Vol. No. 02 Juli 2024. Hal. P-ISSN 2964-5. E-ISSN 2987-2014 Analisis Sentimen Partai PKS dalam Media Sosial Di Era Pemilu Azzahrah Miftahul Jannah1*. Nur Budi Sholekhah2. Nurul Qhoirina3. Khusnul Amalin4. Farid Aji Prakosa5 1,2,3,4,5Fakultas Sosial Humaniora. Universitas Muhammadiyah Klaten Email: halloemji@gmail. com1* nbshoolekhah@gmail. Abstract Social media has become an arena for several political parties to reveal themselves during elections. In the 2024 election, the Prosperous Justice Party (PKS) became a hot topic that provided a lot of comments on social The political agenda that they are promoting with the presidential candidate from their party has drawn controversy from the public, which has resulted in many negative comments from the public on social This study aims to analyze the negative sentiment of the public towards the Prosperous Justice Party (PKS) on social media in the 2024 election. With the rapid growth of social media, the role of these platforms in shaping public opinion has become increasingly important, especially in the political context. The qualitative approach collects data from various social media platforms such as Twitter, and Tiktok using online data collection methods. In addition, it will also include an online survey to better understand people's perceptions and attitudes towards the PKS party during the election period. The results of this study show that the negative sentiment spread among the public towards the PKS party in the 2024 election era is something that is influenced by media coverage, and people's personal views and the narratives and messages conveyed by PKS's political opponents also play an important role in shaping public opinion. Keyword: Social Media. Election 2024. Public Opinion Abstrak Media sosial menjadi ajang beberapa partai politik untuk menampakkan diri di masa pemilu. Dalam pemilu 2024 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi topik panas yang memberikan banyak komentar di media Agenda politik yang mereka usung bersama calon presiden dari pihaknya menuai kontroversi masyarakat yang dimana menuai banyak komentar negatif dari masyarakat di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen negatif masyarakat terhadap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di media sosial pada pemilu 2024. Dengan pesatnya pertumbuhan media sosial, peran platform-platform tersebut membentuk opini publik menjadi semakin penting, terutama dalam konteks politik. Pendekatan kualitatif mengumpulkan data dari berbagai platform media sosial seperti Twitter, dan Tiktok dengan menggunakan metode pengumpulan data online. Selain itu, ini juga akan mencakup survei online untuk lebih memahami persepsi dan sikap masyarakat terhadap partai PKS pada masa pemilu. Hasil penelitian ini bahwa sentimen negatif yang tersebar dikalangan masyarakat terhadap partai PKS di era pemilu 2024 merupakan suatu hal yang dipengaruhi oleh pemberitaan media, dan pandangan pribadi masyarakat. Dan narasi maupun pesan yang disampaikan oleh lawan politik PKS juga merupakan peran penting dalam membentuk opini publik. Kata Kunci: Sosial Media. Pemilu 2024. Opini Masyarakat Pendahuluan Negara Kesatuan Republik Indonesia telah memilih AuDemokrasiAy sebagai sistem politik yang Secara umum partai politik berarti sekelompok manusia yang terorganisir, dan anggotanya memiliki banyak orientasi, nilai-nilai dan cita-cita yang sama . Partai politik ada dengan tujuan memperoleh kekuasan politik dan mempertahankannya jika sudah diperoleh guna melaksanakan program yang telah ditetapkan oleh mereka. Partai politik di Indonesia merupakan organisasi yang bersifat nasional yang dibentuk oleh sekelompok warga negara Indonesia secara sukarela atas kehendak dan cita-cita bersama. Pada tahun 2024 jumlah partai politik peserta pemilu sudah disahkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ditetapkan jumlah partai politik sebelumnya berjumlah 17 partai politik yang lolos verifikasi administrasi dan faktual sebagai peserta pemilu 2024. Partai politik hari ini sudah bertambah dan menjadi 18 Vol. No. 02 Juli 2024. Hal. P-ISSN 2964-5. E-ISSN 2987-2014 partai Nasional dan 6 Partai Lokal Aceh. Diantara banyak partai politik Indonnesia, salah satunya yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang merupakan salah satu politik di Indonesia. PKS awalnya didirikan pada tahun 1998 sebagai Partai Politik Keadilan (PPK), kemudian berganti nama menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada tahun 2002. PKS dikenal sebagai partai yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam dan memiliki basis dukungan yang kuat di kalangan umat muslim di indonesia. Partai ini sering terlibat dalam kegiatan sosial. Keadaan partai politik di Indonesia sangat dinamis beberapa koalisi Indonesia maju dan bergabung dengan koalisi perubahan persatuan selain itu, beberapa isu menarik perhatian, seperti dugaan aliran dana dari kejahatan lingkungan ke partai politik dan gugatan terhadap batas usia minimal capres-cawapres pemilu ini juga diwarnai oleh partisipasi pemilih muda yang signifikan dan beberapa partai baru yang ikut serta. Kewenangan partai politik menjadi elemen paling penting dalam mengevaluasi sistem kerja politik. Hubungan hierarki kepartaian masih bercorak patron-client dan bersifat memperkokoh dominasi pusat atas daerah, ini masih menjadi kondisi yang banyak terjadi di Indonesia saat ini . Partai politik sering kali mengkritik kebijakan yang diusulkan atau diterapkan oleh Respon negatif juta dapat berupa penolakan terhadap tindakan tertentu yang dilakukan oleh pemerintah atau partai politik lain. Partai politik dapat mengorganisir protes atau demokrasi untuk menunjukan isu-isu tertentu. Sering kali menggunakan media atau penyampaian respon negatif mereka respon negatif bisa berupa serangan pribadi individu dalam partai lawan . Bentuk dukungan yang paling nyata adalah ketika masyarakat memberikan suara mereka kepada partai tertentu dalam pemilu. Masyarakat yang mendukung partai tertentu mungkin terlibat aktif dalam kampanye. Sebagian masyarakat mungkin menunjukkan ketidakpedulian dengan tidak mengikuti perkembangan politik atau tidak memberikan perhatian pada kegiatan partai politik. Ketika masyarakat merasa tidak puas dengan partai yang mereka dukung sebelumnya mereka mungkin berpindah dukungan ke partai lain. Masyarakat dapat terlibat dalam dialog dan diskusi konstruktif dengan partai politik untuk memberikan masukan dan saran. Sentimen negatif terhadap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di indonesia, seringkali dikaitkan dengan ideologi islam konservatif beberapa orang mungkin merasa khawatir bahwa partai ini akan memperjuangkan kebijakan yang tidak inklusif atau terlalu kaku dalam hal agama, seperti partai politik lainnya. PKS terlibat dalam berbagai kontroversi dan serikandial. Peran media dalam membentuk opini publik juga signifikan, dalam konteks politik yang semakin terpolarisasi partai politik sering kali mendapat sentimen negatif dari kelompok yang berbeda pandangan . Partai politik Islam dalam sejarahnya sebagai partai politik yang ruang politik dan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip Islam. Partai politik islam biasanya berupaya menerapkan nilai-nilai Islam dalam pengambilan kebijakan dan upaya politik. Meskipun partai-partai politik tersebut mempunyai pendekatan dan tujuan-tujuan seperti penerapan hukum syariah dalam kehidupan publik, keadilan sosial, dan moralitas Islam. Ada juga permasalahan yang berkaitan dengan partai-partai Islam sangat bervariasi antar konteks politik dan negara juga permasalahan umum yang muncul diantaranya. Partai politik Islam sebenarnya sudah lama berkembang bahkan sebelum didirikannya partai masyumi. Partai politik Islam memiliki sejarah yang luas dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia disebutkan dalam beberapa pernyataan ketika zaman penjajahan dahulu Islam berpartisipasi dalam mendukung pribumi untuk mempertahankan dan membela identitasnya. Komunikasi terjadi secara vertikal, horizontal, dan diagonal dalam suatu organisasi komunikasi vertikal terjadi antara atasan dan bawahan, komunikasi horizontal antara rekan kerja dengan karyawan, dan komunikasi diagonal terjadi di luar struktur organisasi. Komunikasi organisasi mempunyai beberapa fungsi antara lain memfasilitasi koordinasi dan penyebaran informasi, meningkatkan kerjasama, memfasilitasi evaluasi, memfasilitasi observasi, dan menghubungkan organisasi satu dengan organisasi lainnya. Selain itu, komunikasi internal juga Vol. No. 02 Juli 2024. Hal. P-ISSN 2964-5. E-ISSN 2987-2014 membantu mengatasi atau menghindari konflik, mengembangkan potensi setiap karyawan serta menciptakan suasana kondusif dan professional. Komunikasi yang efektif memegang peranan penting dalam suatu organisasi. Artinya meningkatkan produktivitas, mengatasi atau menghindari konflik, berkontribusi terhadap pengembangan potensi setiap pegawai, dan menciptakan suasana kondusif dan profesional. Komunikasi organisasi juga berperan dalam jaringan antar organisasi, yang dapat menghasilkan penawaran dan kolaborasi yang menguntungkan. Konflik bisa muncul dimana saja di dunia kerja, namun konflik yang sehat bisa menghasilkan ide dan pemikiran baru yang membantu karyawan dan perusahaan berkembang. Menciptakan organisasi yang progresif dan berkembang memerlukan interaksi yang disebut juga komunikasi antar organisasi suatu organisasi harus mencakup berbagai jenis orang dengan gagasan dan karakteristik yang berbeda. Interaksi timbal balik diperlukan untuk menciptakan organisasi yang progresif dan berkembang. Proses interaksi ini disebut juga komunikasi organisasi. Komunikasi organisasi menjadi jalan pertukaran informasi, ide, persepsi, dan pandangan antar individu dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan bersama dan memfasilitasi koordinasi, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah yang efektif. Masalah komunikasi organisasi bisa berupa kurangnya transparansi, perbedaan persepsi antara manajemen dan karyawan, hambatan arus informasi, kurangnya keterlibatan karyawan, dan ketidakmampuan mengelola konflik secara efektif. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain dengan meningkatkan komunikasi dua arah, pendekatan pengelolaan yang terbuka dan transparan, pelatihan keterampilan komunikasi, dan menciptakan lingkungan yang mendukung komunikasi yang efektif. Kepentingan Politik PKS sering dianggap sebagai partai dengan pendukung Islam konservatif. Ini dapat menimbulkan kesan bahwa partai tersebut terlalu bertumpu pada agenda keagamaan dan kurang memperhatikan masalah sekuler atau universal. Pemahaman Agama sebagian masyarakat yang memiliki pandangan agama yang lebih liberal atau inklusif kadang-kadang menganggap pendekatan PKS terhadap masalah agama sebagai kontroversial atau terlalu konservatif, keterlibatan dalam kebijakan publik terkadang, keterlibatan PKS dalam perumusan kebijakan publik, terutama yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai keagamaan, dapat menyebabkan perdebatan di kalangan masyarakat yang mendukung pendekatan sekuler dalam pemerintahan. Polarisasi Politik PKS dapat dianggap sebagai simbol polarisasi politik di beberapa konteks politik, terutama di antara kelompok yang mengutamakan agenda keagamaan. Reaksi masyarakat terhadap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, termasuk latar belakang politik, keyakinan agama, pandangan ideologi, dan pengalaman pribadi dengan partai tersebut. Di Indonesia. PKS dianggap sebagai partai politik yang berakar pada gerakan Islam dan memiliki basis dukungan kuat di kalangan Muslim Terdapat beberapa reaksi masyarakat umum terhadap PKS. Salah satunya mereka mungkin khawatir PKS akan mengambil tindakan yang membatasi kebebasan individu atau melemahkan prinsip demokrasi sekuler. Kritik Kinerja Ada yang mungkin menilai PKS berdasarkan kinerja partai tersebut di bidang pemerintahan. Mereka bisa mengkritisi berhasil tidaknya PKS dalam menjalankan kebijakan yang dinilai efektif untuk kepentingan rakyat. Pandangan ini sering muncul karena Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sering menggunakan identitas agama dalam platform politiknya. PKS sering dikaitkan dengan masalah keagamaan dan sering mendapatkan dukungan dari kelompok yang mengutamakan agenda keagamaan. Banyak orang melihat PKS sebagai partai yang lebih terfokus pada identitas agama daripada masalah sekuler atau sosial-ekonomi. Pandangan ini dapat sangat berdampak pada persepsi terhadap PKS di Indonesia, di mana agama sangat penting dalam politik. Namun, perlu diingat bahwa pendapat ini dapat berbeda dari orang ke orang, tergantung pada pengalaman pribadi dan sudut pandang politik masing-masing. Beberapa masyarakat mungkin melihat PKS sebagai simbol dari prinsip agama yang penting bagi mereka, sementara masyarakat lain mungkin melihatnya sebagai Persepsi Integritas ada pula persepsi integritas anggota PKS. Meski ada yang menganggap PKS sebagai partai yang memiliki tingkat integritas tinggi karena berlandaskan nilai-nilai Islam, ada pula yang skeptis terhadap etika politik PKS. Jawaban lokal jawaban MCC mungkin juga Vol. No. 02 Juli 2024. Hal. P-ISSN 2964-5. E-ISSN 2987-2014 berbeda menurut lokasi geografis. Misalnya. PKS kemungkinan besar akan mendapat lebih banyak dukungan di daerah yang mayoritas penduduknya beragama Islam konservatif dibandingkan di daerah yang pluralistik atau sekuler. Pendapat berdasarkan pengalaman pribadi beberapa orang mungkin mempunyai pengalaman pribadi positif atau negatif dengan anggota PKS atau kebijakan yang mereka usulkan, yang mungkin mempengaruhi reaksi mereka terhadap partai secara keseluruhan. Penelitian Kurniawan tahun 2023 menjelaskan bahwa Analisis Sentimen Masyarakat Terhadap PDI Perjuangan pada Twitter menggunakan Metode Nayve Bayes dimana penelitian itu mengklasifikasi dan mengetahui sentimen masyarakat berdasarkan tweet positif dan negatif terhadap PDI Perjuangan, dengan menggunakan metode Nayve Bayes dan media sosial Twitter sebagai wadah untuk mengambil data dari komentar masyarakat Indonesia. Penelitian Faroek tahun 2024 menjelaskan bahwa sentimen masyarakat terhadap partai pendukung capres 2024 di twitter menggunakan algoritma nayve bayes classifier dimana penelitian tersebut membandingkan tingkat dukungan 2 paslon presiden dan wakil presiden tahun 2024 di twitter untuk menentukan proporsi tweet yang positif, negatif atau netral yang mana disebutkan dalam jurnal tersebut mendapatkan hasil bahwa partai politik semakin beralih ke media sosial untuk menyebarkan pesan mereka dan meningkatkan dukungan mereka . Penelitian ketiga. Josua Sitompul tahun 2022 menjelaskan penelitian sentimen masyarakat terhadap calon legislatif pada tahun 2022 di twitter dan instagram menggunakan case folding, dimana penelitian merupakan media yang umum digunakan masyarakat untuk mengekspresikan pendapat sentimen mereka terhadap berita politik mengenai calon legislatif bahwa di dalam jurnal ini disebutkan besarnya pengaruh dan manfaat dari hasil penelitian berbasis sentimen pesat . Penelitian Salim Paud tahun 2023 menjelaskan bahwa pemilihan umum . merupakan untuk menjalankan kedaulatan rakyat dengan tujuan menciptakan pemerintah negara yang demokratis berdasarkan pancasila dan UUD 1945 dalam rangka memahami pandangan masyarakat terkait pemilihan umum 2024, dilakukan analisis sentimen ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang bagaimana masyarakat memandang pemilihan umum 2024 yang akan datang melalui penerapan algoritma Nayve Bayes dengan metodologi KKD, pendapat atau sentimen yang dianalisis menghasilkan 331 label positif , 261 label negatif dan 825 label netral. Penelitian mulai menggunakan aplikasi Codeigniter untuk menganalisis sentimen dalam partai politik. Dengan menggunakan teknik ini, peneliti dapat mengidentifikasi pola dan trend data sentimen yang sulit dideteksi secara manual. Hal ini dapat memberikan wawasan baru mengenai bagaimana masyarakat memandang partai politik dan bagaimana emosi tersebut mempengaruhi perilaku politik . Penelitian ini merujuk pada penelitian milik Bria 2023 yang mana penelitian tersebut difokuskan pada analisis sentimen terkait pemilihan presiden 2024 apakah cenderung positif, negatif, atau netral, dengan memanfaatkan platform twitter. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini melingkupi tahap crawling data, pengolahan data dan analisis sentimen kemudian penelitian tersebut dilakukan melalui metode klasifikasi pemrograman python pada aplikasi web google collab dengan menggunakan API key twitter dan SVM (Support Vector Machin. Hasil dari penelitian milik Bria menunjukkan bahwa model cenderung lebih baik dalam mengidentifikasi sentimen positif dengan tingkat keakuratan yang cukup baik . Pembaruan mengenai studi kasus sentimen masyarakat pada pemilu 2024 pada partai PKS dengan menghadirkan 2 platform media sosial yaitu tiktok dan twitter. Pada jurnal diatas kami perbarui dengan menggunakan 2 platform media sosial yang mana berfokus kepada sentimen negatif masyarakat. Analisis ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap partai PKS di media sosial pada pemilu 2024. Dalam konteks politik media sosial telah menjadi platform utama yang menyebarkan opini dan pandangan politik secara luas. Partai politik seperti PKS menggunakan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan politik, namun reaksi masyarakat terhadap pesan-pesan tersebut berbeda-beda. Oleh karena itu, penting untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap PKS di media sosial. Vol. No. 02 Juli 2024. Hal. P-ISSN 2964-5. E-ISSN 2987-2014 Metode Metode penelitian merupakan usaha untuk menemukan dan membuktikan kebenaran dengan pendekatan ilmiah. Suatu penelitian dianggap ilmiah jika prosesnya mencerminkan karakteristik keilmuan, yaitu rasional, empiris, dan sistematis. Rasional berarti penelitian dilakukan dengan menggunakan penalaran manusia, empiris berarti metode yang digunakan dapat diamati melalui indera manusia, dan sistematis berarti penelitian mengikuti langkahlangkah logis tertentu . Analisis ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menjabarkan data temuan dari Menurut sugiyono. Penelitian kualitatif memiliki ragam pendekatannya tersendiri, sehingga para peneliti dapat memilih dari ragam tersebut untuk menyesuaikan objek yang akan ditelitinya Yusanto . Data yang digunakan dalam penelitian menggunakan data primer merujuk pada data yang dikumpulkan langsung dari sumbernya, dalam konteks ini, dapat berupa pengumpulan data langsung dari media sosial seperti Twitter, dan Tiktok. Metode pengumpulan data. Data dikumpulkan dari berbagai platform media sosial seperti Tiktok danTwitter. Pilihan platform ditentukan oleh popularitas dan sebaran penggunanya. Penggunaan data analisis sentimen pada data yang terkumpul diolah menggunakan data mengenai sentimen untuk mengidentifikasi sentimen negatif terkait PKS Analisis ini menggunakan dua media sosial yaitu Tiktok dan Twitter yang merupakan platform yang banyak digunakan untuk menyebarkan informasi politik di era pemilu 2024. Twitter merupakan salah satu media sosial terpopuler di kalangan pengguna internet karena kemudahan penggunaannya, dan penggunanya tidak pasif serta tidak menerima begitu saja apa yang disajikan media tersebut. Pengguna dapat secara aktif memutuskan media dan informasi apa yang ingin dilihatnya dan bebas mengungkapkan pikiran dan pendapat yang telah Sementara itu, media sosial bernama TikTok menjadi salah satu platform yang sedang menjadi trending belakangan ini. Media sosial yang memberikan kesempatan kepada penggunanya untuk berkreasi dalam bentuk video berdurasi 3 menit. Penggunanya adalah generasi sekarang, sebagian besar adalah Gen Z, yang lebih suka menonton video pendek dibandingkan video panjang artinya, mereka tidak mengetahui trend dan perdebatan yang terjadi saat ini dan hanya mengikuti apa yang mereka lihat tanpa mengolah terlebih dahulu . Berbeda jauh dengan pengguna media sosial Twitter. Hasil Analisa terhadap partai politik penting diketahui lebih dalam, termasuk ketika seseorang ingin melakukan penelitian terhadap partai politik yang lebih spesifik seperti partai politik islam. Menurut George Bernard Shaw Agama islam merupakan Agama yang satu-satunya mempunyai kepastian dalam berasimilasi mengenai perubahan tahap eksistensi manusia, dimana mampu memiliki daya tarik yang kuat pada setiap zaman. Keberlangsungan partai politik islam yang sampai sekarang masih eksis nyatanya pernah berada pada perbedaan yang mengacu pada hubungan agama dan negara pada masa pemerintahan Soekarno yang mana kala itu Soekarno mewakili kelompok nasionalis sekuler dan Muhammad Nashir yang mewakili kelompok nasionalis islam yang akhirnya berpadu pada kesepakatan nasional dengan hadirnya Aupiagam jakarta 22 juni 1945Ay yang memuat dasar negara. lalu kemudian mengalami perubahan dengan dicoretnya sila pertama yaitu Auketuhanan yang maha esaAy. Namun nyatanya polemik mengenai hubungan agama dengan negara masih terjadi hingga saat ini . Bineke dalam tulisannya mengatakan bahwa analisis sentimen atau opinion mining adalah deteksi sikap-sikap terhadap objek atau orang. Analisis sentimen digunakan sebagai olah mendapatkan persentase sentimen positif dan negatif terhadap seseorang, perusahaan, institusi, produk maupun pada sebuah kondisi tertentu. Sentimen positif bermakna bahwa sebuah topik mempunyai makna yang baik di mata orang lain. Sentimen negatif berarti topik tersebut mempunyai nilai yang kurang baik di mata orang lain . Vol. No. 02 Juli 2024. Hal. P-ISSN 2964-5. E-ISSN 2987-2014 Analisa media sosial di era digital ini, pemilu tahun 2024 masyarakat mampu dengan mudah mengakses kabar berita perihal pemilu yang dilaksanakan pada bulan Februari 2024. Setiap partai politik pasti melakukan publisitas untuk lebih dikenal masyarakat luas dengan berkomunikasi lewat jalan manapun termasuk media sosial. Generasi Z yang berdampak pada pemilu, ramai mewarnai serba serbi persepsi di berbagai platform. Sarana media yang mampu membantu penyebaran informasi dengan cepat menjadikan beberapa partai menggunakannya sebagai wadah untuk meningkatkan dukungan dan popularitas. Keterlibatan generasi muda dalam pemilu diharapkan untuk meminimalisir hal-hal negatif, seperti hoax dan juga propaganda di media sosial yang dapat memecah belah berbagai pihak dan berdampak buruk bagi pesta demokrasi pemilu 2024. Partai PKS masuk kategori partai yang cukup aktif dalam penggunaan media sosial dan memiliki banyak pengikut pada akun mereka. PKS mengambil kesempatan media sosial sebagai sarana publisitas dan kampanye dengan alasan efektifitas, efisiensi, dan biaya murah. Kegiatan kampanye partai PKS banyak dibahas oleh khalayak karena merupakan partai oposisi pemerintah atau tokoh yang hampir selalu berseberangan dengan pemerintah. Hal tersebut dinilai sebagian orang sebagai strategi kampanye negatif . Media sosial sebagai sarana alat kedua dalam berkomunikasi, dapat menjadi wadah bagi khalayak untuk menuangkan argumen, kritik dan saran. Seperti yang sudah kita lihat sekarang, bahwa masyarakat bisa bebas mengeluarkan isi pikiran dan curahan hati mereka lewat sebuah konten maupun kolom komentar yang disediakan. Di era pemilu yang penuh dengan lika liku persepsi masyarakat, banyak simpang siur yang bertebaran mulai dari hal yang konotasinya negatif, maupun positif. Analisis mengenai sentimen negatif masyarakat dalam penelitian, menunjukkan beberapa tanggapan masyarakat dalam media sosial yang ada pada platform tiktok dan juga twitter. Pemilu 2024 banyak menjadikan media sosial sebagai tempat berkampanye oleh partai pengusung pada setiap capres termasuk partai PKS yang menjadi wadah AB sebagai calon presiden. Penelitian ini mengulik data sentimen negatif masyarakat lewat komentar dan konten yang tersebar di sosial Beberapa tanggapan yang menjadi sentimen negatif masyarakat terhadap AB sebagai Capres paslon 01. Perihal AB yang seringkali membawa politik dengan menyangkutkan pada konteks AoagamaAo sehingga terjadilah anggapan bahwa AB dianggap sebagai Imam Mahdi oleh seorang lelaki yang kerap dipanggil Abah Aos. Pernyataan yang dilontarkan tersebut membuat heran sebagian masyarakat karena banyak yang menganggap pernyataan tersebut berlebihan dan dapat menjadi boomerang kepada AB selaku Capres Paslon 01 Yang disayangkan masyarakat oleh keadaan tersebut disebabkan oleh AB sendiri yang banyak mengaitkan politik dengan agama. eskripsi baru gamba. Gambar 1. Bukti komentar Abah Aos Vol. No. 02 Juli 2024. Hal. P-ISSN 2964-5. E-ISSN 2987-2014 Pada keadaan yang lain AB juga kerap memberikan kritikan kepada pemerintah dalam penyampaian narasinya, beberapa hal yang penulis tangkap mengenai kritikan tersebut yaitu di dalam penyampaian AB dianggap sebagai ujaran kebencian atau malah dapat menjatuhkan. Meskipun sebagai rakyat yang memiliki hak untuk berpendapat namun kesan keresahan yang disampaikan masyarakat yaitu bahwa dengan kritikan yang dilontarkan AB dapat menggiring opini masyarakat untuk tidak mendukung pemerintah dalam kebijakan yang telah dibuat. Gambar 2. Bukti komentar narasi berlebihan Label Aopolitik identitasAo yang masyarakat katakan terhadap AB juga menjadi sorotan sebagai sentimen negatif. Alasan pelabelan tersebut diusut kembali pada waktu AB menjadi Gubernur DKI Jakarta tahun 2017 lalu. Dikatakan bahwa AB seringkali menjadikan tempat-tempat khusus dalam kampanye nya seperti peribadatan, selain itu konteks agama yang disampaikan juga menjadi alasan Aopolitik identitasAo masih terlontar kepada AB. Gambar 3. Bukti komentar politik identitas Proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan dengan menggunakan alat atau sarana seperti media sosial mampu berjalan dengan Efektif dijelaskan pada pola komunikasi Platform media sosial terutama aplikasi Tiktok juga Twitter menjadi platform yang selalu ramai dihuni masyarakat untuk menerima dan memberi informasi. Analisis ini fokus mengambil data pada 2 aplikasi media sosial tersebut dengan alasan karena Tiktok menjadi sumber informasi yang cepat untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Bentuk potongan video yang singkat dan mudah dipahami, banyak generasi z yang bergerak dalam tiktok untuk menggali pengetahuan lewat sarana tersebut. Selain tiktok penelitian mengambil data dari aplikasi twitter Vol. No. 02 Juli 2024. Hal. P-ISSN 2964-5. E-ISSN 2987-2014 sebagai pelengkap. Karena pengguna tiktok dan twitter punya khas masing-masing dalam Diketahui peran media sosial sangat berpotensi pada dunia politik terutama saat pesta politik di era digital. Pembahasan Indonesia sebagai negara dengan tatanan demokrasi memiliki momen sakral setiap 5 tahun sekali dengan adanya sebuah pemilu. Dalam pemilu selalu membutuhkan partisipasi masyarakat dalam menentukan pemimpin negara untuk kedepannya. Pada momen-momen pemilu bermunculan nama-nama partai sebagai wadah dalam menyiapkan kader mereka untuk andil memajukan kesejahteraan negara. Sebagai masyarakat tentu seharusnya kita mengetahui lebih lanjut mengenai kader-kader pemimpin dan juga partai yang ada di belakang mereka. Dengan demikian kita mampu memilih pemimpin negara sesuai karakteristik yang kita butuhkan. Di sisi sejarah panjang Indonesia, partai politik Islam telah mewarnai perjalanan pemilu sejak Dalam realitanya partai politik islam menemani proses kemerdekaan dalam mempertahankan identitas yang kala itu menjadi perdebatan pribumi dengan para penjajah. Meski muncul dalam berbentuk terikat oleh sebuah agama tetap saja kebijakan bernegara bisa Dengan demikian, partai politik islam bisa diterima baik oleh masyarakat . Partai PKS sebagai pendorong calon presiden nomor urut 01 yaitu AB, aktif dalam media Partai PKS memiliki Akun resminya yang berada pada aplikasi Tiktok, instagram dan juga Twitter. Meskipun memiliki akses media, nyatanya banyak orang masih kurang menerima beberapa konten yang ditayangkan oleh akun partai mereka. Perihal ketidakterimaan muncu beberapa sentimen masyarakat mengenai partai PKS. Sentimen negatif masyarakat bisa kita temui berupa unggahan secara video maupun tulisan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sentimen negatif masyarakat terhadap AB yang menjadi paslon 01 pada pemilu 2024. Penelitian ini berdasarkan teori jung yang menjadi penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan konten dan komentar masyarakat dari platform media sosial tiktok dan twitter untuk analisis narasi sebagai metode analisis data . Penelitian ini bermula dengan kesadaran masyarakat terhadap respon pemilu 2024 dalam menilai calon pemimpin AB yang diusung oleh partai PKS. Masyarakat memiliki suatu persepsi karena kesadarannya dalam menilai prospek kerja AB dalam kegiatan ataupun kampanye yang Analisis sentimen pada penelitian ini ditemui problematika masyarakat yang menjadi ketidaksetujuan mereka atas keputusan perilaku maupun kegiatan dari partai PKS. Perihal politik mengacu pada konteks keagamaan yang dimana sudah diluar batas dugaan. Ajaran islam sendiri menerangkan bahwa segala yang menyangkut tentang hari akhir dan mengenai imam mahdi adalah ketetapan tuhan dan manusia tidak dapat menjangkaunya dengan perkiraan. Sentimen kedua, disampaikan di media sosial bahwa AB selalu mengutarakan narasi berlebihan yang menyangkut pautkan keputusan dan tatanan pemerintahan pada konteks kontra. Narasi yang disampaikan AB kurang berkenan oleh sebagian masyarakat karena dianggap sebagai hal yang frontal untuk diungkapkan oleh seorang publik figur. Sentimen negatif yang ketiga, menyatakan bahwa AB terikat oleh politik identitas. masyarakat mengulas kembali jejak digital milik AB yang beredar di media sosial. Kolom komentar pada platform tiktok maupun twitter selalu terlihat sentimen negatif masyarakat yang menyatakan politik identitas AB, komentar yang tertuai di kolom komentar membahas bahwa politik identitas sudah terjadi sewaktu AB menjabat sebagai Gubernur Jakarta yang membawa konteks agama serta kampanye politik di tempat peribadatan. Sentimen Negatif Masyarakat terhadap Anies Baswedan banyak ditemui pada kolom komentar sosial media Tiktok dan Twitter, kedua platform tersebut adalah platform yang sering mengunggah berita terbaru yang penyebarannya sangat cepat. Kecepatan update yang dimiliki platform tersebut banyak masyarakat mempercayai segala hal yang menjadi pemberitaan. Penggunaan tiktok dan twitter terbilang lumayan sering untuk digunakan oleh masyarakat, tetapi tidak semua berita yang tersebar dari 2 platform tersebut bisa dipertanggung jawabkan. Sebagai pengguna media sosial tentunya kita juga perlu melihat dan memilah mana yang dapat diambil Vol. No. 02 Juli 2024. Hal. P-ISSN 2964-5. E-ISSN 2987-2014 untuk dijadikan sebuah data. Penelitian ini mengambil studi kasus dari konten dan komentar para pengguna sosial media Tiktok dan Twitter. Akun tiktok Que*n_D*ve AuBaru tahu kalo imam mahdi Munculnya pas nyapresAy Komentar Negatif Akun twitter w*id*nk*lf*n AuAda saksi PKS tapi pas pemilu Kalah kok teriak curangAy Akun twiter sc*n* AuJadi anda menormalisasikan Politik identitasAy AkunTiktok w*j*ys AuFaktanya kan memang bapak politik identitasAy Akun tiktok *u*ro**dy AuIntinya kalau kita gak milih Menyelamatkan IndonesiaAy Gambar 4. Pemetaan Sentimen Public Dari gambar diatas, dapat disimpulkan bahwa sentimen publik terhadap AB, sebgaimana tercermin dalam komentar-komentar pada tiktok dan twitter, cenderung negatif. Diketahui berbagai kritik dan dan ketidakpuasan yang disampaikan oleh netizen terkait isu politik identitas dan narasi yang dibawakan oleh AB. Reaksi negatif ini konsisten di berbagai platform meddia sosial yang dianalisis. Kesimpulan Berdasarkan dari data hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa sentimen negatif yang tersebar di kalangan masyarakat terhadap partai PKS di era pemilu 2024 merupakan suatu hal yang dipengaruhi oleh pemberitaan media, dan pandangan pribadi masyarakat. Dan narasi maupun pesan yang disampaikan oleh lawan politik PKS juga merupakan peran penting dalam membentuk opini publik. Media sosial yang dikonsumsi masyarakat menjadi bahan tolak ukur pendapat yang terjadi saat ini, diketahui bahwa media sosial yang berpengaruh pada kampanye pemilu 2024 menjadi wadah masyarakat untuk mengemukakan berpendapat, maka banyak sekali keluhan, kesan, dan keresahan terlontar di sana. Akan tetapi, tanggapan negatif masyarakat terhadap AB yang menjadi capres paslon 01 dikarenakan juga tindakan pribadinya yang terekspos di media sosial. Jejak digital akan selalu menjadi pacuan masyarakat menimang opini. Maka sebagai tokoh publik, kehati-hatian dalam berpendapat maupun berperilaku sangat mempengaruhi bagaimana anggapan masyarakat dalam menilai kepribadian. Media sosial seperti Tiktok dan Twitter sangat cepat dalam penyebaran informasi dan juga mengungkap data dengan sebuah konten video, tulisan, atau komentar dengan mudah. mengenai sentimen negatif masyarakat terhadap suatu hal tidak lain banyak informasi yang mereka dapat melalui media sosial. Sebagai studi kasus yang telah kami sampaikan, selalu ada sebab dan akibat mengenai lontaran negatif masyarakat mengenai AB. Masyarakat menyampaikan sentimen negatif terhadap AB karena melihat Vol. No. 02 Juli 2024. Hal. P-ISSN 2964-5. E-ISSN 2987-2014 beberapa kali tindakan yang kurang sesuai AB lakukan pada saat masa-masa kampanye nya, dari hal tersebut terciptalah sentimen yang membuat masyarakat mempunyai alasan menyampaikan pendapat mereka lewat sosial media, terutama pada platform Tiktok dan Twitter. Daftar Pustaka