RANCANG BANGUN SISTEM DELIVERY OF GOODS MANAGEMENT PADA PT. SAUFA ABADI JAYA SURABAYA Zakariya. Yulius Satmoko Raharjo. Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Narotama Surabaya Email : mzakaria190894@gmail. com, yulius. satmoko@narotama. Abstrak PT. Saufa Abadi Jaya (SAJ) adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang . domestik seluruh Indonesia melalui angkutan darat, laut dan udara. PT. Saufa Abadi Jaya (SAJ) hadir untuk melayani jasa pengiriman ekspedisi baik dalam bidang pengiriman barang maupun pendistribusian barang keseluruh wilayah Indonesia Domestik maupun Luar Negeri. Dimana dengan didukung dengan tenaga yang trampil, handal serta profesional dimasing-masing bidang. memperluas wilayah dan jangkauan PT. Saufa Abadi Jaya (SAJ) juga menjalin kerja sama dengan beberapa agent serta Ekspedisi di beberapa kota di Indonesia. Sistem delivery of goods management dirancang dengan menggunakan metode System Development Life Cycle dengan model waterfall yang memiliki tahapan berurut yaitu: Pengumpulan data. Analisa sistem. Perancangan Sistem, implementasi dan Pembuatan laporan. Tools perancangan yang digunakan adalah Unified Modelling Language (UML). Teknologi yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak sistem menggunakan framework Codeigniter dan MySQL sebagai database. Dengan adanya sistem informasi ini bisa menjadi alat bantu bagi karyawan. Oleh karena itu kebutuhan akan web profil atau manajemen sangat membantu untuk kemajuan perusahaan. Untuk itu perlu dilakukan pembuatan sistem informasi jasa pengiriman barang yang bebrbasis website. Sehingga dapat mengakomodir kebutuhan akan permintaan jasa pengiriman barang yang semakin meningkat setiap waktunya. Kata Kunci : Sistem Delivery Of Goods . System Development Life Cycle. PT. Saufa Abdi Jaya PENDAHULUAN Teknologi komputer khususnya bidang teknologi informasi menunjukan perkembangan yang sangat pesat , terbukti dengan penggunaan komputer pada berbagai bidang. Pemanfaatan teknologi informasi pada berbagai bidang merujuk pada peningkatan kualitas kerja dari sisi kemudahan mengelola informasi yang cepat dan akurat. Sistem informasi merupakan suatu cara dalam memproses informasi yang bersumber dari data atau fakta-fakta dengan menggunakan alat dirancang untuk mendukung efisiensi operasional perusahaan terutama pada perusahaan jasa ekspedisi. Jasa expedisi adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengiriman barang yang sedang bertumbuh pesat dalam dunia bisnis, perusahaan bersaing untuk memberikan pelayanan ke customer. Dalam waktu pengiriman dan keamanan barang sampai tujuan. PT. Saufa Abadi Jaya (SAJ) adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang . Indonesia angkutan darat, laut dan udara. PT. Saufa Abadi Jaya (SAJ) hadir untuk melayani jasa pengiriman ekspedisi baik dalam bidang pengiriman barang maupun pendistribusian barang keseluruh wilayah Indonesia Domestik maupun Luar Negeri. Dimana dengan didukung dengan tenaga yang trampil, handal serta profesional dimasingmasing bidang. untuk memperluas wilayah dan jangkauan PT. Saufa Abadi Jaya (SAJ) juga menjalin kerja sama dengan beberapa agent serta Ekspedisi di beberapa kota di Indonesia. Pemakaian informasi data pada status barang yang dikirim. Permasalahan yang terjadi di PT. Saufa Abadi Jaya yaitu Sistem pengolahan data hanya sebatas input data manual di Untuk mengetahui informasi atau data harga pengiriman dan status barang pengiriman, customer harus menghubungi Sehingga memperlambat kenyaman customer untuk Perusahaan tersebut tentunya membutuhkan sistem pengelolaan data, informasi atau profil perusahaan, hingga menampilkan biaya dan melakukan pemesanan jasa pengiriman barang yang keseluruhan aktifitasnya dapat dilakukan menggunakan halaman website. Oleh karena itu kebutuhan akan web profil atau manajemen sangat membantu untuk kemajuan perusahaan. Untuk itu perlu dilakukan pembuatan sistem informasi jasa pengiriman barang yang bebrbasis website. Sehingga dapat mengakomodir kebutuhan akan permintaan jasa pengiriman barang yang semakin meningkat setiap waktunya. Mulai Pengumpulan Data Studi Literatur Observasi Wawancara Analisa Sistem Pembuatan Flowchart Document Perancangan Sistem Perancangan Use Case Diagram Perancangan Activity Diagram Perancangan Squence Diagram Perancangan Class Diagram Design Interface Implementasi Coding PHP dan MySQL Black Box Testing Pembuatan Laporan Selesai METODE PENELITIAN Metodologi penelitian adalah suatu sekumpulan peraturan, kegiatan, dan memecahkan suatu masalah yang terjadi. Metode penelitian ini metode System Development Life Cycle dengan model waterfall mengambil dari teori Dennis. Yang dimulai dari Pengumpulan Analisa Perancangan Sistem, implementasi dan Pembuatan laporan. Gambar 3. 1 berikut adalah Flowchart Metodologi Penelitian Gambar 1. Flowchart Metodologi Penelitian Pengumpulan Data Pada tahapan ini dilakukan untuk mendapatkan informasi secara detail tentang apa yang akan diterapkan pada pembuatan sistem manajemen proses pengiriman dan pengambilan barang pada PT. Saufa Abadi Jaya. Informasi dan data yang akan diproses pada sistem dan menganalisa fungsi yang dibutuhkan dalam Untuk mendapatkan data dilakukan wawancara dengan direktur perusahann PT. Saufa Abadi Jaya dan beberapa karyawan untuk mendaptkan informasi mengenai manjemen proses yang sudah berjalan dan kebutuhan sistem yang akan informasi akan digunakan dalam perancangan dan pembangunan sistem. Studi Literatur Pada tahapan studi literatur dilakukan dengan mempelajari buku, jurnal, dan artikel serta mengumpulkan data dan informasi penelitian yang berkaitan dengan metode dan cara yang akan digunakan dalam penelitan. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk pendapatkan pemahan teori yang sesuai dan berkaitan dengan objek penelitian serta studi kasus yang ada, sehingga mendapatkan pemahaman yang luas dengan mempelajari dan memahami teori yang sudah ada. Dengan studi literature akan mengetahui keahlian dan teknologi penelitian yang terbaru. Observasi Pada tahap observasi . ,dilakukan dengan cara pengamatan langsung atau tinjauan ke PT. Saufa Abadi Jaya akan dijadikan objek penelitian. Observasi dilakukan dengan melihat secara langsung kondisi dari proses bisnis dalam project manajemen yang berjalan saat ini pada perusahaan. Dengan observasi akan didapatkan data dan informasi yang dibutuhkan untuk penelitian. Wawancara Tahap wawancara dilakukan dengan wawancara langsung atau komunikasi langsung kepada Adri Rasis selaku pimpinan PT. Saufa Abadi Jaya perusahaan yang bertujuan untuk mendapatkan informasi secara langsung proses bisnis yang ada di Wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi perangkat lunak yang dibutuhkan PT. Saufa Abadi Jaya. Dari hasil wawancara akan didapatkan data dan informasi tentang proses bisnis yang berjalan saat ini. Analisa Sistem Tahap analisa sistem dilakukan dengan menganalisa proses bisnis yang ada diperusahaan saat inin. Analisa proses bisnis dan pembuatan activity diagram sesuai alur sistem yang akan dibuat pada sistem delivery of goods management. Analisa Proses Bisnis Tahap ini melakukan analisa proses bisnis yang ada pada perusahan. Analisa meliputi proses bisnis manajemen penilaian aset, sumber daya yang ada. Dari tahap ini juga menganalisa kelemahan dari sistem yang ada saat ini serta melakukan perencanaan kebutuhan sistem yang baik. Perancangan Flow Chart Document Tahap ini mencakup dokumen yang dihasilkan dari proses bisnis sistem yang akan di rancang. Flowchart document yang menunjukkan arus dari awal mulanya di bangun proyek dan proses bisnis yang terjadi agar tergambar jelas apa saja dokumen yang dihasilkan. Dalam perancangan alur EnterpriseArchitect. Perancangan Sistem Dalam Tahapan ini diperluakan data dari hasil tahab observasi dan wawancara yang dilakukan. Tahap perancangan sistem berisikan rancanagan sistem yang akan dibangun, data kebutuhan sistem yang akan dibuat didapat dari hasil wawancara dan analisa yang telah dilakukan. Perancangan Use Case Diagram Use case diagram menggambarkan efek fungsionalitas yang telah diharapkan oleh Use Case Diagram, menggambarkan fungsi apasaja yang ada mempermudah kita dalam mengingat fiturfitur yang ada pada aplikasi tersebut dan sebagai landasan pada diagram activity. Dalam Use Case Diagrammenggunakan software Enterprise Architect. Perancangan Activity Diagram Activity menggambarkan aliran kerja atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa diagram aktivitas menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh Dalam perancanganActivity Diagram menggunakan software Enterprise Architect. Perancangan Squence Diagram Squence diagram menggambarkan kolaborasi dinamis antara sejumlah object. Kegunaannya rangkaian pesan yang dikirim antara object juga interaksi antara object. Sesuatu yang terjadi pada titik tertentu dalam eksekusi Dalam sequence diagram, setiap object hanya memiliki garis yang digambarkan garis putus-putus ke bawah. Pesan antar object digambarkan dengan anak panah dari object yang mengirimkan pesan ke object yang menerima pesan. Dalam perancangan Squence Diagram menggunakan Enterprise Architect. Perancangan Class Diagram Class diagram menggambarkan hubungannya antara class. Class diagram mirip ER-Diagram pada perancangan database, bedanya pada ER-Diagram tdk terdapat operasi/methode tapi hanya atribut. Class terdiri dari nama kelas, atribut dan operasi/methode. Dalam perancangan Class Diagram menggunakanEnterprise Architect. Design Interface System Design interface system akan dirancang untuk menggambarkan tampilan sistem yang akan dibuat, didalam design interface terdapat logo perusahaan dan user Dalam perancangan pembuatan design interface system menggunakan SoftwarePencil. Implementasi Tahap setelah tahapan perancangan sistem, tahapan ini tentang cara membuat sebuah sistem manajamen proyek yang telah dirancangdengan bahasa pemrograman PHP. Selamjutnnya akan dilakukan tahap untuk testing program yang sudah dibuat Adapun kegiatan yang dilakukan dalam tahap implementasi. Coding PHP dan MySQL Pengumpulan Data Sebelum melakukan perancangan sistem yang akan dibuat terlebih dahulu melakukan pengumpulan data pada objek yang menjadi bahan penelitian. Studi Literatur Hasil dari proses pengumpulan data yang sudah ditulisakan dijadikan sebagai Studi diguanakan untuk perbandingan dan pengembangan dari yang sudah ada yang kemudian dikembangkan yang lebih baik. Data yang sudah dikumpulkan akan menjadi bahan dalam mebuat rancang bangun sistem. Wawamcara Tahap waawancara dilakukan proses komunikasi tanya jawab langsung dengan pihak sumber data untuk mencari sumber informasi dan data langsung sistem yang saat ini berjalan dan system kedepannya yang dibutuhkan. Dalam wawan cara dilakukan dengan bagian Tahap coding dilakukan untuk membangun perangkat lunak manajemen proyek sesuai dengan apa yang akan dibuat Bahasa pemrograman yang digunakan dalam membangun perangkat lunak menggunakan bahasa pemrograman PHP. Database yang akan digunakan membangun sistem menggunakan database Analisa Sistem Analisa sistem yang ada pada PT. Saufa Abadi Jaya (SAJ) untuk mengeloala data manajement dalam mendukung efisiensi operasional perusahaan. Dalam analisa sistem dilakukan desain analisa system yang akan di aplikasikan. Setelah tahap analisa sistem ini akan dirancang sistem sesuai kebutuhan. Black Box Testing Tahap testing dilakukan setelah tahap coding, tahapan testing dilakukan dengan melakukan pengujian terhadap mamasukkan data untuk input data. Jika dalam tahapan testing terdapat error atau kesalahan sistem maka akan dilakukan perbaikan sistem yang terjadi error. Tahap penggusjian dilakukan dengan metode Black Box. Penggujian dilakukan dengan mengamati dan memeriksa perangkat lunak dari segi tampilan dan fungsional sistem apakah sudah berjalan dengan baik dan tidak terjadi kesalahan atau error Analisa Proses Bisnis Analisa Proses dengan mencari dan memahami sistem yang berjalan saat ini pada perusahaan. Sistem peneriamaan dan pengiriman barang hingga barang diterima oleh customer akan dibuat sesuai analisa yang telah diperoleh. Setelah melakukan analisa proses bisnis akan dirancang sistem sesuai dengan kebutuhan perusahaan. MySQL. HASIL DAN PEMBAHASAN Flowchart Document Flowchart dokumen yaitu bagan yang memiliki alur dokumen secara menyeluruh dari suatu sistem yang menjelaskan urutan prosedur prosedur yang terdapat didalam sistem. Dari flowchart dokumen dapat dilihat alur proses dokumen yang berjalan pada perusahaan saat ini. Berikut ini dalah flowchart dokumen yang digunakan di perusahaan. act AD04 INPUT DATA BARANG COSTUMER Perancangan Sistem Ditahap perancangan sistem didapatkan analisa kebutuhan sistem yang dihasilkan Analisa kebutuhan sistem dengan digambarkan dalam bentuk use case diagram, diagram, squence diagram, dan class diagram. SISTEM MULAI akses hal dasbord menampilkan halaman input data klik menu input data isi form inputan data Perancangan Use Case Diagram Usecasediagram fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah Sebuah antara aktor dengan sistem. SELESAI Gambar 3. Activity Diagram Input Data Barang uc Use Case Model SISTEM DELIVERY OF GOODS MANAGEMENT UC. 01 Login UC. 10 View Report Pengiriman UC. 02 LogUot Pimpinan UC. Regristasi UC. 04 Input Data Barang Perancangan Squence Diagram Sequence diagram digunakan untuk mendefinisikan sekenario jalannya sistem. Agar memahami sistem yang akan dibuat, maka Sequence diagram harus dibuat, yaitu seperti yang ada dibawah ini : UC. 05 Monitoring Barang Kiriman sd VERIFIKASI DATA BARANG UC. 11 Input Kurir UC. 06 Input Komplain marketing/cs UC. 12 Input Keberangkatan/ Mengelolah Data Barang hal_data_krimanmasuk c_marketing m_marketing hal_detail_data c_marketing m_marketing klik_no_resi() Admin tampil_data() UC. 07 Mengelolah Data Barang Kiriman get_data() Kurir UC. 13 Memilih Kurir verifikasi centang() UC. 08 Tambah User Akses Costumer save_data() Mrktng officer/cs set_data() UC. 09 Verifikasi Data Barang Gambar 2. Use Case Description Perancangan Activity Diagram Activity diagaram digunakan untuk mengambar kegiatan yang ada didalam Berikut activity diagramyang telah di Gambar 4. Squence Diagram Verifikasi Data Barang Perancangan Class Diagram Class Diagaram mendefinisikan sekenario jalannya sistem Class menggambarkan struktur sistem dari segi pengdefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem. Pada Gambar 5. kelas-kelas yang saling berrelasi harus harus dapat melakukan fungsi fungsi sesuai kebuthan sistem. class Class Model TBL_EKSPEDISI TBL_EKSPEDISI_HYSTORY HIS_BERANGKAT: char HIS_KEMBALI: char ID_HIS_EKSPEDISI: int ID_KURIR: int JUMLAH_EKSPEDISI: int STATUS: char edit() : void get_data() : void save() : void ALAMAT_PENERIMA: char BERAT_BARANG: char BIAYA: int ID: int ID_HIS_EKSPEDISI: int JENIS_BARANG: char JENIS_PENGIRIMAN: char JUMLAH_BARANG: char KETERANGAN: char NAMA_BARANG: char NAMA_PEMESAN: char NAMA_PENERIMA: int NO_RESI: char STATUS_POSISI: char TGL_BERANGKAT: char edit() : void get_data() : void save() : void TBL_KURIR TBL_USER ALAMAT_USER: char HAK_AKSES: int ID_USER: int NAMA_USER: char PASS_LOGIN: int STATUS_USER: char TBL_USER: char TELP_CUSTOMER: char USER_LOGIN: char TBL_KELUHAN ID_KELUHAN: int ISI_KELUHAN: char NAMA_PENGIRIM: char NAMA_PERESPON: char NO_RESI: int RESPON_ADMIN: char STATUS_KELUHAN: double TBL_KELUHAN: char WAKTU_KIRIM: char edit() : void get_data() : void save() : void ALAMAT_KURIR: char ID_KURIR: int ID_LOG_KURIR: int JENIS_KENDARAAN: char NAMA_KURIR: char NO_TELP_KURIR: int PASS_LOG_KURIR: char edit() : void get_data() : void edit() : void set_data() : void Gambar 5. Class Diagaram Design Interface Desain tampilan program yang didesain agar pengguna mengetaui dan bisa Jika desain user interfacenya buruk, maka sering jadi alas an untuk tidak Selain interfacenya yang buruk menyebabkan programmer bingung untuk mebuat sistem. Gambar 7. Implementasi Halaman Marketing Kesimpulan PT. Saufa Abadi Jaya (SAJ) dapat menggunakan sistem yang telah dibuat oleh pihak internal maunpun eksternal. Pihak Internal yaitu admin, marketing, dan Sedangkan pihak eksternal yaitu customer atau pelanggan dari PT. Saufa Abadi Jaya (SAJ). Sistem informasi ini dapat menjadi alat bantu customer untuk mempercepat mendapatkan no. resi pengiriman . Sistem informasi ini dapat membantu karyawan untuk bekerja lebih efektif. Pimpinan dapat dengan mudah melihat laporan pengiriman dengan . Memudahkan informasi mengenai status barang Daftar Pustaka