Upaya Guru Meningkatkan Motivasi BelajarA. UPAYA GURU MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PELAJARAN BAHASA INDONESIA Khadijah. ABSTRAK Ada dua prinsip yang dapat digunakan untuk meninjau motivasi. Pertama motivasi dipandang sebagai suatu proses akan membantu guru menjelaskan kelakuan yang diamati dan untuk memperkirakan kelakuan-kelakuan lain pada siswa. Kedua guru memntukan karakter dari proses pembejaran dengan melihat petunjuk-petunjuk dari tingkahlaku siswa. Salah satu aspek penting dalam mengajar ialah membangkitkan motivasi siswa untuk belajar. Berbagai cara telah dianjurkan oleh akhli pendidikan untuk mencapai hal itu. Hal ini penting, adalah karena motivasi seseorang dalam bagian internal siswa. Siswa memetapkan alasan dan membuat keputusanya sendiri berdasarkan penglihatannya. terhadap lingkungannyan. Guru mempengaruhi motivasi siswa adalah dengan menciptakan situasi seksternal sehingga siswa akan bertindak sesuai dengan yang diharapkan. Beberapa cara untuk itu adalah seperti berikut. Menciptakan kegiatan-kegiatan dan potensi belajar itu tampak sebagai sesuatu yang . Gunakan motif. Kata Kunci: Upaya Guru. Meningkatkan Motivasi. Belajar Volume i. Nomor 2. Juli Ae Desember 2. Khadijah | Dosen STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh PENDAHULUAN Dalam Karena merupakan aktivitas yang hidup, juga nilai dan senantiasa memiliki tujuan. mengajar merupakan kegiatan yang Rumusan paling pokok. Hal ini berati bahwa tradisional selalu menempatkan anak berhasil tidaknya pencapaian tujuan didik sebagai objek pembelajaran dan pendidikan banyak bergantung kepada Rumusan Setiap kegiatan belajar mengajar pembelajaran, sedangkan guru menjadi selalu melibatkan dua pelaku aktif, yaitu faktor yang sangat dominan dalam guru dan siswa. Guru sebagai pengajar keseluruhan proses belajar mengajar. merupakan pencipta kondisi belajar Pendekatan baru melihat bahwa siswa yang didesain secara sengaja, kegiatan belajar mengajar merupakan milik guru dan siswa dalam kedudukan Sedangkan yang setara, namun dari segi fungsi pembelajaran merupakan pihak yang pembelajaran dan menjadi inti dari diciptakan guru. Perpaduan dari kedua unsur Anak Proses Bahkan edukatif dengan memanfaatkan bahan ajar sebagai mediumnya. Pada kegiatan merupakan kekeliruan yang tidak bisa . uru- diabaikan begitu saja. Karena itulah, inti pengajaran tidak lain adalah kegiatan 110 | Volume i. Nomor 2. Juli Ae Desember 2012 Khadijah | Dosen STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh belajar anak didik dalam mencapai suatu mengajar merupakan istilah yang sudah tujuan pengajaran. Tujuan pengajaran tentu saja akan dapat tercapai jika anak pengajaran atau pendidikan. Biasanya permasalahan yang Keaktifan siswa di sini guru hadapi ketika berhadapan dengan tidak hanya dituntut dari segi fisik, tetapi juga dari segi kejiwaan. Apabila hanya fisik siswa yang aktif, tetapi bagaimana, kapan dan dimana adalah pikiran dan mentalnya kurang aktif, masalah serentetan pertanyaan yang Apa, pembelajaran tidak tercapai. Ini sama halnya dengan siswa tidak belajar. Peranan guru itu paling tidak berusaha karena siswa tidak merasakan perubahan mengatur suasana kelas yang kondusif di dalam dirinya. bagi kegairahan dan kesenangan belajar Kegiatan mengajar bagi seorang Jadi, masalah pengaturan kelas guru membutuhkan hadirnya sejumlah selalu terkait dengan kegiatan guru. Hal ini berbeda dengan belajar Semua kegiatan yang dilalukan guru tidak lain demi kepentingan anak didik kehadiran seorang guru. Cukup banyak aktivitas yang dilakukan oleh seseorang di luar dari keterlibatan guru. Mengajar merupakan kegiatan Sama halnya dengan belajar, mengajar pada hakikatnya adalah suatu di mana keterlibatan individu siswa mutlak adanya, apabila tidak siswa atau lingkungan yang ada di sekitar siswa, objek didik, siapa yang diajar. Hal ini perlu sekali disadari guru agar tidak mendorong siswa melakukan proses terjadi kesalahan tafsir terhadap kegiatan Karena itu, belajar dan 110 | Volume i. Nomor 2. Juli Ae Desember 2012 Upaya Guru Meningkatkan Motivasi BelajarA. Motivasi psikologis yang mendorong seseorang memperluas wawasan, maka bahan Dalam pengajaran harus diarahkan pada kepentingan tersebut. dikatakan sebagai keseluruhan daya . Bahan pengajaran bersifat terpadu penggerak di dalam diri siswa yang . dan berkesinambungan dan dapat dan memberikan arah kegiatan belajar, dipadukan dengan pelajaran lain. Penyajian bahan pengajaran bersifat sehingga harapan tujuan dapat tercapai. Dalam kegiatan belajar, motivasi tentu mempertimbangkan prinsip-prinsip sangat diperlukan ,sebab seseorang yang Dalam Pendidikan belajar, tidak akan mugkin melakukan Nasional, aktivitas belajar. Indonesia sangat penting peranannya. Dalam kurikulum KTSP 2004 Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran secara eksplisit dicatumkan bahan ajar sangat penting peranannya antara lain: bahasa Indonesia. Penentuan materi . sebagai sarana pembinaan kesatuan pelajaran . azimnya disebut analisis dan persatuan bangsa, . sebagai sarana mater. didasarkan pada tujuan kelas dan butir-butir pembelajaran. Rambu-rambu keterampilan berbahasa Indonesia dalam yang terdapat dalam kurikulum 2004 rangka pelestarian dan pengembangan diantaranya memberikan arahan tentang budaya, . sebagai sarana peningkatan teknik penentuan bahan pengajaran antara lain, dapat dikemukakan sebagai berbahasa Indonesia untuk meraih dan . Karena belajar bahasa Indonesia teknologi, dan seni, . sebagai sarana Indonesia yang baik untuk berbagai Volume i. Nomor 2. Juli Ae Desember 2. Khadijah | Dosen STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh Dalam (KTSP, keseluruhan daya penggerak di dalam 2004:. diri siswa yang menimbulkan, menjamin kelangsungan dan memberikan arah kegiatan belajar, sehingga diharapkan PEMBAHASAN Motivasi berpangkal dari kata tujuan yang ada dapat tercapai. Aomotif atau keinginanAo, yang dapat Dalam diartikan sebagai daya penggerak yang motivasi tentu sangat diperlukan, sebab ada di dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitasAeaktivitas tertentu motivasi dalam belajar, tidak akan demi tercapainya suatu kondisi intern mungkin melakukan aktivitas belajar. Adapun menurut Mc Donald Motivasi sendiri ada dua, yaitu Motivasi Intrinsik timbul dari ditandai dengan munculnya feeling dan dalam diri individu sendiri tanpa ada didahului dengan tanggapan terhadap paksaan dorongan orang lain, tetapi atas adanya tujuan. Dari pengertian yang dikemukakan oleh Mc Donald ini, maka Ekstrinsik terdapat tiga elemen/ciri pokok dalam pengaruh dari luar individu, apakah motivasi, yakni. motivasi mengawali karena adanya ajakan, suruhan, atau terjadinya perubahan energi. Ditandai paksaan dari orang lain sehingga dengan dengan adanya feeling, dan dirangsang keadaan demikian siswa mau melakukan karena adanya tujuan (Sardiman, 2. sesuatu atau belajar. Namun Bagi Motivasi memperhatikan materi pelajaran yang merupakan kondisi psikologis yang diberikan, bukanlah masalah bagi guru mendorong seseorang untuk melakukan karena di dalam diri siswa tersebut ada 112 | Volume i. Nomor 2. Juli Ae Desember 2012 Upaya Guru Meningkatkan Motivasi BelajarA. motivasi, yaitu motivasi intrinsik. Siswa Dengan demikian motivasi dapat memberikan arah dan kegiatan yang penjelasan guru. Rasa ingin tahunya rumusan tujuannya. lebih banyak terhadap materi pelajaran Menyeleksi yang diberikan. Berbagai gangguan yang ada disekitarnya, kurang dapat yang harus dikerjakan yang serasi mempengaruhinya agar memecahkan Lain halnya bagi siswa yang tidak ada motivasi di dalam dirinya, perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat bagi tujuan Dari beberapa uraian di atas, merupakan dorongan dari luar dirinya nampak jelas bahwa motivasi berfungsi mutlak diperlukan. Di sini tugas guru adalah membangkitkan motivasi peserta sekaligus sebagai penggerak prilaku didik sehingga ia mau melakukan seseorang untuk mencapai suatu tujuan. Guru merupakan faktor Oemar perbuatan-perbuatan Hamalik yang penting . untuk mencapai suatu tujuan. Guru menyebutkan bahwa ada tiga fungsi merupakan faktor yang penting untuk Mendorong manusia untuk berbuat, jadi sebagai penggerak atau motor terutama memenuhi kebutuhan siswa. yang melepaskan energi. Motivasi Ada beberapa strategi untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa, penggerak dari setiap kegiatan yang akan dikerjakan. Menjelaskan tujuan belajar kepada Menentukan arah perbuatan yakni peserta didik kearah tujuan yang hendak dicapai. Volume i. Nomor 2. Juli Ae Desember 2. 113 Khadijah | Dosen STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh Pada permulaan belajar mengajar Hukuman Hukuman diberikan kepada siswa yang berbuat kesalahan saat proses dicapainya kepada siswa. Makin jelas tujuan maka makin besar pula siswa tersebut mau mengubah diri dan berusaha memacu motivasi kegiatan belajar. Hadiah Membangkitkan dorongan kepada Berikan hadiah untuk siswa yang Hal ini akan memacu belajar lebih giat lagi. Di samping itu, siswa yang belum berprestasi mengejar siswa yang berprestasi. Saingan/Kompetisi Guru Hukuman peserta didik untuk belajar. Strateginya kepada peserta didik. Membentuk kebiasaan belajar yang Membantu kesulitan belajar peserta Menggunakan meningkatkan prestasi belajarnya. Sudah Menggunakan media yang baik serta harus dengan tujuan pembelajaran. Tiap Pujian maupun komunal . persaingan di antara siswanya untuk dan berusaha memperbaiki hasil kemampuan indera yang tidak sama, penghargaan atau pujian. Tentunya kemampuan berbicara. Ada yang pujian yang bersifat membangun. 114 | Volume i. Nomor 2. Juli Ae Desember 2012 Upaya Guru Meningkatkan Motivasi BelajarA. Dengan Terdapat minimal lima strategi yang dapat dikembangkan dalam upaya indera yang dimiliki tiap peserta komunikasi efektif, seperti disebutkan Untuk menciptakan/membangun menarik perhatian anak misalnya, berikut ini. Respek Komunikasi menulis di papan tulis, dilanjutkan dengan rasa saling menghargai. Adanya dengan melihat contoh konkret. Dengan variasi seperti itu, maka menimbulkan kesan serupa dari si diharapkan dapat memberi stimulus penerima pesan. Guru akan sukses terhadap indera peserta didik. berkomunikasi dengan peserta didik bila Dalam proses belajar mengajar ia melakukannya dengan penuh respek. di sekolah, berbagai pendekatan yang Bila ini dilakukan maka peserta didik digunakan oleh guru dalam mendidik pun akan melakukan hal yang sama para pelajar. Adakalanya guru bagaikan ketika berkomunikasi dengan guru. seorang bos atau raja yang hanya Empati mengarah dan memerintahkan pelajar bersama-sama Empati untuk menempatkan diri pada situasi yang dibincangkan. Namun kesemua dan kondisi yang dihadapi orang lain. kaedah itu berguna dan bermanfaat Syarat utama dari sikap empati adalah sesuai dengan keadaan. Seorang guru yang ditakuti pada dasarnya dianggap mengerti orang lain, sebelum didengar dan dimengerti orang lain. menyatakan pendapat. Guru yang baik tidak akan mengerti keinginannya, tetapi ia akan berusaha memahami peserta didiknya Volume i. Nomor 2. Juli Ae Desember 2. 115 Khadijah | Dosen STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh terlebih dulu. Ia akan membuka dialog berbicara sesuai bahasa yang mereka pahami . elihat tingkatan usi. keluhan dan harapan mereka. Di sini Rendah hati Sikap rendah hati mengandung melibatkan komponen indrawinya saja, tapi melibatkan pula mata hati dan perasaannya dalam memahami pelbagai sopan, dan penuh pengendalian diri. perihal yang ada peserta didiknya. Adapun menurut Bobbi dePotter Audible . , terdapat beberapa cara Audible didengarkanAy Audapat untuk menumbuhkan motivasi yang baik dengan baik sebuah pesan harus dapat disampaikan dengan cara atau sikap TANDUR, yakni: yang bisa diterima oleh si penerima . Tumbuhkan. Raut muka yang cerah, bahasa tubuh yang baik, kata-kata yang sopan, manfaatnya bagiku dan manfaatkan atau cara menunjuk, termasuk ke dalam kehidupan siswa. komunikasi yang audible. Tumbuhkan Apa . Alami. Ciptakan atau datangkan Jelas maknanya Pesan yang jelas disampaikan . Namai. Ketika berkomunikasi dengan peserta dimengerti semua siswa. selain harus terbuka dan transparan. Sediakan dalam setiap kegiatan pembelajaran. Demonstrasikan. Sediakan didik, seorang guru harus berusaha agar kesempatan bagi anak didik untuk pesan yang disampaikan bisa jelas menunjukkan bahwa mereka tahu. Salah satu caranya adalah pendengar pasif. 116 | Volume i. Nomor 2. Juli Ae Desember 2012 Upaya Guru Meningkatkan Motivasi BelajarA. Ulangi. Tunjukkan pada siswa cara- Gerakan tubuh. Gerakan tubuh dalam cara mengulang materi dan tegaskan bentuk mimik yang cerah, dengan bahwa mereka adalah siswa-siswa yang cerdas, jangan dikecam. Sebab kecaman guru merupakan proses salam, menaikkan bahu, geleng- pembodohan yang terjadi secara geleng kepala, menaikkan tangan dan lain-lain. Rayakan. Pengakuan Memberi Tugas diberikan bukan tugas tambahan, pemerolehan keterampilan dan ilmu tetapi tugas pengakuan atas prestasi agar siswa merasa percaya diri dan Mempertahankan motivasi siswa terhadap bahan pelajaran merasa diakui. Memberi Ulangan yang diberikan bisa dalam bentuk lain merupakan alat untuk menunjukkan prestasi belajar siswa, sebaiknya Memberikan Angka merupakan simbol prestasi yang diperoeh siswa. Beri penjelasan Hukuman. Hukuman bukan alat pada anak bahwa prestasi belajar untuk menakut-nakuti siswa, tetapi dapat terprestasikan dalam simbol untuk mengubah cara berpikir siswa. Bahwa setiap pekerjaan . aik atau Hadiah. Hadiah buru. memiliki konsekuensi. pengakuan atas prestasi siswa yang Penggunaan dapat diberikan dalam bentuk fisik . inderamata, piaga. atau non- ampuh untuk mendapatkan umpan balik fisik seperti isyarat positif, pujian. Karena itu, guru mesti dan lain-lain. Volume i. Nomor 2. Juli Ae Desember 2. 117 Khadijah | Dosen STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh Jangan menggunakan satu Sehubungan memakai banyak metode tanpa tujuan, membelajarkan siswa, maka teramat tetapi pakailah metode yang secara bijak apabila guru mampu mengenal. Belajar mengajar sebagai suatu peserta didik berkaitan dengan: . sistem instruksional mengacu kepada tingkat kecerdasan dan bakat anak, . prestasi awal, . perkembangan jasmani komponen yang saling bergantung satu dan kesehatan, . cita-cita, sikap, minat sama lain untuk mencapai tujuan. Agar dan hobi, . kebiasaan dan latar sosial tujuan itu tercapai, semua komponen keluarga, . sifat-sifat khusus dan yang ada harus diorganisasikan secara persolan pribadi anak. sinergis dan sistemik. Karena itu, guru Menurut Afifuddin . alam Pupuh Fathurrohman. Sorby Sutikno komponen-komponen pengajaran secara . ada 14 langkah dalam membuat Misalnya metode terpisah dari Bahan tidak mendukung sistem sebagaimana disebutkan berikut ini. evaluasi dan seterusnya. Oleh karena itu. Indentifikasi tugas-tugas dalam kegiatan mengajar, biasanya guru Kegiatan merancang suatu program dihadapkan pada beberapa persoalan harus dimulai dari indetifikasi tugas- pokok, seperti: . tujuan apa yang akan tugas yang menjadi tuntutan suatu dicapai, . materi apa yang perlu Karena itu perlu dibuat diberikan, . metode dan alat mana suatu job description secara cermat dan lengkap. Bedasarkan tuntutan bagaimana yang dapat membelajarkan pekerjaan itu, selanjutnya ditentukan siswa, serta . prosedur apa yang akan peranan-peranan ditempuh dalam evaluasi. dilaksanakan sehubungan dengan . job tersebut, yang menjadi titik tolak 118 | Volume i. Nomor 2. Juli Ae Desember 2012 Upaya Guru Meningkatkan Motivasi BelajarA. untuk menentukan tugas-tugas yang sikap-sikap apa, dan keterampilan- akan dikerjakan. Analisis tugas dimiliki oleh setiap lulusan. Tugas-tugas yang telah ditetapkan Indentifikasi kebutuhan pendidikan dan latihan menjadi seperangkat tugas yang Langkah ini merupakan analisis kebutuhan pendidikan dan latihan, dijabarkan sedemikian rupa yang artinya jenis-jenis pendidikan dan mencerminkan segala sesuatu yang latihan-latihan harus dikerjakan. Setiap Penetapan kemampuan Langkah ini sejalan dengan langkah kemampuan yang telah ditetapkan, seperti kegiatan teoritik dan praktik. Setiap Perumusan tujuan hendaknya didasarkan pada kriteria Tujuan kognitif, afektif, dan performance, pendidikan ini masih bersifat umum, serta produk, dan eksplotaroris. sebagai tujuan kurikuler dan tujuan Tentu saja kemampuan-kemampuan instruksional umum. TujuanAetujuan yang diharapkan itu harus relevan yang dirumuskan harus koheren dengan tuntutan kerja yang telah dengan kemampuan yang hendak Spesifikasi keterampilan, dan sikap Kriteria keberhasilan program Hal-hal tersebut di atas ditampilkan sebagai kriteria kognitif, afektif, dan Keberhasilan Setiap tujuan-tujuan kemampuan yang perlu dimiliki, dirinci menjadi pengetahuan apa. Tujuan program dianggap tercapai . Kriteria Volume i. Nomor 2. Juli Ae Desember 2. 119 Khadijah | Dosen STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh jika lulusan dapat menunjukkan Uji lapangan program Melalui uji coba secara sistematik Organisasi sumber-sumber belajar Langkah kemungkinan keberhasilan, jenis kesulitan, yang pada gilirannya pencapaian tujuan kemampuan yang telah ditentukan. Komponen ini juga Pengukuran realibilitas program berisikan sumber materi dan objek Pengukuran ini sejalan dengan masyarakat yang dapat dijadikan pelaksanaan uji coba program di sebagai informasi. Pemilihan strategi pengajaran Berdasarkan pengukuran itu dapat dicek sejauh Titik berat analisis pada langkah ini validitas, dan reliabilitas alat ukur, mencapai tujuan kemampuan yang pengukuran dapat dijadikan umpan Perlu kegiatan-kegiatan pengajaran dalam penyesuaian program. bersrtuktur dan kegiatan mandiri. Informasi Perbaikan dan penyesuaian serta kegiatan pengalaman lapangan Perbaikan dan adaptasi program yang relevan dengan bidang yang Strategi pengajaran monitoring sistem, dan selanjutnya keberhasilan program pengajaran ini memberikan umpan balik kepada 120 | Volume i. Nomor 2. Juli Ae Desember 2012 Upaya Guru Meningkatkan Motivasi BelajarA. organisasi sumber-sumber, strategi PENUTUP pengajaran, dan motivasi belajar. Pelaksanaan program Dalam Langkah ini didasari oleh suatu mengajar merupakan kegiatan yang asumsi, bahwa rancangan program paling pokok. Perpaduan dari kedua yang telah dibentuk secara cermat dan telah mengalami uji coba serta interaksi edukatif dengan memanfaatkan perbaikan dapat dipublikasikan dan bahan ajar sebagai mediumnya. Pada kegiatan belajar mengajar, keduanya Monitoring program . uru-muri. saling mempengaruhi dan Sepanjang pelaksanaan program Karena perlu diadakan monitoring secara merupakan aktivitas yang hidup, juga nilai dan senantiasa memiliki tujuan. Kegiatan motivasi belajar siswa dalam pelajaran secara analisis. Mungkin selama bahasa Indonesia merupakan hal yang pelaksanaan masih terdapat aspek- paling utama di dalam keberhasilan aspek yang perlu diperbaiki dan proses belajar mengajar di sekolah. Dengan demikian Berkurangnya motivasi belajar siswa diharapkan pada akhirnya dapat sangat berdampak pada keberhasilan dikembangkan suatu program yang setiap siswa. benar-benar Upaya kebutuhan lapangan dan memiliki DAFTAR PUSTAKA