Volume 13 No. 1 Juni Tahun 2024 Online: https://jurnal. id/index. php/ibnunafis JurnalKedokteranIbnu Nafis ISSN 2252-6870 (Prin. | ISSN 2613-9359 (Onlin. Artikel Penelitian PERBEDAAN KADAR IFN-A MIKROENKAPSULASI SEL PUNCA MESENKIMAL COATED DAN NON-COATED DIFFERENCES IN IFN-A LEVELS IN COATED and NON-COATED MESENCHYMAL STEM CELL MICROENCAPSULATION Maria Manuella Sibarania. Ervina Julien Sitangganga. Dina OctafridaMarpaunga. Christine VerawatySibueaa aFakultasKedokteran Universitas HKBP Nommensen Medan. Jl. Dr. Sutomo No. Medan, 20235. Indonesia Histori Artikel ABSTRAK Diterima: 21 Februari 2024 Sampai saat ini multi-drug resistant tuberculosis (MDR-TB) masih menjadi masalah kesehatan global. Fokus utama pengobatan MDR-TB bergantung pada kombinasi antibiotic sebagai terapi penyembuhan bakteriologis yang dapat menyebabkan beberapa efek samping yang merugikan. Penelitian menggunakan sel punca mesenkimal mulai dikembangkan sebagai bentuk terapi baru. Sel punca mesenkimal berfungsi sebagai imunomodulator dan mampu menyekresikan berbagai jenis sitokin, salah satunya IFN-. Pada MDR-TB. IFN- dapat meningkatkan respons imun seluler untuk mengaktifkan makrofag sebagai penghancur mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar IFN- pada medium kultur antara mikroenkapsulasi sel punca mesenkimal yang disalut . dan tidak disalut . on-coate. lisat konsentrat trombosit sebagai studi preliminari terapi seluler MDR-TB. Penelitian ini merupakan penelitian analitik-observasional. Kadar IFN- diukur menggunakan spektrofotometer dengan panjang gelombang 450nm. Data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan ujiMann-Whitney. Dari hasil penelitian diperoleh sekresi IFN- pada kelompok non-coated pada hari ke-2, ke-7, ke-14, dan ke-21 masing-masing sebanyak 0,018 pg/mL, 0,0616 pg/mL, 2,2735 pg/mL, dan 2,2735 pg/mL, sedangkan pada kelompok coated diperoleh data pada hari ke-2, ke-7, ke-14, dan ke-21 masing-masing sebanyak 0 pg/mL, 0 pg/mL, 0,0512 pg/mL, dan 1,7165 pg/mL. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kadar IFN- pada medium kultur mikroenkapsulasi sel punca mesenkimal coated dan non- coated. Revisi: 21 Mei 2024 Terbit: 1 Juni 2024 Kata Kunci ABSTRACT Sel punca Mesenkimal. MDR-TB. IFN-. Sitokin. Imunomodulator Multidrug-resistant tuberculosis (MDR-TB) continues to be a prominent concern in the field of global health. As bacteriological cure methods. MDR-TB treatment primarily entails the administration of a combination of antibiotics, which may induce undesirable side effects. The investigation of mesenchymal stem cells as a potential therapeutic intervention commenced. Immunomodulators by nature, mesenchymal stem cells are capable of secreting a variety of cytokines, including IFN-. IFN- may augment cellular immune responses in MDR-TB, hence stimulating macrophages to function as microbial killers. As a preliminary investigation into MDR-TB cellular therapy, the purpose of this study is to compare the IFN- levels in the culture medium of microencapsulated mesenchymal stem cells that are coated and those that are not coated with platelet concentrate lysate. This research employs an analyticalobservational design. The concentrations of IFN- were determined with a spectrophotometer set at 450 nanometers. Following this, the collected data were examined utilizing an Mann-Whitney test. Based on the findings of the research, the non-coated group exhibited IFN- secretion levels of 0. 018 pg/mL, 0. 0616 pg/mL, 2735 pg/mL, and 2. 2735 pg/mL on the second, seventh, fourteenth, and twenty-first days, respectively. In contrast, the coated group demonstrated IFN- secretion levels of 0 pg/mL, 0 pg/mL, 0. 0512 pg/mL, and 1. 7165 pg/mL on the same days. There was no discernible distinction in IFN- levels between the growth media for coated and uncoated mesenchymal stem cells microencapsulation, as determined by Mann-Whitney Korespondensi Telp:08122419449 Email: ervinajulien@uhn. Maria Manuella Sibarani Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Volume 13 No. 1 Juni Tahun 2024 interferon gamma (IFN-) dan tumor necrosis PENDAHULUAN Multi-drugResistant Tuberculosis(MDR-TB) factoralpha (TNF-). 8 IFN- merupakan sitokin yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis (M. yang disekresi oleh sel sebagai respons defensi akibat resistan terhadap setidaknya dua jenis obat rangsangan biologis, seperti virus, bakteri, dan antituberkulosis (OAT) lini pertama seperti senyawa lainnya. 9 IFN- memainkan peran rifampisin dan isoniazid. 1 Penyakit ini masih penting dalam mengkoordinasikan respons imun menjadi masalah kesehatan global. Estimasi bawaan dan adaptif sebagai agen imunomodulasi jumlah penderita MDR-TB tahun 2021 secara serta mengaktifkan banyak program antimikroba global sebanyak 450. 000 kasus, di mana 191. 10,11 Dalam di antaranya mengalami kematian. Saat ini lingkungan inflamasi. IFN- memicu aktivasi pengobatan MDR-TB dilakukan selama 9-20 respons imun dan merangsang eliminasi patogen, 3 Pengobatan MDR-TB saat ini masih serta mencegah aktivasi berlebihan dari sistem bergantung pada kombinasi antibiotik sebagai kekebalan dan kerusakan jaringan. Adapun kelemahan dalam terapi berbasis Menurut penelitian oleh Tae won dkk. , efek seluler adalah sel punca mesenkimal dapat begitu samping terkait pengobatan MDR-TB yang cepat kehilangan fungsi saat tubuh memberikan diamati pada 95 dari 256 pasien yaitu berupa sinyal sistem kekebalan tubuh kepada sel untuk melakukan fagositosis. Dalam penelitian Sibuea hepatotoksisitas, gangguan kejiwaan, serangan , sel punca asal tali pusat yang telah diko- epilepsi, dan gangguan saluran cerna. 4 Dengan kultur dapat bertahan hingga hari ke-14. 12Faktor timbulnya efek samping dari terapi yang tidak yang memengaruhi kondisi optimum sel kultur memuaskan ini, maka berbagai penelitian mulai adalah kondisi fisiologis kultur dan lingkungan dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan ini. mikroseluler kultur Salah satu pengobatan yang memungkinkan jaringan in vivo. untuk pengobatan MDR-TB adalah dengan sel punca mesenkimal . esenchymal stem cell. masuk ke pembuluh darah, dengan tujuan untuk berdiferensiasi menjadi bentuk sel lain yang lebih mempertahankan karakteristik sel. 14Pemberian menilai sejauh mana sel yang dienkapsulasi mesenkimal akan mencegah sel secara langsung Sel punca mesenkimal merupakan sel yang Teknik yang menyerupai keadaan Fungsi coating . enyalut lisat konsentrat trombosi. imunomodulatornya, serta kemampuannya untuk digunakan untuk melapisi permukaan kultur mengganti atau memperbaiki jaringan yang rusak sebagai upaya meningkatkan perlekatan dan merupakan alternatif pengobatan yang ideal untuk viabilitas pertumbuhan sel punca mesenkimal. penyakit kronis. 6 Sel punca mesenkimal dapat Berdasarkan uraian pendahuluan di atas, dan diperoleh serta dikembangkan dari beberapa macam perbedaan pengkondisian kultur, maka jaringansalah satunya jaringan ikat mukosa pada tali pusat yang dikenal sebagai Wharton jelly. perbedaan kadar IFN- pada medium kultur Sel punca mesenkimal banyak menyekresikan antara mikroenkapsulasi sel punca mesenkimal molekul pensinyalan sel, seperti growth factor, coated dan non-coated sebagai studi preliminari sitokin, dan kemokin yang membantu aktivitas terapi seluler MDR-TB. biologis sesuai dengan lingkungan mikro yang 7 Pada infeksi TB dan MDR-TB beberapa sitokin yang berperan dalam respons imun dan patologis adalah Interleukin-10 (IL-. METODE Penelitian ini merupakan penelitian analitikobservasional. Penelitian ini dilakukan di Stem Cells and Tissue Engineering (SCTE) Indonesian Maria Manuella Sibarani Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Volume 13 No. 1 Juni Tahun 2024 Medical Education Institute Kadar tertinggi IFN-A yang dihasilkan (IMERI) FK UI. Sel punca mesenkimal diisolasi oleh sel punca mesenkimal pada medium kultur dari WhartonAos jelly talipusat dengan metode mikroenkapsulasi baik coated maupun non- multiple harvest explant ekspresi CD 105. CD 90, coated terjadi pada hari ke-21yaitusebesar 1,7165 dan CD 73 diukur menggunakan flow-cytometry A 0,0711 pg/mL untuk kelompok coated, mengikuti kriteria International Society Cell dan Gene Therapy untuk sel punca mesenkimal. kelompok non-coated. Dari hasil uji hipotesis Kemudian dengan uji Mann-Whitney U Test ditemukan Essential Research Alpha-Minimum Medium(GibcoE. Cat. 2,2735 0,3435 p=0,144 pg/mL . >0,. , disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan disuplementasi dengan lisat konsentrat trombosit bermakna kadar dan heparin. 3 mL larutan alginat 1,8% mikroenkapsulasi kelompok coated maupun non- dicampurkan dengan 0,5 mL larutan berisi sel (Gambar . IFN-A pada medium kultur punca mesenkimal yang diteteskan ke dalam CaCl 0,2M menggunakan spuit insulin. Untuk kelompok dengan coated: 2 ml lisat konsentrat trombosit heparin disuspensikan ke dalam lisat konsentrat trombosit heparin dan inkubasi selama 10 menit lalu PBS Mikroenkapsulasi sel punca mesenkimal dikultur Gambar 1. Rata-Rata dan SEM Kadar Sekresi IFN-ACoated dan Non-coated dalam medium kultur selama 21 hari. Analisis kadar IFN-A dilakukan pada hari ke2, hari ke-7, hari ke-14 dan hari ke-21. Kit untuk DISKUSI mengukur kadar IFN-A menggunakan Human Pada penelitian ini ditemukan bahwa tidak ELISA Kit IFN-A (Quantikine. Cat. DIF50C). terdapat perbedaan kadar IFN-A pada medium Sinyal kultur mikroenkapsulasi antara coated maupun non-coated. Kadar IFN-A yang tidak berbeda dan Untuk membandingkan antara kelompok mikroenkapsulasi sel punca mesenkimal coated mikroenkapsulasi sel punca mesenkimal baik dan non-coated, data dianalisis menggunakan uji coated maupun non-coated, dapat terjadi karena Mann-Whitney karena data tidak terdistribusi normal, dengan nilai p <0,05. Analisis statistik Berdasarkan pernyataan ini, maka dilakukan dengan menggunakan menu analisis sejalan dengan penelitian Kyurkchiev D, dkk. data pada perangkat lunak excel. Penelitianinitelah yang menyatakan bahwa sel punca mesenkimal lulus kajietik oleh KEPK FKUI-RSCM dengan tidak selalu mengeluarkan sitokin terutama IFN- nomor S-436/UN2. F1/ETIK/PPM. 02/2023. TNF dan IL-1. Hal ini dianggap dapat terjadi HASIL Pada penelitian ini ditemukan bahwa kadar IFN-A pada kelompok coated hari ke-2 dan ke-7 tidak ditemukan, dan mulai muncul pada hari ke14 dan ke-21 meskipun lebih kecil dari kelompok non-coated. Pada kelompok non-coated kadar IFN-A sudah ditemukan pada hari ke-2 meskipun keterlibatan Toll-like receptors (TLR) yang mengatur efek pro-inflamasi dan anti-inflamasi. Kadar tertinggi IFN-A yang hasilkan oleh sel mikroenkapsulasi baik coated maupun noncoated terjadi pada hari ke-21 yang berarti telah terbukti bahwa dengan menggunakan teknik Maria Manuella Sibarani Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Volume 13 No. 1 Juni Tahun 2024 coated dan non-coated dengan nilai p = 0,144. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian in- Hal ini sejalan dengan penelitian Wilson dan Mcdevitt, yang menyatakan bahwa selain lingkungan mikroseluler agar memperoleh sekresi yang lebih optimal. menyediakan lingkungan mikro yang lebih konsisten untuk sel tertutup dengan stabilitas mekanis jangka panjang yang lebih baik. kadar IFN-A ialah tidak dijumpainya sel T yang teraktivasi dalam lingkungan mikro eksperimen in-vitro sehingga efek imunomodulasi yang diperantarai oleh sel punca mesenkimal tidak masif terjadi. Hal ini juga dinyatakan dalam penelitian Fajarwati, yaitu proliferasi sel T tidak dapat ditekan ketika sel punca mesenkimal dan sel T dikultur terpisah secara fisik. Imunosupresi membutuhkan aktivasi awal oleh sel imun melalui sekresi sitokin proinflamasi, di mana IFN- dan TNF- adalah produk penting dari sel Lisat berbagai macam growth factor. 19 Pemberian penyalut lisat konsentrat trombositpada medium kultur pada penelitian ini bahkan cenderung mengeluarkan sekresi lebih Hal ini mungkin saja terjadi karena keadaan yang bervariasi dalam pembuatan lisat konsentrat trombosit dapat memengaruhi efisiensinya, serta beberapa sumber variabilitas dalam teknologi lisat kosentrat trombosit yang memengaruhi Hal-hal memengaruhi di antaranya jumlah trombosit, prosedur aktivasi, dan variabilitas antar individu sebagai pendonor. KESIMPULAN Berdasarkan data dan hasil yang didapatkan dari penelitian yang telah dilakukan terkait perbedaan kadar IFN- mikroenkapsulasi sel punca mesenkimal coated dan non-coated sebagai studi preliminari terapi seluler MDR-TB maka UCAPAN TERIMA KASIH