Implementation Analysis Of Youth Care Service Program (PKPR) In The Covid-19 Pandemic at Public Health Center Metro City Analisis Pelaksanaan Program pelayanan Kesehatan Peduli remaja (PKPR) Pada Masa pandemi COVID-19 Di Puskesmas Kota Metro Ranny Septiani1. Yetti Anggraini2. Martini3. Yeyen Putriana4 INFO ARTIKEL ARTICLE HISTORY: Artikel diterima: 5 April 2023 Artikel direvisi: 11 Mei 2023 Artikel disetujui: 6 Juli 2023 KORESPONDEN Nama Koresponden RannySeptianii, rannyseotiani@poltekkes-tjk. Orcid ID: 0000-0001-6898-0541 ORIGINAL ARTICLE Halaman: 194 - 207 DOI: https://doi. org/10. 30989/mik. Penerbit: Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. Indonesia. Artikel terbuka yang berlisensi CC-BYSA *1Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang. Jl Soekarno-hatta No 1 Bandar Lampung rannyseptiani@poltekkes-tjk. id, 082120082062 *2 Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang. Jl Soekarno-hatta No 1 Bandar Lampung yettianggraini@poltekkes-tjk. id, martini@poltekkes-tjk. yeyenputriana@poltekkes-tjk. ABSTRACT Background: Adolescent Care Health Service (PKPR) is a health service program aimed at adolescents at the Health Center, to create "healthy youth". committed to running the program, lack of fund allocation, lack of infrastructure that can support the implementation of PKPR according to national standards, and has not been recorded and evaluated according to standards so that the most prominent problems are not found to be followed Purpose: This study aims to analyze the implementation of the program at the Metro City Health Center Method: Descriptive research with a quantitative approach with a crosectional design to find out the description of the implementation of the program at the Health Center. The population of this study was the head of the Health Center as the person in charge of the program, implementing officers, support officers, and assisted youth in the working area of Metro City, totaling 40 people. The instrument used is the published National Adolescent Health Service Standards questionnaire. Results: The level of compliance is still low, namely youth standards, networking and health Conclusion: Screening youth problems as a promotive and preventive effort needs to be underlined, there must be an increase in services that reach all youth. Keywords: Implementation. Adolescent . Reproduction health. Covid-19 ABSTRAK Latar Belakang: Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) merupakan program pelayanan kesehatan yang ditujukan bagi remaja di Puskesmas, untuk mewujudkan Auremaja sehatAy. berkomitmen untuk menjalankan program PKPR, kurangnya alokasi dana, kurangnya infrastruktur yang dapat mendukung pelaksanaan PKPR sesuai standar nasional, serta belum dicatat dan dievaluasi sesuai standar sehingga tidak ditemukan permasalahan yang paling menonjol untuk ditindak lanjuti. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program PKPR di Puskesmas Kota Metro Metode: penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional untuk mengetahui gambaran pelaksanaan program PKPR di Puskesmas Kota Metro. Populasi penelitian ini adalah kepala puskesmas sebagai penanggung jawab program PKPR, petugas pelaksana PKPR, petugas pendukung, dan remaja di 10 Puskesmas di wilayah kerja Kota Metro yang berjumlah 40 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner standar berupa kuesioner Standar Nasional Pelayanan Kesehatan Perawatan Remaja (PKPR) yan diterbitkan. Hasil: Hasil kajian tingkat kepatuhannya masih rendah yaitu pada standar remaja, jejaring dan manajemen kesehatan. Kesimpulan: Penapisan masalah remaja sebagai upaya promotif dan preventif perlu menjadi sorotan, harus ada peningkatan pelayanan yang menjangkau seluruh remaja. Kata kunci: Penerapan. Remaja. Kesehatan reproduksi. COVID-19. Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. PENDAHULUAN berdampak pada sektor kesehatan salah Pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR) merupakan salah satu program pelayanan kesehatan primer yang dilakukan masalah kesehatan yang dihadapi remaja. Remaja merupakan salah satu aset bangsa yang terus mengalami peningkatan. Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri merilis jumlah penduduk Indonesia dalam rentang usia 10-14 tahun dengan Masa remaja merupakan masa transisi dari kanak-kanak menjadi dewasa. Berbagai macam masalah yang dapat terjadi pada masa remaja. Permasalahan reproduksi pada remaja di Indonesia memberikan dampak yang dapat mengganggu kehidupan remaja. Permasalahan yang kerap terjadi di Indonesia saat ini seperti, tingginya tingkat penggunaan HIV/AIDS, tingginya angka pernikahan muda, kehamilan yang tidak diinginkan dan aborsi tidak aman. Meningkatnya permasalahan kesehatan reproduksi remaja ini disebabkan berbagai macam penyebab salah satunya adalah pengaruh teknologi dan informasi Survey Demografi dikarenakan adanya pembatasan akses dan adanya pembatasan kontak fisik dengan Pelayanan kesehatan reproduksi remaja harus mampu mengakomodasi kebutuhan remaja tersebut yang bertujuan mencegah dan melindungi remaja dari perilaku seksual berisiko. Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan sudah berjalan sejak Program PKPR yang dapat jumlah 24,13 juta jiwa. reproduksi pada remaja yang terkendala tahun 2022 tercatat sebanyak 275. Jumlah penduduk paling banyak berada Berdasarkan Kesehatan Indonesia (SDKI,2. diketahui terjadi peningkatan remaja usia 15-19 yang telah melakukan hubungan seksual dari 59% menjadi 74%. Sejak awal tahun 2020, dunia dilanda keadaan pandemik Covid-19, keadaan ini mengatasi masalah-masalah remaja yang ada saat ini. 3 Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) merupakan salah satu jenis program kesehatan berbasis sekolah Program Pelayanan Indonesia. Kesehatan Peduli Remaja dapat terlaksana dengan optimal apabila membentuk jejaring dan terintegrasi dengan lintas program, lintas sektor, organisai swasta, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Hasil evaluasi Kementerian Kesehatan hingga akhir 81,69% Puskesmas kabupaten/kota PKPR diantaranya dianggap mampu melaksanakan PKPR. Pada tahun 2019 untuk mencapai target Kementerian Kesehatan RI merancang Standar Nasional PKPR (SN PKPR). Pada tahun 2009 lalu disosialisasikan https://ejournal. id/index. php/mik Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. pada tahun 2010 dan dilakukan uji coba BAHAN DAN CARA PENELITIAN kelayakan pada tahun 2012. Jenis Kementerian Kesehatan RI menetapkan 5 standar dalam SN PKPR yaitu Sumber Daya Manusia (SDM), fasilitas kesehatan, remaja. Kemenkes RI . juga menyatakan SN PKPR dapat digunakan sebagai panduan dalam menentukan kategori kemampuan Puskesmas PKPR . aripurna, optimal, atau minima. , serta menjadi alat evaluasi diri guna mengetahui kelemahan serta pendukung pelaksanaan PKPR. Pencapaian target pelaksanaan PKPR akan tercapai apabila semua pihak dapat bekerja sama. Dalam dikarenakan terjadi gangguan pada layanan Dalam pelaksanaan PKPR masih ditemukan berbagai kendala meliputi aspekaspek sesuai Standar Nasional Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja yaitu aspek SDM, fasilitas kesehatan, manajemen kesehatan, jejaring PKPR termasuk sasaran program Dalam Program PKPR yang dilaksanakan ditingkat puskesmas diperlukan suatu evaluasi atau pendekatan kuantitatif menggunakan desain cross-sectional untuk mengetahui gambaran pelaksanaan program PKPR di Puskesmas Wilayah Kerja Kota Metro. Populasi penelitian penanggungjawab program PKPR, petugas PKPR. Petugas PKPR, dan remaja sebagai sasaran PKPR pada 10 Puskesmas di wilayah kerja Kota Metro Data COVID-19 di Wilayah Kota Metro maka tantangan dalam pemberian layanan PKPR Penelitian aspek-aspek sehingga dapat ditemukan kendala dan cara Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pelaksanaan program PKPR di Puskesmas Wilayah Kerja Kota Metro. daring/online memanfaatkan media online. Instumen yang kuesioner baku berupa kuesioner Standar Nasional Pelayanan Remaja (PKPR) Kesehatan Perduli Kementerian Kesehatan RI dalam bentuk Buku Pedoman Standar Nasional Pelayanan Kesehatan Perduli Remaja (PKPR) tahun Instrumen terdiri dari 5 standar yaitu standar SDM. Fasilitas Kesehatan. Remaja. Jejaring Pelaksanaan penelitian dimulai sejak bulan JuliAeDesember 2022 setelah mendapatkan persetujuan etik dari komisi etik Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang dengan Nomor 065/KEPK-TJK/X/2022 Analisis Pelaksanaan Program pelayanan Kesehatan Peduli remaja (PKPR) Pada Masa pandemi COVID-19 Di Puskesmas Kota Metro Ranny Septiani1. Yetti Anggraini2. Martini3. Yeyen Putriana4 P-ISSN 2252-3413. E-ISSN 2548-6268 Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. HASIL DAN PEMBAHASAN mayoritas dalam kategori paripurna sebanyak Berikut adalah hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Kota Metro. Standar 3 : Remaja Karakteristik Responden Tabel 1. Karakteristik Responden Responden Kepala Puskesmas Petugas Pelaksana PKPR Petugas Pendukung PKPR Remaja Total Berdasarkan Jumlah . Persentase (%) Tabel 4. Standar 3 : Remaja Kategori Jumlah Persentase Paripurna Optimal Minimal Total Berdasarkan tabel 4 pelaksanaan PKPR berdasarkan standar 3 Remaja mayoritas dalam kategori minimal sebanyak . %). Standar 4 : Jejaring responden berjumlah 40 orang . %). Standar 1 : Tenaga kesehatan . %) Tabel 2. Standar 1 : Tenaga Kesehatan Pelaksana Kategori Jumlah Persentase Paripurna Optimal Minimal Total Berdasarkan tabel 2 pelaksanaan PKPR berdasarkan standar 1 tenaga kesehatan mayoritas dalam kategori optimal sebanyak . %). Standar 2 : Fasilitas Kesehatan Tabel 3. Standar 2 : Fasilitas Kesehatan Kategori Jumlah Persentase Paripurna Optimal Minimal Total Tabel 5. Standar 4 : Jejaring Kategori Jumlah Persentase Paripurna Optimal Minimal Total Berdasarkan tabel 5 pelaksanaan PKPR berdasarkan standar 4 Jejaring mayoritas dalam kategori minimal sebanyak . %). Standar 5 : Manajemen Kesehatan Tabel 6. Standar 5 : Manajemen Kesehatan Kategori Jumlah Persentase Paripurna Optimal Minimal Total Berdasarkan tabel 6 pelaksanaan PKPR Manajemen Kesehatan mayoritas dalam kategori minimal sebanyak 100%). Berdasarkan tabel 3 pelaksanaan PKPR berdasarkan standar 2 Fasilitas Kesehatan https://ejournal. id/index. php/mik Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. Analisis Program pelaksana program PKPR adalah tanaga- Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja tenaga kesehatan yang meliputi, dokter, (PKPR) bidan, perawat yang sudah mendapatkan Tabel 7. Pelaksanaan Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) Interpretasi Jumlah Persentase Paripurna Optimal Minimal Total pelatihan PKPR dan pelaksanaan PKPR Berdasarkan tabel 7 Pelaksanaan sudah memiliki komitmen yang cukup baik PKPR di Kota Metro mayoritas dalam kategori dalam melaksanakan tugasnya sesuai Optimal sebanyak . %) dengan pedoman yang telah ditetapkan. Pelaksanaan Program Pelayanan Kesehatan Peduli (PKPR) menurut standar SDM terbanyak dalam kategori optimal dan hanya 20% yang dalam kategori paripurna. Hasil Pelaksanaan PKPR PKPR Puskesmas oleh petugas dengan latar sejak 2003 dan dalam pelaksanaannya masih banyak ditemui kendala dari berbagai aspek. keberhasilan program PKPR salah satunya Dalam Pedoman Standar Nasional Pelayanan adalah adanya komitmen, kemauan dan Kesehatan Perduli Remaja (SN-PKPR) ada 5 standar yang menjelaskan aspek-aspek yang melaksanakan PKPR dengan iklas serta dukungan dari berbagai lintas sektor. Untuk Kunci menjamin keterlaksanaan program PKPR pelayanan PKPR4 dengan baik maka diperlukan SDM yang Standar 1 : Tenaga Kesehatan /SDM mumpuni dalam kuantitas dan kualitas. SDM kesehatan yang dimaksud dalam Kesehatan Health program PKPR ini adalah seluruh tim atau Organization (WHO). SDM Kesehatan petugas yang mempunyai kemampuan, pengetahuan serta keterampilan dalam Berdasarkan World pokoknya ditujukan untuk meningkatkan PKPR Mereka terdiri atas orang-orang membantu remaja menyelesaikan masalah yang memberikan pelayanan kesehatan seperti dokter, perawat, bidan, apoteker. Petugas PKPR yang ada di setiap teknisi laboratorium, manajemen, serta Puskesmas terdiri dari koordinator dan Berdasarkan hasil petugas pendukung dibawah tanggung penelitian bahwa dari 10 puskesmas jawab kepala puskesmas masing-masing. Petugas tenaga pendukung SDM PKPR melaksanakan program PKPR 60% dalam mendapatkan pelatihan, dengan basik Pendidikan D3 perawat, bidan, kesmas dan Sebagian Analisis Pelaksanaan Program pelayanan Kesehatan Peduli remaja (PKPR) Pada Masa pandemi COVID-19 Di Puskesmas Kota Metro Ranny Septiani1. Yetti Anggraini2. Martini3. Yeyen Putriana4 P-ISSN 2252-3413. E-ISSN 2548-6268 Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. Selain itu Penanggung jawab PKPR dibutuhkan namun diperlukan adaptasi Program PKPR kegiatan-kegiatan PKPR berupa kurangnya SDM yang benar- PKPR diantaranya pembatasan pelayanan benar berkomitmen dalam menjalankan sesuai Buku Petunjuk Teknis Pelayanan program PKPR, kurangnya alokasi dana. Puskesmas Pada Masa Pandemi Covid 19 minimnya sarana prasarana yang dapat menyatakan pelayanan terhadap anak usia mendukung pelaksanaan PKPR sesuai standar Nasional, serta belum dilakukan skrining kesehatan pada anak usia sekolah pencatatan dan evaluasi sesuai standar sehingga tidak bisa ditemukan masalah- memanfaatkan teknologi informasi atau dilakukan rencana tindak lanjut pada KIE secara daring. pelaksanaan kedepannya. Pada masa pandemi Covid 19 yang Standar 2 : Fasilitas Kesehatan melanda hampir seluruh negara di dunia Fasilitas kesehatan menjadi garda termasuk Indonesia sangat berdampak pada sektor kesehatan sehingga negara kesehatan di masyarakat terutama dimasa mengeluarkan kebijakan-kebijakan untuk pandemi Covid 19. Puskesmas sebagai memutus rantai penularan dan mengurangi dampak yang terjadi. Puskesmas sebagai pertama memiliki tugas dan fungsi dalam dimasyarakat menjadi peran utama dalam masyarakat dalam pemenuhan standar memberikan pelayanan kesehatan yang pelayanan minimal bagi masyarakat yang dapat dipercaya aman karena diharapkan tidak boleh ditinggalkan walau dalam tidak menjadi sumber penularan atau keadaan pandemi 4 Covid-19. Untuk Berdasarkan hasil penelitian dari 10 Puskesmas 6 Puskesmas atau 60 % terbanyak dalam kategori paripurna. Dalam pemanfaatan sumber daya antara lain penelitian ini sebagian besar Puskesmas melakukan peninjauan ulang pembagian tugas SD/Petugas Puskesmas dengan mempertimbangkan risiko tertular Covid 19 seperti keberadaan penyakit komorbit, usia Puskesmas telah melaksanakan PKPR. petugas dan jumlah petugas. Selain itu tenaga kesehatan yang terlatih untuk PKPR. Sebagian Penelitian ini sesuai dengan hasil Agustini. NM, . https://ejournal. id/index. php/mik Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. menyatakan peranan Puskesmas dalam pelayanan kesehatan remaja di dalam dan terlaksananya program PKPR. 10 Melalui pedoman pelayanan pada masing tempat. program PKPR di Puskesmas, remaja Puskesmas juga harus memiliki prosedur, dapat memperoleh pengetahuan mengenai tata laksana dan alur pelayanan bagi berbagai macam hal meliputi kesehatan remaja yang mampu mencegah terjadinya serta mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. Hasil penelitian ini juga sesuai dengan data Kementerian Puskesmas kerahasiaan, privacy, kenyamanan dan Kesehatan . yang menyatakan belum Pada masa pandemi Covid 19 pelayanan yang sesuai kebutuhan remaja. kesehatan untuk remaja (PKPR) yang Tata ruang untuk pelayanan dan sarana dapat dilakukan didalam gedung harus kesehatan yang ada di Puskesmas kurang menarik, dan terkesan hanya untuk orang penularan COVID-19. Untuk pelayanan PKPR selama masa pandemi sebagian Dalam penelitian ini penilai terhadap besar tidak dilaksanakan didalam gedung penilaian pelaksanaan program PKPR berfungsinya sarana dan prasarana yang melakukan pelayanan di luar gedung dengan menerapkan protokol kesehatan phycal distancing ketat jika berhubungan Hal ini sesuai dengan penelitian langsung dengan sasaran. Pelayanan di Dewi dkk yang menyatakan dibutuhkan luar gedung dengan memanfaatkan sistem ruangan yang terpisah atau ruangan khusus konseling yang terpisah dengan ruangan lain yang dapat diakses oleh Pelaksanaan di luar gedung yang berkaitan orang yang tidak berkepentingan/umum. /Daring menjamin kerahasiaan, keamanan dan sementara ditunda dikarenakan sesuai kenyamanan remaja sangat penting untuk kebijakan pemerintah bahwa perlunya memberikan situasi yang lebih pribadi pembatasan aktifitas pada anak sekolah dalam melaksanakan konseling. 6Click or tap maka sebagian besar sekolah masih here to enter text. Kemampuan Puskesmas melakukan metode pembelajaran daring dalam pelaksanaan PKPR juga ditunjukkan sehingga kegiatan tidak dapat dilakukan. dengan Puskesmas melaksanakan paket Kegiatan pemberian KIE kepada remaja Analisis Pelaksanaan Program pelayanan Kesehatan Peduli remaja (PKPR) Pada Masa pandemi COVID-19 Di Puskesmas Kota Metro Ranny Septiani1. Yetti Anggraini2. Martini3. Yeyen Putriana4 P-ISSN 2252-3413. E-ISSN 2548-6268 Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. pelayanan PKPR selama masa pandemi COVID-19 dilakukan secara daring pada kelompok-kelompok kecil 12Click or tap here berdampak pada semua sisi kehidupan to enter text. termasuk remaja. Ketika masa pandemi Pandemi tekanan besar pada sistem kesehatan dan Standar 3 : Remaja. Remaja adanya kebijakan lockdown menyebabkan merupakan suatu usia dimana individu menjadi terintegrasi ke dalam masyarakat pelayanan kesehatan. Sebelum masa dewasa, suatu usia dimana anak tidak pandemi kelompok usia remaja tergolong merasa dirinya berada dibawah tingkat lebih sedikit melakukan kunjungan ke orang yang lebih tua melainkan merasa fasilitas kesehatan padahal permasalahan sama/sejajar 13. yang dihadapi remaja sangat kompleks Kementerian kesehatan ditambah lagi saat masa pandemi remaja remaja berusia 10 Ae 19 tahun, tanpa menjadi takut untuk datang ke pelayanan 5 Hasil kesehatan, petugas juga terbatas dalam PKPR memberikan pelayanan 14 Puskesmas yang diteliti 6 Puskesmas Semua remaja baik laki-laki maupun . %) terbanyak melaksanakan PKPR perempuan mempunyai hak atas informasi dalam kategori minimal. Standar Kemenkes Pelayanan yang cocok untuk remaja adalah yang berorientasi pada prinsip- komponen kegiatan KIE yang meliputi pelayanan KIE, persyaratan petugas dalam penyelenggaraan KIE pada remaja, media KIE, konseling yang memadai/cukup dan kegiatan konselor sebaya yang meliputi pendapat remaja 15. Keterlibatan remaja remaja terlatih konselor sebaya, pedoman baik sebagai pengguna layanan maupun hak-hak Puskesmas konselor dalam kelompok sebay. sangat pengelolaan rekam medik yang menjamin diperlukan dalam mendukung keberhasilan kerahasiaan remaja. pelaksanaan program PKPR. Dalam penelitian ini remaja sebagai Remaja kerap dihubungkan dengan responden penelitian ini yang merupakan sasaran pelayanan PKPR sebagian besar kelompok sebaya tidak dapat dilepaskan dalam kehidupan seorang remaja. Teman https://ejournal. id/index. php/mik Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. sebaya adalah sekelompok atau kumpulan 10 Puskesmas hampir seluruhnya yaitu 9 puskesmas . %) melaksanakan program berhubungan atau bergaul karena memiliki PKPR dengan kategori minimal pada kesamaan dalam berbagai aspek, seperti standar jejaring. Hal ini menunjukkan belum umur/usia, optimalnya kemitraan atau kerjasama lintas berfikir, status sosial, pekerjaan, hobi dan sektoral dalam mendukung pelaksanaan program PKPR. Hasil penelitian ini sesuai Sebagai Provider ( peer councelor dan peer edicato. / konselor permasalahan dalam pelaksanaan PKPR tangan tenaga kesehatan untuk bermitra adalah masih kurangnya kepedulian dan dalam membantu memberikan pelayanan konseling kepada remaja khususnya di luar gedung maupun di luar jam operasional Puskesmas. Adanya konselor sebaya dan mendapatkan informasi tentang PKPR membantu petugas pelaksanan PKPR serta remaja kurang dilibatkan dalam pengembangan dan pelaksanaan PKPR. kesehatan yang sedang dialami remaja Kemenkes Program kesehatan remaja sangat memerlukan keterlibatan seta dukungan dari berbagai sektor bahkan remaja itu Standar 4 : Jejaring sendiri yang merupakan kunci keberhasilan Aspek dalam standar ini adalah Penelitian untuk melihat ketersediaan jejaring lintas program maupun lintas sektoral dalam PKPR. mensinergikan program yang telah dikelola Masalah kesehatan remaja merupakan dan berkolaborasi untuk melaksanakan program PKPR demi pemenuhan hak penanganannya memerlukan adanya mitra informasi dan layanan kesehatan bagi 16 Masalah pada masa remaja memerlukan pendekatan problem solving yang dilakukan secara multidisiplin dan tidak dapat hanya diselesaikan dengan PKPR pelaksanaan kebijakan. Hasil penelitian ini menunjukkan dari satu bidang keahlian saja. Muthmainah Penggalangan kemitraan diberbagai pihak-pihak diperlukan untuk membangun kerjasama Analisis Pelaksanaan Program pelayanan Kesehatan Peduli remaja (PKPR) Pada Masa pandemi COVID-19 Di Puskesmas Kota Metro Ranny Septiani1. Yetti Anggraini2. Martini3. Yeyen Putriana4 P-ISSN 2252-3413. E-ISSN 2548-6268 Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. dan saling berbagi peran serta tanggung masyarakat dan lembaga lain yang menjadi jawab khususnya yang bersifat promotif sarana remaja sebagai upaya dalam suatu program kesehatan, meningkatkan tersebut sangat berpengaruh terhadap dalam penyelenggaraan pelaksanaan PKPR sehingga pelayanan Hal pemanfaatan sumberdaya yang ada dalam kalangan remaja. Minimalnya kesehatan yang digunakan dam program Standar 5 : Manajemen Kesehatan Aspek Manajemen PKPR pelaksanaan PKPR melihat bagaimana advokasi bertujuan untuk memperoleh Hasil Belum menunjukkan dari 10 Puskesmas yang meningkatkan ketersediaan sumber daya diteliti seluruh puskesmas di wilayah kerja Kota Metro melaksanakan program PKPR mendukung pelaksanaan program PKPR. dengan kategori minimal pada standar Hal Analisis Pelaksanaan Program PKPR menunjukkan belum optimalnya pelayanan PKPR pelaksanaan Program PKPR di Wilayah Kota Metro 60% . Puskesma. yang Menurut Susanto T . , terdapat Berdasarkan melaksanakan dalam kategori optimal. Implementasi PKPR pada masa pandemi manajemen yaitu fungsi perencanaan, penyesuaian dalam standar-standarnya. Standar Nasional Pelayanan Kesehatan 19 Manajemen Kesehatan yang Remaja (SN-PKPR) yang keluar 2018 belum berjalan optimal PKPR, dalam upaya PKPR dilakukan dengan memodifikasi beberapa metode yang digunakan menyesuaikan Camat. Dinas Kesehatan Kota, sekolah, dengan kebijakan tentang pencegahan https://ejournal. id/index. php/mik Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. penularan COVID-19. mampu memanfaatkan fungsi dan peran Menurut Verawati pulungan . pokok program kesehatan reproduksi untuk Penerapan dari Standar Nasional PKPR di Puskesmas dan tempat pelayanan remaja lainnya sangat penting untuk dipantau dan Pemanfaatan peran dan fungsi puskesmas dinilai secara berkelanjutan yang dilakukan tersebut dapat berupa dukungan dana dan tenaga penyuluh yang dapat dimanfaatkan sehingga tujuan untuk terselenggaranya dalam pelaksanaan pelayanan PKPR di Pelayanan Remaja dalam maupun luar gedung dalam bentuk dengan kualitas yang baik, ajeg dan merata promosi kesehatan maupun pembinaan konselor dan sekolah binaan. Peningkatan Kesehatan Peduli Indonesia Pratiwi . dalam penelitiannya PKPR. menyebutkan bahwa Pelaksanaan PKPR sebagai upaya optimalisasi pelayanan kesehatan remaja di Puskesmas sudah Idealnya tenaga kesehatan memiliki 12 berjalan tetapi belum optimal. Pelaksanaan PKPR baik di dalam gedung dan di luar gedung, masih perlu adanya perbaikan. Peran tersebut antara lain Fasilitas kesehatan yang masih belum pemberi pelayanan kesehatan, penemu mendukung dalam pelaksanaan PKPR menjadi kendala sekaligus tentangan bagi petugas dalam memberikan pelayanan. kesehatan, konselor keperawatan, panutan Masih kurangnya sosialisasi tentan PKPR . ole mode. , pemodifikasi lingkungan, konsultan, advokat, pengelola, peneliti dan pihak-pihak . program PKPR seperti sekolah yang memaksimalkan peran tim PKPR tersebut, konselor remaja. Masalah lainnya dalam layanan PKPR yaitu belum terintegrasi dalam suatu alur layanan Puskesmas. Hal PKPR akan dapat dihadapi. Dengan Program PKPR pelaksanaan paripurna, semua Puskesmas konselor, kolaborator, dan peneliti. Hal ini Petugas diharapkan agar keluhan dan kendala Analisis Pelaksanaan Program pelayanan Kesehatan Peduli remaja (PKPR) Pada Masa pandemi COVID-19 Di Puskesmas Kota Metro Ranny Septiani1. Yetti Anggraini2. Martini3. Yeyen Putriana4 P-ISSN 2252-3413. E-ISSN 2548-6268 Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. pendidikan kesehatan dapat berkurang Hal tersebut sangat terkait dengan sasaran program PKPR, remaja Click or tap here to enter text. mendapatkan informasi kesehatan dan mampu menerapkan kompetensi sebagai dapat memanfaatkan sarana yang telah Penjaringan masalah remaja sebagai upaya promotive dan preventif diaplikasikan dalam memberikan bantuan perlu menjadi sorotan, harus adanya peningkatan pelayanan yang menjangkau semua remaja yang tidak hanya ada di Peneliti kolaborasi dengan berbagai pihak dalam bentuk kerjasama lintas sektor maupun lintas program, serta sebagai peneliti KESIMPULAN berharap dapat memanfaatkan perannya Merujuk pada hasil penelitian dan dalam mencari berbagai cara yang dapat pembahasan, penulis menyimpulkan bahwa diaplikasikan pada pelaksanaan kegiatan pelaksanaan Program Pelayanan Kesehatan PKPR Peduli Remaja (PKPR) pada masa pandemic metode ataupun cara yang lebih efektif COVID-19 di Puskesmas Kota Metro dari 5 standar secara keseluruhan 60% dalam Dalam Dari peran nakes yang sudah di jalankan dalam kepatuhannya masih rendah yaitu pada pelaksanaan PKPR, hal tersebut sangat standar remaja, jejaring dan manajemen dipengaruhi dengan beban kerja yang Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ada beberapa saran yang program yang dominan berasal dari bidang dapat dijadikan bahan pertimbangan yaitu ilmu yang tidak memiliki kompetensi di bidang kesehatan masyarakat, khususnya Reproduksi Remaja (PKPR) tetap harus Kesehatan dilakukan walaupun pada masa pandemic Karakteristik COVID-19 dengan memanfaatkan kemajuan penelitian ini menunjukkan bahwa dominan teknologi dan perkembangan media sosial. Program dalam menjalankan tugasnya. PKPR Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) sangat bermanfaat bagi Pelaksanaan PKPR mengacuh pada Pelayanan permasalahan kesehatan reproduksi yang pemenuhannya masih rendah yaitu pada terjadi pada remaja di masa pandemic standar remaja, jejaring dan manajemen COVID-19. https://ejournal. id/index. php/mik Media Ilmu Kesehatan Vol. No. Agustus 2023 https://doi. org/10. 30989/mik. TERIMA KASIH