Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 48-56 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 48-56 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Analisis Kinerja Keuangan Ditinjau Dari Rasio Solvabilitas Dan Profitabilitas Pada PT Mulia Utama Medan Elwardi Hasibuan Fakultas Ekonomi UNIVA Medan elwardihasibuan17@gmail. Abstrak Penelitian ini dilakukan di PT. Mulia Utama Medan yang bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan ditinjau dari aspek solvabilitas dan profitabilitas yang selama ini belum pernah dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitiankuantitatif dengan sampel laporan keuangan tiga tahun yaitu 2020-2022. Hasil analisis yang diperoleh bahwa akuntansi pertanggungjawaban dalam bentuk laporan keuangan Neraca dan Laporan Laba Rugi PT. Mulia Utama Medan, telah disusun berdasarkan perinsip akuntansi yang diterima secara umum sesuai dengan ketentuan dan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Rasio Solvabilitas dilihat daari Rasio Hutang atas Aktiva (Debt To Asset Rati. dan Rasio Hutang atas Modal (Debt To Equity Ratio ) kurang baik. karena jumlah asset yang dimiliki perusahaan belum dapat menutupi semua utang-utangnya apabila suatu waktu perusahaan dilikuidasi atau dibubarkan. Kinerja keuangan dari aspek profitabilitas, dengan rasio NPM dan ROA telah menunnjukan kinerja yang baik karena perusahaan dapat menghasilkan laba walau masih berfluktuasi. Kata Kunci : Solvabilitas dan Profitabilitas Pendahuluan Analisis rasio keuangan menyediakan informasi yang sangat bermanfaat bagi pihak manajemen untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan perusahaan. Analisis rasio sebagai alat bantu yang digunakan, perusahaan dapat lebih mudah mengetahui tingkat kesehatan keuangan perusahaan, masalah yang dihadapi dan penyebabnya. Rasio keuangan melibatkan dua jenis perbandingan, yaitu analisis dengan perbandingan rasio saat ini, masalalu dan rasio yang akan datang yang terjadi diperusahaan yang sama . erbandingan interna. , atau menganalisa dengan membandingkan rasio suatu perusahaan dengan perusahaan sejenis pada waktu yang sama . erbandingan eksterna. Rasio solvabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan utang. Artinya berapa besar beban utang yang ditanggung perusahaan dibandingkan dengan aktivanya. Dalam arti luas dikatakan bahwa rasio solvabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar seluruh kewajibanya, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan untuk mencari keuntungan. Sedangkan Rasio profitabilitas untuk mengukur seberapa besar tingkat keuntungan yang dapat diperoleh oleh perusahaan. Semakin besar tingkat keuntungan menunjukkan semakin baik manajemen dalam mengelola Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 48-56 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 48-56 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 PT. Mulia Utama, sebagai perusahaan distributor barang kebutuhan rumah tangga di Medan, tentunya memiliki persaingan dengan berbagai perusahaan sejenis lainnya. Dari itu dalam pengelolaan keuangan perusahaan dituntut efesiensi dan efektifitas guna membiayai operasionalnya, karenanya laporan keuangan perusahaan sebagai tolak ukur dalam menilai prestasi dan kinerja perusahaan. Guna mengetahui perkembangan kinerja keuangan PT. Mulia Utama Medan diharuskan menggunakan analisa rasio solvabilitas dan profitabilitas guna melihat apakah perusahaan sehat atau sebaliknya, agar keberadaan perusahaan ditengah persaingan yang semakin kompetitif dewasa ini terus berjalan dengan baik. Tinjauan Pustaka Laporan Keuanagan IAI dalam PSAK revisi 2009 paragraf 7 menyebutkan bahwa laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas. Paragraf 8 PSAK revisi 2009 bahwa laporan keuangan yang lengkap terdiri dari komponen-komponen berikut ini: Laporan posisi keuangan pada akhir periode. Laporan laba rugi komprehensif selama periode. Laporan perubahan ekuitas selama periode. Laporan arus kas selama periode. Catatan atas laporan keuangan, yang berisi ringkasan kebijakan akuntansi penting dan informasi penjelasan lainnya. Laporan posisi keuangan pada awal priode komparatif yang disajikan ketika entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan, atau ketika entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. Kinerja Keuangan Kinerja Keuangan adalah prestasi atau keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba yang diperoleh. Hal ini diungkapkan oleh Jumingan . yang menyatakan bahwa Kinerja Keuangan merupakan hal penting yang harus dicapai oleh setiap perusahaan dimanapun, karena kinerja merupakan cerminan dari kemampuan perusahaan dalam mengelola dan mengalokasikan sumberdayanya. Sementara itu menurut Sucipto . AuKinerja Keuangan adalah penentuan ukuran-ukuran tertentu yang dapat mengukur keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan dalam menghasilkan labaAy. Ay. Menurut IAI . AyKinerja Keuangan adalah kemampuan perusahaan dalam mengelola dan mengendalikan sumberdaya yang dimilikinyaAy. Tingkat Kinerja Keuangan perusahaan dapat diukur dari berapa tingkat Likuidasi, profitabilitas atau indikator-indikator lainnya yang menunjukkan apakah perusahaan dijalankan secara rasional dan tertib (Sarwoko dan Abdul Halim, . Solvabilitas Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 48-56 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 48-56 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Solvabilitas suatu perusahaan, dapat diketahui melalui neraca perusahaan yang bersangkutan dan perhitungan pada tingkat solvabilitas menurut Bambang Riyanto, . 1: . menggunakan dua macam ratio, yaitu: Debt to Asset Ratio: Rasio ini digunakan untuk mengukur perbandingan antara total utang dengan total aktiva seberapa besar aktiva perusahaan dibiayai oleh utang Total Debt . ycIycycoycyc = x 100% Total Asset (Aktiv. Semakin tinggi ratio ini maka pendanaan dengan utang semakin banyak, maka semakin sulit bagi perusahaan untuk memperoleh tambahan pinjaman karena dikhawatirkan perusahaan tidak mampu menutupi utangnya dengan aktiva yang dimilikinya. Sebaliknya semakin rendah rasio ini maka semakin kecil pula perusahaan dibiayai dan utang Debt to Equity Ratio Rasio ini berguana mengetahui jumlah dana yang disediakan atau dengan kata lain rasio ini berfungsi untuk mengetahui setiap rupiah modal sendiri yang dijadikan untuk jaminan utang, dengan mengguakan rumus seperti berikut ini: Total Debt . ycIycycoycyc = x 100% Total Equitas Semakin besar rasio ini maka akan semakin tidak menguntungkan, sebaliknya semakin rendah ratio ini maka semakin tinggi tingkat pendanaan yang disediakan pemilik dan semakin besar batas pengamanan bagi peminjam jika terjadi kerugian atau penyusutan terhadap nilai passiva. Profitabilitas Dalam perhitungan rasio profitabilitas ada beberapa cara atau rumus yang dapat dipilih tergantung dari kepentingan penganalisa terhadap masalah keuangan tersebut . rofit margn on sales, return on total assets return worth dan lain sebagainy. Jenis rasio profitabilitas yang dapat digunakan sebagai alat untuk menganalisa data yaitu: Net profit margin . ales margi. adalah untuk melihat efisiensi perusahaan dalam mencapai volume penjualan untuk menghasilkan laba yang diharapkan, sedangkan operation assets turnover untuk melihat efektivitas perusahaan yang dapat terjamin dan kecepatan operating assets turn over perusahaan. Adapun rumus net profit margin tersebut adalah: Laba Bersih ycIycycoycyc = x 100% Penjualan Return On Total Assets (ROA) Rasio ini menggambarkan perputaran aktiva diukur dari volume penjualan. Semakin besar rasio ini semakin baik. Hal ini berarti bahwa aktiva dapat lebih cepat berputar dan meraih Return On Total Assets adalah perbandingan antara laba sebelum pajak dengan keseluruhan modal. Rasio rentabilitas ekonomis adalah salah satu rasio rentabilitas yang dimaksud untuk dapat mengukur tingkat kemampuan perusahaan dengan keseluruhan dana yang ditanamkan dalam aktiva yang digunakan pada operasi perusahaan untuk menghasilkan keuntungan. Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 48-56 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 48-56 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 ycIycycoycyc = Laba Bersih x 100% Total Harta Metode Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. adalah suatu proses yang menggunakan data berupa angka sebagai alat menemukan keterangan mengenai apa yang ingin kita ketahui. Margono . Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu laporan keuangan yang terdiri dari Neraca dan Laporan Laba Rugi tahun 2020 sampai tahun 2022 perusahaan PT. Mulia Utama Medan. Hasil Penelitian dan Pembahasan Ratio Solvabilitas Ratio-ratio yang dimaksud khusus untuk menghitung solvabilitas suatu perusahaan yakni: Debt To Asset Ratio (Rasio Hutang atas Aktiv. dan Debt To Equity Ratio (Rasio Hutang atas Moda. Rasio Hutang atas Aktiva ycNycuycycayco yaycycycaycuyci yayceycayc ycycu yaycycyceyc ycIycaycycnycu = ycu 100% ycNycuycycayco ycaycoycycnycyca yayceycayc ycycu yaycycyceyc ycIycaycycnycu ycNycaEaycycu 2020 = ycu 100% = 70,22 % Tingkat solvabilitas perusahaan PT. Mulia Utama Medan dengan Debt To Asset Ratio Tahun 2020 sebesar 70,22% atau setiap Rp. 100,- perusahaan dibiayai utang sebesar Rp. 70,22 dan Rp. 29,78 yang dibiayai perusahaan. yayceycayc ycycu yaycycyceyc ycIycaycycnycu ycNycaEaycycu 2021 = ycu 100% = 74. Tingkat solvabilitas perusahaan PT. Mulia Utama Medan dengan Debt To Asset Ratio Tahun 2021 sebesar 74,29% atau setiap Rp. 100,- perusahaan dibiayai utang sebesar Rp. 74,29 dan Rp. 25,71 yang dibiayai perusahaan. yayceycayc ycycu yaycycyceyc ycIycaycycnycu ycNycaEaycycu 2022 = ycu 100% = 76. Tahun 2020 diperoleh nilai Debt to Assets Ratio PT. Mulia Utama Medan sebesar 70,22%, berarti setiap Rp. 1,00 hutang dijamin oleh Rp. 0,70 aktiva perusahaan atau setiap Rp. 100,- perusahaan dibiayai utang sebesar Rp. 70,22 dan Rp. 29,78 yang dibiayai Tahun 2021 nilai Debt to Assets Ratio mengalami penurunan menjadi 74,29%, berarti setiap Rp. 1,00 hutang dijamin dengan Rp. 0,743 aktiva perusahaan. Total Debt to Assets Ratio PT. Mulia Utama Medan ini mengalami penurunan sebanyak 4%. Penurunan ini disebabkan oleh bertambahnya jumlah utang yang dimiliki perusahaan tidak sebanding dengan kenaikan aktiva. Tahun 2022 nilai Debt to Assets Ratio PT. Mulia Utama Medan mengalami penurunan menjadi 76,63%, berarti setiap Rp. 1,00 utang dijamin dengan Rp. 0,766 aktiva perusahaan. Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 48-56 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 48-56 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Total Debt to Assets Ratio PT. Mulia Utama Medan mengalami penurunan sebanyak 3%. Penurunan ini disebabkan oleh bertambahnya jumlah utang yang dimiliki perusahaan. Dari hasil perhitungan tersebut bahwa Total Debt to Assets Ratio PT. Mulia Utama Medan dapat dikatakan kurang solvabel. Artinya kemampuan perusahaan dalam memenuhi semua kewajibannya belum dapat terpenuhi, karena tiap tahun selalu mengalami Dari analisa di atas terlihat bahwa kinerja keuangan perusahaan dilihat dari Rasio Hutang atas Aktiva belum dapat dikatakan solvable, karena jumlah asset yang dimiliki perusahaan belum dapat menutupi semua utang-utangnya apabila suatu waktu perusahaan dilikuidasi atau dibubarkan. Hasil analisa ini dapat lihat pada tabel berikut ini: Hasil Perhitungan Debt to Assets Ratio Debt to Assets Tahun Total Hutang Rp Total Aktiva Rp Ratio 70,22% 74,29% 76,63% Rasio Hutang atas Modal Rasio ini merupakan rasio yang digunakan untuk menilai utang dengan equitas. Rasio ini dicari dengan cam membandingkan antara seluruh utang termasuk utang lancar dengan seluruh equitas. Semakin besar rasio ini maka akan semakin tidak menguntungkan, akan semakin besar rasio yang ditanggung atas kegagalan yang terjadi di perusahaan. Sebaliknya semakin rendah ratio ini maka semakin tinggi tingkat pendanaan yang disediakan pemilik dan semakin besar batas pengamanan bagi peminjam jika terjadi kerugian atau penyusutan terhadap nilai passiva. Rasio ini menunjukkan kelayakan dan resiko keuangan perusahaan. Rasio ini berfungsi untuk mengetahui setiap rupiah modal sendiri yang dijadikan untuk jaminan utang, dapat digambarkan dengan rumus: ycNycuycycayco yaycycycaycuyci yayceycayc yaycycycnycyc ycIycaycycnycu = ycu 100% ycNycuycycayco yaycycycnycycayc yayceycayc yaycycycnycyc ycIycaycycnycu ycNycaEaycycu 2020 = ycu 100% = 149,72% yayceycayc yaycycycnycyc ycIycaycycnycu ycNycaEaycycu 2021 = ycu 100% = 152,08% yayceycayc yaycycycnycyc ycIycaycycnycu ycNycaEaycycu 2022 = ycu 100% = 158,75% Debt To Equity Ratio Tahun 2020 sebesar 149,72 % atau setiap Rp. 100 equitas atau modal sendiri yang dijadikan jaminan utang Rp. 149,72. Pada tahun 2021 jumlah modal sendiri yang dijadikan jaminan utang sebesar Rp. 152,08 dari setiap Rp. 100 atau 152,08%. Selanjutnya tahun 2022 meningkat menjadi Rp. 158, 75 dari setiap Rp. 100 modal yang dijadikan jaminan utang. Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 48-56 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 48-56 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Dari analisia di atas dapat diketahui bahwa Debt To Equity Ratio perusahaan PT. Mulia Utama Medan lebih besar jumlah equitas atau modal sendiri yang dijadikan jaminan Hal ini dapat menunjukan kinerja keuangan perusahaan dalam keadaan solvabiliatas atau solvabel karena jumlah equitas yang dimiliki perusahaan dapat menutupi semua utangutangnya apabila suatu waktu perusahaan dilkuidasi atau dibubarkan. Hasil analisa tersebut dapat lihat pada tabel berikut ini: Hasil Perhitungan Debt to Equity Ratio Debt to Assets Tahun Total Hutang Rp Total Ekuitas Rp Ratio 149,72% 152,08% 158,75% Ratio Profitabilitas Dalam menganalisis tingkat profitabililas suatu perusahaan, maka kita menggunakan rasio profitabilitas. Rasio ini merupakan ylat ukur untuk mengetahui sampai sejauh mana perusahaan tersebut menggunakan dana atau modalnya atau mengarahkan dananya secara Artinya rasio ini dipakai untuk mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan keuntungan atau laba. Untuk Iebih jelasnya, maka kita menggunakan rumus seperti yang dijelaskan pada bab terdahulu: Net Profit Margin (NPM) yaycaycayca yaAyceycycycnEa ycAyceyc ycEycycuyceycnyc ycAycaycyciycnycu = ycu 100% ycEyceycuycycycaycoycaycu ycAyceyc ycEycycuyceycnyc ycAycaycyciycnycu ycNycaEaycycu 2020 = ycu 100% = 22,99% Menurut hasil perhitungan laba bersih setelah pajak tahun 2020 sebesar Rp 920,- dibagi dengan penjualan bersih tahun 2020 sebesar Rp 16. 700,- dan hasilnya dikalikan 100%, maka diperoleh NPM pada tahun 2020 sebesar 22,99% yang berarti setiap penjualan bersih perusahaan sebesarRp 100,- dapat menghasilkan laba bersih sebesar Rp 22,9, atau Rp. 23,6. ycAyceyc ycEycycuyceycnyc ycAycaycyciycnycu ycNycaEaycycu 2021 = ycu 100% = 36,97% Menurut hasil perhitungan laba bersih setelah pajak tahun 2021 sebesar Rp 110,- dibagi dengan penjualan bersih tahun 2021 sebesar Rp 16. 700,- dan hasilnya dikalikan 100%, maka diperoleh NPM pada tahun 2021 sebesar 36,97% , hal ini yang berarti bahwa setiap penjualan bersih perusahaan sebesar Rp 100,- dapat menghasilkan laba bersih sebesar Rp 36,97,-. ycAyceyc ycEycycuyceycnyc ycAycaycyciycnycu ycNycaEaycycu 2022 = ycu 100% = 24,99% Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 48-56 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 48-56 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Menurut hasil perhitungan laba bersih setelah pajak tahun 2022 sebesar Rp4. 230,- dibagi dengan penjualan bersih tahun 2022 sebesar Rp 19. 8,dan hasilnya dikalikan 100%, maka diperoleh NPM pada tahun 2022 sebesar 24,99% , hal ini yang berarti bahwa setiap penjualan bersih perusahaan sebesar Rp 100,- dapat menghasilkan laba bersih sebesar Rp 24,99,-. Setelah menghitung analisa net profit margin, maka terlihat bahwa pada tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 13,98 % dari 22,99 % pada tahun 2020 menjadi 36,97 % pada Hal ini disebabkan karena kenaikan laba operasi yang lebih besar dari kenaikan penjualan bersih, sehingga mencerminkan kemampuan ekonomik perusahaan dalam menghasilkan laba pada kondisi yang baik. Pada tahun 2022 rasio profit margin sebesar 24,99 % atau mengalami penurunan sebesar 11,98 % dari tahun 2021 yang disebabkan oleh kenaikan laba operasi yang lebih sedikit dari kenaikan penjualan bersih. Hal ini mencerminkan kemampuan ekonomik atau kinerja keuangan perusahaan dalam menghasilkan laba mengalami penurunan. Untuk jelasnya seperti terlihat pada tabel berikut: Perhitungan Rasio Profit Margin Laba Operasi Penjualan Profit Perubahan Profit Tahun Bersih Rp Margin % Margin % 22,99 36,97 13,98 24,99 . ROA Return On Assets adalah perbandingan antara laba yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan keseluruhan modal yang dimiliki perushaan. Rasio menggambarkan perputaran asset diukur dari volume penjualan. Semakin besar rasio ini semakin baik. Hal ini berarti bahwa aktiva dapat lebih cepat berputar dalam meraih laba. Adapun rumus yang dipakai dalam hal ini sebagaimana dikemukakan dalam bab sebelumnya, yaitu: yaycaycayca yaAyceycycycnEa ycIyceycycycycu ycuycu yaycycyceyc = ycu 100% ycNycuycycayco ycaycoycycnycyca ycIyceycycycycu ycuycu yaycycyceyc ycNycaEaycycu 2020 = ycu 100% = 7,38% Menurut hasil perhitungan laba bersih setelah pajak tahun 2020 sebesar 000,- dan hasilnya dikalikan 100%, maka diperoleh ROA pada tahun 2020 38% yang berarti bahwa setiap Rp 100,- total aktiva yang digunakan untuk menghasilkan laba dapat menghasilkan laba sebesar Rp 7,38,-. ycIyceycycycycu ycuycu yaycycyceycycNycaEaycycu 2021 = ycu 100% = 10,34% Menurut hasil perhitungan laba bersih setelah pajak tahun 2021 sebesar 110,- dibagi dengan total aktiva perusahaan tahun 2021 sebesar Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 48-56 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 48-56 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 600,- dan hasilnya dikalikan 100%, maka diperoleh ROA pada tahun 2021 34% yang berarti setiap Rp 100,- total aktiva yang digunakan untuk menghasilkan laba dapat menghasilkan laba atau keuntungan sebesar Rp 10,34,-. ycIyceycycycycu ycuycu yaycycyceyc ycNycaEaycycu 2022 = ycu 100% = 7,39% Menurut hasil perhitungan laba bersih setelah pajak tahun 2022 sebesar 230,- dibagi dengan total aktiva perusahaan tahun 2022 sebesar 100,- dan hasilnya dikalikan 100%, maka diperoleh ROA pada tahun 2022 39% yang berarti setiap Rp 100,- total aktiva yang digunakan untuk menghasilkan laba dapat menghasilkan laba atau keuntungan sebesar Rp 7,39,-. Untuk jelasnya hasil Return on Asset (ROA) dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tahun Hasil Perhitungan ROA Laba Operasi Total Aktiva ROA 7,38% 10,34% 7,39% Dari analisis diatas dapat dilihat bahwa perusahaan dalam keadaan profitabilitas atau mampu menghasilkan keuntungan dari total asset yang dimilikinya dan mengalami pluktuasi tiap tahunnya, dimana tahun 2020 laba yang dihasilkan dari aktiva perusahaan sebesar 7,38, tahun 2021 naik menjadi 10,34 dan tahun 2022 turun lagi menjadi 7,39. Namun demikian menunjukkan bahwa perusahaan PT. Mulia Utama Medan masih tetap dalam keadaan profitabilitas. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis mengenai penilaian kinerja pada PT. Mulia Utama Medan, dapat ditarik beberapa kesimpulan, yaitu: Pelaksanaan akuntansi pertanggungjawaban dalam bentuk laporan keuangan Neraca dan Laporan Laba Rugi PT. Mulia Utama Medan, telah disusun berdasarkan perinsip akuntansi yang diterima secara umum sesuai dengan ketentuan dan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Aspek solvabilitas dengan alat ukur Rasio Hutang atas Aktiva (Debt To Asset Rati. Tahun 2020 diperoleh nilai sebesar 70,22%, tahun 2021 mengalami penurunan menjadi 74,29% dan tahun 2022 nilai Debt to Assets Ratio perusahaan mengalami penurunan lagi menjadi 76,63%, sehingga kinerja keuangan perusahaan dilihat dari Rasio Hutang atas Aktiva belum dapat dikatakan solvable, karena jumlah asset yang dimiliki perusahaan belum dapat menutupi semua utang-utangnya apabila suatu waktu perusahaan Rasio Hutang atas Modal (Debt To Equity Ratio ) Tahun 2020 sebesar 149,72 %, tahun 2021 jumlah modal sendiri yang dijadikan jaminan utang sebesar Rp. 152,08 dan tahun 2022 meningkat menjadi Rp. 158, 75. Hal ini menunjukkan bahwa Debt To Equity Ratio perusahaan PT. Mulia Utama Medan lebih besar jumlah equitas atau modal sendiri yang dijadikan jaminan utang. Aspek profitabilitas, dengan rasio NPM menunjukkan perhitungan laba bersih setelah pajak bahwa pada tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 13,98 % dari 22,99 % pada tahun 2020 Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 48-56 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 48-56 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 menjadi 36,97 % pada tahun 2021 dan tahun 2022 rasio Net profit margin sebesar 24,99 % atau mengalami penurunan sebesar 11,98 % dari tahun 2021. Return On Assets (ROA) memperlihatkan bahwa perusahaan dalam keadaan profitabilitas dari total asset yang dimilikinya, tahun 2020 laba yang dihasilkan dari aktiva perusahaan sebesar 7,38, tahun 2021 naik menjadi 10,34 dan tahun 2022 turun menjadi 7,39. Walaupun perbandingan antara laba yang dihasilkan perusahaan dibandingkan dengan keseluruhan modal yang dimiliki perushaan mengalami penurunan namun demikian menunjukkan bahwa perusahaan PT. Mulia Utama Medan masih tetap dalam keadaan Dafta Pustaka