P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Vol. 3 No. Page:1-9 Jurnal Language education and literature ANALISIS RETORIKA PENYIAR RADIO PAPEJA LUBUKLINGGAU PROGRAM ZONA MUDA EDISI JUNI 2022 Enggy Cahyogi Putra1. Agung Nugroho2. Dian Ramadan Lazuardi3 Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau1,2,3 Email: dianramadan78@gmail. ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk menganalis retorika penyiar radio papeja program zona muda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini adalah retorika pengarahan, retorika penghakiman, retorika pengobatan pada penyiar radio papeja program zona muda. Dari hasil penelitian yang dilaksanakan diradio papeja Lubuklinggau didapat 51 kutipan dari 4 penyiar radio papeja pada program zona muda dengan rincian 24 kutipan retorika pengarahan, 14 kutipan retorika penghakiman, 13 kutipan retorika pengobatan. Kata kunci: Analisis. Retorika, penyiar, radio, zona muda. ABSTRACT The purpose of this study is to analyze the rhetoric of the radio announcer of the Papuan Youth Zone program. This study used descriptive qualitative method. Data collection techniques used are documentation and observation. The results of this study are the rhetoric of direction, rhetoric of judgment, rhetoric of treatment for the young zone radio broadcaster Papeja program. From the results of research conducted at the Papeja radio station in Lubuklinggau, there were 51 quotes from 4 Papeja radio broadcasters in the youth zone program with details of 24 quotations of directive rhetoric, 14 quotations of judgmental rhetoric, 13 quotations of treatment rhetoric. Keywords: Analysis. Rhetoric, broadcaster, radio, youth zone PENDAHULUAN Komunikasi merupakan kebutuhan dasar bagi manusia sebagai makhluk Melalui komunikasi manusia dapat menyampaikan informasi dan gagasan kepada orang lain. Melalui komunikasi pula manusia dapat mempertahankan eksistensinya dilingkungan masyarakat. Kebebasan untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi dijamin UUD 1945 pasal 28F, dalam pasal tersebut dinyatakan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Vol. 3 No. Page:1-9 Jurnal Language education and literature informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran Menurut Bungin (Habibie 2018:. media massa diartikan sebagai media komunikasi dan informasi yang melakukan penyebaran informasi secara masal dan dapat diakses oleh masyarakat banyak, ditinjau dari segi makna, media massa merupakan alat atau sarana untuk menyebarluaskan isi berita, opini, komentar, hiburan, dan lain sebagainya. Media massa saat ini menyuguhkan informasi melalui media cetak atau pun elektronik, salah satu jenis media elektronik yaituradio. Saat ini, radio menjadi bagian terpenting bagi masyarakat, bahkan ada slogan bahwa radio adalah Radio cukup menjadi media dengan tingkat konsumsi yang tinggi dibanding dengan media lainnya. Sebagai media massa elektronik tertua di dunia, radio masih menjadi primadona masyarakat dalam memperoleh informasi, pendidikan serta hiburan. Saat televisi pertama muncul banyak yang memprediksi radio akan kehilangan peminatnya, namun pada kenyataannya tidak demikian. Radio mampu bertahan dan beradaptasi dengan perubahan melalui hubungan saling menguntungkan dan melengkapi dengan media-media yang lain. Dalam Dibanyak Negara berkembang UNESCO melakukan eksperimen mengenaipemanfaatan media Darnanto(Ardinigtyas, 2015:. Radio Menurut yang bagusuntuk hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 3 No. Page:1-9 program pendidikan masyarakat. Radiomenempatkandiri sebagai medium penyiaran berita setara dengan media strategis lainya, seperti media cetak dan televisi. Radio menjadi salah satu wahana penyampaian informasi lewat bahasa, hampir seluruh aktivitas manusia memerlukan bahasa sebagai alat komunikasi. Dikalangan usia muda seperti remaja, interaksi sosial di antara mereka ada yang menggunakan bahasa khusus. Bahasa mereka di kenal dengan bahasa gaul. Selama mereka berinteraksi dengan gaya non formal, bahasa gaul adalah bahasa pilihan mereka, tak terkecuali dalam siaran radio. Selain itu penggunaannya pun bersifat instan, bahasa gauldapat menjadi ancaman yang serius bagi bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dalam penyampaian informasi, media radio membuat sebuah program mengenai peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat dan disampaikan melalui seorang penyiar radio. Ada banyak program yang di siarkan di radioyang biasanya mereka mulai dari pagi hingga malam bahkan tak jarang masih ada radio yang onair hingga 24 jam. Masing-masing program ini memiliki konsep yang berbedabeda untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat . , yang mampu mengundang kesetiaan penonton dalam menonton program-program Beberapa tahun belakangan ini banyak didirikan komunitas radio yang aktif dan beragam dengan program-program yang menginspirasi dan menghibur. Dalam sebuah stasiun radio tentu yang menjadi ujung tombak penyiaran ialah P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Vol. 3 No. Page:1-9 Jurnal Language education and literature seorang penyiar. Tentu seorang penyiar dituntut untuk menyajikan informasi yang baik dan benar dengan setiap ucapan kalimat dan kata yang baik dan benar juga, dalam hal ini ialah retorika berbicara nya. Retorika adalah kemampuan berkomunikasi secara efektif dengan menggunakan bahasa sebagai alat (Marta,2014:. MenurutAbidin (Alvino, 2021:. retorika adalah kesenian untuk berbicara, baik yang dicapai berdasarkan bakat alam maupun kemampuan teknis. Kesenian berbicara itu tidak hanya berarti berbicara tanpa jalan pikiran yang jelas dan tanpa isi, tetapi kemampuan untuk berbicara dan berpidato secara singkat, jelas, padat, dan mengesankan. Radio PAPEJA ( Panca Pesona Jay. merupakan perusahaan radio swasta yang ada di kota lubuklinggau, radio Papeja juga merupakan salahsatu perusahaan radio tertua yang ada di Kota Lubuklinggau. Setiap tahun nya Radio PAPEJA sangat aktif dalam merayakan hari ulang tahunnya, kegiatan dalam rangka merayakan hari jadi Radio PAPEJA diantaranya ialah, lomba karoke, lomba poster, lomba puisi, dan masih banyak lagi. Radio PAPEJA 101,8 FM Lubuklinggau mulai berdiri tahun 1989,yang merupakan salah satu radio yang memiliki banyak peminat dari berbagai lapisan masyarakat dan golongan. Dilihat dari eksistensinya sampai dengan saat ini. RadioPAPEJA FM dengan slogan Auyour family stationAy. Dalam perkembangannya Radio PAPEJA FM menjalankan kegiatannya kurang lebih 16 jam . :00 s/d 22:. Radio PAPEJAFMmemiliki diantaranya,semangat keluarga,musik minang,goyang yuk,nice sunset,zona muda,nice nigt,talk show rame dan beberapa talk show formal sesuai permintaan. Daya jangkau radio ini hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 3 No. Page:1-9 meliputi Lubuklinggau. Musi Rawas. Lahat. Pagar Alam,Musi Banyu Asin. Rejang Lebong,Curup,Bengkulu dan daerah sekitarnya. Radio PAPEJA kini sedang memulai untuk mengikuti perkembangan zaman yang ada dengan mengikuti kebiasaan masyarakat Lubuklinggau dan sekitarnya yakni dengan memperluas informasi di berbagai platfoam sosial media yang mula nya hanya di SMS, telepon, whatsapp, dan facebook saja kini telah menjamah dunia Instagram, yotube, dan tiktok pula. Bahkan sekarang pun Radio PAPEJA akan membuka program podcast yang kini sedang sangat viral di dunia sosial media. Alasan peneliti meneliti Analisis Retorika Penyiar Radio Papeja Lubuklinggau Program Zona Muda yaitu dikarenakan retorika mempunyai cakupan yang sangat luas, dan peneliti yakin akan sangat menarik apabila di teliti dan dikembangkan lebih lanjut. Retorika seorang penyiar radio pasti nya memiliki ciri khas yang sangat menarik, karenadidalam pekerjaan nya mereka menggunakan suara, bahasa, nada yang berbeda dari banyak orang. METODOLOGI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif. Model deskriptif kualitatif berusaha menggambarkan berbagai kondisi, situasi maupun fenomena yang berkaitan dengan retorika penyiaran radio Papeja Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara dan observasi serta didukung oleh dokumentasi. Data yang dianalisis dari pengamatan penyiar radio dalam melakukan siaran zona muda. Tentu nya data diperoleh dari data primer dan sekunder yakni primer data yang diperoleh dari hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 3 No. Page:1-9 sumber utama nya yakni penyiar Papeja dan data sekunder yakni data yang di peroleh dari buku. Sumber data dalam penelitian ini adalah program zona muda yang berlangsung selama 2 jam. Sumber data yang menjadi rujukan ini berupa buku, jurnal, dan sumber lainnya yang digunakan untuk melengkapi penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan dalam analisis kualitatif memiliki tiga tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan langkah terakhir adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis retorika penyiar radio papeja edisi bulan Juni 2022 pada retorika pengarahan, penghakiman, dan pengobatan. Peneliti menemukan 51 kutipan dari 4 penyiar radio papeja program zona muda. Penelitian dilakukan sejak penyiaran program zona muda dibulan Juni 2022 dengan tanggal 1, 3, 7, 10, 16, 17, 22, 28 dengan topik yang berbeda-beda 51 kutipan dengan rincian. Analisi retorika pengarahan program zona muda, peneliti menemukan 24 kutipan dengan kode kutipan 001, 002, 003, 004, 005, 006, 007, 008, 009, 010, 011, 012, 013, 014, 015, 016, 017, 018, 019, 020, 021, 022, 023, 023, 024. Analisis retorika penghakiman program zona muda, peneliti menemukan 14 kutipan dengan kode kutipan 025, 026, 027, 028, 029, 030, 031, 032, 033, 034, 035, 036, 037, 038. Analisis retorika pengobatan program zona muda, peneliti menemukan 13 kutipan dengan kode kutipan 039, 040, 041, 042, 043, 044, 045, 046, 047, 048, 049, 050, 051. Penelitian Retorika Penyiar Radio Papeja Program Zona Muda Edisi Juni 2022, telah menghasilkan 51 kutipan yang dibagi menjadi 3 bagian yaitu 24 hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 3 No. Page:1-9 kutipan retorika pengarahan, 14 kutipan retorika penghakiman, dan 13 kutipan retorika pengobatan. Dalam penelitian ini menjelaskan bagian-bagian pengucapan penyiar radio yang menjelaskan tentang 3 retorika tersebut. Beberapa hal yang dapat dipelajari dari penelitian ini adalah cara menggunakan kata yang tepat, cara membuat kata dan kalimat yang berdampak kemasa depan, cara membuat kata dan kalimat yang membela seseorang atau menghakimi seseorang dan cara membuat kata, kalimat yang membuat orang bersemangat. Dalam penelitian ini peneliti menemukan banyak hal yang menarik baik dari Bahasa, nada suara, cara membuat topik lebih menarik dan bagaimana cara membuat diri lebih percaya diri dengan mempersiapkan kata-kata yang tepat dalam setiap penepatannya SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terhadap analisis retorika penyiar radio papeja program zona muda edisi Juni 2022 terdapat 51 kutipan diantaranya 24 kutipan retorika pengarahan, 14 retorika penghakiman, 13 retorika 51 kutipan tersebut merupakan hasil analisis 4 penyiar radio papeja program zona muda dengan tema yang berbeda-beda setiap minggunya. Mardi dengan tema makanan viral dan anak motor. Rini dengan tema olahraga dan berita umum. Anggi dengan tema fenomena anak muda dan wisata, dan Rina dengan tema awal bulan ngapain dan galau bareng. Pada 24 kutipan retorika pengarahan menerangkan kalimat yang mengarahkan seseorang kepada masa yang akan datang, 14 kutipan retorika penghakiman menerangkan kalimat yang membela ataupun menghakimi seseorang, dan 13 kutipan retorika pengobatan menerangkan kalimat yang dapat membuat seseorang lebih bersemangat. Program Zona Muda hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 3 No. Page:1-9 radio papeja yang disiarkan setiap pukul 19:00-21:00 adalah program yang sangat menarik dan penuh dengan kreasi, didalamnya mengandung banyak topik yang lebih bebas untuk diberitakan. Hasil analisisnya pun lebih beragam dikarenakan Bahasa yang digunakannya pun lebih bebas. Nada bicara yang digunakan penyiar semakin memperkuat retorika yang mereka ucapkan. DAFTAR PUSTAKA