Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis Vol. 8 No. Juni 2023 . e-ISSN 2527-8215 THE INFLUENCE OF UNDERSTANDING. APPLICATION AND UTILIZATION OF ACCOUNTING INFORMATION SYSTEMS ON THE PERFORMANCE OF SMEs IN SURAKARTA CITY (Case Study on CONVECTION SME. Defi Anggun PrasastiA. Eko TriyantoA A&A Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surakarta Email : defiap12@gmail. ABSTRAK This study was done to find out how well MSMEs work when it comes to comprehending, using, and utilising accounting information systems. This research uses primary data sources and gathers information through questionnaire observation and quantitative techniques. In this research, 65 convection business players participated as respondents. Using the SPSS version 26 software, multiple regression is the data analysis technique used. Instrument tests . alidity and reliability test. , traditional premise tests . ormality tests, multicollinearity tests, and heteroscedasticity test. , and hypothesis testing used f test, t test, and test the coefficient of determination is the method of analysis in this study. The study's findings indicate that while applying and utilising accounting information systems have a major influence on MSMEs' performance, comprehending accounting information systems has no influence on MSME performance. Keywords: understanding. performance of MSMEs PENGARUH PEMAHAMAN. PENERAPAN DAN PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KINERJA UMKM KOTA SURAKARTA (Studi Kasus pada UMKM KONVEKSI) ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja UMKM yang dipengaruhi pemahaman, penerapan, dan pemanfaatan sistem informasi akuntansi. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan mengumpulkan informasi melalui observasi kuesioner dan teknik kuantitatif. Dalam penelitian ini, 65 pelaku usaha konveksi berpartisipasi sebagai responden. Menggunakan perangkat lunak SPSS versi 26, regresi berganda adalah teknik analisis data yang digunakan. Uji instrumen . ji validitas dan reliabilita. , uji asumsi klasik . ji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisita. , dan uji hipotesis yang digunakan uji F, uji t dan uji koefisien determinasi merupakan metode analisis dalam penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan meskipun penerapan dan pemanfaatan sistem informasi akuntansi memberikan pengaruh signifikan pada kinerja UMKM, pemahaman sistem informasi akuntansi tidak memberikan pengaruh pada kinerja UMKM. Kata kunci: pemahaman. kinerja UMKM. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 8 No. Juni 2023 http://w. id/ojs32/index. php/KURS/index e-ISSN 2527-8215 PENDAHULUAN Latar belakang Industri nasional dan daerah sangat bergantung pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Tujuan UMKM guna bertindak menjadi jaring pengaman ekonomi, terutama bagi yang berpenghasilan rendah, serta membentuk dan menambah produk domestik bruto, meningkatkan kesempatan kerja, dan mengisi lowongan pekerjaan. Pemerintah menggunakan UMKM sebagai rencana untuk menumbuhkan kemakmuran bangsa. _Lebih dari 64 juta unit UMKM . ,9 persen dari seluruh organisasi usah. , menurut data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2019, telah membantu perekonomian bangsa. PDB berbasis tenaga kerja 96,9 persen, ekspor nonmigas 14,4 persen, investasi UMKM nasional 60 persen, kemitraan UMK dan UMB 7 persen, dan wiraswasta 3,47 persen. Selain itu, pendaftaran digital tersedia untuk 19,5 juta UMKM. Data yang diperoleh Dinas Koperasi Usaha Kecil, dan Menengah Kota Surakarta sektor industri terdapat 615 UMKM, salah satu UMKM sektor industri di kota Surakarta adalah Konveksi terdapat 189 industri, konveksi sebagai sarana untuk menurunkan tingkat pengangguran dan mendorong perekonomian. Tingkat persaingan yang ketat di pasar konveksi tentunya dipengaruhi oleh semakin pesatnya pertumbuhan industri UMKM konveksi di Surakarta. Oleh itu, agar dapat tumbuh dan berkembang, setiap UMKM perlu memiliki kinerja yang unggul, khususnya dalam jumlah pendapatan dan jaringan bisnis. Dalam pengembangan usaha ada beberapa yang mengalami kendala selain modal adalah kemampuan dalam mengelola laporan keuangan yang masih manual menggunakan catatan atau buku. Resiko kehilangan maupun kerusakan data besar terjadi pada saat pelaporan, kesulitan memantau pembukuan secara realtime, dan laporan keuangan hanya mengacu pada pendapatan dan Hal ini dikarenakan minim pengetahuan sistem informasi akuntansi untuk mengelola keuangan usahanya yang bersifat informatif. UMKM cenderung kurang atau mengelola pencatatan akuntansi secara disiplin dengan pembukuan rutin berupa harian, mingguan, bulanan, dan lain sebagainya kurangnya wawasan dalam pencatatan transaksi keuangan, prosedur akuntansi yang sulit, serta keyakinan infromasi transaksi keuangan tidak berlaku bagi UMKM. (Syahadatina,2. Oleh itu pelaku UMKM penting untuk memperbaiki system informasi Menerapkan sistem informasi akuntansi yang telah sesuai. UMKM bisa menyampaikan laporan yang lebih menyeluruh dan teratur tentang bisnis dan keadaan keuangan, (Prastika, 2. Sistem informasi akuntansi mempermudah penyediaan informasi yang lengkap, tepat, dan cepat di era globalisasi. Hal tersebut mampu meningkatkan keakuratan catatan keuangan, menurunkan biaya barang atau jasa, meningkatkan produktivitas, dan membantu pengambilan keputusan manajemen. Produktivitas dapat ditingkatkan dengan menggunakan teknologi informasi telah sesuai sehubungan dengan penerapan sistem informasi pembukuan terhadap bisnis. (Firdhaus. Pelaku memiliki kemampuan untuk menggunakan sistem informasi keuangan untuk meningkatkan kesuksesan perusahaan. Mengetahui dengan tepat berapa banyak pendapatan yang diterima, berapa banyak yang dihabiskan untuk operasional, dan berapa banyak yang tersisa untuk operasional perusahaan dibuat sederhana dengan metode yang digunakan untuk pencatatan keuangan. (Syahadatina, 2. Memiliki kemampuan untuk memelihara pembukuan akuntansi yang ketat dan disiplin pembukuan dengan cara yang metodis dan terorganisir, menghasilkan laporan keuangan yang bermanfaat. Data akuntansi yang berguna untuk perencanaan strategi, pengawasan manajemen praktis, dan keputusan manajemen untuk UKM. Memahami penggunaan informasi akuntansi guna membantu memproses data untuk menghasilkan laporan keuangan yang efektif. Pengembangan usaha membutuhkan pengetahuan yang baik , sehingga mampu mengetahui kondisi usaha apakah mengalami peningkatan atau penurunan. Beberapa penelitian sebelumnya yang berhubungan dengan faktor yang berpengaruh terhadap kinerja UMKM yaitu, penelitian Winda . menyimpulkan kinerja UKM dipengaruhi oleh pemahaman dan penerapan sistem informasi akuntansi. Firdhaus . menyimpulkan keberhasilan UMKM dipengaruhi oleh penerapan sistem informasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi informasi. Sedangkan Muria . , pemahaman informasi akuntansi, penerapan sistem informasi, dan kemampuan kewirausahaan tidak berpengaruh pada keberhasilan UKM. Menurut Tyas . , keberhasilan UKM tidak dipengaruhi secara signifikan oleh penerapan sistem informasi akuntansi. Temuan penelitian sebelumnya masih diperoleh ke tidak konsistensian hasil berpengaruh dan tidak berpengaruh. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini guna mengetahui seberapa besar pengaruh pemahaman, penerapan, dan pemanfaatan sistem informasi akuntansi terhadap kinerja UMKM di kota Surakarta. Penelitian ini yang membedakan dengan penelitian terdahulu, terdapat pemahaman dan pemanfaatan yang menghubungkan antara pentingnya penerapan sistem informasi akuntansi pada kinerja UKM dalam menyediakan laporan keuangan yang informatif dan objek yang diambil berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya dimana mengambil objek UMKM kota Surakarta yang berfokus pada usaha konveksi. TINJAUAN PUSTAKA Teori Knowledge Based View Teori Knowledge Based View (KBV) adalah ekstensi baru dari Resources Based Theory (RBT) dari perusahaan dan memberikan pemahaman teoritik yang relevan dalam mendukung intellectual capital . di, 2. Teori KBV Pengaruh Pemahaman. Penerapan dan Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja UMKM Kota Surakarta (Studi Kasus pada UMKM Konveks. (Defi Anggun Prasasti dan Eko Triyant. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 menunjukkan pengetahuan yang dimiliki oleh perusahaan menjadi dasar kesuksesan sebuah bisnis dalam operasional kegiatan usahanya. Menurut penrose . merencanakan, mengatur, mengkoordinasikan, mengevaluasi, dan mengatur sumber daya adalah tugas sumber daya manusia dalam mengelola merger bisnis. Sulit menentukan kebijakan dan keputusan menyebabkan kegagalan usaha yang dijalankan pengetahuan yang rendah. Pengetahuan yang maksimal dalammenjalankan bisnis maka akan menghasilkan kinerja baik. Karakteristik khas Teori Knowledge Based View (KBV) sebagai berikut: Dalam bisnis, pengetahuan memiliki kepentingan strategis terbesar. Pengetahuan diterapkan dalam kegiatan dan prosedur produksi dalam bisnis. Karyawan yang bertugas menghasilkan, melestarikan, dan menyebarkan informasi dalam organisasi. Pengetahuan merupakan awal orkrestrasi sebuah ide menjadi pengetahuan dan mengimplementasikan dalam suatu organisasi. Sistem informasi akuntansi Sebuah sistem terdiri dari bagian yang bekerja sama untuk menyelesaikan tugas tertentu. Informasi adalah kumpulan fakta atau data yang telah ditata, diolah, dan dibuat bermanfaat bagi penerimanya. Steven A. Moscove . mendefinisikan sistem informasi akuntansi sebagai komponen organisasi yang mengumpulkan, mengatur, bertransaksi, mengevaluasi, dan menyebarkan data finance yang bersangkutan sebagai dasar pengambilan keputusan oleh pihak internal . anajemen dan sta. serta pihak eksternal. antor pajak, kreditur, pemerinta. Tujuan penggunaan yaitu: Guna membantu kegiatan hari-hari. Membantu dalam mengambil keputusan. Meningkatkan efisien dan efektivitas. Melaksanakan tugas-tugas yang berhubungan dengan akuntabilitas. Lima tugas utama sistem informasi akuntansi pengumpulan, pemrosesan, pengelolaan, pengendalian, dan hasil informasi melakukan operasi sistem. Menurut Widiasworo . , pemahaman itu adalah kapasitas untuk menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan sebelumnya untuk menciptakan citra mental yang sama. Kekeliruan pemahaman posisi dan upaya pengembangan sistem informasi dan teknologi yang direncanakan disebabkan pemahaman yang tidak tepat atau saling tumpang tindih . (Fadilah, 2. Pemahaman sistem informasi akuntansi dalam kegiatan operasional suatu usaha mengkombinasikan antara aktivitas manusia dengan penggunaan teknologi. Para pelaku bisnis menyadari penanganan data dengan teknologi dan pembuatan catatan keuangan akan sangat bermanfaat bagi efisiensi dalam menjalankan bisnis. Pengertian akuntansi dapat diartikan sebagai mampu memahami bagaimana proses akuntansi dilakukan sehingga menghasilkan laporan keuangan yang kokoh yang diatur oleh standar dan prinsip akuntansi keuangan. Penerapan sistem informasi akuntansi Pengerjaan konsep system informasi akuntansi dengan menggunakan hardware serta software dalam menjalankan UMKM dapat memanfaatkan sistem informasi akuntansi berbasis hardware untuk mendokumentasikan aktivitas keuangan serta menciptakan laporan finance secara cepat, cermat, dan tepat. Untuk memberikan efek yang baik bagi keberhasilan UMKM, teknologi informasi harus diterapkan dengan benar dan sesuai dengan Membuat keputusan dapat dibandingkan dengan penggunaan sisteminformasi keuangan. Menurut. Romney. Steinbart . Sistem informasi keuangan, terdiri dari enam bagian: 1. Orang, konsumen system, 2. Prosedur dan arahan, metode pengumpulan, pemrosesan, dan penyimpanan data, 3. Data tentang bisnis dan operasional bisnis, 4. Software untuk pemrosesan data, 5. Information technology infrastructure, terdiri dari komputer, periferal, dan jaringan komunikasi, dan 6. Pengendalian internal dan tindakan pencegahan guna menjaga informasi dalam sistem informasi pembukuan. Pemanfaatan sistem informasi akuntansi Proses penerapan sistem yang dimulai dengan mengumpulkan, mendokumentasikan, menyimpan, dan mengolah data menjadi laporan finance sebagai informasi yang dapat digunakan oleh pemangku kepentingan khusus guna mengambil keputusan manajemen dan mengevaluasi kinerja UMKM. Penggunaan teknologi informasi menawarkan banyak keuntungan bagi pelaku perusahaan. Bagi pelaku usaha, dapat menggunakan sistem informasi yang telah didukung perangkat lunak dan perangkat keras untuk menjalankan proses . akuntansi secara optimal, sehingga meningkatkan keandalan informasi keuangan yang disajikan dan efektivitas sistem informasi Untuk menghindari kesalahan saat membuat pilihan uang adalah tujuan dari sistem informasi. Manfaat utama sistem informasi, diantaranya: 1. Memberikan informasi keuangan 2. Menjadi alat kontrol 3. Sebagai bahan evaluasi keuangan dan 4. Sebagai bahan evaluasi. Kinerja UMKM Kinerja adalah hasil yang dicapai atas tindakan pencapaian suatu organisasi atau perusahaan yang dapat diukur dengan menggunakan perbandingan atau kategori standar tertentu. Kinerja suatu UMKM terkait dengan usaha untuk memaksimumkan kemakmuran pemilik juga memaksimalkan nilai perusahaan (Fadilah, 2. Dalam perkembangannya suatu UMKM dapat dilihat dari kinerja selama periode waktu berjalannya usaha. Beberapa faktor yang mempengaruhi berkembangnya UMKM salah satunya mengetahui kinerja UMKM adalah dengan cara mengamati bagaimana usaha tersebut berjalan sehingga menghasilkan kemakmuran bagi usaha sehingga dapat Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 8 No. Juni 2023 e-ISSN 2527-8215 mendatangkan uang yang dapat digunakan untuk memperluas perusahaan. Keberhasilan UMKM dibuktikan dengan pertumbuhan jumlah barang, laba, dan tenaga kerja, serta kualitas laporan keuangannya. Mencapai pengetahuan tentang perusahaan dan metrik kinerja adalah tujuan untuk meningkatkan kinerja UMKM. Kerangka pikiran Pemahaman SIA H 1 Penerapan SIA Kinerja UMKM H 2 Pemanfaatan SIA H 3 Gambar 1. Kerangka Pikiran. Pengembangan Hipotesis Pengaruh Pemahaman Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kinerja UMKM. Untuk mendukung kegiatan praktis dalam suatu bisnis, sistem informasi dapat memadukan kegiatan manusia dengan penggunaan teknologi. (Winda Meylani, 2. Pemahaman sistem informasi akuntansi merupakan sebuah Teori Knowledge Based View (KBV) yang menjelaskan pengetahuan memiliki kepenting paling strategis dalam keberhasilan suatu bisnis. Dengan pentingnya pemahaman sistem informasi akuntansi pelaku usaha akan menghasilkan efektivitas kinerja UMKM. Penelitian Winda . Sri . dan Muria . menyimpulkan pemahaman sistem informasi akuntansi berpengaruh terhadap kinerja UMKM. Dapat dikemukakan hipotesis penelitian adalah : : Pemahaman Sistem Informasi Akuntansi memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja UMKM. Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kinerja UMKM Penerapan informasi merupakan implementasi penggunaan teknologi informasi dalam menjalankan bisnisnya (Muria, 2. Penerapan merupakan kelanjutan dari pemahaman sistem informasi akuntansi. Paham sistem informasi dengan baik mampu membantu dalam mengelola laporandata keuangan maupun non keuangan, maka UMKM akan mengaplikasikan sistem informasi akuntansi dalam menjalankan usaha. Pengendalian terhadap aktivitas pelaku UMKM akan ditingkatkan melalui penggunaan sistem informasi. UKM akan tampil sebagai konsekuensi sistem informasi. Penelitian Winda . Firdhaus . , danMaesaroh . menyimpulkan penerapan sistem informasi akuntansi berpengaruh terhadap kinerja UMKM. Dapat dikemukakan hipotesis penelitian adalah : : Penerapan Sistem Informasi Akuntansi memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja UMKM. Pengaruh Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kinerja UMKM. Penggunaan teknologi informasi sangat menguntungkan, terutama untuk bisnis. Melalui penggunaan teknologi informasi bisnis mampu dengan mudah, cepat, dan benar menyediakan, menangani, dan melaporkan keuangan. (Puteri, 2. Dalam pencapaian kinerja, faktor penting yang mempengaruhi adalah memanfaatkan sistem Semakin meningkat pemanfaatan sistem informasi akuntansi maka kinerja UMKM meningkat. Penelitian Puteri . ,Firdhaus . dan Sri. keberhasilan UKM dipengaruhi oleh penggunaan sistem informasi akuntansi. Dapat dikemukakan hipotesis penelitian adalah : H3 : Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja UMKM. Pengaruh Pemahaman. Penerapan dan Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja UMKM Kota Surakarta (Studi Kasus pada UMKM Konveks. (Defi Anggun Prasasti dan Eko Triyant. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 METODOLOGI PENELITIAN Metode pengumpulan data Data primer adalah sumber data. Data secara langsung diperoleh dari sumber utama, seperti melewati wawancara dan kuesioner, disebut sebagai data primer. Pengumpulan informasi dilakukan dengan menyebarkan survey kepada UKM yang bergerak di industri konveksi di Surakarta. Kuesioner menurut Sugiyono . adalah sistem mengumpulkan data yang subjek diberikan daftar pertanyaan atau pernyataan tertulis untuk dijawab. Jawaban pendapat digunakan untuk mengumpulkan data yang diperlukan dan bantuan dalam studi. Jawaban dari responden akan dihitung dengan menggunakan ukuran Likert. Populasi dan sampel Teknik random sampling adalah strategi sampling dalam penelitian ini, setiap individu masyarakat diberi kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel. Random sampling adalah metode yang adil untuk memilih sampel dari populasi. Pengelompokan objek atau subjek, termasuk individu, benda di lingkungan terdekatnya, dan kualitas yang dimiliki objek atau subjek tersebut adalah populasi. UKM kota Surakarta dengan konsentrasi pada wilayah usaha industri konveksi merupakan populasi penelitian. Terdapat 189 usaha industri konveksi, menurut data Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Surakarta. Sampel adalah komponen dari ukuran dan susunan populasi. Guna menetapkan banyak. sampel, maka penelitian. ini memakai sebagai berikut: ycA ycu= 1 ycAyce 2 Keterangan : n = ukuran sampel atau responden. N= ukuran populasi. e = presisi atau tingkat signifikan 10% atau 0,1. 2,89 = 65,3 dibulatkan menjadi 65 Ukuran sampel untuk penelitian ini adalah 65 orang. Variabel penelitian dan pengukuran variabel Variabel menurut Sugiyono . adalah yang dipilih untuk diteliti guna dipelajari lebih lanjut sebelum mengambil keputusan. Dalam penelitian ini variabel terikat dalam penelitian ini adalah kinerja UMKM(Y), variabel bebasnya adalah pemahaman, penerapan, dan pemanfaatan sistem informasi akuntansi (X). Tabel 2. Indikator variabel Variabel Indikator Pemahaman SIA (X. Keterlibatan dan keunggulan teknik personal. (Anggraeni, 2. Penerapan SIA (X. Sistem sesuai kebutuhan, sistem yang akurat, praktis dan efisien (Wahyuni. Pemanfaatan SIA (X. Intensitas penggunaan, frekuensi penggunaan, dan jumlah software yang (Puteri, 2. Peningkatan jumlah produk, peningkatan laba, dan peningkatan karyawan Kinerja UMKM (Y) (Komang, 2. Teknik Analisis data Metode analisis detail kuantitatif diperlukan dalam penelitian ini. Bersifat kuantitatif, analisis data bertujuan memverifikasi hipotesis. (Nurissalmah, 2. Metode ini berusaha mendeskripsikan, mengartikan, ataupun menyimpulkan beragam situasi, kondisi, fenomena, atau faktor kajian sesuai dengan peristiwa yang terjadi dan dapat disampaikan melalui bahan arsip, wawancara, dan observasi. Alat analisis data Regresi linear berganda Analisis linear berganda digunakan menetapkan arah serta tingkat dampak faktor independen terhadap variabel Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 8 No. Juni 2023 e-ISSN 2527-8215 dependen, menurut Ghozali . Tahapan analisis data meliputi uji hipotesis, uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas, serta uji instrumen . ji validitas dan reliabilita. ji F, uji T dan uji koefisien determinas. Berikut bentuk persamaan yang digunakan dalam penelitian ini : Y = CA CAXCA CCXCC CEXCE EN Dimana : Y = Kinerja UMKM. CA = Konstanta. XCA = Pemahaman SIA XCC = Penerapan SIA XCE = Pemanfaatan SIA EN = Error Uji Instrument Uji validitas untuk mengetahui tes memenuhi tujuannya dan alat ukur yang disiapkan dapat mengukur apa yang Jika ada kueri yang dinyatakan tidak valid, kueri tersebut dihapus, dan uji validitas kemudian dilakukan tanpa kueri tersebut. arma, 2. Jika angka r hitung > r tabel maka indikator kueri dapat dinyatakan benar atau Uji Reliabilitas untuk mengetahui kekokohan atau reliabilitas data yang dicapai. Uji reliabilitas dilakukan dengan mengkontraskan nilai alpha Cronbach dengan tingkat signifikansi yang diterapkan. Bergantung pada persyaratan dalam penelitian, level/level signifikan 0,5, 0,6, atau 0,7. Penegasan yang diterapkan dalam uji ketergantungan perlu diterima sebagai kebenaran. Variabel-variabel ini tidak dapat digunakan dalam instrumen untuk mendukung penelitian jika hasil penelitian tidak realibel. arma, 2. Uji Asumsi Klasik Uji normalitas, tujuan pengujian adalah untuk mengetahui nilai residual dan variabel dependen dan independen dalam model regresi berdistribusi normal. (Ningsih, 2. Tes Kolmogrov-Smirnov dapat diterapkan dalam pengujian, dan kesimpulan dapat dibuat jika: Sig O 0. 05 maka dapat berdistribusi tidak normal. Sig Ou 0. 05 maka dapat berdistribusi normal. Uji multikolinearitas melihat hubungan antara faktor-faktor independen regresi. tidak ada korelasi antara faktor independen dalam model regresi yang layak. (Ningsih, 2. Apabila nilai VIF <10, multikolinearitas tidak begitu sebaliknya. Uji heteroskedastisitas untuk mengetahui model regresi residual dalam suatu sampel, dilakukan. (Ningsih. Distribusi plot dalam grafik terlihat tidak mengikuti pola tertentu yang teratur, dan tingkat signifikansinya lebih dari 0,05. tanda heteroskedastisitas tidak ada. Uji Hipotesis Uji F guna menentukan setiap variabel independen dalam model memiliki pengaruh terhadap variabel dependen. (Ningsih, 2. Aturan uji F sebagai berikut: Apabila nilai signifikan F < 0. 05, maka semua variabel dependen memiliki pengaruh secara signifikan terhadap variabel independen. Apabila nilai signifikan F > 0. 05, maka semua variabel dependen tidak memiliki pengaruh secara signifikan terhadap variabel independen. Uji T bertujuan untuk memastikan signifikansi hubungan setiap variabel independen dengan variabel (Ningsih, 2. Dapat dilihat pada significance level . = 5%), jika : Hipotesis disetujui dengan nilai signifikansi < 0,05, menunjukkan perubahan variabel dependen mempengaruhi variabel independen. Hipotesis disetujui dengan nilai signifikansi < 0,05, menunjukkan perubahan variabel dependen tidak berdampak pada variabel independen. Uji Koefisien. Determinasi. digunakanauntuk mengetahui persentase variasi variabel bebas yangdigunakan dalam model mampu menjelaskan variasi variabel terikat (Ningsih, 2. Besarnya koefisien determinasi (RA) hanya antara 0 Ae 1, semakin kecil nilai koefisien determinasi artinyapengaruh variabel independen terhadap variabel dependen semakin lemah. Apabila nilai koefisiendeterminasi. semakin mendekati 1 artinya pengaruh Ae pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen semakin kuat. Pengaruh Pemahaman. Penerapan dan Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja UMKM Kota Surakarta (Studi Kasus pada UMKM Konveks. (Defi Anggun Prasasti dan Eko Triyant. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 HASIL DAN PEMBAHASAN DATA Deskripsi data adalah untuk memberikan ringkasan luas statistik yang dikumpulkan di lapangan didistribusikan. Sebanyak 65 pelaku usaha konveksi berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai responden dan pengumpul data. kuesioner yang terbagi dalam 4 kategori yang mewakili responden dapat digunakan untuk mengetahui gambaran umum tentang kepribadian responden. Tabel 3. Karakteristik Responden Karakteristik Frekuensi . Presentase (%) Jenis kelamin : Laki Ae lakiPerempuan Total Usia : < 30 Tahun 31 - 40 Tahun 41 - 50 Tahun > 50 Tahun Total Pendidikan : SD SMP SMA/SMK Sarjana Pasca sarjana Total Lama usaha : < 1 Tahun 1 - 3 Tahun 3- 5 Tahun 5- 7 Tahun > 7 Tahun Total Sumber : Data Primer Uji Instrument Uji Validitas Perbandingan r hitung dengan r tabel menggunakan kondisi df=. dan nilai 65 - 2 = 63 ukuran signifikan 0,05, maka nilai r tabel adalah 0,2441. Berdasarkan temuan pengujian yang dilakukan, dapat disimpulkan semua variabel dinyatakan valid atau layak, seluruh item pertanyaan mempunyai nilai r hitung lebih besar dari r tabel. Uji Reliabilitas Pegujian dilakukan dengan mengkontraskan nilai alpha Cronbach dengan tingkat/taraf . Alfa Cronbach > 0,6 adalah tingkat/taraf signifikan yang digunakan. Berikut mengenai temuan: Tabel 4. Hasil Uji Reliabilitas Item CronbachAos Alpha Pemahaman SIA 0,612 Penerapan SIA 0,844 Pemanfaatan SIA 0,868 Kinerja UMKM 0,724 Sumber : Data Olahan SPSS 2022. Jumlah Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Uji Asumsi Klasik UjiNormalitas Tabel 4. 3 Hasil Uji Normalitas One Sample Kolmogrov Smirnov Test Unstandardized Residual Asymp sig . ,200c,d Sumber : Data Olahan SPSS 2022. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 8 No. Juni 2023 e-ISSN 2527-8215 Pengujian menggunakan One Sample Kolmogorov-Smirnov Test dinyatakan berdistribusi data dengan normal apabila kriteria menunjukkan pada Asymp. Sig. -taile. > 0,05. Berdasarkan temuan uji normalitas menunjukkan Asymp. Sig. -taile. yaitu 0,200 yang berarti > 0,05, maka dinyatakan data berdistribusi normal. Uji Multikolinieritas Tabel 5. Hasil Uji Multikolinieritas. Collinearity Statistics Model Tolerance (Constan. Pemahaman SIA Penerapan SIA VIF 0,572 0,509 0,827 1,748 1,965 1,209 PemanfaatanSIA Sumber:. Data. Olahan SPSS 2022 Berdasarkan temuan uji multikolinearitas didapatkan nilai. tolerance pemahaman, penerapan, dan pemanfaatan SIA>0,10 dan nilai VIF. <10, menunjukkan tidak terjadi multikolinearitas dan praktis digunakan. Uji Heterokedastisitas Tabel 6. Hasil Uji Heterokedastisitas. Unstandardized Coefficients BStd. Error -,006 Standardized Coefficients Beta ,021 -,307 Pemahaman SIA -,022 ,069 -,121-,320 ,750 Penerapan SIA ,117 ,070 ,5991,659 ,102 Pemanfaatan SIA ,000 ,001 -,044-,220 ,827 Model (Constan. Sig. ,760 Sumber:. Data. Olahan SPSS 2022 Temuan Uji Heterokedastisitas terdapat. nilai signifikasi pemahaman SIA, penerapan SIA, dan pemanfaatan SIA > 0,05. Berdasarkan temuan pengujian heterokedastisitas tidak ditemukan pada model resgresi. Uji Regresi Linear Berganda Tabel 7. Hasil Uji Regresi Linear Berganda. Unstandardized Standardized Coefficients Collinearity Statistics Coefficients Model Std. Error Beta Sig. ToleranceVIF (Constan. 1,270 ,471 2,698 ,009 Pemahamaan SIA -,091 ,130 -,090-,703 ,485 ,572 1,748 Penerapan SIA ,393 ,120 ,4423,268 ,002 ,509 1,965 Pemanfaatan SIA ,326 ,088 ,3943,718 ,000 ,827 1,209 Dependent Variable: Kinerja UMKM Sumber : Data Olahan SPSS 2022. Tingkat pengaruh faktor independen terhadap variabel dependen ditentukan dengan melaksanakan analisis linear berganda. Menurut temuan persamaan uji regresi linier berganda, berikut ini : Y = 1,270 Ae 0,091 0,393XCC 0,326XCE EN Konstanta sebesar 1,270 , menunjukkan variabel kinerja UMKM nilai 1,270 apabila tidak ada pengaruh variabel pemahaman SIA, penerapan SIA,dan pemanfaatan SIA. Koefisien regresi pemahaman SIA (X. memiliki nilai negatif sebesar 0,091 terhadap kinerja UMKM, yang menunjukkan apabila pemahaman SIA naik sebesar satu satuan maka kinerja UMKM akan mengalami penurunan sebesar 0,091 satuan. Jika adopsi penerapan SIA naik sebesar satu satuan, maka akan terjadi peningkatan kinerja UMKM sebesar 0,393 satuan, sesuai dengan koefisien regresi penerapan SIA (X. memiliki nilai positif. Koefisien regresi pemanfaatan SIA (X. memiliki nilai positif sebesar 0,326 terhadap kinerja UMKM, yang menunjukkan apabila pemanfaatan SIA naik sebesar satu satuan maka kinerja UMKM akan meningkat sebesar 0,326 satuan. Pengaruh Pemahaman. Penerapan dan Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja UMKM Kota Surakarta (Studi Kasus pada UMKM Konveks. (Defi Anggun Prasasti dan Eko Triyant. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 Uji Hipotesis Uji F Tabel 8. Hasil Uji F. Model Sum of Squares Mean Square Sig. Regression 4,617 1,53915,512 ,000b Residual 6,052 ,099 Total 10,668 Sumber:Data Olahan SPSS 2022 Hasil dari uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 15,512, kemudian nilai signifikan sebesar 0,000 menunjukkan < 0,05. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan pemahaman SIA, penerapan SIA, dan pemanfaatan SIA secara bersamaan memberi pengaruh terhadap kinerja UMKM. Uji Koefisien Determinasi Tabel 9. Hasil Uji Koefisien Determinasi. Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate ,658a ,433 ,405 ,314 Sumber:Data Olahan SPSS 2022. Temuan uji koefisien determinasi menunjukkan Adjusted. Square sebanyak 0,405 . ,5 perse. artinya dalam model ini variabel kinerja UMKM variabel pemahaman SIA, penerapan SIA, dan pemanfaatan SIA sebesar 40,5 persen, sisanya 0,595 . ,5 perse. dijelaskan diluar variabel bebas. Uji t Tabel 4. 8 Hasil Uji t. Model (Constan. Unstandardized Coefficient BStd. Error 1,270 Beta ,471 Standardized Coefficients Sig. 2,698 ,009 Pemahamaan SIA -,091 ,130 -,090-,703 ,485 Penerapan SIA ,393 ,120 ,4423,268 ,002 Pemanfaatan SIA ,326 ,088 ,3943,718 ,000 Sumber:Data Olahan SPSS 2022. Berdasarkan temuan uji t yang telah dilakukan didapatkan nilai sebagai berikut: Nilai t hitung pada variabel pemahaman SIA sebesar -0,703 dan t tabel sebesar 0,2441 yang menunjukkan t hitung < t table dengan taraf signifikasi > 0,05, maka variabel pemahaman SIA tidak berpengaruh terhadap kinerja UMKM. Dengan demikian. H1 ditolak. Nilai t hitung untuk variabel penerapan SIA sebesar 3,268 dan t tabel sebesar 0,2441 menunjukkan t hitung > t tabel dengan taraf signifikasi < 0,05, maka variabel penerapan SIA berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM. Dengan demikian. H2 diterima. Nilai t hitung pada variabel pemanfaatan SIA sebesar 3,718 dan t tabel sebesar 0,2441 menunjukkan t hitung > t tabel dengan taraf signifikasi < 0,05 maka variabel pemanfaatan SIA berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM. Dengan demikian. H3 diterima. Pembahasan Pengaruh Pemahaman Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kinerja UMKM. Pemahaman Sistem Informasi Akuntansi tidak memberi pengaruh pada Kinerja UMKM, artinya sebagian pelaku usaha belum memahami sistem informasi akuntansi, tidak semua latar belakang pendidikan terkait akuntansi, tidak semua mengikuti pelatihan atau keahlian di aspek tersebut. Akan lebih mudah untuk memahami sistem informasi keuangan. apabila dari pelaku usaha mempunyai keterampilan dan keahlian yang mahir sehingga menghasilkan kinerja UMKM yang baik. Penelitian Puteri . ,dan Muria . menyimpulkan pemahaman sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh terhadap kinerja UMKM. Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kinerja UMKM Penerapan Sistem Informasi Akuntansi memberi pengaruh signifikan pada Kinerja UMKM, artinya penerapan SIA yang memudahkan pelaku usaha dalam mengolah data, mengakses data dan menerapkan setiap sistem. Kegunaan dari SIA untuk mendorong menyelesaikan pekerjaan secara efisien dan efektif. Menurut pendapat pelaku usaha konveksi, penggunaan SIA sangat penting, hal ini digunakan untuk mengetahui data laporan keuangan guna mengambil keputusan atau informasi. Penelitian Winda . Firdhaus . , dan Maesaroh . menyimpulkan penerapan sistem informasi akuntansi berpengaruh terhadap kinerja UMKM. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 8 No. Juni 2023 e-ISSN 2527-8215 Pengaruh Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kinerja UMKM. Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi memberi pengaruh signifikan pada kinerja UMKM, artinya pelaku usaha dapat memanfaatkan sistem informasi akuntansi dengan maksimal, sehingga informasi Ae informasi keuangan dengan mudah dan cepat dapat diterima terlebih digunakan untuk mengambil keputusan yang bersifat mendesak. Efisiensi UMKM dapat ditingkatkan dengan lebih mahir memanfaatkan dan mengimplementasikan SIA dan teknologi informasi dalam pembuatan laporan keuangan. Menurut penelitian Puteri . Firdaus . , dan Sri . menyimpulkan pemanfaatan sistem informasi akuntansi berpengaruh terhadap kinerja UMKM. PENUTUP Kesimpulan yang dapat ditarik dari analisis data dan pembahasannya adalah meskipun penerapan dan pemanfaatan sistem informasi akuntansi berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM di Kota Surakarta, pemahaman sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh terhadap kinerja UMKM. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah peneliti hanya menggunakan objek data dari satu kota yang berfokus pada UMKM konveksi di Kota Surakarta, adanya keterbatasan responden dalam memahami pernyataan pada kuesioner, dan metode pengumpulan data penelitian ini hanya menggunakan kuesioner. Saran yang dapat diberikan peneliti yaitu pelaku usaha UMKM konveksi untuk pemahaman sistem informasi akuntansi lebih ditingkatkan kembali dengan cara mengikuti pelatihan/kursus. Bagi penelitianselanjutnya sebaiknya memperluas lingkup penelitian dan memperbanyak sampel. DAFTAR RUJUKAN Aisyah siti. Analisa Kompetisi SDM. Informasi Akuntansi. Teknologi Informasi, dan Penerapan SAKEMKM Terhadap Kualitas Kinerja UMKM. Jebdeker: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi. Bisnis Digital. Ekonomi Kreatif. Entreprenuer. Vol 1 No 1. Anggraeni. The Influence Of Understanding And Application Of Accounting Information System On Performance Of Employee On Micro. Small And Medium Batik In Pamekasan repository. Artina. Pengaruh Kemampuan Teknik Pemakai Sistem Informasi Akuntansi. Partisipasi Manajemen. Efektivitas dan Technostress Terhadap Kinerja Individu Pada PT. Asatech Palembang. Jurnal Keuangan Dan Bisnis, 110Ae130. Darma budi. Statistika Penelitian Menggunakan SPSS. Jakarta: Guepedia. Dewi. , & Restika. Skala Usaha Dan Umur Usaha Yang Mempengaruhi Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi ( Studi Empris Pada Toko Kue dan Roti di Kota Padang ). Jurnal Pundi. Vol. ,241-252. Edi wayan arsawan, dkk. Praktik knowledge sharing pada usaha kecil dan menengah :sistematika dan Bali: Nila cakra. Fadilah Nina. Pd. ,dkk. Pengaruh Penyusunan Laporan Keuangan Terhadap Kinerja UMKM. Banyumas: CV. Pena Persada. Firdhaus. , & Akbar. Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi dan PemanfaatanTeknologi Informasi Terhadap Kinerja UMKM di Kecamatan Gubeng Surabaya. Jurnal Proaksi,9. , 173Ae187. Maesaroh. Pengaruh Pemanfaatan dan Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Sains Manajemen dan Akuntansi (Vol. 10 No . Mauliansyah. , & Saputra. Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Terhadap Kinerja Perusahaan ( Studi Empiris Pada UMKM di Banda Aceh ). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi, 4. , 602-612. Muria. , dkk. Sistem Informasi Akuntansi Pada Kinerja Usaha Kecil Menengah. Jurnal Bisnis dan Akuntansi (Vol. Issue . Ningsih. , & Dukalang. Penerapan Metode Suksesif Interval pada Analsis Regresi Linier Berganda. Jambura Journal of Mathematics, 1. Ningtiyas. Probowulan. , & Martiana. Pengaruh Kecanggihan Teknologi Informasi. Partisipasi Pengguna, dan Kemampuan Pengguna Terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi pada PT. PLN (Perser. Area Jember. Journal of Social Science and Business. Vol. 3, 502. Novia Amanda lestari. Pengaruh Persepsi Owner dan Pengetahuan Akuntansi Dalam Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah di pamulang. Baskara Journal of Business & Entrepreneurship, 1 No 2. Nurissalmah. , & Cholid Mawardi. Pengaruh Penerapan Pengetahuan Bisnis dan Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Usaha (Studi Pada UMKM Kota Malan. e_Jurnal Ilmiah Riset (Vol. Penatari. , dkk. Dinamika Penelitian Sistem Informasi Akuntansi di Indonesia. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 11. , 159Ae177. Pengaruh Pemahaman. Penerapan dan Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja UMKM Kota Surakarta (Studi Kasus pada UMKM Konveks. (Defi Anggun Prasasti dan Eko Triyant. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 Prastika. , & Purnomo. Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Perusahaan Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pekalongan. Jurnal LITBANG. Puteri. Laporan Keuangan (Studi Kasus Pada BNI CABANG SITUBONDO). Jurnal Akuntansi Profesi (Vol. 10 No. Rahmawati Merry . Analisis Kinerja Individu Karyawan Bagian Pembukuan PT. BATIK KERIS. Jurnal Akuntansi Kewirausahaan dan Bisnis (Vol. Riyadi. Pengaruh Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi dan Pemahaman Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Koperasi di Kabupaten Majalengka. Jurnal AkuntansiKeuangan dan Sistem informasi, 1. , 55-74. Sri Ari Wijayanti. , dkk. Peran Internal Audit Terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Studi Kasus Pada Grand Inna Kuta Beac. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata (Vol. 16 No. Suryawan. , & Agung. Pengaruh Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Individual dengan Insentif Sebagai Variabel Pemoderasi Pada LPD. E-Jurnal Akuntansi, 23, 871Ae Syahadatina. ,dkk. Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Penggunaan Informasi Akuntansi Terhadap Keberhasilan UMKM. Teknologi, 6. , 280Ae285. Tyas Theresia. Pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi dan Literasi Keuangan pada Usaha Kecil Menengah (UKM) EKONOMI KREATIF. Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Polines. Wahyuni. , & Soenarto. Analisis Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Pengukuran Kinerja UMKM di Wilayah Depok. Jurnal Vokasi Indonesia (Vol. 4 No. Wibowo. Pengaruh Penggunaan Informasi Akuntansi Terhadap Keberhasilan Usaha Kecil Menengah ( Studi Pada Sentra Konveksi di Kecamatan Tingkir Kota Salatiga ). Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 18. Winda Meylani. Pengaruh Persepsi Owner. Pemahaman. Pengetahuan dan Penerapan SistemInformasi Akuntansi Terhadap Kinerja UMKM di Beteng Trade Center (BTC) Solo. Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (Vol. 10 No. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 8 No. Juni 2023