Jurnal EMASAINS Volume Vi Nomor 1 Maret Tahun 2019 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 Pengaruh Pemberian Pakan yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Tukik Penyu Lekang (Lepidochelys Olivace. di Turtle Conservation and Education Center Pulau Serangan Effect of Different Feed Giving on the Growth of Lekang Sea Turtle (Lepidochelys Olivace. in TCEC Serangan Island Komang Adi Wika Wigunaa. Kadek Yuniari Suryatinib. I Wayan Suandac. I Gusti Agung Gede Wiadnyanad a,b,c,d Prodi. Pendidikan Biologi FPMIPA IKIP PGRI Bali Pos-el: yuniari_suryatini@yahoo. Abstrak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian makan yang berbeda terhadap pertumbuhan tukik penyu lekang (Lepidochelys olivace. di Turtle Conservation and Education Center (TCEC). Serangan. Bali. Penelitian dilakukan selama enam minggu menggunakan desain acak lengkap dengan 3 perlakuan, yaitu P1 . kan layan. P2 . dang vanname. , dan P3 . erang kepa. Perlakuan diulang 5 kali dan setiap ulangan diulang 3 kali menggunakan 45 tukik penyu lekang. Data dianalisis dengan analisis varian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan tukik penyu lekang. Tingkat pertumbuhan tertinggi tukik penyu lekang ditemukan di P1 . cad mackere. dan tingkat pertumbuhan terendah ditemukan di P3 . angkang kepa. Kata-Kata Kunci : tukik penyu lekang, pertumbuhan, pakan Abstract. This study was carried out the effect of different feeding on the growth of lekang juveniles (Lepidochelys olivace. at the Turtle Conservation and Education Center (TCEC). Serangan. Bali. The study was conducted for six weeks using a Completely Randomized Design with 3 treatments, namely P1 . cad mackere. P2 . annamei shrim. , and P3 . epah shell. The treatments were repeated 5 times and each replication repeated 3 times using 45 juveniles. The study was analyzed with analysis of variance. The results showed that there was an effect of different feeding on the growth of lekang juveniles. The highest growth rate of lekang juveniles is found in P1 . cad mackere. and the lowest growth rate is found in P3 . epah shell. Key Words: lekang juveniles, growth, feed list di The International Union for Conservation of Nature (IUCN). Penurunan populasi penyu di Indonesia akibat pemanfaatan yang berlebihan telah terjadi sejak dua dekade terakhir. Hasil penelitian menyebutkan bahwa telah terjadi penurunan populasi ratarata 72 % dibandingkan dengan jumlah populasi pada 15 tahun sebelumnya. Hal ini terlihat nyata pada lokasi peneluran utama di Kalimantan Timur. Aru Tenggara, dan Laut Jawa PENDAHULUAN Penyu merupakan reptil laut yang dilindungi karena populasinya yang terancam punah (Ario et al. , 2. Convention on International Trade in Endangered of Wild Flora and Fauna (CITES) menetapkan tujuh jenis penyu di dunia ke dalam Appendix I sebagai hewan yang terancam punah, dilindungi serta tidak dieksploitasi dalam bentuk apapun (Dermawan dan Adnyana, 2. dan penyu masuk ke dalam red Jurnal EMASAINS Volume Vi Nomor 1 Maret Tahun 2019 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 (Balitbang Kelautan dan Perikanan. Menurut Balitbang Kelautan dan Perikanan . , secara substansial, penyebab penurunan populasi penyu ada tiga yaitu pengambilan masif penyu dewasa, aktivitas perikanan, dan tidak tersedianya praktisi manajemen yakni masih kurangnya sumber daya dan kapasitas untuk mengatur populasi. Patadungan . menyatakan, sampai saat ini pemanfaatan sumber daya penyu masih belum mengikuti cara-cara yang baik dan benar sehingga terjadi pertambahan populasi. Eksploitasi menghiraukan pelestariannya, akan menyebabkan status populasi di alam yang sudah langka semakin terancam punah sehingga diperlukan upaya untuk Penyu (Lepidochelys olivacea. merupakan salah satu dari enam jenis penyu yang ada di Indonesia (Maulany et al. , 2. Penyu lekang banyak ditemukan di Samudra Atlantik. Samudra Pasifik. Samudra Hindia dan Asia Tenggara (Fitriyanto. Dewasa ini populasi penyu lekang sudah mengalami penurunan di Indonesia (Lazaren et al. , 2. Populasi penyu yang sudah mendekati kepunahan membutuhkan inovasi dalam upaya konservasinya (Firdaus, 2. Untuk mendukung upaya konservasi penyu lekang sangat dibutuhkan adanya data sifat biologis penyu diantaranya pertumbuhan dan perkembangan tukik (Lazaren et al. , 2. Ketersediaan dan kualitas pakan mendapatkan perhatian dalam masa perawatan tukik. Pakan yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi serta komposisi yang baik bagi pertumbuhan tukik ditentukan oleh kandungannya yang lengkap mencakup protein, lemak, dan karbohidrat (Lazaren et al. , 2. Informasi tersebut sangat penting untuk progam konservasi penyu. Berdasarkaan tersebut maka dilakukan penelitian untuk mempelajari laju pertumbuhan tukik penyu lekang dengan pemberian pakan yang berbeda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi jenis pakan yang tepat untuk dijadikan acuan sumber nutrisi tukik penyu lekang dalam upaya meningkatkan laju pertumbuhan tukik di penangkaran. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di Turtle Conservation and Education Center (TCEC), di Pulau Serangan. Bali selama 6 minggu dari bulan Maret Mei Penelitian menggunakan tukik penyu lekang berumur 3 hari. Pakan yang digunakan adalah cacahan daging ikan layang, udang vannamei, dan kerang kepah yang diberikan sebanyak 10% dari berat tubuh masing-masing tukik setiap Penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan untuk setiap indicator laju pertumbuhan . Setiap perlakuan diulang 5 kali sehingga tukik yang digunakan sebanyak 45 ekor. Masing-masing perlakuan tersebut adalah P1 . kan layan. P2 . dang vanname. , dan P3 . erang kepa. Laju pertumbuhan tukik yang diukur meliputi berat tubuh tukik, panjang karapas, dan lebar karapas. Data dianalisis dengan analisis variant dan uji Jurnal EMASAINS Volume Vi Nomor 1 Maret Tahun 2019 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 lanjut dengan uji BNT (Sugiyono, 43,53 gram, panjang karapas 58,64 mm, dan lebar karapas 56,76 mm . rata-rata laju pertumbuhan tukik yang diberi perlakuan P2 mencapai berat tubuh 38,93 gram, panjang karapas 55,94 mm, dan lebar karapas 52,89 mm . rata-rata laju pertumbuhan tukik yang diberi perlakuan P3 mencapai berat tubuh 34,40 gram, panjang karapas 54,00 mm, dan lebar karapas 50,73 mm. Hasil pengukuran tersebut mengindikasikan adanya pengaruh yang berbeda-beda dari setiap perlakuan terhadap laju pertumbuhan tukik selama penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Laju pertumbuhan tukik penyu lekang pada akhir penelitian disajikan pada Gambar 1, 2, dan 3. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata laju pertumbuhan tertinggi terjadi pada perlakuan pakan ikan layang (P. dan diikuti oleh perlakuan pakan udang vannamei (P. , dan pakan kerang kepah (P. Tukik penyu lekang yang diberi perlakuan P1 mencapai rata-rata laju pertumbuhan dengan berat tubuh Gambar 1. Diagram Laju Pertumbuhan Berat Tubuh Tukik Penyu Lekang pada Akhir Penelitian Jurnal EMASAINS Volume Vi Nomor 1 Maret Tahun 2019 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 Gambar 2. Diagram Laju Pertumbuhan Panjang Karapas Tukik Penyu Lekang pada Akhir Penelitian Gambar 3. Diagram Laju Pertumbuhan Lebar Karapas Tukik Penyu Lekang pada Akhir Penelitian Peningkatan rata-rata laju pertumbuhan tukik penyu lekang per minggu selama penelitian disajikan pada Tabel 1. Berdasarkan hasil pengukuran terjadi Jurnal EMASAINS Volume Vi Nomor 1 Maret Tahun 2019 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 peningkatan laju pertumbuhan yang berbeda-beda pada semua perlakuan (P1. P2, dan P. Peningkatan terbesar terjadi pada pemberian pakan ikan layang (P. dengan rata-rata laju pertumbuhan berat tubuh sebesar 4,26 gram/minggu, panjang karapas 3,83 mm/minggu, dan lebar karapas 2,67 mm/minggu, diikuti dengan pakan mm/minggu. udang vannamei (P. dengan rata-rata laju pertumbuhan berat tubuh 3,49 gram/minggu, panjang karapas 3,10 mm/minggu, dan lebar karapas 2,31 mm/minggu . dan pakan kerang kepah (P. dengan rata-rata laju pertumbuhan berat tubuh sebesar 2,73 gram/minggu, panjang karapas 2,77 mm/minggu, dan 1,91 Tabel 1. Rata-rata Laju Pertumbuhan Tukik Penyu Lekang selama Enam Minggu Data Laju Perlakuan Pertumbuhan Berat tubuh . 4,26 3,49 2,73 Lebar karapas . 2,67 2,31 1,91 Panjang karapas . 3,83 3,10 2,77 Laju pertumbuhan tukik dengan pakan (P. dibandingkan dengan pakan udang vannamei (P. , dan pakan kerang kepah (P. Hal tersebut diduga karena adanya kandungan protein yang tinggi pada ikan layang sehingga menjadi penyebab tingginya laju pertumbuhan tukik penyu lekang. Himawati . menyatakan ikan layang mempunyai kandungan protein mencapai 15-24%. Lazaren et al. menyebutkan bahwa protein memiliki fungsi sebagai komponen utama dalam pembentukkan pertumbuhan sehingga apabila nutrisi protein tersebut mencukupi maka pertumbuhan yang dihasilkan juga dapat berjalan lebih cepat. Menurut Kimball . , pertumbuhan adalah suatu proses seluler dimana terjadi peningkatan jumlah sel, penambahan ukuran sel, dan substansi interseluler. Peningkatan laju pertumbuhan terbesar kedua terjadi pada pakan udang vannamei (P. Adanya perbedaan kandungan protein yang terdapat pada ikan layang dan udang vannamei diduga menjadi penyebab peningkatan laju dibandingkan dengan P1. Christine . menyatakan udang vanamei mengandung protein antara 4-18% sedangkan menurut Himawati . , ikan layang mengandung 15-24% Berdasarkan hasil pengamatan selama penelitian, tukik dengan perlakuan P2, tidak begitu menyukai pakan udang vannamei. Hal tersebut mungkin disebabkan oleh daging udang dibandingkan daging ikan layang. Laju pemberian pakan kerang kepah (P. adalah paling rendah dibandingkan dengan perlakuan ikan layang (P. dan udang vanamei (P. Hal tersebut diduga kandungan nutrisi pada kerang kepah belum bisa mencukupi kebutuhan tukik untuk proses pertumbuhan. Menurut Marzuqi et al. , kandungan gizi . arbohidrat, protein dan lema. pada pakan dapat mempengaruhi tinggi rendahnya pertumbuhan pada biota. Semakin baik kualitas pakan yang Jurnal EMASAINS Volume Vi Nomor 1 Maret Tahun 2019 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 digunakan maka semakin tinggi pula kandungan gizi yang terdapat pada pakan tersebut. Perbedaan pertumbuhan antar perlakuan dapat diketahui dengan Berdasarkan hasil penelitian diperoleh untuk berat tubuh Fhitung sebesar 10,23 dan Ftabel 5% sebesar 3,89 yang berarti Fhitung > Ftabel atau dengan kata lain adalah tolak H0 dan terima H1. Begitu pula dengan hasil pada lebar karapas bahwa Fhitung sebesar 7,12 dan Ftabel 5% sebesar 3,89 yang berarti Fhitung > Ftabel atau dengan kata lain adalah tolak H0 dan terima H1. Pada panjang karapas didapatkan Fhitung sebesar 10,37 dan Ftabel 5% sebesar 3,89 yang berarti Fhitung > Ftabel atau dengan kata lain adalah tolak H0 dan terima H1. Berdasarkan didapatkan adanya pengaruh dari perlakuan P1 . kan layan. P2 . dang vanname. , dan P3 . erang kepa. terhadap pertumbuhan tukik penyu (TCEC). Bali. Jurnal Kelautan Tropis Vol 19 . : 60-66. Balitbang Kelautan dan Perikanan. Pengelolaan Penyu Sisik (Eretmochelys Kementeriaan Kelautan dan Perikanan. Jakarta. Christine . D, 2012. Teknik Evaluasi Nilai Gizi Protein. Bandung: Alfabeta. Dermawan. dan Adnyana. Pedoman Pengelolaan Konservasi Penyu dan Habitatnya. Jakarta. Firdaus. Amri. , dan Elfrida. Pengaruh Pemberian Pakan yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Tukik Penyu Hijau (Chelonia Skripsi Jurusan Budidaya FPIK. Universitas Bung Hatta. Sumatra Barat. Fitriyanto. Studi Pola Tingkah Laku Penyu Sisik Bertelur dan Upaya Pelestariannya di Pulau Kimar. Bangka Belitung. KIPA. Sekolah Tinggi Perikanan. Jakarta. Hardiono. Rejeki. Wibowo. Pengaruh Pemberian Udang Ebi dengan Konsentrasi yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Tukik Penyu Lekang (Lepidochelys olivace. di Pantai Samas. Bantul. Semarang. Jurnal of Marine Reseach I . : 67-72. Himawati. Redestilasi Terhadap Sifat Kimia. Mikrobiologi, dan Sensoris Ikan Pindang Layang (Decapterus sp. selama Penyimpanan. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret. Surakarta Kimball. Buku Biologi. Jakarta: Erlangga. Lazaren. Karang. dan Faiqoh. Perbandingan Laju Pertumbuhan Tukik Penyu Lekang (Lepidochelys olivace. SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa laju pertumbuhan tertinggi tukik penyu lekang terdapat pada P1 . akan ikan layan. dan laju pertumbuhan terendah terdapat pada P3 . akan kerang kepa. Saran yang diberikan pada penelitian ini adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap jenis pakan yang sesuai dengan sumber daya yang tersedia di sekitar daerah DAFTAR RUJUKAN Ario. Wibowo. Pratikto. ,Fajar. Pelestarian Habitat Penyu dari Ancaman Kepunahan di Turtle Conservation And Education Center Jurnal EMASAINS Volume Vi Nomor 1 Maret Tahun 2019 P-ISSN 2302-2124 E-ISSN 2622 8688 dengan Pemberian Pakan Ikan Tongkol. Udang Rebon Kering dan Pakan Campuran. Journal of Marine and Aquatic Science 4 . : 86-95. Marzuqi. , & Anjusary. Kecernaan Nutrien Pakan dengan Kadar Protein dan Lemak Berbeda pada Juvenil Ikan Kerapu Pasir (Epinephelus corallicol. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. Maulany. Booth. , dan Baxter. The Effect of Incubation Temperature Hatchling Quality in The Olive Ridley Turtle. Lepidochelys olivaceae, from Alas Purwo National Park. East Java. Indonesia : Implication Hatchery Management. Journal of Mar Biol 159 : 2651-2660. Patadungan. Implementasi CITES (Convention International Trade in Endangered Specie. dalam Upaya Konservasi Penyu di Indonesia. Jurnal Ilmu Hubungan Internasional I . : 919930. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.