1. Distribusi Frekuensi Karakterisik Responden Frekuensi Presentase Karakteristik . (%) Umur 14 tahun 15 tahun 16 tahun Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Total Tabel karakteristik responden pada penelitian ini Universitas Batam bahwa masing-masing remaja umur 15 tahun sebanyak 39 remaja dengan presentase . 2%), kemudian umur 14 tahun terdapat 30 remaja dengan presentase . 7%) dan paling sedikit berumur 16 tahun sebanyak 3 remaja dengan presentase . 2%). Sedangkan berdasarkan jenis kelamin laki-laki sebanyak 25 remaja dengan presentase . 7%) dan pada perempuan terdapat 47 remaja dengan presentase . 3%). Tingkat Pengetahuan (Pre-Tes. Tabel 2. Tingkat Pengetahuan Pre Test Frekuensi Persentase Pre-Test . (%) Baik Cukup Kurang Total Tabel menunjukkan bahwa pengetahuan remaja di SMP N 6 Kota Batam sebelum diberikan video edukasi melalui media sosial tiktok berada pada kategori kurang sebanyak 70 remaja dengan presentase . 2%), cukup sebanyak 2 remaja dengan presentase . 8%), dan baik dengan presentase . %) sebelum diberikan promosi pengetahuan responden berada pada kategori kurang memahami. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nurdianti . mengenai hubungan antara pengetahuan dengan prilaku seksual Menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna sebagian besar siswa berpengetahuan cukup berjumlah 60 orang, sedangkan pada kategori kurang sebanyak 29 orang . ,3%) dengan nilai p-value Faktor yang dapat mempengaruhi remaja melakukan hubungan seks antara Page 37 ZONA KEDOKTERAN VOL. 14 NO. 1 JANUARI 2024 lain pacaran, kurangnya informasi atau pengetahuan tentang seks, komunikasi yang kurang efektif terhadap orang tua, dan kurangnya etika moral serta agama (Panwala, 2. Selain itu penyebab kurangnya pengetahuan pada remaja pendidikan oleh tenaga pengajar melalui mata pelajaran yang telah disediakan oleh kurikulum, dimana materi tersebut mengenai masa pubertas secara umum. Pengetahuan merupakan salah satu mempengaruhi perilaku seseorang karena faktor-faktor lain yang dapat berpengaruh terhadap perilaku seseorang. Ada banyak faktor lain yang turut memengaruhi perilaku seksual remaja tersebut menurut (Lawrence Green, menyebutkan ada tiga faktor yang memengaruhi perilaku manusia, yaitu faktor predisposisi . redisposing factor. , faktor pendukung . nabling factor. serta faktor pendorong . einforcing factor. Sedangkan faktor lain yang berpengaruh signifikan terhadap perilaku seksual remaja pada penelitian ini yaitu paparan informasi melalui media sosial tiktok. Tiktok ini berbentuk aplikasi media sosial yang dapat diunduh serta memudahkan penggunanya untuk mencari informasi atau konten sehingga banyak menarik minat penggunanya. Saat ini tiktok seperti menjadi acuan gaya hidup, tiktok sendiri di dalamnya juga banyak terdapat video edukasi yang dibuat oleh beberapa instansi seperti tenaga kesehatan dan sebagainya dalam bentuk video Sesuai dengan teori Uses and Effect menggunakan media sesuai dengan keinginan mereka, tujuannya untuk mendapatkan efek kepuasaan. Berdasarkan Universitas Batam uraian pembahasan hasil data tersebut, dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara media sosial tiktok dengan pengetahuan bahaya seks bebas bagi remaja melalui nilai pre-post test. Tingkat Pengetahuan (Post-Tes. Tabel 3. Tingkat Pengetahuan Post Test Frekuensi Persentase Post-Test . (%) Baik Cukup Kurang Total Tabel 3 diatas menunjukkan bahwa pengetahuan remaja SMP N 6 kelas IX setelah diberikan video edukasi melalui media sosial tiktok dan post-test terdapat peningkatan pada kategori baik sebanyak 49 remaja dengan presentase . 1%), kategori cukup sebanyak 17 remaja dengan presentase . 6%), dan kurang sebanyak 6 remaja dengan presentase . 3%). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Ahmad Fahri . mengeni pengaruh media sosial tiktok terhadap kebutuhan informasi seks edukasi pada generasi Z, didapatkan daya tarik pemenuhan informasi tentang seks edukasi dikalangan generasi Z berdasarkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 yakni t hitung = 4,098 dan Sig = 0,000 < 0. 05 nilai signifikansi tersebut kurang dari taraf 5%. Maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti variabel isi pesan media infografis peningkatan pemahaman masyarakat. Pengetahuan yang meningkat setelah diberikan perlakuan disebabkan oleh keasadaran dan respon dari remaja SMP pada saat video edukasi. Selain itu umur remaja juga berada pada usia muda Page 38 ZONA KEDOKTERAN VOL. 14 NO. 1 JANUARI 2024 sehingga menyebabkan ingatan remaja mengenai informasi yang diterima selama 3 hari pemeberian infromasi masih dapat tersimpan dengan baik. Peningkatan pengetahuan tersebut juga disebabkan karena adanya media untuk membantu proses perangsangan yaitu tiktok. Tiktok merupakan media yang mengandalkan pendengaran dan penglihatan, semakin banyak alat indera yang digunakan untuk menerima bahkan mengolah informasi, maka kemungkinan besar informasi tersebut lebih mudah dimengerti dan dapat dipertahankan lama dalam ingatan (Firamadhina FIR, 2. Menurut penelitian Cahyono A. menjelaskan bahwa media sosial dapat menjadi candu pada kalangan remaja hal ini dikarenakan selama hampir 24 jam mereka tidak lepas dari smartphone Selain itu media sosial juga menawarkan banyak kemudahan yang membuat para remaja senang berlamalama dalam berselancar didunia maya. Pada saat ini dalam penggunaan media sosial dapat membawa dampak positif yaitu memberikan banyak kemudahan bagi remaja, seperti sebagai media sosialisasi dan komunikasi dengan teman, keluarga ataupun guru, media diskusi mengenai tugas di sekolah dengan teman dan mendapatkan informasi terkait kesehatan secara online (OAoKeeffe et al. , 2. Media sosial juga menjadi salah satu pilihan remaja dalam mengakses informasi mengenai kesehatan seksualitas, jika dikaitkan dengan teori uses and gratification, setiap pengguna dapat terlibat secara aktif maupun pasif. Penyuluhan atau promosi edukasi kesehatan dengan menggunakan media yang tepat dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pada penelitian ini sumber informasi menggunakan media sosial tiktok, karena titkok tidak hanya sebagai media hiburan akan tetapi dapat penyampaian edukasi. Tiktok juga https://w. com/forgood memiliki program khusus yang bernama tiktok for good, dimana di dalamnya ada mendukung program konten pendidikan dan motivasi di berbagai tema promosi Salah satu campaignnya adalah #EduTok dan motivasi di berbagai tema Berdasarkan hasil analisis peneliti mengenai pengetahuan remaja SMP sudah mencakup dua tingkatan yaitu tahu dan mengingat, di mana tingkatan tahu sendiri yaitu dimana remaja dapat mengingat kembali sesuatu informasi atau rangsangan yang diterima. Sedangkan pada tingkat menjawab pertanyaan kembali secara Hal tersebut terbukti pada saat post-test peningkatan pengetahuan pada remaja. Keberhasilan penyampaian informasi pada pengetahuan remaja mengenai bahaya seks bebas, dikarenakan media sosial tiktok yang menjadi media penyalur informasi agar dapat memahami informasi tersebut. Analisis Bivariat Pengaruh Promosi Kesehatan Media sosial Tiktok Terhadap Pengetahuan Bahaya Seks Bebas Pada Remaja Kelas IX SMPN 6 Kota Batam Tahun 2023 Universitas Batam Page 39 ZONA KEDOKTERAN VOL. 14 NO. 1 JANUARI 2024 Tabel 5. Pengaruh Promosi Kesehatan Media sosial Tiktok Terhadap Pengetahuan Bahaya Seks Bebas Variabel Mean Nilai Pre-Test Nilai Post-Test Berdasarkan hasil menunjukkan bahwa pengetahuan remaja mengenai bahaya seks bebas pada saat pre Ae test sebelum diberikan perlakuan berupa promosi kesehatan melalui media sosial tiktok Setelah diberikan promosi kesehatan melalui media sosial tiktok dan post-test rata-rata pengetahuan remaja adalah 79. Menurut hasil perhitungan uji paired sample t-test diperoleh p-value = 0,000 yang berarti p-value < 0,05, maka terdapat pengaruh yang signifikan media sosial tiktok terhadap pengetahuan bahaya seks bebas pada remaja kelas IX SMP N 6 Kota Batam sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa promosi video edukasi melaui media sosial tiktok yaitu didapatkan selisih nilai yang signifikan sebesar 44,9 poin. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Ainul Muthemainnah . yang menyebutkan bahwa terdapat pengaruh promosi kesehatan media tiktok terhadap pengetahuan remaja mengenai perilaku seksual pranikah pada siswa SMAN 3 Maros. Dengan perbedaan rata-rata pengetahuan remaja SMA sebelum dan sesudah edukasi yakni 4. 82 menjadi 8. dengan nilai p value 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh media tiktok terhadap pengetahuan remaja SMA mengenai perilaku seksual pranikah. Begitu juga dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Lestary . Universitas Batam Std. Dev P-Value dengan judul pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi melalui media pengetahuan kesehatan reproduksi pada siswa SMP N 9 Surakarta. Terdapat hasil video, dari data tersebut hasil uji menunjukkan bahwa hipotesis dapat diterima karena terbukti adanya analisis yang menunjukkan bahwa hipotesis dapat diterima, karena telah terbukti terdapat analisis yang menunjukkan adanya peningkatan yang bermakna dari masingmasing variabel yang di uji. Sesudah peningkatan pengetahuan dan nilai selisih PretestPosttest penyuluhan menggunakan video lebih tinggi maka dapat diartikan terjadi peningkatan pengetahuan yang lebih efektif menggunakan media video. Pengetahuan dapat berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja, demikian pula dengan penelitian yang dilakukan oleh Romulo . yang menyebutkan bahwa pengetahuan berperan dalam perilaku seksual remaja awal karena pengetahuan merupakan salah satu domain yang dapat membentuk suatu perilaku seseorang. Seseorang dapat melakukan suatu tindakan karena pengetahuan yang dimilikinya. Salah satu usaha yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan yaitu dengan diberikan penyuluhan tentang bahaya seks Page 40 ZONA KEDOKTERAN VOL. 14 NO. 1 JANUARI 2024 bebas, karena semakin tinggi tingkat penyuluhannya, semakin mudah seseorang menerima informasi yang didapatnya (Saragih, 2. Saat ini informasi juga mencakup kelengkapan teks, grafik, audio/video. Audio/video, gambar, teks, grapik serta animasi telah diaplikasikan dalam berbagai bidang, misalnya untuk bidang promosi maupun pendidikan yang dapat digunakan sebagai alat tutorial yang canggih (Ningrum, 2. Media sosial saat ini berkembang pesat semakin banyak orang yang mengakses media sosial dengan berbagai tujuan sesuai dengan kebutuhannya masing-masing, seperti untuk mencari hiburan, mencari informasi, dan berbagi informasi (Tama. Media sosial telah menjadi suatu kebutuhan, bagi kalangan bisnis ataupun kelompok masyarakat lainya karena informasi tidak cukup hanya melalui teks dan grafik saja Rahma farah, 2. Penggunaan media sosial dalam membentuk sebuah dunia baru dalam pola fikir remaja dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan cara yang baru, terutama dalam dunia pendidikan dengan menyajikan berbagai informasi edukatif yang luas dari berbagai aspek, namun penggunaan media sosial juga dapat memberikan dampak buruk (Paramitha. Media sosial merupakan platform komunikasi yang popular dan mudah diakses serta telah diterima secara luas oleh masyarakat. Pegguna media sosial dapat mencari informasi, berbagai pendapat, dan belajar dari orang lain dalam berbagai format serta informasi kesehatan yang bervariasi (Moorhead et al. , 2. Peningkatan pengetahuan tersebut juga disebabkan karena adanya media yang Universitas Batam membantu proses perangsangan yaitu Tiktok saat ini adalah aplikasi yang banyak digemari oleh semua kalangan umur dan juga tiktok memberikan efek gambar dan suara (Rafika Rasidin, 2. Tiktok juga merupakan media yang penglihatan, semakin banyak alat indera yang digunakan untuk menerima bahkan mengolah informasi, maka kemungkinan besar informasi tersebut lebih mudah dimengerti dan dapat dipertahankan lama dalam ingatan (Siregar Yafrinal, 2. Peningkatkan pengetahuan mengenai bahaya seksual bagi remaja peneliti menggunakan media sosial tiktok, dimana media ini merupakan media yang baru dan membedakannya dengan media sosial lain (Fahrezi M, 2. Penyuluhan atau edukasi dengan menggunakan media sosial yang tepat dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, karena remaja pada akhirnya akan menjadi agen yang dapat meneruskan informasi yang telah diterima melalui edukasi dengan media sosial tiktok mengenai kesehatan kepada masyarakat di Sehingga informasi yang diberikan berguna bagi dirinya dan orang lain disekitarnya. KESIMPULAN Penelitian mengenai Pengaruh Media Sosial TikTok Terhadap Pengetahuan Bahaya Seks Bebas pada Remaja kelas IX SMP N 6 Kota Batam Tahun 2023 menunjukkan bahwa sebelum promosi kesehatan mengenai bahata seks bebas, pengetahuan kurang, namun setelah promosi kesehatan mengenai bahaya seks bebas, terjadi peningkatan signifikan. Page 41 ZONA KEDOKTERAN VOL. 14 NO. 1 JANUARI 2024 pengetahuan baik. Analisis statistik menunjukkan pengaruh signifikan . -value 0,000 < 0,. , menandakan efektivitas perlakuan dengan standar deviasi 44. Penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti pengetahuan dan Sikap. Seperti faktor-faktor perilaku seksual dan intervensi dalam upaya peningkatan pengetahuan dengan penyuluhan, video, gambar atau artikel edukasi melalui media sosial yang bermanfaat bagi remaja DAFTAR PUSTAKA