IJER : Indonesian Journal of Educational Research E-ISSN:x-x . P-ISSN: x-x https://journal. id/index. php/IJER Volume 1. Nomor 1. Juni 2024 DOI: doi. org/XX. x/IJER Penerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Siswa Kelas IX H Salafiyah Wutsha Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta Rimang Gandes Sikara Gusti1. Muhammad Syafii Tampubolon2. Rizkyana Wahyu L. 1,2,3 Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta gandesrimang@gmail. com, 2ms2728456@gmail. com, 3rizkyanawahyu89@gmail. Received: *) Corresponding Author Revised: Approved: Abstract This research is motivated by the lack of adequate infrastructure, especially the use of media in Arabic language subjects. In this study, serial picture media was chosen as a tool to clarify information to improve Arabic speaking ability in the classroom during Arabic language learning. The objectives of this study are: . Explaining the application of series picture media in learning Arabic Al-Arabiyah Baina Yadaik Class IX H Salafiyah Wustha Islamic Center Binbaz Yogyakarta. Describing the results of improving the Arabic speaking ability of students in class IX H Salafiyah Wustha Islymic Center Binbaz Yogyakarta using serial picture media. This research is in the form of field research using the type of classroom action research (PTK) carried out in two cycles. Cycle I . consisted of four stages, namely planning, action, observation and reflection. Cycle II . , like the first cycle, consisted of four parts. However, this second cycle was an improvement and continuation of the first cycle. The results showed an increase in student learning outcomes, namely in cycle I by 76%, then in cycle II it increased to 83%. Thus, the application of serial image media in Arabic language subjects can improve the Arabic speaking ability of class IX H Salafiyah Wustha Islamic Center Binbaz Yogyakarta academic year 2023/2024. Keywords: Arabic Language. Picture Series. Speaking Ability Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya sarana prasarana yang memadai terkhusus penggunaan media pada mata pelajaran bahasa Arab. Dalam penelitian ini, media gambar seri dipilih sebagai alat untuk memperjelas informasi untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab di kelas saat pembelajaran bahasa Arab. Tujuan penelitian ini adalah: . Menjelaskan penerapan media gambar seri dalam pembelajaran bahasa Arab Al-Arabiyah Baina Yadaik Kelas IX H Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta. Menjelaskan hasil peningkatan kemampuan berbicara bahasa Arab siswi kelas IX H Salafiyah Wustha Islymic Centre Binbaz Yogyakarta menggunakan media gambar Penelitian ini berbentuk penelitian lapangan dengan menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus I . terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi/pengamatan dan refleksi. Siklus II . , seperti halnya siklus pertama, terdiri dari empat bagian. Namun siklus kedua ini merupakan perbaikan dan kelanjutan dari siklus pertama. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswi, yaitu pada siklus I sebesar 76%, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 83%. Dengan demikian penerapan media gambar seri pada mata pelajaran bahasa Arab dapat meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab siswi kelas IX H Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta Tahun ajaran 2023/2024. Rimang Gandes Sikara Gusti. Muhammad Syafii Tampubolon. Rizkyana Wahyu L. Indonesian Journal of Educational Research | 24 Penerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Kata Kunci: Bahasa Arab. Gambar Seri. Kemampuan Berbicara Pendahuluan Bahasa memiliki peran yang signifikan bagi manusia karena berfungsi sebagai sarana komunikasi yang menggunakan simbol dan suara untuk pertukaran perasaan dan ide. Fungsinya utama adalah sebagai alat komunikasi dengan orang lain. Kegiatan komunikasi erat hubungannya dengan pengembangan bahasa. Bahasa memiliki peran yang sangat penting, terutama dalam menyampaikan pemikiran atau cara berpikir. Selain sebagai cara berpikir, bahasa juga berperan sebagai alat komunikasi sosial, karena tidak mungkin untuk menghindari keterlibatan dengan bahasa. Bahasa digunakan oleh orang untuk berkomunikasi, termasuk bahasa Arab. Bahasa Arab tidak hanya digunakan sebagai alat komunikasi, melainkan juga diakui sebagai bahasa internasional yang dipelajari secara progresif oleh para siswi bahasa. Secara resmi, bahasa Arab telah diakui dan dinyatakan sebagai bahasa hukum yang digunakan di Perserikatan BangsaBangsa (PBB) sejak tahun 1973, serta dalam organisasi mitra seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). UNESCO, dan lainnya. Kemampuan dalam bahasa Arab, atau yang disebut maharah lugha, dapat dibagi menjadi empat keterampilan, yaitu: Pertama, kemampuan mendengarkan suatu percakapan atau maharah istima`. Kedua, kemampuan berbicara dengan lancar atau maharah kalam. Ketiga, kemampuan membaca dengan pemahaman yang baik atau maharah qiraah. Dan keempat, kemampuan mengungkapkan ide dalam bentuk tulisan, yang disebut maharah kitabah. Keempat keterampilan ini, diperlukan latihan yang kontinue hingga menjadi kebiasaan. Bahasa Arab dianggap sebagai metode terbaik untuk mengembangkan kemampuan bahasa. Prinsipnya adalah dengan berlatih secara konsisten, siswa dapat berharap untuk menguasai keterampilan tersebut dan memperkaya kebiasaan Mufrodah. Oleh karena itu. Mufrodah memainkan peran penting dalam struktur tata bahasa Arab. 4 Bahasa Arab merupakan bahasa Alquran, dan memiliki kecenderungan menggunakan bahasa Arab memudahkan pemahaman makna-makna ayat-ayat Al-Quran serta mempermudah dalam proses menghafal Alquran. Selain itu. Singgih Kuswardono. Sosiolinguistik Arab (Handout, 2. Syafaat. AuKualitas Skripsi Berbahasa Arab Mahasiswa UIN Malang (Kajian Analisis Untuk Sintaksis dan Ejaa. Ay (Malang: Jurusan Sastra Arab. Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang, 2. , 113Ae14. Umar Saiful Haq Muhammad Syafii Tampubolon. AuImplementation of Listening Proficiency Leaarning Curriculum in Madrasah Aliyah Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta,Ay At-Turots Jurnal Pendidikan Islam 4. No. : 247. Bushairi Majidi. Metodologi Pengajaran Bahasa Arab: Aplikasi Prinsip-Prinsip Linguistik (Sumbangsih Ofset. IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 | 25 Penerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahsa Arab Siswi Kelas IX H Salafiyah Wutsha Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta menggunakan bahasa Arab juga dapat melatih kemampuan berbahasa Arab secara Seperti halnya dalam sistem pendidikan pada umumnya, pendidikan bahasa Arab yang merupakan bagian integral dari pendidikan di lingkungan pesantren juga menghadapi tantangan yang serupa. Salah satu permasalahan yang sering timbul dalam pembelajaran bahasa Arab adalah masalah pada siswi, dimana kesulitan berbicara bahasa Arab menjadi salah satu masalah utama yang dihadapi. 6 Pelajaran bahasa Arab di Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta pada kelas IX H telah disesuaikan dengan standar kompetensi yang diajarkan, fokus pada kemampuan berkomunikasi lisan dan tulisan dengan menggunakan struktur kalimat yang sesuai dengan konteks. Meskipun demikian, terdapat tantangan dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas IX H, terutama dalam aspek kemampuan berbicara. Hal ini terlihat saat pendidik mengajukan pertanyaan kepada siswi, dimana umumnya mereka memerlukan waktu yang cukup lama untuk memberikan jawaban. Beberapa siswi menunjukkan ketidakberanian untuk berbicara di depan kelas, mungkin karena takut salah atau kurangnya kepercayaan diri. Observasi dan wawancara dengan guru bahasa Arab menunjukkan bahwa masalah yang sering muncul dalam pembelajaran bahasa Arab adalah kurangnya minat dan partisipasi siswi, terlihat dari kurangnya fokus siswi pada materi yang diajarkan dan kecenderungan untuk beraktivitas Tak hanya itu, sebagian siswi juga mengalami kesulitan dan kurang percaya diri dalam menyampaikan ide dengan bahasa Arab. Beberapa dari mereka menganggap bahwa mata pelajaran bahasa Arab sulit dan tidak penting karena tidak diujikan dalam ujian nasional. Pandangan ini membuat siswi kurang peduli terhadap mata pelajaran bahasa Arab, terutama karena sebagian besar dari mereka masih memandang bahasa Arab sebagai mata pelajaran yang asing dan baru, terutama setelah lulus dari SD. Siswi sering menghadapi masalah lain dalam pembelajaran berbicara bahasa Arab, termasuk kurangnya rasa percaya diri dan kekhawatiran akan kesalahan yang menghambat mereka untuk berpartisipasi di depan kelas dalam praktik percakapan dengan temannya. Akibatnya, tingkat keberanian yang seharusnya dimiliki siswi masih sangat terbatas dan bahkan belum terlihat sepenuhnya. Tidak semua siswi memiliki kemampuan berbicara yang baik, yang terungkap saat mereka mencoba menyampaikan informasi yang mereka dapat dari teman dengan bahasa yang kurang teratur, baik, dan benar. Isi pembicaraan yang disampaikan oleh Widyaningtyas Kusuma Wardani dan Retty Aurylia Kandea. AuPeran Guru Dalam Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Arab Siswa Kelas IX H Di Salafiyah Wustha Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta,Ay Indopedia (Jurnal Inovasi Pembelajaran Dan Prndidikan 1. No. : 972. Roidah Lina. AuStrategi Pembelajaaran Pendidikan Agama Islam Di SMP Global Islamic School Yogyakarta,Ay At-Turots Jurnal Pendidikan Islam 5. No. : 508. 26 | IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 Penerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab siswi mungkin menjadi kurang jelas, karena mereka mengalami kesulitan berbicara dengan lancar dan beberapa di antara mereka bahkan enggan untuk berbicara di depan kelas. Pendidik bahasa Arab di Salafiah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta terlihat masih menggunakan metode pembelajaran yang kurang beragam. Pendidik cenderung hanya melakukan terjemahan dan menjelaskan materi yang terdapat dalam kitab Al-Arabiyah baina Yadaik, sementara siswi hanya berperan sebagai pendengar yang menerima penjelasan dari guru tanpa melibatkan media sebagai alat bantu pembelajaran. Kurangnya peralatan dan fasilitas pendukung membuat proses pembelajaran menjadi kurang efektif, padahal penggunaan bahasa Arab di asrama atau di dalam kelas dapat mendukung pembelajaran bahasa. Guru terkadang hanya mengandalkan buku sebagai satu-satunya alat bantu dalam proses belajar Hal ini menyebabkan beberapa siswi merasa mengantuk dan bosan selama pelajaran bahasa Arab di dalam kelas. Selain itu, tidak terdapat media pembelajaran bahasa Arab yang mendukung khususnya dalam pengembangan kemampuan berbicara, yang dapat membantu siswi dalam menyampaikan ide mereka. Menghadapi kendala tersebut, guru bahasa Arab di Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta mencari solusi alternatif dengan memanfaatkan media gambar seri yang menggunakan teknik cerita berantai, terutama dalam mengatasi hambatan pada pembelajaran kemampuan berbicara. Media gambar seri yang akan diterapkan terdiri dari beberapa gambar dengan ukuran masing-masing 10x12cm, dimana setiap gambar memiliki keterkaitan dengan yang lainnya. Pemilihan media gambar seri sebagai solusi di Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta didasarkan pada fakta bahwa media gambar merupakan alat pembelajaran yang umum digunakan. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan siswi yang lebih menyukai gambar daripada tulisan. Dengan asumsi bahwa gambar-gambar tersebut dibuat dan disajikan sesuai dengan standar yang baik, diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswi dalam mengikuti proses pembelajaran. Media gambar adalah representasi visual dua dimensi seperti lukisan, potret, slide, film, dan strip, yang berfungsi sebagai stimulus beragam untuk pikiran. Menurut Sadiman, media gambar dapat dianggap sebagai topik umum yang dapat dipahami dan dinikmati di berbagai Dalam konteks pembelajaran, media gambar menjadi salah satu bentuk media pembelajaran visual, yang sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran. Visualisasi berkaitan erat dengan Indera penglihatan, sehingga melalui pengamatan visual, dapat memicu rasa tertarik, minat, perhatian, dan keingintahuan terhadap materi yang disajikan. Diketahui bahwa faktor perhatian perlu diperhatikan sebelum memberikan materi pembelajaran Oleh karena itu, salah satu strategi untuk menarik perhatian dan minat siswi. IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 | 27 Penerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahsa Arab Siswi Kelas IX H Salafiyah Wutsha Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta terutama dalam pembelajaran bahasa Arab, adalah melibatkan berbagai gambar yang relevan dengan materi yang akan diajarkan. Dengan adanya media visual atau gambar, siswi dapat merasa lebih termotivasi dan bersemangat, terutama dalam pengembangan kemampuan berbicara bahasa Arab. Dengan menggunakan media pembelajaran berbicara bahasa Arab yang menarik, diharapkan dapat meningkatkan kecintaan siswi terhadap mata pelajaran ini, terutama pada aspek kemampuan berbicara. Peneliti juga menggunakan suatu latihan untuk meningkatkan kemampuan berbicara, yaitu melalui teknik cerita berantai, yang juga dikenal sebagai teknik melanjutkan cerita. Konsep "melanjutkan cerita" dalam konteks ini mengacu pada seorang siswi yang memulai menceritakan sebuah gambar yang diberikan, kemudian cerita tersebut dilanjutkan oleh siswi berikutnya, dan seterusnya hingga mencapai siswi terakhir dalam kelompok. Tujuan dari penerapan teknik cerita berantai ini adalah untuk meningkatkan minat dan motivasi siswi dalam berbicara bahasa Arab, dengan harapan membuat pembelajaran berbicara menjadi lebih Selain itu, teknik ini juga bertujuan untuk membangun keberanian siswi dalam Setelah siswi berpartisipasi dalam kegiatan kelompok, diharapkan mereka akan menjadi lebih berani untuk berbicara secara individu. Penerapan teknik cerita berantai dilakukan dalam format berkelompok. Pembentukan kelompok diharapkan dapat memfasilitasi siswi dalam menyusun pokok-pokok cerita dengan menggunakan gambar yang telah disajikan, karena siswi dapat berkolaborasi dengan teman sekelompok mereka. Suyatno berpendapat bahwa teknik cerita berantai adalah suatu metode pembelajaran berbicara di mana siswi menceritakan suatu cerita dengan melanjutkan narasi yang telah disampaikan oleh temannya, dan hal ini harus dilakukan dengan tepat dalam kerangka topik yang sama. Dalam pelaksanaannya, satu kelompok siswi berdiri di depan kelas dan secara berurutan menceritakan cerita mengenai topik tertentu, baik dimulai dari kiri ke kanan atau dari kanan ke kiri. Siswi pertama akan memulai cerita, lalu diikuti oleh siswi kedua, siswi ketiga, dan seterusnya, hingga mencapai siswi terakhir sehingga terbentuklah rangkaian cerita yang terhubung. Banyak penelitian telah dilakukan sebelumnya dalam konteks kemampuan berbicara Studi-studi terdahulu tentang kemampuan berbicara siswi melibatkan penelitian yang dilakukan oleh berbagai peneliti, antara lain Salimah . Restianah Al Lukmana . Amaliyah . Husnul Muasyaroh . , dan Mahmudah . Berdasarkan informasi yang telah dijelaskan, peneliti merasa tertarik untuk melaksanakan penelitian dengan judul: Hilmi. AuEfektivitas Penggunaan Media Gambar Dalam Pembelajaran Bahasa Arab,Ay Lantanida Journal 14. No. : 5. Suyatno. Teknik Pembelajaran Dan Sastra (Surabaya: SIC, 2. 28 | IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 Penerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab AuPenerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Siswi Kelas IX H Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta Tahun Ajaran 2023/2024Ay. Metode Penelitian Jenis Penelitian Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas adalah suatu upaya pendidik dalam berbagai bentuk kegiatan yang akan dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pembelajaran di kelas. Subjek Penelitian Subjek penelitian ini merupakan siswi kelas IX H Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta Tahun Pelajaran 2023/2024. Hal ini ditentukan berdasarkan hasil observasi awal peneliti terhadap kelas yang akan dijadikan subjek penelitian. Jumlah keseluruhan siswi kelas IX H Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta sebanyak 23 siswi. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta. Penelitian ini akan dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan (A2 bula. dari tanggal 4 Oktober Ae 18 November 2023. Desain dan Prosedur Penelitian Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus, di mana hubungan antara siklus I dan siklus II merupakan suatu rangkaian yang saling terkait. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas model Kurt Lewin. Kurt Lewin menjelaskan bahwa ada empat hal yang perlu dilakukan dalam proses penelitian tindakan yaitu: merencanakan, bertindak, observasi, dan Teknik Pengumpulan Data Dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK), informasi yang terhimpun mencakup data berjenis kuantitatif dan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah Observasi/Pengamatan. Tes. Dokumentasi. IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 | 29 Penerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahsa Arab Siswi Kelas IX H Salafiyah Wutsha Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta Teknik Analisis Data Data yang bersifat kualitatif adalah berupa informasi, analisisnya diuraikan dalam bentuk kalimat. Sedangkan data yang bersifat kuantitatif, peneliti menggunakan perumusan untuk menafsirkan data sebagai berikut: ycE= ya y 100% ycA Keterangan : : Persentase : Frekuensi : Jumlah responden 100% : Bilangan tetap Untuk menyimpulkan nilai rata-rata dari tes siklus I dan tes siklus II peneliti akan menggunakan rumus di bawah ini: ycU= yuycu ycA Keterangan: : Nilai rata-rata x : Jumlah keseluruhan dari nilai : Jumlah Sampel Peningkatan seorang siswi dianggap terjadi ketika mendapatkan nilai melebihi KKM. Jika siswi mendapat nilai di bawah rata-rata atau KMM, maka dapat dikatakan bahwa belum terjadi peningkatan dalam proses pembelajaran. Nilai minimal atau KKM untuk Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta adalah 75. Sementara itu, pencapaian ketuntasan klasikal terwujud ketika setidaknya 80% siswi telah mencapai nilai setara atau melampaui KKM. Hasil dan Pembahasan Berdasarkan pengamatan awal yang dilakukan peneliti pada tanggal 04 Oktober 2023 terkait peningkatan kemampuan berbicara bahasa Arab di kelas IX H Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta, terungkap bahwa beberapa siswi menunjukkan hasil belajar dengan nilai rendah. Kelas IX H Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta memiliki total 23 siswi, dan seluruhnya turut berpartisipasi dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini. Siklus I (Pertam. dalam penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 8 November 2023, di Kelas IX H Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta. Jumlah siswi yang mengikuti 30 | IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 Penerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab pembelajaran siklus I . sebanyak 23 siswi. Tiap siklus dilaksanakan dalam 2 kali Evaluasi diberikan pada akhir setiap pertemuan di setiap siklus. Penelitian ini memanfaatkan media gambar seri dengan fokus pada peningkatan kemampuan berbicara bahasa Arab siswi. Penyelenggaraan PTK siklus II berlangsung pada tanggal 15 November 2023 di Kelas IX H Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta pada Tahun Ajaran 2023/2024. Partisipasi siswi dalam pembelajaran siklus II mencapai 23 orang. Untuk mendapatkan persentase dari hasil siklus I ini, peneliti menggunakan rumus ycE= ya y 100% ycA Keterangan : : Persentase : Frekuensi : Jumlah responden 100% : Bilangan tetap Tabel 1. Rekapitulasi Hasil Belajar Bahasa Arab Siklus I (Pertam. No. Skala Kategori 0 - 49 Sangat Rendah 50 - 69 Rendah 70 - 79 Sedang 80 - 89 Tinggi 90 - 100 Sangat Tinggi Jumlah Jumlah Siswi Persentase Tabel di atas menunjukkan kategori hasil belajar siswi sebanyak 6 siswi atau 26% berada pada kategori rendah, 5 siswi atau 22% berada pada kategori sedang dan pada kategori tinggi 12 siswi atau 52%. IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 | 31 Penerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahsa Arab Siswi Kelas IX H Salafiyah Wutsha Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta Grafik 1. Rekapitulasi Hasil Belajar Bahasa Arab Siklus I (Pertam. Dampak penggunaan media gambar seri dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab pada siswi kelas IX H Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta pada siklus I terlihat dengan adanya perkembangan dibandingkan dengan kondisi sebelumnya. Berdasarkan data grafik, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan sebesar 52% pada kemampuan berbicara bahasa Arab siswi kelas IX H Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta pada siklus I. Uraian mengenai hasil tes kemampuan berbicara bahasa Arab pada siklus II. Evaluasi kemampuan berbicara bahasa Arab untuk siswa kelas IX H yang menggunakan media gambar seri dilaksanakan pada akhir siklus II . Untuk mendapatkan persentase dari hasil siklus II . ini, peneliti menggunakan rumus persentase: ycE= ya y 100% ycA Keterangan : : Persentase : Frekuensi : Jumlah responden 100% : Bilangan tetap Tabel 2. Rekapitulasi Hasil Belajar Bahasa Arab Siklus II (Kedu. No. Skala Kategori 0 - 49 Sangat Rendah 50 - 69 Rendah 70 - 79 Sedang 80 - 89 Tinggi 90 - 100 Sangat Tinggi Jumlah Jumlah Siswi Persentase Dari tabel tersebut, dapat disimpulkan bahwa tidak ada lagi siswi yang memperoleh nilai dalam kategori rendah. Sebaliknya, beberapa siswi memperoleh nilai dalam kategori sedang, yaitu sebanyak 8 siswi atau 35%, sementara yang termasuk dalam kategori tinggi sebanyak 10 siswi atau 43%, dan yang memperoleh kategori sangat tinggi sebanyak 5 siswi atau 22%. 32 | IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 Penerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Grafik 2. Rekapitulasi Hasil Belajar Bahasa Arab Siklus II (Kedu. Berdasarkan grafik 2 dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berbicara bahasa Arab siswi kelas IX H Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta setelah menerapkan media gambar seri. Dalam hal ini, siswi yang memperoleh nilai tinggi mencapai 43%, sedangkan yang meraih nilai sangat tinggi sebanyak 22%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media gambar seri secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab siswi kelas IX H Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian pada proses pembelajaran dari siklus I . dan siklus II . , terlihat bahwa prestasi belajar siswi dalam mata pelajaran bahasa Arab terus mengalami perkembangan. Kemajuan ini tidak hanya disebabkan oleh penggunaan media gambar seri, melainkan juga karena adanya kerja sama yang efektif antara peneliti dan siswi, antara siswi dan peneliti, serta antara siswi satu dengan yang lainnya. Kerja sama yang baik ini menjadi harapan bagi siswi, memudahkan mereka dalam memperoleh pengetahuan yang disampaikan oleh guru dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menyimpulkan nilai rata-rata dari tes siklus I dan tes siklus II peneliti akan menggunakan rumus di bawah ini: ycU= yuycu ycA Keterangan: : Nilai rata-rata x : Jumlah keseluruhan dari nilai : Jumlah Sampel IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 | 33 Penerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahsa Arab Siswi Kelas IX H Salafiyah Wutsha Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta Data kumulatif dan persentase total pembelajaran siswi dalam mata pelajaran bahasa Arab, mulai dari pra-tindakan, siklus I . , dan siklus II . , dapat diamati sebagai Tabel 3. Data Kumulatif Hasil Belajar Siswi No. Nama Siswi Aini Maulida Almira Dini Nafisah Anindira Aulia Zahra Ashillah Farras Maryam Aurelia Yusna Firzahra Azizah Aliyah Rizqi Ballighna Munaya Dhiya Amrina Rosyada Distya Mayaratri Fulviana Shofiyya Intan Yeni Manohara Joice Atrynna Rasendriya Kanaya Aliya Bafana Kayyisa Zulfa Mumtaza Khaalishah Syifa Azzahra Khoirun Nida Irbah Mura Athaya Kayyisah Naurah Farid Alkatiri Revelexa Virni Shakira I. Samiyatu Uzhairiyah Shafiyah Adz Dzakiyah S. Zahratussyifa Agus Khansa Zafira Wibiana Jumlah Rata-Rata Hasil Belajar Siswi Pra Siklus Siklus Keterangan Tindakan Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Berdasarkan data yang terkumpul dan persentase prestasi siswi secara keseluruhan, dapat diamati bahwa sebanyak 70% dari prestasi akademik siswi pada mata pelajaran bahasa Arab tercatat pada periode pra-tindakan. Siklus I . memberikan hasil positif dengan 34 | IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 Penerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab peningkatan tingkat pembelajaran siswi menjadi 76%. Pada siklus II . , prestasi akademik siswi dalam mata pelajaran bahasa Arab mengalami peningkatan yang signifikan, mencapai Meskipun demikian, terdapat satu siswi yang mengalami penurunan nilai dari tinggi menjadi rendah dari pra-siklus hingga siklus II . Hasil belajar siswi meningkat secara signifikan ketika penelitian tindakan kelas dilaksanakan di kelas diawali dengan pra tindakan. Siklus I . dan Siklus II . Peningkatan hasil belajar dari pra-tindakan ke siklus I . Melihat data hasil belajar siswi sebelum PTK (Pra-Tindaka. terlihat bahwa kelompok dengan kategori nilai belajar rendah berjumlah 11 siswi atau 48% dan kelompok kategori nilai belajar sedang 5 siswi atau 22% serta bagian tertingginya adalah 7 siswi atau 30%. Peneliti juga menemukan bahwa setelah melakukan siklus 1 . , masih ada 6 siswi atau 26% berada dalam kategori kinerja rendah, 5 siswa atau 22% berada dalam kategori sedang, dan 12 siswa atau 52% berada dalam kategori tinggi. Melalui penjelasan tersebut terlihat bahwa aktivitas belajar siswi dari tahap sebelum siklus 1 . mengalami peningkatan. Namun peningkatan prestasi akademik siswi tidak signifikan. Oleh karena itu, setelah dilakukan refleksi pada siklus I . , peneliti sampai pada kesimpulan bahwa penelitian sebaiknya dilanjutkan ke siklus II . Peningkatan hasil belajar dari siklus I . ke siklus II . Melihat data hasil belajar siswi pada siklus 1 . , terlihat 6 siswi atau 26% berada pada kategori nilai rendah dan 5 siswi berada pada kategori sedang atau 22%, serta 12 siswi dalam kategori nilai tinggi atau 52%. Selain itu, pada siklus II . sudah tidak ada lagi siswi yang memperoleh nilai rendah pada setiap komponen hasil belajar, dan di antara mereka sudah ada siswi yang memperoleh nilai tinggi dan sangat tinggi pada setiap komponen hasil Kategori sedang sebanyak 8 siswi atau 35%, kategori nilai tinggi sebanyak 10 siswi atau 43%. Dan kategori tertinggi atau sangat tinggi sebanyak 5 siswi yaitu 22%. Dari definisi tersebut terlihat bahwa tidak ada siswi yang mempunyai nilai lebih rendah dalam kategori prestasi akademik, tetapi semua siswi mempunyai nilai sedang, tinggi, atau sangat tinggi dalam kategori prestasi akademik. Peningkatan yang signifikan ini penelitian tindakan kelas dicukupkan sampai siklus II . IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 | 35 Penerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahsa Arab Siswi Kelas IX H Salafiyah Wutsha Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta Grafik 3. Persentase Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Arab Siswi Kelas IX H dari Tahap Pra-siklus Hingga Siklus II Kesimpulan Dengan melakukan analisis terhadap data Penelitian Tindakan Kelas (PTK) selama dua siklus dengan penerapan media gambar seri, peneliti dapat menyimpulkan beberapa hal, antara Perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti, mencakup langkah-langkah dari penyusunan rencana, pelaksanaan pembelajaran, hingga persiapan media pembelajaran seperti media gambar seri. Selain itu, juga melibatkan penyusunan lembar observasi kegiatan guru dan siswi, serta pembuatan lembar evaluasi dan simulasi, yang semuanya dapat dilaksanakan dengan sukses. Setelah menerapkan media gambar seri, prestasi belajar siswi dalam mata pelajaran bahasa Arab di kelas IX H Salafiyah Wustha Islamic Center Binbaz Yogyakarta mengalami peningkatan menjadi 83%. Proses pencapaian tahap ketuntasan dimulai dari 70% pada periode pra-tindakan, meningkat menjadi 76% dengan penerapan media gambar seri pada siklus I . , dan akhirnya mencapai peningkatan yang signifikan hingga mencapai 83% pada siklus II . Dengan membandingkan hasil siswi antara Siklus I dan Siklus II, dapat disimpulkan bahwa kemampuan berbicara bahasa Arab mereka mengalami peningkatan setelah menggunakan media gambar seri sebagai alat pembelajaran. Faktanya, penelitian ini menghadapi tantangan dan dukungan dalam pelaksanaannya, sehingga peneliti mengambil inisiatif untuk menyampaikan pandangan dan ide-ide yang dapat dijadikan pertimbangan guna meningkatkan kualitas pendidikan dan memperbaiki kemampuan 36 | IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 Penerapan Media Gambar Seri untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab siswi di Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta: Penelitian menggunakan media gambar seri diharapkan dapat meningkatkan mutu proses belajar mengajar, menjadikan Salafiyah Wustha Islamic Centre Binbaz Yogyakarta sebagai lembaga pendidikan yang dinamis dan inovatif sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman, temuan dari penelitian ini dapat menjadi kontribusi penting dalam memperluas pemahaman dan pengetahuan ilmiah, terutama dalam konteks pembelajaran di kelas, khususnya pada mata pelajaran bahasa Arab, siswi diharapkan mampu mengaplikasikan dan mengaitkan hasil belajar dengan kehidupan seharihari mereka. Referensi