E-ISSN 2988-6317 P-ISSN 2988-7704 JAUS: Jurnal Abdimas Untag Samarinda Volume 1. Nomor 1. Juni 2023. Hal. http://ejurnal. untag-smd. id/index. php/JAUS PEMBUATAN PUPUK CAIR SEMI ORGANIK DI KELOMPOK TANI WIRA KARYA TANAH DATAR MUARA BADAK KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA (Manufacturing Semi Organic Liquid Fertilizer In The Wira Karya Farmers Group Of Tanah Datar Muara Badak. Kutai Kartanegara Regenc. Marisi Napitupulu1* . Hery Sutejo2 . Helda Syahfari3 . Abdul Rahmi4 . Masriyah5 . Akas Pinaringan Sujalu6 . Anwar7 . Munasikin8 1,2,3,4,5,6,8Fakultas Pertanian. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Indonesia. Jl. Juanda No. 80 Samarinda, 75124. 7 Ketua Kelompok Tanani Wira Karya di Desa Tanah Datar Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara. E-Mail*(Corresponding Autho. : marisi@untag-smd. Submit: 31-5-2023 Revisi: 10-6-2023 Diterima: 19-6-2023 ABSTRAK Pertanian semi organik adalah pertanian yang dalam pengolahan tanah dan budi daya tanamannya lebih banyak menggunakan pupuk dan pestisida dari bahan organik dibandingkan penggunaan pupuk dan pestisida berbahan kimia. Pelaksanaan Pembuatan Pupuk Cair Semi Organik dilaksanakan di kelompok Tani Wira Karya di Desa Tanah Datar Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara, pada hari Sabtu tanggal 2 Juli 2022. Masukkan pupuk kandang yang masih dalam karung dan pupuk NPK 2 kg ke dalam drum yang berisi air sebanyak 200 liter air, diamkan selama 2Ae3 hari sehingga berwarna kehitaman, diangkat pupuk kandang yang masih dalam karung dan dikeluarkan dari dalam drum. Pupuk cair semi organik dapat meningkatkan nilai tambah produk pertanian serta ramah lingkungan. Kata kunci : Pupuk cair semi organic, cabai keriting, ramah lingkungan. ABSTRACT Semi-organic farming is agriculture in which soil processing and plant cultivation use more fertilizers and pesticides from organic materials than the use of chemical fertilizers and pesticide s. The production of Semi-Organic Liquid Fertilizer was carried out at the Wira Karya Farmer Group in Tanah Datar Muara Badak Village. Kutai Kartanegara Regency, on Saturday 2 July 2022. Put the manure that is still in sacks and 2 kg of NPK fertilizer into a drum filled with 200 liters of water, let stand for 2Ae3 days until it turns black, remove the manure that is still in the sack and remove it from the drum. Semi-organic liquid fertilizer can increase the added value of agricultural products and is environmentally friendly. Keywords : Semi organic liquid fertilizer, curly chili, environmentally friendly. JAUS . Volume 1 No. Juni 2023 Marisi Napitupulu et al. PENDAHULUAN Pertanian semi organik adalah pertanian yang dalam pengolahan tanah dan budi daya tanamannya lebih banyak menggunakan pupuk dan pestisida dari bahan organik dibandingkan penggunaan pupuk dan pestisida berbahan kimia. Pertanian semi organik merupakan jembatan menuju ke pertanian organik murni. Pertanian organik adalah pertanian yang ramah lingkungan karena menekankan kepada kelestarian dan keseimbangan alam. Akibat dari penggunaan pupuk kimia yang terus menerus atau berlebihan sehingga menyebabkan tanah menjadi semakin kurus dan hama semakin banyak. Ditambah lagi ketergantungan pelaku usaha pada racun hama atau pestisida semakin tinggi berdampak sangat buruk terhadap kesehatan masyarakat. Atas dasar kesadaran ini, maka pemerintah dan sebagian besar pelaku yang berkecimpung didunia pertanian gencar mengkampanyekan agar sistem pertanian kita saat ini harus berganti kepada sistem pertanian organik. Karena menjalankan pertanian organik pada dasarnya kita kembali kepada sistim pertanian nenek moyang kita dahulu. Dan untuk menuju kesana jembatan yang harus kita seberangi adalah melakukan budi daya secara semi organik dulu. Ketergantungan petani terhadap pupuk kimia, menjadikan tanah pertanian kualitasnya terus berkurang. Belum lagi ketika ada masalah pupuk langka. Untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia, komunitas tani KTNA Muara Badak membuat terobosan pupuk semiorganik. Sistem ini memadukan pupuk kimia dan pupuk organik. Pembuatannya pupuk kimia dan organik dicampur menjadi satu. Tujuannya pupuk kimia digunakan sebagai stimulan pertama tanaman, sembari menunggu tanah memproses pupuk organik oleh tanah. Untuk meningkatkan produktivitas yang lebih maksimal, petani harus didampingi secara Selain itu, upaya perawatan disarankan untuk menggunakan pupuk organik. Penggunaan pupuk organik semi organik ini : caranya dengan mengurangi pupuk kimia dan diganti dengan organik dengan cara bertahap (Iswanto, 2015. Rukmana, 2004. Sutanto, 2. Dengan cara ini residu bahan kimia akan semakin berkurang. Dan juga sudah membuktikannya untuk tanaman cabai, kalau dengan metode biasa petani hanya panen 15 kali, maka dengan semi organik bisa mencapai 22 kali panen dalam setahun, (Iswanto, 2. Selain pola pemeliharaan, guna meningkatkan produktivitas harus ditingkatkan dengan cara memperbanyak program pendampingan melalui penyuluhan kepada petani melalui kelompok tani. METODE Pelaksanaan Pembuatan Pupuk Cair Semi Organik dilaksanakan di kelompok Tani Wira Karya di Desa Tanah Datar Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara, pada hari Sabtu tanggal 2 Juli 2022. Peserta dari kelompok Tani Wira Karya Tanah Datar Muara Badak Kutai Kartanegara, dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian Untag 1945 Samarinda. Penyampaian materi disampaikan oleh tim dan dilanjutkan dengan praktek langsung di lapangan. JAUS . Volume 1 No. Juni 2023 E-ISSN 2988-6317 P-ISSN 2988-7704 JAUS: Jurnal Abdimas Untag Samarinda Volume 1. Nomor 1. Juni 2023. Hal. http://ejurnal. untag-smd. id/index. php/JAUS Pembuatan Pupuk Cair Semi Organik di Kelompok Tani Wira Karya Tanah Datar. Bahan yang digunakan dalam pembuatan pupuk semi organik adalah untuk 1 Ha : Pupuk kandang ayam 600 karung . , kapur dolomit 2 ton, pupuk TSP : 300 kg . KCl : 300 kg. ZA : 300 kg, benih cabe 20 bungkus. Plastik mulsa putih 13 rol, air 000 liter. Pupuk untuk susulan : NPK mutiara 8 karung. KNO merah 60 kg. KNO putih 60 kg,ppuk kandang 160 karung Alat yang dibutuhkan : Alat yang dibutuhkan sebagai berikut : pompa air 1 unit , tangki semprot 1 unit, selang pengairan 150 meter, keramba atap semaian Bahan yang dibutuhkan sebagai berikut: air sebanyak 6. 000 liter, pupuk NPK 1 karung yang berisi 50 kg, 20 karung pupuk kandang ayam. Lalu direndam dalam kolam selama 1 Pemakaian pupuk semi organik ini untuk tanaman cabe keriting sebanyak 200 ml/tanaman disemprot dengan cara pakai mesin dengan selang air ke lahan tanaman cabe keriting atau bisa juga dengan sprayer yang isi 10 liter . Petani memakai selang air yang di hubungkan ke mesin unutk mempermudah penyemprotan pupuk cair semi organik. Pemakaian pupuk cair semi organik ini bisa juga dengan cara dikocor. Pupuk Cair Semi Organik ini diberikan mulai umur 10 hari setelah tanam dengan interval 10 hari sampai berbunga. Budidaya tanaman cabe keriting di kelompok tani Tanah Datar adalah Varietas Citu yan diberikan dari penyuluhan lapangan pertanian. Pengolahan Tanah Tanah dicangkul dan membuat bedengan dengan lebar 1 meter dan tinggi 20 Sebarkan pupuk kandang 1 karung / 10 meter Sebarkan kapur dolomit 2 kg/10 meter Sebarkan pupuk TSP . KCl dan ZA yang sudah dicampur 1 kg /10 meter Kemudian aduk dan cincang tanah dan pupuk kembali supaya ketiga bahan tersebut tercampur dengan tanah, kemudian cangkul kembali dengan parit 10 cm untuk dinaikkan ke atas bedengan sekaligus merapikan . Diamkan bedengan 1 minggu untuk memberi penyesuaian sinar matahari dan oksigen masuk ke dalm tanah, kemudian tutup denagn bedengan mulsa hitam . Pembibitan dengan cara Sebelum bibit cabe varietas Citu disemai direndam dengan air bersih 4 -5 jam baru ditiriskan. Cara membibitkan dengan cara pake garis atau kotak persegi yang sudah diatur dengan jarak 10 x 10 cm. Penaman dalam pembibitan selama 18-28 hari dengan jumlah daun 6 baru dipindah ke lahan. Cabe keriting ditanam dalam bedengan dengan jarak tanam 50x 50 cm dan pake mulsa plastik. Tujuan mulsa plastik adalah untuk mengendalikan hama penyakit tanaman untuk akar . Pemupukan JAUS . Volume 1 No. Juni 2023 Marisi Napitupulu et al. Setelah tanaamn umur 1 minggu dilakukan pengocoran/pupuk cair dengan dosis 3 kg NPK, 2 kg KNO merah , 1 karung pupuk kandang dalam 200 liter air . Kocorkan 200 ml/pohon dan dilakukan pengocoran setiap 10 hari denagn dosis yang sama sampai panen Penyemprotan dilakukan mulai tanaman umur 1 minggu dan dilakukan setiap 5 hari untuk mencehgah dan mengendalikan hama dan virus yang menyernag Setelah tanaman umur 1 bulan pupuk susulan diganti dengan KNO putih gunanya untuk mencegah kerontokan daun dan buah KNO 2 kg. NPK 3 kg, pupuk kandang 1 karung dan air 200 liter dikocorkan ke tanaman sebanyak 200 ml/pohon Pengocoran dengan interval 10 hari Jika tanaman mulai panen pengocroran cukup dengan pupuk NPK 5 kg, pupuk kandang 1 karung dan air 200 liter. Diberikan pada tanaman 200 ml/pohon . Pengendalian Hama . Pencegahan hama kutu kebul dan kutu-kutuan Pengendaliannya dengan P Gagus. Cidagron untuk lalat buah karena aroma yang Pengendalian hama ulat setiap 10 hari sekali disemprotkan dan juga kempompong dan kutu disemprotkan tiap 10 hari sekali sampai tidak ada lagi hama dan kutunya. ASPA adalah sebagai pelekat dengan konsentrasi 10 liter/ 1 Ha Antracol untuk mencegah Fungisida denagn dosis 40 kg/ 1 Ha Privation untuk racun ulat dengan konsentasi 20 botol atau 250 cc/ Ha Pegasus untuk racun ulat dan Trip dengan konsentasi 80 ml/Ha Amistartop untuk ZPT denagn 20 botol/Ha Jenis penyakit pada cabe keriting adalah : embun bulu dengan pengendalian pake Hanistomtop Bion N yang disemprotkan ke tanaman dengan konsentrasi 1 ml / liter air Amitratran dan dosis 1 gram /liter Bion N . Produksi untuk tanaman cabe keriting : Cabe kerting dipanan umur 90 . setelah tanam panen cabe dengan ciri-ciri sudah mulai berubah warna dari warna hijau ke agak kemerahan. Panen dilakukan 10 hari sekali. Hasil panen cabe keriting tiap satu pohan atau pertanaman 1,5 kg sampai selesai panen. Harga cabe keriting langsung dari petani seharga Rp. 000 /kg . Biaya operasional tanaman cabe keriting sebanyak Rp. Hasil panen cabai keriting 90. 000 juta/ha. Dengan perhitungan 1 ha tanaman cabe 000 tanaman x 1,5 kg hasil x Rp. 000/kg . Bibit cabai keriting untuk 1 ha sebanyak 15 - 20 bungkus dimana 1 bungkus bibit dengan harga 165 ribu dengan berat 50 gram. Pembuatan dan Pemakaian Pupuk Cair Semi Organik Untuk Pupuk Susulan Bahan dan Alat: Pupuk Kandang ayam, pupuk NPK, pupuk KNO putih air. Alat : drum, selang, semprotan, timbangan. Bahan pembuatan pupuk disiapkan yaitu: air 200 liter dalam 1 drum, pupuk kandang ayam 1 karung isi 20 kg dan pupuk NPK 2 kg JAUS . Volume 1 No. Juni 2023 E-ISSN 2988-6317 P-ISSN 2988-7704 JAUS: Jurnal Abdimas Untag Samarinda Volume 1. Nomor 1. Juni 2023. Hal. http://ejurnal. untag-smd. id/index. php/JAUS Cara Pembuatannya sebagai berikut: Masukkan pupuk kandang yang masih dalam karung dan pupuk NPK 2 kg ke dalam drum yang berisi air sebanyak 200 liter air Diamkan selama 2 Ae 3 hari sehingga berwarna kehitaman Diangkat pupuk kandang yang masih dalam karung dan dikeluarkan dari dalam Cara Pemakaiannya: Untuk tanaman berumur 1 minggu disemprotkan /disiram dengan 200 ml/pohon, dilakukan tiap 10 hari sekali Untuk umur tanaman 1- 2 bulan disemprotkan/disiram denagn 300-500 ml/pohon dilakukan setiap 15 hari sekali dan ditambah pupuk KNO putih, untuk setiap 1 drum air . liter ai. tambah pupuk KNO putih 1 kg. Untuk masa panen disemprotkan 500-1000 ml /pohon supaya tanaman terus tumbuh dan berbuah sehingga masa panen lebih panjang dan hasil panen lebih Hasil Pemakaian pupuk semi organik yang sudah dilakukan oleh petani Widya Karya Muara Badak adalah: Tanaman kembang kol varietas Larisa dengan berat per tanaman 9 ons = 900 gram Untuk tanaman tomat varietas Sirung Kostapi umur panen 65 hari Tanaman cabai keriting hasil panen 1,5 kg /tanaman sampai selesai panen HASIL DAN PEMBAHASAN Ketergantungan petani terhadap pupuk kimia, menjadikan tanah pertanian kualitasnya terus berkurang. Belum lagi ketika ada masalah pupuk langka. Untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia, para kelompok tani membuat terobosan pupuk Dimana sistem ini memadukan pupuk kimia dan pupuk organik. Pembuatannya pupuk kimia dan organik dicampur menjadi satu. Tujuannya pupuk kimia digunakan sebagai stimulan pertama tanaman, sembari menunggu tanah memroses pupuk organik oleh tanah. Petani di Indonesia lebih condong memanfaatkan pupuk kimia saja di bandingkan dengan menggunakan pupuk organik ataupun pupuk hayati, dengan tujuan meningkatkan hasil dengan cepat tetapi tidak mempertimbangkan dampak dari penggunaan pupuk kimia secara terus menerus. Penggunaan pupuk kimia secara terus menerus dapat mengakibatkan matinya organisme dan mikroorganisme yang terkandung dalam tanah guna mengurangi terjadinya penurunan kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk kimia, maka dapat di lakukan pemupukan secara semi organik dengan menggunakan kombinasi antara pupuk anorganik, pupuk organik dan pupuk hayati. Pemberian pupuk semi organik bertujuan untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia dengan meningkatkan penggunaan pupuk organik dan pupuk hayati. Produksi cabai rawit di daerah Desa Sambone Kabupaten Talakar (Sulse. mengandalkan penggunaan pupuk kimia dan pestisida kimia dosis tinggi pada tanaman JAUS . Volume 1 No. Juni 2023 Marisi Napitupulu et al. cabai rawit hibrida. Jenis cabai hibrida membutuhkan pupuk dengan dosis yang tinggi untuk dapat berproduksi secara optimal. Tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan ini yaitu penerapan teknologi budidaya cabai rawit semi-organik untuk mencapai peningkatan produksi cabai rawit dan menjaga kualitas lahan petani. Solusi yang ditawarkan berupa: . Transfer teknologi Budidaya cabai rawit semi-organik melalui pengurangan dosis pupuk kimia dan disubtitusi dengan penggunaan pupuk organik/Bokashi. Penanaman cabai bukan hanya di lahan pertanian/sawah pekarangan kelompok mitra menggunakan polybag. Pelatihan dan pendampingan pembuatan pupuk organik berupa kompos yang dimanfaatkan pada budidaya tanaman cabai rawit. Metode yang digunakan pada Program Pengembangan Desa Mitra (PPMD) ini berupa partisipasi aktif . masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan penanaman cabai rawit pada lahan petani. Hasil yang dicapai dari program ini diharapkan dapat mengubah pola pikir masyarakat terutama petani dalam budidaya cabai rawit semiorganik. Pupuk semi organik cair dari bunga buah dan umbi salah satu contoh pupuk cair semi organik ini dengan kegunaan adalah sebagai berikut: Antibodi kupu-kupu dan lalat Mengurangi hama ulat Mengurangi jamur tanaman Mengurangi busuk daun dan buah Manfaat Pupuk organik cair ini merupakan intisari dari bahan bahan organik yang di proses dengan teknologi tinggi dan dengan sulemen nutrisi tanaman. Meningkatkan kualitas tanaman terutama kadar gula dan rasa. Meningkatkan penyerapan unsur hara supaya tanaman dapat menyerap vitamin Memperpanjang masa/umur tanaman yang sedang berproduksi yang tidak habis satu kali panen misalnya cabe, tomat, buncis, terong . Mencegah dan mengurangi gugur bunga dan buah Memperbesar ukuran daya tahan hasil tanaman buah dan umbi menjadi lebih besar berisi dan berbobot Meningkatkan kualitas produksi dan mempercepat masa panen Meningkat kan hasil produksi 4%. Masyarakat dapat mengamati hasil budidaya cabai rawit pada Demplot yang menunjukkan bahwa budidaya cabai rawit secara semi organik dapat memberikan hasil produksi yang lebih tinggi dibanding dengan budidaya dengan menggunakan pupuk kimia. Demikian pula budidaya cabai rawit di poliba dapat dilakukan di pekarangan pada musim hujan yang dapat menjaga kestabilan produksi cabai rawit. Keingintahuan dari para anggota kelompok tani dan masyarakat cukup besar terhadap materi pelatihan yang Hal ini terlihat dari antusiasme dan partisipasi aktif dari para petani dan masyarakat dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksankan (Syam dan Rasyid, 2. Terpenuhinya unsur hara pada proses fisiologis dalam rangka menyusun organ struktural buah dapat lebih dipacu karena ketersedian unsur hara yang cukup saat berkembangnya buah serta menjadi faktor penunjang mekanisme hasil fotosintat yang di translokasi dengan cepat dari daun ke primordial buah (Prasetya dan Kusdiyanti, 2014. Leku dkk. Rohmah dkk. JAUS . Volume 1 No. Juni 2023 E-ISSN 2988-6317 P-ISSN 2988-7704 JAUS: Jurnal Abdimas Untag Samarinda Volume 1. Nomor 1. Juni 2023. Hal. http://ejurnal. untag-smd. id/index. php/JAUS Gambar 1. Pembuatan Pupuk Cair Semi Organik. Gambar 2. Penjelasan aplikasi pupuk cair semi organic ke tanaman cabai keriting. JAUS . Volume 1 No. Juni 2023 Marisi Napitupulu et al. Gambar 3. Hasil aplikasi pupuk tanaman cabai lebih subur dan umur tanaman lebih lama . Gambar 4. Tanaman Cabai Keriting Siap Panen dan lebih baik dibanding dengan pupuk kimia. JAUS . Volume 1 No. Juni 2023 E-ISSN 2988-6317 P-ISSN 2988-7704 JAUS: Jurnal Abdimas Untag Samarinda Volume 1. Nomor 1. Juni 2023. Hal. http://ejurnal. untag-smd. id/index. php/JAUS Gambar 5. Hasil Panen Cabai Keriting Dengan Harga Rp. 000/kg. KESIMPULAN Kesimpulan dari program pengabdian ini adalah dapat meningkatkan pengetahuan di Kelompok Tani Wira Karya di Desa Tanah Datar tentang pembuatan pupuk cair semi organik dan bertani ramah lingkungan serta miningkatkan nilai tambah produk pertanian. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih kepada Bapak Anwar sebagai ketua kelompok tani Wira Karya di Desa Tanah Datar Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara yang telah memberikan fasilitas pengabdian kepada masyarakat dengan tema pembuatan pupuk cair semi organik sampai aplikasinya di lapangan. DAFTAR PUSTAKA