JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 MEKANISME MEMBAWA LARI PEREMPUAN YANG DILAKUKAN SECARA HUKUM ADAT NIAS (Studi di Desa Hilifalag. Lidwina Gaurifa Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Nias Raya . idwinagaurifa27@gmail. Abstrak Hukum adat merupakan hukum yang tidak tertulis, namun keberadaannya merupakan hukum yang hidup, tumbuh, dan berkembang dalam kehidupan masyarakat serta sebagai hukum yang berlaku, ditaati, dan dihormati oleh masyarakat. Membawa lari perempuan merupakan bentuk perkawinan yang menyalahi hukum adat yang berlaku, karena perkawinan dapat dianggap sah apabila sesuai dengan hukum agama, hukum adat, pandangan masyarakat dan undang-undang yang mengatur tentang perkawinan. Salah satu bentuk perkawinan yang menyalahi hukum adat yaitu membawa lari perempuan yang terjadi di Desa Hilifalago. Pada kasus tersebut, pelaku dikenakan sanksi adat yaitu satu ekor babi, uang tiga juta rupiah, dan dikucilkan dari keluarga. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum sosiologis dengan metode pendekatan eksploratoris. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari pengamatan atau observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data yang digunakan yaitu metode studi kasus . bservational case studie. dengan pendekatan kuantitatif yang memadukan input data kualitatif dan kuantitatif sekaligus dengan menggunakan metode berpikir deduktif. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa mekanisme penyelesaian membawa lari perempuan yang dilakukan secara hukum adat Nias (Studi di Desa Hilifalag. adalah tokoh adat (Siul. , tokoh masyarakat (SiAoil. , dan kepala desa kedua belah pihak melakukan perundingan dalam menyelesaikan masalah yang terjadi kemudian dikenakan sanksi hukum adat kepada pelaku kawin lari agar tidak terjadi keributan karena tindakan mereka ini bertentangan dengan hukum adat. Maka mengacu pada hal tersebut bagi setiap masyarakat yang melanggar ketentuan hukum adat khususnya membawa lari perempuan akan dikenakan sanksi adat yaitu satu ekor babi sebesar 87 kg . , minimal uang tiga juta rupiah dan ada juga yang dikucilkan dari keluarga dimana keluarganya belum bisa menerima mereka. Penulis menyarankan supaya menjadikan hukum adat sebagai pedoman dalam memutuskan segala hal khususnya pada perkawinan agar selalu mengikuti aturan hukum adat yang ada. kata kunci: mekanisme. membawa lari perempuan. hukum adat. https://jurnal. id/index. php/Jph JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 Abstract Customary law is an unwritten law, but its existence is a law that lives, grows, and develops in people's lives and as a law that applies, is obeyed, and respected by the community. Carrying women away is a form of marriage that violates applicable customary law, because marriage can be considered valid if it is in accordance with religious law, customary law, community views and the law governing marriage. One form of marriage that violates customary law is taking women away which occurred in Hilifalago Village. In that case, the perpetrator was subject to customary sanctions, namely one pig, three million rupiah in cash, and was excommunicated from the family. The type of research used is sociological legal research with an exploratory approach. Data was collected using primary data obtained from observations or observations, interviews, and document The data analysis used is the case study method . bservational case studie. with a quantitative approach that combines qualitative and quantitative data input at the same time using deductive thinking methods. Based on the findings of the research and discussion, it can be concluded that the settlement mechanism for carrying away women carried out according to Nias customary law (Study in Hilifalago Villag. is traditional leaders (Siul. , community leaders (Si'il. , and village heads of both parties negotiating In solving the problems that occur then customary law sanctions are imposed on the perpetrators of elopement so that there is no commotion because their actions are contrary to customary law. So referring to this, every community who violates the provisions of customary law, especially carrying away women, will be subject to customary sanctions, namely one pig of 87 kg . Alis. , a minimum of three million rupiah and some are excommunicated from families where their families cannot accept it. The author suggests that customary law be used as a guide in deciding everything, especially in marriage so that they always follow the existing customary law rules. keywords: mechanism. carrying womenAos run. customary law. Pendahuluan Perkembangan bangsabangsa seluruh negara di dunia. Maka bangsa Indonesia dengan semangat berbangsa dan bernegara di Indonesia reformasi terus berupaya menata tata dewasa ini mengalami dinamika yang sangat signifikan. Semangat perubahan di zaman reformasi ini terjadi sebagai bentuk berbangsa dan benegara berlandaskan pada kesadaran anak bangsa untuk mencapai Namun demikian, untuk mencapai sebuah Negara Bangsa yang bermartabat pada sasaran itu, bangsa Indonesia dalam dalam penyelenggaraan dan pengelolaan rentang sejarah yang panjang atas realitas kehidupan bernegara yang demokratis dan kehidupan kenegaraan selama beberapa Perubahan ini diperlukan agar bangsa Indonesia mendapatkan pengakuan kejahatan semakin meningkat terjadi di https://jurnal. id/index. php/Jph Pada JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 seluruh wilayah Indonesia yang begitu hukum pidana sebagaimana yang diatur bermacam-macam tindakan-tindakan yang dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana kelompok-kelompok (Laia, . Indonesia. Selain hukum pidana yang tercantum dalam peraturan perundang- Manusia adalah zoon politicon artinya undangan tersebut, dikenal atau diakui bahwa manusia itu pada dasarnya selalu ingin bergaul dan berkumpul dengan sebagaimana amanat Pasal 18B ayat . sesama manusia lainnya, jadi makhluk UUD Tahun 1945, yang menyatakan bahwa yang suka bermasyarakat. Sifat manusia yang suka bergaul satu sama lain, maka kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masyarakat (C. Kansil, 2002: . Ketika perkembangan masyarakat dan prinsip manusia bergaul atau berkumpul dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang sesamanya, maka terjadi interaksi. Ketika diatur dalam undang-undang. Berdasarkan terjadi interaksi, maka kesalahpahaman isi Pasal 18B ayat . UUD Tahun 1945 atau konflik atau sengketa tidak dapat tersebut, maka dapat dipahami bahwa hukum adat, terkhusus hukum pidana adat kepentingan, yang dimana kepentingan masih dianggap berlaku sepanjang masih tersebut kemungkinan saling bertentangan. hidup dan sesuai dengan perkembangan Sehingga masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hukum adat berasal terjadi karena pertentangan kepentingan disebut sebagai hukum yang lahir dari bawah, artinya hukum yang dinamis dan Artinya tidak bisa terlepas dari asas ibi ius tidak mudah untuk dimusnahkan. Hukum ubi societas, dimana ada masyarakat disitu ada hukum. merupakan landasan dalam menentukan konflik yang mungkin akan atau telah sosialkeadilan hukum di tengah-tengah Berdasarkan isi Pasal 1 ayat . perilaku yang baik dan buruk dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Republik masyarakat tradisional tertentu. Hukum Indonesia Tahun 1945 mengatur bahwa Indonesia memiliki sanksi tertentu apabila salah satu (Redaksi Sinar Grafika, 2013: . , sehingga seluruh aspek kehidupan bermasyarakat di tradisional melakukan penyimpangan atau Indonesia harus berdasarkan peraturan tindakan yang tidak sesuai dengan tatanan perundang-undangan. Salah satu peraturan norma dan kaidah-kaidah kesusilaan atau perundang-undangan di Indonesia adalah hukum adat. https://jurnal. id/index. php/Jph JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 Sebagaimana yang sudah terjadi di teori imengenai iproses ibekerjanya ihukum Desa Hilifalago, ada banyak kasus yang ididalam imasyarakat. iJenis ipenelitian iini membawa lari perempuan baik desa yang ijuga idisebut ipula idengan ipenelitian sama maupun desa berbeda dengan tujuannya untuk dijadikan istri. Namun ihukum iyang iberlaku iserta iapa iyang membawa lari perempuan adalah suatu Terjadinya membawa lari perempuan yang disebabkan oleh adanya perjodohan, ketidak setujuan kedua orang tua baik pihak perempuan maupun pihak laki-laki, uang jujuran yang isehingga inantinya iakan iada ijawaban terlalu tinggi dan hamil diluar nikah. Berdasarkan uraian tersebut, maka iPenelitian iditeliti iyaitu imekanisme ipenyelesaian Mekanisme idilakukan isecara ihukum iadat inias istudi Penyelesaian Membawa Lari Perempuan idi idesa iHilifalago. Yang Dilakukan Secara Hukum Adat Nias Dalam (Studi di Desa Hilifalag. imemperoleh idata idibutuhkan idalam ipenelitian iini, imaka Berdasarkan uraian latar belakang idata iyang idibutuhkan idata iprimer. tersebut, maka rumusan masalah penelitian iData iprimer idiperoleh idari iobservasi, iwawancara idan istudi idokumen. penyelesaian membawa lari perempuan Metode iyang idigunakan idalam yang dilakukan secara hukum adat Nias ipenelitian iini iadalah imetode istudi . tudi di Desa Hilifalag. ikasus i. bservational icase istudie. idengan Berdasarkan imemadukan iinput idata ikualitatif idan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan imenggunakan imetode iberpikir ideduktif membawa lari perempuan yang dilakukan i. mum-khusu. , secara hukum adat Nias . tudi di Desa Hilifalag. imengkonstruksikan idata iyang idiperoleh Metede Penelitian iberdasarkan inorma-norma iatau ikaidah- Jenis ipenelitian iyang idigunakan kaidah, iteori-teori, ipengertian-pengertian ihukum idan idoktrin-doktrin iyang iada iJenis idalam idokumen, iPeraturan iPerundang- istudi iempiris iuntuk imenemukan iteorihttps://jurnal. id/index. php/Jph ipermasalahan iyang iada. JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 Hasil iPenelitian idan iPembahasan Berdasarkan iHilifalago, iKecamatan itidak idirestui ioleh iorang ituanya. iDesa Tolak iUkur iAtau iUnsur-Unsur iYang iOnolalu, iDipenuhi iSehingga iDapat iKabupaten iNias iSelatan, imemperoleh iDikategorikan itemuan isebagai iberikut. iMembawa iLari iPerempuan Profil iDesa iHilifalago Jumlah iKasus iperempuan iyaitu: Dari ihasil iwawancara idi iDesa iKecamatan iOnolalu, iKabupaten iNias iSelatan iyang idilakukan Perempuan iberada idirumah ilaki-laki idalam ibeberapa ihari. Perempuan itidak ipulang idirumahnya. ioleh ipenulis, iterdapat ijumlah ikasus iKasus idipenuhi isehingga idapat idikategorikan ilokasi ipenelitian. iSebagai Tolak iukur iatau iunsur-unsur iyang Profil idari idesa iHilifalago isebagai iHilifalago. Bapak iMartinus iBago imengungkapkan ibahwa itolak iukur iatau idiselesaikan ioleh itokoh iadat i(Siul. , iunsur-unsur iyang idipenuhi isehingga itokoh imasyarakat i(SiAoil. , idan ikepala idesa iyaitu isebanyak i5 ikasus. Pengertian iMembawa iLari iPerempuan iperempuan ilari idari irumahnya itanpa Membawa idiketahui ioleh ikedua iorang ituanya. imenurut ibapak iTerwujut iGari iselaku Kemudian ibapak iBambua iBago iKepala iDesa iHilifalago, imenyatakan imengungkapkan ibahwa itolak iukur iatau iunsur-unsur iyang idipenuhi isehingga ilaki-laki imembawa ilari iperempuan iyaitu: Perempuan iberada idirumah ilaki-laki iberbagai ifaktor iyaitu iorang itua itidak itanpa idiketahui ikedua iorang ituanya. iBago iMenurut iMartinus Perempuan itidak ipulang ikerumahnya i(Siul. , idalam ibeberapa ihari itanpa ikabar idilakukan ioleh ilaki-laki idan iperempuan ikepada iorang ituanya. Faktor iPenyebab iMelakukan iKawin iLari iatas idasar isuka isama isuka ikarena itidak iKemudian ilari iyang idiungkapkan iMen iHarita iBambua iBago iselaku itokoh imasyarakat iyaitu ikarena ikami isaling imencintai idan i(SiAoil. , imenyatakan ibahwa: imembawa iDemikian ipula iyang idiungkapkan iNur iyang idilakukan ioleh iseorang ilaki-laki iBago ipenyebab isaya imelakukan ikawin Faktor ipenyebab imelakukan ikawin https://jurnal. id/index. php/Jph JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 ilari iyaitu ikarena ikami isaling imencintai ilangkah-langkah idan iterlanjur iberbadan idua iatau ihamil imasalah iyang iterjadi. iMenurut ibapak idiluar inikah. iMartinus Jenis iSanksi iAdat iYang iDiberikan imembuat ipertemuan ikedua ibelah ipihak iKepada iPelaku iYang iMembawa iLari idan imembahas ibahwasanya iperempuan iPerempuan itersebut ibenar iberada idirumah ilaki-laki, iBago Jenis isanksi iadat iyang idiberikan ikemudian idiberikan isanksi iadat ikepada ikepada ipelaku iyang imembawa ilari ipihak ilaki-laki. iDan imenurut ibapak iperempuan iyang idiungkapkan ibapak iBambua iTerwujut iGari iyaitu isatu iekor ibabi, imasyarakat, ikepala idesa idan ikedua ibelah ipihak imengadakan ipertemuan isetengah iuntuk ipihak iperempuan idan idalam imembicarakan ipemberian isanksi isetengah iuntuk ipihak ilaki-laki. iSelain iadat ikepada ipelaku ikawin ilari ikarena iitu, ididenda idengan iuang itiga ijuta irupiah idengan idilakukan ipembagian idengan ihukum iadat. iMenurut ibapak iMartinus iBago Berdasarkan iyaitu isatu iekor ibabi idan itiga ikarat idan ihasil iwawancara iyang idilakukan iemas idalam ibahasa inias i. olu ibatu iganaAo. , inamun isekarang idalam inominal iKecamatan iOnolalu iKabupaten iNias iuang iyang itiga ikarat iemas iitu iadalah iSelatan iselama ilima ibelas ihari iyakni itiga ijuta irupiah. iDan imenurut ibapak imulai ibulan iApril isampai ibulan iMei iBambua iBago iyaitu isatu iekor ibabi idan iPenulis imelakukan ipengumpulan itiga ikarat iemas idalam ibahasa inias i. olu idata idengan icara imelakukan iobservasi, ibatu iganaAo. iDimana isatu ikarat i. olu iwawancara, idan idokumen iberupa ifoto- ibatu iganaAo. iemas ilima ijuta irupiah ijadi itiga ikarat i. olu ibatu iganaAo. iemas ilima iAdapun iyang idijadikan ibelas ijuta irupiah. Mekanisme iLari iPenyelesaian iPerempuan iYang iDesa iHilifalago ipenelitian iini iyaitu ikepala idesa, itokoh iDilakukan iadat, itokoh imasyarakat idan ipelaku iDesa iHilifalago iMembawa iSecara iHukum iAdat iNias i(Studi idi Mekanisme ikawin ilari. Dilihat idari isegi iperkembangan ihidup imanusia, iadanya ihukum idimulai idari ipribadi imanusia, iakal ipikiran idan iPerilaku iyang iterus-menerus iTerwujut iGari iadat iyaitu itokoh iadat i(Siul. , itokoh imasyarakat i(SiAoil. , idan ikebiasaan ipribadi. iApabila ikebiasaan ipribadi itersebut iditiru isetiap iorang https://jurnal. id/index. php/Jph JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 ikebiasaan ipribadi itersebut imenjadi iadat. i(Siul. , imenyatakan ibahwa: imembawa iAgar iadat iberlaku idan iditaati ibagi ilari iperempuan iyaitu ikawin ilari iyang isemua ianggota imasyarakat imaka iadat idilakukan ioleh ilaki-laki idan iperempuan itersebut idilengkapi idengan isanksi iyang iatas idasar isuka isama isuka ikarena itidak iAdat. iKemudian iSehingga ihukum iadat iadalah iadat iyang iBambua iBago iselaku itokoh imasyarakat iditerima idan iharus idilaksanakan idalam i(SiAoil. , imenyatakan ibahwa: imembawa imasyarakat iyang ibersangkutan. Membawa iyang idilakukan ioleh iseorang ilaki-laki imerupakan isuatu ibentuk iperkawinan iyang imenyalahi iperaturan ihukum idan iadat, iini iterjadi ikarena isalah isatu ipihak iBerdasarkan ihal itersebut, ikawin ilari ikeluarga itidak imenyetujui ihubungan iHilifalago, ibagi ipelaku imembawa ilari iperempuan. Berdasarkan iDesa iKecamatan iKabupaten iNias iSelatan. iSanksi ipidana iadat idikenakan Berdasarkan iOnolalu, idengan ibapak iTerwujut iGari iselaku idengan ibapak iTerwujut iGari iselaku iKepala iDesa imengungkapkan ibahwa iKepala iDesa iHilifalago, imenyatakan itolak iukur idipenuhi isehingga idapat idikategorikan ilaki-laki iberbagai ifaktor iyaitu iorang itua itidak iKarena irasa icinta iyang iamat iatau iunsur-unsur iperempuan iyaitu: Perempuan iberada idirumah ilaki-laki idalam ibeberapa ihari. Perempuan itidak ipulang idirumahnya. Bapak iMartinus iBago imereka imembuat ikesepakatan iuntuk imengungkapkan ibahwa itolak iukur iatau ikawin ilari iyaitu idengan iwaktu iyang iunsur-unsur iyang idipenuhi isehingga itelah iditentukan. iPada isaat iwaktu iyang imemberikan ialasan iingin iberkunjung ike iperempuan ilari idari irumahnya itanpa irumah iteman iatau itetangganya idari idiketahui ioleh ikedua iorang ituanya. iKemudian imengungkapkan ibahwa itolak iukur iatau iditentukan iatau idisepakati ibersama. Lebih iMartinus iBago https://jurnal. id/index. php/Jph iBambua iBago iunsur-unsur iyang idipenuhi isehingga imembawa ilari iperempuan iyaitu: JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 Perempuan iberada idirumah ilaki-laki itanpa idiketahui ikedua iorang ituanya. idan imenyebabkan ihamil idi iluar inikah. iLalu Perempuan itidak ipulang ikerumahnya imemberitahukan ikepada iorang ituanya idalam ibeberapa ihari itanpa ikabar ibahwa i itelah ihamil imaka ilangsung ikepada iorang ituanya. Dari ihasil iwawancara itersebut, imaka idapat idiketahui ibahwa itolak iukur iatau iunsur-unsur iyang idipenuhi Dalam ilaki-laki, isehingga idapat idikategorikan isebagai ikemasyarakatan iDesa iHilifalago, ikawin ikasus imembawa ilari iperempuan iyaitu ilari itidak idibenarkan ikarena ikawin ilari iperempuan iberada idirumah ilaki-laki itidak imengindahkan iasas imusyawarah isepengetahuan ikedua iorang ituanya. Pernyataan ikehendak idan iterbukanya iaib ikeluarga imaupun imasyarakat, ikarena ikonotasi iyaitu iMen iHarita iyang imenyatakan iterjadinya iperbuatan-perbuatan inegatif. imelakukan ikawin ilari ikarena ikami iDimana iorang itua itidak imerestui iyang isaling imencintai idan itidak iada irestu ipada iumumnya idilatar ibelakangi ioleh idari iorang itua. iDemikian ipula iyang iperbedaan istrata isosial idalam ikeluarga idiungkapkan iNur iBago ipenyebab isaya iperempuan idan/atau ilaki-laki, idapat imelakukan ikawin ilari ikarena ikami iberupa isalah isatu ipihak imenyandang isaling imencintai idan iterlanjur iberbadan igelar ibangsawan idan iyang ilain ihanya idua iatau ihamil idiluar inikah. iHamil imenyandang igelar imasyarakat ibiasa, idiluar inikah iumumnya iterjadi ipada iatau ikaya idan imiskin, iatau iorang itua idiakibatkan ikarena iseks ibebas iatau idinikahkan idengan ianaknya iataupun ihubungan isesksual iyang iterjadi isebelum iorang itua iberanggapan ipilihan idari iadanya ipernikahan idan idi iluar iaturan ianaknya itidak isesuai idengan iapa iyang idiinginkan iorang itua isehingga isehingga iperempaun itersebut imemutuskan iuntuk iHal imelarikan idiri idari irumah idan ijuga ihal-hal iyang iberhubungan idengan iseksualitas, isejumlah iuang iyang idiberikan ioleh icalon imempelai ilaki-laki ikepada icalon ipengawasan idari iorang itua ihal iyang imembuat ianak ibergaul idengan ibebas https://jurnal. id/index. php/Jph JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 ipernikahan itersebut. iperempuan iyang idiungkapkan ibapak iMartinus iBago iyaitu isatu iekor ibabi Uang ijujuran iyang iterlalu itinggi idan itiga ikarat iemas idalam ibahasa inias imerupakan isalah isatu ialasan iuntuk i. olu itidak ibisa imerestui ihubungan itersebut idalam inominal iuang iyang itiga ikarat iemas iitu iadalah itiga ijuta irupiah. iJenis ikeluarga ilaki-laki. iRasa icinta iyang iamat isanksi iadat iyang idiberikan ikepada ipelaku iyang imembawa ilari iperempuan iyang ilari ibersama idengan ipihak ilaki- iyang idiungkapkan ibapak iBambua iBago laki imerupakan isalah isatu ifaktor iyang iyaitu isatu iekor ibabi idan itiga ikarat iemas idalam ibahasa inias i. olu ibatu iSehingga iganaAo. iDimana isatu ikarat i. olu ibatu imendorong ilaki-laki idan iperempuan iganaAo. iemas ilima ijuta irupiah ijadi itiga ikarat i. olu ibatu iganaAo. iemas ilima ibelas ilebih ibesar idan imenghalalkan isegala ijuta irupiah. iDari ihasil iwawancara idi iatas idapat idiketahui ibahwa isetiap iyang iDari imelakukan ikawin ilari idapat idiberikan ibatu iganaAo. , inamun imembawa ilari iperempuan iyang iterjadi idi iDesa iHilifalago itidak isesuai idengan iSehingga idapat idipahami ipemberian itahapan-tahapan iadat iperkawinan iyaitu isanksi itersebut imerupakan itindakan itidak iadanya ipeminangan. ipembalasan ibagi ipelaku ikawin ilari iatau Lembaga iperingatan iberupa isanksi iadat iyang idikarenakan ipelaku ikawin ilari itelah imenyalahi iadat iyang iberlaku. idiberikan ioleh ipihak ilaki-laki iyang Lembaga iadat imemiliki iwewenang ibertujuan iuntuk imembersihkan inama iuntuk imengatur iserta imengurusi isegala ibaik idesa. iJenis isanksi iadat iyang ikepentingan imasyarakat idan ibertugas imasalah-masalah idiungkapkan ibapak iTerwujut iGari iyaitu isatu iekor ibabi, idimana ibabi itersebut iaspirasi imasyarakat idalam ihukum iadat, iketentuan-ketentuan iperempuan idan isetengah iuntuk ipihak iYang iberwenang imenjatuhi ilaki-laki. iSelain iitu, ididenda idengan ihukuman iadat ibagi ipelaku idalam ikasus iuang itiga ijuta irupiah idengan idilakukan imembawa ilari iperempuan iyaitu itokoh ipembagian ijuga. iadat idan itokoh imasyarakat, isedangkan Jenis isanksi iadat iyang idiberikan ikepada ipelaku iyang imembawa ilari https://jurnal. id/index. php/Jph ipemerintah idesa i. epala ides. JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 imenjatuhkan isanksi iterhadap ipelaku iMaksud idan itujuan idari iorang iyang imembawa ilari iperempuan itetapi itua ipihak ilaki-laki imelaporkan ikepada ikepala idesa idalam ihal iini isebagai itokoh iadat, itokoh imasyarakat, idan ikepala idesa idari ikedua ipihak imereka i. imenyelesaikan imasalah. Akibat ikesepakatan iuntuk imelakukan itahap- ipasangan ikawin ilari iyang imelakukan tahap ipenyelesaian iadat isesuai idengan ikawin ilari iyaitu iorang itua ipihak ikesepakatan iyang itelah idibuat imisalnya iwanita itidak imenerima idan iakhirnya itanggal ipencarian. Pencarian iKeluarga iPerempuan idengan ianak imereka isendiri. iDilihat iTerhadap iAnaknya iYang iMelakukan idari ikenyataannya ibahwa ikawin ilari iKawin iLari. idapat imenimbulkan ipermusuhan idalam Ini idilakukan isetelah iada ilaporan ikeluarga, ibertentangan idengan ihukum idari itokoh iadat, itokoh imasyarakat iadat idan inorma imasyarakat iyang idapat ipihak ilaki-laki ikepada itokoh imasyarakat idan ikepala idesa itokoh iadat, ikeluarga iyang ibahagia isesuai idengan iisi iPasal i1 iUndang-Undang iNomor i16 itanggal iyang itelah iditetapkan ioleh iTahun i2019 itentang iPerubahan iAtas ikedua ipihak itersebut. iUndang-Undang iNomor i1 iTahun i1974. Berdasarkan imenyatakan ibahwa itujuan iperkawinan idengan ibapak iterwujut iGari iselaku ikepala idesa imengungkapkan ibahwa i. umah iberdasarkan iKetuhanan iYang iMaha iEsa. Tradisi iperempuan isecara ihukum iadat iyaitu itokoh iadat i(Siul. , itokoh imasyarakat iselalu idipertahankan isehingga idianggap i(SiAoil. , idan ikepala idesa ikedua ibelah isebagai isuatu ihukum iadat. iLangkah- ipihak imelakukan iperundingan itentang langkah ipenyelesaian iyang idilakukan ilangkah-langkah iSedangkan imembawa ilari iperempuan iyaitu: iPenyelesaian . Laporan iOrang iTua iatau iKeluarga iMartinus iBago iKepada iTokoh iAdat, iTokoh iMasyarakat idan iKepala iDesa. iselaku itokoh iadat iyaitu idengan icara Orang itua idari ipihak ilaki-laki imembuat ipertemuan ikedua ibelah ipihak iharus imelapor ikepada itokoh iadat, idan imembahas ibahwasanya iperempuan itokoh imasyarakat, idan ikepala idesa itersebut ibenar iberada idirumah ilaki-laki, ibahwa ianak idari ikeluarga iwanita itelah ikemudian idiberikan isanksi iadat ikepada ipihak ilaki-laki. iSelain iitu imenurut https://jurnal. id/index. php/Jph JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 iBambua iBago iselaku itokoh iperempuan itersebut. iSetelah ipenulis imelakukan ipenelitian iternyata idalam iperempuan isecara ihukum iadat iyaitu itoko iadat, itoko imasyarakat, ikepala idesa isudah idiatur ilangkah-langkah iproses idan ikedua ibelah ipihak imengadakan iApabila ipemberian isanksi iadat ikepada ipelaku ikawin ilari ikarena itindakan imereka iini iditerima isebagai iperkawinan iyang isah ibertentangan idengan ihukum iadat. iDari isetelah imendapat idenda iadat. ibeberapa iwawancara idi iatas idapat idi iDesa iHilifalago. Sah iatau itidaknya isuatu ibentuk iperkawinan iadat iapabila idilaksanakan imelakukan ikawin ilari iakan idiberikan ioleh ianggota imasyarakat ientah iitu isanksi ihukum iadat. Penyelesaian imasalah iadalah ihal imasyarakat imodern iapabila ipelaksanaan ipandangan imereka iberdasarkan ihukum ipenyelesaian imasalah imaka ikehidupan iMasyarakat idesa iHilifalago ipada idalam ikelompok imasyarakat itersebut isemakin ierat, isehingga itercapai isuatu idinyatakan isah iapabila idilaksanakan isesuai iperkawinan iadat imasing-masing. iBerdasarkan iSelain iitu ihal iini idiperkuat idengan iisi ihukum iadat iperkawinan iadalah isalah iPasal isatu iperistiwa iyang isangat ipenting iNomor idalam ikehidupan imasyarakat ikita isebab iPerubahan iNomor iTahun i. iUndang-Undang iTahun iAtas iUndang-Undang imenyangkut iperempuan idan ilaki-laki, iPerkawinan, itetapi ijuga iorang itua ikedua ibelah masing iagamanya idan ikepercayaannya isaudara-saudaranya ikeluarga-keluarga iPasal i2 iayat i. iini isecara itidak Dari ilangsung imengakui ibahwa iperkawinan iyang idilaksanakan isecara iadat iatau ipaparkan itersebut idi iatas, idapat idilihat ibahwa ikawin ilari idiselesaikan ioleh iadat iadalah isah. idengan iketentuan-ketentuan iadat iyang i Maka imengacu ipada ihal itersebut iberlaku iatau idalam ihal iini isangat ijelas iupaya ihukum iyang idikenakan ibagi ibahwa iadat iyang imengambil ialih iuntuk https://jurnal. id/index. php/Jph JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 iketentuan ihukum iadat iyang iberlaku iakhirnya idisetujui ioleh ipihak ikeluarga, iakan idikenakan isanksi iadat iyaitu isatu iekor ibabi idan itiga ijuta irupiah iuang. iSebagaimana ijuga ikita iketahui ibersama imerupakan isuatu ibentuk iperkawinan imengizinkan iagar ipasangan itersebut ihukum iadat imenikah isecara iagama itetapi isesuai iDalam ikasus imembawa ihukum iadat itelah isah idan icuma ilari iperempuan idi iDesa iHilifalago imenunggu ipersetujuan iagar ipernikahan iKecamatan iOnolalu iKabupaten iNias imereka ijuga isah isecara iagama idan iSelatan, isesuai ianalisis ipenulis ibahwa isetiap ipasangan iyang imelaksanakan Penutup iperkawinan idengan i idiawali ikawin ilari. Berdasarkan idan ipembahasan iyang itelah idilakukan imemerlukan ipenanganan iyang ilebih ibijaksana, inamun iselama iperempuan idilakukan isecara ihukum iadat iNias idi idan ilaki-laki itelah imemenuhi isyarat iDesa iyang isah iberdasarkan iketentuan iagama iKabupaten idan iUndang-Undang iNomor i16 iTahun idisimpulkan ibahwa itokoh iadat i(Siul. , i2019 itentang iPerubahan iAtas iUndang- itokoh imasyarakat i(SiAoil. , idan ikepala Undang iNomor i1 iTahun i1974 itentang idesa ikedua ibelah ipihak imelakukan iPerkawinan, imaka iperkawinannya iakan idinyatakan isah. iHilifalago iKecamatan iOnolalu iSelatan, iNias Hal itersebut idiperkuat idengan idikenakan isanksi ihukum iadat ikepada iadanya isyarat-syarat isuatu iperkawinan ipelaku ikawin ilari iagar itidak iterjadi ikeributan ikarena itindakan imereka iini iwalaupun isudah idewasa itidak ibebas iMaka imengacu ipada ihal itersebut ibagi ipersetujuan iorang itua iatau ikerabatnya. iMaka ipersetujuan ipara ipihaklah iyang isangat iberperan. iHukum iadat ipada idikenakan isanksi iadat isatu iekor ibabi iumumnya itidak imengatur itentang ibatas isebesar i87 ikg i. , iminimal iuang iusia iuntuk imelangsungkan iperkawinan. itiga ijuta irupiah idan iada ijuga iyang Hasil ipenelitian ipenulis imengenai iproses ipenyelesaian isecara iadat iNias iditempuh ioleh ipasangan ikawin ilari idan https://jurnal. id/index. php/Jph JPH: Jurnal Panah Hukum E-ISSN: 2828-9447 Universitas Nias Raya Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2023 Berdasarkan isaran ikepada Peradilan Pidana Di Indonesia. Jurnal Panah Keadilan, 1. , 24-39 ipihak, iyaitu ikepada ipemuda-pemudi idi iDesa iHilifalago, iKecamatan iOnolalu, iKabupaten iNias iSelatan ipedoman idalam imemutuskan isegala ihal iaturan ihukum iadat iyang iada. iSehingga iperkawinan ijuga iberlangsung idengan idalam ilingkungan i imasyarakat. iKepada ikepala idesa, itokoh iadat, idan itokoh imasyarakat iDesa iHilifalago, iKecamatan iOnolalu, iKabupaten iNias iSelatan ipermasalahan itentang ikawin ilari, isanksi iadat iyang idiberikan ikepada imereka ipada isanksi iuangnya isehingga idapat imasyarakatnya ikhususnya ibagi imereka iyang imelakukan ikawin ilari isehingga Daftar iPustaka S, iKansil. iPengantar iIlmu iHukum idan iPengantar iIlmu iTata iHukum iIndonesia. iJakarta: iBalai iPustaka.