Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society eISSN: x-x Vol 1. No 1. Januari 2024 DOI: https://doi. org/10. 12345/nijess. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INVESTOR MEMILIH SAHAM SYARIAH (STUDI PADA GALERI INVESTASI DI SAMARINDA) Yurdi Maulidani Pascasarjana UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Email: yurdi. maulidani@gmail. Abstract The background of this research was to see the development of good stock transactions in Samarinda. Currently. Samarinda had 5 mediators to conduct stock transactions called the Investment Gallery. Basically the development of stock transactions was in line with the development of sharia shares in Indonesia. Investors are free to determine their decisions, choose sharia or non-sharia shares and the majority determines decisions on sharia shares which are based on the growth of sharia share transactions on the Indonesia Stock Exchange. The population in this research were all investors who had been registered in the Investment Gallery in Samarinda. The sampling technique used random sampling. The variables in this study were Religiosity Factors (X. Cultural Factors (X. Social Factors (X. Personal Factors (X. Psychological Factors (X. and Investor Decisions (Y). Data collection techniques used observation, interviews and questionnaires. Test instrument used validity test . roduct momen. and reliability test (Cronbach Alph. and classic assumption test . ormality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test and autocorrelation tes. Method of descriptive data analysis used multiple linear regression. F test and t test. The results of the research showed that . the religiosity variable did not significantly influence investors' decision to choose sharia shares with tcount of 1. Cultural variables affect the decisions of investors to choose sharia shares with tcount 1. 990>ttable 1. 988 and the significance value was 0. 05O0. Social variables had no effect on investor decisions in choosing sharia shares with tcount 0. Personal variables had no influence on investors' decisions in choosing sharia shares with . Psychological variables affect the decisions of investors in choosing sharia shares with tcount 4. 316>ttable 1. 988 and a significance value of 0. 00O 0. There was a positive and significant influence of religious, cultural, social, personal and psychological factors simultaneously on the decisions of investors in choosing sharia shares with a Fcount of 499>Ftable 2. 32 and a significance value of 0. Keyword: pengaruh investor, investasi dan saham syariah. Pendahuluan Pasar modal merupakan sarana atau wadah untuk mempertemukan antara penjual dan pembeli. Capital market is the market longer-tern debt and equity instrument are Sitasi Artikel: Yurdi Maulidani. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Investor Memilih Saham Syariah (Studi Pada Galeri Investasi Di Samarind. Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies Society, 1. Retrieved https:// https://journalweb. org/ojs/index. php/NIJESS/article. Submitted: 10-01-2024 Revisi: 20-02-2024 Diterima: 01-03-2024 Yurdi Maulidani Namun penjual dan pembeli disini adalah penjualan dan pembelian instrumen keuangan dalam kerangka investasi. Pada 12 Mei 2011 BEI meluncurkan produk layanan syariahnya berupa Indeks Saham Syariah Indonesia ISSIsebagai tindak lanjut dari pembentukan Daftar Efek Syariah (DES) oleh Bapepam dan LK pada November 2007. Peluncuran ISSI diperlukan sebagai pengembangan untuk menggambarkan kinerja seluruh saham syariah yang terdaftar dalam BEI. Dengan adanya ISSI masyarakat tidak lagi salah paham terhadap dimana semula pemikiran saham syariah yang dimiliki Indonesiahanya berjumlah 30 saham yang termasuk dalam Jakarta Islamic Index (JII) saja ternyata masih banyak saham syariah lainnya. Hal ini menjadi fenomena menarik yang membuktikan bahwa di Indonesia juga turut andil dalam mendukung kebangkitan ekonomi Islam di dunia. Jumlah Saham Syariah Dalam Daftar Saham Syariah (DES) DES periode I tahun 2017 ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-19/D. 04/2017 tentang Daftar Efek Syariah, yang berlaku 1 Juni 2017 sampai dengan 30 November 2017. DES periode II tahun 2017 ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-59/D. 04/2017 tentang Daftar Efek Syariah, yang berlaku 1 Desember 2017 sampai dengan 31 Mei 2018. Pada 15 September 2017. Media Trans TV CNN News Indonesia memberikan informasi terkait perkembangan saham syariah di BEI, bahwa rata-rata pertumbuhan transaksi saham syariah 70,7% dibandingkan saham nonsyariah 25,4% dengan frekuensi 185,7%. Rata-rata komposisi jumlah transaksi saham syariah 62% dan nilai transaksi saham di BEI dilakukan di saham syariah 56%. Perkembangan pada investasi saham saat ini mulai berkembang diberbagai wilayah termasuk kota Samarinda. Saat ini di kota Samarinda terdapat 5 Galeri Investasi (GI) pada Perguruan Tinggi baik swasta maupun negeri. Program GI dilakukan dengan tujuan untuk memudahkan para calon investor dalam melakukan transaksi investasi khusunya saham. 18 | Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 Implementasi Sema Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Pembayaran Nafkah Iddah A Berdasakan pada keputusan investor dalam memilih saham penulis tertarik untuk meneliti faktor yang mempengaruhi investor dalam memilih saham khusunya saham syariah. Karena melihat perkembangan saham syariah yang terus berkembang hingga sekarang. Oleh karena itu penulis ingin meneliti faktor yang mempengaruhi keputusan investor dengan menggunakan variabel menurut Kotler dan penulis juga menggabungkan teori perilaku konsumen muslim sebagai variabel pada peneliatian ini. Dengan demikian, penulis mengambil judul penelitian Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Investor Memilih Saham Syariah (Studi pada Galeri Investasi di Samarind. Perilaku Konsumen Perilaku Konsumen yaitu menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh, memakai, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk. Mengetahui perilaku konsumen meliputi perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang dibelanjakan,kapan, dengan siapa, oleh siapa, dan bagaimana barang yang sudah dibeli dikonsumsi juga termasuk variabel-variabel yang tidak dapat diamati seperti nilai-nilai yang dimiliki konsumen, kebutuhan pribadi, persepsi, bagaimana mereka mengevaluasi alternatif, dan apa yang mereka rasakan tentang kepemilikan dan penggunaan produk yang bermacam. Faktor-Faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen Factors influencing the purchases of consumer such as social, cultural, economic, personal and Menurut Philip Kotler faktor-faktor yang menjadi indikator perilaku konsumen adalah sebagai berikut: Faktor kebudayaan, diantaranya yaitu kebiasaan, sub-budaya, dan kelas sosial Faktor sosial, diantaranya yaitu kelompok referensi, keluarga, serta peran dan Faktor pribadi, diantaranya yaitu umur dan tahapan dalam siklus hidup, pekerjaan, keadaan ekonomi, gaya hidup, serta kepribadian dan konsep hidup. Faktor psikologi, diantaranya yaitu motivasi, persepsi, proses belajar, kepercayaan dan sikap. Teori Perilaku Konsumen Muslim Perilaku konsumen atau dalam kajian keislaman disebut perilaku Perilaku konsumsi sejatinya teori yang dikembangkan dari muara pemahaman dan rasionalisme ekonomi dan utilitarianisme. Rasionalisme ekonomi menafsirkan perilaku manusia sebagai sesuatu yang dilandasi dengan perhitungan akan arah pandangan kedepan dengan persiapan akan keberhasilan ekonomi . , sedangkan utilitarianisme ditafsirkan sebagai sesuatu yang berlandaskan pada nilai dan sikap norma. Beberapa teori mengenai faktor perilaku konsumen muslim adalahpada teori konsumsi, keputusan seorang muslim dalam menentukan keputusan pembelian tergantung pada prinsip konsumsi yang diatur dalam Islam diantaranya: Konsep Berkah / Keberkahan Konsep Konsumsi Sosial Konsep Kemanfaatan . Halal dan Haram Religiusitas (Nilai-Nilai Keagamaa. Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 | 19 Yurdi Maulidani Keputusan Menurut G. R Terry dikutip Ibnu Syamsi menjelaskan bahwa pengambilan keputusan sebagai pilihan yang didasarkan kriteria tertentu atas dua atau lebih alternatif yang mungkin Pengambilan keputusan merupakan bagian penting dari aktifitas individual maupun bisnis. Pengambilan keputusan merupakan pilihan-pilihan dari dua atau lebih alternatif. Pengambilan keputusan selain mengarahkan terhadap pencapaian tujuan, juga setiap pengambilan keputusan melibatkan sejumlah resiko, jika keputusan yang diambil kurang tepat. Decision theory is the study of principles and algorithms use for making decision. This is achieved by identifying values, uncertainties and other things that might influence the decision. Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan pengambilan keputusan adalah cara untuk memilih suatu pilihan dengan beberapa pertimbangan disertai konsekoensi yang akan di dapat pada saat menentukan pilihan. Investasi Saham Syariah Pandangan Islam tentang investasi adalah sangat penting dan perlu persiapan, hal ini tersirat dalam al-Qur'an surat al-Hasyr 18 yang menyeru orangorang beriman agar mempersiapkan diri untuk hari esok . A )a EAsalah satu persiapan itu kalau dilihat dari perspektif ekonomi adalah investasi. Makna lafadz . A )a EAberarti besok pagi, lusa . Saham syariah adalah sertifikat yang menunjukkan bukti kepemilikan suatu perusahaan yang diterbitkan oleh emiten yang kegiatan usaha maupun cara pengelolannya tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Metode Penelitian Dalam penelitian ini bersifat desktiptif kuantitatif. Metode deskriptif menurut Sugiyono adalah metode yang digunakan untuk menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku umum atau generalisasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh investor yang telah terdaftar di Galeri Investasi di kotaSamarinda yang berjumlah 786 investor. Dalam mengukur sampel menggunakan rumus slovin dengan taraf kesalahan 5% diperoleh sampel 89 Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Uji instrument menggunakan uji validitas . roduct momen. dan uji reliabilitas (Alpha Cronbac. serta uji asumsi klasik . ji normalita. , uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelas. Metode Analisis data deskriftif dengan menggunakan regresi linier berganda, uji F dan uji t. Hasil Penelitian Hasil Uji Keabsahan Data Penulis menggunakan 30 responden sebagai uji coba dalam pengujian ini. Item kuesioner bisa dikatakan valid apabila memiliki koefisien validitas di atas 0,300 . atau r-tabel 0,361. Adapun hasil uji validitas pada kuesioner untuk masingmasing variabel adalah sebagai berikut: 20 | Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 Implementasi Sema Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Pembayaran Nafkah Iddah A Uji reliabilitas dilakukan pada semua pernyataan yang telah diuji kevalidannya dan dinyatakan valid. Jadi, apabila hasil cronbachAos alpha pada pengujian reliabilitas > Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 | 21 Yurdi Maulidani 0,600 . -kirti. maka secara keseluruhan pernyataan dinyatakan andal . Hasil pengujian reabilitas yang telah penulis lakukan adalah sebagai berikut : Hasil Analisis Data Uji Regresi Linier Berganda Berdasarkan hasil data pada tabel 4. 45, maka dapat dibuat persamaan umum regresi linier berganda yang penulis gunakan yaitu sebagai berikut: Y=Oe1. 0,068ycU1 0,071ycU2 0,040ycU3 0,027ycU4 0,227ycU5. 22 | Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 Implementasi Sema Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Pembayaran Nafkah Iddah A Uji Hipotesis Berdasarkan hasil uji F, diperoleh nilai Fhitung sebesar 51,499 dan dengan signifikansi 5%, jumlah sampel 89, dengan 5 variabel (K=. , maka diperoleh nilai Ftabel sebesar 2,32. Jadi. Fhitung 51,499 > Ftabel 2,32, berarti variabel religiusitas, budaya, sosial, pribadi dan spikologis secara simultan berpengaruh terhadap keputusan konsumen. Dengan demikian, perilaku konsumen berpengaruh terhadap keputusan investor dalam memilih saham syariah dan Hi diterima. Hasil uji t pada tabel di atas dapat dilihat bahwa nilai signifikansi variabel religiusitas (X. diperoleh sebesar 0,07 > 0,05 atau thitung 1,787 < ttabel 1,988. Dari hasil pengujian berarti bahwa variabel faktor religiusitas (X. secara parsial memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap keputusan investor Galeri Investasi di Samarinda dalam memilih saham syariah dengan hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Variabel faktor budaya (X. diperoleh nilai signifikansi 0,05 O 0,05 atau thitung 1,990 > ttabel 1,988. Maka berarti bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya bahwa faktor budaya (X. secara parsial memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan investor Galeri Investasi di Samarinda dalam memilih saham syariah. Pada variabel sosial (X. diperoleh nilai signifikansi 0,36 > 0,05 atau thitung 0,908 < ttabel 1,988. Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya bahwa faktor sosial (X. secara parsial memiliki pengaruh yang positif namun tidak secara signifikan terhadap keputusan investor Galeri Investasi di Samarinda dalam memilih saham syariah dengan hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 | 23 Yurdi Maulidani Variabel faktor pribadi (X. diperoleh nilai signifikansi 0,69 > 0,05 atau thitung 0,393 < ttabel 1,988. Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya bahwa faktor pribadi (X. secara parsial memiliki pengaruh yang positif akan tetapi tidak signifikan terhadap keputusan investor Galeri Investasi di Samarinda dalam memilih saham syariah dengan hipotesis Ho diterima dan Ha Variabel faktor psikologis (X. diperoleh nilai signifikansi 0,00 O 0,05 atau thitung 4,316 > ttabel 1,988. Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya bahwa faktor psikologis (X. secara parsial memiliki pengaruh yang positif dan secara berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan investor Galeri Investasi di Samarinda dalam memilih saham syariah Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi pada tabel 4. 48 maka diperoleh nilai R Square 0,756, berarti hubungan variabel independen dengan variabel dependen adalah sebesar 75,6%. Jika di masukkan pada interpretasi maka kesimpulan variabel pada penelitia kali ini adalah Tinggi, yaitu 49% hingga 80%. Nilai Adjusted R Square pada tabel sebesar 0,742, hasil perhitungan tersebut menyatakan bahwa kemampuan variable independen dalam menerangkan variabel dependen adalah sebesar 74,2%, sedangkan sisanyanya yaitu 25,8% diterangkan oleh variabel atau faktor lainnya. Diskusi Hasil pengujian pada variabel faktor religiusitas terhadap keputusan investor dalam memilih saham syariah secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Uji t pada variabel faktor religiusitas menunjukan nilai signifikansi 0,07 di atas dari 0,05 yang menyatakan tidak berpengaruh secara signifikan. Hasil penelitian ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh M. Dharma Tuah Putra Nasution dan Yossie Rossanty yang menunjukkan bahwa faktor religiusitas berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam pembelian, dengan hasil thitung 3,680 > ttabel 1,659 atau signifikansinya 0,00 < 0,05. Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian ini adalah bahwa mulai dari pengetahuan hingga praktik keagamaan bukan merupakan hal utama dalam mempengaruhi keputusan para investor Galeri Investasi dalam memilih saham syariah sebagai media investasi mereka karena berdasarkan data yang diperoleh adalah bahwa mayoritas responden adalah merupakan investor yang pembukaan Account yang bersifat umum bukan account yang bersifat syariah. Artinya adalah bahwa investor memiliki peluang untuk memilih saham non syariah. Sehingga religiusitas memiliki nilai pengaruh positif akan tetapi tidak signifikan 24 | Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 Implementasi Sema Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Pembayaran Nafkah Iddah A Hasil pengujian pada variabel faktor budaya terhadap keputusan investor dalam memilih saham syariah secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan. Karena. Uji t pada variabel faktor budaya menunjukan nilai signifikansi 0,05 yang sama dengan 0,05 yang menyatakan berpengaruh secara signifikan. Kemudian diperjelas dengan thitung 1,990 > ttabel 1,988 yang menyatakan berpengaruh terhadap keputusan konsumen. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Muhammad Syaifudin yang menyatakan bahwa faktor budaya berpengaruh terhadap keputusan Dibuktikan dengan perhitungan uji thitung 7,051 > ttabel 1,967 dengan taraf signifikansi di bawah 0,05. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa budaya yang berkembang, kelompok keagamaan yang diikuti ataupun komunitas, memberikan konstribusi yang berpengaruh kepada para investor Galeri Investasi dalam mengambil keputusan untuk menjadikan saham syariah sebagai sarana dalam berinvestasi. Hal ini karena melihat dari perkembangan saham yang baik dan peningkatan yang baik menjadikan system syariah di minati. Hasil pengujian pada variabel faktor sosial terhadap keputusan investor dalam memilih saham syariah secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Karena. Uji t pada variabel faktor sosial menunjukan nilai signifikansi 0,36 lebih besar dari 0,05 yang menyatakan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan konsumen. Dalam penelitian ini menunjukkan hasil yang sama dengan penelitian yang dilakukan oleh Istha Melinda Surya Djoka pada tahun 2017 bahwa faktor sosial tidak berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam pembelian. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0,278, nilai ini lebih besar dari 0,05. Berarti faktor sosial tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa teman, keluarga atau bahkan lingkungan sekitar tidak memiliki konstribusi yang kuat untuk mempengaruhi tindakan pengambilan keputusan dalam pembelian saham syariah. Hal ini terjadi karena masyarakat disekitar belum banyak yang bertransaksi saham, sehingga membuat informasi dari individu ke individu yang lain tidak maksimal. Hasil pengujian pada variabel pribadi terhadap keputusan investor dalam memilih saham syariah secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Karena. Uji t pada variabel faktor pribadi menunjukan nilai signifikansi 0,69 lebih besar dari 0,05 yang menyatakan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan Temuan hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Cindy Liffie Maleke bahwa faktor pribadi tidak berpengaruh secara signifikan. Karena nilai thitung 0,081 lebih kecil dari nilai ttabel 1,660, sehingga dinyatakan bahwa faktor sosial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah bahwa kehidupan pribadi investor, mulai dari sisi umur, pekerjaan bahkan gaya hidup para investor bukanlah merupakan hal menjadi tolak ukur bagi investor dalam pengambilan keputusan untuk mereka memilih saham syariah, karena tidak adanya aktivitas pribadi yang bersangkutan langsung dengan transaksi efek tersebut Hasil pengujian pada variabel faktor psikologis terhadap keputusan investor dalam memilih saham syariah secara parsial berpengaruh secara signifikan. Berdasarkan uji t pada variabel faktor psikologis menunjukan nilai signifikansi 0,00 Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 | 25 Yurdi Maulidani lebih kecil dari nilai taraf signifikansi yaitu 0,05. Hasil penelitian ini pun menunjukkan hasil yang sama dengan penelitian yang dilakukan oleh Randy Rindu Prada dan kawankawan yang menyatakan bahwa faktor spikologis berpengaruh terhadap keputusan pembelian, hal ini dapat dilihat dari tingkat signifikasinya 0,032 yang lebih kecil dari 0,05 atau thitung 4,316 > ttabel 1,988 . Sehingga dinyatakan faktor psikologis berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa motivasi, persepsi serta kepercayaan mereka dengan saham syariah menjadikan pertimbangan yang akurat dalam keputusan investor terhadap memilih saham syariah sebagai wadah yang tepat untuk menanamkan modal investasi. Hal ini sangat sejalan dengan tujuan investasi sendri, yaitu memilah investasi dengan baik agar mendapatkan keuntungan. Tujuan utama investor adalah untuk mendapatkan keuntungan. Dan saham syarah merupakan investasi yang menguntungkan bagi investor. Berdasarkan seluruh hasil pengujian yang telah penulis lakukan pada masingmasing variabel independen, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel faktor psikologis merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap keputusan investor Galeri Invetasi di Samarinda dalam memilih saham syariah, dengan berdasarkan pada hasil nilai thitung yang paling besar dari variabel independen lainnya. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Berdasarkan hasil uji F yaitu Fhitung 51,499 > Ftabel2,32, maka dapat disimpulkan bahwa variabel independen secara keseluruhan berpengaruh terhadap keputusan investor Galeri Investasi di Samarinda dalam memilih saham syariah. Berdasarkan hasil uji t pada variabel religiusitas (X. yaitu diperoleh thitung 1,787 yang menunjukkan nilai positif, namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan (Y), karena nilai signifikansinya 0,078> 0,05. Disimpulkan bahwa variabel religiusitas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan investor Galeri Investasi di Samarinda dalam memilih saham syariah. Berdasarkan hasil uji t pada variabel budaya (X. yaitu diperoleh thitung 1,990 yang menunjukkan nilai positif dan secara signifikan berpengaruh terhadap variabel keputusan(Y), karena nilai signifikansinya 0,05= 0,05. Disimpulkan bahwa variabel budaya berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan investor Galeri Investasi di Samarinda dalam memilih saham syariah. Berdasarkan hasi luji t pada variabel sosial (X. yaitu diperoleh thitung 0,908 yang menunjukkan nilai positif, namun tidak berpengaruh secara 126 signifikan terhadap variabel keputusan (Y), karena nilai signifikansinya 0,367 > 0,05. Disimpulkan bahwa variabel social tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan investor Galeri Investasi di Samarinda dalam memilih saham syariah. Berdasarkan hasil uji t pada variabel pribadi (X. yaitu diperoleh thitung 0,393 yang menunjukkan nilai positif, namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel keputusan (Y), karena nilai signifikansinya 0,695 > 0,05. Disimpulkan bahwa variabel pribadi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan investor Galeri Investasi di Samarinda dalam memilih saham syariah. 26 | Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 Implementasi Sema Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Pembayaran Nafkah Iddah A Berdasarkan hasil uji t pada variabel psikologis (X. yaitu diperoleh thitung 4,316 yang menunjukkan nilai positif dan secara signifikan berpengaruh terhadap variabel keputusan (Y), karena nilai signifikansinya 0,00< 0,05. Disimpulkan bahwa variabel psikologis berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan investor Galeri Investasi di Samarinda dalam memilih saham syariah. Berdasarkan kelima variabel independen tersebut, variabel factor psikologis memiliki pengaruh yang paling dominan terhadap keputusan investor Galeri Investasi di Samarinda dalam memilih saham syariah. Hal ini ditunjukkan dengan thitung variabel factor spikologis lebih dari keempat variabel independen lainnya. Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 | 27 Yurdi Maulidani REFERENSI