Dina Mariana Naicea,Arjuna. Ardiansyah Dampak Senam Otak Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Lansia di Kelurahan Gabek 02 Kota Pangkalpinang Dampak Senam Otak Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Lansia di Kelurahan Gabek 02 Kota Pangkalpinang Dina Mariana Naicea. ,Arjuna. Ardiansyah3 Institut Citra Internasional Bangka Belitung. Jl. Pangkalpinang-Muntok. Cekong Abang. Kec. Mendo Barat. Kabupateng Bangka. Kepulauan Bangka Belitung. Indonesia. Email : kks@gmail. Institut Citra Internasional Bangka Belitung. Jl. Pangkalpinang-Muntok. Cekong Abang. Kec. Mendo Barat. Kabupateng Bangka. Kepulauan Bangka Belitung. Indonesia. Email : arjunaazazi@gmail. Institut Citra Internasional Bangka Belitung. Jl. Pangkalpinang-Muntok. Cekong Abang. Kec. Mendo Barat. Kabupateng Bangka. Kepulauan Bangka Belitung. Indonesia. Email : ansyaha672@gmail. ABSTRAK Latar belakang: Penurunan fungsi kognitif merupakan salah satu gangguan yang dialami lansia. Menurunnya fungsi kognitif pada lansia mempengaruhi daya ingat, konsentrasi, menghitung, mengambil keputusan, berlogika dan berpikir. Pencegahan penurunan fungsi kognitif secara non farmakologi dapat dilakukan oleh lansia berupa latihan senam otak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui efektifitas senam otak terhadap perubahan fungsi kognitif lansia di Kelurahan Gabek 02 Kota Pangkalpinang. Metode: Desain penelitian kuantitatif dengan metode pra-experimen melalui pendekatan one group pre and post- test. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan sampel 21 responden. Instrumen menggunakan lembar observasi HVLT dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon math pairs test. Hasil: Fungsi kognitif lansia sebelum intervensi senam otak, diperoleh nilai rata-rata sebesar 16,00. fungsi kognitif lansia setelah intervensi senam otak diperoleh nilai rata-rata sebesar 31,00. Hasil analisa menunjukkan ada pengaruh senam otak terhadap peningkaatan fungsi kognitif lansia dengan nilai p value . ) sebesar 0,000< . Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa intervensi senam otak kepada lansia di Kelurahan Gabek 02 Kota Pangkalpinang yang dilakukan secara rutin dan teratur, memberikan efek terhadap perubahan fungsi kognitif lansia. Simpulan: Senam otak berpengaruh terhadap perubahan fungsi kognitif lansia di Kelurahan Gabek 02 Kota Pangkalpinang. Kata kunci: Fungsi-Kognitif. Lansia. Senam-Otak ABSTRACT Background: Cognitive decline is one of the disorders experienced by the elderly. Decreased cognitive function in the elderly affects memory, concentration, calculating, decision-making, logic and thinking. Prevention of cognitive decline non-pharmacologically can be done by the elderly in the form of brain gymnastics exercises. Objective: This study aims to determine the effectiveness of brain gymnastics on changes in cognitive function in the elderly in Gabek 02 Village. Pangkalpinang City. Methods: Quantitative research design with a pre -experimental method through a one group pre and post-test approach. The sampling technique used purposive sampling with a sample of 21 Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025 The instrument used the HVLT observation sheet and data analysis used the Wilcoxon math pairs test. Results: The cognitive function of the elderly before the brain gymnastics intervention obtained an average value of 16. The cognitive function of the elderly after the brain gymnastics intervention obtained an average value of 31. The results of the analysis showed that there was an effect of brain gymnastics on improving the cognitive function of the elderly with a p value ( sig . ) Of 0. < . Based on the results of the study, it was found that brain gymnastics intervention for the elderly in Gabek 02 Village. Pangkalpinang City, which was carried out routinely and regularly, had an effect on changes in the cognitive function of the elderly. Conclusion: Brain gymnastics has an effect on changes in the cognitive function of the elderly in Gabek 02 Village. Pangkalpinang City. Keywords: Cognitive. Brainy Gym. Elderly PENDAHULUAN Penurunan fungsi kognitif merupakan salah satu masalah atau gangguan mengalami gangguan fungsi kognitif dan di Indonesia dialami oleh banyak orang didunia saat ini. gangguan fungsi kognitif berada di angka Penurunan kognitif terjadi karena adanya 121 juta dengan presentase 5,8% laki Ae laki gangguan pada otak. Penurunan fungsi menunjukkan prevalensi gangguan kognitif penurunan fungsi belahan otak kanan yang ringan hingga berat pada lansia cukup terjadi lebih cepat dibandingkan belahan tinggi dan menjadi perhatian serius dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Pada kognitif dialami oleh lansia. Pada lansia 9,5% Angka Berdasarkan data DKB Kemendagri RI yang mengalami gangguan fungsi kognitif, jumlah lansia gejala khas yang nampak adalah kesulitan Provinsi Kepulauan Bangka Beitung pada tahun 2023 sebanyak 23. 684 jiwa dari total di kota Pangkalpinang disorientasi waktu, nama dan tempat serta keengganan untuk menerima hal baru atau Pangkalpinang ide baru ( Fadillah & Nuryanti, 2. , yang tersebar di 7 kecamatan, dan Penurunan kognitif pada lansia diawali Kecamatan Gabek merupakan Kecamatan dengan menurunnya daya ingat atau lupa dengan populasi lansia dan kemampuan berpikir lainnya yang 273 jiwa setelah Kecamatan secara signifikan sehingga mengganggu Rangkui aktivitas kehidupan ( Aini & Puspitasari. Kemendagri RI, 2. 2016 ). Berdasarkan Kota Kemendagri RI, (DKB Bukit terbanyak ke 3 Intan (DKB Populasi lansia Kecamatan Gabek WHO tersebar di 6 Kelurahan. Kelurahan Gabek terdapat 65,6 juta lansia di seluruh dunia 02 merupakan Kelurahan dengan jumlah Dina Mariana Naicea,Arjuna. Ardiansyah Dampak Senam Otak Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Lansia di Kelurahan Gabek 02 Kota Pangkalpinang lansia terbanyak pertama sebesar 754 jiwa kondisinya dan menjaga kualitas hidup dari 6 Kelurahan di Kecamatan Gabek. lebih lama. Jumlah ini menunjukkan bahwa Kelurahan Deteksi dini penurunan kognitif pada Gabek 02 merupakan salah satu wilayah lansia dapat dilakukan dengan pengobatan yang memiliki populasi lansia cukup signifikan, sehingga memerlukan perhatian Pencegahan penurunan kongnitif secara non farmakologi dapat dilakukan sendiri kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan berupa latihan senam otak. Berdasarakan Senam otak merupakan serangkaian dilakukan peneliti terhadap 10 dari 25 gerakan sederhana yang dirancang untuk lansia yang mengalami penurunan fungsi merangsang kerja otak kanan dan kiri kognitif dan layanan kesehatan. Latihan saat ini pelayanan kesehatan masyarakat di Kelurahan Gabek 02 belum memiliki Selain itu, senam otak mudah dilakukan, murah, dan dapat diterapkan penanganan penurunan fungsi kognitif Kebanyakan memberikan manfaat sosial bagi para lansia, (Dennison Paul, 2018 Selanjutnya Kondisi dilakukan oleh Lasmini & Sunarno . , tantangan, mengingat penurunan fungsi menyatakan bahwa gerakan kognitif dapat terjadi secara perlahan dan memberi manfaat mengaktifkan kerja otak. sering kali tidak terdeteksi sejak dini. Aktifitas Tanpa intervensi yang tepat, penurunan rangsangan pada otak, sehingga dapat fungsi kognitif dapat memperburuk kondisi kesehatan dan menurunkan kualitas hidup konsentrasi, kreativitas dan kemampuan menyelesaikan masalah. Gerakan senam Pencegahan otak yang sederhana dapat mensinergikan penurunan kognitif harus dilakukan sedini seluruh bagian otak sehingga meningkatkan mungkin agar lansia mendapat informasi konsentrasi belajar, menjernihkan pikiran, yang cukup,pilihan pengobatan yang baik meningkatkan daya ingat, kewaspadaan, konsentrasi dan kecepatan dalam belajar. senam otak Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025 Hal ini senada dengan hasil penelitian otak dan setelah pemberian intervensi senam Suminar & Sari . , menunjukkan otak dilakukan observasi untuk menilai bahwa terdapat perbedaan fungsi kognitif adanya perubahan tingkat gangguan kognitf setelah pemberian senam otak (Anggreni, 2. , menggunakan Hopkins (Avalue=0. =0. Verbal Learning Test ( HVLT ). Berbagai penelitian menunjukkan hasil HVLT merupakan alat ukur untuk fungsi kognitif dan sering digunakan untuk menguji penurunan daya namun di Kelurahan Gabek 02 Kota ingat pada lansia. HVLT Pangkalpinang belum ada kajian ilmiah ukur yang telah terbukti sensititif terhadap yang secara spesifik meneliti penerapan berbagai bentuk gangguan kognitif yang metode ini. Oleh karena itu, peneliti tertarik berbeda Ae beda pada lansia dan memiliki untuk meneliti AuEfektifitas Senam Otak Terhadap Instrumen HVLT merupakan kuesioner yang Perubahan Fungsi Kognitif merupakan alat 97 %, (Belkonen, 2. Lansia Di RW 02 Kelurahan Gabek 02 digunakan untuk Kota Pangkalpinang atau gangguan kognitif pada lansia, dengan cara mengingat 12 kata dari beragam pengembangan layanan kesehatan yang Kata Ae kata tersebut di sebutkan lebih menyeluruh bagi lansia di tingkat dalam waktu 2 detik oleh pemeriksa untuk lokal dan sejauh mana senam otak dapat setiap kata. Setelah selesai 12 kata tersebut menjadi solusi praktis dalam menjaga fungsi kognitif lansia di wilayah Kelurahan diminta untuk mengulang 12 kata tersebut . Gabek 02 Kota Pangkalpinang. diulang dalam 3 kali percobaan. 2024Ay, yang dibutuhkan METODE PENELITIAN menguji fungsi kognitif Waktu 8 Ae 10 menit, dengan rentang nilai 0 Ae 36. Interpretasi HVLT Desain penelitian yang digunakan pada didasarkan pada skor yang diperoleh saat penelitian ini adalah metode penelitian pemeriksaan: Jika skor keseluruhan 0 Ae 18 : kuantitatif dengan desain Pre Eksperiment, mengalami gangguan. Sedangkan Jika skor dengan rancangan one group pre test - post keseluruhan 19 Ae 36 : tidak mengalami test, atau tidak ada grup kontrol, dimana gangguan ( Puslitkes UI dan Loughborough semua sampel yang menjadi responden University United Kingdom, 2009 ) : Sampel dalam penelitian ini diambil kognitif sebelum diberi intervensi senam menggunakan teknik purposive sampling. Dina Mariana Naicea,Arjuna. Ardiansyah Dampak Senam Otak Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Lansia di Kelurahan Gabek 02 Kota Pangkalpinang yaitu dari 50 lansia yang ada di RW 02 Kelurahan Gabek 02 dilakukan skriing Dapat mengikuti senam secara mandiri atau dengan sedikit bantuan. berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi Bersedia menandatangani informed consent. Lansia usia 55 Ae 75 tahun. Dari kriteri inklusi diatas, diperoleh sampel Memiliki fungsi kognitif ringan hingga sebanyak 21 Lansia. erdasarkan HVLT ). HASIL DAN PEMBAHASAN Analisa Univariat Tabel 1 Distirbusi Frekuensi Berdasarkan Jenis Kelamin Di RW 02 Kelurahan Gabek 02 Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang Tahun 2024 Jenis Kelamin Laki - laki Perempuan Total Frekuensi ( N ) Pada tabel 1 menyatakan bahwah asil Persentase (%) didapatkan bahwa sebanyak 21 responden penelitian distribusi frekuensi jenis kelamin . %) berjenis kelamin perempuan. Tabel 2 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pendidikan di RW 02 Kelurahan Gabek 02 Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang Tahun 2024 Tingkat Pendidikan Frekuensi( N ) Persentase (%) Pendidikan Rendah Pendidikan Rendah Total Pada sebanyak 16 responden . ,2%) lebih penelitian distribusi frekuensi pendidikan banyak dibandingkan pendidikan tinggi. bahwa pendidikan rendah Tabel 3 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pekerjaan di RW 02 Kelurahan Gabek 02 Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang Tahun 2024 Pekerjaan Frekuensi( N ) Persentase (%) IRT Lainnya Total Pada penelitian distribusi frekuensi pekerjaan . %) dibandingkan pekerjaan lainnya. didapatkan bahwa pekerjaan IRT sebanyak Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025 Tabel 4 Hasil Uji Normalitas Fungsi Kognitif Lansia Di RW 02 Kelurahan Gabek 02 Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang Tahun 2024 Variabel Fungsi Kognitif p value(Pre ) 0,003 Berdasarkan tabel 4, hasil uji Shapiro sebelum intervensi senam otak . diperoleh p value sebesar 0,003<()0,05 memenuhi syarat untuk dilakukan analisis dan setelah intervensi senam otak . menggunakan uji Wilcoxon math pairs test. tersebut dapat disimpulkan bahwa seluruh p value ( post ) 0,001 0,001<()0,05. Hasil Tabel 5 Fungsi Kognitif Lansia Sebelum dan setelah Intervensi Senam Otak di RW 02 Kelurahan Gabek 02 Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang Tahun 2024 Variabel Intervensi N=21 Fungsi Kognitif Pretets Fungsi Kognitif Posttest Median 16,00 31,00 Berdasarkan tabel 5 diperoleh hasil A SD 2,879 5,686 95% CI 13,59-16,22 26,74-31,92 13,59 Ae 16,22. Sedangkan fungsi kognitif kognitif lansia sebelum intervensi senam diperoleh nilai median sebesar 31,00, nilai otak, diperoleh nilai median sebesar 16,00, standar deviasi sebesar 5,686 dan nilai nilai standar deviasi sebesar 2,897 dan confidence interval . %CI) sebesar 26,74 Ae nilaiconfidence interval . %CI) sebesar 31,92. Tabel 6 Efektifitas Senam Otak Terhadap Fungsi Kognitif Lansia Di RW 02 Kelurahan Gabek 02 Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang Tahun 2024. Variabel Kognitif Pretest Kognitif Posttest Median 16,00 31,00 -4,028 Berdasarkan tabel 6 diperoleh hasil P value 0,000 senam otak terhadap perubahan fungsi analisis uji Wilcoxon math pairs test kognitif lansia. diperoleh nilai p value . ) 0,000<. dan nilaiZ - 4,028 maka H0 di tolak, yang PEMBAHASAN berarti ada perbedaan yang signifikan fungsi Berdasarkan bahwa terdapat efektifitas menunjukkan fungsi kognitif lansia di RW Dina Mariana Naicea,Arjuna. Ardiansyah Dampak Senam Otak Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Lansia di Kelurahan Gabek 02 Kota Pangkalpinang 02 Kelurahan Gabek 02 Kecamatan Gabek kemampuan kognitif, mencegah kerusakan Kota ingatan lebih lanjut, menjaga kualitas hidup Pangkalpinang tahun 2024 sebelum intervensi senam lansia (Widariet al. , 2. Hasil penelitian median sebesar 16,00, nilai standar deviasi ini,sesuai juga dengan penelitian Fadilla sebesar 2,897 dan nilai confidence interval &Nuryanti. yang menemukan bahwa . %CI) sebesar 13,59 Ae 16,22. Fungsi senam otak telah berhasil meningkatkan kognitif lansia setelah intervensi senam otak fungsi kognitif dan mengurangi demensia diperoleh nilai median sebesar 31,00, nilai pada lansia. standar deviasi sebesar 5,686 dan nilai Dari analisa ini, peneliti berpendapat confidence interval . %CI) sebesar 26,74 Ae bahwa peningkatan fungsi kognitif dialami 31,92 . oleh lansia yang berkonsentrasi dalam Hal ini menunjukkan adanya kenaikan melaksanakan senam otak dan melakukan skor nilia median fungsi kognitif lansia dari terus menerus secara teratur. Senam otak sebelum dan setelah intervensi senam otak yang dilakukan lansia secara teratur akan 15,00 poin, ada perbedaan nilai menstimulus bagian otak sehingga fungsi standar deviasi fungsi kognitif lansia dari otak yang menurun diregenerasi kembali. sebelum dan setelah intervensi senam otak Gerakan sebesar, dan ada perubahan rentang nilai meningkatkan aliran darah dalam otak confidence interval . %CI) fungsi kognitif menjadi optimal sehingga fungsi kognitif lansia dari sebelum dan setelah intervensi senam otak sebesar, yang berarti senam Penelitian terhadap perubahan fungsi kognitif lansia di peningkatan fungsi kognitif lansia, setelah RW 02 Kelurahan Gabek 02 Kecamatan intervensi senam otak 2 kali dalam satu Gabek Kota Pangkalpinang Tahun 2024, minggu selama 4 minggu secara teratur didapatkan hasil nilai p value . ) 0,000. dengan durasi 15 menit. Angka ini lebih kecil dari level of Hal ini sejalan dengan penelitian Yeni, significance . yaitu 0,05. Hasil ini . yang menyatakan bahwa senam otak menunjukkan bahwa intervensi senam otak yang di lakukan secara teratur dapat memiliki efektivitas terhadap perubahan meningkatkan aliran darah dan oksigen di fungsi kognitif lansia di RW 02Kelurahan otak sehingga otak mampu melakukan Gabek konsentrasi, koordinasi dan meningkatkan Pangkalpinang tahun 2024. fungsi kognitif. Latihan senam otak terus Kecamatan Gabek Kota Efektivitas senam otak terhadap fungsi kognitif lansia tergantung pada durasi dan Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025 Latihan Senam dilakukan secara teratur, minimal 2Ae3 kali mempengaruhi kinerja korteks serebri yang seminggu, lebih efektif terlibat dalam proses informasi baru sebagai latihan yang tidak teratur. Senam otak dapat jalan menuju korteks untuk penyimpanan meningkatkan memori jangka pendek dan memori (Yudhana, 2. jangka panjang pada lansia. Gerakan yang Hasil penelitian ini sejalan dengan melibatkan koordinasi antara otak kiri dan penelitian Ilham & Firmawati . , yang kanan membantu memperkuat jaringan saraf menunjukkan ada pengaruh senam otak terhadap perubahan daya ingat . ungsi memori(Denison, 2. pada lansia di Panti Sosial Tresna Senam otak merupakan aktivitas fisik Werdha Ilomata Kota Gorontalo setelah yang mengaktifkan poroshipotalamus Ae dilakukan senam otak yang diperoleh p value sebesar 0,000 artinya p value lebih sensitivitas jaringan terhadap glukokortikoid kecil dari . < 0,. berarti Ho ditolak. meningkat, mencegah proses inflamasiotot Hal ini menunjukkan bahwa gerakan senam dan mencegah stres yang menjadi pemicu otak yang sederhana dan mudah dapat menyelaraskan bagian dalam otak dan (HPA) fungsi kognitif pada lansia (Suminar& Sari, 2. mengembangkan konsentrasi pada otak. Astuti, et all ( 2018 ) mengemukakan bahwa senam otak dapat menjadi solusi agar bagian dalam otak yang mengalami disfungsi mampu bekerja secara dampak yang baik dalam meningkatkan kemampuan kognitif termasuk kemampuan Penelitian ini juga didukung oleh daya ingat melalui gerakan sederhana, dapat penelitian Lisnawati, . , dimana hasil membuka bagian otak sebelumnya yang yang di peroleh setelah di lakukan analisis menunjukan ada perbedaan yang signifikan mengandalkan seluruh fungsi dalam otak. p = 0,000 < 0,05, yang menandakan bahwa Senam otak yang dilakukan lansia ada pengaruh setelah intervensi senam otak secara teratur dan terus menerus akan terhadap fungsi kognitif lansia di Panti menstimulus bagian otak agar fungs iotak Sosial yang menurun dapat di regenerasi kembali Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjar baru. sehingga sel otak bisa bekerja dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa olah raga Gerakan senam otak mampu melakukan senam otak dapat memberikan dampak yang Tresna Werdha Budi Sejahtera Dina Mariana Naicea,Arjuna. Ardiansyah Dampak Senam Otak Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Lansia di Kelurahan Gabek 02 Kota Pangkalpinang kognitif termasuk kemampuan daya ingat Melalui gerakkan sederhana dari perubahan fungsi kognitif lansia. senam otak dapat membuka bagian otak SIMPULAN DAN SARAN tersumbat dengan mengandalkan seluruh Berdasarkan fungsi dalam otak. Analisis Hasil penelitian yang dilakukan oleh Farhana Kota Gabek kecil dari pada nilai a . = 0,05 . Sosial Pelita Hati Kecamatan Sigi Biromaru nyaman dan menyenangkan. Peneliti Masyarakat Lansia, lansia dan keluarga lansia tentang manfaat bahwa intervensi senam otak kepada para senam otak, yang dilakukan secara lansia di RW 02 Kelurahan Gabek 02 Kota informasi, edukasi dan sosialisasi kepada beberapa teori di atas, peneliti berpendapat Gabek Instutusi kesehatan dan Lembaga Kesehatan dengan maksimal. Kecamatan menjalani hari tua dengan rasa aman, terhambat agar bisamenjalankan fungsinya dari gangguan fungsi kognitif dan dapat menciptakan jalur di bagian otak yang maupun sendiri di rumah, sehingga terhindar meningkatkan konsentrasi pada otak dan Berdasarkan Kota teratur olah lansia baik secara bersama sederhana menggunakan tangan dan kaki Gabek farmakologi yang dapat dilakuan secara Kecamatan senam otak merupakan salah satu terapi non Kabupaten Sigi. Hasil ini menunjukkan dengan nilai p value . ) sebesar 0,000< terhadap fungsi kognitif lansia di Panti Pangkalpinang tahun 2024 yang dibuktikan sehingga terdapat pengaruh senam otak kognitif lansia di di RW 02 Kelurahan diperoleh nilai p = 0,001. Angka ini lebih Pangkalpinang senam otak terhadap peningkatan fungsi Sigi dengan menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan ada efek yang signifikan Hati Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten efektifitas senam otak Kelurahan Gabek 02 Kecamatan Gabek fungsi kognitif lansia di Panti Sosial Pelita peningkatan fungsi kognitif lansia di RW 02 analisis pengaruh senam otak terhadap dan teratur dapat meningkatkan fungsi Pangkalpinang kognitif pada lansia. tahun 2024 yang dilakukan secara rutin dan teratur, 2 kali seminggu selama 4 minggu. DAFTAR PUSTAKA Aini. D & Puspitasari,W. Hubungan Jurnal Keperawatan I CARE. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025 Fungsi Kognitif Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Di Kelurahan Bayusari Kecamatan Semarang Selatan. JurnalKeperawatan . Vol. 7, pp. 6Ae12. Alizamar & Couto . Psikologi Persepsi dan Desain Informasi. Yogyakarta: Media Akademi. 3Ae5. ISBN 978-602-744826-1 Astuti. Ivana. , & Jamini. Pengaruh Senam Otak Terhadap Fungsi Kogntif Pada Lansia. JurnalKeperawatan Suaka Insan (Jks. , 3. , 1Ae9. Astutik. D ( 2020 ). Pengaruh Fungsi Kongnitif Terhadap Kualitas Hidup Lansia Posyandu Srikandi Kelurahan Gadingkasri Kecamatan Klojen Mallang. Keperawatan Malang, vol. 2, no. 2, pp. 90Ae 94,doi: 10. 36916/jkm. Anggreni,D. Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan. Penerbit STIKES Majapahit Mojokerto. Aiman. Ummul,S. Ciq. Ph. Suryadin Hasda. Kes. Masita & M. Pd. Meilida Eka Sari. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Yayasan Muhammad Zaini Belkonen. S . 8 ). Hopkins Verbal Learning Test. Encycl. Clin. Neuropsychol. , pp. 1733Ae1735, 1007/978-3-31957111-9_1127. Badan Pusat Statistik. ( 2023 ). Statistik Penduduk Lanjut Usia. Volume 20. Jakarta. Donsu. Metodologi Penelitian Keperawatan. Yogyakarta. Pustaka Baru.