KARAKTERISTIK PANTAI KAWASAN PESISIR LARANTUKA DAN SEKITARNYA, FLORES TIMUR DAN KAWASAN PESISIR P. ADONARA BARAT Oleh : Astjario dan A. Yuningsih Puslitbang Geologi Kelautan. Jl. Dr. Junjunan No. Bandung-40174 Diterima : 10-01-2010. Disetujui : 25-07-2010 SARI Kawasan pantai Larantuka berada di pantai timur Pulau Flores dan kaki Gunungapi Ile Mandiri membentuk bentang alam pesisir bertebing curam dan landai. Kawasan pesisir dapat diklasifikasikan dalam tiga tipe pantai, yaitu tipe pantai bertebing berbatu, pantai berpasir dan pantai berbakau. Tipe pantai bertebing berbatu berada pada kaki gunungapi dibatasi oleh lava. Tipe pantai berpasir merupakan kawasan pantai dengan bentang alam landai sedangkan kawasan pantai berbakau tersebar cukup luas khususnya pada teluk dangkal. Pulau Adonara didominasi oleh produk gunungapi tua yang terdiri dari lava, breksi gungungapi dan pasir-tufa gampingan. Kawasan pantai tipe bertebing berbatu ditempati oleh batugamping terumbu serta lava. Sedangkan tipe pantai berpasir yang membentuk bentang alam landai ditempati pasir serta kerikil volkanik dengan terkadang ditemui tumbuhan bakau. Kata kunci : kawasan pesisir, bakau, bongkah, dan lava ABSTRACT Lanrantuka area lies on the eastern coast of Flores island and in the foot of the Ile Mandiri The Larantuka area has steep and slightly slopes. Coastal morphology can be classified into three beach types, steep and stony, sandy and mangrove beaches. The steep and stony beach lie on foot of a mountain with lava boulder. The sandy beach has slightly slope coast line and mangrove beach develops widely in area specially in the shallow bay. Adonara island is dominated by old volcanic products, which are composed of lava, volcanic breccia and calcareous-sandy tuff. The coastal type with steep and stony beach is covered by coral limestone and The sandy beach has slightly slope coast line covered by sand and gravel volcanics with occasionally mangrove trees. Key words : coastal, mangrove, boulder and lava. PENDAHULUAN Daerah penelitian di fokuskan di pantai timur Pulau Flores dan pantai barat Pulau Adonara karena kedua pulau ini memiliki tatanan geologi yang sedikit berbeda walaupun keduanya terbentuk dari batuan volkanik. Susunan batuan volkanik di Pulau Flores timur relatif berumur lebih muda jika di bandingkan dengan batuan yang sama di Pulau Adonara bagian barat dengan batas daerah penelitian adalah : 122A 55Ao 123A05Ao LS dan 8A 10Ao - 8A 25Ao BT (Gambar 1. Kawasan pesisir Larantuka. Pulau Flores timur, merupakan kawasan yang terbentuk dari beberapa gunungapi seperti Ile Mandiri yang berumur Pleistosen (Suwarna dkk. ,1. dan kawasan Pulau Adonara yang berada disebelah JURNAL GEOLOGI KELAUTAN Volume 8. No. Agustus 2010 Gambar 1. Lokasi penelitian di pantai timur P. Flores dan pantai barat P. Adonara timur pulau Flores, juga terbentuk dari aktifitas Di kawasan pantai timur Pulau Adonara ini dijumpai Gunungapi Ile Boleng yang aktif sejak 1885 hingga terakhir letusannya pada tahun 1974 (Koesoemadinata dkk. , 1. Kedua kawasan pesisir pulau-pulau ini merupakan bagian dari daerah penelitian, dengan beragam tipe pantai serta sebaran batuannya dikawasan pesisir maka dilakukan pemetaan karakter garis pantai. Lereng karakteristik yang khas dari kawasan pesisisr Larantuka dan Pulau Adonara karena di bentuk oleh aliran lava dan lahar yang menjalar hingga bibir pantai. Pantai bermofologi landai juga JURNAL GEOLOGI KELAUTAN Volume 8. No. Agustus 2010 tersebar luas didominasi oleh material pasir serta batu-batu berukuran kerikil. Di beberapa pantai di Pulau Adonara tersingkap batu lava yang mengalir hingga bibir pantai membentuk morfologi tebing curam karena hempasan Bentang alam kawasan pantai ini merupakan potensi wisata yang menarik dan Maksud dari penelitian kawasan pesisir ini adalah untuk memetakan karakter dari kawasan sumberdaya alam yang tersingkap di permukaan kawasan pesisir. Tujuan dari pemetaan ini adalah untuk memberikan data kepada pemerintah daerah akan potensi sumberdaya alam yang ada agar dapat dimanfaatkan untuk rencana pembangunan daerah dan pemanfaatan lahan pesisir sesuai dengan peruntukannya. METODE Dalam melaksanakan kegiatan lapangan pada kawasan pesisir Larantuka dan pesisir Pulau Adonara dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan. Pengamatan tersebut meliputi . morfologi pantai, . engamatan batuan maupun mineral secara megaskopi. , . proses laut maupun darat yang terjadi di kawasan pesisir, . perilaku manusia terhadap alamnya khususnya kawasan pesisir serta vegetasi penutup kawasan lahan pesisir. Kompilasi dari unsur-unsur yang diamati di lapangan tersebut memberikan gambaran tentang potensi sumber daya alam serta karakteristik dari setiap bentuk kawasan pesisir di wilayah pesisir Larantuka dan Pulau Adonara. Hasil kompilasi tersebut merupakan informasi penting tentang sumber daya alam dan karakteristik pantai di kawasan pesisir Larantuka dan Pulau Adonara yang dapat menjadi data kawasan pesisir bagi instansi terkait yang membutuhkan. GEOLOGI REGIONAL Kota Larantuka berada sebelah tenggara kaki Gunungapi Ile Mandiri yang menjulang tinggi berbentuk kerucut dengan puncaknya yang runcing, mencapai ketinggian 1700 meter dari atas muka laut. Tidak ada catatan tentang letusan terakhir gunungapi ini dalam buku Data Dasar Gunungapi Indonesia (Koesoemadinata , 1. Gunungapi Ile Mandiri tertutupi menandakan gunungapi ini tidak menunjukan aktifitasnya dalam jangka waktu yang cukup Umur gunungapi ini adalah Plistosen. Berdasarkan pengamatan di lereng gunungapi ini, di temukan aliran lava yang menyebar dari puncak hingga lereng terendah. Melihat jejak aliran lava yang mengalir hingga tepi garis pantai menunjukan Gunungapi Ile Mandiri dahulu pernah mengalami letusan yang cukup besar dan mengalirkan lava pijar ke berbagai arah dan bergerak jauh hingga tepi garis pantai. Jejak aliran lava tersebut dapat di lihat dengan jelas dari kawasan pesisir Larantuka (Suwarna dkk. Pulau Adonara adalah sebuah pulau yang berada di sebelah timur Pulau Flores, dibatasi oleh Selat Larantuka yang memiliki arus yang sangat kuat. Pulau Adonara didominasi oleh Formasi Kiro yang menutupi hampir seluruh Pulau Adonara yang terdiri dari lava, breksi gungungapi dan pasir tufa-gampingan. Formasi Kiro tersebar hingga garis pantai di pesisir baratdaya dan timurlaut Pulau Adonara membentuk tebing yang sangat curam dan Sedangkan kawasan pesisir utara Pulau Adonara merupakan daerah dataran yang luas dan tersusun dari endapan pasir, kerakalkerikil dari andesit, diorit, basal, lanau, sedikit lumpur dan bukit gamping terumbu. Sementara kawasan pesisir selatan terdiri dari endapan pasir kasar dan berbatu yang sempit dan di beberapa tempat lava mengalir hingga garis pantai membentuk tebing yang agak curam (Suwarna dkk. , 1. Kondisi batuan volkanik yang berbeda antara kawasan pantai utara dan selatan Pulau Adonara ini, serta perbedaan bentukan bentang alamnya, sangat mempengaruhi keberadaan air tanah di kedua daerah tersebut. Pada kawasan pantai selatan tampak lebih kering karena muka air tanah berada jauh di bawah permukaan tanah, ditafsirkan keberadaan air tanah tersimpan di bawah batuan volkanik yang tersebar sangat luas di Pulau Adonara ini. Kawasan pesisir pantai utara yang memiliki bentang alam pedataran yang cukup luas, tersusun dari pasir dan kerakal-kerikil volkanik yang tidak kompak . dapat menyimpan air tanah kantung-kantung Berdasarkan pengamatan beberapa sumur-sumur penduduk muka air tanah cukup dangkal hingga 2Ae3m, kondisi ini dapat menyuburkan beragam vegetasi di kawasan ini. Masyarakat memanfaatkan kawasan pedataran ini untuk perkebunan. HASIL PENELITIAN Kawasan pesisir Pulau Flores bagian timur dan Pulau Adonara bagian barat memiliki kesamaan sifat fisik karena keduanya dibentuk oleh batuan gunungapi. Garis pantai yang membentuk tebing curam serta landai sangat bergantung dari batuan pembentuknya. Sebaran bongkah batuan lava pada garis pantai sangat umum dijumpai di kawasan pesisir di kedua pulau ini, hanya pada kawasan pantai Pulau JURNAL GEOLOGI KELAUTAN Volume 8. No. Agustus 2010 endapan (Gambar Tersingkapnya endapan aglomerat dan breksi volkanik pada jejak aliran sungai yang cukup luas juga merupakan salah satu bahan galian yang digunakan untuk mengerasan jalan raya antar kecamatan setelah dengan menggunakan mesin stone Pasir volkanik banyak tersebar luas di kawasan pesisir selatan Pulau Adonara sebagai pasir pantai berasosiasi dengan kerikil hingga kerakal dari batuan volkanik Aliran lava yang mengalir hingga kawasan pesisir dihancurkan Gambar 2. Batuan andesit yang berserakan di hampir oleh aktivitas gelombang sehingga dapat menghasilkan pasir besi kawasan pesisir Kota Larantuka. berwarna hitam pekat menghasil mineral logam besi terendapkan di Adonara bagian utara sebaran lava tidak dalam kawasan pantai yang luas. Endapan pasir besi ukuran bongkah tapi dalam bentuk ukuran dikawasan pesisir Larantuka dan sekitarnya serta seputar kawasan pesisir Pulau Adonara. Material volkanik yang dimuntahkan oleh terendapkan oleh aktifitas gelombang laut yang gunung-gunungapi yang membentuk kedua memilah meterial biji besi, material yang pulau ini memiliki tipe yang sama, lava bersifat memiliki berat tertentu telah terendapkan di andesitik . engamatan megaskopi. tersebar dasar laut sementara material biji besi yang dari pusat erupsi ke berbagai arah dan bergerak berukuran halus akan terendapkan kembali ke jauh hingga kaki gunung, bahkan mencapai garis garis pantai. Pasir besi yang ditemukan di pantai (Suwarna dkk. , 1. Sebaran lava kawasan pesisir Larantukan berbutir halus gunungapi hingga kawasan pesisir disusun oleh pecahan bongkah lava dengan berbagai ukuran. Bongkahan batuan volkanik berwarna kelabu kehitaman yang tersebar demikan luasnya di kawasan pesisir Larantuka (Gambar . dan sekitarnya serta seputar kawasan Pulau Adonara merupakan bahan galian yang sangat pembangunan fisik di kawasan Kepulauan Nusa Tenggara. Selain batuan andesit yang tersebar di pesisir Larantuka dan Pulau Adonara, produk gunungapi juga berbentuk aglomerat dan brekasi volkanik dengan masa dasar tuff dan pasir. Aglomerat dan breksi volkanik berukuran kerakal Ae kerikil Gambar 3. Lahar dari bahan piroklastik gunungapi tersingkap di kawasan pantai selatan Pulau Adonara. JURNAL GEOLOGI KELAUTAN Volume 8. No. Agustus 2010 pantai bertebing berbatu, pantai berpasir dan pantai berbakau (Gambar . Ketiga karakter pantai tersebut dijumpai di seluruh kawasan penelitian (Dolan dkk, 1. Tipe Pantai I. Pantai Berterbing Berbatu. Tipe pantai ini bertebing curam, bersudut lereng 60A hingga 70A, menyingkapkan batuan dari bongkah lava berwarna hitam mengadung (Gambar Berdasarkan pangamatan di lapangan pantai tipe ini tersebar di kawasan pesisir selatan Larantuka. Hampir Gambar 4. Endapan tephra gunungapi di pesisir selatan seluruh gunungapi muda di kawasan pulau Adonara. Pulau Flores menghasilkan lava yang tersebar jauh dari pusat erupsinya, membentuk dengan pemilahan baik, berwarna hitam pekat mencapai garis pantai. Batuan lava tersebar di daerah pasang surut. membentuk tebing yang curam berupa bolder Formasi Kiro yang tersingkap di Pulau lava berserakan di kawasan pesisir dan menerus Adonara utara adalah produk gunungapi tua hingga dasar laut. berumur Miosen Bawah hingga Tengah, yang Pada kawasan Desa Sagu di pantai utara tersebar hampir di seluruh Pulau Adonara, juga Pulau Adonara, pelapukan batuan volkanik yang memiliki sifat yang hampir sama dengan produk mengandung batu apung menutupi batuan gunungapi muda. Sedikit perbedaannya adalah serpih yang kedap air membentuk bidang endapan pasir volkanik dari Formasi Kiro gelincir yang menyebabkan beberapa lokasi mengadung semen gampingan, hal tersebut pesisir utara Pulau Adonara rawan bencana ditafsirkan bahwa pasir volkanik diendapkan gerakan tanah. Curah hujan yang tinggi dalam dalam lingkungan laut dan berasosiasi dengan waktu yang lama, bentuk bentang alam terumbu karang. Dengan proses pengangkatan, bertebing curam serta pelapukan batuan pasir vokanik berada di darat mengandung penutup memegang peran penting dalam campuran material gamping. Di pantai utara memicu terjadinya bencana alam gerakan tanah Pulau Adonara tersingkap bukit gamping dikawasan pesisir utara Pulau Adonara. terumbu terangkat di antara endapan pasir dari Sebaran produk gunungapi seperti batuan Formasi Kiro. lava, tufa, aglomerat dan endapan lahar sangat Endapan tufa atau dapat disebut sebagai luas di wilayah pesisir selatan Pulau Adonara endapan tephra gunungapi juga di jumpai di mengakibatkan daerah ini menjadi tandus dan pantai selatan Pulau Adonara (Gambar . Hasil pengamatan sumur penduduk Endapan tephra ini tersingkap secara tidak menunjukan muka air tanah hingga melebihi selaras terhadap endapan aglomerat atau breksi kedalaman 10 meter. Berbeda dengan wilayah di bawahnya. Di beberapa singkapan, endapan pesisir utara Pulau Adonara yang ditutupi tufa tersebut memiliki ketebalan tidak lebih dari pelapukan batuan pasir dan kerikil volkanik 2 meter, akan tetapi pada singkapan tertentu serta bentang alam yang relative datar, memiliki ketebalan endapan ini lebih dari 5 meter. muka air tanah hanya 2Ae3 meter, menyebabkan wilayah ini lebih subur. Wilayah ini banyak Karakteristik Pantai ditutupi oleh hutan primer serta perkebunan Karakteristik pantai kawasan pesisir Pulau Flores timur dan seluruh kawasan pesisir Pulau Adonara barat dapat di bagi menjadi 3 tipe, yaitu JURNAL GEOLOGI KELAUTAN Volume 8. No. Agustus 2010 Gambar 5. Peta karakteristik pantai daerah Larantuka dan Pulau Adonara Di beberapa kawasan pesisir di Larantuka, tanggul-tanggul penahan erosi gelombang laut . ea wal. sepanjang garis pantai di tepi jalan raya antara Larantuka dengan desa Lewokung dengan ketinggian 2 meter dari permukaan laut saat Akan tetapi pada daerah yang memiliki energi gelombang yang kuat tanggul tersebut mengalami kerusakan sehingga sebagian badan jalan raya tergerus oleh Tipe pantai bertebing berbatu juga di jumpai di baratdaya pantai Samasoge. Pulau Adonara bagian barat dibentuk oleh Formasi Kiro yang menyingkapkan batu lava. Khusus di pantai utara Pulau Adonara, tepatnya di sebelah barat Desa Sagu, tersingkap batu gamping terumbu yang membentuk bukit dengan tebing yang curam serta rongga-rongga akibat erosi JURNAL GEOLOGI KELAUTAN Volume 8. No. Agustus 2010 Pada bagian baratlaut Pulau Adonara dekat Desa Waiwadan, sebuah bukit yang cukup tinggi merupakan bagian dari Formasi Kiro membentuk tebing yang sangat curam berjarak 100 meter dari garis pantai. Sedangkan pada garis pantainya terdapat bongkah batu lava. Pantai bertebing berbatu, khususnya yang terdapat di selatan Larantuka sangat baik untuk dijadikan kawasan wisata dengan latar belakang gunungapi Ile Mandiri dan Selat Flores yang Tipe Pantai II. Pantai Berpasir. Tipe pantai berpasir banyak dijumpai di sekitar kawasan pantai Larantuka menerus kearah selatan Desa Bama dan ke bagian timur laut, beberapa berasosiasi dengan pantai Garis pantai di sekitar Larantuka yang Gambar 6. Tipe pantai bertebing berbatu tersingkap di selatan Pulau Adonara antara 2A hingga 4A dan berasosiasi dengan tumbuhan bakau. Pantai berpasir di Pulau Flores timur dan di Pulau Adonara tersusun dari tiga jenis material dasar, yaitu pasir yang berasal dari gunungapi, pasir yang berasal dari rombakan terumbu karang serta pasir berwarna hitam yang secara megaskopis mengandung banyak mineral logam. Kenampakan ketiga jenis pasir tersebut tentu berbeda antara satu dan yang lain. Pantai berpasir abu-abu, berasosiasi denga kerikil batuan gunungapi memiliki pemilahan yang berasosiasi dengan kerakal hingga bongkah batulava (Gambar . Pantai berpasir dari rombakan terumbu karang berwarna putih kekuningan disusun oleh pecahan cangkang biota laut, terpilah sangat baik, berukuran halus hingga sedang. Pantai berpasir jenis ini jarang ditemukan hanya pada tempat-tempat tertentu saja. Pantai berpasir yang berasal dari mineral dengan kandungan banyak mineral logam tersingkap di utara kota Larantuka, berwarna hitam pekat, berbutir halus, memiliki berat dan terpilah sangat baik. Tipe Pantai i. Pantai Berbakau. Pantai tipe ini paling luas di jumpai di pantai timur laut Larantuka. Gambar 7. Tipe pantai berpasir banyak ditemukan di pulau sedangkan pada garis pantai Pulau Adonara tumbuhan bakau di jumpai Adonara utara. sangat jarang (Gambar . Pantai berbakau yang tersebar luas di merupakan tipe pantai berpasir, di beberapa desa Lewokung hingga Laka tempat sering dijumpai kerakal Ae kerikil batuan pantai hingga 10 Ae 20 andesit produk gunungapi. meter di belakang garis pantai. Bakau ini Kawasan pesisir utara dan selatan Pulau dipelihara oleh masyarakat untuk menangkal Adonara memiliki tipe pantai berpasir yang kemungkinan terjadinya erosi oleh aktifitas sangat luas, bahkan hampir 50% kawasan pesisir gelombang dan kemungkinan terjadinya di Pulau Adonara ini merupakan tipe pantai tsunami, karena warga masyarakat disekitar ini Pantai berpasir juga berada pada teluk adalah pindahan dari pulau Babi dan Maumere, diantara tipe pantai bertebing. Pantai berpasir Flores, yang berpengalaman dengan gempa memiliki morfologi landai memiliki lebar pantai bumi dan tsunami yang terjadi pada tahun 1992. 10 hingga 15 meter, dengan kemiringan lereng Di kawasan pesisir pantai utara Larantuka dan pantai di tengara Pulau Adonara. JURNAL GEOLOGI KELAUTAN Volume 8. No. Agustus 2010 Gambar 8. Tipe pantai berbakau tersebar sangat luas di pantai timur Ae timur laut kota Larantuka. ditumbuhi oleh tumbuhan bakau jenis Rhizophora Stylosa (Catheline, 1. Jenis bakau ini sangat mudah dikenali karena akarakarnya yang tumbuh dari batang utama berada di atas permukaan tanah. Kelebatan akar-akar tersebut dapat berfungsi sebagai jebakan material sedimen untuk tidak berpindah akibat derasnya arus sejajar pantai sekaligus tempat pemijahan ikan. Rhizopphora Stylosa dapat mencapai ketinggian 20 meter, tumbuh pada kawasan genangan pasang surut . ntertidal zon. , akarnya akan tenggelam jika terjadi pasang naik. Bunga kecil berwarna kuning serta buahnya dengan diameter 1-2 cm dan panjang dapat mencapai 20 - 40 cm, merupakan ciri khas dari tumbuhan bakau ini. Karena kemampuan akarnya untuk mengikat material sedimen, maka pada kawasan pantai yang ditumbuhi bakau jenis Rhizophora Stylosa merupakan kawasan pesisir yang memiliki pengendapan Pada garis pantai timur Ae timurlaut Larantuka juga didominasi oleh tumbuhan bakau jenis Sonnertia Caseolaris (Catheline, 1. , bakau jenis ini dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 15 meter dan memiliki akar berbentuk tangkai-tangkai yang tajam disekitar tangkai pohon utamanya. Sonnertia Caseolaris tumbuh pada kawasan percampuran antara air laut dan air tawar, dengan kata lain tumbuhan bakau ini tidak membutuhkan air yang JURNAL GEOLOGI KELAUTAN Volume 8. No. Agustus 2010 bersalinitas tinggi. Ciri yang mudah dikenali dari tumbuhan bakau ini adalah daunnya yang memiliki lebar antara 2-3 cm, lebat, berwarna hijau dibaliknya berwarna hijau pucat. Tanah lumpur yang basah merupakan ekosistem yang terbaik bagi tumbuhan ini. Kawasan pesisir dengan bentang alam landai di timurlaut Larantuka pohon bakau oleh masyarakat gelombang terhadap garis pantai dimana pemukiman masyarakat nelayan berada serta kayu-kayu pohon bakau yang mengering dapat di manfaatkan sebagai kayu PEMBAHASAN Kawasan pantai Larantuka dan sekitarnya yang tersusun oleh batuan volkanik yang berumur Plistosen, sedangkan kawasan pantai Pulau Adonara yang menyingkapkan batuan volkanik tua. Bongkah batuan volkanik banyak tersebar di kawasan penelitian sebagai hasil pecahan dari lava yang mengalir. Sebaran pecahan lava dalam bentuk bongkah ini dimanfaatkan untuk pembangunan daerah serta pendapatan asli daerah dan juga memiliki daya tarik wisata pesisir. Keterdapatan mengandung mineral logam, akibat aktivitas gelombang di kawasan pantai Larantuka berbentuk pasir halus dengan pemilahan sangat baik, berwarna hitam pekat, merupakan bahan galian yang dapat diupayakan untuk dipelajari lebih lanjut dalam mengetahui luas serta Tapi hingga saat ini pemerintah daerah belum melakukan peninjauan terhadap potensi mineral logam tersebut. Pada kawasan pesisir Pulau Adonara juga ditemukan hal serupa, akan tetapi tidak seluas seperti yang tersingkap di kawasan pantai Larantuka. Kesulitan air bersih yang dialami masyarakat di kawasan pesisir Pulau Adonara selatan akibat keberadaan air tanah yang jauh dari permukaan tanah. Pembuatan sumur-sumur penduduk yang cukup dalam terkadang tidak dapat memecahkan masalah khususnya di musim kemarau. Perlu perhatian dari pemerintah daerah guna mengantisipasi keadaan ini agar masyarakat di kawasan pesisir selatan Pulau Adonara tidak mengalami kekeringan. SIMPULAN Sejumlah gunungapi berkembang di kawasan Larantuka, sebaran batuan volkanik berupa aliran lava sangat luas di kawasan pesisir Larantuka. Sebagian besar aliran lava tersebut mengalir dari pusat letusan menyusuri lereng hingga mencapai garis pantai dan berlanjut hingga dasar laut. Batuan lava basaltis secara megaskopis mengandung mineral logam, berwarna hitam gelap dan tersebar luas di pantai utara Larantuka. Aktivitas gelombang laut mengendapkan pasir halus dengan pemilahan baik berwarna hitam dan memiliki berat di kawasan pesisir, merupakan bahan galian potensial yang dapat diandalkan di kawasan ini. Pengamatan karakteristik kawasan pesisir pantai dapat di klasifikasikan tiga jenis tipe pantai, yaitu tipe pantai bertebing berbatu, berpasir dan berbakau. Tipe pantai berpasir adalah yang terluas tersebar di kawasan pesisir Larantuka dan Pulau Adonara. Hampir seluruh kawasan pesisir Pulau Adonara utara maupun selatan menunjukan bentang alam pantai Beberapa bagian di Larantuka dan Pulau Adonara yang membentuk pantai bertebing berbatu. Kawasan pantai utara Larantuka merupakan bentang alam pantai berbakau sementara tipe pantai ini tidak banyak dijumpai di kawasan pantai utara maupun selatan Pulau Adonara. Pada umumnya kawasan garis pantai utara maupun selatan pulau Adonara memiliki bentang alam yang landai, walaupun demikian ada kawasan pesisir yang bertebing curam di pantai utara yang tersusun dari aliran lava volkanik dan singkapan batugamping terumbu. Berbeda dengan kawasan pesisir selatan Larantuka merupakan kawasan pantai dengan membentuk bentang alam yang curam dengan kumpulan bongkah lava tetapi di beberapa lokasi menunjukan bentang alam landai. Kurangnya ketersediaan air bersih pada kawasan pesisir selatan Pulau Adonara perlu diantisipasi dengan membuat lubang-lubang bor artesis dan mengalirkan pada tabung-tabung penampungan yang di bangun pada setiap desa. Hal tersebut telah dilakukan di Desa Bama di selatan kota Larantuka. Tumbuhan bakau tersebar sangat luas di sekitar pantai utara kota Larantuka. Tumbuhan ini selain tumbuh karena lingkungan yang menunjang, juga ditanam masyarakat guna melindungi desanya dari energi gelombang. UCAPAN TERIMAKASIH